Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 44

Analytics

Lumbantobing, Minar Trisnawati; Barus, Maria; Marasi Siagian, Yosua; Lamriana Hutagalung, Salome

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan suatu program pendidikan yang bertujuan untuk mengajarkan prinsip-prinsip pragmatis dan prosedural yang berusaha untuk mengembangkan sifat kemanusiaan, budaya, serta memberikan kekuatan kepada individu, hususnya siswa, agar mereka dapat menjadi warga negara yang baik sesuai dengan tuntutan yang diakui secara moral dan konstitusional oleh  negara. Pada pembelajaran kewarganegaraan ada tiga yang menjadi dasar dalam pembelajaran yang salah satunya adalah mengembangkan kecerdasan warga negara, membina tanggung jawab warga negara, serta mendorong partisipasi warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Permasalahan Prioritas yang dihadapi adalah di SD Negeri 095207 Sorba Tonduhan, yaitu keterbatasan pembelajaran berbasisi proyek, tidak tersedianya fasilitas pendukung seperti computer yang ada di lingkungan sekolah tersebut. Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran kurang Kreatif: Kompetensi pedagogik guru dalam merancang pembelajaran yang interaktif dan berbasis konteks lokal masih terbatas. Penggunaan metode pembelajaran tradisional cenderung mendominasi, sehingga kurang menarik bagi siswa. Solusi yang diberikan adalah berupa pembelajaran proyek penerapan model pembelajaran berbasis proyek, Dimana pembelajaran berbasis proyek melibatkan antara guru dengan siswa. Guru berperan aktif dalam memotivasi siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru mempunyai masukan dan kreativitas yang besar serta dapat meningkatkan motivasi belajar untuk membantu siswa mencapai hasil belajar yang baik, (Magdalena et al., 2024). Menurut (Norhikmah et al., 2022), Model pembelajaran berbasis proyek menuntut siswa untuk membuat proyek yang berkaitan dengan mata pelajaran terkait. Proyek pada pembelajaran ini dibangun berdasar ide-ide para siswa yang berasal dari keresahan permasalahan riil, sehingga peserta didik terjun secara langsung dalam memecahkan masalah.

Ahmad Qolbi Salim; Made Dudy Satyawan

Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the implementation of human resource management (HRM) audits in motivating employee performance at CV Cipta Alignment Constructions (CV.CLC). HRM audits serve as an evaluative and strategic tool in assessing the effectiveness of personnel functions such as recruitment, training, career development, and reward systems. The study used a qualitative approach with a case study method through interviews, observation, and documentation. The results show that HRM audits have a positive effect on employee motivation and performance by increasing work morale, placing employees according to competencies, and reducing turnover. Based on Resource-Based Theory (Barney, 1991), HRM audits are valuable and difficult-to-imitate strategic resources, thus supporting a company's competitive advantage. These findings emphasize the importance of implementing HRM audits continuously as part of a management strategy to improve organizational effectiveness. The implications of this study provide recommendations for companies to integrate HRM audits into strategic planning to achieve optimal and sustainable performance. In addition, this study also opens opportunities for further studies to strengthen the implementation of HRM audits in different sectors and company scales.

Khairunnisa Puspa Mahardika; Hari Eko Purwanto

Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara 2026 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The success of a company is not only determined by the quality of the products and services offered, but also by the company's ability to manage employee relations, which is part of the internal public relations function. Without a targeted strategy, companies risk facing low motivation and declining performance. This study aims to understand the employee relations strategy of PT. Resultan Karya Indonesia (Rekanesia) in motivating employee work. The theory used refers to Albrecht (2020) which includes internal communication, rewards, career development programs, work flexibility, and conflict resolution mechanisms. The research method uses a descriptive qualitative approach with interview, observation, documentation, and source triangulation techniques. The results show that the employee relations strategy at Rekanesia is implemented through weekly communication forums, one-on-one meetings, providing material and non-material appreciation, flexible working hour policies, and informal activities such as team building. This strategy has been proven to increase employee motivation, satisfaction, and loyalty, thereby creating a productive and conducive work environment. Practically, this research can provide input for PT. Resultan Karya Indonesia to continue strengthening a more effective, participatory, and sustainable internal communication strategy, so that the company is able to face competitive challenges while maintaining its existence in the modern era.  

Budiafosma, Savira Nanda; Budiafosma, Savira Nanda; Daniar, Aninditya; Masnuna, Masnuna

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Tingginya konsumsi makanan instan di kalangan anak-anak sekolah dasar telah menjadi perhatian penting karena potensi risiko kesehatan jangka panjangnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang karakter buku cerita bergambar interaktif sebagai media edukasi bagi anak-anak usia 9–12 tahun untuk memahami bahaya makanan instan dan mengembangkan kebiasaan makan yang sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran yang dikombinasikan dengan metodologi desain, termasuk tinjauan pustaka, wawancara dengan guru, ahli gizi, dan ilustrator, dan kuesioner yang disebarkan kepada 114 responden untuk mengidentifikasi kebutuhan pendidikan anak-anak dan preferensi visual. Proses desain melibatkan identifikasi masalah, pengembangan konsep, pembuatan prototipe, dan validasi melalui jajak pendapat audiens. Desain ini menampilkan karakter utama Lala, Lita, Ibu, dan Maskot Perut, dengan ilustrasi kartun digital berwarna cerah. Hasil validasi menunjukkan bahwa karakter dan desain visual selaras dengan minat dan kebutuhan audiens target, menjadikan media ini efektif dalam menyampaikan pesan edukasi dengan cara yang menarik sekaligus memotivasi anak-anak untuk memahami risiko makanan instan.

Muhammad Zulian Dermawan; Bonardo Marulitua Aritonang; Muhammad Ismail Alif

Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to analyze the patterns of interpersonal communication between teachers and students in an effort to enhance learning motivation at MAN 1 Bogor. The background of this research is the declining enthusiasm for learning among students, which potentially affects the overall quality of education. A decrease in learning motivation is often influenced by both internal and external factors, one of which is the quality of communication between teachers and students in the classroom. Using a descriptive qualitative approach, this study involved in-depth interviews with three key informants consisting of two teachers and one student, selected through purposive sampling to obtain relevant and comprehensive information. The findings indicate that openness, empathy, support, and equality demonstrated by teachers are able to foster positive emotional relationships and encourage students’ active participation. One-way, two-way, and circular communication patterns were found to play an important role in creating more effective and meaningful learning interactions. The study concludes that the success of the educational process is not only determined by curriculum and teaching methods but also by the quality of interpersonal communication between teachers and students as a fundamental basis for sustainable learning motivation.

Widiastuti, Heni Delia Putri; Trisiana, Anita; Farida Sari, Ama

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Karakter dalam meningkatkan karakter tanggung jawab pada pembelajaran PPKn melalui Proyek P5 pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 18 Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn kelas 7 dan siswa kelas 7 di SMP Negeri 18 Surakarta. Dalam pengumpulan data, peneliti menerapkan beberapa teknik, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan kevalidan data digunakan triangulasi, baik sumber maupun teknik. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Penguatan karakter tanggung jawab dalam pembelajaran PPKn melalui P5 dilakukan dengan tugas proyek kelompok karena mendorong siswa menyelesaikan tugasnya masing-masing. 2) hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, kurangya tanggung jawab siswa, rendahnya motivasi pribadi, dan pengaruh lingkungan. 3) solusinya, guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar kondusif, memberikan tugas menantang, umpan balik positif dan reward untuk memotivasi siswa agar lebih bertanggung jawab. Kata Kunci : Karakter Tanggung Jawab, Proyek Profil Pelajar Pancasila, Implementasi.

Nur Oktavia, Bella; Sutoyo, Sutoyo; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini: 1) Untuk menganalisis game edukasi "KARISMA" dalam pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024 / 2025. 2)  Untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta dalam penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran pada tahun ajaran  tahun ajaran 2024 / 2025. Bentuk  penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan guru PPKn kelas VIII dan siswa kelas VIII. Sumber data yang digunakan sumber primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskripsif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Game edukasi "KARISMA" memiliki kontribusi positif terhadap pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024/2025. Game ini dirancang untuk menerapkan nilai-nilai karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. 2)  Persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta terhadap penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran cenderung positif. Persepsi siswa pada game ini sebagai media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Game "KARISMA" tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam belajar. Kata Kunci : Persepsi, Game Edukasi, “KARISMA”     The objectives of this study were: 1) To analyze the educational game "KARISMA" in the developing Merdeka Belajar characters in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. 2) To describe the perceptions of class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the use of the educational game "KARISMA" in the 2024/2025 academic year. This research method is qualitative descriptive. The subjects of this study were civics teachers in grade and students in grade VIII. The data sources used are primary sources and secondary data sources. Data collection techniques used were through observation, interviews, documentation. Data validity testing was carried out using source triangulation and methods triangulation. The data in this study were analyzed using qualitative descriptive techniques with an interactive analysis model. The results of this study  could be e concluded: 1) The educational game "KARISMA" has a positive contribution to the development of the Merdeka Belajar character in students in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. This game is designed to apply  character values ​​in accordance with the Profil Pelajar Pancasila which was in accordance  with the principles of the Merdeka Belajar Curriculum. 2) The perception of students in class VIII towards the use of the educational game "KARISMA" in tended to be positive. The Students' perceptions of this game as an innovative, interesting, and relevant learning media to students' needs. The "KARISMA" game not only improves students' understanding of the learning material, but also motivates them to be more active, creative, and independent in learning. Keywords: Perception, Educational Game, "KARISMA"

Fitrah Ardiansyah; Bagus Amirullah Umar

Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to explore the role of service teachers (guru pengabdian) in motivating the learning of students (mahasantri) in the intensive program at the Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan for the 2022–2023 academic year. The research employed a descriptive qualitative method using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the presence of service teachers directly serves as a major source of motivation for students. Additionally, they provide motivation through verbal encouragement, exemplary behavior (uswah), personal approaches, and reinforcement of Islamic values in daily activities. The study also found that student motivation is supported by the availability of learning facilities and well-structured academic processes. Nevertheless, obstacles such as laziness, fatigue, and lack of awareness of learning goals remain. Thus, the active role of service teachers is essential in fostering a supportive and inspiring learning environment.

Maya Aberthina Boru; Adi Saingo, Yakobus

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2025 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pengajaran yang dipimpin guru Kristen jangan hanya berfokus pada pemahaman konsep agama semata, tetapi juga meningkatkan inisiatif siswa dalam pengembangan sikap berkolaborasi, nilai kerja sama, dan keterampilan sosianya. Tanpa adanya kesadaran siswa untuk saling berkolaborasi dalam belajar akan membuat dirinya mengalami ketertinggalan di kelas. Penulisan artikel ini bertujuan untuk membahas mengenai model cooperative learning sebagai pendekatan mengajar yang Alkitabiah untuk meningkatkan kerja sama siswa. Penulisan artikel ini dilakukan dengan pengumpulan data dari dokumen-dokumen ilmiah yang memiliki keterkaitan dengan topik yang sedang didalami. Peneliti melakukan analisis data dengan cara mereduksi yang mengungkapkan hasil bahwa implementasi model cooperative learning sebagai pendekatan mengajar yang Alkitabiah untuk meningkatkan kerja sama siswa dapat dilakukan dengan guru mendorong siswa saling berkerja sama dan saling melayani, guru membantu siswa memahami materi secara utuh, guru membantu siswa untuk saling memotivasi dalam pertumbuhan rohani di komunitasnya, guru mendorong siswa saling mengingatkan untuk menerapkan nilai-nilai Alkitabiah dalam aktivitas sehari-hari, guru membantu siswa memiliki inisiatif saling berkolaborasi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Model cooperative learning yang Alkitabiah memiliki dampak yang penting dalam meningkatkan kerja sama siswa sebagai bentuk sikap yang menjunjung nilai-nilai Kristiani.

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Hulipa Hulipa

Penelitian ini bertujuan untuk memahami  peran  wali  kelas  dalam  peningkatan  kedisiplinan  peserta  didik di MTs Yasrib Batu-Batu Soppeng. Metodologi yang digunakan yakni penelitian kualitatif berbasis  Field  Research dengan menggunakan pendekatan pedagogik, fenomenologi, dan sosiologi dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Peran  wali  kelas  dalam  peningkatan  kedisiplinan  peserta  didik  adalah  sebagai  fasilitator  berupa  mengayomi  peserta  didik  dan  memberikan  kenyamanan  kepada  peserta  didik  selama  proses  pembelajaran,  sebagai  motivator  berupa  memotivasi  peserta  didik  dalam  mengikuti  proses  pembelajaran,  memotivasi  peserta  didik  dalam  berdisiplin  berpakaian,  memotivasi  peserta  didik  untuk  memanfaatkan  waktu  belajar,  memberi  dorongan  kepada  peserta  didik  untuk  memanfaatkan  waktu  luang,  dan  memberi  motivasi  kepada  peserta  didik  untuk  meningkatkan  prestasi  belajar.  Peran  wali  kelas  sebagai  problem  solving  secara  pribadi  ialah  memahami  karakter  masing-masing  peserta  didik,  secara  sosial  ialah  dengan  memahami  kondisi  sosial  peserta  didik,  secara  akademis  ialah  memahami  dan  meningkatkan  kemampuan  akademis  perserta  didik.  

Ramadhani, Taufiqur; Amiq, Fahrial

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2024 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kebugaran jasmani adalah kondisi yang diinginkan oleh semua manusia. Dengan memiliki kebugaran jasmani yang baik, seseorang bisa dilihat lebih dinamis dan penuh semangat, serta meningkatkan produktivitas kerja individu. Futsal adalah olahraga tim yang mengandalkan aktivitas dan intensitas tinggi, sehingga memerlukan atlet dengan kebugaran jasmani yang baik. Pemain futsal yang ideal memiliki kondisi fisik dan kemampuan yang baik, seperti memiliki daya tahan, daya ledak otot tungkai, kecepatan, dan kelincahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji tingkat kebugaran jasmani. Penelitian ini menerapkan metode survei memakai desain deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Subjek penelitian ini yaitu seluruh peserta yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Pesanggaran sebanyak 30 siswa. Instrument penelitian ini menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) usia 16-19 tahun dan instrument non-tes berupa observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 siswa yang di survei, 1 siswa memiliki persentase 3,3% termasuk dalam klasifikasi “baik sekali”, 9 siswa dengan persentase 30% tergolong dalam klasifikasi “baik”, 7 siswa mempunyai persentase 23,3% tergolong klasifikasi “sedang”, 11 siswa presentase 36,7% masuk dalam klasifikasi “kurang”, 2 siswa memiliki persentase 6,7% tergolong dalam klasifikasi “kurang sekali”. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Pesanggaran mempunyai tingkat kebugaran jasmani tergolong dalam kriteria “kurang”. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa peningkatan kebugaran jasmani sangat penting untuk mendukung prestasi siswa. Penelitian ini diharapan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjaga kebugaran jasmani dan memotivasi mereka untuk meningkatkannya.

Imaduddin Murdifin; Amirullah Palalengi; Andi Zulfikar Syaiful

jurnal ABDIMAS Indonesia 2024 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Bontomangiri, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, memiliki potensi besar untuk mengolah biji karet yang melimpah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, salah satunya adalah keripik emping. Biji karet diketahui kaya akan kandungan minyak nabati dan asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, pemanfaatannya selama ini masih minim dan cenderung diabaikan oleh masyarakat setempat. Para petani karet lebih memilih untuk tidak memanfaatkan biji karet dengan alasan kurangnya pengetahuan dan anggapan bahwa pengolahannya sulit. Hal ini mengakibatkan potensi ekonomi dan gizi dari biji karet belum tereksplorasi secara optimal. Melalui program pengabdian masyarakat, dilakukan upaya pemberdayaan masyarakat Desa Bontomangiri dengan pendekatan sosialisasi, pelatihan pengolahan biji karet menjadi keripik emping, dan peningkatan kesadaran akan nilai ekonomi biji karet. Kegiatan ini juga melibatkan ibu-ibu rumah tangga sebagai pelaku utama dalam pengolahan biji karet guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. Selain itu, pemberdayaan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan waktu luang secara produktif dan menciptakan inovasi lokal berbasis sumber daya yang tersedia. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah rendahnya kesejahteraan masyarakat, minimnya inovasi, serta kurangnya akses terhadap informasi teknologi. Dengan memanfaatkan biji karet secara optimal, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan, mengurangi pemborosan sumber daya, serta memperbaiki taraf hidup mereka secara berkelanjutan.    

Uli Wulan Dari; Tri Zahwanda; Fiya Oktavia

Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This community service activity aims to improve children's financial literacy and motivate them to save from an early age. This activity was carried out in Perdagangan I Village, Bandar District, Simalungun Regency on August 19-20, 2024 targeting children in grades 5 and 6 at Satrya Budi Perdagangan I Elementary School. The method used involved socialization and making piggy banks from used plastic bottles decorated according to the children's wishes, in order to increase their motivation to save. In addition, the community service team also conducted a Focus Group Discussion (FGD) to get feedback on the methods and materials provided. The results of the activity showed that the level of children's financial literacy was still low, where most children did not have the habit of saving and tended to spend their pocket money. After the activity, there was an increase in motivation to save and understanding of the importance of financial literacy, although there were still challenges in implementing the habit of saving consistently. This activity had a positive impact with the increase in enthusiasm of children and parents in understanding the importance of saving for the future. The activity is expected to contribute to increasing public awareness of the importance of financial literacy from an early age.

Audi Rizki Pangestu; Amin Shabana

SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi 2024 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

This thesis discusses the strategies carried out by the Indonesian Hafiz team at RCTI in motivating children to memorize the Al-Quran through television programs. The aim of this research is to analyze the planning, production, execution, evaluation and rating of the Hafiz Indonesia program and its relationship with children's motivation in memorizing the Al-Quran. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. Data was collected through interviews with informants involved in the production of the Hafiz Indonesia program. The research results show that planning for the Hafiz Indonesia program was carried out by identifying the target audience and setting clear goals. Program production involves camera setup, lighting, sound, and coordination of actors or program participants. Program execution is carried out through promotions in TV advertising slots, social media, and direct information via WhatsApp groups. Program evaluation and monitoring is carried out regularly to monitor the quality of the content, community response and the resulting social impact. Program ratings are an indicator of public interest in this program. The conclusion of this research is that the strategy carried out by the Hafiz Indonesia team in motivating children to memorize the Al-Quran through television programs has proven to be effective. Good planning, efficient production, proper execution, regular evaluation, and close supervision are important factors in achieving these goals. The Hafiz Indonesia program is able to create a positive impact in society by increasing interest and understanding of the Al-Quran and strengthening religious deepening

Alfiatus Zainiyah

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The Surabaya Mengajar Program is designed to improve students reading, writing and arimathic skills. This program prepare students to face future challenges and become effective leaders. This program involes student from various universities in Surabaya. Before the program start, students and supervisors coordinate/brief. They visit, namely to take part in the Surabaya Mengajar Program. After observations on September 4 2023, the Surabaya Mengajar Program activities were immediately carried out te next day, namely on September 5 2023. One of the benefits of participacing in this program is that student get the opportunity to communicate and interact with many people, as well as knowing the latest learning and teaching systems in the Merdeka Curriculum. Student also gain insight into office administration at SDN Kendangsari IV/279 Surabaya. The Surabaya Mengajar 4 program aims to improve student literacy and numeracy in schools. This program also provide many benefit for student who take part in this program. Students get the opportunity to learn and develop their skills in their skills in their field. Students also have to the oppurtinity to collaborate with teachers at schools and improve the quality of education at school.

Muhammad Saadam Sadiq; Abdul Sadiqin Sadiq; Jumaidah Jumaidah

Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This research aims to determine the extent of the teacher's role in motivating to improve the quality of UPTD-based student learning at the 71 Barru State Elementary School (SD). Barru Regency, South Sulawesi. This research method uses qualitative with a purposive sampling technique based on needs with a sample of 10 teachers. The research design was carried out based on the Creswell 1996 setting. The results obtained are that the role of the teacher is an important role in improving teaching and guiding if teaching is processing people to become smart, intelligent, clever. Guiding means activities that require students to develop in providing an environment and direction that is in accordance with educational goals. Motivation as a teacher is important because improving the quality of education is a requirement to accelerate the realization of a democratic society. And the quality of student learning is important in improving student achievement.

Putri Wilhelmina; Efni Anita; Rabiyatul Alawiyah

Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah (JUPIEKES) 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Leadership is a science that comprehensively examines how to direct, influence and supervise others to carry out tasks in accordance with planned orders. motivation is a process of trying to influence someone to do something he wants. According to Amstron and Baron, performance is the result of work that has a strong relationship to the organization's strategic goals, customer satisfaction and makes an economic contribution. This research focuses on "The Role of Leadership in Motivating and Improving the Performance of Employees of PT Sambu Island, Kuala Enok Village, Tanah Merah District, Indragiri Hilir Regency". The objectives of this study are 1). To find out the role of leadership in motivating and improving the performance of employees of PT Sambu Island. 2). To find out the obstacles faced by leadership in motivating the performance of employees of PT Sambu Island. This type of research when viewed from the research plan can be classified into qualitative research. Based on the results of my research in chapter IV, it can be concluded, 1. That the leader or leader at PT.Pulau Sambu always strives so that in his leadership he can make employees always enthusiastic in carrying out the assigned tasks, the performance of employees at PT.Pulau Sambu has not yet reached the expected target because there are still employees who cannot complete their work according to the given target. 2. The obstacles faced by the leader or leader when motivating employees are that each employee has a different type or character. In overcoming the problem of motivating the leader or leader must further improve personal relationships with employees. By understanding the character and personality of employees, it will make it easier for the leader or leader to provide motivation.

Ikko Ukumi Puteri Setianti; Izzah Asyanti Muslimah; Gendut Sukarno

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

UMKM di Desa Kedungdalem memiliki peluang untuk berkembang karena memiliki beberapa keunggulan dan keunikan yang berpotensi. Namun pelaku UMKM di Desa Kedungdalem masih menggunakan pemasaran offline dikarenakan kurangnya ilmu pemanfaatan teknologi para pelaku UMKM, hal ini yang menyebabkan UMKM Desa Kedungdalem kurang dikenal oleh masyarakat luas. Dengan adanya permasalahan tersebut, kelompok 50 KKN-T MBKM melakukan kegiatan pengabdian berupa pendampingan rebranding dan digital marketing melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik MBKM dengan tujuan dapat membantu dan memotivasi UMKM di Desa Kedungdalem agar berkembang mengikuti perkembangan industri kreatif masa kini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu dengan pendampingan secara tatap muka dengan pelaku UMKM Desa Kedungdalem. Hasil dari kegiatan pendampingan ini yaitu dapat membantu beberapa UMKM dalam hal pembuatan logo, memperbaharui kemasan, dan juga menerapkan digital marketing dalam mempromosikan produk atau jasanya.