PEMBUATAN SUSU KECIPIR DENGAN VARIASI BERAT WIJEN DAN LAMA PEREBUSAN

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Universitas Slamet Riyadi

📄 Abstract

Tuntutan diperolehnya produk susu dengan keamanan dan kandungan protein yang menyerupai sususapi menyebabkan dialihkannya perhatian pada sumber protein nabati. Biji kecipir (Psophocarpustetragonolobus) dapat diolah menjadi susu karena memiliki kandungan protein yang hampir setara dengankedelai. Dalam proses tersebut, selain bahan baku, juga perlu penambahan bahan lain agar hasilnya memenuhiselera konsumen. Biji wijen (Sesamun indicum L.) merupakan bahan pembantu yang dapat menghilangkan baulangu pada susu kecipir, karena jika biji wijen disangrai, akan mengeluarkan minyak yang beraroma sangatharum dan gurih. Minyak wijen ini juga berperan sebagai pengikat aroma dan katalisator, sehingga bau langudapat dihilangkan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL)faktorial yang terdiri atas 2 faktor yaitu penambahan biji wijen (0 g, 75 g, 85 g dan 95 g) dan lama perebusan (20menit, 25 menit dan 30 menit). Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam F pada jenjang 0,05. Jika adabeda nyata dilanjutkan uji jarak berganda Duncan (DMRT) 5 % untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan berat wijen, maka kadar protein dan lemaksemakin meningkat. Pada perlakuan penambahan wijen 95 g dan lama perebusan 20 menit, menghasilkan susukecipir yang cukup disukai oleh panelis dengan didukung oleh faktor‐faktor lain, yaitu kadar protein 2,846%,kadar lemak 3,348%, warna coklat muda sekali dan aroma kecipir (langu) tidak terasa.Kata kunci : Biji kecipir, berat wijen, lama perebusan, kualitas.

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
21 March 2017
Volume / Nomor / Tahun
Volume 1, Nomor 1, Tahun 2017

📝 HOW TO CITE

Linda Kurniawati, Wirnaningsih &, "PEMBUATAN SUSU KECIPIR DENGAN VARIASI BERAT WIJEN DAN LAMA PEREBUSAN," JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI), vol. 1, no. 1, Mar. 2017.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

Characteristics of high-protein corn yogurt with the addition of soy protein isolate and spirulina

Dewi, Ratih Tiara; Aini, Nur; Haryanti, Pepita; Khairunnisa, Anita; Probowati, Banun Diyah; Arsyistawa, Hadana Sabila

29 Jan 2026

Microbial profile of digesta in diabetic experimental animals fed with parboiled rice: Profil mikroba digesta hewan coba diabet yang diberi beras pratanak

Azhad, M. Hafiz; Pujimulyani, Dwiyati; Yulianto, Wisnu Adi

07 Jan 2026

The effect of pineapple peel and chicken bone flours on the physicochemical properties and sensory acceptability of noodles: Pengaruh tepung kulit nanas dan tepung tulang ayam terhadap sifat fisikokimia dan penerimaan sensorik mie

Agustin, Nur; Mahmudah, Nur Aini; Purnomo, Panji

07 Jan 2026

Utilization of catfish (Clarias gariepinus) dregs fish bone gelatin extraction on mango (Mangifera indica L.) fruit leather product: Pemanfaatan tepung limbah ekstraksi gelatin tulang ikan lele (Clarias gariepinus) pada produk fruit leather mangga (Mangifera indica L.)

Kiptiyah, Sakina Yeti; Hakim, Najmi Ardinur; Amelianawati, Mae

05 Oct 2025

Physical and chemical characteristics of gluten-free cookies based on the variation of mocaf flour and tofu dregs flour proportions: Karakteristik fisik dan kimia cookies gluten-free berdasarkan variasi proporsi tepung mocaf dan tepung ampas tahu

Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Tanone, Cindy Felicia

05 Oct 2025

Application of anthocyanin extract from butterfly pea flower (Clitoria ternatea) as a freshness indicator : Aplikasi ekstrak antosianin bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai indikator kesegaran

Assyifa, Cut Fatima; Franella, Intan Ade; Halqiah, Fanny; Sulaiman, Ismail; Yunita, Dewi

01 Oct 2025

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun