Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 69781-69800 of 70,604

Analytics

Yasinta Lilin Suryani Tia; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendampingan petugas pastoral sebagai animator bina iman anak di Stasi Santo Fransiskus Asisi Paroki Santa Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing. Melalui studi ini diharapkan para petugas pastoral dapat mendampingi anak-anak dengan penuh kreatifitas sehingga dapat membangkitkan  minat anak-anak untuk mengikuti  kegiatan bina iman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi wawancara dengan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas pastoral sebagai animator di stasi st. Fransiskus Asisi sudah berperan aktif dalam kegiatan bina iman anak yaitu mengajarkan anak-anak bernyayi, baca Kitab Suci, berdoa, dan pengenalan liturgi praktis. Namun karena banyaknya tenaga pastoral sukarelawan dan tidak mendapatkan pembinaan khusus, mengakibatkan mereka kurang kreatif dalam pendampingan bina iman anak. Simpulan dari penelitian ini adalah sangat dibutuhkan pendampingan dari petugas pastoral dalam bina iman anak agar mereka dapat bertumbuh dewasa dan melibatkan diri dalam hidu menggereja.

Yasinta Yasinta; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Permasalahan yang dihadapi remaja di rumah yaitu masalah antar remaja dengan orang tua atau sebaliknya masalah orang tua dengan anak ( remaja). Orang tua menjadi contoh dan teladan bagi anak (remaja). Untuk menjadi contoh bagi anak-anak (remaja) orang tua harus mampu membangun sikap yang harmonis dalam keluarga, dan menanamkan  nilai-nilai keagamaan bukan hanya  melalui kata-kata  namun  yang  paling  dibutuhkan  oleh  anak  (remaja)  yaitu  tindakan konkrit. Itulah mengapa peranan orang tua dalam keluarga sangat penting. Karena mengikuti perkembangan zaman, maka tantangan makin berat dan maju pula. Orang  tua  dituntut  untuk  ikut  mengerti  arus  zaman,  menguasai  semampunya untuk membantu anak-anak (remaja) meniti kehidupan dijalan yang baik dan benar. Orang tua hendaknya tidak melalaikan pendidikan dan pembinaan terhadap anak, karena kesibukan dan tuntutan kerja. Dua hal yang sama berat, sama pentingnya dan sama berharganya bagi kebahagiaan keluarga.

Teresia Jeji Karlina; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra; Widya Ariyani

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana penggunaan media gambar yang diterapkan mampu menarik minat anak Sekolah Minggu, khususnya pada saat mendengarkan Sabda Tuhan. Studi ini dapat menjadi pedoman bagi para pembina Sekolah Minggu dalam menggunakan metode dan sarana yang digunakan dalam menyampaikan pengajaran kepada anak dalam kegiatan Sekolah Minggu. Metode yang digunakan dalam proses penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data yang benar-benar akurat, langkah-langkah penelitian yang digunakan yakni : observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak Sekolah Minggu sangat antusias dan tertarik ketika penyampaian sabda Tuhan menggunakan media gambar.Minat mereka bisa dilihat dari bagaimana fokus perhatian anak, ketertarikan anak, rasa senang dan keterlibatan anak dalam mengikuti Sekolah Minggu. Ada kerinduan tersendiri bagi mereka untuk mendengarkan sabda Tuhan pada Minggu berikutnya terlebih mereka menunggu dan penasaran gambar yang akan digunakan pembina dalam menyampaikan sabda Tuhan. Kurangnya sarana dan prasarana menjadi keterbatasan pembina dalam menyampaikan pengajaran Sekolah Minggu sehingga menjadi masalah dalam pemilihan metode yang digunakan pembina dalam pengajaran. Untuk itu perlu ada terobosan baru yang dibuat dengan cara sederhana dan se-kreatif mungkin dengan menggunkan media gambar agar anak mudah memahami makna dan pesan yang pembina sampaikan, agar sabda Tuhan yang disampaikan tidak hanya sebagai cerita dongeng biasa tetapi cerita yang memiliki banyak arti yang selalu mereka ingat baik dalam hati dan pikiran mereka.  

Sopia Sopia; Silvester Adinuhgra; Titi Christiana

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pentingnya berpastoral bagi para remaja khususnya remaja bermasalah di wilayah Paroki Santa Maria De La Salette Muara Teweh. Oleh karena itu, melalui  penelitian ini dapat membantu dan menolong remaja agar dapat menghayati iman, menemukan jati diri, bertanggung jawab, disiplin dan mampu menjadi harapan Gereja, Bangsa dan Negara. Metode yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan metode penelitian kualitatif, penulis ingin mengetahui jawaban dan pengalaman para informan berkaitan dengan remaja yang bermasalah di Paroki Santa Maria De La Salette Muara Teweh. Setelah mendapatkan data dari para informan, penulis berusaha menganalisis jawaban tersebut dari para informan berkaitan dengan masalah yang dialami oleh para remaja. Dari hasil penelitian, penulis menemukan banyak sekali informan mengatakan bahwa  remaja  di  Paroki  Santa  Maria  De  La  Salette  Muara  Teweh,  mengalami masalah yakni kurangnya rasa percaya diri, takut, minder, dan bingung dalam mengambil keputusan  yang pasti. Hal itu disebabkan oleh faktor orang tua yang broken home, pengaruh teman sebaya yang kurang baik, dan pergaulan sehari-hari. Simpulan   dari   penelitian   ini   adalah   bahwa   pada   usia   remaja,   mereka memerlukan bimbingan  dan pendampingan dari orang tua maupun guru. Dengan demikian, penelitian ini menjadi sangat penting untuk berpastoral bagi remaja yang bermasalah.

Maria Jeni Elsiana; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu; Greget Widhiati

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami peran dan tugas Dewan Pastoral Paroki dalam reksa pastoral Gereja dan pelayanan dalam Gereja Katolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, observasi,  dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan metode kualitatif melalui teknik analisa data. Langkah-langkah penelitian meliputi, percakapan dengan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Sehingga paroki dapat tumbuh dan berkembang, dengan harapan dapat membantu umat agar semakin aktif, terutama umat yang berada di stasi-stasi yang membutuhkan pelayanan dan kunjungan agar iman dan pengharapan mereka semakin bertumbuh dan berkembang untuk memperoleh suatu keselamatan yang kekal, sehingga dapat lebih memahami makna yang terkandung dalam ajaran Gereja Katolik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Dewan pastoral paroki khususnya di paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah sungguh sangat berperan dan dewan pastoral paroki benar-benar dibutuhkan di paroki terutama dalam reksa pastoral Gereja dan untuk membantu pastor paroki dalam tugas dan pelayanannya untuk melayani umat di paroki. Anggota DPP perlu mendapatkan pembekalan juga pengetahuan yang memadai, terutama dalam tugas dan tanggung jawab yang diemban sebagai anggota DPP, sehingga anggota DPP dapat menjalankan tugas dan perannya masing-masing dan bisa bertanggung jawab  atas tugas mereka terutama untuk membantu melayani umat dan juga paroki. Semua pihak diharapkan dapat mendukung DPP dalam menjalankan tugas dan pelayanannya terutama perannya dalam reksa pastoral Gereja di paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah demi kemajuan dan perkembangan paroki. Selain itu Anggota DPP diharapkan dapat bekerja sama baik itu dengan umat dan juga pastor Paroki, agar semua kegiatan dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Krisdiana Krisdiana; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan umat Katolikdalam Budaya Dayak Ngaju tentang Ritual Sangiang, bagaimana penghayatan dari masyarakat Dayak Ngaju beragama Katolik  terhadap sakramen pengurapan orang sakit, dan bagaimana perbandingan pelaksanaan sakramen pengurapan orang sakit dan ritual sangiang dalam budaya Dayak Ngaju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif.  Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh  dianalisis menggunakanMiles dan Huberman langkah-langkah yang digunakan melalui,  reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umat bersuku Dayak Ngaju mengetahui tentang ritual sangiang sebagai ritual penyembuhan yang ada dalam budaya. Dan umat mengetahui tentang sakramen pengurapan orang sakit yang ada dalam Gereja Katolik sebagai salah satu sakramen yang memohon agar orang yang sedang mengalami sakit dikuatkan agar mampu melewati segala penyakitnya berkat pertolongan Tuhan. Kesimpulan  ini adalah ritual sangiang memiliki dimensi sosial yang mengarahkan, dan  membawa orang untuk menyadari bahwa hidup bersama sangat diperlukan rasa kepedulian anatara satu dengan yang lain. Nilai yang terdapat dalam ritual sangiang adalah nilai kebersamaan dan persaudaraan. Kehadiran Gereja dalam budaya tersebut merupakan pintu masuk untuk mewartakan tentang kerajaan Allah terutama memberikan katekse berkaitan dengan sakramen pengurapan orang sakit karena Allah sendirilah yang bekerja yang menyembuhkan terutama dalam ritual sangiang tersebut.

Jefri Jefri; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran orang tua sebagai pelekat relasi dalam keluarga Stasi Luwuk Bunter Paroki St. Joan Don Bosco Sampit. Dalam penelitian ini, orang tua menjadi guru utama di dalam keluarga untuk mempererat hubungan relasi antara anak-anak dengan orang tua melalui komunikasi yang baik dan lancar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data  menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis miles and Huberman yang terbagi atas tiga tahap yaitu, Data Reduction ( Reduksi Data), Data Display (Pengajian Data) dan Conclusion/Verification (Penarikan Kesimpulan). Narasumber yang digunakan  dalam penelitian ini adalah 5 orang tua dan 4 anak-anak. Hasil yang didapat melalui penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis bahwa peran orang tua sebagai pelekat relasi dalam keluarga di Stasi Luwuk Bunter berjalan dengan baik. Peran orang tua sebagai pengarah adalah sering memberikan masukan-masukan dan nasehat kepada anaknya seperti mendorong anak untuk mencapai cita-citanya. Dalam peran mendidik, orang tua sudah sebagai pendidik misalnya mendidik anak dengan disiplin dan tegas. Dan peran pengajar, orang tua sudah maksimal memberikan kemampuan mereka untuk mengajarkan tentang hal-hal baik seperti mengajak anak-anak untuk ikut ibadat hari minggu dan berdoa. Cara orang tua menjadi pelekat di dalam keluarga adalah orang tua menjalin relasi baik antara anak-anak misalnya, pergi berdoa bersama, ikut ibadat bersama, makan bersama dan nonton bersama.

Emirensiana Mamo Sele; Fransiskus Janu Hamu; Timotius Tote Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Menyampaikan pelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) kepada anak tunanetra bukanlah suatu hal yang mudah.  Guru yang kompeten dan mumpuni dalam mengatasi anak berkebutuhan khusus seperti kelompok difabel tunanetra. Penelitian dengan judul peran guru Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Luar Biasa (SLB-A) Karya Murni Medan, dilakukan dengan tujuan  untuk mengetahui bagaimana peran guru  Agama Katolik di sekolah luar biasa (SLB) Karya Murni Medan dalam memberikan pejalaran Agama Katolik kepada murid penyandang tunanetra.              Dalam penelitian ini,  Peneliti  menggunakan teknik analisisi deskriptif kualitatif dengan metode wawancara, yang mana melibatkan pihak sekolah,yaitu: Kepala Sekolah, guru pendidikan Agama Katolik dua orang, rekan guru Agama Katolik dua orang dan murid difabel tunanetra enam orang. Data yang diperoleh dengan menggunakan teknik analisis data yaitu : wawancara, observasi dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi, percakapan dengan informan, profil informan , penentuan tema, implikasi, sintesis, dan prospek atau kemungkinan yang akan terjadi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan sangatlah dibutuhkan.             Guru Pendidikan Agama Katolik memiliki peran yang penting sekaligus tanggung jawab yang besar untuk mengenalkan Yesus Kristus dan Ajaran Iman Katolik kepada para murid difabel tunanetra. Tanggung jawab yang berat ini dikarenakan Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan menggunakan kurikulum pendidikan 2013, yang  diperuntukan lembaga pendidikan umum, sehingga guru Pendidikan Agama Katolik Sekolah Luar Biasa  Karya Murni Medan harus menterjemahkan terlebih dahulu kedalam huruf braile. Tidak hanya itu sarana dan prasarana yang tidak memadai menjadi kesulitan tersendiri bagi guru Pendidikan Agama Katolik ditambah lagi para guru harus menghadappi beberapa murid dengan IQ dibawah rata-rata. Namun terlepas dari semua itu guru Pendidikan Agama Katolik Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan sudah menunjukkan perannya dalam mentransferkan ilmu pendidikan  kepada murid tunanetra di Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan.

Donatus Dato; Timotius Tote Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penulisan Skripsi ini bertolak dari keluhan yang terdengar baik dari pastor paroki, katekis maupun dari kaum muda (OMK) sendiri tentang pengetahuan dan pemahaman kaum muda mengenai nilai tanggung jawab mereka yang masih sangat kurang. Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk membantu kaum muda katolik (OMK) dalam memahami tugas dan tanggung jawab mereka sebagai anggota gereja. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membantu para pekerja pastoral dalam memahami dan mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh kaum muda. Dalam analisis masalah, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dengan pendekatan fenomenologi ini, penulis berusaha menganalisis dan memaknai pengalaman personal informan dalam kaitan dengan pentingnya nilai  tanggung jawab kaum muda dalam hidup menggereja di paroki Hati Kudus Yesus Rantau Pulut. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa sebagian besar kaum muda Katolik yang ada di paroki Rantau Pulut kurang berpartisipasi dalam hidup menggereja. Hal ini dikarenakan kurangnya motivasi dan dorongan dari orang tua serta dari para pekerja pastoral. Sebagai ujung tombak dalam mengerakkan kaum muda, para pekerja pastoral merupakan unsur penting dalam mendampingi dan memberikan bimbingan supaya kaum muda tergerak hatinya untuk ikut terlibat dalam kegiatan menggereja.

Brigita Mika; Silvester Adinuhgra; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini dilakukan untuk meneropong kehidupan menggereja umat di Stasi Tangkiling dalam terang paham Gereja sebagai Tubuh Mistik Kristus. Umat di Stasi Tangkiling kurang terlibat secara aktif dalam hidup menggereja. Melalui studi ini, diharapkan agar umat Stasi Tangkiling mampu menyadari arti dirinya sebagai Gereja Tubuh Mistik Kristus yang direalisasikan dalam kehidupan menggereja. Metode yang dilakukan dalam penelitian yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, depth interview dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi percakapan dengan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umat di Stasi Tangkiling memiliki kehidupan menggereja yang sudah baik dan hal tersebut sesuai dengan paham Gereja sebagai Tubuh Mistik Kristus. Hanya saja umat tidak memahami secara mendalam akan makna Gereja sebagai Tubuh Mistik Kristus karena belum pernah diberi pemahaman sebelumnya. Faktor-faktor penghambat bagi keterlibatan umat adalah kurangnya pemahaman umat tentang makna Gereja sebagai Tubuh Mistik Kristus, kesibukan dalam pekerjaan, transportasi dan jarak  serta perbedaan pendapat. Maka langkah pastoral yang diharapkan untuk dapat menjawabi persoalan yang ada adalah dengan melakukan katekese berkelanjutan, keterlibatan secara aktif dari mitra pastoral dan pendekatan melalui kunjungan.  

Mahmudah, Khoirul Siti; Sunismi, Sunismi; Fathani, Abdul Halim

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar matematika dengan pendekatan PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel untuk Siswa Kelas VIII. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model pengembangan Sadiman yang meliputi 7 tahap yaitu menganalisis kebutuhan siswa dan guru, merumuskan tujuan instruksional, merumuskan butir-butir materi, perumusan alat ukur keberhasilan, penulisan naskah, tes/uji coba dan mengadakan revisi. Produk yang dihasilkan berupa bahan ajar matematika yang telah di validasi. Validator ahli materi menyatakan cukup valid dengan presentase skor 72,71%, ahli desain menyatakan valid dengan presentase skor 82,49%, ahli praktisi menyatakan cukup valid dengan presentase 75%. Sedangkan hasil uji coba pengguna (user) menyatakan cukup valid dengan presentase skor 77,49%. Dengan demikina, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matematika yang dikembangakan sudah cukup valid untuk digunakan dalam pembalajaran.

Wulan, Putri Hayuning

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

The development of the economy in Indonesia in the field of trade and industry has given birth to many types of goods and services. Helped with the advancement of information technology and telecommunications in Indonesia, resulting in the vast area of ​​buying and selling transactions to foreign countries. As the largest Muslim population in the world, Indonesia has the potential to become the largest producer of halal food. Business actors not only pay attention to the composition of the medical course, but also need food that is consumed legally. Legal certification of food products as a form of consumer protection against the halal of a product, not only to protect consumers but also as a bulwark to eliminate abuse authorities that harm business actors are only in the interests of consumer protection. The above is the basis for the author to take the title: "LEGAL PROTECTION FOR CONSUMERS OF FOOD PRODUCTS THAT HAS NOT HALAL CERTIFIED". The problem in this study is how the form of legal protection for consumers of food products that have not been halal certified and the legal consequences for businesses for food products that have not been halal certified. This study uses a normative juridical approach. The research specifications used are analytical descriptive. The data of this research are secondary data obtained through literature study which are then analyzed using qualitative methods.  The research results obtained despite regulations made by the Government, in Act Number 8 on Consumer Protection in 1999 and Act Number 33 on Halal Product Guarantee in 2014, that the facts that occur there are still food products that have not been halal certified . Based on the results of the study, legal protection for consumers of food products that have not been halal certified is regulated in Article 45 of the Consumer Protection Act which regulates if consumers are harmed by products, consumers can file lawsuits with business actors as a form of legal protection against consumers. The obligation as a business actor to have a halal certificate is regulated in Article 4 of Law Number 33 of 2014 concerning Halal Assurance System, as a result of the law received by business actors for the circulation of food products that have not been halal certified, namely by providing administrative sanctions and criminal sanctions that are regulated in Article 62 of the Consumer Protection Act.   Keywords: Consumer Protection, Halal Certificate, Legal Effects

Fitika Andraini, Tira Hana Kristina,

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Freight of goods and passengers in Indonesia With the availability of goods and transportation needed by transportation, there are many entrepreneurs or transportation service companies in the three transportation routes. PT. Pandu Logistik is a company engaged in the transportation of goods which is a legal entity in the Commercial Postal Service as stipulated in article 18 paragraph (1) of Law Number 38 of 2009 concerning Postal. During the process of shipping goods sometimes it does not need to be done with problems, for example regarding expenditures, both originating from nature, human actions or from the nature of the goods themselves. In answering this law, the approach method is carried out using the sociological juridical method with descriptive analytical specifications and the analysis is done qualitatively. The results of this study indicate that the standard agreement in the transportation agreement determined by the carrier according to the position of the parties is not balanced and there is no freedom of transfer to determine the contents of the agreement. Factors that cause ownership change, damage or loss of goods in PT. Pandu Logistics is 2 factors, the first factor which is a factor of PT. Pandu Logistik itself and the second is external factors such as circumstances and accidents that cannot be done in the transportation of goods. The responsibility of PT. Pandu Logistics Semarang for lost or damaged goods that is by way of compensation of 10 times the shipping fee or a maximum of Rp. 1,000,000 (one million rupiah), except if PT. Pandu Logistik Semarang can prove right and wrong that PT. Pandu Logistik Semarang, apart from the negligence and mistakes of the sender of the goods or because there is something about the cargo that does not reach the recipient of the goods, this is what frees PT. Pandu Logistik from Semarang sent by the goods sender. This is in accordance with article 10 paragraph (2) letter i Government Regulation Number 15 Year 2013 concerning Regulation Number 38 Year 2009 concerning Postal   Keywords: Standard Agreement, Factors, Responsibility, Delivery of Goods

Safik Faozi, Ragil Wahyuningsih,

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

The occurrence of crime is caused by several factors, namely criminal biology, criminal psychology, and criminal sociology. Even though there are many factors related to an offender committing an act of sexual abuse based on that basis, I took a research entitled: "Criminological review of the causes of people committing an act of sexual immorality (Study of the Demak State Decision No.115.Pid.Sus / PN / Dmk August 10, 2016) ". Formulated as follows what factors cause people to commit criminal acts of sexual abuse? And what about the criminology review of the perpetrators of obscene criminal acts in the Demak District Court for the study of obscene decisions based on the decision of the Demak District Court No.115.Pid.Sus / 2016 / PN / Dmk 10 August 2016 ?. A type of sociological juridical study, the specifications of this study are analytical descriptive. Descriptive qualitative analysis data with the aim of describing the exact characteristics, state of symptoms of a particular individual or group can be concluded later stages. Based on the research results obtained: the conclusion of biological factors, psychological factors, sociocultural factors. Criminal psychology factors on the condition of the perpetrators can be seen from the way they do, sociocultural factors seen from the economic conditions, changes in the social status of rural communities to the city. Crimes related to criminal psychology, criminal biology, sociocultural: 46 year old convict R as a criminal biologist who committed crimes such as sexual abuse, convicted R male sex. Biologically criminal acts of sexual abuse committed by men rather than women, convict R has a normal mental state that psychologically has the ability to be responsible for the crimes committed.   Keywords: Criminology, Causes of Crimes, Crimes for obscenity.  

Barokah, Barokah

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

The application of sanctions for children is not the same as the application of sanctions for adults, criminal sanctions imposed on children are based on justice, truth, welfare, and the child's future, children have special characteristics and characteristics that require guidance in order to ensure their physical and mental growth as a whole. , harmonious and balanced because children are the most important pillar in determining the fate of the nation and state in the future. An addict or narcotic abuser from a legal perspective is also a criminal offender. In this study, the authors raised several problems, namely How to Implement Criminal Sanctions Against Children of Narcotics Abusers and How Judges Considerations in Deciding Narcotics Abusers in Decision No.18 / Pid.Sus-Anak / 2016 / PN Smg. The research method used in this research is in concreto. This writing aims to explain the Application of Criminal Sanctions Against Narcotics Abuse Children and Judge Considerations in Dropping Decisions Against Narcotics Abuse in Decision No.18 / Pid.Sus-Anak / 2016.PN Smg, the defendant is sentenced to sanctions for actions namely by medical rehabilitation and social rehabilitation . The sanctions obtained by narcotics criminal offenders in decision No.18 / Pid.Sus-Anak / 2016 / PN Smg are in accordance with existing regulations in Indonesia, apart from being accompanied by a person / guardian, the defendant is accompanied by a legal advisor, namely Rizka Abdurrahman SH, MH, during the examination process of the defendant did not receive discriminatory treatment / distinction, the judge in passing the verdict for the defendant has considered things that are burdensome and lighten and consider everything that is best for the child.   Keywords : Children, Narcotics, Abuse, Application of Criminal Sanctions

Istiqomah, Istiqomah

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

ABSTRACT An environmental permit is a permit given to any person or initiator who wishes to undertake a business and / or activity that is required to be UKL-UPL in the framework of environmental protection and management as a condition of obtaining a business and / or activity license. Violations committed by PT. Hadi Putra Makmur related to the issue of obligations and prohibitions, especially regarding licensing, efforts to manage and monitor the environment, hereby the supervision of DLH enforces by giving administrative sanctions. The above is the basis for the author to take the title "ADMINISTRATIVE LAW ENFORCEMENT ON IMPORTANT ACTIVITIES THAT DO NOT HAVE DOCUMENTS UKL-UPL (Study of PT. Hadi Putra Makmur Semarang City)." In this research, the authors raise the problems, namely: a. How is administrative law enforcement for activities that have no significant impact that do not yet have UKL-UPL documents? b. What are the obstacles that arise in the administration of administrative law for activities that do not have significant impacts that do not have UKL-UPL documents? c. What is the Role of Administrative Law in Enforcement of Environmental Law? The method used is to use the type of juridical normative research with descriptive analytical research specifications, secondary data sources with data collection methods through literature study and interviews, and the method of presentation and data analysis methods using descriptive analytical methods. The purpose of this study is to explain the application of administrative sanctions for activities that do not have significant impacts that do not have UKL-UPL documents. Barriers that arise in the enforcement of administrative sanctions for activities that do not have a significant impact that do not have UKL-UPL documents, and the role of administrative law in environmental law enforcement. The results showed that PT. Hadi Putra Makmur has violated licensing, environmental management and monitoring efforts, DLH Semarang city has imposed administrative sanctions in the form of government coercion in accordance with PP no. 37 of 2012 concerning environmental permits. Administrative sanctions are legal instruments used for the first time by DLH in enforcing cases conducted by PT. Hadi Putra Makmur.   Keywords: Administrative Enforcement, Environmental Permit, UKL-UPL

Rochmani, Aprisylia Dwi Hapsari,

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Vigilantism itself is an offense that still often occurs in the community around us. This violates the provisions of article 170 paragraph (1) and (2) of the Criminal Code, article 351 paragraph (2) and (3) of the Criminal Code, article 354 paragraph (1) and (2) of the Criminal Code. Violations of vigilantism are not justified because it is as if the community as the perpetrators of vigilantism ignores the legal process in force in Indonesia. Then there needs to be protection for the suspect or victim of vigilantism even though he is a criminal. It aims to achieve justice and legal processes in this country. The formulation of the problem of this research is What are the factors - factors that cause the occurrence of vigilante actions, How is law enforcement against perpetrators of vigilante acts (Study in the Legal Area of ​​the West Semarang District Police). The type of research used in this study is juridical normative. The research specifications are analytical descriptive. This study uses two sources of cracked data: primary data and secondary data. The method of presenting data in research is done in a descriptive way. The analysis used in writing this thesis is qualitative. The results showed that, the factors that caused the act of vigilantism were spontaneous arising from a group of people who came from social pressure factors, lack of public trust in law enforcement officials, lack of knowledge of people who conduct vigilante about the law and busy people capture the moment of vigilante with a cellphone rather than having to break up. Law enforcement against perpetrators of vigilante conduct (Studies in the Legal Area of ​​the West Semarang District Police) by conducting, overcoming, and minimizing the occurrence of vigilante acts both from the policy of penal policy (repressive) in accordance with article 27 paragraph (1) of the 1945 Constitution, article 170 paragraph (1) and (2) KUHP, article 351 paragraph (2) and (3) KUHP, article 338 KUHP article 354 paragraph (1) and (2) as well as non-penal (preventive) is done by conducting counseling to the community in the area - areas considered to be the scene of vigilantism and carrying out routine patrols.   Keywords: Factors, Enforcement, Self-Performing Judges.  

Rahmanti, Ainnur; Ningrum, Ajeng Kartika

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Pressure  ulcer is local injury of skin of subtexture it, generally at bump of bone, the effect of pressure or pressure combination with friction or seraping. To preventing the risk of pressure ulcer at total bedrest patient need to treatmen of skin by Nigella Sativa Oil. The purpose of this case study is to be analyze of application by prevention of pressure ulcer pressure sores method at total bedrest patient. The type of this research is descriptive with method of the case study. The subject of this research use two patient who is sustain of total bedrest more than 3 eith enteria for assesment result by Norton 14 scale less than 14 which it is categorized risk of everage pressure ulcer. The result of this research can be conclude at subject I from 10 Norton scale to 13 scale, at subject II from 13 Norton scale to 16 scale. So, at the time from it review with high severe of injury to use the Design from every the category that obtains the result 0 which it means not happens pressure ulcer injury by both of subject. The nurse must be applies by Nigella Sativa Oil therapy at total bedrest patient to can prevent of pressure ulcer risk.

Wulansari, Bety; Hanik, Nur Rokhimah; Nugroho, Anwari Adi

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Biologi Pada Siswa Kelas X IPA 6 SMA Negeri 1 Tawangsari Tahun Pelajaran 2017/2018.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi/ pengamatan, tes/ teknik penilaian, dan dokumentasi. Setelah diadakan tindakan kelas, pada siklus I hasil belajar kognitif sebesar 57%, aspek afektif sebesar 41% dan aspek psikomotorik 33%. Dari siklus I ketuntasan belajar dari aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik belum memenuhi kriteria tuntas, perlu dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II hasil belajar kognitif sebesar 71%, aspek afektif 46% dan aspek psikomotorik 51%. Pada siklus II telah mengalami peningkatan, tetapi hasil belajar kognitif dan aspek afektif belum mencapai ketuntasan, maka dilanjutkan pada siklus III. Pada siklus III mengalami peningkatan dengan hasil belajar kognitif sebesar 77%, aspek afektif 60% dan aspek psikomotorik 66%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model PBL disertai mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar biologi.Kata Kunci: Hasil Belajar Biologi, Mind mapping, Problem Based learning (PBL).

Astuti, Ria Widi; Prasasti, Pinkan Amita Tri

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental yang dilakukan di SDN Kismantoro Miri Kabupaten Wonogiri. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah kelas tiga. Kelas tiga SDN Miri berjumlah 20 siswa sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes dalam bentuk posttest yang disediakan dalam kelompok kontrol atau kelas eksperimen. Data diperoleh dari hasil belajar siswa nilai postes. Uji validitas suatu masalah dengan menggunakan tabel korelasi r, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Spearman-Brown. Berdasarkan penelitian dilakukan perbedaan penelitian dalam hasil yang diperoleh, seperti yang ditunjukkan oleh perbedaan nilai rata-rata. Berdasarkan hasil uji-t dengan ? = 5% diperoleh Tobs = 1.68205> 5.990 dapat disimpulkan bahwa siswa yang diajar menggunakan pendekatan Appoarch Scientific untuk memperoleh hasil belajar sains lebih baik daripada siswa yang diajar dengan metode konvensional. Jadi penggunaan model ini efek singnifikan pada hasil belajar IPA siswa kelas tiga SDN Kismantoro Miri Kabupaten Wonogiri.Kata kunci: Pendekatan Pembelajaran ilmiah, Keterampilan Proses Sains.