Publication Search

74,541 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 73981-74000 of 74,541

Analytics

Minar Savitri, Dhian Andanarini; Rahmawati, Ita Nur

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2017 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This study analyzes the factors that affect tax aggressiveness by comparing NPM companies with NPM industry. The sample used in this study is a manufacturing company listed on the BEI 2010-2015. Testing is done by logistic regression. The results showed that leverage, inventory intensity, and fixed asset intensity had no effect on tax aggressiveness. While profitability have a positive effect on tax aggressiveness.

Anita Trisiana, Vivit Dwi Puspitasari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk memperoleh gambaran pelaksanaan modelpembelajaran Project Citizen pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3. Penelitian inidilaksanakan pada siswa Kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kebakkramat Tahun 2016/2017.Data dalam penelitian ini berupa karakter kreatif dan disiplin dalam PPKn sebelum dansetelah menggunakan model pembelajaran Project Citizen. Sumber data dalam penelitianini di peroleh dari guru, siswa, interaksi antara siswa dengan guru tempat dan peristiwasedang berlangsung. Prosedur penlitian menggunakan dua siklus yaitu, sikuls I dan siklusII, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, observasi danrefleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan, dokumentasi, wawancara, tes, danmetode observasi. Validitas data menggunakan validitas isi dan validitas kontruksi.Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan kritis kooperatif.Berdasarkan hasil penelitian Tindakan Kelas yang telah dilaksanakan pada siswaKelas VIII A SMP Negeri 3 Kebakkramat dengan model pembelajaran Project Citizendalam PPkn maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ditunjukan dari kondisi awal ke siklusI dari 6 siswa menjadi 23 siswa peningkatan 17 siswa sebesar 53,13 jadi ketuntasanbelajar pada siklus I sebesar 71,88%. Pada siklus I ke siklus II dsari 23 siswa meningkatmenjadi 25 dengan prosentase sebesar 6,25% ketuntasan belajar pada siklus II sebesar78,13%.Kata Kunci : Karakter Kreatif, Disiplin, Model Project Citizen, PendidikanPancasila dan Kewarganegaraan

Yusuf, Sri Lestari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Hubungan pembelajaran PPKn dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017;2) Hubungan pembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswakelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017; 3) Hubungan Pembeljaran PPKn danpembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3SragenTahun Ajaran 2016/2017.Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 3 Sragen yang berjumlah 53siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik non probability sampling dengan jenis sistematis samping. Teknikpengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angketdigunakan untuk mengumpulkan data tentang pembelajaran PPKn, pembinaan sikap spiritualserta pembentukan karakter religius. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalahvaliditas eksternal dan reliabilitas yang dicari adalah reliabilitas internal. Teknik analisis datayang digunakan adalah teknik korelasi ganda.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai F-hitung sebesar 14,862. Kemudiandibandingkan dengan Ftabel taraf signifikan 5% sebesar 3,354. Berarti nilai Fhitung =14,862> Ftabel = 3,354. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yangposistif dan signifikan pembelajaran PPKn dan Pembinaan sikap Spiritual dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 3 Sragen TahunAjaran 2016/2017”, terbukti kebenarannya.Kata kunci: Pembelajaran PPKn, Pembinaan Sikap Spiritual, Pembentukan KarakterReligius.

Ahmadi, Khairul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Seorang guru wajib memiliki kualifikasi akademik yang diperoleh melaluipendidikan tinggi program sarjana (S1), Peningkatkan profesionalisme guruberhak mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) atau dengan mengikutiPendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Profesionalitas guru seringdikaitkan dengan tiga faktor yang cukup penting, yaitu kompetensi guru,sertifikasi guru, dan tunjangan profesi guru. Menurut UU RI No. 14 Tahun 2005,kompetensi guru tersebut mencakup empat jenis, yaitu: kompetensi pedagogik,kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Modelpengembangan untuk guru meliputi pengembangan guru yang dipandu secaraindividu, observasi atau penilaian, keterlibatan dalam suatu prosespengembangan/peningkatan, pelatihan, dan pemeriksaan. Budaya dan karakterbangsa perlu dimiliki secara utuh oleh setiap guru yang mengampu mata pelajaranPendidikan Kewarganegaraan. Ini merupakan tantangan bagi seorang guru dalammenanamkan nilai-nilai moral pancasila kepada para siswa-siswinya.Kata Kunci: Tenaga Pengajar, Profesionalisme

Sugiaryo, Dian Yuliani &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungankesadaran politik dengan partisipasi politik pemilih pemula dalam pilkades di Desa Klodran,Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar tahun 2016; 2) Untuk mengetahui adatidaknya hubungan civic disposition dengan partisipasi politik pemilih pemula dalam pilkadesdi Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar tahun 2016; 3) Untukmengetahui ada tidaknya hubungan kesadaran politik dan civic disposition dengan partisipasipolitik pemilih pemula dalam pilkades di Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, KabupatenKaranganyar tahun 2016.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adala metode penelitian eksplanatif,yaitu mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Populasi dalam penelitianini adalah masyarakat pemilih pemula masyarakat Desa Klodran, Kecamatan Colomadu,Kabupaten Karanganyar tahun 2016, yakni 383. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomsampling, yaitu simple random atau cara pengambilan sampel secara acak. Teknikpengumpulan data yang digunakan dalam teknik ini adalah teknik angket atau kuisoner.Angket digunakan untuk mengumpulkan data tentang kesadaran politik, civic disposition danpartisipasi politik. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalah validitas eksternal danreliabelitas yang dicari adalah reabilitas internal. Teknik analisis data yang digunakan adalahteknik korelasi ganda.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai F hitung > F table (67.536 >3.090)jadi dapat disimpulkan bahwa hubungan yang positif dan signifikan kesadaran politik dancivic disposition dengan partisipasi politik pemilih pemula di Desa Klodran, KecamatanColomadu, Kabupaten Karanganyar, terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Kesadaran politik, Civic Disposition, Partisipasi Politik, Pemilih Pemula,Pemilihan Kepala Desa

Anita Trisiana, Luthfi Nur Alfiati &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Peran guru PPKn dalammembentuk karakter siswa sebagai Revolusi Mental pada siswa SMP Negeri 4 KaranganomKabupaten Klaten, 2) Kendala yang dihadapi guru PPKn dalam membentuk karakter siswasebagai Pendukung Revolusi Mental pada siswa SMP Negeri 4 Karanganom KabupatenKlaten.Metode penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatankualitatif deskriptif, dalam penelitian ini juga memanfaatkan pendekatan kuantitatif sebagaipelengkap atau pendukung.Strategi penelitian yang digunakan adalah strategi tunggalterperancang.Sumber data diperoleh dari informan, tempat, peristiwa dan dokumen. Tekniksampling yang digunakan adalah kombinasi purposive sampling dan snow ball. Teknikpengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh dan menyusun data penelitian adalahdengan wawancara, observasi, serta analisis dokumen. Untuk memperoleh validitas datadigunakan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Teknik analisis data yang digunakanadalah model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai berikut : 1) Pengumpulan Data,2) Reduksi Data, 3) Sajian Data, 4) Pengumpulan Kesimpulan. Prosedur penelitian yangdigunakan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1) Tahap Pra Penelitian, 2) TahapPekerjaan, 3) Tahap Analisis Data, 4) Tahap Penyusunan Laporan Penelitian.Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa : 1) Peranguru PPKn dalam membentuk karakter siswa sebagai Pendukung Revolusi Mental padakasus siswa SMP Negeri 4 Karanganom Kabupaten Klaten melalui perubahan sikap darikomponen pokok dalam teori Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan civicdispotision sebagai kompetensi yang terkait pada Pasal (3) Undang-Undang No. 20 Tahun2003 tentang Pendidikan Nasional dalam mengembangkan dan membentuk watak ataukarakter. 2) Kendala yang dihadapi oleh peran guru PPKn dalam membentuk karakter siswasebagai Pendukung Revolusi Mental pada siswa SMP Negeri 4 Karanganom KabupatenKlaten yaitu kurang mampu mengembangkan nilai-nilai kehidupan yang tidak di anggappenting dari kepribadian, belum adanya good govermance dan good cooperate govermanceserta minimnya mutu law entorcement.Kata Kunci :Guru, PPKn, Revolusi Mental, Karakter

Sugiaryo, Deni Kristiyanto &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh “PenerapanMetode Debat Aktif Berbasis Pendidikan Karakter Terhadap Prestasi BelajarPPKn Kelas VIII di SMP N 23 Surakarta 2016/2017. Jenis penelitian yangdigunakan adalah Penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain pretest postesgroup design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII G sebagai kelaskontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional dan H sebagai kelaseksperimen, yang menggunakan pembelajaran metode debat aktif berbasispendidikan karakter. yang masing masing kelas berjumlah 34 siswa. Penelitian inidilakukan dua kali pertemuan setiap kelas, dan diberikan pretest dan postest untukmengukurnya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi,dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t test.Hasilpenelitian menunjukan bahwa penerapan metode debat aktif pada hasil belajarsiswa pada kelompok eksperimen rata-rata 63,53, pada kelompok kontrol rata-rata64,56. Nilai p =0,651 (p>0,05 Data posttest hasil belajar siswa pada kelompokeksperimen rata-rata 87.79,. Pada kelompok kontrol rata-rata 74.56. Nilai p=0,000 (p<0,05). Data selisih pretest-posttest hasil belajar siswa pada kelompokeksperimen rata-rata 24.26, pada kelompok kontrol rata-rata 10.00. Nilai p =0,000(p<0,05), yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajarsiswa sesudah perlakuan, dimana diketahui bahwa kelompok eksperimen (metodedebat aktif berbasis pendidikan karakter) mendapatkan peningkatan hasil belajaryang lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian ada“Pengaruh Metode Debat Aktif Berbasis Pendidikan Karakter EfektifMeningkatkan Prestasi Belajar PPKn Kelas VIII di SMP N 23”.Kata Kunci : Metode Debat Aktif, Pendidikan Karakter, Prestasi Belajar, PPKn.

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Mempelajari bahasa kedua memerlukan pemahaman khusus dan kemauan untuk mengikuti. Sebagian besar siswa menengah mengalami kendala dalam mengikuti pelajaran bahasa Inggris. Mereka dipengaruhi oleh faktor pendidik, orangtua, dan lingkungan. Perlunya peran seorang pendidik dalam memotivasi siswa dalam pelajaran bahasa Inggris. Diharapkan dapat meningkatkan minat belajar dan keinginan untuk mempelajaran bahasa asing dalam era globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan deskritif. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode interaktif.

Rusmayani, Rusmayani

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, (2) kendala guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, (3). Upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, dan (4) upaya guru PAI dalam meningkatkan profesionalismenya dalam pemanfaatan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah guru-guru PAI di MA Al Ma’ruf Denpasar. Objek penelitian ini adalah profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan, ialah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner/angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara tidak terstruktur, dan lembar kuesioner/angket. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kuantitatif melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan: 1) profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran di MA Al Ma’ruf Denpasar dapat disimpulkan cukup profesional hal ini dapat dilihat dari sekitar 66,67% guru sudah cukup menguasai definisi, jenis dan manfaat media pembelajaran sedangkan sisanya sekitar 33,33% memiliki pengetahuan yang kurang terhadap definisi, jenis dan manfaat media pembelajaran, dalam pemanfaatan media pembelajaran, guru-guru MA Al Maruf memiliki keberagaman dalam hal intensitas penggunaan sumber belajar, 2) kendala yang dialami guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran adalah kurangnya tersedianya media pembelajaran yang dapat digunakan guru PAI di sekolah, kurangnya alokasi waktu untuk mata pelajaran PAI, guru kurang kreatif dalam menyajikan materi pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran elektronik, kurangnya pemahaman guru PAI mengenai keanekaragaman media pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran, dan tidak tersedianya tempat khusus untuk menyimpan dan merawat media pembelajaran, 3) upaya yang dilakukan Kepala Sekolah MA Al Ma’ruf dalam meningkatkan profesionalisme guru-guru PAI dalam hal pemanfaatan media pembelajaran adalah mengikutsertakan guru-guru PAI dalam penataran yang diselenggarakan nantinya oleh lembaga-lembaga pendidikan khususnya LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Provinsi Bali, mendorong guru-guru PAI untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran, serta berupaya meningkatkan ketersediaan media pembelajaran baik dari pendanaan khusus dari sekolah maupun bantuan dari Kementerian Agama, dan 4) upaya yang dilakukan guru PAI untuk meningkatkan profesionalismenya dalam hal pemanfaatan media pembelajaran termasuk kategori cukup bagus, hal ini di lihat dari indikator prosentase membaca, diskusi, mengikuti kegiatan MGMP, mengikuti seminar. Hanya saja kurang dalam melakukan penelitian secara mandiri.

Maruanaya, Amelia; Suliantoro, Adi

DINAMIKA HUKUM 2017 Universitas Stikubank

Konsumen memiliki risiko yang lebih besar daripada pelaku usaha, dengan kata lain hak-hak konsumen sangat rentan. Hal ini disebabkan karena posisi tawar konsumen yang lemah, maka hak-hak konsumen sangat riskan untuk dilanggar. Hal ini dikemukakan oleh Edmon Makarim pada buku hukum perlindungan konsumen.  Terhadap posisi konsumen tersebut, ia harus dilindungi oleh hukum, karena salah satu sifat, sekaligus tujuan hukum adalah memberikan perlindungan (pengayoman) kepada masyarakat. Perlindungan kepada masyarakat tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kepastian hukum yang menjadi hak konsumen. Dari latar belakang masalah diatas maka didapat perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :(1).Bagaimana kekuatan hukum putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)? (2). Apakah putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dapat dilaksanakan eksekusinya? (3). Adakah hambatan yang muncul saat pelaksanaan eksekusi? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Dalam pendekatan yuridis, hukum dilihat sebagai norma atau das sollen, karena pendekatan yuridis merupakan suatu pendekatan yang mengacu pada hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.  Sedangkan pendekatan normatif dipergunakan untuk menganalisis hukum sebagai suatu perangkat aturan perundang-undangan yang bersifat normatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan dari hasil penelitian tersebut sebagai berikut : (1). Putusan BPSK yang diambil berdasarkan penyelesaian konsiliasi dan mediasi tidak memiliki kekuatan hukum. Sedangkan penyelesaian melalui arbitrase adalah yang memiliki kekuatan hukum.(2).Berdasarkan ketentuan Pasal 57 UUPK, pelaksanaan eksekusi putusan BPSK dilakukan dengan melalui penetapan putusan BPSK. BPSK tidak memiliki kekuasaan untuk melaksanakan eksekusi putusannya sendiri, sehingga diperlukan penetapan Pengadilan Negeri atas putusan arbitrase BPSK. (3).Hambatan yang muncul saat pelaksanaan eksekusi antara lain adalah BPSK berpendapat bahwa seharusnya konsumenlah yang mengajukan permohonan penetapan eksekusi kepada pengadilan negeri. Selain itu ada kerancuan dalam sisi aturan, dimana jika dalam permintaan pengesahan Pengadilan Negeri atas putusan arbitrase BPSK didapati adanya upaya hukum keberatan, maka Pasal3 UU No. 30 Tahun 1999 menyebutkan bahwa pengadilan negeri tidak berwenang untuk mengadili sengketa para pihak yang telah terikat dalam perjanjian arbitrase. Sementara pada Pasal 56 Ayat (2) UUPK membuka peluang pengajuan keberatan kepada pengadilan negeri terhadap putusan arbitrase yang dikeluarkan oleh BPSK. UU No . 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.

Ardhianto, Eka; Lestariningsih, Endang; Handoko, Widiyanto Tri; Supriyanto, Edy

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Kota semarang merupakan daerah yang dikelola oleh pemerintah daerah kota semarang secara mandiri. Salah satu aset yang dikelola adalah aset berupa tanah dan bangunan milik pemerintah serta fasilitas umum yang ada di kota semarang. Aset tanah dan bangunan milik pemerintah kota semarang yang saat ini tercatat dalam Kartu Identitas Barang A terdapat sejumlah 3.092 bidang. Permasalahan yang muncul adalah, bahwa masih ada aset aset milik pemerintah yang tidak diketaui lokasi nya, tidak jelas status penanggung jawabnya dan belum jelas status kepemilikannya. Selain itu petugas yang silih berganti personel, sehingga pengenalan dan pelacakan aset milik pemerintah kota semarang menjadi sulit. Pengelolaan aset tanah oleh pemerintah kota semarang, saat ini dirasa kurang maksimal. Untuk itu perlu dibagun sebuah aplikasi sistem informasi geografi lokasi dan manajemen aset pemerintah kota semarang. Pengkoneksian Application Programming Interface (API) Google Maps pada website BPKAD pemerintah kota semarang akan memberikan informasimengenai lokasi aset tanah dan bangunan milik pemerintah kota semarang pada website googlemap. Website BPKAD yang terhubung ke googlemap memberikan kemudahan bagi operator untuk mengenali lokasi aset tanah dan bangunan milik pemerintah kota semarang. Keuntungan lain yang didapat yaitu meminimalkan kekeliruan dalam pengelolaan aset tanah dan bangunan.

Lusiana, Veronica; Al Amin, Imam Husni; Hartono, Budi

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jumlah dimensi data yang optimal untuk proses pencarian citra. Proses ekstraksi fitur citra menggunakan matriks GLCM (Grey- Level Co-occurrence Matrix), dengan memilih fitur tekstur citra. Fitur yang digunakan adalah mean, entropi, energi, kontras, dan homogenitas. Matriks ini menyimpan data co- occurrence tingkat keabuan piksel untuk ketetanggaan pada arah 0°, 45°, 90°, dan 135°. Proses reduksi dimensi data menggunakan analisis komponen utama (Principal Component Analysis, PCA). Melalui hasil percobaan diperoleh, fitur yang dominan (signifikan) adalah mean dan entropi untuk ketetanggaan pada sudut 0 derajat. Pada ketetanggaan sudut 45 derajat maka fitur yang dominan adalah entropi dan kontras untuk. Fitur dominan disini adalah fitur utama yang dapat mewakili beberapa fitur-fitur lain yang digunakan untuk pencarian isi citra.

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Hadiono, Kristophorus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Kesan masyarakat terhadap suatu penyedia jasa layanan komunikasi dapat dianalisa melalui respon mereka. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesan tersebut adalah media sosial twitter. Seiring dengan perkembangan Internet, saat ini WoM telah berkembang menjadi electronic word-of-mouth. Electronic  Word  of  Mouth  (e-WoM)  communication  merujuk  pada  pernyataan  positif  atau  negatif  dari pelanggan potensial, pelanggan aktual atau mantan pelanggan mengenai suatu produk atau perusahaan via internet. Salah satu motif dalam e-Wom adalah Venting Negative Feelings, yaitu keinginan mengungkapkan ketidakpuasan konsumen terhadap produk atau perusahaan. Penelitian ini akan menganalisa percakapan tentang venting negative feelings pada media sosial twitter. Untuk mendapatkan data  dari  twitter akan  mengunakan  bahasa  R  yang  telah  menyediakan library untuk mengaksesnya. Hasil penelitian ini berupa data motif e-wom Venting Negative Feelings yang dapat digunakan sebagai pendukung keputusan pengguna internet dalam memilih penyedia jasa layanan internet yang baik.

Nurraharjo, Eddy; Santoso, Dwi Budi

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Ragam penelitian berbasis keilmuan pengolahan citra digital, telah emnjadi bagian penting dalam era internet, atau lebih dikenal dengan Internet of Things. Terlebih dalam perkembangan transformasi informasi dan data yang tren dengan istilah Big Data. Sumber data dalam pengolahan citra berupa data gambar, yang telah diubah dalam mode matriks. Penelitian pada kesempatan ini mengangkat tematik gambar obyek 2 dimensi, yang memenuhi kriteria kotak, segitiga dan lingkaran. Pengamatan lanjutan ini dilakukan untuk melakukan integrasi dari 3 buah metode, guna mengklasifikasikan ketiga bidang geometri 2 dimensi tersebut. Adapun metodenya adalah gabungan antara Circularity-Centerplot-Boundary, yang masing-masing berfungsi pada pendeteksian bentuk obyek, warna obyek dan jumlah obyek, pada sebuah gambr individu dan kombinasinya. Sistem yang diupayakan telah berhasil melakukan klasifikasi dengan tingkat kesesuaian hingga mendekati 100% untuk segenap data uji yang akuisisi datanya menggunakan kamera web.

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita; Rejeki, Rara Sri Artati

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Manajemen rumah sakit perlu melakukan monitoring dan pengukuran secara terus-menerus terhadap kinerja layanan pasien untuk memastikan ketercapaian tujuan yang telah ditetapkan. Proses monitoring kinerja memerlukan data dan informasi yang didapatkan dari umpan balik pasien terhadap layanan dokter dan perawat. Hasil monitoring kinerja selanjutnya akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, secara efisien dan efektif. Performance Dashboard merupakan alat untuk menyajikan informasi secara sekilas . Dashboard menginformasikan Key Performance Indicators (KPI) dengan menggunakan media penyajian yang efektif. KPI yang digunakan dalam pembangunan Dasboard adalah kuesioner tingkat kepuasan layanan pasien terhadap dokter dan perawat. Penelitian ini lebih menitikberatkan bagaimana rancangan dashboard ini bisa memberikan kemudahan informasi terhadap manajemen rumah sakit untuk memonitor dan mengevaluasi capaian kinerja layanan pasien.

Ary Setiaji

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2017 UNIVERSITAS STEKOM

This study aims to design learning media that can increase enthusiasm, motivation, and understanding of students, and can facilitate teachers in learning Javanese subjects with material listening to the Werkudara puppet story. The method used in research is R&D (Research and Development) while the method used in the development of instructional media is the waterfall method. The story developed is a story with the title (1) Butcher Bilawa, (2) Bima Bungkus, and (3) Bima Suci. To produce a learning media researchers use a design processing program including; Adobe Photoshop CC, Adobe After Effects CS6, Adobe Audition CS6, Pinnacle Studio 16, Adobe Flash CS6 with the final product in the form of an interactive CD. The results of the assessment by media experts and material experts, get the criteria value "quite good" - "very good" and tend to approach the criteria of "very good", while the results of the final product trial evaluation by students shows that all students totaling 23 children "agree" - "strongly agree" and approach the "strongly agree" category with the use of developed learning media. Thus the learning media for puppet story animation was declared feasible to facilitate learning activities in Javanese subjects to listen to the Werkudara puppet story in fifth grade students of Kutosari 02 State Elementary School.

Puspita, Mutiara Eka

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2017 Institut Teknologi Indonesia

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang menjalankan usaha di bidang manufaktur kosmetik dan memasarkan hasil produksinya baik ke pasaran domestik maupun ekspor. Selama ini PT XYZ khususnya di Depertement Purchasing belum menerapkan sistem penilaian kinerja yang komprehensif untuk karyawannya. Sistem penilaian PT XYZ masih dilakukan secara subjektif sehingga pemberian insentif untuk setiap karyawannya menjadi kurang objektif sehingga berakibat pada ketidakpuasan karyawan dan menurunnya produktivitas kerja. Dalam jurnal ini dilakukan perancangan form penilaian kinerja dengan berbasis kompetensi Spencer dan PDI untuk level staff Purchasing. Adapun langkah-langkah proses perancangan form penilaian kinerja dimulai dari penentuan kriteria penilaian, penentuan tingkat kepentingan tiap kriteria dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dan penyusunan form penilaian kinerja. Penentuan kriteria penilaian dilakukan dengan menggabungkan antara kriteria penilaian yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta aspek kompetensi yang ada di dalam kamus kompetensi (Spencer-PDI). Berdasarkan pengolahan data, didapatkan hasil pembobotan untuk masing-masing kriteria penilaian kinerja yaitu keterampilan administratif sebesar 13.72%, pengetahuan organisasi sebesar 21.87%, strategi organisasi sebesar 15.59%, komunikasi sebesar 21.60%, kemampuan interpersonal sebesar 6.71%, kepeminpinan sebesar 5.23%, kemampuan berfikir sebesar 6.55%, motivasi diri sebesar 4.37%, dan motivasi sebesar 4.37%. Sistem pemberian insentif memiliki range penilaian untuk hasil penilaian kinerja dengan nilai akhir sangat kurang dan kurang tidak diberikan insentif, untuk nilai akhir cukup diberikan insentif sebesar 0.5 kali gaji, untuk nilai akhir baik diberikan insentif sebesar 1 kali gaji, dan untuk nilai akhir sangat baik diberikan insentif sebesar 2 kali gaji sesuai dengan budget maksimal yang diberikan perusahaan.    Kata kunci : Penilaian kinerja, Kompetensi, Analytical Hierarchy Process (AHP), Insentif

Octasylva, Annuridya

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2017 Institut Teknologi Indonesia

PT XYZ adalah perusahan yang bergerak dalam bidang manufaktur ,dengan produk-produk antara lain sofa, matras, cushian, dan upholstery bed. Pelanggan produk perusanaan ini terdiri dari pelangan lokal dan ekspor, di antaranya inoac living, mijirushi, ichiba, ikea, conforama,the home merchant (ekspor) dan lain-lain.Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini adalah bagaimana sterategi pemasaran yang harus diterapkan agar perusahaan dapat menghadapi persaingan dengan bertambahnyan jumlah competitor yang menghasilkan produk-produk sejenis.  Dan juga melihat dari penjual produk terjadi penurunan  akibat adanya persaingan tersebuat. Dalam menentukan posisi perusahaan yang tepat didasarakan pada hasil perhitungan  faktor strategi internal dan eksternal dan akan di uraikan pada matrikd ini berdasarkan internal dan ekstrnal  matriks dengan nilai skor IFAS = 2,6 dan EFAS = 2,9.  Dalam matriks internal dan eksternal (IE) nilai tersebut berarati perusahaan yang berada posisi integritas horizontal , dimana produk mengalami pertumbuhan tetapi tidak memiliki keuntungan laba yang besar. Perusahaan harus melakukan perubahan untuk mencapai pertumbuhan baik dalam penjualan, asset, profit, atau kombinasi dari ketiganya. Hal ini diciptakan dengan kompetitif harga, mengembangkan produk baru, perluasan jaringan pemasaran, menambah kualitas pelayanan terhadap pelanggan atau konsumen baru serta meningkatkan akses pasar yang lebih luas. Dari perhitungan matriks SPACE PT  XYZ berada pada starategi konservatif,  starategi konservatif paling sering disebuat penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk dan diversifikasi konsentrik. Biaya perbaikan untuk pemasaran adalah Rp. 632.060.000 sedangkan forecast margin tahun 2009 adalah Rp.6.015.120.000. maka biaya perbaikan untuk pemasaran tercover oleh total margin tahun 2009. Sehingga strategi dapat layak diimplementasikan dalam rangka menikatkan penjualan dan meningkatkan daya saing.Agar perusahan dapat berkembang dan mengalahkan pesaing maka perusahaan harus terus menikatkan kreativitas jenis produk, menekan biaya produksi, melakukan promosi secara online marketing dan mengkuti penyelenggaraan pemeran agar konsumen dapat mengetahui produk XYZ, peningkatan penjualan baik dengan kerjasama dengan para distributor yang memiliki showroon di tempat strategis dan juga penjualan langsung kepada konsumen dengan mereka sendiri. Kata Kunci :Startegi Pemasaran, Analisis SWOT

haifan, mohamad

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2017 Institut Teknologi Indonesia

Produk pangan dan hasil pertanian bersifat mudah rusak (perishable), sehingga akan mengakibatkan kehilangan (losses), baik kualitas maupun kuantitasnya selama rangkaian proses pascapanen. Sebagai upaya menurunkan kehilangan atau susut selama pascapanen, maka perlu penerapan teknologi yang sesuai (appropriate technology). Aplikasi teknologi ozon pada penanganan bahan pangan dan hasil pertanian mempunyai prospek yang baik karena dirasakan aman dan efektif. Ozon (O3) memiliki fungsi utama, yaitu sebagai oksidator dan disinfektan atau gabungan kedua fungsi tersebut. Potensi oksidasi yang tinggi pada ozon dapat dimanfaatkan untuk membunuh bakteri (proses sterilisasi), menghilangkan warna (proses dekolorisasi), menghilangkan bau (proses deodorisasi), dan menguraikan senyawa organik (proses degradasi). Perlakuan air berozon yang dilakukan pada penyimpanan produk pangan dan hasil pertanian tidak merusak kandungan gizinya, karena kandungan ozon sendiri akan hilang dengan cara penguapan. Jika ozon terkena paparan sinar matahari akan mengurai menjadi senyawa oksigen kembali.  Sejak saat itulah, teknologi ozon banyak digunakan untuk mengurangi kontaminasi dan memperpanjang masa simpan pada buah-buahan dan sayuran, ikan segar, produk peternakan berupa daging dan susu. Pada tulisan ini akan ditelaah dan dikaji beberapa hasil penelitian terkait penggunaan ozon untuk penanganan produk pangan dan hasil pertanian selama rangkaian proses pascapanen.  Kata Kunci : Hasil Pertanian, Pascapanen, Teknologi Ozon

Wibowo, Agam Duma

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2017 Institut Teknologi Indonesia

Model kinetika untuk sintesis biodiesel merupakan salah satu topik yang cukup menarik untuk diteliti dan dipelajari, dikarenakan berkaitan erat dengan laju reaksi dan persamaan laju reaksi dalam sintesis biodiesel secara in situ terutama untuk sintesis biodiesel dari biji karet. Biodiesel dari biji karet ini cukup potensial dikarenakan minyak yang terkandung di dalamnya merupakan minyak nonedible. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan model kinetika produksi biodiesel yang sesuai untuk metode in situ dengan sasaran sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan dari bahan nonedible. Penelitian ini memfokuskan pada penentuan model kinetika berdasarkan reaksi esterifikasi untuk proses produksi biodiesel dari biji karet menggunakan konsentrasi katalis H2SO4 0,25% (v/v), rasio (w:v) bahan baku terhadap metanol (1:3) selama 2 jam dengan suhu 60oC. Model kinetika yang sesuai dan dapat mewakili proses produksi biodiesel ini adalah : Menggunakan program MATLAB 7.0.1 didapatkan nilai konstanta laju reaksi esterifikasi (kf) adalah 0,002/menit. Kata kunci : Biodiesel, biji karet, in situ, esterifikasi, model kinetikaÂ