Peran Online Consumer Review dan Trust Dalam Keputusan Pembelian Online
(Heni Susilowati, Arvi Agustiya)
DOI : 10.51903/dinamika.v2i1.143
- Volume: 2,
Issue: 1,
Sitasi : 0 30-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.23-Jul-2025
Abstrak:
Perilaku konsumen mengalami perubahan dari belanja offline menjadi online. Bisnis e-commerce semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat. Keputusan pembelian konsumen melalui transaksi berbasis online antara lain perlu mempertimbangkan review konsumen online (OCR) dan kepercayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh OCR dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian di Tokopedia. Sampel yang digunakan 100 responden dengan teknik random sampling. Data diolah menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan OCR dan kepercayaan secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. OCR dan kepercayaan mampu menjelaskan 86,4% persepsi konsumen dalam memutuskan pembelian, sisanya 13,6% merupakan pengaruh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
|
0 |
2022 |
Peningkatan Loyalitas Kerja Pegawai Ditinjau dari Segi Organizational Citizenship Behavior, Kemampuan Kerja dan Kecerdasan Emosional Melalui Kepuasan KerjaTenaga Perencana
(Maria Ulfa, Endang Suswati, Nugroho Agus Santoso)
DOI : 10.62951/jem.v23i2.34
- Volume: 23,
Issue: 2,
Sitasi : 0 30-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.13-Aug-2025
Abstrak:
This study aims to analyze the effect of Organizational Citizenship Behavior (OCB), work ability, and emotional intelligence on job loyalty through job satisfaction among planning staff in the Mojokerto City Government. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires from 108 respondents and analyzed using path analysis with AMOS 24. The results indicate that OCB (? = 0.336; p < 0.001), work ability (? = 0.237; p < 0.001), and emotional intelligence (? = 0.449; p < 0.001) have a positive and significant effect on job satisfaction. Furthermore, OCB (? = 0.211; p < 0.001), work ability (? = 0.378; p < 0.001), and emotional intelligence (? = 0.242; p < 0.001) also significantly influence job loyalty. Job satisfaction mediates the relationship between OCB and job loyalty (? = 0.074; p < 0.05) and between emotional intelligence and job loyalty (? = 0.098; p < 0.05) but is not significant for work ability (? = 0.052; p > 0.05). These findings suggest that enhancing job loyalty can be achieved through improving job satisfaction, particularly by promoting sportmanship, cognitive ability, and self-motivation among employees.
|
0 |
2022 |
Analisis Pola Karir Aparatur Sipil Negara pada Jabatan Struktural di Lingkungan Pemerintahan
(Eko Praptaning Tresno, Endang Suswati, Suprayitno Suprayitno)
DOI : 10.62951/jem.v23i2.11
- Volume: 23,
Issue: 2,
Sitasi : 0 30-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.13-Aug-2025
Abstrak:
Objective: to analyze the implementation of the career pattern of the State Civil Apparatus in structural positions within the Mojokerto City Government, analyze the obstacles that occur and provide contributions and solutions that must be applied in the career pattern. Method: qualitative descriptive. Data were obtained through observations, interviews, and relevant documentation studies in accordance with the problem study. Results: the application of the career pattern of State Civil Apparatus in structural positions in the Mojokerto City Government has gone quite well but the patronage system is still clearly visible in the application of the career pattern. Solutions to reduce the clarity of career patterns are suggested to compile job title analysis, conduct job evaluations, determine job maps and job groups, set appropriate position competency standards, have similarities, and correlate in their functions and duties. This is important so that the direction of repositioning (promotion and mutation) of the State Civil Apparatus is clearer and the State Civil Apparatus itself can conduct a self-assessment of their career development in the future.
|
0 |
2022 |
Strategi Peningkatan Kinerja Perangkat Desa : Analisis Pengaruh Kepemimpinan, Kemampuan, dan Motivasi Diri di Kecamatan Singosari
(Rohmad Rohmad, Dyah Sawitri, Endang Suswati)
DOI : 10.62951/jem.v23i2.13
- Volume: 23,
Issue: 2,
Sitasi : 0 30-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.27-Jul-2025
Abstrak:
This study aims to analyze the influence of leadership, competence, and self-motivation on the performance of village officials in Singosari District, Malang Regency. The performance of village officials plays an important role in supporting effective public services and village development. This research employed a quantitative approach with an explanatory research design. The sample consisted of 61 village officials selected using proportional random sampling techniques. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression assisted by SPSS version 21. The results indicate that leadership, competence, and self-motivation simultaneously and partially influence the performance of village officials. Self-motivation was found to be the most dominant factor in improving performance. These findings support human resource management theories that emphasize the importance of motivation in enhancing organizational performance. The implication of this study recommends that village and regional governments develop programs to improve the motivation, competence, and leadership skills of village officials to strengthen the quality of public services at the village level.
|
0 |
2022 |
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi pada Kinerja Pegawai Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep)
(Rosi, Fatimah Riswati, Muninghar)
DOI : 10.55606/jimak.v1i2.444
- Volume: 1,
Issue: 2,
Sitasi : 0 29-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui gambaran kepemimpinan transformasional, motivasi, lingkungan kerja dan kinerja pegawai Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep, 2). Untuk menguji dan menganalisis apakah kepemimpinan transformasional, motivasi dan lingkungan kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, 3). Untuk menguji dan menganalisis apakah kepemimpinan transformasional, motivasi dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Secara parsial kepemimpinan transformasional, motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep, hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung masing-masing variabel bebas yaitu: kepemimpinan transformasional nilai t hitung sebesar 5,498 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,02. , nilai t motivasi sebesar 2,042 dengan tingkat signifikansi 0,04, dan lingkungan kerja nilai t sebesar 0,043 dengan tingkat signifikansi 0,01 (kurang dari 0,05). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa semua variabel bebas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep; 2) Secara simultan kepemimpinan transformasional, motivasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinerja karyawan, dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 1,686 dengan tingkat signifikansi 0,001 (kurang dari 0,05); 3) Serta variabel kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang sangat dominan dalam mempengaruhi kinerja pegawai Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep.
|
0 |
2022 |
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA, ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DAN SARANA PRASARANA TERHADAP KINERJA APARATUR DESA KECAMATAN LENTENG KABUPATEN SUMENEP
(M. Khozin, Fatimah Riswati, Chamariyah)
DOI : 10.55606/jimak.v1i2.442
- Volume: 1,
Issue: 2,
Sitasi : 0 29-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Hasil-hasil menunjukkan bahwa : 1) Secara serempak Kemampuan Kerja, Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan infrastructure mempunyai pengaruh signifikan pada kinerja aparatur ; 2) secara parsial Kemampuan Kerja, Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan infrastructure mempunyai pengaruh signifikan pada kinerja aparatur; Nilai dari masing-masing pengaruh adalah secara parsial dibuktikan oleh nilai t dari setiap variabel bebas yang menunjukkan nilai signifikansi kurang dari 0.05; 3) secara serempak Kemampuan Kerja, Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan infrastructure mempunyai pengaruh signifikan pada kinerja perangkat desa, Kecamatan Lenteng, kabupaten Sumenep. Pengaruh signifikan serempak bisa dilihat dari hasil-hasil analisa F yang menunjukkan nilai signifikan kurang dari 0.05 ; 4) Kemampuan kerja mempunyai pengaruh dominan pada kinerja perangkat desa, Kecamatan Lenteng, kabupaten Sumenep.
|
0 |
2022 |
HUBUNGAN PERKEMBANGAN SOSIAL DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA ANAK USIA SEKOLAH
(Suyatno Suyatno, Nurul Istiqomah, Anik Enikmawati, Luthfiah Chusnul Khotimah)
DOI : 10.55606/cendikia.v2i2.459
- Volume: 2,
Issue: 2,
Sitasi : 0 29-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Anak usia sekolah adalah anak - anak yang berusia 7 - 12 tahun. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan mental anak, termasuk faktor eksternal dan internal.Tujuan: mengetahui hubungan perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah.Metodologi: Penelitian ini menggunakan cross sectional pada 65 responden. Teknik sampling probability sampling.Instrumen penelitian ini mengguakan kuesioner, analisa yang digunakan dengan uji chie -square.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah (nilai p 0,001 < 0,005).Kesimpulan:.Jumlah Responden penelitian sebanyak 65 orang siswa SDN Karangwuni dengan usia 7-8 tahun sebanyak 21 orang (32,3%), usia 9-10 tahun sebanyak 24 orang (37.0%)., usia 11-12 tahun sebanyak 20 orang (30,7%)2. perkembangan sosial dengan ketegori cukup sebanyak 37 responden (56.9%) dan kategori baik sebanyak 28 responden (43.1%)3. Untuk kesehatan mental menunjukkan bahwa kesehatan mental dengan kategori normal sebanyak 42 responden (64.5%) dan kategori tidak normal sebanyak 23 responden (35.4%). Maka terdapat hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah menggunakan Uji Chi-square dengan didapatkan bahwa nilai p- value 0.01.
|
0 |
2022 |
HUBUNGAN PERKEMBANGAN SOSIAL DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA ANAK USIA SEKOLAH
(Suyatno Suyatno, Nurul Istiqomah, Anik Enikmawati, Luthfiah Chusnul Khotimah)
DOI : 10.55606/cendikia.v2i2.453
- Volume: 2,
Issue: 2,
Sitasi : 0 28-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Anak usia sekolah adalah anak - anak yang berusia 7 - 12 tahun. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan mental anak, termasuk faktor eksternal dan internal.Tujuan: mengetahui hubungan perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah.Metodologi: Penelitian ini menggunakan cross sectional pada 65 responden. Teknik sampling probability sampling.Instrumen penelitian ini mengguakan kuesioner, analisa yang digunakan dengan uji chie -square.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah (nilai p 0,001 < 0,005).Kesimpulan:.Jumlah Responden penelitian sebanyak 65 orang siswa SDN Karangwuni dengan usia 7-8 tahun sebanyak 21 orang (32,3%), usia 9-10 tahun sebanyak 24 orang (37.0%)., usia 11-12 tahun sebanyak 20 orang (30,7%)2. perkembangan sosial dengan ketegori cukup sebanyak 37 responden (56.9%) dan kategori baik sebanyak 28 responden (43.1%)3. Untuk kesehatan mental menunjukkan bahwa kesehatan mental dengan kategori normal sebanyak 42 responden (64.5%) dan kategori tidak normal sebanyak 23 responden (35.4%). Maka terdapat hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah menggunakan Uji Chi-square dengan didapatkan bahwa nilai p- value 0.01.
|
0 |
2022 |
Disposisi Berpikir Kreatif Matematis Pada Siswa Sekolah Dasar
(Erna Yayuk, Dyah Worowirastri Ekowati)
DOI : 10.24246/j.js.2022.v12.i2.p89-95
- Volume: 12,
Issue: 2,
Sitasi : 0 27-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
The purpose of this research is to find out the creative thinking disposition of elementary school students in mathematics based on their gender group. The research design used is a descriptive qualitative method. Based on the results of the study, it can be concluded that boys have a high mathematical creative thinking disposition and positive perceptions, boys and girls have the same high mathematical creative thinking disposition and moderate perception, in the category of moderate mathematical disposition and moderate perception, students fewer boys than girls. In male students, moderate mathematical creative thinking disposition and negative perceptions have more numbers than in female students. Furthermore, students who have a low creative thinking disposition and moderate perception are only boys. Students who have low mathematical creative thinking disposition and negative perceptions are only female students. The level of disposition and perception is very influential in the process of learning mathematics. Children who have a high mathematical creative thinking disposition and high perception certainly have a better enthusiasm for learning mathematics than other categories,
|
0 |
2022 |
Pengaruh Empati Terhadap Perilaku Prososial Peserta Didik Sekolah Dasar
(Yuli Mulyawati, Arita Marini, Maratun Nafiah)
DOI : 10.24246/j.js.2022.v12.i2.p150-160
- Volume: 12,
Issue: 2,
Sitasi : 0 27-May-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
This research is a quantitative research using a causal study. The purpose of the study was to determine the effect of empathy on prosocial behavior of elementary school students. The type of research is causal study. Data collection techniques by conducting documentation studies, interviews, observations and distributing questionnaires (surveys). The data processing was carried out in the form of testing the validity of the empathy instrument on students' prosocial behavior with the Pearson Product Moment formula and reliability testing with the Cronbach Alpha formula. The sample used in this study was 42 students, these results were obtained by the Taro Yamane formula. The price of the regression equation coefficient = 61.06 + 0.23x. This means that each increase of one unit of empathy variable will cause an increase of 0.23 units. The contribution of empathy to students' prosocial behavior is indicated by a correlation coefficient (rxy) of 0.93 with a determination of 86.49%. Based on the results of the study, it was concluded that there was an effect of empathy on the prosocial behavior of grade 3 students at SDN Cilendek 01 Bogor City in the 2021/2022 academic year. So, to improve students' prosocial behavior, one of them is by improving the empathy of their students.
|
0 |
2022 |