TINJAUAN KRITIS RITUAL SANGIANG DALAM PERSPEKTIF KRISTIANI KHUSUSNYA SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI PARENGGEAN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanMiles dan Huberman langkah-langkah yang digunakan melalui, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umat bersuku Dayak Ngaju mengetahui tentang ritual sangiang sebagai ritual penyembuhan yang ada dalam budaya. Dan umat mengetahui tentang sakramen pengurapan orang sakit yang ada dalam Gereja Katolik sebagai salah satu sakramen yang memohon agar orang yang sedang mengalami sakit dikuatkan agar mampu melewati segala penyakitnya berkat pertolongan Tuhan. Kesimpulan ini adalah ritual sangiang memiliki dimensi sosial yang mengarahkan, dan membawa orang untuk menyadari bahwa hidup bersama sangat diperlukan rasa kepedulian anatara satu dengan yang lain. Nilai yang terdapat dalam ritual sangiang adalah nilai kebersamaan dan persaudaraan. Kehadiran Gereja dalam budaya tersebut merupakan pintu masuk untuk mewartakan tentang kerajaan Allah terutama memberikan katekse berkaitan dengan sakramen pengurapan orang sakit karena Allah sendirilah yang bekerja yang menyembuhkan terutama dalam ritual sangiang tersebut.
Krisdiana Krisdiana, et al. (2019). TINJAUAN KRITIS RITUAL SANGIANG DALAM PERSPEKTIF KRISTIANI KHUSUSNYA SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI PARENGGEAN. Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik, 5(1).
Krisdiana Krisdiana ; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria, "TINJAUAN KRITIS RITUAL SANGIANG DALAM PERSPEKTIF KRISTIANI KHUSUSNYA SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI PARENGGEAN," Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik, vol. 5, no. 1, 2019.
Krisdiana Krisdiana ; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria. "TINJAUAN KRITIS RITUAL SANGIANG DALAM PERSPEKTIF KRISTIANI KHUSUSNYA SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI PARENGGEAN." Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik, vol. 5, no. 1, 2019.
Krisdiana Krisdiana ; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria. "TINJAUAN KRITIS RITUAL SANGIANG DALAM PERSPEKTIF KRISTIANI KHUSUSNYA SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI PARENGGEAN." Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 5, no. 1 (2019).
Krisdiana Krisdiana, et al. (2019) 'TINJAUAN KRITIS RITUAL SANGIANG DALAM PERSPEKTIF KRISTIANI KHUSUSNYA SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI PARENGGEAN', Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik, 5(1).
Krisdiana Krisdiana ; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria. TINJAUAN KRITIS RITUAL SANGIANG DALAM PERSPEKTIF KRISTIANI KHUSUSNYA SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI PARENGGEAN. Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik. 2019;5(1).
Makna Kematian dan Kehidupan Kekal dalam Iman Katolik serta Relevansi Pastoral bagi Umat Beriman
Lay, Sergius; Waruwu, Clara Cici Ceriawati; Sihite, Dominkus Wardoyo; Baeha, Widia; Waruwu, Elvin Paska Juang; Manalu, , Anastasia Lasmaria; Sitahutar, Antonius P.
Dari Sabda ke Kehidupan: Katekese Sebagai Jalan Pembinaan Iman Umat
Senda, Siprianus Soleman; Undad, Rikardus; Ergon, Isfilus; Sipho Sewa Uma, Pietro Yustiniano; Kuki, Irene Sunirma; Hardiyanto, Adrianus; Parera Jolong, Nonius Alvaro; Naif, Oktavianus
Motivasi dan Ketahanan Dosen dalam Pembelajaran Digital di Pendidikan Tinggi: Suatu Kajian Literatur Sistematis
Jumrio, Edy
Konsili Trente Sebagai Jawaban Gereja Katolik Terhadap Reformasi Protestan: Sebuah Refeksi Teologis-Historis
Tio, Teodorus
Merawat Rumah Bersama: Integrasi Spiritualitas Kristiani dan Teologi Ekologis Laudato Si’ Sebagai Paradigma Baru Bagi Kaum Awam
Aris Kurniyawan, Nanang; Yoga Pratama, Alfonsius
Implementasi Prinsip Sinodalitas dalam Kehidupan Umat Stasi Ibu Teresa Sei Hanyu Keuskupan Palangka Raya
Adinuhgra, Silvester; Sinaga, Louis Fingky Alexander; Ngarani, Nullya