Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 66861-66880 of 67,356

Analytics

Akhmad Mustofa, Y. Wuri Wulandari &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Mocaf or modified cassava flour is a cassava flour that is specifically processed by modifying of cassavacells though fermentation. The aim of the research was to produce mocaf by fermentation with differenttreatment, thera are by spontaneous fermentation and by species youghurt as bacteria culture.The research showed that treatment of fermentation would influence the characteristic of cassavaflour. Flour taste was unidentified and didn’t have cassava odor. Treatment fermentation by youghurt wasproduced higher quality cassava flour with specific characteristic are moisture content (11,957%), amilumcontent (79,934%), protein content (0,935%), lipid content (4,650%), ash content (0,321%), celulose content(1,795%), kalsium content (0,321 mg/100g), Fe content (54,041 mg/100g), fosfor content (178,596 mg/100 g),and HCN content HCN (23.751 ppm)Keywords: mocaf, flour, and cassava

Akhmad Mustofa, Sriyono, Linda Kurniawati &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Carrots (Daucus carota L.) is one of the agricultural commodities in Indonesia which contains provitaminA. Beta‐Caroten is known to maintain eye health. This research aimed to determine the ratio of gelatinconcentration and optimal concentration of carrot juice to produce carrot jelly candy that has quality andpreferred by consumers. The research was canducted using a completely randomized design (CRD) factorialconsisting of 2 factors. The first factor was concentration of gelatin i.e 3%, 5%, 7%. 9% and the second factorwas the concentration ratio of carrot juice i.e 50%, 75%, 100%. The results showed that the best combinedtreatment was consist of 7% gelatin concentration and 75% of carrot juice. This treatment had 32,500% ofmoisture content, 1,970% of ash, 4.88% of reducting sugar, 5.12 of acidity, 103.115 mg/g of Beta‐Carotene, orangecalor (2,500); tasteless carrots (1,500); chewy (3,083) and preferred by consumers (2.667).Key words: Jelly Candy, Carrot, Calculate, Gelatin

Linda Kurniawati, Wirnaningsih &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tuntutan diperolehnya produk susu dengan keamanan dan kandungan protein yang menyerupai sususapi menyebabkan dialihkannya perhatian pada sumber protein nabati. Biji kecipir (Psophocarpustetragonolobus) dapat diolah menjadi susu karena memiliki kandungan protein yang hampir setara dengankedelai. Dalam proses tersebut, selain bahan baku, juga perlu penambahan bahan lain agar hasilnya memenuhiselera konsumen. Biji wijen (Sesamun indicum L.) merupakan bahan pembantu yang dapat menghilangkan baulangu pada susu kecipir, karena jika biji wijen disangrai, akan mengeluarkan minyak yang beraroma sangatharum dan gurih. Minyak wijen ini juga berperan sebagai pengikat aroma dan katalisator, sehingga bau langudapat dihilangkan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL)faktorial yang terdiri atas 2 faktor yaitu penambahan biji wijen (0 g, 75 g, 85 g dan 95 g) dan lama perebusan (20menit, 25 menit dan 30 menit). Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam F pada jenjang 0,05. Jika adabeda nyata dilanjutkan uji jarak berganda Duncan (DMRT) 5 % untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan berat wijen, maka kadar protein dan lemaksemakin meningkat. Pada perlakuan penambahan wijen 95 g dan lama perebusan 20 menit, menghasilkan susukecipir yang cukup disukai oleh panelis dengan didukung oleh faktor‐faktor lain, yaitu kadar protein 2,846%,kadar lemak 3,348%, warna coklat muda sekali dan aroma kecipir (langu) tidak terasa.Kata kunci : Biji kecipir, berat wijen, lama perebusan, kualitas.

Merkuria Karyantina, Indriastuti Wiharto, Linda Kurniawati &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Cookies adalah jenis biskuit (kue kering) yang biasanya dibuat dari tepung terigu sehingga ketergantunganterhadap impor terigu sangat besar. Pemanfaatan tepung ganyong sebagai bahan substitusi tepungterigu dalam pembuatan cookies akan mengurangi impor tepung terigu dan mendayagunakan bahan panganlokal. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji karakteristik cookies dengan substitusitepung ganyong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari2 faktor yaitu : kadar substitusi tepung ganyong (25%, 50%, 75% dan 100%) dan jenis perlakuan pendahuluan(tanpa perlakuan pendahuluan, perendaman Na bisulfit 0,2% selama 20 menit dan blanching uap selama 10menit). Data yang diperoleh dianalisis kimia dan fisika dengan Uji Sidik Ragam dan dilajutkan ke DMRT, untukmengetahui beda nyata antar perlakuan pada tingkat signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa cookies yang paling disukai panelis dibuat dari substitusi tepung ganyong 25% dan jenis perlakuanpendahuluan perendaman Na bisulfit 0,2% selama 20 menit dan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia(SNI). Hasil analisis menunjukkan bahwa cookies tersebut mempunyai kadar air 3,6953%; kadar abu1,2972%; kadar gula total 20,9976%; dan kadar protein 6,1809%; volume pengembangan 0,7985%; warnacoklat muda (1,8333); rasa sedikit berasa ganyong (1,5833); renyah (2,0833); dan disukai panelis (3,000).Kata kunci : cookies, tepung ganyong, subsitusi, perlakuan pendahuluan.

Februariyanti, Herny; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Salah satu tinjauan yang mendasari penelitian ini adalah sumber data, yang terkadang masih terbatas dan melalui prosedur-prosedur berantai yang rumit, dan hanya dikembangkan oleh para ahlinya saja, mendorong tim peneliti untuk berperan dalam pengembangan lanjut mediasinya melalui sebuah riset sederhana dalam pemanfaatan kendali layanan berbasis situs, atau  lebih  dikenal  dengan  Web  Service  Controller,  dalam  sebuah  komunikasi  data  dan informasi menggunakan perangkat open source,  seperti PHP dan MySQL ini menjadi sasaran pengembangan penelitian saat ini. Tim peneliti berharap dengan peningkatan kemampuan dan analisa ini diharapkan mampu mendukung dan mengembangkan teknologi berbasis Smart City tanpa hanya terkhusus bagi satu sisi saja namun kemanfaatan lanjut yang lebih besar bagi masyarakat, baik masyarakat umumnya maupun masyarakat akademisi pada khususnya.

Sulastri, Sulastri; Zuliarso, Eri; Anis, Yunus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Bengkel AHASS Akmal Jaya Motor Purwodadi adalah salah satu bengkel resmi honda yang berada di Kecamatan Danyang Kabupaten Purwodadi. Pemilik Ahass Akmal Jaya Motor terkadang mengalami kesulitan untuk mengetahui seberapa banyak suku cadang dan jasa yang telah terjadi dalam satu transaksi, sehingga pemilik masih manual/spekulasi dalam pembelanjaan suku cadang. Implementasi Data Mining pada AHASS Akmal Jaya ini bisa menghasilkan rules/aturan asosiatif yang bisa dilihat dan dianalisis hasilnya menggunakan algoritma apriori dan algoritma eclat, sehingga pemilik bisa melihat seberapa tinggi frekuensi suku cadang dan jasa apa saja yang sering terjadi. Maka dari itu, dilakukan analisis dan pengujian, diharapkan bisa memberikan informasi mengenai pola transaksi dan mengetahui jasa dan suku cadang apa yang sering muncul dari AHASS Akmal Jaya Motor. Sehingga bisa membantu pemilik dalam mengambil keputusan untuk melakukan pembelian suku cadang apa saja yang perlu dibeli.

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor; Retnowati, Retnowati; Mulyani, Sri; Martha, Khristma

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Smart City adalah skonsep tata kota yang mengoptimalkan teknologi informasi dan digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, serta meningkatkan layanan Pemerintah. Kota Pekalongan sedang berupaya untuk mempersiapkan diri dalam proses implementasi Smart City. Dalam referensi diketahui bahwa salah satu indikator kesiapan implementasi Smart City adalah Smart Governance, yang terdiri atasi empat indikator utama yaitu Participation in decision-making, public and social services, Transparent Governance, political strategies and perspectives. Dari keempat indikator tersebut diperjelas ke dalam indikator operasional yang lebih mudah diukur secara kuantitatif. Oleh sebab itu metode penelitian dipilih mix research methods karena data yang diperoleh dilakukan melalui cara kualitatif dengan wawancara kepada narasumber. Hasil data dikelola dan diolah menggunakan cara kuantitatif. Cara kuantitatif tersebut adalah metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani. Dari keempat indikator utama diturunkan menjadi 21 variabel input Hasil yang diperoleh adalah tingkat kesiapan Kota Pekalongan dalam mengimplementasikan Smart City dari Perspektif Smart Governance adalah 1,5 (Sedang).

Sukur, Muji; Purwaningtyas, Purwaningtyas; Al Amin, Imam Husni

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Setiap keluarga menginginkan kondisi keuangan yang sehat, keuangan keluarga dinyatakan sehat kalau pengeluaran berbanding lurus dengan pemasukan. Untuk mencapai kondisi keuangan yang sehat diperlukan suatu perencanaan dan pencatattan keuangan yang baik. Dengan perencanaan dan pencatatan keuangan yang baik akan dapat mengontrol dan mengevaluasi setiap detail pengeluaran keuangan, sehingga dapat meminimalkan pengeluaran yang kurang perlu. Setiap rumah tangga perlu melakukan perencanan keuangan yang baik agar tujuan rumah tanggga jangka pendek dan jangka panjang dapat tercapai. Perencanaan keuangan merupakan seni pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh individu atau keluarga untuk mencapai tujuan yang efektif, efisien, dan bermanfaat, sehingga keluarga tersebut menjadi keluarga yang sejahtera. Secara umum, aktivitas yang dilakukan adalah proses pengelolaan penghasilan untuk mencapai tujuan finansial seperti keinginan memiliki dana pernikahan, dana kelahiran anak dan lain- lain. Penghasilan kita perlu dikelola agar dapat memenuhi kebutuhan saat ini dan juga kebutuhan di masa depan. Setiap keluarga menginginkan kondisi keuangan yang sehat, keuangan keluarga dinyatakan sehat kalau pengeluaran berbanding lurus dengan pemasukan. Untuk mencapai kondisi keuangan yang sehat diperlukan suatu perencanaan dan pencatattan keuangan yang baik. Dengan perencanaan dan pencatatan keuangan yang baik akan dapat mengontrol dan mengevaluasi setiap detail pengeluaran keuangan, sehingga dapat meminimalkan pengeluaran yang kurang perlu. Dengan demikian, rancangan aplikasi budgeting merupakan suatu alat yang membantu didalam pengendalian biaya rumah tangga karena dapat memberikan informasi bagi keluarga mengenai berhasilnya (efektivitas) setiap rencana.

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Hadiono, Kristophorus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

E-WOM adalah pernyataan positif atau negatif yang dibuat oleh konsumen potensial, konsumen aktual, dan konsumen terdahulu tentang produk atau perusahaan melalui internet. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan pernyataan tersebut adalah media sosial twitter. Media sosial dapat digunakan untuk mendapatkan respon secara jujur karena biasanya orang tidak akan merasa sungkan untuk mengungkapkan perasaannya secara tidak langsung. Penelitian ini akan menganalisa ada atau tidaknya pernyataan e-WOM terhadap penyedia jasa layanan internet. Metode yang dilakukan terdiri dari tiga kegiatan, yang pertama adalah mengambil cuitan pengguna twitter yang mengandung kata yang berhubungan dengan penyedia jasa layanan internet. Kegiatan kedua adalah persiapan data untuk training. Yang ketiga adalah menganalisa e-wom dengan metode knn dan bahasa pemrograman R. Hasil penelitian ini berupa data motif e-wom Venting Negative Feelings dan Extraversion / Positive Self-Enhancement. Data tersebut dapat digunakan sebagai pendukung keputusan pengguna internet dalam memilih penyedia jasa layanan internet yang baik.

Diartono, Dwi Agus; Suhari, Yohanes; Wahyudi, Eko Nur; Khristianto, Teguh

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Perangkat mobile paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengakses informasi. Keterbatasan perangkat mobile adalah ukuran layar yang relatif kecil. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kesederhanaan dan konsistensi terhadap kegunaan portal web mobile serta implikasinya terhadap kepuasan konsumen. Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa yang menggunakan layanan web mobile untuk mengakses toko online. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan langsung kepada responden. Penelitian ini menggunakan analisis path. Pengaruh antar variabel diuji dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian adalah : (1) Kesederhanaan fitur web mobile tidak berpengaruh terhadap Kegunaan, sedangkan Konsistensi layanan antara web mobile dan web pada perangkat desktop/laptop berpengaruh positif terhadap Kegunaan; (2) Kesederhanaan fitur web mobile, Kosistensi layanan antara web mobile dan web pada perangkat desktop/laptop, dan  Kegunaan web mobile berpengaruh positif terhadap kredibilitas layanan web mobile; (3) Kegunaan tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan pengguna sedangkan kredibilitas layanan web mobile berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna.

Mustikasari, Jani

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengembangan pendidikan karakter dalam masyarakat melalui budaya untuk menguatkan sikap spiritual dan sikap sosial. 2) untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam masyarakat melalui budaya untuk menguatkan sikap spiritual dan sikap sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Sedangkan Teknik Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan yaitu: Reduksi Data, Penyajian Data, dan Menarik Kesimpulan/Verifikasi. Sedangkan Teknik interaktif yang meliputi triangulasi sumber data dan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: 1) Pengembangan Pendidikan Karakter Dalam Masyarakat Melalui Budaya Untuk Menguatkan Sikap Spiritual Dan Sikap Sosial (Studi Kasus Pada Masyarakat Desa Karangrejo Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar) dapat berkembang dengan baik mulai kesadaran masyarakat sampai pada perilaku di masyarakat. 2) Pengembangan Pendidikan Karakter Dalam Masyarakat Melalui Budaya Untuk Menguatkan Sikap Spiritual Dan Sikap Sosial (Studi Kasus Pada Masyarakat Desa Karangrejo Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar) diharapkan dalam pelaksanaannya dapat mempengaruhi seluruh masyarakat agar mempunyai karakter yang baik, dengan pembiasaan-pembiasaan yang diterapkan di masyarakat, sehingga pembiasaan tersebut dapat menjadi karakter di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Budaya, Sikap Spiritual Dan Sikap Sosial

Leki, Aplonia

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan lingkungan belajar dengan pengamalan nilai–nilai pancasila pada Siswa Kelas XI, Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan keharmonisan di dalam keluarga dengan pengamalan nilai–nilai pancasila pada Siswa Kelas XI, untuk mengatahui ada tidaknya hubungan lingkungan belajar dan keharmonisan di dalam keluarga dengan pengamalan nilai–nilai pancasila pada Siswa Kelas XI. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas Kelas XI yang berjumlah 300. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel bertujuan atau purposive sampel yaitu sampel bertujuan dilakukan dengan cara mengambil subjek bukan didasarkan atas strata, random atau daerah tetapi didasarkan atas adanya tujuan tertentu. Sampel sejumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket. Metode angket digunakan untuk mengumpulkan data mengenai Hubungan lingkungan belajar, kehermonisan di dalam keluarga dan pengamalan nilai-nilai pancasila.Peneliti menguji coba instrumen dengan mengunakan uji validitas dan uji reliabilitas dengan rumus product moment dinyatakan valid untuk angket tentang lingkungan belajar (X1), keharmunisan di dalam keluarga (X2), dan pengamalan nilai–nilai pancasila (Y). Teknik analisis data dengan mengunakan rumus korelasi ganda dan diperoleh kesimpulan sebagai berikut : Ada hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar dengan pengamalan nilai–nilai pancasila pada siswa kelas XI. Dilihat dari nilai diperoleh rxy = 0,934. selanjutnya nilai rxy dibandingkan dengan r tabel N = 30 signifikan 5% = 0,361. Dan signifikan 1% = 0,463. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara keharmonisan di dalam keluarga dengan pengamalan nilai–nilai pancasila pada siswa kelas XI” dilihat dari nilai diperoleh rxy = 0,795 selanjutnya nilai rxy dibandingkan dengan r tabel N = 30 signifikan 5% = 0,361. Dan signifikan 1% = 0,463. ada hubungan lingkungan belajar dan keharmonisan di dalam keluarga dengan pengamalan nilai–nilai pancasila pada siswa kelas XI, dibiktikan nilai F hitung F = 7,86. Selanjutnya nilai F hitung dibandikan dengan nilai F tabel signifikan 5% yaitu 3,33.Kata Kunci : Lingkungan Belajar, Keharmonisan Di dalam Keluaraga Dan Pengamalan Nilai-NilaiPancasila.

Barokah, Fatheh Nur

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan anta-ra sikap sosial dan keterampilan kewarganegaraan dengan pembentukan karakter pada siswa kelas X SMA Negeri Colamdu Tahun Pelajaran 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif.Dalam penelitian ini, populasinya adalah siswa kelas X SMA Negeri Colomadu yang berjumlah 300 siswa. Sam-pel diambil dengan teknik random dengan cara Quota random sampling dengan mengambil sampel sebanyak 10-15% dari populasi, dengan hasil perhitungan yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket. Metode angket digunakan untuk mengumpulkan data mengenai Hubungan sikap sosial, keterampilan kewarganegaraan, pembentukan karakter. Uji coba instrument mengunakan uji validitas dan uji reliabilitas dengan rumus product moment dinyatakan valid untuk angket tentang sikap sosial ( X1 ), keterampilan kewarganegaraan ( X2 ), dan pembentukan karak-ter (Y).Teknik analisis data dengan mengunakan rumus korelasi ganda dan product momen. Hasil analis menunjukan bahwa nilai F hitung 6,84> F tabel 3,33 dengan demikian hipotesiss yang menyatakan “ Ada hubungan yang positif dan signifikan antara sikap sosial dan keterampilan kewarganegaraan dengan pem-bentukan karaakter pada siswa kelas X SMA Negeri Colomadu Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016”. Terbukti kebenarannya.Kata Kunci : Sikap Sosial, Keterampilan Kewarganegaraan, Pembentukan Karakter

Untari, Sri

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara eksistensi guru di masyarakat dengan kualitas guru dalam perannya sebagai pendidik pada guru-guru Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini, populasinya adalah guru-guru se-Kecamatan Tanon yang berjumlah 490 guru. Sampel diambil dengan teknik purposive random sampling dengan mengambil sampel sebanyak 10-15% dari populasi, dengan hasil perhitungan yang berjumlah 50 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan teknik dokumentasi. Teknik angket untuk mengumpulkan data tentang eksistensi dan kualitas guru sebagai seorang pendidik, serta teknik dokumentasi untuk memperoleh data-data guru Kecamatan Tanon. Teknik analisis data mengunakan teknik analisis product moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rxy = 0,853 sedangkan r tabel pada taraf signifikan 5% dengan N=50 diperoleh 0,279 dengan demikian rxy = 0,853 > r tabel 0,279 maka hipotesis yang menyatakan “ Ada hubungan yang positif dan signifikan antara eksistensi guru di masyarakat dengan kualitas guru dalam perannya sebagai seorang pendidik pada guru- guru se-Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen tahun 2016”, terbukti kebenarannya.Kata Kunci : Eksitensi Guru, Masyarakat, Kualitas Guru

Karimah, Nurrotul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga melalui nilai-nilai budaya Jawa di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. 2) Mengetahui penerapan pendidikan karakter anak dalam keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. 3) Mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga melalui nilai-nilai budaya Jawa di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen.P enelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah orang tua dan anak pada keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pendidikan karakter melalui nilai-nilai Budaya Jawa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga dilaksanakan oleh orang tua kepada anaknya menggunakan media uang, nasehat, keteladanan orang tua, pembiasaan. 2) Penerapan pendidikan karakter anak dalam keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen anak belum mampu menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter yang diajarkan oleh orangtuanya secara optimal. Di mana dari hasil penelitian masih ada beberapa anak yang masih berbohong atau tidak berbicara jujur. 3) Hambatan-hambatan bagi orangtua dalam memberikan pendidikan karakter yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal. Hambatan internal berupa kurang intensitasnya komunikasi dalam keluarga disebabkan kesibukan orang tua yang bekerja, dan kurang harmonisnya hubungan dalam keluarga. Sedangkan hambatan eksternal berupa pengaruh teknologi informasi dan pengaruh lingkungan sosial masyarakat.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Nilai-Nilai Budaya Jawa.

Siti Supeni, Sri Rejeki NP &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah:1) Untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Lingkungan Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik pada siswa kelas X,XI,XII di SMK Tunas Nusantara Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016. 2) Untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Profesionalisme Guru terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik di SMK Tunas Nusantara Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016.3) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Lingkungan Sekolah dan Profesionalisme Guru terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik di SMK Tunas Nusantara Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016. Dalam Penelitian ini populasinya adalah siswa kelas X,XI,XII SMK Tunas Nusantara Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 160 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Hasil Peneliti menjelaskan 1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara Pengaruh Lingkungan Sekolah dan Pembentukan Karakter Peserta Didik. Terbukti kebenarannya untuk mengetahui kebenarannya maka Rxy1 = 0,843 selanjutnya nilai Rxy1 di bandingkan dengan nilai tabel = 30 Signifikan 5% = 0,361 dan signifikan 1% = 0,463 hasil analisis menunjukan bahwa nilai rxy1 = 0,843 > r tabel 5% = 0,361 dan 1% = 0,463 2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara Profesionalisme Guru dan Karakter Peserta Didik. Terbukti kebenarannya untuk mengetahui kebenarannya maka Rxy2 = 0,878 selanjutnya nilai rxy2 dibandingkan dengan nilai tabel = 30 signifikan 5% = 0,361 dan signifikan 1% = 0,463 hasil analisis menunjukan bahwa nilai rxy2 0,878 > r tabel 5% = 0,361 dan 1% = 0,463. 3) ada hubungan yang positif dan signifikan antara Pengaruh Lingkungan Sekolah dan Profesionalisme Guru terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik.terbukti kebenaranya untuk mengetahui kebenarannya maka di peroleh nilai F = 0,802 Selanjutnya nilai F hitung dibandingkan dengan nilai F tabel Signifikan 5% yaitu 0,361. Dengan nilai F hitung = 0,802 > F Tabel = 0,361Kata Kunci : Lingkungan Sekolah, Profesionalisme Guru, Karakter.

Puka Puka, Jacksone Christiawan

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis TIK dalam menunjang pembelajaran terhadap prestasi belajar pada siswa kelas XI SMA N Colamdu Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini, populasinya adalah siswa kelas XI SMA Negeri Colomadu yang berjumlah 319 siswa. Sampel diambil dengan teknik random dengan cara Quota random sampling dengan mengambil sampel sebanyak 15-20 % dari populasi, dengan hasil perhitungan yang berjumlah 67 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data mengenai pengaruh media pembelajaran berbasis TIK dengan prestasi belajar. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertama triangulasi sumber dengan membandingkan apa yang dikatakan siswa dan guru. Triangulasi metode yaitu pembuktian dengan observasi mengenai pelaksanaan penerapan media pembelajaran berbasis TIK. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kritis komparatif. Pelaksanaan ini dilakukan dalam satu siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan penelitian dan pembahasan maka diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis TIK dapat meningkatkan pemahaman materi tentang penegakan hak asasi manusia di Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri Colomadu Karanganyar tahun ajaran 2016, pada kondisi awal menunjukan bahwa dari 33 siswa, yang dinyatakan tidak tuntas atau mempunyai nilai dibawah 70 yaitu sebanyak 33 siswa (100%) dengan rata-rata nilai 63,03. Pada siklus I siswa yang dinyatakan tuntas atau mempunyai nilai diatas 70 sebanyak 7 siswa (21,21%) sedangkan siswa yang belum tuntas dinyatakan 26 siswa (78,79%) dengan rata-rata 56,06. Pada siklus II siswa tuntas sebanyak 32 siswa (100%) dengan rata-rata 83,12. Dengan demikian dapat peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis TIK dapat meningkatkan pemahaman materi tentang penegakan hak asasi manusia di Indonesia pada siswa kelas XI SMA Negeri Colomadu Karanganyar tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Media Pembelajaran Berbasis TIK, Prestasi Belajar

Adyatma, Erdi; Meita Oktaviani, Rachmawati

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2016 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The local government allocated funds in the form of capital expenditure in the local budget to increase fixed assets. During this shopping areas more used to spending relatively less productive routine. The purpose of this study is to prove empirically the effect of regional revenue and general allocation funds for capital expenditures in the District / City Central Java Province Year 2011-2013 with moderation variables Economic Growth. The population in this study is the Regency / City Central Java province which consists of 35 District / City. This study uses secondary data such as Realization Report 2011-2013 budget. In this study, the test model for hypothesis testing will be done using Moderated Regression Analysis. The data has been collected and analyzed in advance with the classic assumption test. Based on the results of this study concluded that the original income has no effect on Capital Expenditure. General Allocation Fund has a positive influence on Capital Expenditure. Directions regression coefficient is positive, meaning that an increase in the General Allocation Fund will increase capital expenditures. Economic growth does not affect the Capital Expenditure. Economic growth does not moderate relationship with the Regional Income Capital Expenditure. Economic growth does not moderate the relationship with the general allocation fund capital expenditures. Keywords:  Local Revenues, General Allocation Funds, Economic Growth and Capital Expenditure

., Wendy

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2016 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This article examines various models of credit risk assessment. The study results show that the models can be classified based on the approach adopted, namely the traditional and the structural. In its development, the structural approach by Merton model is dominating, although at the end it reaps many critics when the LTCM crisis happened in America, in the late 1998. Those critics lead to the assumptions used, which considers only the endogenous factor without having to analyze the exogenous factor. The failure of the Merton model has its own attention from the experts so that many of them are trying to polish them. Nevertheless, the results showed that each model has its own advantages and disadvantages that need a comprehensive understanding and analysis of the managers when they want to adopt one of them.Keywords: Credit risk, Merton model, firm-specific risk, and market risk.

Indra, Yetti Afrida

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2016 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

When for the first time the concept of Integrated Information System in the early 1990s introduced, thousands of companies are racing to implement the new paradigm of looking at business strategy tersebut.Hasilnya surprisingly enough, in the sense of quite a lot of companies that ultimately managed to significantly improve their performance significant and transforming itself into a world-class corporation. Seeing this, a number of executives in developed countries are trying to apply this concept to his company with the ultimate goal to improve the quality of the performance of institutions, particularly in meeting the challenges of the globalization era .From the results obtained shown that the paradigm of Integrated Information System that is used is a stone stepping effective in helping to run the company's business.Keywords: integrated information systems, business