PENGARUH KOMPENSASI, KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN PT. INI INDONESIA
(Robby Andika Kusumajaya, Tamara Putri Herawati)
DOI : 10.55606/jumbiku.v2i3.1216
- Volume: 2,
Issue: 3,
Sitasi : 0 27-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi, kepemimpinan dan kepuasan kerja terhadap niat turnover kepada karyawan. Populasi penelitian ini adalah semua karyawan, Ada 280 orang. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 74 responden. Sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan untuk mengukur 17 butir soal dengan menyebarkan kuesioner menggunakan kuesioner likert.
Penelitian ini menggunakan kuesioner metod kuantitatif sebagai instrumen. Teknik analisis data digunakan analisis kualitatif, pengujian instrumen menggunakan validasi dani reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi multi linear. Sedangkan hipotesis data menggunakan uji-t, uji-F dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, kepemimpinan dan kepuasan kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan. Hasil uji-t bahwa kompensasi, ikepemimpinan, kepuasan kerja tidak berpengaruh dan tidak signifikan. Hasil uji F bahwa kompensasi, kepemimpinan dan kepuasan kerja secara kolektif berpengaruh terhadap niat turnover dan hasilnya Adjusted R Square sekitar 12,2%. Artinya, variabel kompensasi, kepemimpinan dan kepuasan kerja menunjukkan bahwa niat turnover sekitar 12,2%. Sedangkan residu sekitari 87,8% menjelaskan variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini, misalnya lingkungan kerja, motivasi kerja dan jalur karir.
Berdasarkan analisis data, perusahaan disarankani untuk memberikan kompensasi beban kerja yang sesuai, tahun kerja, upah lembur dan hari libur dengan sistem kepemimpinan sebagai inovatif, motivatif, komunikatif dan menciptakan kepuasan kerja dapat menekan tingkat niat turnover.
|
0 |
2022 |
PENGELOLAAN PERIZINAN REKLAME DI KOTA MALANG DENGAN PERSPEKTIF TRIPLE LOOP
(Willy Tri Hardianto, Anissa Purwatiningsih, Ivonia Bupu)
DOI : 10.33366/rfr.v12i2.3682
- Volume: 12,
Issue: 2,
Sitasi : 0 27-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
The government through the Disnaker PMPTSP optimizes ad retribution revenue. But on the other hand, this advertisement in its installation has disturbed and damaged the beauty of the city because it did not comply with the regulations made for it. This situation encourages researchers to examine in depth the Advertising Management Policy with a Triple Loop perspective. The purpose of this study is to find out how the billboard management policy is with a Triple Loop perspective in Malang City. To obtain the expected information, this research uses descriptive method with a qualitative approach. The research results show that understanding the triple loop is how to structure the relationship between organizational structure and habits are fundamentally changed as organizations learn how to learn. Outcomes of this learning include improving ways of understanding and changing goals, developing a better understanding of how to respond to the environment and deepening our understanding of why we choose to do things.AbstrakPemerintah melalui Disnaker PMPTSP mengoptimalkan penerimaan retribusi iklan. Tetapi disisi lain iklan ini dalam pemasangan telah mengganggu dan merusak keindahan kota dikarenakan tidak mengindakan peraturan yang dibuat untuk itu. Keadaan tersebut mendorong peneliti untuk mengkaji mendalam tentang kebijakan pengelolaan reklame dengan perspektif Triple Loop. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai bagaimana kebijakan pengelolaan reklame dengan perspektif Triple Loop di Kota Malang. Untuk mendapatkan informasi yang diharapkan tersebut maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Triple Loop adalah bagaimana menata hubungan antara struktur dan kebiasaan organisasi diubah secara fundamental karena organisasi belajar bagaimana untuk belajar. Hasil dari pembelajaran ini termasuk meningkatkan cara untuk memahami dan merubah tujuan, mengembangkan pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana menanggapi lingkungan dan memperdalam pemahaman kita tentang mengapa kita memilih untuk melakukan sesuatu.
|
0 |
2022 |
RENTABILITAS PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk MERUPAKAN DAMPAK DARI NILAI LEVERAGE, KEBIJAKAN DIVIDEN DAN PERPUTARAN MODAL KERJA
(Anik Susilowati)
DOI : 10.58192/ebismen.v1i3.98
- Volume: 1,
Issue: 3,
Sitasi : 0 24-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.22-Jul-2025
Abstrak:
This study aims to determine the effect arising from Leverage, Dividend Policy and Working Capital Turnover in the company PT Indofood Sukses Makmur Tbk for the period 2012-2021. This study uses secondary data with a sample of 40 from the quarterly financial statements for 10 years belonging to PT Indofood Sukses Makmur Tbk. The data was obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX) website. The data that has been collected then goes through a prerequisite test, namely the Classic Assumption Test, Validity Test and Reliability Test before testing the hypothesis (multiple linear regression). The conclusion from the results of this study is that partially Leverage has a significant negative effect on company profitability. Dividend Policy Variable partially has a significant negative effect on the company's profitability. Partially, the Working Capital Turnover variable has no significant negative effect on the company's profitability. Leverage, Dividend Policy, and Working Capital simultaneously have a significant positive effect on the company's profitability, while the results of the coefficient of determination with a value of 0.726 which means that Leverage, Dividend Policy and Working Capital have an effect of 72.6% on the Company's Profitability and the remaining 27.4% influenced by other variables not included in this study.
|
0 |
2022 |
PENGARUH BIAYA PRODUKSI, BIAYA PROMOSI DAN VOLUME PENJUALAN TERHADAP LABA BERSIH PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2021
(ELMA CAHYANING RATU, Titiek Rachmawati)
DOI : 10.55606/jebaku.v2i3.890
- Volume: 2,
Issue: 1,
Sitasi : 0 23-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya produksi, biaya promosi, dan volume penjualan terhadap laba bersih perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2019-2021. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 14 perusahaan, dimana metode pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling. Sumber data diperoleh dari data sekunder Annual report masing-masing perusahaan yang dipublish melalui laman web www.idx.co.id. Teknik analisis data pada penelitian ini mengunakan aplikasi program SPSS Versi 22.0 dengan berbagai macam uji yaitu uji regresi linear berganda, uji asumsi klasik serta uji hipotesis secara parsial (uji t) dan secara simultan (uji f). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa secara parsial biaya produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dimana nilai Sig. sebesar 0,934>0,05 dan nilai thitung -0,083<2,024 ttabel yang berarti bahwa H1 ditolak. Biaya promosi secara parsial juga tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dimana nilai Sig. 0,490>0,05 dan nilai thitung < ttabel = -0,697>2,024 yang berarti bahwa H2 ditolak. Untuk variabel volume penjualan, hasil analisis data menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara volume dengan laba bersih. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dimana nilai Sig. 0,001<0,05 dan nilai thitung > ttabel = 3,514>2,024 maka dapat disimpulkan bahwa H3 diterima. Untuk hasil analisis data secara simultan biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan berpengaruh positif signifikan terhadap laba bersih. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji f dimana fhitung (23,195)>ftabel (3,24) dan nilai signifikan (0,000)<(0,05) maka dapat disimpulkan bahwa H4 diterima.
|
0 |
2022 |
Sosialisasi Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga terhadap Kesehatan Mental Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Negeri latuhalat
(Ronald D. Hukubun, Rahman Rahman, Yemima H. Von Bulow, Kereison D. Saija, Regina Latuheru, Krisnawati Maahury)
DOI : 10.58192/sejahtera.v2i1.389
- Volume: 2,
Issue: 1,
Sitasi : 0 22-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Acts of domestic violence can happen to anyone, but only a small portion emerges to the surface, while some are still submerged or unrecognized. This condition is influenced by the community's opinion that domestic violence is an internal family problem and should not be exposed, some people still cover up this condition because they maintain social status for them. Family unity and harmony can be disrupted if quality and self-control cannot be controlled, which can eventually lead to domestic violence resulting in a sense of insecurity, discomfort and injustice in the household. Cases of domestic violence show a trend that continues to increase from year to year. The purpose of implementing the activity is to increase awareness of the importance of the mental health of victims of domestic violence in Latuhalat Country. Besides that, the goal of this socialization is that the public knows the forms of domestic violence, the cycle of domestic violence, the impacts of domestic violence and how to overcome them.
|
0 |
2022 |
KAJIAN SENTRA BLANGKON KOTA SURAKARTA
(Susilowati Susilowati, Agung Riyadi)
DOI : 10.55606/sinov.v4i2.336
- Volume: 4,
Issue: 2,
Sitasi : 0 21-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Perkembangan industri blangkon di Kota Surakarta masih berjalan lambat dibanding subsektor lain seperti industri batik dan industri makanan. Karena itu Pemerintah Daerah Surakarta perlu mempercepat dan meningkatkan pemerataan pertumbuhan industri di daerahnya. Berdasarkan Undang-Undang No. 3 tentang Perindustrian, Pasal 14 menyebutkan bahwa Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah melakukan percepatan penyebaran dan pemerataan pembangunan industri melalui perwilayahan industri, dimana satunya adalah sentra industri kecil dan industri menengah (Sentra IKM). Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri, Pasal 1, yang menyatakan Sentra IKM adalah sekelompok IKM dalam satu lokasi/tempat yang terdiri dari paling sedikit 20 (dua puluh) unit usaha (untuk di Pulau Jawa) yang menghasilkan produk sejenis, menggunakan bahan baku sejenis, dan/atau melakukan proses produksi yang sama. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Kebijakan Industri Nasional Tahun 2015-2019, Pengembangan Sentra IKM dilakukan melalui pemetaan lokasi, pembentukan kelembagaan, pengadaan dan pembangunan infrastruktur. Penguatan kelembagaan sentra dapat diperkuat melalui pengembangan kemampuan SDM (bimbingan teknis), pengembangan teknologi, perluasan informasi, pengembangan pasar sentra dan fasilitasi kelembagaan sentra. Pengembangan sentra sejalan dengan program pemerintah berupa pengembangan OVOP (one village one product).
|
0 |
2022 |
PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP STRATEGI PEMASARAN USAHA WARUNG GEMOY WAR
(Novita Rahmawati, Hwihanus Hwihanus)
DOI : 10.58192/wawasan.v1i1.382
- Volume: 1,
Issue: 1,
Sitasi : 0 21-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Usaha warung gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan. Gemoy war berdiri sejak 6 Juni 2022 awal mula berdiri iseng iseng membuka warung setelah keluar dari tempat kerja daripada menganggur bersamaan dengan libur kuliah serta ada modal sedikit membuka warung didepan rumah . Untuk omset nya pun lumayan yang didapatkan tiap hari sekitar 100.000-200.000 serta ada pesanan mulai dari per es an nya , jajanan gorengan tusuk maupun dimsum dan mie nya. Gemoy war ini memiliki perkembangan dan pesanan setiap hari nya yang mereka sukai dai kedai kopi tersebut yaitu karena produk, harga, dan juga lokasinya yang nyaman untuk bersantai sembari berkumpul bersama teman-teman.
Meminum kopi kini semakin trending dan berkembang pesat, minuman berkafein tersebut kini menjadi terkenal dan terus merebak hingga ke semua kalangan masyarakat. Minuman berkafein ini, bukan lagi menjadi sebuah segelas kopi akan tetapi juga menambah inspirasi ketika para insan membutuhkan sensasi merenungkan ide yang akan di tuangkan dengan meminum kopi terlebih dahulu, dan hingga saat ini menjadi kebiasaan dari para penikmat kopi. Warung kopi sendiri adalah tempat yang sangat mudah di jumpai.
Gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan (Prabowo, 2013).
Gemoy war adalah jasa usaha minuman yang bertempat sebagai atau seluruh bangunan yang permanen atau semi permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpunan, penyajian, dan penjualan minuman bagi umum di tempat usahanya kecuali minuman berakohol.
|
0 |
2022 |
DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT KOTA MALANG TAHUN 2015-2019
(Dewi Rahmawati, Risa Amalia Kurniawati, Nailul Insani)
DOI : 10.24246/kritis.v31i2p93-105
- Volume: 31,
Issue: 2,
Sitasi : 0 21-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Kota Malang merupakan salah satu kota yang memiliki potensi di bidang pariwisata. Keberadaan pariwisata diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat Kota Malang tahun 2015-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik analisis kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Malang memiliki 78 tempat wisata yang terdiri dari berbagai jenis pariwisata, dan perekonomian Kota Malang mengalami peningkatan dari tahun 2015-2019 jika dilihat dari variabel Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). Selain itu jumlah wisatawan yang banyak mempengaruhi pendapatan, sehingga semakin banyak jumlah wisatawan maka pendapatan akan semakin tinggi, begitu pula sebaliknya. Berbeda dengan variabel jumlah transportasi, variabel ini tidak mempengaruhi pendapatan.
|
0 |
2022 |
Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Karakter di Sekolah Berbasis Kearifan Budaya Lokal (Suku Samin)
(Silviana Winty Wongarso, Yari Dwikurnaningsih, Sophia Tri Satyawati)
DOI : 10.24246/j.jk.2022.v9.i2.p189-202
- Volume: 9,
Issue: 2,
Sitasi : 0 19-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
The objective of this study is to describe the management of character education, the obstacles and drawbacks of character education management which is currently being carried out in schools. This research also describes the development of a character education management model in schools based on local cultural wisdom (Samin Tribe). This research is a research and development (RnD) with a qualitative descriptive method with an ethnographic approach which is limited to the product manufacturing stage. Data were collected using document study techniques, observation, and in-depth interviews. The Miles and Huberman model was used to analyze the data. The results of the study: 1) The management of character education that has been implemented in schools shows that the development of character education has been carried out in accordance with character education according to the Ministry of National Education and government regulations, but has not been maximized. This is due to several problems such as the lack of reading resources, model guidebooks on character education, the management of character education carried out in schools has not been in accordance with the four management functions, 2) Obstacle and shortcomings of character education management, namely the management function has not been maximized, the absence of team implementation, lack of coordination meetings, lack of integration into classroom-based approaches, school culture, and society, lack of teacher insight, limited sources of reading books and model guidebooks, 3) Model development which includes character education for the Samin Tribe, then developed through four management functions, namely planning, organizing, implementing, and evaluating which are described through the character education management model in schools based on local cultural wisdom (Samin Tribe).
|
0 |
2022 |
ANALYSIS FARMERS’ INCOME BETWEEN MEMBERS AND NON-MEMBERS OF AGRICULTURAL COOPERATIVE IN MUHANGA DISTRICT, RWANDA
(Felicien Nzamurambaho, Titik Ekowati, Siwi Gayatri)
DOI : 10.24246/agric.2022.v34.i2.p249-260
- Volume: 34,
Issue: 2,
Sitasi : 0 17-Dec-2022
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
This study analyzed farmers’ income between members and non-members of agricultural cooperatives in Muhanga District, Rwanda. The research used a descriptive design based on quantitative approaches; 60 cooperative members and 60 non-cooperative members which were maize farmers selected randomly in the study, plus 6 local leaders and staff of Tuzamurane Cyeza Cooperative who were used as key informants. Data collection tools were questionnaires and interviews. The collected data were analyzed by income and the independent sample t-test analysis to measure farmers’ income between members and non-members of the cooperative. The findings showed that Tuzamurane Cyeza Cooperative provided services such: as easy access to credit, easy access to agricultural inputs, and acquisition of new technology and helped farmers to increase income from the cooperative. The results from the calculation indicated that the mean income of maize farmers who are members of the cooperative (Group 1), 366420 RWF is greater than the mean income of maize farmers who are non-members of the cooperative (Group 2), 137151RWF; (1RWF=14.04IDR). Further, the value of Sig. (0.047) which less than 0.05 was a good indicator that the variance in incomes of maize farmers who are members of the cooperative and non-members of the cooperative was significantly different. Our findings concluded that agricultural cooperatives’ membership contributed to expanding access to markets, and people need to unite themselves in cooperatives because they play a crucial role in reducing poverty, improving food security, and generating employment opportunities.
|
0 |
2022 |