Sains “Religius” Agama “Saintifik”: Masa Depan Sains, Agama, dan Transformasi Sosial Menuju Masyarakat yang Moderat dan Harmonis

Abstract
Ketegangan epistemologis antara sains dan agama dalam masyarakat modern sering kali memicu polarisasi yang berujung pada dua ekstrem: positivisme yang mengabaikan etika dan fundamentalisme agama yang menolak rasionalitas. Model hubungan tradisional, seperti konflik dan independensi, terbukti tidak memadai untuk mengatasi fragmentasi sosial ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis kerangka konseptual baru, yaitu "Sains 'Religius'" dan "Agama 'Saintifik'", sebagai solusi integratif untuk mencapai transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis konseptual-kritis terhadap literatur filsafat ilmu, sosiologi agama, dan teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep "Sains 'Religius'" menanamkan etos spiritual berupa kekaguman (awe) dan kerendahan hati epistemik ke dalam praktik ilmiah, sementara "Agama 'Saintifik'" mengintegrasikan nalar kritis dan rasionalitas untuk memurnikan penafsiran keagamaan dari dogmatisme sempit. Sintesis kedua paradigma ini berfungsi sebagai mekanisme katalisator yang mereduksi ekstremisme, membentuk moderasi beragama yang aktif, dan membangun landasan bagi masyarakat yang harmonis berbasis nilai kemanusiaan universal
Keywords
How to Cite

Habiburrahman, et al. (2025). Sains “Religius” Agama “Saintifik”: Masa Depan Sains, Agama, dan Transformasi Sosial Menuju Masyarakat yang Moderat dan Harmonis. AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam, 2(4). https://doi.org/10.59841/al-mustaqbal.v2i4.344

Habiburrahman, Ahmad; Mar’atu Rosyada Al-Fariz; Muhammad Hafizh Fikri; Kahfi Kiem Arseta; Ageng Dhipo Saputro; Arditya Prayogi, "Sains “Religius” Agama “Saintifik”: Masa Depan Sains, Agama, dan Transformasi Sosial Menuju Masyarakat yang Moderat dan Harmonis," AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam, vol. 2, no. 4, 2025.

Habiburrahman, Ahmad; Mar’atu Rosyada Al-Fariz; Muhammad Hafizh Fikri; Kahfi Kiem Arseta; Ageng Dhipo Saputro; Arditya Prayogi. "Sains “Religius” Agama “Saintifik”: Masa Depan Sains, Agama, dan Transformasi Sosial Menuju Masyarakat yang Moderat dan Harmonis." AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam, vol. 2, no. 4, 2025.

Habiburrahman, Ahmad; Mar’atu Rosyada Al-Fariz; Muhammad Hafizh Fikri; Kahfi Kiem Arseta; Ageng Dhipo Saputro; Arditya Prayogi. "Sains “Religius” Agama “Saintifik”: Masa Depan Sains, Agama, dan Transformasi Sosial Menuju Masyarakat yang Moderat dan Harmonis." AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2, no. 4 (2025).

Habiburrahman, et al. (2025) 'Sains “Religius” Agama “Saintifik”: Masa Depan Sains, Agama, dan Transformasi Sosial Menuju Masyarakat yang Moderat dan Harmonis', AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam, 2(4). doi: 10.59841/al-mustaqbal.v2i4.344.

Habiburrahman, Ahmad; Mar’atu Rosyada Al-Fariz; Muhammad Hafizh Fikri; Kahfi Kiem Arseta; Ageng Dhipo Saputro; Arditya Prayogi. Sains “Religius” Agama “Saintifik”: Masa Depan Sains, Agama, dan Transformasi Sosial Menuju Masyarakat yang Moderat dan Harmonis. AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam. 2025;2(4).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal