Publication Search

68,793 articles from 590 journals · 1,699 citations tracked

Showing 63521-63540 of 68,793

Analytics

Lintang Wahyu Charisa Raharjo; Mike Natanael Norend Mandagie; Ariel Angelo Nanlohy; Jeremy Bryce Lim; Aldilla Ranita Purba

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perang yang terjadi antara dua negara maupun lebih akan mengakibatkan terjadinya pengungsian secara besar guna mencari kehidupan yang lebih layak dan melarikan dari wilayah konflik. Negara-negara anggota Uni Eropa merupakan negara yang mau membuka perbatasan dan menerima pengungsi dari wilayah konflik terutama dari wilayah Timur Tengah. Jerman dengan kebijakan pintu terbuka yang dicetuskan pada masa kepemimpinan Angela Merkel meenrima banyak apresiasi dari banyak pihak. Akan tetapi dampak negative muncul dengan membeludaknya angka kriminalitas di Jerman dan hal ini membuat Jerman secara tidak langsung memikirkan keputusan mereka dalam menerima pengungsi. Artikel ini akan membahas problematika yang muncul dari penerimaan pengungsi bagi Jerman dan bagaimana identitas masyarakat Eropa memiliki peranan yang cukup penting.    

Farel Asyrofil U.; M. Daffa Bagus S.; Nawal Rozieq

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hukum adat merupakan sebuah peraturan hukum asli bangsa Indonesia. Sumber dari peraturan-peraturan hukum adat yang ada berasal dari peraturan hukum yang tidak tertulis dan tumbuh serta berkembang dan dapat dipertahankan karena kesadaran hukum masyarakatnya. Posisi hukum adat sendiri tidak tertulis yang berbeda dengan hukum continental sebagai hukum yang tertulis. Hukum adat sendiri merupakan sebuah produk budaya berupa peraturan yang didalamnya mengandung substansi tentang nilai nilai budaya sebagai cipta, karsa, dan rasa manusia. Dalam peraturan hukum adat juga diatur berupa hukum waris adat yang dipengaruhi oleh beberapa hal seperti garis keturunan dan lain sebagainya salah satunya yakni waris Minangkabau yang begitu unik. Hal tersebut juga disesuaikan dengan masing-masing daerah tergantung dengan kebijakan yang mengatur di daerah tersebut. Hukum adat sendiri lahir dari. kesadaran, kebutuhan, dan keinginan, manusia untuk dapat hidup secara adil dan beradab sebagai aktualisasi peradaban manusia.    

Bara Abdul Gani; Abdiel Dikma Wicaksono; Achmad Arney Iskandar

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hukum Waris adalah untuk membahas tentang bagaimana ahli waris memperoleh haknya atas benda-benda warisan serta peraturan yang berlaku untuk menentukan bagaimana harta warisan harus didistribusikan kepada ahli waris. Dalam hukum waris juga membahas tentang apa yang dimaksud dengan harta bayar yang disepakati, proses untuk menentukan ahli waris, dan cara untuk memastikan bahwa harta warisan distribusi dengan baik. Penyelesaian waris didefinisikan sebagai proses melepaskan semua hak pewaris yang berujung pada pembagian benda warisan kepada ahli waris. Untuk membahas tuntas masalah ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, termasuk menentukan ahli waris dan mengidentifikasi benda-benda warisan, menetapkan harta bayar yang disetujui, dan mengatur penyebaran harta dengan cermat. Warisan merupakan bagian dari hukum perdata pada umumnya dan bagian dari hukum keluarga. Hukum warisan dikaitkan dengan ruang ruang lingkup kehidupan manusia, karena setiap manusia pasti mengalami peristiwa hukum berupa kematian. Akibat hukum berikut timbul dari terjadinya suatu peristiwa hukum kematian seseorang, termasuk bagaimana hak diatur dan dipertahankan, dan kewajiban almarhum. Pewaris adalah istilah digunakan untuk menyatakan perbuatan melanjutkan harta yang ditinggalkan ahli waris atau surat pembagian warisan kepada ahli waris. Pengirim ini berarti tidak hanya kelanjutan dari warisannya tetapi juga kewajibannya warisan yang belum selesai.    

Krisna Bhayangkara yusuf; Muhammad Daffa Alfie Yamarizky

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam pembagian suatu harta warisan, diperlukan hukum yang mengatur terkait porsi pembagian yang seimbang. Contoh dari hukum yang mengatur pembagian porsi suatu harta warisan di Indonesia adalah Hukum Waris Adat. Jurnal ini bertujuan untuk membahas terkait bagaimana pembagian harta warisan yang dilakukan menggunakan Hukum Waris Adat sebagai acuannya. Penggunaan Hukum Waris Adat sudah ada jauh lebih dahulu daripada hukum yang mengatur waris lainnya (Hukum Waris Barat dan Hukum Waris Islam). Ketentuan dari Hukum Waris Adat dengan hukum waris lainnya tentu saja berbeda. Perbedaan ini dapat dilihat dari segi sistem pembagian apa yang dianut didalam Hukum Waris Adat, siapakah ahli waris yang sesuai dengan Hukum Waris Adat, dan lain sebagainya. Hukum Waris Adat Minangkabau merupakan salah satu daerah yang masih menggunakan hukum adat sebagai acuan pembagian warisannya. Sistem pembagian warisan secara Matrilineal menjadikan posisi dari pihak perempuan lebih tinggi dalam hal porsi warisan ketimbang pihak laki-laki.              

Andi Ines Audryana Bachtiar; Sri Rahayu Oktavia; Annabel Balqis Sharana

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan soal waris selalu muncul dan menjadi hal yang sensitif dalam keluarga, hukum waris dengan ruang lingkup kehidupan manusia memiliki hubungan yang saling berkaitan, dimana setiap manusia akan mengalami peristiwa yang disebut dengan meninggal dunia. Seiring berjalannya waktu pembagian warisan semakin kompleks objeknya, dimana yang bisa diwariskan selanjutnya adalah perihal waris saham. Di Indonesia sendiri  aktivitas pasar modal diperbolehkan sebagai warisan menurut Islam. Pengaturan mengenai kegiatan pasar modal tidak lepas dari peran pemerintah Indonesia dan ulama Islam untuk memastikan bahwa penyelenggaraan kegiatan pasar modal tidak menyimpang dari ketentuan syariat Islam. Agar masyarakat Indonesia yang beragama Islam dan aktif di pasar modal tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak segan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesejahteraannya. Produk pasar modal yaitu saham yang merupakan surat berharga yang membuktikan kepemilikan suatu perusahaan. Ketika seseorang melakukan transaksi saham yang masih berlanjut di perusahaan dan kepemilikan saham tersebut adalah milik pribadinya. Jika seseorang yang memiliki saham tersebut meninggal dunia, semua aset, termasuk saham perusahaan, beralih ke ahli waris. Pewarisan Saham diatur dengan undang-undang dan dapat dilakukan dengan ketentuan bahwa persetujuan Pemegang Saham dan Pemegang Saham diperlukan untuk menyelesaikan proses pendaftaran dengan membuat alat pengalihan hak.  Ketentuan tentang pewarisan saham menurut Islam tidak dapat dipisahkan dari ketentuan sumber hukum Islam.    

I Nengah Budiarta; Muhammad Rafi Hidayatullah

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Masyarakat Bali yang beragama Hindu memiliki hukum adat waris yang dimana anak laki-laki menjadi ahli waris utama karena adat bali menganut sistem garis keturunan patrilineal, namun berbeda dengan ahli waris yang berganti agama dari agama Hindu ke agama lainnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kedudukan anak sebagai ahli waris yang berganti agama dari agama Hindu dan akibat yang diterimanya dalam keluarga maupun masyarakat. Metode penelitian yang dilakukan adalah teknik penelitian normatif. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari: Teknik studi dokumen, yaitu pengumpulan data dengan mencatat bahan yang ada dalam literatur maupun dokumen lainnya yang membahas tentang kedudukan ahli waris. Hasil penelitian menunjukkan ahli waris yang berganti agama dari Hindu ke agama lain tidak memiliki hak dan kewajiban dalam kegiatan adat Bali namun kewajiban untuk menjaga orang tua tatap dilakukan. Hak untuk menerima warisan dari pewaris juga tidak dapat diberikan ke ahli waris kecuali sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pewaris membahas tentang pembagian waris kepada ahli waris yang lainnya atau bisa dalam bentuk hibah.  

Frico Nur Malikilmulki Muhammad; Aditya Putra Rianda

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Ahli Waris Pengganti adalah bukan salah satu ahli waris sejak awal, tetapi karena keadaan kerabat menurut hukum, Ahli Waris dapat menjadi ahli waris dan mewarisi sebagai Ahli Waris jika Pewaris tidak meninggalkan  seorang anak, melainkan meninggalkan seorang cucu baik laki-laki maupun perempuan melalui anak laki-laki. Dalam KUH Perdata ada yang disebut dengan plaatzvervulling wasiat yang mengikat, dalam pasal 185 KHI disebut ahli waris yang dilindungi, bukan ahli waris pengganti. Di Indonesia kedudukan ahli waris pengganti pada prinsipnya tidak dapat dipisahkan dari kedudukan hukum waris Islam di Indonesia. Ayat 2 Pasal 178, Pasal 181, 182 dan Pasal 185 KHI menjelaskan bahwa ahli waris pengganti memiliki pembatasan terhadap ahli waris menurut garis kekerabatan sampai ke garis cucu, dan garis ahli waris laki-laki dapat diangkat kembali oleh kedua anak laki-laki tersebut. dan perempuan. Pelaksanaan syariat Islam tidak dapat dipisahkan dari prinsip kepribadian Islami. Munculnya prinsip kepribadian Islami ini awalnya dikaitkan dengan lahirnya teori resepsi di kompleks Van den Berg. Teori penerimaan secara keseluruhan pada dasarnya dijelaskan bahwa hukum adat di Indonesia adalah hukum setiap agama, maka hukum bagi penduduk asli menganut agama Islam adalah hukum Islam, yang juga berlaku bagi non-muslim.  

Ucik Fatimatuzzahro; Yohanna Andriani N. H.; Gita Laksmi Zalsabilla

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan teknologi yang semakin pesat tentunya mempengaruhi aspek kehidupan manusia. Salah satunya ialah aspek sosial masyarakat. Contoh konkret dari perubahan tersebut adalah marak terjadinya fenomena pergantian kelamin. Hal tersebut tentunya memberikan dampak yang besar karena berkaitan dengan perubahan status seksual seseorang tersebut. Fenomena ini banyak menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat terutama dalam hal pembagian waris. Dari fenomena tersebut, timbullah permasalahan hukum yang baru berkaitan dengan pembagian waris terhadap anak yang melakukan pergantian jenis kelamin tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji terkait pembagian harta waris terhadap anak yang melakukan pergantian jenis kelamin dalam perspektif Hukum Perdata dan Hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif dengan mengumpulkan data kepustakaan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah dalam Hukum Perdata tidak terdapat pengaturan yang secara khusus mengatur terkait perubahan jenis kelamin dan pembagian warisan yang sama rata. Sedangkan dalam perspektif Hukum Islam, pergantian jenis kelamin merupakan hal yang diharamkan maka pembagian warisannya pun dilakukan berdasarkan dengan jenis kelamin awal dari seseorang yang melakukan pergantian jenis kelamin.    

Yusrifat Taqirozan

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Investasi asing secara umum terbagi menjadi 2 kategori, yaitu investasi langsung dan investasi portofolio. Pembiayaan korporasi di Indonesia mengakui pembiayaan utang dan pembiayaan ekuitas sebagai metode legal untuk membiayai korporasi. Berinvestasi ke perusahaan asing pasti menghadapi banyak risiko, salah satunya terkait regulasi ekonomi negara tuan rumah. Investasi portofolio telah diatur di Indonesia tetapi memiliki keterbatasan dalam beberapa ruang lingkupnya seperti persyaratan material atau ekonomi sehubungan dengan pemberlakuan force delisting. Ketidakjelasan hukum dan kepastiannya mengenai hal tersebut di atas, meningkatkan risiko terhadap investor asing lebih jauh yang dapat menyebabkan penurunan jumlah investor asing yang bermaksud berinvestasi melalui investasi portofolio, kecuali jika Indonesia menambahkan beberapa persyaratan ekonomi tambahan untuk memaksa delisting perusahaan terdaftar dan/atau membuat persyaratan hukum yang lebih pasti mengenai masalah yang sama dengan satu atau lebih negara lain untuk menguntungkan baik investor asing maupun investor lokal sebagai investor asing bagi negara anggota yang terlibat.

Feliana Febiola

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

BIT adalah suatu bentuk perjanjian yang digunakan untuk memberikan perlindungan kepada para investor tempat ia menanamkan modal dengan memberikan peraturan-peraturan yang substantif, saat ini Indonesia sudah menandatangani BIT dengan berbagai negara, hal ini karena BIT memiliki beberapa manfaat, yaitu terdapat penerimaan yang logis dan sebanding serta perlindungan dan keamanan penuh. Hampir semua BITs di seluruh dunia memastikan adil dan merata bagi investor. Penulisan ini mengangkat rumusan masalah yaitu bagaimana pengaturan di dalam aturan Indonesia dan hukum internasional tentang Bilateral Investment Treaty (BIT), serta apa kepentingan bagi Indonesia untuk menandatangani Bilateral Investment Treaty (BIT) antara Indonesia dengan Singapura. Penulis menggunakan metode analisis normatif kualitatif dengan model analisis deskriptif untuk mengatasi bagaimana masalah itu diajukan, sehingga menghasilkan kesimpulan bahwa pengaturan BIT di Indonesia diatur dalam UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, UU No. 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional, UU No. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, bahkan Ps. 11 UUD NRI 1945 juga menjamin BIT. Sedangkan pengaturan BIT dalam hukum internasional diatur dalam perjanjian itu sendiri, dan juga dalam konvensi-konvensi World Trade Organization (WTO) terutama hal yang berkaitan dengan investasi, Konvensi Wina 1969 dan kepentingan Indonesia dalam menandatangani Bilateral Investment Treaty (BIT) adalah membina pembangunan infrastruktur dan kawasan industri, khususnya yang berada di luar Jawa.

Kadar Santosa; Suparjo; Frans Sudirdjo

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja pegawai, menganalisis pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai, menganalisis pengaruh motivasi terhadap kepuasan kerja pegawai, kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis kepuasan kerja sebagai mediasi antara kompensasi dan kinerja pegawai dan menganalisis kepuasan kerja sebagai mediasi antara motivasi dan kinerja pegawai. Untuk menganalisis variabel tersebut, peneliti menggunakan metode pengumpulan data antara lain kuesioner dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Tegal sebanyak 44 pegawai, sekaligus dijadikan sebagai jumlah sampel. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh atau sensus. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda (Model 1 dan 2) dan Regresi Linier Sederhana (Model 3). Uji hipotesis yang digunakan adalah Uji T dan Uji Mediasi.Hasil penelitian mwnunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan berperhadap kinerja pegawai, kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.

Soni Supriyanto

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh emotional intelligence, kreativitas pegawai terhadap kinerja pegawai generasi Y di Sekretariat Daerah Kabupaten Blora dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Data yang digunakan adalah data primer dengan mengambil sampel pegawai generasi Y di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora sebanyak 46 responden. Metode analisis data diuji dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji partial (uji t), uji serempak (uji F), uji R square dan uji analisis jalur dengan mengunakan alat statistik SPSS 22. Hasil uji t sebagai berikut : emotional intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kreativitas pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Emotional intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kreativitas pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan variabel emotional intelligence, kreativitas pegawai, dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Uji R square menunjukkan bahwa 82,9% variasi dari kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh emotional intelligence, kreativitas pegawai, dan kepuasan kerja dan sisanya sebesar 17,1% dijelaskan variabel-variabel lain diluar model penelitian, misalnya komitmen organisasi, disiplin kerja, kepemimpinan, dan lain lain. Hasil uji analisa jalur menunjukkan bahwa pengaruh langsung emotional intelligence terhadap kinerja lebih besar dari pengaruh tidak langsung emotional intelligence terhadap kinerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Sedangkan pengaruh langsung kreativitas pegawai terhadap kinerja lebih besar dari pengaruh tidak langsung kreativitas pegawai terhadap kinerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Berdasarkan hasil pengaruh total untuk meningkatkan kinerja akan lebih efektif apabila melalui peningkatan emotional intelligence.

Nur Vita Nugraheni

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui dan menganilisis pengaruh:  a) budaya organisasi terhadap komitmen organisasi; b) motivasi kerja terhadap komitmen organisasi. c) kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. d) budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. e) motivasi kerja terhadap kinerja pegawai;. f) kepuasan kerja terhadap kinerja. g) komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Blora. Kinerja adalah hasil dari fungsi suatu pekerjaan atau kegiatan tertentu selama suatu periode waktu tertentu. Kinerja dalam hal ini menunjukkan hasil kerja yang dicapai seseorang setelah melakukan tugas pekerjaannya yang dibebankan oleh organisasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Sumber data primer berasal dari hasil angket dan observasi. Variabel yang diigunakan dalam penelitian ini adalah budaya organisasi (X1), motivasi (X2), kepuasan kerja (X3), komitmen organisasi (X4/Y1) dan Kinerja (Y2).  Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Blora,sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sampel jenuh, yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan studi pustaka. Teknik analisa data yang digunakan adalah: Uji validitas, realiabilitas, uji asumsi klasik, regresi berganda, analisis jalur, uji t, uji F  dan uji determinasi. Hasil penelitian ini adalah 1) budaya organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasi, (thitung  1,895 > dari ttabel 1,684 dan   nilai signifikasi 0,065>0,050). 2) Motivasi kerja berpengaruh dan signifikan terhadap komitmen organisasi (thitung  variabel motivasi kerja 2,280>dari ttabel (1,684)  dan nilai signifikasi 0,028>0,050). 3)  Kepuasan kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komimen organisasi (thitung  kerja 0,141 < dari ttabel  1,684,   dan nilai signifikasi 0,889>0,050). 4) Budaya organisai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (thitung  variabel budaya organisasi sebesar 2,517 > dari ttabel (1,684)  dengan nilai signifikasi 0,016 <0,050). 5) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. (thitung  motivasi kerja sebesar 2 ,766 > dari ttabel (1,684)  dengan nilai signifikasi 0,008>0,050). 6. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap  kinerja (thitung  variabel kepuasan kerja sebesar 2,042 > dari ttabel (1,684)   dengan nilai signifikasi 0,047<0,050) 7. Komitmen organisasi berpengaruh positif dan sgnifikan terhadap kinerja (thitung  variabel komitmen organisasi sebesar 2,479 > dari ttabel (1,684)   dengan nilai signifikasi 0,017<0,050).

Nur Kusaeni

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan hal yang patut diperhatikan karena faktor manusia sangat berperan dalam mencapai tujuan organisasi. Pengelolaan SDM yang baik merupakan suatu keharusan apabila organisasi ingin berkembang. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, difokuskan pada tiga variabel person organization fit, person job fit dan organizational citizenship behavior. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh person organization fit dan person job fit terhadap organizational citizenship behavior, serta pengaruh person organization fit dan person job fit terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu penelitian yang menggambarkan atau menjelaskan pengaruh person organization fit dan person job fit terhadap kinerja pegawai dengan OCB sebagai variabel mediasi. Metode total sampling ini dipakai karena populasi relatif kecil (mudah dijangkau). Sampel dalam penelitian ini adalah 88 pegawai di Dindukcapil Kabupaten Demak. Penggunaan sampel berjumlah 88 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa person organization fit dan person job fit berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior. Analisis lain juga menunjukkan bahwa person organization fit, person job fit, organizational citizenship behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.

Aris Mardiyono

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Adapun penelitian ini bertujuan mengembangkan model  konseptual strategi memasuki pasar asing. Target khusus untuk  menganalisis dan menguji pengaruh keunggulan spesifik perusahaan dan ikatan jaringan bisnis pada strategi memasuki pasar asing berdampak pada kinerja perusahaan. Responden yang digunakan sebanyak 109 orang di kota Semarang, Indonesia. Alat analisis dengan teknik Structural Equation Model (SEM) menggunakan software AMOS 21. Temuan penelitian ialah ada pengaruh positif signifikan keunggulan spesifik perusahaan, ikatan jaringan bisnis terhadap strategi memasuki pasar asing, ada pengaruh positif  signifikan strategi memasuki pasar asing terhadap kinerja perusahaan.

Djuwartini

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Latar belakang dari penelitian ini adalah terjadinya penurunan kualitas laporan keuangan yang diterbitkan oleh lembaga sektor publik. Fakultas Kedokteran sebagai salah satu institusi sektor publik yang berperan dalam menghasilkan tenaga kesehatan perlu memiliki laporan keuangan yang berkualitas agar pemantauan operasional institusi tersebut dapat terlaksana dengan baik. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai staf Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Variabel yang diteliti adalah komitmen kepemimpinan, kompetensi SDM dan sistem informasi sebagai variabel independen, kemudian kualitas laporan keuangan sebagai variabel dependen dan manajemen aset sebagai variabel mediasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa kepemimpinan, kompetensi SDM, dan sistem informasi berpengaruh signifikan terhadap manajemen aset. Selain itu, kepemimpinan, kompetensi SDM, sistem informasi dan manajemen aset terbukti berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Uji mediasi membuktikan bahwa manajemen aset dapat menjadi mediator pengaruh kepemimpinan, kompetensi SDM dan sistem informasi terhadap kualitas laporan keuangan.

Addi Martono

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh berbagi pengetahuan dan kapabilitas teknologi informasi terhadap kinerja sumber daya manusia dengan variabel inovasi kerja sebagai intervening. Populasi yang digunakan adalah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Kajen Kabupaten Pekalongan sebanyak 498 orang. Dengan teknik probability sampling dan menggunakan rumus slovin, maka diperoleh jumlah sampel sebesar 100 responden. Alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur, dimana sebelumnya dilakukan uji validitas, reliabilitas dan uji normalitas serta uji asumsi klasik.Hasil analisis dan pengujian menunjukkan bahwa berbagi pengetahuan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kerja, kapabilitas teknologi informasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kerja. Berbagi pengetahuan dan kapabilitas teknologi informasi secara simultan dengan dimediasi inovasi kerja terbukti mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja SDM. Inovasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM, Inovasi kerja dapat menjadi variabel intervening antara berbagi pengetahuan  terhadap kinerja SDM. Inovasi kerja mampu menjadi variabel intervening antara kapabilitas

Bambang Ali Nuryanto; Prihatin Tiyanto P.H; Gita Sugiyarti

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi, Quality of Work Life (QWL), komitmen organisasional dan kepuasan kerjaterhadap kinerja pegawai di lingkungan Pasar Daerah Kabupaten Pemalang. Responden dalam penelitian ini adalah pegawai di lingkungan Pasar Daerah Kabupaten Pemalang, Jumlah responden dalam penelitian ini ditetapkan 154 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yang disebut proporsional random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis Model Regresi Linier dengan bantuan program SPSS.     Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, 2) Quality of Work Life (QWL)berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, 3) komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, 4) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, 5) Quality of Work Life (QWL)berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, 6) komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dan 5) kepuasan kerjaberpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.

Rizal Putra Pratama

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Palan

This article discusses the poem “Kaleidoscope” by Salman Khairi Faras in the book: Anthology of Poetry of the Valley of Taste. The poem will be discussed by analyzing the style of language contained in the poem. This study uses a structural approach by analyzing the elements that build literary works from within. The method used in this research is a qualitative method by specifying poetry as a data source and research object. The purpose of this study is to describe the use of language style in the poem “Kaleidoscope” by Salman Khairi Faras in the book Anthology of Poems of Lembah Rasa.The benefits of this research are to provide insight to readers in terms of literary works, to become a source of reference for further research, and as a comparison for future researchers in developing relevant research. The results of this study indicate that the poem “Kaleidoscope” by Salman Khairi Faras in the book: Anthology of Poems of Lembah Rasa has several styles of language. The style of language is personification, association, hyperbole, metaphor and antonomasia. The dominant style of language in the poem “Kaleidoscope” by Salman Khairy Farras is personification, hyperbole and metaphor.

Ulpa Sadiyah

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Palan

Analysis of narrative structure as an intermediary in understanding stories as well as conveying messages and meanings through moral values, religious teachings and educative culture. The problem being studied is whether the script writer is able to reflect the elements of nature in the film series Avatar The Legend of Aang: The Last Airbender in the characters. Natural elements which include water, earth, fire, air in the Avatar series The Legend of Aang: The Last Airbender, are the basis for the formation of the character's characters, these elements have a close relationship with natural elements that exist in Javanese human life and the embodiment of energy in human life. Java. The purpose of this study is to make it easy for readers to understand the symbolic character and understand the narrative structure, by using qualitative methods and as a theoretical basis that is considered appropriate to discuss it, understanding the narrative and natural elements reflected in the character of the characters is used a narrative structure approach, this approach its orientation is to study the systematic stages of script writing to get the essence of a story. In the narrative structure there are substances that relate to each other to form a series of stories including: 1. The structure of the first three acts contains set-up or introduction, the second act contains turning points and the third act describes the resolution or resolution. The interesting thing about this series is the discovery of story problems and conflicts that usually occur in the adult category but are translated into teenage figures and then packaged in a narrative structure that is easy for the audience to understand.