SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-18 of 18

Analytics

Rohmani, Rohmani; Maryorita, Blestina; Nasrah, Nasrah; Sulistiyani, Sulistiyani; Situmeang, Lamria +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Malaria menjadi target dunia untuk mencapai status eliminasi terutama bagi negara yang memiliki kasus tinggi. Pemerintah meluncurkan berbagai program dan peta jalan untuk mencapai target eliminasi malaria pada tahun 2030. Papua merupakan salah satu provinsi yang mempunyai endemis malaria tinggi dan menuju program eliminasi yang dilakukan oleh pemerintah. Agar eliminasi malaria tercapai harus dilakukan peningakatan pengetahuan pada Masyarakat melalui edukasi Kesehatan Tujuan Meningkatkan pengetahuan anak panti asuhan tentang penyakit malaria. Metode: Metode yang digunakan adalah Pendidikan Kesehatan tentang penyakit malaria yang disampaikan dengan teknik tanya jawab, diskusi serta memanfaatkan komik malaria Hasil: Hasil menunjukkan Tingkat pengetahuan peserta tentang malaria sebelum diberikan penyuluhan yaitu pengetahuan kurang berjumlah 20 orang (45,5%), pengetahuan cukup berjumlah 20 orang  (45,5%) dan pengetahuan baik berjumlah 4 orang (9%). Sedangkan pengetahuan peserta setelah diberikan intervensi edukasi malaria melalui komik malaria menjadi pengetahuan kurang berjumlah 5 orang (11,4%), pengetahuan cukup berjumlah 10 orang (22,7%) dan pengetahuan baik berjumlah 29 orang (65,9). Kesimpulan: Sebagian besar anak panti asuhan berpengetahuan baik setelah diberikan edukasi tentang penyakit malaria melalui media komik Malaria di Panti Asuhan Komba Sentani Jayapura.

Nalal Muna; Nuha Qurrotunida; Maftuhin Maftuhin; Haniatul Mufidah; Widya Uji Rakhmawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

Waste management is an urgent environmental issue that requires active community participation. This study aims to analyze the speaking skills of members of the Sapu Lidi Community in Pekalongan during waste management discussions, a community that actively processes organic waste into valuable products such as eco-enzyme. Using a qualitative approach and an ethnographic case study design, this research explores speaking skills within its natural social context. Data were collected through in-depth interviews and non-participatory observation of community discussions, then analyzed using thematic analysis techniques. The findings show that the community members' speaking skills are characterized by fluent delivery, appropriate and credible word choice, and a persuasive, egalitarian, and humorous speaking style. Community members utilize rhetorical strategies such as humor, calls to action, and concrete evidence such as harvest results to build participation and environmental awareness among residents. The application of dialogic communication and the integration of verbal delivery with hands-on practice demonstrations proved effective in achieving the community's goals. Academically, this research contributes to environmental communication studies within grassroots communities. Practically, the findings can serve as a foundation for developing speaking skills training for volunteers in similar communities in other areas.

Indah Permata Sari; Mario Kasduri

Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to examine the implementation of the group discussion method to improve students’ understanding of Islamic Religious Education material at SMA PAB 4 Sampali. The background of this research arises from the low level of student participation in conventional teacher-centered learning, which results in poor conceptual understanding. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects were eleventh-grade students taking Islamic Religious Education lessons. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the application of the group discussion method successfully increased students’ active participation, both in expressing opinions and listening to classmates’ ideas. Furthermore, group discussions created a collaborative learning atmosphere, allowing students to complement each other’s understanding of the material. Students’ learning outcomes improved, as evidenced by higher evaluation scores compared to before the method was applied. Therefore, the group discussion method can be an effective alternative learning strategy for Islamic Religious Education subjects.

Eliska, Eliska; Talitha Jasmine, Savina; Suryani Siregar, Jelita; Selvia Ramadani; Suci Ramadiah, Putri

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah cara hidup yang bersih dan sehat yang efektif dalam mencegah penyakit menular, khususnya pada anak usia sekolah. Studi ini menyelidiki bagaimana media video edukasi berdampak pada peningkatan pengetahuan siswa SDN 05 Pancur Batu mengenai CTPS. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 31 responden yang diberikan pretest, intervensi berupa video edukasi CTPS, dan posttest. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 8,13 pada pretest menjadi 8,71 pada posttest. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p-value = 0,001). Analisis N-Gain memperlihatkan sebagian besar siswa berada pada kategori sedang, dengan satu siswa mencapai kategori tinggi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa media video edukasi cukup berhasil untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai CTPS, meskipun diperlukan strategi pendukung lain seperti diskusi dan praktik langsung agar peningkatan lebih merata.

Endah Pujiastuti; Suwandi, Dedy; Tamba, Tumanda; Muryati, Dewi Tuti

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bendera dan lambang Negara, Bahasa Indonesia, serta Lagu Kebangsaan merupakan cerminan kedaulatan, kemandirian, dan eksistensi negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, sekaligus sebagai jati diri bangsa dan identitas negara. Pada umumnya masyarakat mengetahui tentang bendera, bahasa, lambang negara, dan juga lagu kebangsaan serta menggunakannya dalam aktivitas bermasyarakat namun kurang memahami aspek yuridisnya secara baik dan benar. Hal ini dialami pula oleh para siswa di SMA Kesatrian 2 Semarang. Kegiatan PkM ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman para siswa SMA Kesatrian 2 Semarang tentang aspek yuridis penggunaan bendera, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari berdasar UU Nomor 24 Tahun 2009. Kegiatan dilaksanakan melalui teknis penyuluhan hukum dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan bantuan hukum. Evaluasi kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode tanya jawab langsung serta kuesioner. Hasil pelaksanaan kegiatan PkM, para siswa menjadi lebih memahami aspek yuridis penggunaan bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Demikian pula dengan sanksi administratif dan pidananya. Ada peningkatan pemahaman siswa saat sebelum dan setelah dilaksanakan kegiatan.

Probohudono, Agung Nur; Suhardjanto, Djoko; Bandi, Bandi; Winarna, Jaka; Cahya Nusantara, Aji +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan perencanaan keuangan bagi pelaku industri rumahan, khususnya penjahit perempuan dan ibu rumah tangga di sentra konveksi Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten. Permasalahan rendahnya literasi keuangan, tidak adanya pencatatan keuangan, serta tumpang tindih antara keuangan pribadi dan usaha menjadi hambatan utama dalam pengambilan keputusan finansial dan keberlanjutan usaha. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan pencatatan keuangan, simulasi perencanaan anggaran, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Materi disampaikan secara kontekstual menggunakan bahasa sehari-hari dan narasi kehidupan nyata, serta mengintegrasikan nilai kearifan lokal seperti prinsip “kembali ke akar”. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pencatatan pemasukan-pengeluaran, penyusunan anggaran rumah tangga, serta perubahan sikap terhadap konsumsi dan manajemen keuangan keluarga. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong transformasi perilaku keuangan yang lebih bijak dan dapat direplikasi dalam pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis komunitas

saragih, wismaroh; Awaludin, Awaludin; Wagino, Wagino; Agusnu Putra, Irwan; Kurniawan, Dedi +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan pendapatan petani sawit rakyat selama masa replanting dengan metode tumpang sari, untuk mengoptimalkan lahan perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan penyuluhan, diskusi, dan kunjungan ke kelompok tani di Desa Jaharun, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Program ini mengedukasi petani mengenai tanaman hortikultura, rempah, dan tanaman bernilai ekonomis lain yang dapat ditanam di sela kelapa sawit. Hasilnya menunjukkan bahwa tumpang sari memberikan pendapatan tambahan. Petani memilih ubi kayu dan pisang barangan karena cocok dengan kondisi agroklimat lokal dan memiliki pasar yang stabil. Simpulan pengabdian ini meningkatkan kesadaran dan keterampilan petani dalam memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan. Kontribusi keilmuan kegiatan ini adalah membuktikan efektivitas tumpang sari dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan petani selama replanting kelapa sawit.

Risti Puspita Sari Hunowu; Risti Puspita Sari Hunowu; Apsari Dj. hasan; Muhamad Alit Pratama Imran

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian khusus. Universitas Ichsan Gorontalo melalui program Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) berupaya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye komunikasi visual yang efektif untuk mendukung program Satgas PPKS. Kampanye dirancang dengan menggunakan pendekatan Design Thinking yang berfokus pada pemahaman kebutuhan target audiens dan menghasilkan solusi visual yang inovatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), observasi, dan studi dokumentasi. Media yang dirancang meliputi konten media sosial, poster, dan infografis. Proses penelitian meliputi lima tahap utama, yaitu empati, definisi masalah, ide, prototipe, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster dan infografis efektif dalam meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap isu kekerasan seksual.

Fasya Aqila Abiyyanada; Puspitojati, Endah; Munambar, Siwitri

Jurnal Agrifoodtech 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Persaingan yang semakin kompetitif dalam industri wedang uwuh di Imogiri mendorong UMKM Taruna Agro Nusantara untuk berinovasi melalui produk wedang uwuh siap saji dalam kemasan paper cup yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap atribut kemasan wedang uwuh. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui diskusi dengan pemilik UMKM dan pakar desain untuk merumuskan atribut kemasan. Selanjutnya, pendekatan kuantitatif dilakukan melalui analisis konjoin untuk mengetahui kombinasi atribut yang paling disukai konsumen. Atribut kemasan yang dipilih yaitu slogan, warna, informasi produk, dan ukuran kemasan yang kemudian ditentukan level atributnya. Dari 9 level atribut menghasilkan 54 stimuli yang kemudian direduksi menjadi 9 stimuli menggunakan  orthogonal array. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa Persentase tingkat penerimaan responden terhadap stimuli tertinggi yaitu pada stimuli 4 sebesar 78%  kategori tinggi dengan kombinasi slogan “manfaat terasa, tradisi terjaga”, berwarna merah, menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta berukuran 240 ml. Nilai kepentingan tertinggi terdapat pada atribut ukuran dengan nilai 47,147. Nilai kegunaan tertinggi untuk atribut slogan adalah “kehangatan dalam tiap genggaman”, atribut warna terdapat pada warna merah, atribut informasi terdapat pada informasi yang menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, sedangkan nilai kegunaan tertinggi dalam atribut ukuran yaitu pada ukuran 240 ml. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan produk wedang uwuh siap saji yang lebih inovatif dan sesuai dengan selera pasar.

Eko Nursanty; Au Yong Hui Nee; Gita Sugiyarti; Aris Mardiyono; Tri Widayati +1 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pasar tradisional memainkan peran penting dalam memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya tarik pariwisata internasional. Pasar Seni di Kuala Lumpur adalah contoh utama dari keberhasilan transformasi pasar tradisional menjadi tujuan wisata budaya. Inisiatif community engagement ini merupakan kolaborasi antara Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang dan Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan tentang strategi branding untuk Pasar Seni sebagai destinasi pariwisata internasional. Metode yang digunakan antara lain lokakarya partisipatif, diskusi dengan pemilik bisnis lokal, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pelestarian budaya, pemasaran digital, dan keterlibatan masyarakat lokal menjadi faktor kunci dalam memperkuat citra Pasar Seni sebagai destinasi wisata global. Rekomendasi diberikan untuk pengembangan strategi branding untuk pasar tradisional di Asia Tenggara.

Ita Selviana Manik; Johari Manik; Nisma Simorangkir; Tahadodo Waruwu; Dorlan Naibaho

Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The purpose of this study was to determine the positive and significant influence of the discussion method on the interest in learning Christian Religious Education of class XI students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 Academic Year. The method used in this study uses a quantitative approach method. The population is all class XI students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 Academic Year totaling 205 people and a sample of 41 people is determined, which is 20% of the population. Data were collected using a positive closed questionnaire of 42 items. The results of data analysis show that there is a positive and significant influence of the discussion method on the interest in learning Christian Religious Education of class XI students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 Academic Year: 1) Analysis requirements test: a) positive relationship test obtained rxy value = 0.549> rtable (a = 0.05, n = 41) = 0.308 thus it is known that there is a positive relationship between variable X and variable Y. b) Significant relationship test obtained tcount value = 4.101> ttable (a = 0.05, dk = n-2 = 39) = 2.021 thus there is a significant relationship between variable X and variable Y. 2) Influence test: a) Regression equation test, obtained regression equation Y ̂="35","76"+1.13X. b) Regression determination coefficient test (r2) = 30.1%. 3) Hypothesis testing using the F test obtained Fcount> Ftable=(a=0.05, dk numerator k=16, dk denominator=n-2=41-2=39) which is 16.81> 1.51. Thus Ha, namely there is a positive and significant influence of the discussion method on the interest in learning Christian Religious Education of class XI students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 Academic Year, is accepted and H0 is rejected.

Putri Nurafifah Afifah; Putri Nurafifah; Olga Navelia; Muhammad Zainul Fikri; Nicky Rismansyah

Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif metode pembelajaran yang beragam dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang jenis-jenis dan tanda-tanda hari kiamat pada siswa kelas 5 SDN Sumberjaya 3 dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang dipakai adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan Kemmis dan McTaggart yang dilakukan dalam dua siklus melalui langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Terdapat 17 siswa yang menjadi subjek penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan di antara siswa, yang terlihat dari persentase ketuntasan belajar yang meningkat dari 30% di siklus sebelumnya menjadi 65% pada Siklus I, dan mencapai 100% di Siklus II. Penggunaan metode ceramah yang beragam, digabungkan dengan media visual, diskusi, dan interaksi aktif, terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi agama yang bersifat abstrak. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode ceramah yang bervariasi sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk Pendidikan Agama Islam di tingkat sekolah dasar.

Najamudin Najamudin

Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Aqidah Akhlak through a literature review that focuses on lecture and discussion methods. In learning Aqidah Akhlak, choosing the right method is the key to success in delivering material and shaping students' character. The lecture method is effective for delivering basic information systematically, while the discussion method emphasizes more on active student involvement and the development of critical thinking skills. This article reviews various scientific literature to analyze the advantages, disadvantages, and relevance of both methods in learning Aqidah Akhlak. The results of the study show that the use of both methods in an integrated manner can provide more optimal results, with lectures as an introduction and discussions as a deepening of the material. These findings provide a theoretical perspective for educators in designing effective learning strategies.

Silalahi, Immanuel Rahep; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2025 Universitas Stikubank

Berdasarkan Nota Kesepahaman Bersama Nomor 131/KMA/SKB/X/2012 antara Mahkamah Agung, Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Republik Indonesia beserta Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia tentang Penetapan Ulang Kriteria Pelanggaran Ringan dan Besaran Denda, Prosedur Pemeriksaan Cepat dan Penerapan Sistem Keadilan Restoratif serta Aturan yang ditetapkan oleh Kepolisian Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Pelanggaran Pidana Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif. Perihal mengenai beberapa tindak pidana tertentu, dapat diselesaikan melalui keadilan restoratif. Pelaksanaan keadilan restoratif telah diupayakan dalam kasus pembuangan bayi di Polsek Ngaliyan Kota Semarang. Topik yang diperhatikan dalam riset ini adalah bagaimana penerapan keadilan restoratif terhadap pelaku tindak pidana pembuangan bayi dan bagaimana tinjauan yuridis terhadap penerapan keadilan restoratif di Polsek Ngaliyan Kota Semarang. Pendekatan yuridis normatif diterapkan dalam penelitian ini. Kumpulan data sekunder akan digunakan untuk mendukung temuan-temuan yang ditunjang dengan wawancara oleh Polisi Polsek Ngaliyan yang berpengalaman dalam melaksanakan keadilan restoratif. Temuan penelitian yang didapat, menunjukkan bahwa pelaksanaan keadilan restoratif terhadap pelaku tindak pidana pembuangan bayi telah direalisasikan selaras dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Pelanggaran Pidana Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif. Namun, Peraturan Kepolisian tersebut tidak sejalan dengan implementasi Nota Kesepahaman antara Mahkamah Agung, Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Republik Indonesia beserta Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang telah turut menandatangani. Polisi Polsek Ngaliyan telah berupaya menegakkan keadilan dengan mengikutsertakan keluarga pelaku untuk mengupayakan pemulihan yang baik dan damai dengan tujuan agar kelangsungan hidup bayi pada akhirnya dapat dipastikan dan pelaku tindak pidana pembuangan bayi ini mendapatkan arahan yang tepat untuk mengembangkan perilaku dan karakter yang baik secara berkesinambungan. Pelaksanaan keadilan restoratif ini turut mengundang perwakilan dari masyarakat Kecamatan Ngaliyan dengan mengutamakan diskusi secara kekeluargaan untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil melalui perdamaian terhadap perkara tindak pidana pembuangan bayi tersebut.Kata kunci : Keadilan Restoratif, Tindak Pidana Pembuangan Bayi, Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021.

Afda'u, Faisal

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya sertifikasi tanah di Kelurahan Karangmojo, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, berpotensi meningkatkan sengketa agraria. Meski PTSL digulirkan, hambatan administratif dan minimnya edukasi hukum menghambat implementasi. Program pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan kesadaran hukum warga, mendukung Reforma Agraria, dan mendorong pengelolaan tanah berkeadilan. Kegiatan meliputi survei lokasi, sosialisasi hukum pertanahan melalui presentasi interaktif, dan diskusi dengan masyarakat Karangmojo Kidul. Kesadaran hukum masyarakat Kelurahan Karangmojo terkait pengelolaan dan sertifikasi tanah masih rendah, ditunjukkan oleh banyaknya tanah yang belum bersertifikat, berisiko menimbulkan konflik agraria. Faktor penyebabnya meliputi kurangnya pemahaman akan pentingnya sertifikat tanah sebagai bukti hukum, kendala ekonomi, rendahnya pendidikan, dan budaya pengelolaan tanah tradisional. Kurangnya informasi dan tenaga ahli di bidang pertanahan juga menjadi hambatan. Program pemerintah seperti PTSL, yang bertujuan mempermudah sertifikasi, kurang dimanfaatkan karena minimnya sosialisasi. Langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran mencakup edukasi intensif melalui sosialisasi, pendampingan teknis bagi masyarakat dalam melengkapi dokumen sertifikasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk menyebarkan panduan terkait. Selain itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyediaan layanan publik yang efektif. Peningkatan kesadaran hukum ini penting untuk menjamin kepastian hukum, mencegah konflik, dan mendukung pembangunan ekonomi masyarakat.

Faizatul Khoiriyah; Miftahul Jennah; Mulyadi Bagas Wicaksono; Agus Milu Susetyo

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This research aims to identify challenges and solutions in implementing discussion learning methods in Indonesian language subjects. Through a literature review, it was found that the main challenges lie in low student participation, teachers' lack of ability to manage discussions, and limited time and resources. Apart from that, the heterogeneity of students' abilities is also an obstacle. To overcome these challenges, this research presents several solutions, including: creating a conducive learning environment, providing space for exploration for students, improving teacher skills, motivating students, and improving classroom management. By implementing these solutions in an integrated manner, it is hoped that discussion learning can become more effective and achieve the desired learning goals. This research concludes that the successful implementation of the discussion method is very dependent on the joint efforts of various parties, including teachers, students and schools. Thus, discussion learning can be an effective means for developing students' language, critical thinking and collaboration skills. 

Faizatul Khoiriyah; Miftahul Jennah; Mulyadi Bagas Wicaksono; Agus Milu Susetyo

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This research aims to identify challenges and solutions in implementing discussion learning methods in Indonesian language subjects. Through a literature review, it was found that the main challenges lie in low student participation, teachers' lack of ability to manage discussions, and limited time and resources. Apart from that, the heterogeneity of students' abilities is also an obstacle. To overcome these challenges, this research presents several solutions, including: creating a conducive learning environment, providing space for exploration for students, improving teacher skills, motivating students, and improving classroom management. By implementing these solutions in an integrated manner, it is hoped that discussion learning can become more effective and achieve the desired learning goals. This research concludes that the successful implementation of the discussion method is very dependent on the joint efforts of various parties, including teachers, students and schools. Thus, discussion learning can be an effective means for developing students' language, critical thinking and collaboration skills. 

Afwa Shofatun Nisa; Iis Suharyati; Oman Farhurohman

Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

The aim of this research is to determine if the discussion method enhances student learning outcomes in social studies for SD/MI. A literature review approach was utilized to conduct this investigation. This method is based on several relevant articles that explore how discussion techniques influence learning outcomes in social studies at the SD and MI levels. Findings from various journals indicate that the discussion method significantly improves academic performance, and its implementation effectively boosts student achievement, particularly in social studies classes for elementary students.