Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 261-280 of 4,793

Analytics

Muh Amirul Mukminin; Hesti Andriyani Putri; Via Rahmah

Jurnal Kesehatan dan Kedokteran 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Radiographic examination plays a crucial role in visualizing internal body structures for diagnostic purposes. One of the radiographic assessments frequently performed is the Acromioclavicular (AC) joint projection, which is used to evaluate abnormalities such as joint widening, subluxation, and dislocation. This study aimed to compare the image quality of the AC joint using the Anteroposterior (AP) projection with a 3-kg load and without load. The study was conducted in the Radiology Laboratory of STIKES Borneo Nusantara using a conventional X-ray system with a quantitative descriptive case-study approach. Data were collected through observation and questionnaires administered to 10 research subjects, including radiographers and patient participants. The findings demonstrated that the AP projection with a 3-kg load produced clearer visualization of the AC joint, particularly in widening of the joint space and separation between the humeral head and glenoid cavity. The average image quality score using load was 3.5 (good), compared with 2.9 (poor) for the projection without load. The study concludes that applying a 3-kg load improves anatomical visualization of the AC joint and is recommended for cooperative patients to enhance diagnostic accuracy.

Wijaya, Sky Xavier; Kenichiro, Yoshie; Felim, Filbert; HS, Christnatalis; Prabowo, Agung

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Deteksi nyeri secara objektif merupakan tantangan penting dalam dunia medis, terutama bagi pasien yang tidak mampu menyampaikan rasa sakitnya secara verbal, seperti bayi, lansia, atau penderita gangguan komunikasi. Teknologi non- invasif berbasis sensor menjadi solusi potensial untuk mengatasi keterbatasan metode subjektif. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis literatur terkini mengenai penerapan Radar MIMO dan algoritma kecerdasan buatan dalam deteksi nyeri non-invasif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020, melalui penelusuran basis data IEEE Xplore, ScienceDirect, PubMed, Google Scholar, dan SpringerLink untuk periode 2021– 2025. Dari hasil seleksi diperoleh 17 artikel inklusi yang mencakup penggunaan Radar MIMO, UNBC-McMaster, BioVid, Medical Imaging (CT/MRI), Radar SISO, serta studi review, survey, bibliometrik, dan teoretis. Dari sisi algoritma, CNN dan SVM menjadi pendekatan paling dominan, diikuti Neural Network dan metode lain, dengan tren yang mengarah pada penggunaan multimodal untuk meningkatkan akurasi. Hasil penilaian kualitas dengan GRADE menunjukkan mayoritas studi berkualitas sedang, dengan keterbatasan utama pada ukuran sampel kecil, pelabelan nyeri yang belum konsisten, bias populasi, serta kurangnya validasi klinis nyata. Kesimpulannya, Radar MIMO dan algoritma deep learning memiliki potensi besar untuk deteksi nyeri non-invasif. Namun, penelitian lanjutan perlu difokuskan pada pembangunan dataset yang lebih inklusif, standarisasi pelabelan nyeri, serta pengujian dalam konteks klinis, dengan memperhatikan aspek etika dan privasi agar teknologi ini dapat diimplementasikan secara luas dalam layanan kesehatan.

Yuanggara, Virnu; Mahenra, Ridwan

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini mengevaluasi efisiensi tiga algoritma sorting hybrid, yaitu TimSort, IntroSort, dan Merge-Insertion Sort, pada dataset skala menengah yang memiliki jumlah elemen antara 10.000 hingga 1.000.000. Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis performa algoritma berdasarkan waktu eksekusi, konsumsi memori, dan stabilitas, dengan pengujian dilakukan pada berbagai jenis dataset, termasuk data acak, terurut, hampir terurut, dan data dengan banyak elemen duplikat. Pengujian dilakukan melalui simulasi komputasi menggunakan bahasa pemrograman Python dalam lingkungan terkontrol untuk memastikan hasil yang konsisten. Dataset sintetis dibuat untuk mencerminkan kasus dunia nyata, seperti pengolahan log sistem, pengurutan data pelanggan dalam aplikasi e-commerce, atau pengolahan data sensor dalam sistem Internet of Things (IoT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa TimSort memiliki performa unggul pada dataset hampir terurut dengan waktu eksekusi rata-rata 0,12 detik untuk 1.000.000 elemen, sedangkan IntroSort lebih cepat pada dataset acak dengan waktu 0,09 detik dan konsumsi memori rendah sekitar 120 MB. Merge-Insertion Sort menonjol dalam hal stabilitas, tetapi memerlukan memori lebih besar, yaitu sekitar 180 MB untuk dataset yang sama. Analisis mendalam menunjukkan bahwa pemilihan algoritma yang optimal sangat bergantung pada karakteristik dataset dan kebutuhan aplikasi, seperti kecepatan untuk data acak atau stabilitas untuk pengurutan data berurutan. Penelitian ini merekomendasikan TimSort untuk aplikasi yang memerlukan stabilitas tinggi, seperti pengolahan data transaksi keuangan, dan IntroSort untuk aplikasi yang mengutamakan kecepatan pada data acak, seperti analitik data real-time. Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian ini menyarankan eksplorasi optimasi paralel atau implementasi algoritma pada perangkat dengan sumber daya terbatas guna meningkatkan skalabilitas dan efisiensi.

Margolang, Ririn Yulia Sari; Anggraeni, Dewi; Sumantri, Sumantri

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Persaingan industri distribusi yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk memiliki sistem manajemen persediaan yang efisien dan terintegrasi. PT. Nindy Glow Beauty Aesthetic, sebuah klinik kecantikan yang bergerak di bidang penjualan produk skincare di Sei Piring, saat ini masih menggunakan nota pembelian manual sebagai acuan informasi persediaan barang. Hal ini mengakibatkan data stok tidak akurat dan menghambat pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi persediaan barang berbasis metode Supply Chain Management (SCM) yang dapat membantu perusahaan dalam merencanakan kebutuhan stok berdasarkan data penjualan, permintaan, dan ketersediaan barang. Hasil dari pengembangan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan, mengurangi kerugian akibat kelebihan atau kekurangan stok, serta mendukung proses distribusi produk skincare secara optimal. Studi ini juga mengacu pada penelitian sebelumnya yang menunjukkan keberhasilan penerapan metode SCM di berbagai sektor industri

Bintang, Bagus; Iqbal, Muhammad; Kusumaningsih, Dewi

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Meningkatnya ketergantungan pada sistem komunikasi digital telah memperkuat kebutuhan akan metode yang andal untuk melindungi data sensitif dari akses tidak sah. Studi ini memperkenalkan mekanisme keamanan terintegrasi yang menggabungkan enkripsi ChaCha20 dengan steganografi citra Least Significant Bit (LSB), yang menargetkan perlindungan data berbasis citra digital. ChaCha20, sebuah cipher aliran modern yang dikenal akan kecepatan dan keamanannya, digunakan untuk mengenkripsi pesan teks biasa (plaintext), menghasilkan ciphertext yang sangat aman. Data terenkripsi kemudian disematkan ke dalam citra sampul — khususnya, logo universitas — menggunakan teknik LSB, yang mengubah bit paling tidak signifikan dari nilai piksel untuk menyembunyikan informasi tanpa memengaruhi kualitas citra secara signifikan. Pendekatan dua lapis ini memastikan kerahasiaan dan penyembunyian informasi sensitif. Sistem ini dievaluasi menggunakan metrik objektif seperti Rasio Sinyal terhadap Derau Puncak (PSNR) dan Indeks Kesamaan Struktural (SSIM) untuk menilai fidelitas citra setelah penyisipan data. Hasil menunjukkan bahwa metode ini mempertahankan integritas visual (PSNR > 50 dB) sekaligus memungkinkan ekstraksi data yang akurat. Integrasi ChaCha20 dan steganografi LSB menawarkan solusi yang ringan, aman, dan efektif untuk perlindungan informasi digital, khususnya cocok untuk komunikasi akademis atau kelembagaan di mana gambar logo berfungsi sebagai pembawa konten terenkripsi yang tersembunyi.

Efrando Ufo; Agus Nurudin

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Di tengah dinamika industri musik yang terus berkembang pesat di Indonesia, permasalahan royalti atas karya musik menjadi tantangan besar yang memerlukan solusi hukum yang konkret dan efektif. Performing rights merupakan hak pokok yang dilindungi dalam UU Hak Cipta (UUHC) atas pemanfaatan karya dalam pertunjukan publik, pada penerapannya belum optimal dan sering menimbulkan permasalahan hukum antara pencipta lagu, performer, dan event organizer. Konteks penelitian ini menghadirkan peranan strategis Notaris sebagai penjaga keabsahan kontrak melalui penyusunan klausul performing rights pada kontrak event organizer sebagai solusi preventif terhadap permasalahan royalti di industri musik Indonesia. Rumusan masalah penelitian ini meliputi: bagaimana kedudukan performing rights menurut UUHC, bagaimana penerapan klausul performing rights pada kontrak event organizer, serta bagaimana peranan Notaris dalam penyusunan klausul performing rights sebagai upaya mencegah sengketa royalti. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan konseptual, dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan praktik industri musik secara sistematis serta analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul performing rights yang disusun dan disahkan oleh Notaris memiliki peran sentral dalam memastikan legalitas, kekuatan mengikat, serta perlindungan hak cipta, sehingga mampu meminimalisir potensi sengketa royalti dan pelanggaran hak cipta. Berdasarkan analisis terhadap regulasi dan kebutuhan praktis sebagaimana uraian dalam penelitian ini, Peneliti menyusun sebuah draf klausul Performing Rights yang komprehensif dan aplikatif untuk dimuat dalam kontrak antara Event Organizer dan Performer. Disarankan perlunya standarisasi klausul performing rights, peningkatan pengetahuan hukum bagi event organizer, sosialisasi kewajiban royalti, serta peningkatan kapasitas Notaris di bidang kekayaan intelektual guna membangun ekosistem industri musik yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan di Indonesia.

Krisma Rani; Agustina Listiawati; Asnawati Asnawati

Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Sorghum (Sorghum bicolor L.) is an annual crop that is tolerant to drought and requires relatively low water input, making it suitable for cultivation on suboptimal lands such as peat soils. However, the utilization of peat soils for crop production faces major constraints, including high soil acidity and low availability of essential macronutrients, particularly nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K). Improving the chemical properties of peat soils can be achieved through the application of dolomite to reduce soil acidity and NPK fertilizer to enhance nutrient availability. This study aimed to evaluate the growth and yield responses of sorghum to different combinations of dolomite and NPK fertilizer rates on peat soil and to determine the most efficient dosage. The experiment was conducted using a factorial randomized block design with two factors, namely dolomite rate and NPK fertilizer rate. Observations were made on growth and yield parameters of sorghum. The results showed that the interaction between dolomite and NPK fertilizer had no significant effect on all observed parameters. Based on efficiency analysis, the application of 1.16 kg dolomite per bed and 200 kg NPK per hectare was identified as the most efficient dosage to support the growth and yield of sorghum on peat soil. These findings indicate that appropriate soil amendment and fertilization management are essential for optimizing sorghum production on peat soils.

Safira Rosyida; Wiwin Astuti

Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

This study was conducted to analyze the relationship between students’ learning motivation and their perception of mathematics with mathematics achievement among tenth-grade students at SMA Al Islam 1 Surakarta. Mathematics was chosen as the focus because it is often considered a subject that presents significant challenges for students, both in terms of conceptual understanding and in shaping positive attitudes toward learning. The study employed a correlational quantitative method, with the population consisting of all tenth-grade students and the sample limited to class X-9, comprising 36 students. The instruments used were a motivation questionnaire, a perception questionnaire, and mathematics learning outcomes obtained from mid-semester test scores. Data analysis included normality testing and Pearson correlation to identify the relationship among variables. The results indicated that learning motivation did not have a significant correlation with mathematics achievement. In contrast, students’ perception of mathematics showed a significant correlation with their academic performance. These findings suggest that students’ positive perceptions of mathematics can play a crucial role in supporting better academic achievement, while motivation alone may not guarantee higher performance. This study contributes to a deeper understanding of the factors influencing mathematics learning outcomes and provides a foundation for further research to develop more comprehensive tools for measuring motivation. Future studies are also encouraged to consider additional variables such as teaching strategies, parental involvement, and the overall learning environment in order to present a broader analysis of student success.

Zaki Mahbub; Alfin Noval Hadi; Reihan Afandi; Muhammad Abdullah Azzam

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The instability of the climate is becoming increasingly prominent across Southeast Asia, creating uncertainty in agricultural systems that are highly dependent on seasonal weather patterns. Indonesia, where rice remains the primary staple food, is particularly vulnerable to the effects of rising temperatures and rainfall deficits. This study applies the Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) model to predict rice production while incorporating indicators of extreme climate anomalies. Using publicly available datasets, including FAOSTAT production statistics, NOAA rainfall and temperature anomalies, and climate indices from the World Bank, this model was developed following the Box-Jenkins procedure. Among the configurations tested, the SARIMA model (1,1,1)(0,1,1)₁₂ showed the strongest performance, reflected in a MAPE of 4.62% and low RMSE values. The model indicates that significant El Niño events can reduce annual rice production by 3–7%, while wetter La Niña conditions may support production recovery. These findings highlight the importance of integrating climate-sensitive data into agricultural forecasting. The model presented here could support early warning systems, adaptive farming strategies, and long-term food security planning in Indonesia.

Dewi Ainiyah; Andika Setyo B.L; Ani Afifah

Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

This research aims to improve the mathematics learning outcomes of Grade VII B students at SMP Darul Ulum 5 Rebalas through the implementation of Madurese language-based ethnomathematics. The study is motivated by the students' difficulties in understanding mathematical concepts delivered in formal Indonesian, as their daily communication relies on the specific Madurese dialect of Rebalas Village. This study employs the Classroom Action Research (CAR) method using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects of this research were 28 students from class VII B. The research instruments included test instruments in the form of group Student Worksheets (LKPD) and observation sheets for both teacher and student activities. The material focused on the topic of Lines and Angles. The results indicated an improvement in student learning outcomes from Cycle I to Cycle II. In Cycle I, the average group score was 80.2, which increased to 88 in Cycle II. Observations of student activities also showed a shift from passive participation in Cycle I to active and enthusiastic engagement in Cycle II. Furthermore, teacher observations showed significant improvement; initial issues regarding time management and excessive workloads were resolved, resulting in more enthusiastic and punctual teaching delivery. These findings demonstrate that the use of Madurese-based ethnomathematics helps students grasp mathematical terms more easily, increases discussion participation, and creates a more comfortable and interactive classroom atmosphere, thereby leading to improved learning outcomes.

Rizkiyah, Nur

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Abstract. This study analyzed the effectiveness and impact of extracurricular programs at SMP Nurul Huda in Bogor Regency, Indonesia, aiming to identify areas for improvement in fostering holistic student development.  The research employed a qualitative approach, gathering data through interviews with eleven students and one teacher, supplemented by direct observation of extracurricular activities and document review.  Findings revealed that the effectiveness of the four extracurricular programs (scouting, pencak silat, flag raising team, and archery) was moderate, indicating significant room for improvement.  Interviews with students and teachers highlighted the need for enhanced performance in competitions, more structured evaluation methods, and increased oversight from school administration.  To optimize the programs' impact, the study recommends improvements in student performance, more robust evaluation systems, stronger administrative oversight, enhanced resources, and professional development for instructors.  These changes would better support the holistic development of students and contribute to a more effective extracurricular program.   Keywords: effectiveness , extracurricular activities, students   Abstrak. Penelitian ini menganalisis efektivitas dan dampak program ekstrakurikuler di SMP Nurul Huda, Kabupaten Bogor, Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi area peningkatan untuk pengembangan holistik siswa.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara dengan sebelas siswa dan satu guru, dilengkapi dengan observasi langsung kegiatan ekstrakurikuler dan peninjauan dokumen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas empat program ekstrakurikuler (pramuka, pencak silat, paskibra, dan panahan) berada pada tingkat sedang, yang mengindikasikan adanya ruang yang signifikan untuk perbaikan.  Wawancara dengan siswa dan guru menyoroti perlunya peningkatan prestasi dalam kompetisi, metode evaluasi yang lebih terstruktur, dan pengawasan yang lebih ketat dari pihak sekolah.  Untuk mengoptimalkan dampak program, penelitian ini merekomendasikan peningkatan prestasi siswa, sistem evaluasi yang lebih kuat, pengawasan administrasi yang lebih efektif, peningkatan sumber daya, dan pengembangan profesional bagi instruktur.  Perubahan-perubahan ini akan lebih mendukung pengembangan holistik siswa dan berkontribusi pada program ekstrakurikuler yang lebih efektif.   Kata kunci: efektivitas, ekstrakurikuler, siswa  

Nasihatul Khoiriyah; Widyarini Indriasti Wardani

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini mengkaji implementasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Reban, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan fokus pada aspek regulasi dan pembiayaan. Program yang bertujuan memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat ini menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan anggaran desa dan ketidaksesuaian biaya dalam SKB 3 Menteri Nomor 34 Tahun 2017 dengan kondisi ekonomi terkini. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dan metode deskriptif analitis, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Landasan teori mencakup efektivitas hukum, sistem hukum, hukum responsif, dan kepastian hukum, yang memberikan kerangka analisis dalam konteks pertanahan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PTSL di Desa Reban telah sesuai dengan Pasal 19 UU No. 5/1960 dan Peraturan Menteri ATR/BPN No. 6/2018. Program ini mencapai keberhasilan signifikan dengan 349 sertifikat yang berhasil diterbitkan dari 448 bidang tanah yang didaftarkan. Pelaksanaan melibatkan tahapan sistematis mulai dari sosialisasi hingga penerbitan sertifikat, dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, BPN, dan masyarakat. Kendala utama yang ditemukan adalah ketidaksesuaian biaya dalam SKB 3 Menteri yang menetapkan Rp150.000 per bidang tanah, yang tidak mencukupi biaya operasional akibat inflasi. Hal ini mendorong panitia PTSL di beberapa daerah mengambil inisiatif menetapkan biaya yang lebih tinggi melalui musyawarah.

Hanggara Yoga Adhitama; Yulies Tiena Masriani

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini membahas akibat hukum dari penggunaan kuasa jual yang dipalsukan dalam proses balik nama sertipikat hak atas tanah oleh pihak ketiga yang bekerja sama dengan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), sebagaimana tercermin dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 249/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku pemalsuan kuasa jual, kedudukan hukum sertipikat yang telah dibalik nama berdasarkan kuasa palsu, serta perlindungan hukum bagi pemilik tanah yang dirugikan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemalsuan kuasa jual untuk balik nama sertipikat merupakan tindak pidana yang menimbulkan konsekuensi hukum tidak hanya bagi pelaku utama, tetapi juga bagi PPAT yang lalai dalam menjalankan kewenangan jabatannya. Sertipikat yang telah dibalik nama berdasarkan akta palsu dapat dibatalkan demi hukum karena cacat administratif dan bertentangan dengan asas kepastian hukum. Pemilik berhak memperoleh perlindungan hukum berupa pemulihan hak atas tanah maupun ganti kerugian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan kewenangan PPAT serta kehati-hatian dalam proses balik nama sertipikat untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum dalam bidang pertanahan.

Mutiara Yusdhiana; Johan Erwin Isharyanto

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya persoalan yuridis dalam pelaksanaan mekanisme Agunan yang Diambil Alih (AYDA) oleh perbankan, terutama terkait validasi Pajak Penghasilan atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (PPh TB). Kasus BPR RAY memperlihatkan kebuntuan administratif akibat penolakan validasi pajak oleh DJP, yang menimbulkan ketidakpastian hukum dalam penyelamatan kredit bermasalah. Rumusan masalah mencakup: (1) bentuk pertentangan norma antara POJK 33/2018 dan PMK 261/2016; (2) penyebab disharmonisasi norma; dan (3) akibat hukumnya terhadap pelaksanaan AYDA. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk, penyebab, dan akibat hukum dari disharmonisasi tersebut. Metode yang digunakan ialah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis melalui studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bentuk pertentangan antara PMK 261/2016 yang mengedepankan pendekatan formal kepemilikan dan POJK 33/2018 yang menekankan substansi penguasaan aset. Disharmonisasi ini disebabkan oleh pengambilalihan AYDA secara sukarela, penafsiran subjek pajak penghasilan, serta ketiadaan regulasi penghubung antarregulator. Akibat hukum disharmonisasi ini terjadi di sektor perbankan, perpajakan dan pertanahan. Hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan teori sistem hukum, teori hukum responsif dan teori keadilan distributif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan disharmonisasi norma menimbulkan hambatan dalam praktik AYDA dan menimbulkan akibat hukum di berbagai sektor. Di akhir, peneliti memberikan saran akademik mendorong penelitian AYDA yang multi kasus dengan teori hukum yang lebih variative. Untuk saran praktis penelitian ini menegaskan pentingnya harmonisasi antar regulator sehingga pengaturan AYDA tidak saling bertentangan. Beban pajak sebaiknya disesuaikan dengan prinsip keadilan dan kemampuan membayar. BPR maupun masyarakat dapat menempuh judicial review ke Mahkamah Agung untuk menjamin kepastian hukum dan keseragaman tafsir regulasi

Yosinta Ayu Carlinda Devi; Sri Mulyani; Aniek Tyaswati Wiji Lestari

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kedudukan akta notaris sebagai instrumen hukum yang memiliki kekuatan pembuktian otentik, namun efektivitasnya dalam sengketa merek masih diperdebatkan. Rumusan masalah penelitian ini meliputi: (1) bagaimana kedudukan hukum akta notaris dalam perkara sengketa hak atas merek POLO di Indonesia? (2) apa implikasi yuridis dari penggunaan akta notaris terhadap perlindungan hukum pemilik merek dalam sengketa tersebut? Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, didukung data primer melalui wawancara dengan praktisi. Bahan hukum primer berupa UU Jabatan Notaris, UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, serta Putusan Mahkamah Agung Nomor 614 K/Pdt.Sus-HKI/2023 dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta notaris memiliki kedudukan kuat sebagai alat bukti otentik dalam perjanjian lisensi maupun pengalihan merek. Namun, dalam kasus POLO, Mahkamah Agung lebih mengutamakan prinsip penggunaan pertama (first use) dibanding sekadar keberadaan akta notaris, sehingga akta tersebut tidak menjadi penentu utama. Kesimpulannya, meskipun akta notaris memberikan kepastian hukum dan perlindungan preventif, efektivitasnya tetap bergantung pada kesesuaian dengan fakta penggunaan merek. Saran penelitian adalah perlunya penguatan regulasi mengenai keharusan pencatatan akta pengalihan atau lisensi merek di DJKI, serta peningkatan peran notaris dalam memastikan substansi akta sesuai fakta hukum agar dapat mendukung perlindungan hukum yang lebih optimal.

Dewi Alis Kasiyati; Edy Lisdiyono

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini membahas kekuatan hukum akta perjanjian kerja sama yang dibuat di bawah tangan antara Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta dan Yakes Telkom Area Jawa Tengah–DIY. Perjanjian ini menimbulkan persoalan hukum ketika terjadi wanprestasi berupa keterlambatan penagihan sebesar Rp5.962.000 pada periode Juni–Agustus 2023. Permasalahan yang dikaji meliputi: (1) kekuatan hukum akta bawah tangan dalam perspektif hukum perdata, (2) efektivitas pembuktian akta bawah tangan dibandingkan akta otentik serta implikasinya terhadap penyelesaian sengketa dan (3) perlindungan hukum bagi pihak yang dirugikan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta bawah tangan sah menurut Pasal 1320 KUH Perdata, namun memiliki kelemahan pembuktian karena mudah disangkal dan tidak memiliki kekuatan eksekutorial. Perlindungan hukum tetap tersedia bagi pihak yang dirugikan, tetapi prosesnya lebih kompleks di pengadilan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan akta otentik melalui notaris agar perjanjian kerja sama memperoleh kekuatan pembuktian sempurna, kepastian hukum, serta perlindungan lebih kuat bagi para pihak

Mahmudah Mahmudah; Widia Qurrotaa'yun; Junaidi Junaidi

Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Understanding tajwid material is an important aspect of learning the Qur'an. However, in practice, students often have difficulty understanding and applying tajwid rules correctly. Therefore, appropriate and effective learning methods are needed to help improve students' understanding. This study aims to improve the understanding of tajwid material in female students of class D2 at the Takhassusul Qur'an Darul Hikmah Institute through the application of the musyafahah method and the drill method. The musyafahah method emphasizes direct learning through examples of the teacher's reading that are imitated by students, while the drill method focuses on practice and repetition of material both inside and outside the classroom to strengthen students' mastery. This study used a classroom action research (CAR) approach with 17 female students in class D2 as research subjects. Data collection techniques included tests, observations, interviews, and questionnaires. The results showed that the application of the musyafahah and drill methods significantly improved students' understanding of tajwid material, as indicated by increased test scores and positive student responses to the learning process. Thus, it can be concluded that both methods are effective in improving students' understanding of tajwid material. Based on these findings, the study recommends that educators consider using the musyafahah and drill methods as alternative tajwid learning strategies to achieve more optimal learning outcomes.

Muhammad Fachrudin; E. Nita Prianti

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

In the era of globalization and technological advancement, education must transform to develop students who are adaptive, critical, and have strong character. One innovation introduced by the government is the Merdeka Belajar (Independent Learning) Curriculum, which emphasizes competency, character, and project-based learning. This study aims to determine the effect of implementing the Merdeka Curriculum on the learning outcomes of Pancasila Education for Grade XI students at SMAN 1 Petir in the 2024/2025 academic year. A quantitative method with a survey approach was used, involving 80 student respondents. Data were collected through questionnaires and learning outcome tests, and analyzed using correlation and regression statistical techniques. The results show that the Merdeka Curriculum has a significant and positive effect on students’ PPkN learning outcomes, with a correlation coefficient of 0.766. This means better implementation of the curriculum leads to better student achievement. The curriculum contributes 58.7% to the learning outcomes, while the remaining 41.3% is influenced by other factors. The study concludes that the Merdeka Curriculum effectively enhances learning outcomes, particularly in character and 21st-century skills development.

Nia Andriani; Syauqiyatul Latifah; Mochammad Indra Yumanto

Pendidikan humanistik menekankan pengembangan potensi manusia secara utuh dan menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran. Dalam konteks pendidikan Islam, nilai-nilai tersebut memiliki landasan normatif dalam Al-Qur’an, salah satunya QS. An-Nahl (16):125. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan nilai-nilai pendidikan humanistik yang terkandung dalam QS. An-Nahl (16):125 ditinjau melalui pendekatan tafsir tarbawi, serta menganalisis implikasinya terhadap pengembangan konsep pendidikan humanistik. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan sumber data utama berupa Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir, serta literatur tarbiyah dan jurnal ilmiah relevan. Analisis data dilakukan dengan model maqāṣid-interpretatif untuk mengungkap tujuan dan nilai pendidikan dalam ayat yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. An-Nahl (16):125 memuat tiga prinsip utama, yaitu bil ḥikmah, mau‘izhah ḥasanah, dan mujādalah bi-allatī hiya aḥsan, yang mencerminkan nilai rasionalitas, empati, dan dialog edukatif. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan humanistik memiliki dasar konseptual yang kuat dalam Al-Qur’an dan relevan untuk pengembangan pendidikan Islam yang humanis dan dialogis.

Anang Ardiansyah; Setiyowati

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Kasus pembatalan Akta Hibah berdasarkan Putusan mahkamah agung nomor 1101 PK/Pdt/2022, Bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan fakta perkara dan penerapan hukumnya telah benar bahwa sebagai seorang orang tua atau ibu berhak untuk membatalkan hibah sesuai dengan hukum keluarga khususnya Pasal 1688 KUH Perdata yaitu apabila penerima hibah telah melakukan perbuatan melawan hukum (PMH). Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Faktor yang menjadi penyebab pembatalan Akta Hibah oleh pemberi hibah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1101 PK/Pdt/2022 ? 2) Bagaimana akibat hukum atas pembatalan Akta Hibah yang di buat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 1101 PK/Pdt/2022 ?  3) Apa pertimbangan Hukum oleh Hakim dalam memutuskan Perkara  tentang Pembatalan akta hibah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1101 PK/Pdt/2022 ? Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dengan sumber data Sekunder, metode analisis data dengan menggunakan analisis kualiatif.