SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1641-1660 of 18,219

Analytics

ambarsari, arum; Septiono, Aris; Supriyanto, Supriyanto; Mahardika, Saka

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Globalization and the development of science and technology have the potential to shift the nationalism and patriotic spirit of students. The integration of the MKWK course learning implemented at Universitas Muhammadiyah Semarang aims to enhance students’ nationalism and patriotic spirit. Through project-based learning with the theme “Indonesia’s Diversity”, students are invited to identify existing potentials and then present them un the form of short film video work. This study shows an increase in students’ understanding of citizenship regarding Indonesia’s diversity, with significant improvements observed between the pre-test and post-test. There was an increase of 23% in students understanding of diversity in Indonesia from the pre-test results. Integrated learning from citizenship, Pancasila education, and Indonesia language course based on project themes of diversity serves as an alternative option to enhance students’ nationalism and patriotic spirit.

M., Iqbal.M.Ag,; Siregar, Samuel Natanael; Marpaung, Difa Aprilia

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam perspektif norma dan konstitusi, mengidentifikasi penyebab krisis kepercayaan publik, serta menegaskan urgensi penguatan peran wakil rakyat dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan normatif-yuridis melalui telaah terhadap UUD 1945, peraturan perundang-undangan, literatur akademik, dan laporan survei kepercayaan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis kepercayaan publik terhadap DPR disebabkan oleh kesenjangan antara norma konstitusional yang menempatkan DPR sebagai representasi rakyat dan praktik politik yang terjadi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPR perlu memperkuat posisinya dengan menegakkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan integritas. Penguatan ini diperlukan guna memulihkan legitimasi publik, memperkuat kualitas demokrasi, dan memastikan DPR menjalankan fungsi konstitusionalnya secara optimal.

Wawo Banggo, Theresitta Febryani; Supeni, Siti; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui sejauh mana upaya penanggulangan kekerasan verbal verbal dari kesiswaan/STP2K SMA Negeri Colomadu. 2) Mengetahui apa saja peran dari Guru PPKn dalam meningkatkan kesadaran pendidikan kewarganegaraan (civic dispositions) pada siswa/siswi SMA Negeri Colomadu. 3) Mengetahui apa saja yang menjadi faktor utama munculnya kekerasan verbal di kalangaan siswa/siswi SMA Negeri Colomadu. Hasil dari penelitian ini menjelsakan bahwa kasus kekerasan verbal pada siswa/siswi SMA Negeri Colomadu menujukan bahwa sudah ada upaya penanggulangan yang telah di jalankan melalui program seperti sosialisasi, seminar dan penguatan pendidikan karakter dalam mencegah terjadinya kasus tindak kekerasan verbal di sekolah. Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Upaya, Penanggulangan, Kekerasan Verbal This study aims to 1) determine the extente of efforts to oercome verbal violence from stundts/STP2K SMA Negeri Colomadu. 2) to find out the roles of PPKn teacher in incereasing civic education awarness (civic dispositions) among students at Colomadu state high school 3) to find out the main factors that contribute to the emergance of verbal that coseof verbal violance against students at Colomadu State High School indicate that there have been efforts to overcome this promblem that have been iplemented thorugh programs such as socialization, seminars and strengthening character education in preventing cases of verbal violence in school. Keyword: Civic Education, Efforts, Hadling, Verbal Violence

Fauziyah, Anissa; Rejekiningsih, Triana

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan tantangan kepala dusun perempuan dalam penyelenggaraan tugas kewilayahan di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala dusun berperan dalam penyelenggaraan tugas kewilayahan, namun masih menghadapi beberapa tantangan dalam menjalankan tugasnya. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan dalam komunikasi dua arah yang lebih terbuka dan partisipatif serta pendekatan yang lebih kolaboratif agar hubungan antar warga lebih harmonis.

Ramadhana, Aisyah Bunga; Fachriza, A Walfajri; Afriandri, Mohd Egiyan; Aditiya, Yunando; Sari, Diaz

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini mengkaji persepsi siswa terhadap penggunaan e-learning dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMAN 4 Pekanbaru. Dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap satu guru dan kuesioner terbuka kepada sepuluh siswa kelas XI, penelitian ini menelusuri bagaimana pembelajaran digital memengaruhi pemahaman siswa terhadap nilai-nilai kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki persepsi positif terhadap e-learning karena fleksibilitas dan kemudahan akses, meskipun keterbatasan interaksi langsung menjadi kendala. Hambatan lainnya termasuk koneksi internet yang tidak stabil dan motivasi belajar yang menurun. Namun, strategi pembelajaran kontekstual seperti penugasan presentasi budaya lokal terbukti mampu memperkuat nilai kewarganegaraan dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi pembelajaran yang efektif dan konten digital yang berpusat pada siswa dalam pembelajaran PKn. E-learning, bila dirancang dengan baik, dapat berperan besar dalam pembentukan karakter dan kewarganegaraan digital.

Syahril, Syahril; Abadi Lubis, Dhifa Arifan; Darma, Welsa Arya; aziz, Abdul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The rise of digital technology has changed how young people access information, including political issues. TikTok, a short-video platform, has become a popular medium for first-time voters to engage with political content. This study aims to describe their understanding of political content on TikTok and its influence on political literacy. Using a qualitative approach with in-depth interviews of six informants in Pekanbaru, findings show that TikTok has potential as an accessible and engaging political literacy tool. However, most informants lacked critical skills in verifying content accuracy. The study concludes that although TikTok increases youth interest in politics, digital literacy and critical thinking must be improved to prevent misinterpretation of information.

Kusuma Putri, Dhini Nurhasanah; Raharja, Nanda Zakiy; Ismarani, Nisrina; Rizwana, Raissaqila Kalyca; Sara Az-Zahra, Vierly Dyel +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Komunikasi adalah cara menyampaikan informasi kepada orang lain. Dalam berkomunikasi, etika sangat penting, terutama bagi mahasiswa saat berinteraksi dengan dosen. Namun, terdapat beberapa mahasiswa saat ini yang menganggap dosen sebagai teman sebaya, sehingga penerapan etika yang seharusnya dilakukan kepada dosen semakin terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi antara mahasiswa FPMIPA UPI dan dosen, serta bagaimana etika bisa mencegah ketidakharmonisan komunikasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan kuesioner Google Form. Hasil dari penelitian ini 1) mengetahui waktu menghubungi dosen, 2) hambatan yang dirasakan mahasiswa, 3) mengetahui dampak setelah berkomunikasi dengan dosen. Sebagai kesimpulan, etika dalam berkomunikasi dengan dosen dapat mempererat hubungan serta membangun kepercayaan, yang akan mengurangi konflik.

Nuralawiyah, Rispiyanti Siti; Komalasari, Kokom; Insani, Nisrina Nurul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Fenomena pelajar yang mengendarai kendaraan bermotor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan permasalahan yang mengancam keselamatan lalu lintas serta mencerminkan rendahnya kesadaran hukum remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) mampu menginternalisasikan nilai-nilai hukum dalam membentuk sikap berkendara yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SMPN 1 Ciamis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan penyebaran kuisioner kepada siswa, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran PKN telah memberikan pemahaman normatif terhadap hukum lalu lintas, namun masih terdapat kesenjangan antara pemahaman dan implementasi. Faktor lingkungan sosial, pola asuh orang tua, serta lemahnya pengawasan eksternal menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan terintegrasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan internalisasi nilai hukum.

Damayanti, Elok Puspita; Haidar, Fauzi Tifatul; Syabani, Ismayla; Sembiring, Khesya Nouva K

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The development of science causes technology to grow rapidly. Social media is one of the results of technological development that is closely related to Generation Z. Through social media, everyone can express themselves and access information quickly. Through social media, everyone can express themselves and access information quickly. The ease of access to information, the ease of interacting with others, the ease of expressing oneself and one's opinion, as well as the ease of building relationships and business, make social media an important technology for modern society. However, the easy access to the outside world through social media makes social media a double-edged sword for its users. Foreign culture that freely enters through social media has jeopardized local culture, morals, and norms in society, as many young people, including Generation Z, consume and imitate western content.

Hasib, Mochamad Naufal; Wijianto, Wijianto; Winarno, Winarno

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) Mengembangkan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik studi pada fase F di SMA Batik 2 Surakarta; (2) Menguji kelayakan produk bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik studi pada fase F di SMA Batik 2 Surakarta. Metode yang digunakan adalah metode penelitian RnD (Research and Development) dengan pendekatan model Sukmadinata melalui tiga tahapan, yaitu studi pendahuluan, Pengembangan produk, dan pengujian produk. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan studi dokumen. Uji validitas data kualitatif dengan triangulasi sumber dan metode, sedangkan data kuantitatif menggunakan uji validasi para ahli yaitu validator ahli materi, dan validator ahli media. Teknik analisis data meliputi analisis kualitatif dari hasil pengumpulan data dan analisis data kuantitatif dari uji N-Gain. Hasil penelitian Pengembangan ini yaitu (1) Pengembangan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik Dilakukan dengan tiga tahap yaitu studi pendahuluan untuk mengethaui bahan ajar yang digunakan, kemudian tahap pengembangan produk dimulai dengan Menyusun modul, Menyusun instrument, mengembangkan produk, dan dilakukan validasi kepada validator ahli, tahap terakhir pengujian produk dilakukan di kelas XI di SMA Batik 2 Surakarta; (2) Produk Pengembangan diuji validasi oleh para ahli dengan hasil validator materi sebesar 87% (Sangat layak), dan validator ahli media sebesar 98,33% (Sangat layak). Dari hasil validator materi maupun validator media dapat disimpulkan sangat layak sebagai bahan pembelajaran di dalam kelas. Setelah produk dinyatakan valid, kemudian dilakukan uji coba terbatas dan uji lapangan. Dari hasil uji N-Gain di kelas XI.1 didapatkan nilai sebesar 0,58 yang termasuk kategori efektif tingkat sedang. Kemudian di kelas XI.2 didapatkan nilai sebesar 0,63 yang termasuk kategori efektif tingkat sedang. Dari hasil Uji N-Gain uji lapangan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik masuk dalam kategori efektif sedang. Kata kunci: Bahan ajar, Pendidikan Pancasila, Media pembelajaran, Komik

irsyad, irsyad; Trisiana, Anita; Wartoyo, Wartoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Smart Village dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan literasi digital di Desa Mlese, yang dikenal sebagai Desa Pelopor Pancasila. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tersebut memberikan dampak positif berupa kemudahan administrasi desa, transparansi informasi, serta penguatan nilai-nilai Pancasila melalui kolaborasi antarwarga. Namun, masih terdapat tantangan seperti rendahnya literasi digital pada kelompok lanjut usia, keterbatasan akses internet, dan preferensi layanan tatap muka. Pemerintah desa berupaya mengatasi kendala ini melalui pelatihan dan pendampingan, meskipun perbaikan infrastruktur dan sosialisasi lebih intensif masih diperlukan. Kesimpulannya, Smart Village memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi digital dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Kata Kunci : Smart Village, Literasi Digital, Desa Pelopor Pancasila.   ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the Smart Village application in enhancing community empowerment and digital literacy in Mlese Village, known as a Pancasila Pioneer Village. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through field observations, in-depth interviews, and literature studies. The findings indicate that the application positively impacts village administration by simplifying processes, increasing information transparency, and strengthening Pancasila values through community collaboration. However, challenges remain, such as low digital literacy among the elderly, limited internet access, and a preference for face-to-face services. The village government is addressing these issues through training and assistance, although more intensive infrastructure improvements and outreach are still needed. In conclusion, Smart Village holds significant potential to support digital transformation and community empowerment in alignment with Pancasila values. Keywords: Smart Village, Digital Literacy, Pancasila Pioneer Village.

Ramelan, Sona Yudha Utama; Al Rasyid, Machmud

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Sona Yudha Utama. K6420073. Supervisor I: Dr. Machmud Al Rasyid, SH., M.Sc. THE INFLUENCE OF THE FILM DIRTY VOTE ON THE RESISTANCE OF UNS PPKN STUDENTS (CASE STUDY FOR THE FORCE OF 2020). Thesis: Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Surakarta, January 2025. This research aims to determine the influence of the film Dirty Vote on the resistance of PPKn students at Sebelas Maret University (UNS) and identify the forms of resistance that emerge after watching the film. A quantitative approach is used with data analysis including validity, reliability, descriptive analysis, prerequisite tests, t tests, and coefficient of determination tests. The research results show the significant influence of the film Dirty Vote on the resistance of UNS PPKn students, although there are other factors that also influence it. The forms of resistance that emerge include intellectual, participatory, collective, normative, direct and symbolic resistance. This research shows the important role of the media in forming students' critical awareness of political issues.   Keywords: Dirty Vote Film, Student Resistance

Sanjaya, Steven Tjahjadi; Kusuma, Ardli Johan; Rosadi, Zidni Alifyan

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The aspect of labor in the context of global citizenship is not only about how the lives of workers and laborers are guaranteed wages and work systems, but human rights actions are one of the most crucial issues. One of them is the action that happened to Tuti Trisilawati in 2018. The action of the death penalty is considered as an action that does not benefit Indonesia and Saudi Arabia. Through this research, which is packaged exploratively and collected through case studies and trusted agency literature, the results show that there are differences between the ideologies of Indonesia and Saudi Arabia which result in these actions resulting in a high record of death penalty cases, so that massive diplomacy between the two countries is followed by improving a fair criminal law system or fair trial so that no rights are threatened. Keywords: global citizenship, death penalty, labor.

Sulastin Akhodiyah; Rifa'i, Muhamad Nanang; Zulaikah, Zulaikah

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The purpose of writing this article is to find out and strengthen character and moral formation through the application of Pancasila values in children, where in this era of digital media development, the moral development of children whose daily lives are closely related to the digital world is greatly influenced. The method used in this research is qualitative, based on a literature study technique that collects a lot of information from previous research. The results of this study indicate that the application of Pancasila in the formation of children's morals and character should be more applied and realized in every action and daily action to become a good citizen in the future. So that the younger generation can go down in the community field, have ethics, morals, character, manners in the life of the state. Therefore, it is very necessary to apply the values of Pancasila in a child in the pandemic era to improve the character and morals of the nation's children.

Zulfa, Aulia; Najicha, Fatma Ulfatun

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Era globalisasi di mana segala macam arus informasi serta kebudayaan berkembang pesat dan dapat diakses dengan mudah tentu menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia untuk tetap mempertahankan keutuhannya. Hasil yang terlihat terlihat di lingkungan saat ini, terdapat beberapa poin permasalahan yang disorot dan dinilai memiliki pengaruh besar terhadap generasi muda : 1.) Gaya hidup: 2.) budaya luar ; 3.) liberalisasi ; 4.) teknologi ; 5.) sosial dan moral. Tujuan penulisan jurnal ilmiah ini adalah untuk menekankan kesadaran generasi milenial untuk selalu berjiwa nasionalisme untuk menjaga identitas bangsa serta keutuhan NKRI untuk mencapai tujuan negara di tengah arus globalisasi dan modernisasi.

Findi, Findi; Lintang, Queendira; Widayati, Atin Nur

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

Critical thinking skills are crucial in preparing students to face global challenges, particularly in economics, which utilizes the Merdeka curriculum based on a deep learning approach. The purpose of this study was to determine students’ critical thinking skills through the implementation of the ALBICI (Active Learning Based Interactive Conceptual) learning model within the Merdeka curriculum based on a deep learning approach. This study employed a qualitative approach with a case study design, conducted through reviews and observations at SMA Islam 1 Surakarta. The results indicate that the implementation of the ALBICI interactive learning model can improve critical thinking skills within the Merdeka curriculum based on deep learning. This study also provides valuable guidance for educators seeking to implement effective teaching practices to enhance student interest and motivation, thus optimizing classroom activities.

Ramel Iftina Na’ifah; Yogi Tri Gustian; Fauza Okta Ramadhan; Aprizal Ahmad

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

This research discusses the education system in France with a focus on the development and challenges of Islamic religious education in the developed country. The study was conducted through a review of the history, geography, and applicable educational policies, so as to be able to describe how the education system in France integrates cultural aspects and historical values in learning practices. One of the main concerns of this study is efforts to improve teachers' competence in teaching Islamic religious subjects, even though religion is not explicitly taught in the national curriculum. The results of the study show that Muslims in France obtain religious education through private institutions and Islamic organizations that act as an alternative to formal education. The challenges faced include the limitations of teacher training and the negative perception of Islam by the public. These findings confirm that Islamic religious education in France flourished in a limited space, yet still contributed to the needs of Muslim communities. This research is expected to be a reference for other countries that face similar challenges in developing religious education, especially in the context of cultural integration, education policies, and strengthening the capacity of educators.

Tias Pornawasari

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

Bullying behavior in elementary schools, characterized by the intentional harm of others, can manifest as teasing, harsh words, intimidation, and physical actions. It involves aggressive and repeated behavior aimed at demeaning others, which can significantly impact victims. Repeated bullying can lead to psychological issues, hindering students' ability to engage in the learning process, communicate with peers, and interact at home. Bullying in schools can result in mental health problems like anxiety and depression, academic struggles such as poor performance and truancy, and social challenges like difficulty forming relationships. Long-term effects may include trauma, low self-esteem, and even self-harm. To prevent bullying, schools should adopt a holistic approach that includes collaboration with parents and students. Strategies involve character education to promote empathy and respect, establishing clear school policies, and creating a safe, supportive environment. Raising awareness through anti-bullying campaigns and providing psychological support for victims, along with intervention for perpetrators, can further contribute to reducing bullying. Engaging the entire school community in these efforts is crucial to creating a positive, inclusive atmosphere where bullying is actively prevented.

Hasnah Faizah; Giovannesandesva Hendri; Siti Andriana

International Journal of Educational Research 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Deep learning has become a key discourse in educational reform across various levels, from elementary schools to higher education institutions. This article aims to examine deep learning from the perspective of philosophy of education, focusing on three central dimensions: existence, ethics, and epistemology. This research employs a qualitative approach using philosophical and phenomenological analysis of data from the socialization programs of deep learning currently being implemented in several educational institutions in Indonesia. The findings reveal that deep learning represents an educational approach that is mindful (conscious and reflective), meaningful (contextual and purposeful), and joyful (relational and emotionally engaging). These three characteristics are rooted in a strong philosophical foundation, which can serve as a basis for developing more humanistic and transformative curricula and educational practices. Additionally, deep learning encourages learners to develop critical consciousness and cultivate their autonomy in the learning process. 

Zainuri Zainuri; Isti Fadah; Fajar Wahyu Prianto; Dwi Perwitasari Wiryaningtyas; Mohamad Rifqi Fathoni

Jurnal Pelayanan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a national initiative to strengthen human resource quality, yet its success depends on schools’ capacity to plan, manage, and sustain implementation. This community engagement program aims to build the institutional capacity of SMP Negeri 7 Jember in planning and executing MBG, enhancing nutrition literacy among teachers, students, and parents, and fostering a sustainable collaboration model with relevant stakeholders. Using a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach with a Plan–Act–Observe–Reflect cycle, the activities included baseline mapping of nutrition management, development of an action plan, training and mentoring for MBG SOP formulation, implementation of healthy eating practices, and reflective sessions for sustainability planning. The program resulted in improved managerial capacity, as evidenced by the development and initial application of MBG SOPs, stronger internal coordination, and increased nutrition knowledge, based on pre- and post–training scores. Parental involvement strengthened alignment between school and home practices, supporting the emergence of a healthy nutrition culture.