SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 48621-48640 of 50,562

Analytics

Utami Cahyaningtyas; Rini Werdiningsih

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis faktor lama penyembuhan kaki diabetes/ulkus diabetikum pada pasien DM Tipe 2. Ulkus kaki sebagai komplikasi dari diabetes melitus tipe 2 memberikan prevalensi pasien ulkus kaki diabetik (UKD) berkisar 41% dari populasi umumnya, dengan prevalensi yang lebih tinggi pada manula. Sekitar 14-24% pasien UKD memerlukan amputasi dengan rekurensi 50% setelah tiga tahun. Sekitar 15% pasien diabetes mengalami tukak kaki dan 15-20% dari ini memerlukan amputasi. Amputasi kaki diabetik cenderung terjadi seiring dengan kenaikan tingkat kematian atau morbiditas dari waktu ke waktu. Untuk mengurangi tingkat amputasi pada pasien diabetes melitus tipe 2, perlu adanya penyembuhan dengan mengetahui faktor yang mempengaruhi lama penyembuhan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dari beberapa buku dan jurnal. Didapatkan hasil bahwa penggunanaan antibiotik, faktor kebersihan ulkus kaki, faktor tingkat keparahan infeksi saat datang, dan faktor kondisi imunitas dan gizi pasien mempengaruhi lama penyembuhan pada pasien DM Tipe 2.

Iik Suryati Azizah; Tini Utami; Sulida Erliyana

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Komunikasi pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan di KPRI Eko Proyo Kecamatan Tembarak, sedikit terhambat karena tingkat kualitas sumber daya manusia karyawan yang belum maksimalDari latar belakang tersebut, maka permasalahan yang muncul adalah: Bagaimana proses komunikasi pengawasan dalam rangka efektifitas kerja pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Eko proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Sedangkan tujuannya untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi pengawasan dalam rangka efektifitas kerja pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Eko proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung.  Berdasarkan perumiusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, maka bentuk dan strategi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam rangka mencapai efektifitas organisasi sudah dilakukan langkah-langkah simultan  terhadap seluruh komponen organisasi KPRI Eko Proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Tingkat efektifitas organisasi harus dimulai dari efektivitas individu, efektivitas kelompok dan secara komulatif akan terwujud efektifitas organisasi. Dalam rangka mencapai efektifitas organisasi juga perlu memperhatikan perkembangan usaha di luar koperasi. Dengan demikian wujud persaingan dunia usaha juga harus menjadi pertimbangan dalam rangka mempersiapkan organisasi dalam mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan anggota.

Farkhan Himie

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penerapan Good Corporate Governance menjadi tantangan yang harus di realisasikan oleh semua entitas bisnis, baik swasta, BUMN, maupun BUMD. Implementasi prinsip-prinsip good corporate governance menjadi kunci dari ketahanan ekonomi negara. Sejarah telah membuktikan bahwa krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997 merupakan bukti empiris dari buruknya good corporate governance di Indonesia khususnya dan Kawasan Asia pada umumnya. Implementasi good corporate governance secara konsisten, disamping akan memberikan kontribusi postitf terhadap pertumbuhan perusahaan, juga berkontribusi terhadap perekonomian negara dan kepastian perlindungan konsumen. Keberadaan konsumen menjadi salah satu pilar penerapan good corporate governance, karenanya harus mendapatkan perlindungan secara maksimal. Melalui UU No. 8 tahun 1999, negara hadir dalam upaya perlindungan konsumen. Selain itu, partisipasi perlindungan konsumen juga terbuka untuk elemen masyarakat. Dengan terbukanya kran partisipasi perlindungan konsumen, pelanggan air minum juga terdorong untuk membentuk organisasi. Forum Komunikasi Pelanggan hadir menjadi bagian upaya perlindungan konsumen (pelanggan) air minum yang memiliki tugas pokok perlindungan dan pemberdayaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi tugas Forum Komunikasi Pelanggan dengan prinsip-prinsip good corporate governance. Dari hasil penelitian, disamping secara aktual terdapat relevansi antara tugas Forum Komunikasi Pelanggan dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance, juga terdapat kontribusi positif terhadap perusahaan.

Indra Kertati

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Inpres 9 Tahun 2000 merupakan Inpres yang masih bertahan digunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG). Meskipun tidak lagi sebagai bagian dari hirarkhi dalam peraturan perundang-undangan, namun Inpres 9 tahun 2000 merupanan tonggak penting penyelenggaraan PUG. Seperti diketahui PUG adalah sebuah strategi mengintegrasikan isu gender, pengalaman, aspirasi perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan. Dalam implementasinya upaya tersebut dilakukan dengan menerapkan tujuh prasyarat PUG yaitu komitmen, kebijakan, kelembagaan, Sumberdaya Manusia (SDA dan Sumberdaya Anggaran (SDA), alat yang digunakan, system data gender dan anak, dan partisipasi masyarakat. Prasyarat PUG ini tidak mudah diterapkan, selain rumitnya uraian dari prasyarat juga karena banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum peduli terhadap penyelenggaraan PUG. Hal inilah yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis penyelenggaraan tujuh prasyarat PUG  di daerah. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kondisi capaian tujuh prasyarat PUG dengan lokasi Kabupaten Wonosobo. Pilihan Kabupaten Wonosobo ini didasarkan pada capaian perolehan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) pada tingkat Mentor yang diperoleh tahun 2020. APE adalah penghargaan tertinggi yang diberikan presiden kepada Kementrian, Lembaga, Provinsi dan Kabupaten Kota dalam menyelenggarakan PUG. Hasil penelitian ini menunjukan keberhasilan yang baik dari Kabupaten Wonosobo dalam menyelenggarakan PUG, meskipun terdapat hal-hal yang masih harus dioptimalkan jika menilik dari capaian tujuh prasyarat PUG.

Cut Masyitah Thaib; Monica Suryani; Suharyanisa

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Bencana alam tanah longsor maupun banjir sering terjadi di Desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Banjir merupakan peristiwa dimana daratan yang biasanya kering (bukan daerah rawa) menjadi tergenang oleh air, hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kondisi topografii wilayah berupa daratan rendah hingga cekung. Untuk mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor dilakukan penanaman pohon matoa (Pometia pinnata) di daerah aliran sungai desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat. Kegiatan ini dibuka oleh Pembawa acara, setelah itu Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Kata kata sambutan, Penandatanganan Kerjasama dan dilanjutkan dengan penanaman pohon serta foto bersama. Kegiatan sosialisasi penanaman pohon matoa (Pometia pinnata) di daerah aliran sungai desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat. Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat penanaman pohon matoa (Pometia pinnata) di daerah aliran sungai desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat. Maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini membawa dampak dan pengaruh yang baik terhadap pengetahuan masyarakat dalam melestarikan lingkungan alam di kawasan Hulu DAS Wampu Desa Garunggang. Marilah kita jaga lingkungan kita bersama sama, semoga dimasa yang akan datang, kegiatan ini dapat lebih bermanfaat untuk sekitarnya.  

Yasmin Aulia Rachma; Riya Andila; Christin Ardianto

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Produksi buah pisang di Indonesia melimpah setiap tahunnya, salah satunya jenis pisang raja. Pisang termasuk ke dalam buah klimaterik, sehingga kondisi penyimpanannya mempengaruhi kualitas organoleptik dan masa simpannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa kondisi penyimpanan terhadap karakteristik organoleptic rasa, tekstur, dan aroma buah pisang raja selama penyimpanan. Buah pisang raja disimpan pada 6 kondisi, yaitu penyimpanan tanpa pengemas pada suhu ruang, tanpa pengemas di kulkas (chiller), dikemas plastic pada suhu ruang, dikemas plastik di kulkas (chiller), dikemas plastic yang ditambahkan kalsium karbida pada suhu ruang, dan dikemas plastic yang ditambahkan silica gel pada suhu ruang. Uji organoleptik dilakukan pada hari ke 0, 1, 3, 5, dan 7 dengan metode scoring. Data dianalisis dengan SPSS pada tingkat kepercayaan 95%, kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Kondisi penyimpanan yang berbeda mempengaruhi perubahan karakteristik organoleptik warna, tekstur dan aroma buah pisang raja selama penyimpanan dengan signifikan. Perubahan karakteristik warna tercepat adalah pada pisang raja yang disimpan dengan perlakuan penyimpanan tanpa pengemas, perubahan karakteristik tekstur tercepat adalah pada perlakuan dikemas plastik dan ditambahkan kalsium karbida pada suhu ruang, dan perubahan karakteristik aroma tercepat adalah pada perlakuan penyimpanan dengan plastik pada suhu ruang.  

Ni Komang Ayu Artiningsih

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Dalam pengelohan makanan untuk Teknologi Pangan perlu dan dibutuhkan pewarna alami karena pewarna sintesis sangat berbahaya bagi tubuh kita, maka paling tepat dalam penggunaan pewarna adalah pewarna alami. Makanan yang kita lihat dan kita sering beli dipasaran tradisional dan mall-mall adalah membutuhkan zat pewarna,  tanpa pewarna maka segala jenis makanan maupun minuman tidak akan punya daya tarik bagi konsumen, karena dengan pewarna maka produk akan manaikkan harga jual disamping eksotik dan daya tarik dari makanan tersebut. Buah Naga dari warna kulit kemerahan yang menarik  dan jarang di manfaatkan, biasanya banyak yang dimanfaatkan adalah isi dari buah naga tersebut, sehingga kulitnya menjagadi limbah yang tentu mengganngu lingkungan dan pandangan kita. Lingkungan saat ini banyak sekali kendala yang di hadapi, salah satunya adalah sampah yang menumpuk dan berkepanjangan,  masalah itu menjadi delema dalam kehidupan masyarakat, maupun pemerintah dalam pengelolaannya. Karena dengan jumlah penduduk yang selalu berkembang  maka sampah juga akan semakin banyak dan secara otomatis membutuhkan penangan yang baik pula. Dengan adanya beban lingkungan  yang semakin kedepan semakin rumit ditanggulangi, dan setiap saat semakin menumpuk, maka penulis mengangkat salah satu limbah lingkungan yaitu limbah kulit buah naga, untuk di manfaatkan menjadi zat pewarna  alami makanan. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan kulit buahn naga (hylocereus Undatus)yang berwarna merah merona, dengan metode ekstraksi dan hasil ekstraksi di uji laboratorium, dengan pengujian pH, uji sinar, stabilitas zat warna antosianin kulit buah naga. Hasil uji yang diperoleh adalah : pH 6 dan tingkat absorbennya  0.5445, sedangkan uji sinar UV pada hari ke6 menghasilkan 1.5566 nm (nanometer). Jadi kesimpulannya adalah pengguanaan zat warna alami dari limbah kulit buah naga bagus digunakan untuk pewarna alami makanan.  

Ismail Hestu Wuryanto; Dyah Ilminingtyas W.H

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Umbi ganyong (Canna edulis. Kerr) belum dimanfaatkan secara optimal. Ganyong dapat dikembangkan menjadi produk pati. Produk pati ganyong dapat digunakan untuk membuat makanan, misalnya roti, kue, mie, sohun, jenang, dodol, dan lain-lain. Selain itu, pati ganyong juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan atau substitusi tepung terigu pada olahan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pati ganyong sebagai bahan pensubstitusi pati sagu terhadap karakteristik kimia dan organoleptik bangket jahe. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  4 perlakuan yaitu (G1) substitusi pati ganyong 0%, (G2) substitusi pati ganyong 50%, (G3) substitusi pati ganyong 75% dan (G4) substitusi pati ganyong 100% dengan ulangan tiga kali. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat α = 0,05.  Kandungan karbohidrat pada penelitian ini adalah 83,75%-89,28%. kadar air 1,48%-2,99%, kadar abu 0,50%-1,17%, kadar protein 0,87%-1,12%, kadar serat 0,37%-0,90%, kadar lemak 11,65%-8,24%. Hasil uji organoleptik tertinggi biskuit bangket jahe yang  di substitusi pati ganyong untuk rasa  pada perlakuan substitusi 75% (G3) dengan nilai rata-rata sebesar 5,29 (agak suka), untuk aroma pada perlakuan substitusi 50% (G2) sebesar 5,21 (agak suka), untuk warna pada perlakuan substitusi 75%% (G3) sebesar 5,31 (agak suka), untuk tekstur pada perlakuan substitusi 75% (G3) sebesar 5,15 (agak suka).  Hasil uji Anova pada semua perlakuan  menunjukkan bahwa substitusi pati ganyong pada pati sagu dalam pembuatan biskuit bangket tidak berbeda nyata.

Faradhina Azzahra; Enny Purwati Nurlaili; Jonathan Dharmaputra Ratisan

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PT Indo Java Rubber Planting Co. merupakan salah satu perusahaan yang  menghasilkan produk karet SIR3L dan SIR 10 yang memiliki pangsa pasar besar di Indonesia. Akan tetapi dalam melakukan proses produksinya, PT Indo Java Rubber Planting Co. perlu menyadari pentinya memperhatikan keselamatan para pekerjanya.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko yang ada di area sortasi, pengeringan, danpengepresan PT Indo Java Rubber Planting Co., dengan menggunakan tools Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRAC). Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Studi Lapangan dengan melakukan pendaataan list risiko yang dapat timbul menggunakanJSA dan pengisian kuesioner severity dan likelihood di tiap list risiko oleh pekerja di area sortasi, pengeringan, dan pengepresan. Selain itu, pengambilan data juga dilakukan dengan melakukan wawancara.. Hasil yang diperoleh adalah sebagian besar risiko ada pada kategori low  sebesar  44%,  diikuti  kategori  medium  sebesar37%, kategori high sebesar 19%, dan kategori extreme yang tidak ada atau 0%. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan warna atau cat penanda, menggunakan sarung tangan, menggunakan sepatu boots karet, mengepel lantai, menggantung pisau, dan memberikan area khusus.  

Budi Hartoyo

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kekurangan gizi merupakan permasalahan serius, sekitar 30% penduduk dunia termasuk Indonesia, terutama anak-anak, berisiko menderita kekurangan gizi Zn. Kekurangan gizi Zn juga menjadi salah satu faktor kekerdilan (stunting) yang prevalensinya cukup besar dan merata di Indonesia. Demikian pula masalah anemia karena kekurangan asupan zat gizi mikro terutama zat besi. Beras adalah makanan pokok sebagian besar penduduk di Indonesia. Sebagai pangan utama, beras diketahui memiliki nilai gizi mikro yang tidak memadai sehingga berpotensi menimbulkan kekurangan gizi bagi konsumen. Biofortifikasi merupakan salah satu inovasi dalam meningkatkan mutu gizi beras. Keuntungan biofortifikasi antara lain : (1) dapat dikembangkan pada bahan makanan pokok, (2) lebih murah dan menguntungkan dari aspek budidaya karena benih yang sudah melalui proses fortifikasi akan terikut pada generasi selanjutnya, (3) bermanfaat bagi masyarakat konsumen rawan gizi. Kandungan mineral penting seperti Fe (besi) dan Zn (seng) pada beras dapat ditingkatkan melalui biofortifikasi menjadi beras kaya Fe atau Zn. Beras kaya gizi mineral hasil biofortifikasi dapat dimanfaatkan dan dikembangkan Pemerintah guna menanggulangi masalah gizi pada masyarakat, terutama dari golongan ekonomi lemah.

Bambang Hermanu

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Fenomena food waste di Indonesia mencapai 300 kg sampah makanan per orang setiap tahun, sehingga menempatkan Indonesia pada posisi peringkat kedua di dunia dalam jumlah food waste kategori besar. Keadaan tersebut  menjadi sangat memprihatinkan, karena akan memicu kontra produktif dimana satu sisi terjadi ketersediaan makanan yang berlebih, sementara di sisi lain masih didapatkan kondisi sebagian masyarakat yang masih kekurangan makanan, sehingga terkesan ada indikasi perilaku yang menyia-nyiakan makanan. Oleh karena itu melalui penelitian ini berdasarkan pendekatan kebijakan yang ada, bagaimana membangun pengelolaan sampah yang baik dan efektif, khususnya sampah makanan dengan cara melakukan perubahan gaya hidup (life style) terhadap makanan yang dikonsumsi secara bijak yang ramah lingkungan namun tidak membebani dengan sampah makanan (food waste) yang berlebihan sebagai dampak dari perilaku hidup konsumtif masyarakat dengan kebiasaan-kebiasaan yang tidak memberikan daya dukung terhadap penguatan ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif (normative legal research), serta dengan mengkaitkan sikap dan perilaku masyarakat terhadap kebiasaan-kebiasaan dalam keseharian. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan inefisiensi pada pola konsumsi dan produksi bahan makanan telah melahirkan timbunan sampah makanan yang mengakibatkan pemborosan sumberdaya dan pencemaran lingkungan.

Meisy Sella Maria; Nurmaningsih Nurmaningsih; Rahman Haryadi

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari 17 siswa kelas VIII SMP Katolik Santu Petrus Pontianak. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Tujuan penelitian ini dalah untuk mendeskripsikan kemampuan representasi yang dimiliki oleh siswa. Indikator yang dipakai dalam penelitian ini ada tiga diantaranya adalah menggunakan representasi visual untuk menyelesaikan masalah, menggunakan representasi kata atau teks tertulis untuk menyelesaikan masalah, dan Menggunakan representasi persamaan dan ekspresi matematis. Instrumen yang digunakan berupa lembar tes essay yang terdiri dari 3 soal dengan masing – masing soal memiliki satu indikator. Dari penelitian dapat diketahui bahwa siswa memiliki kemampuan representasi matematis yang rendah berdasarkan perolehan keseluruhan nilai yang mendapatkan rata – rata 47,24. Siswa dikategorikan berdasarkan tinggi, sedang, dan rendah, dimana siswa yang mendapat nilai tinggi ada 2 orang, siswa yang mendapat nilai sedang ada 7 orang, dan yang mendapat nilai rendah ada 8 orang. Siswa dengan nilai tinggi memiliki kemampuan representasi yang tinggi dibandingkan dengan siswa yang mendapat nilai sedang dan rendah.    

Nabhani Nabhani; Sulastri; Widya Setyorini

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang : fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang terjadi ketika tulang tidak mampu menahan tekanan berlebih. Salah satu masalah yang muncul pada pasien post operasi fraktur yaitu keterbatasan lingkup gerak sendi. Tujuan : mengetahui pengaruh ROM (Range Of Motion) terhadap fleksibilitas gerak sendi pada pasien post operasi fraktur ekstremitas atas. Metode penelitian : metode penelitian ini mengunakan quasy eksperimen yang bersifat one group pretest and posttest, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji prasyarat berdistribusi tidak normal sehinga menggunakan uji Wilcoxon Signed. Hasil : rata-rata rentang gerak sendi sebelum dilakukan ROM yaitu 120° dan setelah dilakukan ROM yaitu 65°. Perhitungan uji Wilcoxon Signed menunjukkan hasil z hitung > z tabel 2,690, maka dinyatakan Ha diterima sedangkan Ho ditolak dan diperkuat dengan p 0,007 > 0,005. Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan antara rentang gerak sendi sebelum dan setelah dilakukan ROM.

Aldira Lindawati; Evi Satispi; Izzatusholekha; Dalila Afif; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembentukan tim akreditasi sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam persiapan akreditasi sekolah, (4) quality control dari proses pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (5) tindak lanjut persiapan akreditasi sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SD Islam As-salaf Tahfidzul Qur’an Serpong, Tangerang Selatan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) proses pembentukan tim melalui penunjukan ketua tim oleh kepala sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik melalui menghadiri sosialisasi, melakukan checklist instrumen akreditasi, persiapan data akreditasi dan pemenuhan bukti fisik, (3) faktor penghambat yaitu belum adanya tenaga dibidang administrasi sekolah, keterbatasanya waktu, bukti fisik berupa dokumen yang letak nya tidak beraturan dan terkadang tidak adanya bukti berupa foto, fasilitas yang kurang memadai berupa printer, sedangkan faktor pendukung yaitu bantuan dan motivasi kepala sekolah, kerja sama antar tim, dan bantuan stakeholders sekolah (4) quality control melalui pengecekan dan rapat evaluasi, (5) tindak lanjut persiapan dengan membiasakan kelengkapan perangkat sekolah, membuat program sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah terdapat strategi untuk mendapatkan nilai A dan strategi supaya cepat selesai.

Dalila Afif; Evi Satispi; Izzatusholekha; Aldira Lindawati; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Adapun implementasi manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar berdasarkan hasil analisis penelitian, sudah terlaksana dengan baik yang ditandai dengan terlaksananya fungsi manajemen sumber daya manusia. seperti adanya perencanaan, pengembangan karir, peningkatan kompetensi yang baik dan dalam hal kompensasi yang sangat menyejahterakan pegawai. Walaupun dari segi rekrutmen belum sesuai dengan ketentuan yang diakibatkan oeh beberapa factor, salah satunya banyaknya jumlah peserta didik baru yang tidak dapat diprediksi setiap tahunnya namun sedikitnya jumlah pelamar saat pembukaan rekrutmen guru. Maka itu dalam proses rekrutmen, jika ada yang tidak sesuai ketentuan masih bisa diberi kesempatan. Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. 

Salaki Reynaldo Joshua; Yuri Vanli Akay; Kenneth Yosua Rumawas Palilingan; Henry Valentino Florensius Kainde; Heilbert Armando Mapaly +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Sebagai salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pelayanan masyarakat, gereja memiliki jangkauan yang luas berbagai kegiatan dan transaksi untuk mengakomodasi kebutuhan jamaat, keduanya dalam hal kegiatan gerejawi dan transaksi keuangan gereja. Gereja juga akan memiliki sejumlah besar data dengan kompleksitas yang besar dan cukup tinggi. Dalam kondisi tersebut, seharusnya gereja memiliki penyimpanan data yang terintegrasi dan terpusat untuk memfasilitasi penyimpanan, pengelolaan, dan penyajian data. Pada kesempatan ini tim pengabdian masyarakat mengembangkan dan melaksanakan pelatihan sistem informasi keuangan berbasis web guna membantu organisasi gereja GMIM Imanuel Walian Tomohon dalam pengelolaan keuangan gereja.    

Nurjannah Supardi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan memakai rancangan one group pre and post test design, dilaksanakan bulan Juni – Agustus 2021. Dalam penelitian ini responden diberikan intervensi berupa pijatan oksitosin kemudian diukur produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi untuk melihat pengaruh pijatan oksitosin tersebut. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 ibu nifas dengan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelum dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata yaitu 8,87 dan setelah dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata adalah 10,47. Dari hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji paired t-test diperoleh nilai p adalah 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan mengetahui ada pengaruh antara pijat oksitosin terhadap volume ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Tahun 2021. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai terapi untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

Santi Widiastuti; Sugiarto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Main Objective: The main objective of this study is to empower designers to collaborate with researchers in other disciplines — especially in the social sciences — by articulating a design inquiry model that can be implemented in a master's program in design. Background problems: Modern research problems are complex and design needs to be better integrated with the social sciences and play an equal role in addressing them. A final master's degree in design prepares students for this integration, but design activity should be evidence-based rather than viewed retrospectively as a form of research without change. We need to adapt to ultimately contribute to research. Novelty: There are main criteria for design-based inventions in this study, including value, relevance, novelty, focus, transferability, and practicality. When these criteria are met, investigations can operate within the social sciences, or they can be leveraged and serve as the discovery phase in evidence-based inquiry. Research Method: This study presents design-based discovery, a design inquiry model that places design in the theory development cycle as theory building, not theory testing. This research, therefore, uses a design inquiry model approach, (invention-based design) in other disciplines by articulating a design inquiry model that can be implemented in a master's program in design to be complementary and compatible with social science research. Finding/Result: A proposed design inquiry model with design exploration serving as the research discovery phase guiding the design activity to make specific contributions to areas of social science that are outside of design. It involves a careful process with six investigative components, all ultimately connecting the knowledge base beyond design to design exploration. Conclusion: This study proposes six main criteria for design-based inventions: value, relevance, novelty, focus, transferability, and practicality. In the model proposed in this study, the six investigative components are described and supported with examples. Notably, the investigative component includes a standardized format for research questions, as well as the derivation of design principles from processes that involve exploration rather than one that generates solutions. This model can easily be adopted in other master programs with the necessary resources. In addition, this model, if placed in design activities in evidence-based research practices, can become wider. There is no claim that a designer's self-reflection equates to a strictly social science method so design researchers must continue to study design and build on their knowledge of the discipline. Keywords: Design Thesis, Social Science, Postgraduate Thesis Design

Nurmila Nurmila; Muhammadong Muhammadong

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Studi ini bertujuan untuk mengindetifikasi dan menganalisis yang berkaitan dengan bagaimana tantangan pendidikan Islam di Masa Covid 19 di Indonesia pada umumnya dengan permasalahan apa tantangan pendidikan Isam di Masa Covid 19 dan bagaimana solusinya. Data diperoleh melalui studi kepustakaan kemudian di analisis berdasarkan fakta aktual yang terjadi di wilayah Indonesia p bahwa ada tiga hal yang menjadi tantangan pendidikan Islam pada masa Covid 19, yaitu kemajuan teknologi, dekadensi moral, dan kejenuhan dalam mengikuti pembelajaran. Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk membentuk dan membina pribadi peserta didik  yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama Islam. Seiring dengan tujuan tersebut maka dalam praktiknya pembelajaran Pendidikan Islam menekankan pada transmisi nilai dan moralitas agama ke dalam perilaku dan tindakan peserta didik. Bukan hanya menyampaikan pengetahuan agama Islam tetapi juga menumbuhkan perilaku pada peserta didik yang didasari nilai-nilai agama Islam. Namun dengan  adanya  pandemi  virus  Covid-19  pembelajaran  tatap  muka  di sekolah tidak dapat dilaksanakan. Kebijakan pemerintah mengharuskan pembelajaran dilakukan secara daring. Pembelajaran daring menimbulkan kendala  dalam   penekanan   dan   pembiasaan   nilai-nilai   ajaran Islam kedalam perilaku peserta didik.  

Sayli Rohmah

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Jalan merupakan fakor penting bagi perkembangan kehidupan manusia karena perkembangan jalan dan perkembangan kehidupan manusia saling mempengaruhi meningkatnya kemacetan pada jalan. Diakibatkan bertambahnya kepemilikan kendaraan pribadi, terbatasnya sumber daya untuk pembangunan dan belum optimalnya pengoperasian fasilitas arus lalu lintas yang ada. Pada ruas Jl. Raya Pekajangan tepatnya di simpang 4 Pasar Ngebrak Bligo – Pekalongan, perjalanan terbanyak umumnya terjadi pada sore hari dimana banyak orang melakukan pergerakan serentak di waktu yang sama dan menyebabkan kemacetan. Tujuan dari analisa ini adalah untuk mengetahui penyebab dan dampak kemacetan lalu-lintas di simpang 4 Pasar Ngebrak Bligo sehingga bisa diberi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Setelah diperoleh data volume lalu lintas, dilakukan analisa lalu-lintas berdasar aspek teknis yang didasarkan pada pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997) untuk menentukan kapasitas, volume lalu-lintas, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan dan tundaan. Oleh karena itu peraturan lalu-lintas oleh dinas terkait sangat penting demi menciptakan keteraturan lalu-lintas.