Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 51

Analytics

Dewi Alis Kasiyati; Edy Lisdiyono

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini membahas kekuatan hukum akta perjanjian kerja sama yang dibuat di bawah tangan antara Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta dan Yakes Telkom Area Jawa Tengah–DIY. Perjanjian ini menimbulkan persoalan hukum ketika terjadi wanprestasi berupa keterlambatan penagihan sebesar Rp5.962.000 pada periode Juni–Agustus 2023. Permasalahan yang dikaji meliputi: (1) kekuatan hukum akta bawah tangan dalam perspektif hukum perdata, (2) efektivitas pembuktian akta bawah tangan dibandingkan akta otentik serta implikasinya terhadap penyelesaian sengketa dan (3) perlindungan hukum bagi pihak yang dirugikan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta bawah tangan sah menurut Pasal 1320 KUH Perdata, namun memiliki kelemahan pembuktian karena mudah disangkal dan tidak memiliki kekuatan eksekutorial. Perlindungan hukum tetap tersedia bagi pihak yang dirugikan, tetapi prosesnya lebih kompleks di pengadilan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan akta otentik melalui notaris agar perjanjian kerja sama memperoleh kekuatan pembuktian sempurna, kepastian hukum, serta perlindungan lebih kuat bagi para pihak

Raihan Ade Ghuffar; Ropiah Daulay; Kurnia Fitri Siagian

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study discusses the 17th Sustainable Development Goal (SDG), Partnership for the Goals, which highlights the importance of global collaboration in achieving shared prosperity. The main focus of this research is on three key instruments of global partnership: external debt, foreign investment, and foreign aid. These instruments play a crucial role in supporting development in developing countries, but they also raise controversies related to economic dependence, global power imbalances, and the effectiveness of aid. This study employs a descriptive qualitative approach based on a literature review of international reports and academic research. The analysis shows that although debt, investment, and foreign aid offer opportunities for technology transfer, economic growth, and poverty reduction, their sustainability largely depends on governance, transparency, and equality among nations. Therefore, global partnerships should be directed toward more inclusive and equitable systems to ensure that global development goals can be achieved sustainably.

Hilma Harmen; Albert Tunggul Ardiansyah Manalu; Dinni Ria Anggita; Ika Khairi Dzaky Nasution; Muhammad Afdal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan human capital dalam meningkatkan kompetensi dan perencanaan karier karyawan di PT. Wang Bintan Konsultan. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan meliputi belum optimalnya sistem manajemen kinerja, penilaian yang masih subjektif, kurangnya indikator kerja yang jelas, sistem insentif yang belum efektif, rendahnya motivasi dan disiplin kerja, serta lemahnya kerja sama tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penilaian kinerja perlu diperkuat dengan indikator terukur (KPI) dan Balanced Scorecard, sementara kompensasi harus dikaitkan langsung dengan pencapaian kerja (performance-based system). Selain itu, perusahaan perlu menanamkan budaya disiplin, memberikan pelatihan rutin, serta membangun kolaborasi tim yang kuat. Strategi penguatan human capital yang terintegrasi dengan sistem pembinaan, penghargaan, dan komunikasi dua arah terbukti mampu meningkatkan motivasi, kompetensi, dan loyalitas karyawan terhadap organisasi.

Khusniyati, Nia; Yunisman Roni; Wardatul Uyuni; Wiwiek Delvira

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang prevalensinya tinggi pada kelompok lanjut usia serta berperan signifikan dalam timbulnya komplikasi kardiovaskular. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi dalam penatalaksanaan hipertensi adalah rendahnya tingkat aktivitas fisik. Tujuan: untuk memberdayakan lansia dalam melakukan aktivitas fisik dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa pembelian Latihan fisik pada lansia dengan tujuan menurunkan tekanan darah yang terdiri dari tahap I: sharing materi perihal pentingnya aktivitas fisik terhadap tekanan darah sebanyak 1 kali pertemuan dan tahap II berupa kegiatan pelatihan aktivitas fisik berupa senam lansia 1 hari seklai dilakukan selama 3 kali seminggu dan diukur tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan senam lansia. Hasil: kegiatan ini menghasilkan meningkatnya pengetahuan lansia perihal pentingnya aktivitas fisik berupa senam lansia terhadpa tekanan darah dan menurunnya tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Kesimpulan: lansia dengan hipertensi sudah mampu melakukan aktivitas fisik untuk menurunkan tekanan darah dan mempraktekkan senam lansia secara mandiri ataupun golongan (secara bersama-sama dengan lansia yang lain).

Dela Sekar Diani; Handini Pionita Sari; Herlina Yustati; Yetti Afrida Indra

Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Penelitian ini menjelaskan perbedaan pemahaman tentang utang dari sudut pandang ekonomi Islam dan ekonomi konvensional, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya di masyarakat dan institusi keuangan. Dalam ekonomi konvensional, utang dianggap sebagai perjanjian keuangan yang melibatkan bunga, digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan investasi. Sementara, dalam ekonomi Islam, utang dipahami sebagai alat sosial yang berlandaskan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan larangan riba, sehingga perjanjian utang harus bebas dari bunga serta ketidakadilan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian literatur untuk meninjau konsep, prinsip, serta berbagai hambatan yang dijumpai dalam penerapan kedua sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis konten. Tujuan penelitian adalah untuk memahami secara mendalam konsep utang menurut perspektif Islam dan konvensional, mengidentifikasi tantangan dalam pengelolaan utang di kedua sistem ekonomi, dan menyajikan perbandingan aspek moral, akad, risiko, serta tujuan penggunaan utang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ekonomi Islam, utang menekankan pada prinsip keadilan dan etika syariah yang melarang riba, berfokus pada kerja sama, serta mengutamakan perjanjian yang jelas dan tertulis dengan disertai saksi. Sementara itu, utang dalam ekonomi konvensional lebih mengedepankan aspek keuntungan dengan penggunaan bunga sebagai sumber utama profit. Dalam praktiknya, manajemen utang syariah menghadapi tantangan seperti rendahnya pemahaman masyarakat tentang keuangan syariah, terbatasnya akses ke instrumen syariah, dan kurangnya regulasi yang tegas. Di lain pihak, pengelolaan utang konvensional berhadapan dengan risiko suku bunga, ketidakstabilan fiskal, serta masalah transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini memberikan sumbangan akademis untuk pengembangan sistem keuangan yang lebih adil dan berkelanjutan di masa mendatang.

Rohmatin, Alfa; Jannah Salsabila; Ajeng Zahra Haroki; Amelani Putri

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam mencegah dekadensi moral siswa di SMK Al–Azami Cianjur. Fenomena kemerosotan moral di kalangan pelajar menjadi tantangan serius di era modern, sehingga lembaga pendidikan Islam dituntut untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di SMK Al–Azami Cianjur selama Oktober–November 2025. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan dekadensi moral dilakukan melalui lima strategi utama: (1) pembiasaan religius melalui kegiatan shalat berjamaah, shalat dhuha, puasa sunnah, dan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun); (2) penguatan pendidikan moral dan etika di setiap mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler; (3) pendampingan psikologis melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK) serta kerja sama dengan lembaga STIFIn untuk mengenali potensi siswa; (4) kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat; serta (5) penerapan disiplin yang tegas namun mendidik. Strategi tersebut membentuk ekosistem pendidikan yang harmonis dan berakar pada nilai-nilai Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan efektif dalam membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan moral abad ke-21.

Yosian Bagas Mahendra Febriansyah; Arif Rahman Saleh; Sigit Mujiarto

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Salah satu bentuk pengolahan limbah menjadi energi yang berasal dari limbah padat perkotaan adalah sampah bahan bakar turunan atau Refuse Derived Fuel (RDF). Terdapat berbagai teknologi pengeringan yang biasanya digunakan untuk pengeringan RDF. Contoh penerapannya adalah oil tube rotary dryer sebagai alternatif dari steam tube rotary dryer karena sejumlah alasan utama. Pertama, penggunaan oil engine sebagai material penghantar panas tidak membutuhkan tekanan tinggi seperti pada steam tube rotary dryer sehingga komposisi desain yang tidak serumit steam tube rotary dryer. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perancangan dan analisis kekuatan struktur mesin oil tube rotary dryer yang dilakukan melalui software Solidworks. Cara kerja mesin dimulai dari pemanasan thermal oil di unit pemanas hingga mencapai suhu operasi yang diinginkan. Oil panas kemudian disirkulasikan secara tertutup ke dalam tube di dalam drum pengering. Pada saat yang sama, RDF dengan kadar air awal 55% dimasukkan melalui inlet housing ke dalam shell. Suhu yang bekerja pada oil untuk memanaskan sekitar 150°C, jumlah total tube 65 buah berdiameter 1,25 inch, dan panjang pipa 10 m yang tersusun di dalam shell. Hasil analisis struktur mesin oil tube rotary dryer berdasarkan simulasi didapatkan stress (von mises) dengan nilai tertinggi 9,371 × 108 N/m^2. Sedangkan nilai terendah 9,628 × 103 N/m^2. Nilai tertinggi dari hasil simulasi tersebut terjadi pada sudut tajam bagian support roller yang tidak terdapat kontak, sehingga hal ini dapat diabaikan karena merupakan stress singularity. Hasil simulasi displacement  dengan  nilai tertinggi 1,026 × 101 N/m^2. Sedangkan nilai terendah 1,000 × 10-30 N/m^2. Nilai tertinggi dari hasil simulasi tersebut merupakan penerapan dari gaya centrifugal yang terjadi pada drum/shell rotary. Hasil simulasi Safety factor yaitu mengacu pada rata-rata probe result adalah 2,3. Sehingga dari hasil simula

Regar Vina Febrina; Muldiana Muldiana; Maria Kristin Ningrum; Ananda Nurul Hidayah; Arifin Eka Putra

Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

The Israel–Palestine conflict continues to generate widespread human rights violations, yet international responses are often fragmented due to the political dominance of developed nations, raising critical questions about the effectiveness of human rights protection. This study aims to conduct an in-depth analysis of how such dominance, particularly the use of veto power in the UN Security Council and the provision of direct political and military support, it affects the asymmetry of civilian protection and delays the cessation of hostilities. Using a doctrinal method with normative–qualitative analysis of resolutions, official reports, and global justice frameworks, this research also evaluates the effectiveness of normative diplomacy carried out by Indonesia and the Organization of Islamic Cooperation (OIC) in promoting ceasefires, accountability, and victim recovery. The findings indicate that vetoes and material support create systemic barriers to compliance with humanitarian law, significantly weakening efforts to protect human rights. Nevertheless, Indonesia’s and the OIC’s consistent diplomacy contributes to mobilizing international support, although their policy leverage remains limited in the absence of concrete enforcement mechanisms. The main implication of this study underscores the urgent need for a stronger architecture of global compliance, including restrictions on arms support that prolong conflict, conditioning international aid on human rights compliance, ensuring humanitarian access, and reinforcing the implementation of rulings and provisional measures of international judicial bodies, in pursuit of effective accountability and human rights protection.

Fadilah Firdaus; Ahsan Hasbullah

Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) merupakan salah satu bentuk pembelajaran kooperatif yang menekankan kerja sama dalam kelompok heterogen untuk mencapai tujuan belajar bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan implementasi model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) di SMP N 1 Sampang Cilacap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pemaparan mendalami mengenai proses penerapan model STAD dalam kegiatan belajar mengajar. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul diolah melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dan keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi teknik. Penelitian ini menghasilkan deskripsi sebagai berikut: penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam pembelajaran PAI-BP di SMP N 1 Sampang Cilacap dilakukan melalui beberapa tahapan.Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan perangkat pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP), membentuk kelompok belajar secara heterogen, serta menyiapkan instrumen evaluasi berupa kuis. Pada tahap pelaksanaan, guru menyampaikan materi, membimbing diskusi kelompok, memberikan kuis, serta memberikan penghargaan bagi kelompok yang memperoleh nilai terbaik. Sedangkan pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian baik secara individu maupun kelompok untuk mengukur pemahaman dan keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD mampu meningkatkan motivasi, kerja sama, tanggung jawab, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran PAI-BP. Implikasi dari penelitian ini adalah penggunaan model STAD dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, interaktif dan menyenangkan sehingga pembelajaran PAI-BP menjadi lebih efektif dan bermakna.

Nasihin Asyrofi, Abdullah; Bagus Indrawan

Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan sosio-kultural agraris dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Shibyan serta pengaruhnya terhadap pembentukan pola komunikasi religius dan moderat siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi kelas, wawancara guru Akidah Akhlak, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghubungkan materi akhlak terpuji dengan aktivitas pertanian yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti kerja sama, amanah, tanggung jawab, dan disiplin dalam budaya bertani. Pendekatan kontekstual ini membuat siswa lebih mudah memahami konsep akhlak yang abstrak karena terkait dengan pengalaman nyata mereka. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, kemampuan berdiskusi, dan pola komunikasi yang lebih sopan, inklusif, serta menghargai perbedaan. Secara keseluruhan, pendekatan sosio-kultural agraris dinilai efektif dalam menjadikan pembelajaran Akidah Akhlak lebih bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami.

Putri Maharani; Sofia Nida’ul Laili; Nadia Regita Cahyani; Ika Putri Lestari; Setiawaty, Rani

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah pustaka mengenai pemanfaatan media film dalam membentuk karakter peserta didik di tingkat Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan adalah literature review dengan langkah-langkah berupa identifikasi, analisis, evaluasi, dan interpretasi terhadap sejumlah artikel ilmiah yang relevan. Sumber data diperoleh dari berbagai jurnal yang terindeks dalam Google Scholar, dengan kata kunci "film pendidikan", "pembentukan karakter", dan "Sekolah Dasar". Dari proses pencarian, ditemukan 15 artikel yang dijadikan dasar analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan film sebagai media pembelajaran berkontribusi positif terhadap penguatan karakter siswa, seperti tanggung jawab, kejujuran, toleransi, dan kerja sama. Media film yang sesuai dengan usia anak dan konteks pembelajaran mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta mempermudah guru dalam menyampaikan nilai-nilai karakter. Dengan demikian, media film layak dijadikan sebagai alternatif pendukung dalam pembelajaran karakter di Sekolah Dasar.

Surayda, Helen Intania; Dwi Nuryanto, Ahmad; Suwandi, Dedi; Hartono Ilham, Ismoro

DINAMIKA HUKUM 2025 Universitas Stikubank

Perang siber adalah suatu kondisi konflik dengan menggunakan perkembangan teknologi informasi dan komunikas dimana menjadi sebuah fenomena sosial dalam relasi internasional yang menjadi masalah serius bagi bangsa-bangsa di dunia dalam membangun stabilitas internasional. Mmenghadapi variasi bentuk perang siber, dibutuhkan adanya proses pembangunan nasional berbasis keamanan siber/cyber security sebagaimana telah dilakukan oleh beberapa bangsa-bangsa di dunia. Perang siber sesungguhnya merupakan bentuk dari perang dunia ketiga yang sudah terjadi. Kekosongan dalam literatur hukum internasional membuat model serangan siber semakin menunjukkan kesiapannya untuk terlibat dalam konflik bersenjata. Konflik siber, yang melibatkan serangan terhadap sistem komputer dan jaringan digital, menimbulkan pertanyaan kompleks mengenai bagaimana prinsip-prinsip hukum humaniter yang ada dapat diterapkan dalam konteks konflik ini. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif (legal  study  research) yang bersifat kualitatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan kasus dari bahan primer dan sekunder. Tantangan HHi dalam mengatur konflik siber mulai dari definisi, pelacakan pelaku, perlindungan masyarakat, sampai penyesuaian hukum dengan teknologi baru. Diperlukan pembaruan hukum, peningkatan kerja sama antar negara, dan penguatan cara penegakan hukum agar perlindungan kemanusiaan tetap terjaga di zaman digital. HHI dapat diterapkan pada konflik siber tetapi perlu adaptasi melalui instrumen baru atau interpretasi progresif sebagaimana Kasus Rusia-Ukraina yang menjadi bukti urgensi penyesuaian hukum.

Soumilena, Selfiana

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kode etik guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan keteladanan teologis dalam praktik pendidikan di sekolah menengah. Guru PAK tidak hanya dipandang sebagai penyampai pengetahuan kognitif, tetapi juga sebagai teladan hidup yang menghadirkan nilai-nilai Kristiani melalui sikap, perkataan, dan tindakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka terhadap berbagai literatur terkini yang membahas etika profesi guru, teologi pendidikan, serta praktik pendidikan agama Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru PAK terhadap kode etik masih bervariasi, mulai dari yang melihatnya sekadar aturan administratif hingga yang menafsirkannya sebagai panggilan iman dan tanggung jawab moral. Keteladanan teologis terbukti menjadi aspek penting dalam implementasi kode etik karena guru PAK dituntut untuk menunjukkan konsistensi antara ajaran iman dan perilaku nyata. Implementasi kode etik dalam praktik pendidikan terlihat dalam pengajaran, relasi interpersonal, dan kerja sama kelembagaan, meski menghadapi tantangan etis seperti dilema nilai, tekanan eksternal, serta pengaruh media digital. Temuan juga menegaskan bahwa kode etik dan keteladanan teologis guru PAK berperan signifikan dalam pendidikan karakter siswa, membentuk integritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Kesimpulannya, integrasi antara kode etik profesional dan keteladanan teologis memungkinkan guru PAK menjadi agen transformasi moral dan spiritual yang relevan di tengah kompleksitas pendidikan modern. Penelitian ini menekankan perlunya pembinaan berkelanjutan bagi guru PAK agar mampu menghidupi kode etik dan menghadirkan teladan Kristiani dalam proses pendidikan.

Rozi Sakhbana Hasibuan; Rahmi Adelia; Juliana Syarah Padang; Annisa Zakia Nasution; Nur Izzaty Rahma +5 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bullying is one of the issues that frequently occurs in elementary school environments and has serious impacts on children’s psychological, social, and academic development. Efforts to prevent and address bullying are essential through education involving students, teachers, and the surrounding community. This study aims to describe the role of Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata, KKN) students in providing anti-bullying education at UPT SDN 033915 Pasi. The research employed a descriptive qualitative method with a case study approach. Data were obtained through observation, simple interviews, and documentation of the anti-bullying seminar activities conducted by KKN students at the school. The results indicate that KKN students act as educators by explaining the definition, forms, and impacts of bullying; as facilitators by creating interactive discussion spaces with students; and as motivators encouraging students to respect one another and reject bullying behavior. Educational strategies were implemented through lectures, discussions, Q&A sessions, and the use of simple visual media. Students’ responses were very positive, demonstrated by their enthusiasm during activities and increased understanding of the dangers of bullying. The study concludes that KKN students play an important role in preventing bullying in elementary schools, while also serving as a tangible contribution of students as agents of social change.

Putri Festiyanti, Wilda; Fikriyah, Nafidatul; Akbar, Jelang; Salsabila, Zulfa; Wahyuningsih, Sri +4 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

kuliah kerja nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengidentifikasi  dan menyelesaikan permasalahan di lingkungan desa. KKN kelompok 04 STIKes Ibnu Sina Ajibarang dilaksanakan di Desa Kotayasa, kecamatan sumbang, kabupaten Banyumas pada 28 juli – 5 september 2025. Metode yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan pelaksanaan program berbasis kebutuhan Masyarakat. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Masyarakat, antaralain melalui sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah dasar, kegiatan posyandu balita dan lansia, penyuluhan stunting, serta sosialisasi penggunaan obat  NSAID dan kortikostiroid. Selain itu, kegiatan inovatifs seperti pembuauan sabun cuci piring, budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) , senam Bersama PKK, hingga lomba mewarnai untuk anak-anak berhasil meningkatkan partisipasi dan kemandirian Masyarakat. Factor pendukung meliputi antusiasme warga, dukungan perangkat desa, dan kerja sama lintas sektor.sementara hambatan yang mucul berupa keterbatasan waktu, dana, serta kondisi cuaca. Secara keseluruhan, kegiatan ini  memberikan kontribusi positif dalam aspek Kesehatan, Pendidikan, ekonomi kreatif, dan sosial budaya di Desa Kotayasa.

Dwinanda Linchia Levi Heningdyah Nikolas Kusumawardhani

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan pelanggaran serius yang membutuhkan perlindungan hukum yang kuat. Namun, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme perlindungan hukum sering menjadi hambatan dalam penanganan kasus. Artikel ini menggunakan pendekatan yuridis normatif untuk mengkaji peran penting masyarakat dalam pencegahan, pelaporan, dan pendampingan korban. Hasilnya menunjukkan bahwa penguatan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi, pendidikan hukum, dan kerja sama lintas sektor sangat diperlukan untuk mewujudkan perlindungan anak yang efektif.

Galih Sastiyo Tungke; Denny Nazaria Rifani

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya tekanan kerja yang dihadapi pegawai pemasyarakatan, khususnya dalam tugas-tugas yang menuntut kontrol emosi dan interaksi sosial yang intens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional pada pegawai Rutan Kelas I Samarinda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif dengan survey design. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 92 responden petugas pemasyarakatan di Rutan Kelas I Samarinda. Melalui pengujian determinasi didapatkan nilai R square sebesar 0,173. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh variabel kecerdasan emosional sebagai variabel bebas sebesar 17,3% terhadap variabel kelelahan emosional sebagai variabel terikat sedangkan sisanya sebesar 82,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Dari hasil perhitungan uji signifikansi didapatkan nilai 0,000 < 0,05. Hal ini menandakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti adanya pengaruh variabel kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional.  Dari hasil uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = 36,581 + (-0,219X), hasil kofisien regresi yang bernilai negatif menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki pengaruh yang negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional pegawai Rumah Tahanan Negara Kelas I Samarinda.

Adipa, Sandra Mariyus; Jimmy, Andreas

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini membahas penempatan Guru Pendidikan Agama Katolik di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya terkait distribusi yang belum merata antara wilayah perkotaan dan daerah. Fakta menunjukkan bahwa sejumlah kabupaten mengalami kekurangan guru, sementara di daerah lain justru terjadi kelebihan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi keengganan guru ditempatkan di daerah, serta alternatif solusi pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik. Metode yang digunakan adalah penelitian campuran (mixed methods) dengan penyebaran kuesioner kepada 348 responden guru Katolik dan wawancara mendalam dengan beberapa guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama keengganan guru ditempatkan di daerah adalah: kesejahteraan guru, keterikatan dengan keluarga dan lingkungan sosial (71,8%), keterbatasan aksesibilitas dan infrastruktur (10,6%), minimnya jaringan komunikasi (9,7%), serta tantangan sosial dan budaya (7,7%). Selain itu, kurangnya pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan, rendahnya layanan pendidikan, serta terbatasnya distribusi guru berkualitas turut memperparah situasi pendidikan. Sebagai solusi, pemenuhan kebutuhan guru dapat dilakukan melalui kerja sama dengan Lembaga Keagamaan Katolik (keuskupan, kevikepan, dekenat, paroki, wilayah, dan stasi) sebagaimana diatur dalam ketentuan teknis Kementerian Agama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan afirmatif untuk pemerataan distribusi guru Agama Katolik dengan memperhatikan kesejahteraan, aksesibilitas, serta dukungan kelembagaan agar pendidikan agama Katolik dapat terselenggara secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Ana Musta'ana; Septi Wulandari; Selma Riski Nur Laili; Vita Nugrah Septiana

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengabdian masyarakat Universitas Bojonegoro di Desa Mojoagung menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan berbasis feminisme, diskusi interaktif, dan distribusi tablet penambah darah (TTD) yang didukung oleh penyuluhan pola makan sehat dapat membantu meningkatkan kesadaran akan gender dan gizi perempuan.kesehatan. Program ini mampu menurunkan prevalensi anemia hingga 30%, memberdayakan perempuan secara sosial, dan meningkatkan kesadaran akan hak-haknya. Selain itu, keberlanjutan dan pertumbuhan program bergantung pada kerja sama dengan fasilitas medis dan organisasi masyarakat non-pemerintah. Menurut hasil dari beberapa penelitian terkait, pemberdayaan perempuan melalui kesadaran gender yang lebih besar dan akses ke perawatan kesehatan inklusif dapat membantu meningkatkan kesehatan dan status gizi perempuan sekaligus mendorong perubahan sosial yang tahan lama. Strategi berbasis komunitas yang melibatkan keluarga dan komunitas sangat penting untuk mencapai tujuan ini, terutama dalam hal mencegah anemia, meningkatkan kesehatan anak-anak, dan memajukan hak-hak perempuan di masyarakat.

Muhammad Fahri Ramadhan Harahap; Elmira Siska

Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This research is motivated by the decline in employee performance at PT Tracon Industri which is allegedly caused by weak teamwork and low work motivation. The main objective of this study is to analyze the influence of teamwork and work motivation on employee work performance, both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach with a descriptive method. A total of 53 respondents from the operational division were involved through saturated sample techniques. Data collection was carried out using a questionnaire, then analyzed through validity, reliability, classical assumptions, multiple linear regression, as well as t-test and F-test with the help of SPSS software version 25. The results of the study show that teamwork and work motivation have a positive and significant influence on employee work performance. Partially, teamwork had a tcal value of 4.337 and work motivation of 5.511, both greater than the ttable of 1.674, with a significance value of 0.000 < 0.05. Simultaneously, the two variables contributed 84.3% to work performance. These findings indicate that increased team synergy and work motivation are key factors in driving productivity and achieving organizational goals. Based on these results, companies are advised to strengthen the culture of cooperation and create an effective motivation system to continuously improve work performance and support the company's operational success.