Publication Search

67,385 articles from 565 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 24

Analytics

Nisrina Shani Aziza; Dewi Suprihatin; Slamet Triyadi

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to describe the types of meaning contained in the short story collection Ihwal Nama Majid Pucuk through a semantic study and to produce a recommendation for handout teaching material in learning short story texts for grade XI of senior high school. This research employs a qualitative approach with a descriptive method and a text-analysis model, while the data consist of word, phrase, and sentence quotations collected through documentation techniques. The main theory used is Abdul Chaer's theory of meaning, supported by Geoffrey Leech's theory of associative meaning, with data analysis following the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the three analyzed short stories contain eight types of meaning, namely lexical and grammatical meaning, referential and nonreferential meaning, denotative and connotative meaning, word and term meaning, conceptual and associative meaning, idiomatic meaning, figurative meaning, as well as locutionary, illocutionary, and perlocutionary meaning. Lexical and grammatical meanings dominate the findings, while proverbial meaning is not found in the data source. The diversity of these meanings confirms that this short story collection is suitable to be used as handout teaching material for short story texts in grade XI of senior high school. Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis makna yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek Ihwal Nama Majid Pucuk melalui kajian semantik sekaligus menghasilkan rekomendasi bahan ajar handout pada pembelajaran teks cerpen kelas XI SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan model analisis teks, sedangkan data berupa kutipan kata, frasa, dan kalimat yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Teori utama yang digunakan adalah teori makna Abdul Chaer dan teori pendukung makna asosiatif Geoffrey Leech, dengan analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ketiga cerpen yang dianalisis ditemukan delapan jenis makna, yaitu makna leksikal dan gramatikal, makna referensial dan nonreferensial, makna denotatif dan konotatif, makna kata dan istilah, makna konseptual dan asosiatif, makna idiomatikal, makna kias, serta makna lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Makna leksikal dan gramatikal mendominasi temuan, sementara makna peribahasa tidak ditemukan dalam sumber data. Keberagaman makna tersebut menegaskan bahwa kumpulan cerpen ini layak dijadikan bahan ajar handout teks cerpen kelas XI SMA.

Vincentius Simon Suyanto; Ar Rahiim Innash; Sudijono Sastroadmodjo

Notary Law Research 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Notaris sebagai pejabat umum pemegang kewenangan atributif negara dalam pembuatan akta otentik menghadapi kerentanan hukum serius akibat penggunaan dokumen palsu oleh penghadap beriktikad buruk. Asas kepercayaan (vertrouwen) menempatkan notaris pada posisi paradoks: wajib melayani masyarakat, namun berisiko dikriminalisasi atas kejahatan pihak yang dilayaninya. Penelitian ini mengkaji tiga permasalahan: pengaturan hukum tanggung jawab notaris atas akta berbasis dokumen palsu, ketidakmemadaian regulasi dalam melindungi notaris, serta model perlindungan hukum ideal bagi notaris menghadapi pemalsuan dokumen penghadap. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, berbasis data sekunder yang dianalisis melalui content analysis dan divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, UUJN dan KUHPerdata membatasi tanggung jawab notaris pada kebenaran formal dan prosedural pembuatan akta, sedangkan kebenaran materiil dokumen merupakan tanggung jawab mutlak penghadap. Kedua, regulasi berlaku belum memadai karena UUJN tidak memuat klausul good faith immunity, mekanisme shifting of liability belum diatur secara rigid, kewenangan Majelis Kehormatan Notaris terbatas pada fungsi administratif tanpa daya ikat terhadap proses penyidikan, serta ketiadaan sistem verifikasi identitas digital terintegrasi. Ketiga, model perlindungan ideal adalah model tiga lapis: lapis preventif melalui verifikasi identitas digital real-time terintegrasi dengan Dukcapil dan BPN; lapis normatif melalui amandemen UUJN yang memuat klausul imunitas iktikad baik dan pengalihan tanggung jawab material kepada penghadap manipulatif; serta lapis represif melalui penetapan izin MKN sebagai syarat mutlak penetapan tersangka dan jaminan rehabilitasi bagi notaris yang dikriminalisasi secara tidak sah.

Veranti

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana membawa perubahan penting dalam sistem peradilan pidana Indonesia, khususnya pada mekanisme pembuktian dan kewenangan penyidikan. Perubahan tersebut juga berdampak terhadap profesi yang berkaitan erat dengan dokumen hukum, termasuk notaris sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta otentik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 terhadap tanggung jawab pidana notaris dalam pembuatan akta otentik. Permasalahan yang dikaji meliputi bagaimana KUHAP Baru memengaruhi kedudukan notaris dalam proses pidana serta bagaimana pertanggungjawaban pidana notaris diterapkan terhadap akta otentik yang bermasalah. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui penafsiran hukum dan penalaran sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tidak membentuk delik baru bagi notaris, melainkan memperluas instrumen acara pidana melalui pengakuan informasi elektronik, dokumen elektronik, perluasan definisi saksi, dan mekanisme penyitaan modern. Akibatnya, notaris berpotensi lebih sering terlibat dalam proses penyidikan dan pembuktian pidana. Namun demikian, tanggung jawab pidana notaris tetap didasarkan pada terpenuhinya unsur tindak pidana dan kesalahan pribadi, bukan semata-mata karena akta otentik yang dibuat menjadi sengketa. Penelitian ini menawarkan model pengaturan yang seimbang antara akuntabilitas pidana, kepastian hukum, kerahasiaan jabatan, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kenotariatan.

Sakdiah, Halimatus; Respati, Novita Weningtyas

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2026 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Penelitian ini menguji indikasi kecurangan pelaporan keuangan pada entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024 dengan mengadopsi kerangka Fraud Heptagon. Target keuangan, frekuensi rapat komite audit, opini audit, masa jabatan serta rangkap jabatan direktur utama, pelatihan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), dan remunerasi dewan direksi digunakan sebagai proksi variabel penelitian. Melalui pendekatan kuantitatif asosiatif terhadap 45 sampel observasi dengan analisis regresi logistik, hasil empiris merepresentasikan bahwa seluruh variabel independen tersebut tidak memengaruhi kecurangan pelaporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan adanya keterbatasan kapasitas eksplanatori model Heptagon ketika diterapkan pada konteks BUMN yang berkarakteristik kelembagaan, regulasi, dan pengelolaan publik yang spesifik. Hal ini menyebabkan hubungan kausal yang diasumsikan dalam konseptualisasi awal model tersebut tidak sepenuhnya terkonfirmasi secara empiris. Secara teoretis, hasil ini menekankan pentingnya memahami perilaku kecurangan secara kontekstual, sementara secara praktis, penelitian ini mendorong perlunya evaluasi terintegrasi antara indikator keuangan dan mekanisme tata kelola dalam upaya deteksi dini kecurangan pelaporan keuangan pada entitas negara.

Nia Andriani; Syauqiyatul Latifah; Mochammad Indra Yumanto

Pendidikan humanistik menekankan pengembangan potensi manusia secara utuh dan menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran. Dalam konteks pendidikan Islam, nilai-nilai tersebut memiliki landasan normatif dalam Al-Qur’an, salah satunya QS. An-Nahl (16):125. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan nilai-nilai pendidikan humanistik yang terkandung dalam QS. An-Nahl (16):125 ditinjau melalui pendekatan tafsir tarbawi, serta menganalisis implikasinya terhadap pengembangan konsep pendidikan humanistik. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan sumber data utama berupa Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir, serta literatur tarbiyah dan jurnal ilmiah relevan. Analisis data dilakukan dengan model maqāṣid-interpretatif untuk mengungkap tujuan dan nilai pendidikan dalam ayat yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. An-Nahl (16):125 memuat tiga prinsip utama, yaitu bil ḥikmah, mau‘izhah ḥasanah, dan mujādalah bi-allatī hiya aḥsan, yang mencerminkan nilai rasionalitas, empati, dan dialog edukatif. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan humanistik memiliki dasar konseptual yang kuat dalam Al-Qur’an dan relevan untuk pengembangan pendidikan Islam yang humanis dan dialogis.

Bintang Permata Putri; Agung Winarno; Wening Patmi Rahayu

Jurnal Manajemen Kewirausahaan dan Teknologi 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This conceptual research analyzes the relationship between social entrepreneurship and social innovation as an integrated framework for creating and sustaining sustainable impact. Social entrepreneurship is positioned as a strategic mechanism that combines the disciplines of entrepreneurship, value creation, and community empowerment to address complex social and environmental challenges. Meanwhile, social innovation provides new solutions, approaches, and models that drive systemic change and expand community participation in social development. Through a literature-based analysis, this research demonstrates that the synergy between these two concepts enables organizations to design sustainable business models that balance social mission with economic sustainability. The research findings confirm that sustainable social impact is achieved through three interrelated key pillars: system-oriented innovation, hybrid and adaptive business models, and collaborative ecosystems that strengthen institutional capacity and legitimacy. This research provides theoretical contributions by developing a conceptual framework that integrates social value creation, innovation processes, and sustainability mechanisms. Future research is recommended to empirically test this conceptual model through case studies or mixed approaches to assess its applicability in various socio-economic contexts.

Annisa Salsabila; Arif Hidayat; Putri Nurhidayah; Yulia Putri Ramadhani; Miftahir Rizqa

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kecemasan akademik adalah isu yang meluas dalam pendidikan tinggi yang secara signifikan mengganggu kinerja dan kesejahteraan mahasiswa. Artikel ini mengembangkan model konseptual Komunikasi Intrapersonal Islami yang didasarkan pada prinsip Tawakkal (berserah diri kepada Tuhan) sebagai mekanisme untuk mereduksi kecemasan akademik. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur, studi ini mensintesis teori psikologi komunikasi intrapersonal (dialog diri dan restrukturisasi kognitif) dengan konsep teologis Islam tentang usaha (ikhtiar) dan penyerahan (tawakkal). Temuan ini mengusulkan Model Tiga Fase: 1) Fase Pra-Aksi (Ikhtiar), di mana komunikasi intrapersonal berfokus pada motivasi proaktif; 2) Fase Tengah-Aksi (Pembingkaian Ulang Kognitif Spiritual), di mana pikiran cemas negatif ditantang dan diinterpretasikan ulang menggunakan narasi spesifik Al-Qur'an dan Sunnah (misalnya, Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus’ahaa); dan 3) Fase Pasca-Aksi (Tawakkal), di mana dialog diri beralih ke penerimaan total atas hasil yang telah ditentukan, sehingga melarutkan kecemasan sisa. Model ini berhipotesis bahwa Tawakkal berfungsi sebagai mekanisme stabilisasi inti, yang menyediakan jangkar kognitif akhir yang mengurangi ketidakpastian hasil yang dirasakan. Kerangka konseptual ini menawarkan sudut pandang teoritis yang orisinal untuk mengembangkan intervensi konseling berbasis agama guna menumbuhkan ketahanan akademik pada mahasiswa Muslim.

Habiburrahman, Ahmad; Mar’atu Rosyada Al-Fariz; Muhammad Hafizh Fikri; Kahfi Kiem Arseta; Ageng Dhipo Saputro +1 more

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Ketegangan epistemologis antara sains dan agama dalam masyarakat modern sering kali memicu polarisasi yang berujung pada dua ekstrem: positivisme yang mengabaikan etika dan fundamentalisme agama yang menolak rasionalitas. Model hubungan tradisional, seperti konflik dan independensi, terbukti tidak memadai untuk mengatasi fragmentasi sosial ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis kerangka konseptual baru, yaitu "Sains 'Religius'" dan "Agama 'Saintifik'", sebagai solusi integratif untuk mencapai transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis konseptual-kritis terhadap literatur filsafat ilmu, sosiologi agama, dan teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep "Sains 'Religius'" menanamkan etos spiritual berupa kekaguman (awe) dan kerendahan hati epistemik ke dalam praktik ilmiah, sementara "Agama 'Saintifik'" mengintegrasikan nalar kritis dan rasionalitas untuk memurnikan penafsiran keagamaan dari dogmatisme sempit. Sintesis kedua paradigma ini berfungsi sebagai mekanisme katalisator yang mereduksi ekstremisme, membentuk moderasi beragama yang aktif, dan membangun landasan bagi masyarakat yang harmonis berbasis nilai kemanusiaan universal

Riani Winarni; Riani Winarni; Wahyu Akbar, Tri Sanatha; Jaya, Umban Adi; Galih Raspati +1 more

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika integrasi strategis antara pemasaran digital dan manajemen keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dalam konteks transformasi digital. Melalui pendekatan library research dengan orientasi eksploratori-deskriptif, studi ini menganalisis secara komprehensif berbagai sumber primer terkini yang membahas fenomena adopsi teknologi digital dan implementasi manajemen keuangan pada UMKM Indonesia periode 2019-2024. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa meskipun terdapat kesadaran substansial terhadap urgensi transformasi digital di kalangan pelaku UMKM, variasi signifikan teridentifikasi dalam tingkat adopsi dan optimalisasi teknologi digital—dengan platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook menjadi instrumen dominan dalam strategi pemasaran. Dalam dimensi manajemen keuangan, literasi finansial dan implementasi sistem pencatatan terdigitalisasi terungkap sebagai determinan fundamental bagi keberlanjutan operasional. Interelasi antara pemasaran digital dan manajemen keuangan termanifestasi dalam adopsi sistem pembayaran digital, pengelolaan konten strategis berbasis efisiensi finansial, dan standardisasi proses bisnis terintegrasi. Model pengembangan kapasitas yang direkomendasikan mencakup pelatihan komprehensif, pendampingan berkelanjutan, kolaborasi ekosistemik, standardisasi proses, dan integrasi strategi mitigasi risiko. Implikasi strategis dari integrasi ini meliputi optimalisasi alokasi sumber daya, penguatan kapasitas pengambilan keputusan berbasis data integratif, konstruksi model bisnis responsif, peningkatan keberlanjutan finansial, dan akselerasi skalabilitas bisnis. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual tentang transformasi digital UMKM dalam konteks negara berkembang dan menyediakan landasan empiris bagi formulasi kebijakan dan strategi bisnis yang memperkuat daya saing UMKM Indonesia di era digital.

Rahmi Putri; Marwah Hidayah; Gusmaneli Gusmaneli

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to describe the implementation of an active learning model based on collaboration to improve students’ conceptual understanding in Islamic Religious Education (PAI). The background of this research stems from the low level of student engagement in the learning process, which has resulted in less optimal understanding of religious concepts. The research employed a qualitative approach with a classroom action research (CAR) design conducted in two cycles. The subjects were eleventh-grade students at a senior high school in City X. Data were collected through observation, interviews, and conceptual understanding tests. The findings revealed that the implementation of the collaborative active learning model increased students’ participation in learning activities, fostered critical thinking skills, and enhanced their conceptual understanding of Islamic Education materials. Through group discussions, problem-solving activities, and reflection sessions, students became more cognitively and affectively engaged in the learning process. Therefore, the collaborative active learning model can serve as an effective alternative strategy to improve both the process and outcomes of Islamic Religious Education learning.

Surayda, Helen Intania; Dwi Nuryanto, Ahmad; Suwandi, Dedi; Hartono Ilham, Ismoro

DINAMIKA HUKUM 2025 Universitas Stikubank

Perang siber adalah suatu kondisi konflik dengan menggunakan perkembangan teknologi informasi dan komunikas dimana menjadi sebuah fenomena sosial dalam relasi internasional yang menjadi masalah serius bagi bangsa-bangsa di dunia dalam membangun stabilitas internasional. Mmenghadapi variasi bentuk perang siber, dibutuhkan adanya proses pembangunan nasional berbasis keamanan siber/cyber security sebagaimana telah dilakukan oleh beberapa bangsa-bangsa di dunia. Perang siber sesungguhnya merupakan bentuk dari perang dunia ketiga yang sudah terjadi. Kekosongan dalam literatur hukum internasional membuat model serangan siber semakin menunjukkan kesiapannya untuk terlibat dalam konflik bersenjata. Konflik siber, yang melibatkan serangan terhadap sistem komputer dan jaringan digital, menimbulkan pertanyaan kompleks mengenai bagaimana prinsip-prinsip hukum humaniter yang ada dapat diterapkan dalam konteks konflik ini. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif (legal  study  research) yang bersifat kualitatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan kasus dari bahan primer dan sekunder. Tantangan HHi dalam mengatur konflik siber mulai dari definisi, pelacakan pelaku, perlindungan masyarakat, sampai penyesuaian hukum dengan teknologi baru. Diperlukan pembaruan hukum, peningkatan kerja sama antar negara, dan penguatan cara penegakan hukum agar perlindungan kemanusiaan tetap terjaga di zaman digital. HHI dapat diterapkan pada konflik siber tetapi perlu adaptasi melalui instrumen baru atau interpretasi progresif sebagaimana Kasus Rusia-Ukraina yang menjadi bukti urgensi penyesuaian hukum.

Rifkiatul Musarofah; Yusmi Afrida; Lailatul Munawaroh; Laila Silvi Romadhoni; Mu’alimin Mu’alimin

Jurnal Inovasi Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Conflict management has become an increasingly important concern in various areas of life, whether in education, organizations, or society at large, especially in the face of the fast-paced dynamics of the digital age. The complexity of interactions between individuals and groups poses unique challenges that require conflict management strategies that not only focus on problem solving, but also aim to create harmony, collaboration, and increased productivity. This study aims to systematically review the literature discussing conflict management issues during the period 2020 to 2024. The two main questions asked are: (1) what are the latest trends and approaches in conflict management research, and (2) what conflict management strategies are most widely used in various social and professional contexts. The results of the review show that recent research highlights three main areas of conflict management application, namely in the context of education, the organizational work environment, and family life. Several dominant strategies that emerge include the importance of effective communication, active participation from all parties involved, the implementation of an adaptive organizational culture, and an approach based on social harmony values. Overall, this study confirms that conflict management is multidimensional and continues to evolve toward more strategic and contextual application. Future research is expected to integrate cross-disciplinary findings to develop conflict management models that are more responsive to the challenges of the digital age.

Rahmi Putri; Marwah Hidayah; Gusmaneli Gusmaneli

Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to describe the implementation of an active learning model based on collaboration to improve students’ conceptual understanding in Islamic Religious Education (PAI). The background of this research stems from the low level of student engagement in the learning process, which has resulted in less optimal understanding of religious concepts. The research employed a qualitative approach with a classroom action research (CAR) design conducted in two cycles. The subjects were eleventh-grade students at a senior high school in City X. Data were collected through observation, interviews, and conceptual understanding tests. The findings revealed that the implementation of the collaborative active learning model increased students’ participation in learning activities, fostered critical thinking skills, and enhanced their conceptual understanding of Islamic Education materials. Through group discussions, problem-solving activities, and reflection sessions, students became more cognitively and affectively engaged in the learning process. Therefore, the collaborative active learning model can serve as an effective alternative strategy to improve both the process and outcomes of Islamic Religious Education learning.

Nenie Sofiyawati

Pajak dan Manajemen Keuangan 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study addresses common problems in start-up businesses: lack of financial management and low presentation of financial statements due to limited human resources. With a conceptual qualitative research (CQR) approach, the research integrates accounting theory and business life cycle theory to design a process for presenting relevant financial statements for business actors who run individual operations. The main findings point to two things: first, the need for resources that understand finance is an inevitability that can be met through education, training, and induction observation; Second, the synthesis of accounting theory and business life cycle maps the conceptual area for the report presentation model that is tailored to the conditions of the beginner business. The proposed model covers the scope of management ranging from recording transactions on the cash mutation book, journaling to reveal the double impact of transactions, to grouping account balances on the ledger to produce relevant information. This process differs from the conventional accounting cycle in that it starts from the cashier function combined with the accounting function, thus reducing the need for separate specialists. The combination of cashier and accountant functions in one practical and relevant accounting flow for individual businesses, allows business owners to supervise their financial performance and position through simple but informative reports.

Rahmi, Wifqi; Ratnaya, I Gede; Lanang Agung Parwata, I Gusti; Made Budhyani, I Dewa Ayu

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Assessment practices in Indonesian schools remain largely dominated by conventional summative evaluation, which inadequately represents reflective learning processes and mastery of 21st-century competencies. This gap highlights the suboptimal implementation of formative and authentic assessments in educational practice, as well as the lack of conceptual models capable of systematically integrating both approaches. This article aims to examine and develop an integrative assessment model that combines three key approaches: formative assessment, authentic assessment, and Evidence-Centered Design (ECD), as a strategic framework to strengthen assessment practices for 21st-century learning. This study is based on a conceptual synthesis of more than 20 national and international sources. A narrative review approach is employed, focusing on the three main approaches: formative assessment, authentic assessment, and ECD. The results of the review produce an integrative assessment model articulated in the Claim–Task–Evidence–Feedback syntax, which merges competency mapping (claim), real-world task design (task), student performance evidence collection (evidence), and continuous formative feedback (feedback). This model not only unifies the strengths of the three approaches but also offers practical solutions to the challenges of assessment implementation in Indonesia through practice-based training, integration into instructional planning, and support from technical policy frameworks. The article contributes to the advancement of assessment design that is pedagogically valid, contextually relevant, and instrumental in driving learning transformation.

Eka Yulia Sari; Titik Rahmawati; V.Reza Bayu Kurniawan3; Eka Yulia Sari; Titik Rahmawati +1 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Pendistribusian bantuan yang efisien menjadi tantangan utama dalam proses penyaluran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem cerdas yang mampu memetakan dan menyalurkan bantuan secara optimal dengan pendekatan algoritmik. Metodologi yang digunakan meliputi pemodelan sistem dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML), perancangan struktur basis data relasional, dan perancangan algoritma penyaluran berdasarkan kriteria prioritas dan efisiensi logistik. UML digunakan untuk menggambarkan arsitektur sistem secara visual, meliputi use case, class, dan diagram aktivitas. Perancangan basis data dilakukan untuk memastikan integritas data dan kemudahan pengelolaan informasi bantuan, lokasi, dan kebutuhan penerima. Algoritma yang dikembangkan memanfaatkan pendekatan heuristik untuk menentukan rute penyaluran dan prioritas penerima berdasarkan parameter lokasi geografis. Hasil penelitian ini berupa prototipe model konseptual yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan sistem cerdas berbasis teknologi untuk mendukung proses penyaluran bantuan yang adaptif dan responsif.

Billi Jenawi; Devani Tarigan; Reni Ria Armayani Hasibuan

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Islamic economics is a branch of science that discusses economic issues like conventional economic systems. However, what distinguishes it is the application of Islamic values ​​as the main foundation in all economic activities. In the context of Islamic microeconomics, decision-making by each economic actor is carried out by considering the limitations of sharia as the main factor. Here, economic variables only act as necessary conditions, while morality and sharia rules act as sufficient conditions. Islamic economics is present as an alternative solution to global economic problems and as a means to achieve spiritual happiness, because economic activities in this system can also be considered worship.

Abd.Rahman

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the role of environmental education in raising ecological awareness and to identify the supporting and hindering factors in its implementation. Using a qualitative approach, data were collected through literature reviews, interviews, and observations at both formal and non-formal educational institutions. The findings indicate that environmental education plays a significant role in shaping environmentally friendly awareness and behavior among learners. It encourages a deeper understanding of ecological issues and fosters a sense of responsibility toward the environment. However, in practice, the implementation of environmental education still faces various challenges. The main obstacles identified include limited resources, a shortage of educators with specific competencies in environmental topics, and a lack of policy support from both government and educational institutions. On the other hand, practice-based learning methods—such as field activities, environmental projects, and collaborations with local communities—have proven more effective in enhancing active participation and engagement among students. The main contribution of this study is to provide insights into optimal strategies for the implementation of environmental education, along with recommendations for policymakers to improve its effectiveness through curriculum strengthening and innovative teaching methods. These findings also serve as a foundation for developing more contextual and applicable learning models. For future research, it is recommended to broaden the scope of the study by examining the effectiveness of environmental education in various socio-economic contexts and exploring the use of digital technologies in environmental learning.

Putu A.A. Aptiyasa; Cosmas P.Y. Pao Effi; Stefanus Rada

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Implementation of the hospital building project, have a ways of estimation in accordance with the phases of the project. In the early stages of project planning, (owner) requires the estimated cost to construct the project budget. So it is necessary to develop cost estimation model that is easy to use, accurate and reliable. This research planning to develop a model estimation on stage initial project planning, easy with a fairly accurate result. Development method uses the principle of " Cost Significant Model" and the multiple linear regression. 6 data obtained using the method of work packages BoQ (Bill of Quantity) hospital building with details of data among 5 work packages that have been realized from fiscal year 2011 - 2014 were compared with 1 package of work to be performed

Urmila Rahmadani; Naidin Syamsuddin; Mustafa Mustafa

Reflection : Islamic Education Journal 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The low participation of participants in Nadwah Usbuiyyah is caused by a lack of encouragement and ineffective management of activities. Therefore, the researcher proposes collaboration between Arabic language development institutions to exchange ideas and formulate concrete steps in creating innovative solutions. This study aims to develop a collaborative strategy design as an effort to increase the participation of participants in Nadwah Usbu’iyyah at IAIN Palopo. The involved institutions include the Language Development Unit, the Arabic Language Education Study Program, and the Student Association of the Arabic Language Education Study Program. The method used is Research & Development (R&D) with the ADDIE model, consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation, conducted from August to September 2024. Data collection techniques include interviews, Focus Group Discussions (FGD), and documentation. The results indicate the validity level of the collaborative strategy design by language validators at 89% and content validators at 93%, both categorized as very valid. The FGD assessment also shows a feasibility rate of 91%, indicating that this strategy design is highly suitable for implementation in Nadwah Usbuiyyah activities.