Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,699 citations tracked

Showing 66201-66220 of 69,815

Analytics

Ulinniam Ulinniam; Indra Drajat Sopwan; Ahmad Muhaemin

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Sumber belajar sangatlah penting dalam proses belajar di sekolah.  Desa Kedokanbunder memiliki keanekaragaman tanaman hias yang bisa digunakan sebagai sumber belajar materi keanekaragaman hayati biologi SMA kelas X. Untuk bisa digunakan sebagai sumber belajar perlu dikemas dalam sebuah buku berbentuk ensiklopedia yang berisi berbagai jenis tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tanaman hias di desa Kedokanbunder dan mengimplementasikannya dalam sebuah buku berbentuk ensiklopedia. Metode penelitian ini mixed methods yaitu metode campuran menggunakan pendekatan penelitian yang mengombinasikan atau mengasosiasikan bentuk kualitatif dan bentuk kuantitatif. Untuk menghitung keanekaragaman yaitu menggunakan rumus Shannom-Wienner, hasil kenaekaragaman tanaman hias di desa Kedokanbunder menunjukan angka 2,5 yang masuk dalam kategori keanekaragaman sedang. Data yang peneliti temukan dikemas dalam sebuah ensiklopedia, untuk mengetahui kelayakan ensiklopedia sebagai sumber belajar, peneliti menggunakan angket kepada 4 validator sebagai ahli materi dan ahli bahasa, hasilnya semua validator menyatakan ensiklopedia ini layak digunakan dengan indikator nilai: validator 1 dosen biologi baik/68%, validator 2 dosen biologi sangat baik/86%, validator 3 guru biologi sangat baik/84% dan validator 4 guru bahasa Indonesia sangat baik/93%.

Arlisa Indriawati; Suryati Eko Putro

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah sampel jenuh, dengan tujuan untuk mengambil sampel berdasarkan seluruh populasi yang terdapat dalam objek penelitian dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini. Metode penelitian analisis yang digunakan adalah uji regresi bertahap. Pengujian hipotesis pada penelitian ini dilakukan dengan uji statistik yaitu analisis jalur, uji t dan uji F. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kepuasan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan dan beban kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan adanya hasil tersebut, diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan seperti motivasi kerja sehingga hasil penelitian selanjutnya dapat memberikan hasil penelitian yang lebih luas lagi.    

Priyo Wibowo

Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini memberikan dukungan yang besar terhadap pengembangan sistem informasi penjualan tunai bagi perusahaan penjualan komputer seperti SIK, khususnya menggunakan teknologi informasi terkomputerisasi atau lebih dikenal dengan sistem informasi terkomputerisasi. Teknologi informasi dapat memproses data lebih cepat dengan kesalahan minimum, menghemat tenaga kerja dan menghemat biaya. Sistem informasi penjualan uang dirancang dengan metode pengolahan data secara langsung. Penggunaan metode pengolahan data langsung dimaksudkan agar data penjualan tunai dapat langsung diolah. Proses yang akan diproses adalah bagian administrasi yang mengambil alih administrasi, pembelian yang memproses barang masuk, penjualan yang memproses layanan pelanggan dan penjualan barang IT, departemen sumber daya manusia dan administrasi itu sendiri.

Fiteriya Fiteriya; Nanik Yuliwati

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Excessive anxiety can affect pregnancy and fetal growth. Irrational anxiety makes pregnant women uneasy and triggers stress. Babies born to stressed mothers tend to be hyperactive children and have difficulty controlling emotions(Maulana, 2016). To determine the level of anxiety of pregnant women and the factors that influence it in dealing with childbirth anxiety in the remote waters of Dabong Village, Kubu District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan. The research methodology uses this research method using an analytical research method with a Cross Sectional approach. The sample in this study were 31 pregnant women respondents. Data analysis using univariate and bivariate data analysis. The sampling technique used was total sampling. The research instrument consisted of a DASS (Depression Anxiety Stress Scale) questionnaire for anxiety levels. Data were analyzed using Chi-square statistical test to determine the relationship between two independent variables and the dependent variable, namely the level of anxiety and the factors that influence it (age, education, occupation, parity, level of knowledge). The results of the univariate data analysis showed that the anxiety level of many pregnant women experienced anxiety with a mild level of 12 pregnant women, 7 pregnant women, 6 pregnant women heavy. Bivariate data analysis with statistical test results obtained p value = 0.018 for age, statistical test results obtained p value = 0.043 for education, statistical test results obtained value for work p = 0.035, statistical test results obtained p value = 0.024 for parity and test results statistically obtained p value = 0.029 for the level of knowledge, on the anxiety of pregnant women, it can be concluded that there is an effect of the level of anxiety of pregnant women on anxiety in facing childbirth and the factors that influence it, The conclusion of the study is that pregnant women experience anxiety with levels of anxiety from mild to severe and there is an influence on the level of anxiety of pregnant women on anxiety in facing childbirth. There is a need for health education related to pregnancy and focusing on the psychology of pregnant women as well as family support, husbands (active roles) and the environment for pregnant women. Anxiety assessments for pregnant women are also carried out.

Rahmad Haidar; Zaenul Muttaqien; Anita Sumelvia Dewi

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menjelaskan komunikasi yang efektif, motivasi kerja dan kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitati. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Sampel dalam penelitian yaitu 40 orang karyawan UD. Kondang Roso dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji t, uji F, analisis regresi linear berganda, dan uji koefisien determinasi (R2) dengan menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian secara parsial variabel komunikasi efektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, variabel motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, dan variabel kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, Secara simultan variabel komunikasi efektif, motivasi kerja, dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada UD. Kondang Roso.

Yustina Wahyu Wulandari; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Titi Christiana

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kejadian konflik etnis yang pernah terjadi di Bumi Kalimantan Tengah pada tahun 2001. Dari latar belakang tersebut,  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara-cara yang digunakan untuk meminimalisir gesekan konflik etnis di Kalimantan Tengah dengan melihat pada filosofi Huma Betang dan melihat lebih jauh pendekatan humanis yang dilakukan sehingga diperoleh hasil musyawarah mufakat untuk menerima kembali etnis yang terlibat konflik untuk hidup berdampingan kembali bersama di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan Data menggunakan wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman theory yang mencakup tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Huma Betang sebagai filosofi menjadi patokan bagi semua masyarakat baik itu masyarakat asli dayak maupun masyarakat pendatang. Prinsip “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung harus menjadi prinsip yang digunakan oleh semua pihak dalam hidup berdampingan dengan orang lain. Proses rekonsiliasi yang terjadi pasca konflik menjadi salah satu cara yang baik dalam menyelsaikan permasalahan.  

Simon Sabtaria Putram Juliet; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tulisan ini mengulas hasil penelitian kami tentang bagaimana peran orang tua dalam bina lanjut iman anak pasca komuni pertama di Stasi Santa Clara Bana-Narui, Paroki Santo Santa Theresia Lisieux Saripoi Keuskupan Palangkaraya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Stasi Santa Clara Bana-Narui, pada Mei 2022. Total Informan 18 orang, yang terdiri atas 8 orang tua, 8 anak, ketua umat dan Pastor Paroki. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua tetap memperhatikan pembinaan iman anak setelah komuni pertama walaupun tidak maksimal. Hal itu disebabkan karena kurangnya pemahaman orang tua tentang makna Ekaristi untuk pertumbuhan iman anak. Menyikapi kenyataan ini, maka perlu dilaksanakan katekese keluarga tentang ekarsiti terutama bagi keluarga yang anaknya menerima komuni pertama. 

Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Sebagai bentuk tindak lanjut penetapan tahun 2008 sebagai tahun Paulus, Keuskupan Banjarmasin memprioritaskan perutusannya dengan mengembangkan sebuah misi pemberdayaan masyarakat pribumi yaitu Masyarakat Dayak Pegunungan Meratus. Misi ini dikenal dengan nama “Misi Meratus”. Tujuan misi Meratus adalah agar Gereja lebih mendekatkan diri kepada masyarakat Dayak Meratus dan sekaligus memberikan berbagai sumbangsih dalam berbagai bidang kehidupan mereka sehingga mampu bersaing di tengah arus perkembangan zaman. Misi ini sudah berjalan 14 tahun. Bagaimanakah dampak kehadiran misi ini di Tanah Dayak Pegunungan Meratus? Hal itulah yang mendorong peneliti melakukan penelitian ini, terutama untuk melihat sejauh mana perkembangan Gereja Katolik dan seberapa besar sumbangsih Misi Meratus bagi kemajuan masyarakat pegunungan Meratus. Penelitian ini dilakukan di desa Batuah, Stasi Bernadus Ka’ar Kalimantan Selatan, pada bulan Juli sampai November 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Data-data diperoleh dari 10 informan, yang terdiri dari  1 Pastor, 1 Volunteer Misi Meratus, 1 orang aparat desa, dan 7 orang umat Ka’ar. Hasil penelitian menunjukan bahwa sejak lahirnya, Gereja Ka’ar mengalami perkembangan yang luar biasa, baik dari segi kuantitas umat maupun kualitas iman. Semua itu tidak terlepas dari kerja keras Tim Misi Meratus Keuskupan Banjarmasin dalam mendampingi umat Ka’ar. Kehadiran Tim Misi yang merupakan representasi kehadiran Gereja Katolik di pegunungan Meratus telah memberikan dampak positif bagi perkembangan pembangunan masyarakat Ka’ar seluruhnya. Gereja Katolik pun mendapat apresiasi yang cukup tinggi dari masyarakat Ka’ar dan sekitarnya karena dedikasinya yang begitu loyal dan tulus. Gereja Katolik telah sukses melanjutkan amanat agung Sang Guru Yesus untuk mewartakan sukacita keselamatan bagi umat manusia.

Lauransius Lande; Thomas Ehe Tukan; Agnes Angi Dian Winey; Silvester Adinuhgra; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran katekis untuk meningkatkan pastisipasi umat dalam kehidupan menggereja di Stasi Santo Agustinus Batu Tojah Paroki Santo Klemens Puruk Cahu. Melalu studi ini para katekis  diharapkan  dapat  menyadari  dan  menghayati  peran  mereka  sebagai seorang katekis dan menjadi contoh kehidupan menggereja. Permasalahan yang ditemukan oleh peneliti yaitu kurangnya peran katekis dalam pelayanan pastoral di stasi yang jauh dan jarang mendapat pelayanan pastoral. partisipasi atau keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja adalah hal yang penting dalam sebuah Gereja stasi, namun kenyataannya semua kegiatan peribadatan dan kegiatan-kegiatan gerejani lainnya tidak dilaksanakan karena minimnya pengetahuan umat terhadap hal-hal demikian. Metode  yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi topik, profil informan, wawancara dengan informan, pemetaan masalah, analisis pastoral, refkleksi teologis, dan perencanaan pastoral. Hasil penelitian menyatakan bahwa peran katekis untuk meningkatkan partisipasi  umat dalam kehidupan menggerja di Stasi Santo Agustinus Batu Tojah Paroki Santo Klemens Puruk Cahu,   masih sangat kurang, kunjungan rutin dilakukan  ketika ada mahasiswa  yang  berpraktek  pastoral.  Penyebabnya  ialah faktor pekerjaan sehingga tidak cukup waktu, kesibukan dalam keluarga, sarana prasarana transportasi, jarak tempuh yang jauh, medan yang sulit dan masih menggunakan akses jalan tanah dan melewati jalan perusahaan. Stasi Santo Agustinus Batu Tojah merupakan salah satu stasi yang mesti mendapat perhatian khusus karena pengetahuan yang soal keagamaan yang masih rendah dan kurang mendapat pelayanan pastoral. Umat sangat membutuhkan pelayanan berupa pengajaran, pembinaan dan pelayanan berbagai peribadatan.

Gita Safitri; Romanus Romas; Silvester Adinuhgra; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Skripsi Ini Berjudul Musik Liturgi Inkulturasi Dayak Sebagai Pendekatan Pastoral Dalam Meningkatkan Partisipasi Umat Katedral Santa Maria Palangka Raya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran partisipasi umat Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya, peran musik liturgi inkulturasi Dayak dalam perayaan liturgi, dan implikasi dari musik liturgi inkulturasi Dayak. Melalui studi ini diharapkan agar umat yang bersuku Dayak maupun yang bukan bersuku Dayak dapat berpartisipasi secara penuh, aktif, dan  sadar dalam bernyanyi sesuai dengan  hakikat liturgi yang dituntut oleh liturgi dalam dokumen Sacrosanctum Concilium art. 14. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada  bulan  Mei  2021  di  Paroki  Katedral  Santa  Maria  Palangka  Raya.  Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang yang terdiri dari Pastor Paroki, Suster, Katekis, dan Umat. Teknik analisa data menggunakan teori Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kurangnya partisipasi umat dalam bernyanyi pada saat perayaan liturgi. Gejala yang nampak atas permasalah tersebut adalah kurangnya keterlibatan umat dalam latihan koor. Kehadiran musik inkulturasi Dayak yang diupayakan Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya dalam menanggapi permasalahan tersebut membuat umat berpartisipasi aktif dalam bernyanyi. Peran dari musik liturgi inkulturasi Dayak membantu umat mengungkapkan iman dengan penuh kerendahan hati melalui budayanya, membantu umat semakin mencintai dirinya, sesama, budaya dan Penciptanya. Implikasi musik inkulturasi Dayak sebagai pendekatan pastoral di Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya  adalah  Universalitas Gereja Katolik atau Kesatuan dalam Gereja Katolik walaupun berbeda Suku dan Budaya melalui Allah Tri Tunggal. Simpulan dari  penelitian ini  adalah kurang partisipasi umat  Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya dalam bernyanyi. Tujuannya adalah melalui perayaan liturgi dan musik inkulturasi Dayak, umat dapat merasakan kehadiran Allah secara lebih sederhana.

Agnes Tri Ekatni; Edy Jumrio; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa melalui tari babukung yang ada di dalam suku Dayak Tomun Arut menghasilkan implementasi toleransi yang saling mengikat antara budaya yang sudah lama dengan agama-agama yang ada di suku Dayak Tomun Arut. Analisis Penelitian ini menggunakan  jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini di laksanakan di Pangkut,Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah . Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa prinsip motto suku Dayak ““Tanah ini milik kita dan kampung ini milik kita” menjadi contoh penting untuk menanamkan  sikap dan tindakan toleransi antar masyarakat yang ada dikecamatan Arut Utara. Melalui tari babukung ini menjadi pengikat dan menjadi satu identitas sebagai budaya Suku Dayak Tomun Arut  dalam penerapan nilai kerukunan dan kedamaian antar agama,budaya dan etnis.

Echi Amianu; Agnes Angi Dian Winei; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Kalimantan merupakan wilayah multikultur dengan integrasi alam, sehingga selalu berkoneksi dengan kosmos secara natural. Dengan naluri sebagai homo-religio , masyarakat Kalimantan menjadikan alam sebagai mediasi untuk menghadirkan suatu transenden secara khusus pada unsur metakosmis lokal yang secara peyoratif disebut Animisme. Salah satu Sample dari animisme ini ialah Keramat Abeh Desa Dayu dalam ritual miwit Abeh, dimana masyarakat dayak ma’anyan orisinal desa Dayu meyakini adikuasa dari leluhur ini secara historik maupun empirik. Namun kehadiran soteria kristiani juga menjamah Penduduk , sehingga banyak generasi yang lahir dengan budaya dan dibesarkan oleh agama. Kerap kali generasi baru yang masih memiliki perspektif yang picik dan tendensius ,mengangap bahwa ritual animisme merupakan hal yang tabu, begitu pula sebaliknya mereka yang dibesarkan oleh budaya juga mengangap kristiani hanya sarana yang sama tampa keistimewaan. Dari sini terjadilah ambivalensi dan kebimbangan dalam memandang Tradisi budaya dan tidak jarang terjadi ketimpangan dalam porsi kehidupan berbudaya dan beragama karena sempitnya wawasan lokal. Penelitian ini ditujukan untuk melihat (1) Bagaimana pandangan kristianitas terhadap ritual animisme lokal dan pandangan budaya ritual animisme terhadap agama kristianitas ,(2)  Bagaimana enkulturasi Gereja dalam memahami dan membawa diri secara tepat dalam ritual animisme tampa pergesekan. Data diperoleh melalui wawancara , observasi dan studi literatur. Hasil penilitian (1) perspektif  kristiani dan kultural menunjukan tidak ada deviasi antara kedua aspek ini mereka memiliki kesamaan rupa meskipun tersusun oleh perbedaan konseptis, ( 2 ) Jalan untuk saling memahami dan belajar ialah melalui kompleksitas dialektik yang ekstensif diiringi dengan implikasi moralitas dalam tindakan itulah kemasan dalam  Enkulturasi Iman terhadap animisme.

Pebi Erika; Paulina Maria E. W

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini dilatar belakangi bagaimana pembauran sosial antar mahasiswa yang memiliki keanekaragaman dalam setiap Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mendeskripsikan pembauran sosial yang terjadi dimahasiswa- mahasiswa organisasi BEM se Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Sebagai informan kunci dari penelitian ini adalah 10 orang presiden Mahasiswa dari setiap  BEM kampus seKota Palangka Raya. Uji keabsahan data perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan member check. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Miles  and Huberman theory yang mencakup tiga tahap, yaitu dengan  mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah mahasiswa mampu memiliki cara pandang tepat dan memahami toleransi, terutama untuk saling menghargai, menerima perbedaan, tolong menolong dan bekerja sama, serta mermahami peran sebagai mahasiswa terutama organisasi tiap BEM kampus dalam memelihara pembauran sosial yang tepat, sehingga mampu menjadi pelopor moderasi beragama masa kini.

Stella Aprilia; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai pintar tuntang harati pada materi aku pribadi yang unik untuk meminimalisir perilaku bullying pada siswa kelas VII di SMPN 1 Muarateweh. Masalah yang didapat peneliti adalah perilaku bullying yang dilakukan oleh para siswa baik itu bullying verbal seperti mengejek fisik sampai dengan perlakuan kasar seperti memukul. Hal tersebut menjadi keprihatinan pihak sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Responden penelitian ini adalah siswa beragama Katolik kelas VII yang berjumlah 10 orang. Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 Muarateweh. Waktu penelitian dilaksanakan mulai dari 10 Agustus sampai dengan 20 Agustus 2022. Data dikumpulkan melalui angket tentang perilaku bullying. Data pendukung penelitian ini didapat dengan menggunakan metode wawancara singkat dengan guru agama katolik dan guru bimbingan konseling. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa nilai pintar tuntang harati yang diberikan oleh guru dalam materi aku pribadi yang unik dapat memberikan pemahaman kepada siswa tentang perilaku bullying dan meminimalisir perilaku bullying yang terjadi di SMPN 1 Muarateweh.

Patricia Angelina; Agnes Angi Dian Winei; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Artikel ini ditulis berdasarkan kepada hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis pada para guru dan siswa yang berada di SMAN 1 Ampah, yang dimana membahas tentang bentuk penerapan nilai budaya di sekolah dengan berlandaskan pada falsafah Pendidikan  Kalimantan Tengah “Pintar Tuntang Harati”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi kendala dan apa saja pengaruh dan cara menaggulangi permasalahan yang terjadi di dalam aspek kebudayaan di ruang lingkup sekolah SMAN 1 Ampah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan media social dikarenakan situasi Covid-19 yang membuat penulis tidak bisa melakukan penelitian secara langsung dengan narasumber. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan ditemukannya beberapa hal, diantaranya adalah sebagai berikut : 1) Sekolah harus berupaya untuk menanamkan nilai kebudayaan dalam diri peserta didik, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler. 2) Masuknya budaya asing ke Indonesia mengakibatkan minimnya pengetahuan insan muda mengenai nilai budaya yang sesungguhnya berperan penting di dalam proses Pendidikan. 3) Guru harus berperan aktif dalam proses implementasi nilai-nilai budaya kepada peserta didik. 4) Penerapan falsafah Pendidikan “Pintar Tuntang Harati” sejauh ini sudah berjalan baik di SMAN 1 Pematang Karau, walaupun belum maksimal.

Sri Widoretno; Andi Abrianto; Raka Lidra Putra; Fajar Putri Fismawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Jurnal ini meneliti tentang program kegiatan yang dilaksanakan sebagai solusi atas permasalahan yang terjadi di sebuah wilayah, tepatnya di Kelurahan Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Pada April tahun 2022, Indonesia dihebohkan dengan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular. Penyakit ini menyerang semua hewan berkuku belah/genap, seperti sapi, kerbau, babi, kambing, domba, termasuk juga hewan liar seperti gajah, rusa dan sebagainya, sehingga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Untuk menunjang kegiatan yang berkaitan dengan cara mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, dilakukan sosialisasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada warga. Memandang permasalahan lain yang terjadi, pada penelitian ini juga dilakukan cek kesehatan secara gratis mulai kalangan anak-anak hingga dewasa guna menunjukan pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan cek asam urat, kolesterol dan gula darah dengan diskon 15%. Penelitian ini juga ditujukan sebagai solusi atas salah satu bidang usaha dalam perekonomian nasional yaitu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Menanggapi masalah yang terjadi pada UMKM, sosialisasi digital marketing pun diselenggarakan untuk warga. Digital marketing merupakan salah satu teknologi informasi yang saat ini berkembang pesat, yaitu dengan memanfaatkan sosial media yang dianggap sangat berpotensi dalam mendorong kinerja sebuah bisnis. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh mengenai ketahanan ekonomi dan sumber daya manusia melalui program yang dilaksanakan.

Ramadhani Chaniago; Haruni Ode; Rahman Dani Lasamadi; Darni Lamusu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tanaman pisang banyak tumbuh di Desa Buon Mandiri, banyaknya hasil tanaman pisang selama ini belum dijual dalam bentuk olahan tetapi dijual dalam bentuk buah pisang per sisir atau per tandannya. Biasanya pisang ini dibeli oleh pengepul dengan harga rata-rata Rp. 35.000,00 pertandan. Jenis pisang yang ada di desa Buon Mandiri kebanyakan adalah pisang raja, pisang tanduk, pisang kepok dan pisang lowe. Buah pisang sering dikonsumsi sebagai buah segar serta dapat dimanfaatkan menjadi keripik. Kegiatan ini disosialisasikan melalui Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) yang bertemakan“Diversifikasi olahan pisang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Kelompok Lapak Jalapagos Biot Matami Desa Buon Mandiri Luwuk Utara”. Kegiatan ini bertujuan untuk agar dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra sasaran dalam mengolah pisang menjadi keripik sekaligus dapat menentukan harga pokok penjualannya.  Pada  artikel  ini,  kami  menjelaskan   proses   pengolahan   keripik pisang   dan   pengemasannya serta dilanjutkan dengan kegiatan menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP) produk.

Wahyu Tri Sudaryanto; Irfan Muhammad; Gemma Nurulfatiha Arianeputri; Amalia Carissa Ariyanti

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Menurut Shumway-Cook keseimbangan merupakan kemampuan untuk mempertahankan pusat gravitasi pada bidang tumpu terutama saat posisi tegak. Seseorang yang tidak mampu mempertahankan keseimbangan dapat disebut imbalance. Gangguan keseimbangan postural merupakan hal yang sering terjadi pada lansia. sehingga jika keseimbangan tidak dikontrol maka dapat meningkatkan resiko jatuh pada lansia (Rudi et al., 2019). Menurut Departemen RI (2012) prevalensi gangguan keseimbangan pada lansia di Indonesia yaitu 63,8 - 68,7%. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan keseimbangan pada lansia dan mengurangi resiko jatuh pada lansia yang bisa diterapkan di komunitas. Tujuan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gangguan keseimbangan dan program latihan pada lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan yang bersifat tatap muka menggunakan media poster dan leaflet. Evaluasi pengetahuan tentang gangguan keseimbangan dilakukan menggunakan kuesioner baik sebelum maupun sesudah proses penyampaian materi.  

Mengku Marhendi

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tourism is a social phenomenon involving humans, groups, organizations and culture. Despite the fact that initially tourism was seen more as an economic activity, and the main goal of developing tourism was to gain economic benefits for both the community and the country. But in its journey tourism is not only an economic problem, but also a social, cultural and political problem. Therefore, as an activity that is very dynamic and a phenomenon that is complex and has a major influence on human life and society, tourism needs to be studied and understood continuously in a comprehensive manner from various perspectives of scientific disciplines, one of which is social science. This study seeks to analyze the image of the public and tourists towards tourist attractions in the city of Semarang. The subjects of this study were 8 (eight) local people and 8 (eight) tourists. Collection and processing of data using qualitative research methods. The results found that people and tourists: (1) observe tourist attractions in detail to complete their curiosity; (2) feel that a tourist attraction has beautiful scenery that creates a feeling of pleasure, comfort and awe; (3) visiting a tourist attraction with a plan, circling the entire area of ​​the tourist attraction and intending to visit it again; (4) image of a tourist attraction: original and has natural beauty, various attractions are available, there are features that make the tourist attraction rare and unique, and there are facilities and infrastructure that support the tourist attraction to become a worthy tourist spot visited and visits to tourist attractions in the sense of benefit.

Octaviani Gita Putri; Denny Asmara

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Karanganyar adalah salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Tengah, Indonesia, yang kaya akan potensi pariwisata yang mempesona bahkan dua diantaranya masuk dalam kategori Situs Warisan Dunia UNESCO serta kaya akan atraksi seni tradisional. Oleh karena itu Karanganyar sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata favorit yang bertaraf nasional maupun internasional. Berdasarkan metode analisis yang didasarkan pada survei obyek wisata, kajian pustaka, dan melakukan wawancara pada wisatawan, dan menggunakan teori Atraksi, Akses dan Amenitas (3A), maka didapatkan bahwa potensi pariwisata di Karanganyar yang sangat besar dan memiliki prospek yang sangat baik tersebut belum diikuti dengan pengembangan yang maksimal. Sehingga dengan mengembangkan potensi pariwisata dengan memperhatikan Atraksi, Akses dan Amenitas tersebut, maka potensi pariwisata di Karanganyar dapat semakin berkembang pesat, semakin meningkatnya kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.