Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 93

Analytics

Pristy, Adinda; Andriana, Putri Novi; Setianingsih, Wulan; Devega, Army Trilidia; Andriana, Putri Novi

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Bengkong, Batam belum memiliki aplikasi yang mudah diakses untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah, sehingga menyulitkan proses evaluasi kualitas layanan dan identifikasi aspek-aspek yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem analisis kepuasan nasabah menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Sistem dikembangkan dengan menggunakan model Waterfall dan dirancang menggunakan Unified Modeling Language (UML). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden dengan 15 item penilaian. Aplikasi yang dikembangkan diuji menggunakan metode black-box testing dan berhasil diimplementasikan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan nilai CSI sebesar 99,38 yang termasuk dalam kategori “Sangat Puas”. Sistem yang dibangun memberikan sarana yang efektif untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah serta mendukung peningkatan kualitas layanan di BSI KCP Bengkong, Batam.

Nur Miftakhan Ilmi Tsabitul Azmi; Owin Bambang Wijanarko; Khilmi Maulana Syifa

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar Belakang: Kehilangan seluruh gigi (complete edentulism) dapat menyebabkan gangguan fungsi mastikasi, fonetik, estetika, serta menurunkan kualitas hidup dan kepercayaan diri pasien. Gigi tiruan lengkap (GTL) berbahan resin akrilik masih menjadi pilihan rehabilitasi yang banyak digunakan karena memiliki sifat estetik yang baik, mudah dimanipulasi, dan relatif ekonomis. Laporan Kasus: Seorang pasien perempuan berusia 42 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri Surakarta dengan keluhan kehilangan seluruh gigi pada rahang atas dan rahang bawah sejak tiga tahun yang lalu. Pasien mengalami kesulitan mengunyah, berbicara, dan merasa kurang percaya diri terhadap penampilannya. Pemeriksaan klinis menunjukkan kondisi edentulous lengkap pada kedua rahang disertai penurunan dimensi vertikal wajah. Rencana perawatan berupa pembuatan gigi tiruan lengkap berbahan resin akrilik heat-cured. Tahapan perawatan meliputi pencetakan anatomis dan fisiologis, pembuatan sendok cetak individual, pencatatan hubungan rahang, penyusunan gigi tiruan, try-in, insersi, serta evaluasi pasca pemasangan. Hasil: Setelah pemasangan gigi tiruan lengkap, diperoleh retensi dan stabilisasi yang baik, oklusi yang harmonis, serta perbaikan fungsi mastikasi, fonetik, dan estetika. Pada evaluasi satu minggu pasca-insersi, pasien tidak mengeluhkan rasa sakit maupun ketidaknyamanan, kondisi jaringan pendukung dalam keadaan sehat, dan pasien menyatakan puas terhadap hasil perawatan. Kesimpulan: Rehabilitasi pasien edentulous lengkap menggunakan gigi tiruan lengkap resin akrilik memberikan hasil klinis yang baik dalam mengembalikan fungsi pengunyahan, bicara, dan estetika. Keberhasilan perawatan dipengaruhi oleh ketepatan prosedur klinis, kualitas pembuatan gigi tiruan, serta kerja sama yang baik antara dokter gigi dan pasien.

Nur Sakinah Aryuni; Muhammad Ilham Wardhana Haeruddin; Zainal Ruma; Resky Amalia Hamka; Widhi Nugraha Sumiharja Darmawinata

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang yang berjumlah 68 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Selain itu, disiplin kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang. Kondisi kerja yang tertib, nyaman, aman, serta didukung hubungan kerja yang harmonis mampu meningkatkan motivasi, loyalitas, dan rasa puas pegawai dalam melaksanakan tugas pelayanan publik.

Ramadhani, Mutiara; Zahra, Syahmah Zaidatuz; Sa’idah, Masyita A’liyatus; Haq, Nifa’il Nasrul; Kusumo, Djati Wulan

Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penggunaan obat yang kurang tepat selama ibadah puasa masih menjadi permasalahan di masyarakat akibat keterbatasan pemahaman mengenai penyesuaian jadwal minum obat. Desa Banjarwati yang terletak di Kecamatan Paciran merupakan wilayah yang masih memerlukan peningkatan edukasi kesehatan, khususnya terkait penggunaan obat saat berpuasa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2026 di Apotek Tiara Farma, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan secara langsung melalui presentasi interaktif, diskusi, serta penggunaan media edukasi berupa leaflet dan poster. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 72,94 sebelum penyuluhan menjadi 92,94 setelah penyuluhan, dan analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 yang menandakan adanya perbedaan bermakna.

Magfirah, Titing; Arridha, Riyadh

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM) 2026 Politeknik Negeri Fakfak

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar pada siswa SD Inpres 2 Wagom melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR). Berdasarkan analisis situasi, kemampuan siswa dalam memahami dan menguasai kosakata Bahasa Inggris masih tergolong rendah. Metode TPR dipilih karena mengintegrasikan gerakan fisik dengan proses pembelajaran, sehingga memudahkan siswa dalam memahami dan mengingat kosakata secara lebih efektif serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode ceramah dan praktik meliputi pengenalan kosakata dasar, seperti perintah (commands) dan bagian tubuh (parts of the body), yang dipadukan dengan aktivitas fisik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan responsif terhadap instruksi dalam Bahasa Inggris dan juga adanya peningkatan penguasaan kosakata siswa dari kategori sedang (±50%) sebelum pelatihan menjadi tinggi (82%) setelah penerapan metode Total Physical Response (TPR). Evaluasi kegiatan melalui kuesioner menunjukkan bahwa 89% siswa merasa metodemTPR memudahkan mereka dalam mengingat kosakata, dan 91% siswa menyatakan puas serta antusias mengikuti kegiatan ini. Secara keseluruhan, metode TPR terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa sekolah

Ratna Sari Dewi; Seftika Sari; Risa Zahra; Robiatul Adawiyah; Rozalifah Bella Syafitri +5 more

Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Medication adherence among the elderly is an important factor in achieving successful therapy, particularly during the month of Ramadan when changes occur in meal patterns and medication schedules. Elderly patients with chronic diseases often experience difficulties in adjusting their medication timing, which may lead to poor adherence. This study aimed to implement a smart pill boxwith educational labels to improve knowledge and medication adherence among elderly individuals during fasting. The study involved 40 elderly respondents in a social care institution. The intervention consisted of training on the use of the smart pill box, educational labeling, and evaluation through observation, interviews, and checklist forms. The results showed that most respondents took medication twice daily (42.5%) and adjusted their medication schedules to sahur and iftar (45%). Before the intervention, 57.5% of respondents had not received information about medication use during fasting. The implementation of the smart pill boxwith educational labels improved the elderly’s understanding of medication use and supported better medication adherence during Ramadan.

erny, Herniati; Indrawati, Sara; Nurjannah, Misbah; Alfizar, Faris; Sitorus, Rozesky Ronald Octavian +6 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan kronis yang ditandai hiperglikemia persisten dan berisiko menimbulkan komplikasi jangka panjang. Aktivitas fisik merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang berperan penting dalam membantu pengendalian kadar glukosa darah pada penyandang diabetes melitus. Tujuan: Literatur review ini menganalisis pengaruh berbagai bentuk aktivitas fisik—termasuk senam kaki, senam diabetes, jalan kaki, senam Prolanis, serta aktivitas fisik harian intensitas sedang—terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Metode: Kajian dilakukan terhadap 16 artikel penelitian terbitan 2021–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed. Hasil: Seluruh penelitian menunjukkan hasil yang konsisten bahwa aktivitas fisik mampu meningkatkan sensitivitas insulin, memperbaiki metabolisme glukosa, dan menurunkan kadar glukosa darah puasa maupun sewaktu. Intervensi senam kaki dan senam diabetes menunjukkan penurunan signifikan rata-rata 29–160 mg/dL. Aktivitas jalan kaki terstruktur juga memberikan penurunan glukosa yang konsisten. Beberapa penelitian melaporkan bahwa kombinasi aktivitas fisik dan edukasi kesehatan meningkatkan kepatuhan pasien dalam pengelolaan penyakit. Kesimpulan: Aktivitas fisik merupakan pilar penting dalam manajemen DM tipe 2, memberikan manfaat fisiologis, perilaku, dan kualitas hidup yang melengkapi terapi farmakologis. Diperlukan penelitian lanjutan dengan durasi intervensi lebih panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap HbA1c dan komplikasi diabetes.

Agus Sarwo Edy Sudrajat; Akbar Diva Mahendra

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Pertumbuhan kawasan industri sebagai dampak urbanisasi turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di Indonesia. Kawasan Industri Candi di Kota Semarang menjadi salah satu contohnya, namun belum sepenuhnya ditunjang oleh infrastruktur yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepuasan dan prioritas pemenuhan infrastruktur berdasarkan persepsi pekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 pekerja dari 111 perusahaan, dengan teknik multi-stage random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index dan Importance Performance Analysis. Hasil menunjukkan bahwa dari total infrastruktur yang dianalisis, sebelas telah memenuhi standar, empat cukup memenuhi, dan satu belum memenuhi pedoman teknis kawasan industri. Tingkat kepuasan pekerja terhadap ketersediaan dan kondisi infrastruktur mencapai 72% (kategori puas), sedangkan tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kepuasan sebesar 99%. Meski demikian, lima infrastruktur jaringan jalan, jaringan air bersih, sistem pengolahan sampah, unit pemadam kebakaran, dan sarana Kesehatan masih memerlukan pemenuhan atau perbaikan segera. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi bagi pengelola dan pemerintah untuk memprioritaskan pemenuhan infrastruktur, guna mendukung keberlangsungan industri dan kesejahteraan pekerja secara optimal.

Rindi Apriani; Aulia Putri Zahra; Andriyani Andriyani

Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Fasting is one of the main acts of worship in Islam that has profound meaning, both spiritualy, socially, and health-wise. This study aims to examine the benefits of fasting in the perspective of sunnah through a pure qualitative approach using the phenomenological method. The focus of the study is on how the practice of sunnah fasting, such as Monday-Thursday, Daud. Arafah, Ashura and Ayyamul Bidh, affects the increase in spiritually, inner peace, and sincerity of individuals. This study uses a qualitative approach with a library research method thar aims to examine the benefits of fasting in the perspesctive of sunnah. Data were obtained from various relevant literature sources, imcluding the Qur’an, hadith, fiqh books, and national jurnals listed in thebibliography with a publication range 2009-2024. The results of the study show that fasting not only serves as  a form of obedience to Allah SWT, but also as a means of purifying the soul, controlling desires, and increasing social empathy. In addition, fasting has physiological benefits that can improve physical health. Thus, fasting in the perspective of sunnah is a comprehensive spiritual education shaping Muslims to be pious, patient and noble in character.

Nurmaya Azzahra; Andi Kartini Eka Yanti; Hidajah Hidajah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Hypertension and diabetes mellitus are two highly prevalent non-communicable diseases that often coexist as comorbidities, significantly increasing the risk of cardiovascular complications. The coexistence of these conditions accelerates the onset of atherosclerosis, diabetic nephropathy, and kidney failure, thereby requiring more comprehensive clinical management. One of the key parameters in diabetes management is fasting blood glucose (FBG), which reflects the balance of glucose metabolism after a fasting period. Chronic hyperglycemia is known to contribute to endothelial dysfunction, increased peripheral vascular resistance, and activation of the sympathetic nervous system and renin-angiotensin-aldosterone system, ultimately leading to elevated blood pressure. This study employed a systematic literature review approach, analyzing articles published between 2021 and 2025. Narrative synthesis was conducted across various study designs, including cross-sectional, cohort, and meta-analysis studies. The findings indicate that most studies support a significant association between FBG levels and blood pressure, although some reported varying results. Cohort studies provide stronger evidence that elevated FBG increases the risk of new-onset hypertension. Age, treatment adherence, and lifestyle factors were also identified as confounding variables influencing outcomes. Overall, the evidence highlights that glycemic control through FBG monitoring is essential in managing hypertension among diabetic patients. Multidisciplinary strategies, patient education, and strengthening of primary healthcare services are required to reduce cardiovascular risks. Longitudinal studies are recommended to deepen the understanding of the relationship between FBG and blood pressure and to reinforce the scientific basis for evidence-based clinical interventions.

Alexander Halim Santoso; Wijaya, Bryan Anna; Setiawan, Fiona Valencia

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Sindrom metabolik merupakan isu kesehatan yang semakin menonjol di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 21,66% dan angka lebih tinggi pada populasi urban. Literasi gizi, sebagai kapasitas individu untuk memahami dan menerapkan informasi nutrisi, dipandang berperan penting dalam mengarahkan perilaku makan serta memengaruhi status metabolik. Namun, pada komunitas adat seperti masyarakat Badui, struktur sosial-budaya dan pola hidup tradisional dapat menciptakan dinamika yang berbeda dibandingkan populasi umum. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat literasi gizi dan parameter kesehatan metabolik pada masyarakat Badui Luar. Studi observasional dengan desain potong lintang ini melibatkan 41 responden dewasa. Literasi gizi diukur menggunakan kuesioner terstandar, sedangkan parameter metabolik meliputi lingkar perut, tekanan darah, kadar glukosa darah puasa, trigliserida, dan HDL yang diperiksa menggunakan metode klinis sederhana. Analisis korelasi Pearson digunakan untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi gizi berada pada kategori cukup baik (123,73 ± 7,89), namun tidak berhubungan signifikan dengan seluruh parameter metabolik (r –0,218 hingga 0,241; p>0,05). Pola ini mengindikasikan bahwa faktor budaya, aktivitas fisik agraris, serta pola konsumsi tradisional kemungkinan berperan lebih dominan dalam membentuk profil metabolik masyarakat Badui dibandingkan literasi gizi formal.

Annisyah Nur Silalahi; Dita Handayani; Faris Haikal Hasibuan; Reni Ria Armayani Hasibuan

Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study presents a comprehensive evaluation of three main Islamic monetary instruments Sukuk, the Islamic Interbank Money Market (PUAS), and Sharia Repo to strengthen the resilience and stability of Indonesia’s Islamic financial system. Using a descriptive literature review method, this study analyzes relevant academic sources, regulatory frameworks, and policy reports. Sukuk is examined as an asset-based instrument that plays a crucial role in medium- to long-term financing and fiscal management. PUAS is analyzed as a mechanism for short-term liquidity management among Islamic banks based on mudharabah and wakalah contracts. Meanwhile, Sharia Repo is evaluated through the sale and repurchase mechanism of Sharia State Securities (SBSN) to support liquidity stability in Islamic banking. The findings reveal strong synergy among these instruments in managing excess liquidity, controlling inflation, and strengthening the transmission of Bank Indonesia’s monetary policy in compliance with Sharia principles. This study recommends enhancing public literacy, strengthening innovative regulatory frameworks, and developing Islamic financial infrastructure to promote inclusive and sustainable growth in Indonesia’s Islamic financial sector.

Annisyah Nur Silalahi; Dita Handayani; Faris Haikal Hasibuan; Reni Ria Armayani Hasibuan

Jurnal Ekonomi Keuangan Syariah dan Akuntansi Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This research offers an in-depth examination of three primary Sharia monetary tools—Sukuk, the Sharia Interbank Money Market (PUAS), and Sharia Repo—aimed at enhancing the resilience of Islamic financial systems in Indonesia. Through a descriptive review of existing literature, the paper details Sukuk as asset-supported securities for medium- to long-term funding, PUAS operations grounded in mudharabah and wakalah agreements for brief interbank dealings, and Sharia Repo via SBSN sell-and-buyback arrangements to streamline Sharia bank liquidity. Results indicate these tools work in tandem to handle surplus funds, curb inflation, and bolster Bank Indonesia's monetary framework absent any speculative practices. Policy recommendations emphasize advancing education efforts, regulatory innovations, and infrastructural upgrades to promote equitable expansion within Sharia finance.

Zainab Binti H.M Husni Sultan; Ainur Rofiq Sofa

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

This study investigates the optimization of Fathul Qorib text-based instruction in the fiqh chapter of fasting to enhance the practical understanding of fasting among third-grade students at Madrasah Diniyah Raudhatul Hasaniyah 1. The research background emerges from the gap between students’ theoretical knowledge of fasting and its practical application in daily worship. Using a qualitative approach with observation, interviews, and documentation, the study explores instructional interactions between teachers and students, pedagogical strategies, and behavioral changes that follow the implementation. The findings indicate that the Fathul Qorib approach significantly improves comprehension of fasting pillars, intention, conditions, and violations that nullify fasting. Additionally, the teacher’s role, learning atmosphere, and student engagement were key supporting factors, while limited time and varied student abilities served as obstacles. The implications suggest that classical kitab-based learning, when adapted through interactive methodology, remains effective for building authentic Islamic practice and character.

Rohmatin, Alfa; Jannah Salsabila; Ajeng Zahra Haroki; Amelani Putri

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam mencegah dekadensi moral siswa di SMK Al–Azami Cianjur. Fenomena kemerosotan moral di kalangan pelajar menjadi tantangan serius di era modern, sehingga lembaga pendidikan Islam dituntut untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di SMK Al–Azami Cianjur selama Oktober–November 2025. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan dekadensi moral dilakukan melalui lima strategi utama: (1) pembiasaan religius melalui kegiatan shalat berjamaah, shalat dhuha, puasa sunnah, dan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun); (2) penguatan pendidikan moral dan etika di setiap mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler; (3) pendampingan psikologis melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK) serta kerja sama dengan lembaga STIFIn untuk mengenali potensi siswa; (4) kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat; serta (5) penerapan disiplin yang tegas namun mendidik. Strategi tersebut membentuk ekosistem pendidikan yang harmonis dan berakar pada nilai-nilai Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan efektif dalam membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan moral abad ke-21.

Putra Kembaren, Bastanta Eka; Riana Handayani Silalahi; Deafani Clara Sinaga; Ellyta E. Tambunan

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pengelolaan Website sebagai Strategi Pemasaran Digital Desa Wisata River Side Juma Bulu, Ajibata” bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat lokal dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi pariwisata. Melalui pendekatan partisipatif berupa sosialisasi, pelatihan teknis pengelolaan website berbasis WordPress, serta pendampingan pembuatan konten digital, kegiatan ini berhasil menghasilkan website resmi Desa Wisata River Side Juma Bulu (https://riversidejumabulu.id/) yang berfungsi sebagai pusat informasi, promosi, dan reservasi wisata. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta menyatakan puas terhadap pelatihan, dengan dampak berupa meningkatnya kapasitas SDM lokal, terbentuknya tim pengelola digital desa, dan penguatan daya saing destinasi wisata

Hastuti, Siwi; Fitriawati, Anna; Mawarno, Binardo Adi Seno; Pratama, Bangkit Ary

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kejadian balita stunting di kelurahan Bulakan masih sangat tinggi yaitu sekitar 11%. Penyebab stunting salah satu adalah kurangnya asupan gizi. Tanaman kelor adalah salah satu tanaman bernilai gizi tinggi yang dapat digunakan untuk mencegah stunting. Namun masyarakat belum memanfaatkan tanaman tersebut secara optimal. Tujuan pengabdian ini untuk memberdayakan masyarakat kelurahan Bulakan dalam pencegahan stunting melalui produksi olahan makanan berbasis kelor dan budidayanya. Metode pengabdian berupa penyuluhan serta pelatihan pembuatan olahan makanan berbasis daun kelor dan budidaya tanaman kelor. Hasil dari kegiatan ini adalah budidaya tanaman kelor, pembuatan produk olahan makanan berbasis daun kelor pada kader PKK Kelurahan Bulakan serta pemberian makanan berbasis kelor pada balita stunting. Hasil survei yang dilakukan bahwa mitra puas terhadap kegiatan dan ada peningkatan pengetahuan.

Ahmad Ainul Yaqin; Fajrin Dwi Ariani; Dedi Muhammad Siddiq; Dedi Muhammad Siddiq

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Hubungan antara budaya organisasi, kepuasan kerja dan kompensasi finansial terhadap kinerja karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon adalah subjek penelitian ini. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini, dengan menggunakan analisis regresi berganda yang diolah melalui perangkat lunak SPSS versi 26. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 111 orang yang terpilih secara acak dari 153 orang populasi dalam penelitian. Budaya organisasi dan kepuasan kerja memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang kuat juga kepuasan kerja yang tinggi dapat menciptakan lingkungan kerja menjadi menyenangkan, menambah motivasi, kesetiaan, dan produktivitas karyawan. Kompensasi finansial, di sisi lain, memiliki dampak yang tidak signifikan dan bahkan mungkin berkorelasi negatif dengan kinerja karyawan. Ini menunjukkan bahwa ketidaksesuaian antara kompensasi yang diharapkan dan apa yang sebenarnya terjadi dapat mengurangi keinginan untuk bekerja. Oleh karena itu, meningkatkan kinerja karyawan hanya dapat dicapai dengan meningkatkan budaya organisasi dan memastikan bahwa karyawan tetap puas dengan pekerjaan mereka daripada hanya mengandalkan kompensasi.

Binti Khoirur Rofiah; Syamsurizal Yasid

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2025 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Fasting involves refraining from actions that would invalidate the fast, with the intention of observing it from sunrise to sunset. When practiced with sincerity, fasting offers not only spiritual rewards but also the potential for the forgiveness of past and future sins. Research suggests that fasting provides a beneficial rest period for the digestive system, including enzymes and hormones, which typically remain active in digesting food. This constant activity, when not fasting, may lead to various health complications, such as skin conditions, premature aging, and cardiovascular issues. Additionally, fasting can serve as a means of overcoming sinful behaviors, helping individuals return to their innate human state.

Nawil Hadad; Siti Qomariyah; Wahid Nurwaluyadin Sofyan; Suhendi Mubarok; Toha Suryana

Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This research is based on the importance of relevant and contextual teaching materials that foster understanding and practice of religious values, particularly in the teaching of voluntary fasting at the elementary school level. In the context of Islamic religious education, voluntary fasting material not only aims to provide knowledge but also to shape students' religious character from an early age. The purpose of this study is to critically examine the suitability of the learning objectives, materials, and teaching methods in the teaching materials with the expected competency achievements in the curriculum. The research method used is descriptive qualitative with a document study approach, through content analysis of Islamic Religious Education and Character Education teaching materials for grade VI. Data were collected through documentation techniques and interviews with Islamic Religious Education teachers, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the teaching materials generally contain voluntary fasting material in accordance with the applicable curriculum. However, there are still shortcomings in aspects of material depth, relevance to students' daily lives, and the diversity of learning methods used. The materials tend to be textual and do not fully encourage students' emotional involvement or spiritual practices. Furthermore, the emphasis on character building and internalization of religious values ​​in students' lives is not optimal. The conclusions of this study indicate the need to develop more applicable, interactive, and contextual teaching materials to improve students' understanding, religious attitudes, and active involvement in consciously and consistently observing the sunnah fast. As a follow-up to these findings, collaboration between teachers, textbook authors, and curriculum developers is crucial to ensure that teaching materials are not only cognitively appropriate.