Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 67241-67260 of 67,356

Analytics

Carwoto, Carwoto

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Genetic Algorithm is a kind of search algorithm based on the mechanics of natural selection and genetics. This algorithm can  search  for a global optimum  solution using multiple path and  treat  integer problem naturally. This paper presents application of Genetic Algorithm for determining the size, location, type, and number of capacitors to be placed on radial distribution system. The objective is to minimize the peak power losses and energy losses in the distribution system considering the capacitor cost. The algorithm was implemented in Delphi programming language and tested for a realistic physically­existing feeder to show its feasibility and capabilities.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

VoIP seperti halnya aplikasi real­time lainnya menuntut jaminan layanan minimum yang harus dipenuhi,  jaringan  berbasis    IP  biasa  /  jaringan  internet  saat  ini  tidak mampu memberikan  jaminan  itu karena  sifatnya  yang  hanya  memberikan  Best­effort  Service.  Masalah  pokok  kualitas  VoIP  yang  jelek sebenarnya  tergantung pada kestabilan bandwith bagi  traffic VoIP dan  sensitifitasnya  terhadap degradasi performansi  jaringan seperti delay,  jitter dan packet  loss.(Shu Tao  ; et al  ,2005). Permasalahan mengenai kualitas VoIP yang jelek di atas dihadapi pula oleh PT.Aplikanusa Lintasarta, keterbatasan bandwidth akses yang  dimiliki  pelanggan  telah menjadi masalah  utama  kualitas VoIP  pada  saat  ini,  upgrade  bandwidth jaringan  akses  tidak menjadi  referensi  solusi.  Proses  pembahasan  ini meliputi  :  analisa  jaringan  akses, pengukuran utilisasi bandwidth jaringan akses, analisa traffic data dan uji korelasi perubahan setting codec dan  payload  pada  perangkat VoIP  terhadap  konsumsi  bandwidth. Hasil  ini  adalah  sebuah model  sistem pengujian perangkat VoIP gateway dalam hal pengujian konsumsi bandwidth VoIP dan  referensi  standar setting codec dan payload yang paling efesien dalam konsumsi bandwidth.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Banyak  organisasi  yang memanfaatkan  perangkat  teknologi  informasi  berbasis  jaringan  baik local maupun  global  untuk mendukung  tujuan pengembangan  organisasinya. Namun  banyak  yang  tanpa disadari mengimplementasikan  sistem  jaringan  computer  tersebut  tanpa  dibarengi  dan  diimbangi  dengan sistem keamanan yang memadai sesuai dengan standar keamanan yang berlaku. Hal itu dikarenakan karena banyak  yang  tidak  menggunakan  prinsip­prinsip  pengamanan  sesuai  standar,  dan  dalam mengimplementasikan tidak melalui tahap siklus hidup keamanan informasi. Untuk mengatasi kendala itu, maka  dari  itu  sebuah  organisasi  harus  memiliki  patokan  atau  standar  baku  untuk  menerapkan  sistem keamanan  sesuai  dengan  prinsip  standar  seperti  yang  dikeluarkan  oleh NIST.  Selain  itu  sangat  penting sekali  diperlukan  komitmen  implementasi  keamanan,  dengan  cara  menerapkan  sesuai  siklus  hidup keamanan informasi oleh para user, system engineer, spesialis IT, manajer program dan petugas keamanan informasi.

Eniyati, Sri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Dalam menentukan penerimaan beasiswa, banyak sekali kriteria-kriteria yang harus dimiliki oleh individu sebagai syarat dalam mendapatkan beasiswa. Masing-masing sekolah pasti memiliki kriteria-kriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa. Pembagian beasiswa dilakukan oleh beberapa lembaga untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studinya. Untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternative terbaik bedasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu siswa terbaik.

Murti, Hari; Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut  dalam retina mata yang mengalami kelemahan atau kerusakan permanen dan tidak mampu merespon warna dengan semestinya. Buta warna  merupakan kelainan genetik atau bawaan yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya,  kebutaan warna juga dapat disebabkan seseorang mengkonsumsi obat dalam periode waktu tertentu karena penyakit yang dideritanya. Penglihatan warna sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari dari seseorang, menjadikan masalah dan bahkan mungkin  bisa menjadikan seseorang akan merasa tersiksa dan frustasi dengan keadaan ini, misal pada anak-anak dimana tidak dapat memilih warna spidol atau crayon yang tepat, seseorang tidak dapat memadu padan warna baju yang cocok, seorang ibu yang tidak bisa mengetahui kapan daging benar-benar matang, seseorang tidak mengerti tanda lalu-lintas dan masih banyak lagi fakta-fakta tentang buta warna. Menurut dokter spesialis mata bahwa tidak ada cara untuk mengobati buta warna karena bawaan, karena buta warna bukan suatu penyakit melainkan gangguan penglihatan pada seseorang. Penyandang buta warna tetap mengenal warna tetapi warna yang sesuai dengan persepsi sendiri. Sedangkan penderita kebutaan warna yang disebabkan akibat samping dari mengkonsumsi obat maka kebutaan warna yang disandangnya dapat disembuhkan.

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Tata kelola TI atau IT (Information Technology) Governance merupakan struktur hubungan dan proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuannya dengan menambahkan nilai ketika menyeimbangkan risiko dibandingkan dengan TI dan prosesnya. Dalam penelitian ini dihasilkan suatu rekomendasi IT Governance yang merupakan pengembangan dari IT Governance yang sudah dilaksanakan oleh Institusi saat ini, namun saat ini proses IT Governance belum dilakukan secara menyeluruh. Rekomendasi IT Governance ini dibuat guna meningkatkan kinerja TI layanan akademik yang ada di UNISBANK, dimana aktivitas layanan akademik tersebut menjadi tanggung jawab kerja suatu biro yang bernama BAAK dan pengadaan dan pengelolaan TI yang ada  menjadi tanggung jawab suatu divisi yaitu P2ICT. Perancangan IT Governance dalam penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT (Control Objective For Information and Related Technology) versi 4.0, Dalam penelitian ini hanya dibahas 2 domain dari 4 domain yang ada di COBIT dengan pembahasan dibatasi pada tingkat control process saja, tidak membahas aktivitas-aktivitas yang terdapat di setiap control process. Domain yang dipilih dalam penelitian ini untuk dibuatkan rekomendasi pengelolaan TI adalah domain Deliver and Support (DS), Monitor and Evaluate (ME). Dari pemetaan model maturity tersebut diperoleh bahwa tingkat maturity untuk DS mendidik dan melatih users berada pada level maturity 4 (diatur), sementara untuk DS mengelola data berada pada tingkat maturity 3 (ditetapkan), Domain untuk Monitor dan evaluasi kinerja TI berada tingkat maturity 3 (ditetapkan). Berdasarkan pemetaan maturity tersebut dirancang rekomendasi IT Governance untuk masing-masing control process agar tingkat maturity dari masing-masing control process tersebut bisa lebih baik. Berdasarkan visi, misi, tantangan masa depan, dan tingginya harapan manajemen UNISBANK terhadap proses IT COBIT, dapat disimpulkan untuk dapat mendukung pencapaian tujuan UNISBANK setidaknya tingkat maturity pengelolaan IT yang dilakukan harus berada pada tingkat 4 – diatur (managed) dimana proses di monitor dan diukur manggunakan indikator tertentu.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pada kesempatan penelitian saat ini adalah berkaitan dengan pemrosesan citra digital untuk mengamati dan memberikan analisa berkaitan dengan sebuah proses dalam serangkaian pengolahan citra yaitu dalam fokus penelitian tentang morfologi. Morfologi merupakan suatu proses dalam pengolahan citra, yang dimaksudkan untuk memberikan pendekatan morfologi secara matematis, yang dapat diimplementasikan pada sebuah citra, dan digunakan untuk mengekstraksi komponen citra. Proses ini mampu untuk digunakan untuk merepresentasikan sebuah citra dan mampu mendeskripsikan bentuk / area yang terbentuk seperti tepian/batasan tepi citra, kulit/kerangka citra maupun tingkat kecembungan citra (convex hull). Beberapa penerapan teknik dalam proses morfologi ini diantaranya adalah pada proses preprosesing dan postprosesing, seperti penyaringan (filtering), penipisan (thinning) serta pengikisan (pruning) terhadap citra yang diamati. Beberapa teori berkaitan tentang hal itu membuat peneliti tertarik untuk mencoba mengimplementasikannya dalam sebuah citra yang dibentuk dalam model citra biner (binary image) dengan variasi proses morfologinya, sehingga diperoleh pengamatan citra yang optimal terhadap obyek utama.

Wismarini, Th.Dwiati; Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Perhitungan debit air dilakukan untuk mengetahui laju aliran puncak pada Sistem Drainase . Metode yang digunakan untuk memperkirakan laju aliran puncak (debit banjir) adalah metode Rasional, dimana metode ini umum dipakai karena sangat simpel dan mudah penggunaannya, namun penggunaannya terbatas untuk DAS-DAS dengan ukuran kecil, yaitu kurang dari 300 ha. Analisis  intensitas seragam dan merata di seluruh DAS selama paling sedikit sama dengan waktu konsentrasi (tc) DAS.  Beberapa metode untuk memperkirakan laju aliran puncak (debit banjir) , lebih banyak ditentukan oleh ketersediaan data. Data yang digunakan sebagai indikator menentukan wilayah yang berpotensi rawan banjir berdasarkan indikator, Debit Air DAS, Curah Hujan, Topografi,dan  penggunaan lahan. Analisa pada sistem drainase untuk menentukan wilayah yang berpotensi banjir dengan memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Geografi.

Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Dalam model HSV (Hue Saturation Value) ini digunakan untuk segmentasi warna kulit manusia dan digunakan untuk mengklasifikasi citra khususnya dalam hal klasifikasi gambar pornografi. Pengelompokan warna kulit manusia ditunjukkan dalam ruang lingkup HSV. Dengan menggunakan sample warna kulit campuran warna kulit Eropa dan Asia, sehingga dapat menunjukkan bahwa model prototipe ini dapat digunakan untuk mendeteksi gambar pornografi.

Ardhianto, Eka

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Penggunaan komputer tidak hanya terbatas digunakan sebagai perangkat pengganti mesin ketik saja, namun telah banyak dikembangkan aplikasi yang dapat membantu penyelesaian pekerjaan manusia. Dalam hal pengolahan data meter listrik penggunaan perangkat komputer sebagai sarana pengolahan data catatan meter pelanggan listrik hingga saat ini terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengembangkan pengolahan data meter listrik dengan berbasis pengolahan pada citra foto meter listrik. Selain sebagai bukti fisik, f oto yang diambil juga digunakan untuk penghitungan jumlah pemakaian KWh listrik pelanggan. Permasalahan yang muncul adalah dengan jumlah pengguna listrik yang tidak hanya sedikit maka proses entri data penggunaan KWh listrik kedalam aplikasi membutuhkan waktu lama dan terkadang terdapat kekeliruan angka yang diinputkan karena proses entri data memerlukan kejelian mata untuk melihat angka pada foto meter listrik. Dari permasalahan yang ada, maka dibutuhkan suatu perangkat aplikiasi yang mampu melakukan segmentasi secara otomatis untuk membantu menentukan lokasi angka angka meter listrik pada foto. Penelitian ini melakukan pensegmentasian lokasi angka meter listrik untuk membantu petugas entri dalam melakukan proses input data angka pemakaian listrik. Penggunaan algoritma dirancang untuk mendapatkan lokasi angka dengan menggunakan fungsi regionprops pada lingkungan MATLAB. Hasil akhir yang didapatkan adalah sebesar 47% dari sample yang diambil ternyata dapat menemukan lokasi angka meter dengan baik.

Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Perkembangan zaman yang semakin pesat mendorong keinginan manusia untuk mendapatkan informasi yang akurat menjadi sangat penting.  Dengan informasi  yang akurat, akan sangat membantu manusia menentukan kebijakan dalam banyak bidang pekerjaan. Namun demikian, untuk mendapat informasi secara akurat terhambat oleh banyak faktor, di antaranya kekurangakuratan dari hasil pada pembacaan suatu citra. Hal ini dapat disebabkan oleh kurang jelasnya gambar citra awan hasil pencitraan satelit cuaca. Oleh sebab itu, Makalah ini bertujuan menemukan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk membantu penyelesaian tersebut, yaitu dengan mengunakan teknologi pengolahan citra digital. Teknologi pengolahan citra digital foto satelit cuaca berdasarkan perbaikan kualitas citra. Langkah-langkah pengolahan citra yang dilakukan pertama,  pengambilan data citra satelit dari Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang;  kedua, pemakaian teknologi program yang meliputi pengambilan citra satelit,  pemotongan citra satelit, interpolasi citra

Puryandani, Siti

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Strategic capacity involves an investment decision that must match resource capabilities to a long term demand forecast. This paper explain factors to be taken into account in selecting capapcity additions for both manufacturing and service include : the likely effects of economies of scale, the effects of experience curve, the impact of changing facility focus and balance among production stages and the degree of flexibility of facilities and the workforce.

Setiawan, Andi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This article is a future research agenda for researchers in marketing. This article was formulated on the basis of notes and important facts found in the field. Facts where sales and market share to more extensive automatic scooter. Along with increased sales and increased market share, this article tries to explore further the factors that cause the behavior of consumers choose automatic scooter. It is interesting where the Indonesian market, including market times are difficult to change, efficient and economical image into realms consideration in every decision and became a behavior so far

Astuti, Rif’ah Dwi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This study analyzes the effect of receive, tariffs and quality perceptions of the learning process and service to increase interest. The formulation of the questions examined in this study were 1). What impact will influence the perception of market acceptance for graduates of interest in selecting majors AN? 2). What impact do perceptions influence the rates of interest specified AN AN chose? and 3). What impact will influence the perception of the quality of the learning process and service in the AN of interests to choose majors AN? Furthermore, variables and indicators of research is also based on previous research.A model has been developed and three hypotheses have been formulated to address this research problem. The sampling technique was purposive sampling and quota sampling. Respondents from this study amounted to 100 respondents, where respondents were students of the Department AN Semarang State Polytechnic. Data analysis tool used is Structural Equation Modelling (SEM) in AMOS 16.0.The results of this study data analysis shows the model and research results were well received, and further research is proving the influence of perception on the market acceptance of graduates AN interest in the Department of the AN is positive an  significant. Effect of tariff AN Perception of interest in the Department of the AN is not significant. Then the influence of the effectiveness of advertising on consumer buying behavior is positive and significant. And the influence of the learning process and service quality in the AN of interest in the Department is positive and significant.

Aqmala, Diana

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Salesperson plays an important role for the survival of the company. The roleof salespeople in the Multi Level Marketing company is a distributor, which will promoteproducts and business plan. Distributor is very important because of the high competition between companies who also want to increase product sales. The key of success in MLM companies depends on how the company is able to improve the performance of distributors.Problem of this research is how the characteristic Distributors, companies support and organization learning affect the performance of MLM distributors. Sampling technique used was purposive sampling method that used as many as 50 people Tianshi distributors in Semarang.The results of data analysis showed that there is significant influence between the characteristic distributors, companies support and Organization Learning to the performance MLM distributor.

Darwanto, Darwanto

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Small-Medium Enterprise (SME) has important role in national economy on job creating and output. SME create job more than big industry. Eventhough SME role on share of national income is less than big industry. This situation is caused by weakness of competitiveness and productivity of small-medium enterprise. Empowering of competitiveness and productivity is important to overcome this problem. Increasing productivity and  competitiveness program on new sector that has high local resource and base on technology would be solution to empowering competitiveness of SME.

Setiawan, Andi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This article is a future research agenda for researchers in marketing. This article was formulated on the basis of notes and important facts found in the field. Facts where sales and market share to more extensive automatic scooter. Along with increased sales and increased market share, this article tries to explore further the factors that cause the behavior of consumers choose automatic scooter. It is interesting where the Indonesian market, including market times are difficult to change, efficient and economical image into realms consideration in every decision and became a behavior so far

Sudarmaji, Heri

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The use of revenue sharing between depositors mudharabah saving and the bank in the operation of Islamic Banks, has created an agency problem. Regarding with this problem, Banks should provide both financial and non financial information for the depositors mudharabah saving. This research tests again there is gap in the information provided by banks as the provider of information to the depositors as the user of the information. Based on asymmetry information theory, depositors as a party with less information, would demand more information to the banks. However for some reasons, banks might restrict the information provided to the depositors mudharabah savingOne hundred seventy-five customers consists of mudharabah saving account customer, mudharabah investment account customer, wadiah current account customer and financing customer and ninety seven staffs of Islamic banks in Semarang using technical convenience sampling have been surveyed with questionnaire.This research used independent sample t-test in analyzing the expectation gap of the two groups. The result shows that in general, there is no expectation gap between overall customers and Islamic Banks Managers in both financial and non financial disclosure. But there exists expectation gap between mudharabah investment account customer and Islamic Bank Managers in financial and non financial disclosure.

Anshori, M. Isa

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Organizational Citizenship Behavior (OCB) is improving organizational efficiency and effectiveness by contributing toward resource transformation, innovation and adaptation ability (Williams and Anderson, 1991). The number of employees in Poltekkes Surabaya who are divided into various divisions becomes a problem for human resources management. Therefore, Poltekkes Surabaya director’s managerial ability is greatly determined to organize human resources in order to create an effective and productive organization. In order to find out the relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior in Health Polytechnic of Surabaya. The research used cross sectional design with subject of Health Polytechnic of Surabaya employees. In order to examine Organizational Citizenship Behavior, the research instrument being used was The Origin Organizational Citizenship Behaviors Questionnaire by Morrison (1994) which already used by Muchiri (2002). Job satisfaction was measured by using Minnesota satisfaction questioner. Organization’s commitment is measured by using questioner which is presented by Allen and Meyer (1990); Panggabean (2004). The research showed that there was a relationship between job satisfaction with OCB with r=0,407; R2 = 0,165 and p Value = 0,000. There was a relationship between organization’s commitment with significant OCB with r =0,2888; R2 = 0,83 and p Value = 0,001. Therefore, there was a significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior with r=0,441; R2 = 0,194 and p Value = 0,000. In summary, there was a positive and significant relationship between job satisfaction with organizationalcitizenship behavior. There was a positive and significant relationship between organization’s commitment with organizational citizenship behavior. There was a positive and significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizationalcitizenship behavior. The research used cross sectional design with subject of Health Polytechnic of Surabaya employees. In order to examine Organizational Citizenship  Behavior, the research instrument being used was The Origin Organizational Citizenship Behaviors Questionnaire by Morrison (1994) which already used by Muchiri (2002). Job satisfaction was measured by using Minnesota satisfaction questioner. Organization’s commitment is measured by using questioner which is presented by Allen and Meyer (1990); Panggabean (2004). The research showed that there was a relationship between job satisfaction with OC Bwith r=0,407; R2 = 0,165 and p Value = 0,000. There was a relationship between organization’s  commitment with significant OCB with r =0,2888; R2 = 0,83 and p Value = 0,001. Therefore, there was a significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior with r=0,441; R2 = 0,194 and p Value = 0,000. In summary, there was a positive and significant relationship between job satisfaction with organizational citizenship behavior. There was a positive and significant relationship between organization’s commitment with organizational citizenship behavior. There was a positive and significantrelationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior.

Sutanto, Felix Andreas; Yulianton, Heribertus; Razaq, Jeffri Alfa

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Cyber Campus Laboratory (CCL) adalah pelayanan jaringan yang terkoneksi dengan internet di Universitas  Stikubank. Kebutuhan pengguna dalam  mengakses informasi sangat  tinggi  bila dibandingkan dengan ketersediaan  bandwith. Selain itu kebutuhan untuk memanajemen jaringan dengan mudah sangat diperlukan untuk administrator jaringan. Penelitian ini akan merancang dan mengimplementasikan  VLAN pada jaringan Cyber Campus Laboratory agar peralatan yang ada dapat dioptimasi untuk memberikan pelayanan jaringan yang baik. Rancangan atau desain jaringan dibuat dalam tiga lapisan yaitu core, distribution dan access. Virtual LAN (VLAN) adalah  suatu mekanisme yang dapat digunakan untuk mensegmentasi jaringan dalam peralatan switch. Dengan metode trunking, switch dapat dihubungkan dengan router untuk menghubungkan semua VLAN. Melalui cara ini peralatan jaringan yang ada dapat dioptimasi untuk mendukung pelayanan jaringan.