Edukasi Kesehatan Kulit pada Remaja di Sekolah Kalam Kudus II Jakarta
(Sukmawati Tansil Tan, Alexander Halim Santoso, Giovanno Sebastian Yogie, Dean Ascha Wijaya, Fernando Nathaniel, Anggita Tamaro)
DOI : 10.58192/karunia.v2i4.1612
- Volume: 2,
Issue: 4,
Sitasi : 0 04-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Jul-2025
Abstrak:
Skin diseases are a common problem among people, especially teenagers. Hormones, lifestyle and personal hygiene play a role in the occurrence of various skin problems in teenagers. If not treated, it can cause various disorders, especially quality of life. This health education was carried out to all class X students of SMA Kalam Kudus II Jakarta using the counseling/seminar method. In addition to enhancing knowledge, this education may provide awareness to teenagers to pay attention to their skin health so that various skin diseases can be avoided. Furthermore, it is hoped that this can become a basis for society to maintain healthy skin, so that the incidence of skin diseases in the community can be reduced.
|
0 |
2023 |
Inovasi Jamu Jeli Anak : Metode Housewife Creative dengan Menggabungkan Semangat Kewirausahaan dan Pelestarian Tradisi Lokal untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga
(Dyah Palupiningtyas, Krisnawati Setyaningrum N, Julian Andriani Putri, Enik Rahayu)
DOI : 10.55606/jpkmi.v3i3.2106
- Volume: 3,
Issue: 3,
Sitasi : 0 04-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
The role of housewives is a vital component of the nation that can be empowered to enhance family welfare. Various programs can be implemented by women to improve family well-being by utilizing and managing their surrounding environment. One such program, particularly in the realm of food, is the cultivation and utilization of local traditions, specifically the Family Medicinal Plants (TOGA) program. Prioritized issues include the availability of land for TOGA cultivation and the processing of results that still yield conventional products, limiting their economic value. The use of chemical drugs, especially for children, poses significant risks, given the prevalence of toddlers and children under 12 in residential areas. Efforts are needed to reduce the consumption of chemical drugs in favor of herbal products and to address the innovative production and management of herbal products as a priority for PKK housewives. Activities involve socialization and training using the Housewife Creative Method as a solution. The modification of conventional herbal medicine or liquid herbal medicine into gel form is considered an innovative solution, adding economic value when sold. A 3-4 month community service project in Green Semesta Housing, Wates Subdistrict, Semarang, specifically in RT 2 RW 4, targeting PKK mothers, yielded positive and beneficial results. PKK mothers, who are also homemakers, gained additional insights into the use of TOGA plants, creating economically valuable products such as jelly herbal medicine for children in various types and creative packaging. The project also provided advanced entrepreneurial knowledge related to utilizing local products like TOGA plants. All PKK mothers could predict selling prices and produce appealingly packaged jelly herbal medicine products, making them suitable for marketing and sale.
|
0 |
2023 |
Optimalisasi Pengolahan Limbah Tebu Menjadi Pupuk Cair Eco-Enzim Guna Peningkatan Kualitas Ekonomi Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang
(Rayie Tariaranie Wiraguna, Nur Anita Yunikawati)
DOI : 10.55606/jpkmi.v3i3.2219
- Volume: 3,
Issue: 3,
Sitasi : 0 04-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Limbah tebu dapat diolah menjadi berbagai produk organik dengan menggunakan proses tertentu. Hampir setiap kilang gula memiliki limbah yang terbuat dari tanaman tebu yang disebut blotong. Gula tebu (bagasse) memiliki manfaat yang sangat baik bagi tanaman. Hampir setiap pabrik gula di Indonesia menggunakan bungkil sebagai pupuk organik pada perkebunan tebu. Pengenalan sistem budidaya berkelanjutan dimulai di pabrik gula ini. Rata-rata produksi blotong di setiap pabrik gula sekitar 2,5% dari tebu yang digunakan. Pada tahun 2008, 57 pabrik gula menghasilkan 1.000.000ton bungkil dan lebih dari 40.000ton bottom ash. Banyaknya limbah yang dihasilkan berpotensi untuk dijadikan pupuk organik. Namun hal ini masih terjadi dalam skala pabrik. Di rumah atau dalam skala kecil, mereka tidak terlalu memanfaatkan limbah tebu yang ada. Salah satunya limbah tebu di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan. Limbah tebu di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan ini harus dimanfaatkan agar dapat menjadi nilai ekonomis bagi warga Desa Sumberejo sekaligus mengatasi permasalahan limbah yang ada. Penelitian ini dimaksudkan agar dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat Desa Sumberejo melalui pelatihan mengenai bagaimana cara mengolah limbah tebu menjadi pupuk cair organik. Selain itu diharapkan masyarakat Desa Sumberejo dapat memproduksi pupuk cair secara mandiri dan dapat dimanfaatkan bagi masyarakat di Desa Sumberejo. Apabila masyarakat Desa Sumberejo sudah dapat memproduksi pupuk cair organik secara mandiri, maka selanjutnya juga dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi skala kecil (rumah) maupun Desa.
|
0 |
2023 |
Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Promosi Media Sosial Bagi Usaha Kerajinan Tenun Ikat Tradisional Di Desa Semarapura Tengah Kabupaten Klungkung
(Ni Nyoman Kerti Yasa, I G. A. Ketut Giantari, I Putu Gde Sukaatmadja, Ni Wayan Ekawati, I G. A. Dewi Adnyani, I G.N. Jaya Agung Widagda, Putu Laksmita Dewi Rahmayanti, Ketut Subawa)
DOI : 10.55606/jpkmi.v3i3.2190
- Volume: 3,
Issue: 3,
Sitasi : 0 04-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.19-Aug-2025
Abstrak:
Craft businesses engaged in traditional ikat weaving in Central Semarapura Village, Klungkung Regency, have faced intense competition in the last three years and have also experienced a decline in sales turnover. One way to overcome this condition is to carry out social media promotion. Based on the results of an initial interview with one of the actors in a fairly large traditional ikat weaving craft business in Central Semarapura Village, namely Mrs. Ketut Sriani, information was obtained about the decline in sales turnover and the solution was that they had carried out social media promotion but it was not optimal. This is due to their limitations in using social media. This condition is what encourages this community service activity to be carried out to equip business people in the traditional ikat weaving craft business in Central Semarapura Village, Klungkung Regency, to understand how important it is to promote products digitally, one of which is using social media optimally, using all existing social media platforms, following trends. consumer behavior in searching for information, and about designing the content of promotions.
The aim of this community service is to equip traditional ikat craft business actors about the importance of social media promotion, getting to know the various existing social media platforms, designing promotional content on social media, as well as assisting in the creation of social media in a comprehensive manner including creating Facebook, Instagram, Line, Tik Tok, WhatsApp, in order to increase promotional capabilities and sales turnover.
|
0 |
2023 |
Penguatan Usahatani dan Tata Kelola Hukum Organisasi KWT Ratu Nahrasiyah Desa Bendosewu
(Wahyu Hindiawati, Yekti Sri Rahayu, Nurul Muddarisna)
DOI : 10.33366/jast.v7i2.5217
- Volume: 7,
Issue: 2,
Sitasi : 0 04-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
The Ratu Nahrasiyah Women's Farmers Group (KWT) was recently founded with a simple organizational structure due to a lack of insight into the law in organizing. This is an obstacle in the continuity of the organization at KWT. One of the programs that is a priority for KWT is the use of KWT members' home land by cultivating vegetables in the context of food security at the household level. The obstacle faced by most KWT members is that the vegetable plants they cultivate cannot grow optimally. The solution offered is to improve the skills of KWT members in crop production in home gardens and provide assistance regarding the law and legality of an organization to strengthen the knowledge and insight of KWT members in running the organization. The implementation method is through training, mentoring and practice for KWT members. Training and assistance in plant production by creating vegetable cultivation demonstration plots. Training and assistance in managing organizations as well as understanding the basics of organizational law. The results obtained from training in vegetable cultivation techniques for KWT members are an increase in the knowledge and skills of KWT members in vegetable production. Most of the harvest is sold within the KWT member area, so that the turnaround of small-scale businesses has been successfully implemented. The result of training and assistance in organizational governance is that KWT administrators and members are able to prepare basic budgets/household budgets. Increasing the active role of KWT members in organizations is important for the sustainability of the existence of an organization.ABSTRAKKelompok Wanita Tani (KWT) Ratu Nahrasiyah belum lama didirikan dengan struktur organisasi yang sederhana karena minimnya wawasan tentang hukum dalam berorganisasi. Hal ini menjadi kendala dalam kelangsungan organisasi di KWT. Salah satu program yang menjadi prioritas KWT adalah pemanfaatan lahan rumah para anggota KWT dengan budidaya sayuran dalam rangka ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Kendala yang dihadapi sebagian besar anggota KWT adalah tanaman sayuran yang dibudidayakan tidak dapat tumbuh optimal. Solusi yang ditawarkan yaitu meningkatkan skill anggota KWT dalam produksi tanaman di lahan pekarangan dan memberikan pendampingan tentang hukum dan legalitas suatu organisasi untuk memperkuat pengetahuan dan wawasan anggota KWT dalam menjalankan organisasi. Metode pelaksanaan melalui pelatihan, pendampingan, dan praktek kepada anggota KWT. Pelatihan dan pendampingan produksi tanaman dengan pembuatan demoplot budidaya sayuran. Pelatihan dan pendampingann mengelola organisasi serta pemahaman dasar-dasar hukum berorganisasi. Hasil yang diperoleh dari pelatihan teknik budidaya sayuran kepada anggota KWT adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam produksi tanaman sayuran. Sebagian besar hasil panen dijual di lingkungan anggota KWT, sehingga perputaran usaha skala kecil telah berhasil dilaksanakan. Hasil dari pelatihan dan pendampingan tata kelola organisasi adalah pengurus dan anggota KWT mampu menyusun anggaran dasar/anggaran rumah tangga. Peningkatan peran aktif anggota KWT dalam berorganisasi penting untuk keberlanjutan berdirinya sebuah organisasi
|
0 |
2023 |
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Corporate Governance terhadap Penghindaran Pajak
(Sartika Wulandari, Rachmawati Meita Oktaviani, Sunarto, Widhian Hardiyanti)
DOI : 10.51903/kompak.v16i2.1352
- Volume: 16,
Issue: 2,
Sitasi : 0 01-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.23-Jul-2025
Abstrak:
Tax avoidance is a strategy that aims to minimize corporate tax on pre-tax profit. This study aims to provide empirical evidence regarding the effect of company size, profitability, independent commissioners, and institutional ownership on tax evasion during the Covid-19 pandemic. The population in this study are manufacturing sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2021 period. By using purposive sampling technique, data were obtained from 74 companies so that 148 observations were obtained. This study shows the results that manufacturing sector companies listed on the IDX during the pandemic period, namely 2020-2021, several factors from financial performance and corporate governance influence the company's tax avoidance actions. The financial performance represented by the variable firm size and profitability shows a positive effect on tax evasion. In corporate governance, independent commissioners and institutional ownership have a negative effect on tax avoidance.
|
0 |
2023 |
ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH PERIODE 2018-2022
(Yayang Bella, Tri Purwani, Ika Listyawati)
DOI : 10.51903/kompak.v16i2.1300
- Volume: 16,
Issue: 2,
Sitasi : 0 01-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.23-Jul-2025
Abstrak:
Local Own Revenue is income earned by a region that is collected based on regional regulations in accordance with statutory regulations. the research data used is secondary data obtained from UPPD Kota Semarang II in 2018-2022. the study population is the taxpayer and retribution. The number of samples for 5 consecutive years, so that the total research data amounted to 240 data selected using the saturation sampling method. This study used multiple regression analysis and SPSS. the result obtained is that motor vehicle tax revenue has a positive effect. Surface water tax revenues have a significant negative effect, and regional wealth usage retribution receipts have no effect on regional own-source revenues in Central Java province.
|
0 |
2023 |
Peningkatan Usaha Kecil Industri Rumah Tangga Keripik Usus Di Kelurahan Kedungkandang
(Anies Fuady, Ruli Saefuddin, Shinta Kusumawati, Mustaufir Mustaufir)
DOI : 10.33366/japi.v8i3.4854
- Volume: 8,
Issue: 3,
Sitasi : 0 01-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
Usaha kecil rumah tangga saat ini banyak digeluti oleh masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan kesejahteraan, serta membantu mendukung ketahanan ekonomi nasional. Salah satu contohnya adalah industri kripik usus yang dimiliki oleh Ibu Siti Lailatul Muclifah, yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono RT: 08 RW: 06, Kota Malang. Namun, ada beberapa permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku usaha tersebut. Salah satunya adalah kesulitan dalam meningkatkan jumlah dan kualitas produksi kripik usus, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya penggunaan alat berbasis teknologi dan kurangnya pemahaman dalam mengelola sistem keuangan serta permasalahan dalam pemasaran produk. Dalam rangka membantu mitra usaha industri keripik usus tersebut maka metode pengabdian yang digunakan yaitu melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti melakukan sosialisasi dan pelatihan, yaitu memberikan pemahaman materi terkait pengelolaan keuangan dan administrasi usaha, serta pendampingan terhadap alat inovatif berbasis teknologi untuk mengembangkan dan meningkatkan industri kripik usus yang berkualitas. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mencakup pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan alat berbasis IPTEK, serta manajemen keuangan dan pemasaran yang optimal.
|
0 |
2023 |
Digitalisasi Potensi Desa Melalui Pelatihan Digital Marketing Dan Desain Kemasan Untuk Meningkatkan Daya Tarik UMKM Di Desa Beku
(Ranu Baskora Aji Putra, Ahmad Fadhlurrohman, Naila Inayatul Hikmatika, Ayun Dinar Safitri, Isti Mulyawati)
DOI : 10.33366/japi.v8i3.5475
- Volume: 8,
Issue: 3,
Sitasi : 0 01-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
Digital marketing salah satu cara pemasaran yang saat ini diminati oleh pelaku usaha untuk dapat memasarkan produk buatannya secara digital. Produk keripik kelor salah satu produk unggulan dan diminati oleh masyarakat di Desa Beku. Pemasaran keripik kelor masih secara konvensional, seperti dititipkan di warung, atau pembeli datang langsung ke lokasi produksi. Berdasarkan permasalahan tersebut, pelaku usaha membutuhkan pengetahuan mengenai manajemen usaha dan konsep komersialisasi produk khususnya yang berkaitan dengan desain kemasan dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu sosialisasi desain kemasan produk serta pelatihan digitalisasi pemasaran melalui marketplace. Hasil dari kegiatan ini mencakup teknologi tepat guna berupa desain kemasan yang inovatif, menarik, dan sesuai tren. Selain itu, kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya kemasan melalui pelatihan pengembangan kemasan. Kegiatan ini juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang promosi produk melalui platform e-commerce seperti Shopee. Dengan adanya pemahaman ini, diharapkan para pelaku UMKM mampu secara mandiri memperluas jangkauan distribusi produk.
|
0 |
2023 |
Inisiasi Budidaya Hidroponik Guna Meningkatkan Perekonomian dan Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Rembang, Kabupaten Kediri
(Lilik Sulistyowati, Darwiyati Darwiyati, Muhammad Fauzi Hafa, Astri Sumiati)
DOI : 10.33366/japi.v8i3.5123
- Volume: 8,
Issue: 3,
Sitasi : 0 01-Dec-2023
| Abstrak
| PDF File
| Resource
| Last.07-Oct-2025
Abstrak:
Dunia pertanian menduduki peran penting di masyarakat karena merupakan sumber pangan utama dan menjadikannya kebutuhan utama pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Karakteristik masyarakat saat ini memiliki tempat tinggal dengan lahan yang sempit namun tetap ingin melakukan budidaya tanaman, maka metode hidroponik ini menjadi salah satu alternatif yang tepat. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang budidaya tanaman secara hidroponik untuk memperkenalkan budidaya tanaman hidroponik yang dapat menunjang kebutuhan ekonomi dan kebutuhan pangan mitra. Tim PKM UPBJJ-UT Malang melaksanakan kegiatan pelatihan budidaya tanaman hidroponik di Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga mengalami peningkatan pengetahuan mengenai budidaya hidroponik sehingga warga memahami bahwa budidaya tanaman secara hidroponik dapat bernilai tambah ekonomi dan meningkatkan ketahanan pangan. Warga juga telah dapat melakukan budidaya hidroponik tanaman sayur pakcoy, kangkung dan selada secara mandiri.
|
0 |
2023 |