Publication Search

67,657 articles from 579 journals · 1,699 citations tracked

Showing 64821-64840 of 67,682

Analytics

Eric Eric; Jocelyn Jocelyn; Cen, Andrew; Bong, Valenteeno; Lie, Felix King

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2022 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Instagram users who are dominated by teenage users have become even more popular as a place to endorse by influencers. Teenagers who are still not mature enough in shopping are also targeted in making purchase impulsively. This study aims to analyze the impact of Instagram’s influencers on impulsive shopping lifestyle in adolescents in Batam. The research was done by collecting data using questionnaires and was analyzed using SEM and AMOS. The result showed that brand attitude and product attractiveness which were significantly influenced by attractiveness, expertise, and trustworthiness variables had a significant effect on impulsive buying intentions variables. The success of this endorsement is then used as a strategy to increase sales owned by product brands that target their market share in the teenager group.

Diah Robiatul A; Belia Fitri Nur Wahyudi; Resvya Noer Fauzy

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kritik sosial yang terdapat dalam cerpen Wabah karya Gusmus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah mengumpulkan jurnal terdahulu serta sumber rujukan lainnya seperti media youtube. Analisis data dilakukan dengan cara analisis isi dokumen. Hasil dari penelitian ini ditemukan terdapat lima bentuk kritik sosial. Bentuk sosial yang ditemukan berupa yang cerminan kondisi dari permasalahan masyarakat pada saat karya itu ditulis dengan rentang waktu dari tahun 2003-2022.

Davina Pebrimireni; Dinda Ayu Lestari; Syahda Deviana Salsabila

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) aspek struktural Cerpen Nasihat-Nasihat karya A.A Navis(2) aspek psikologis Cerpen Nasihat-Nasihat (3) Psikologi Pengarang (4) Psikologi Pembaca. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Nasihat-Nasihat karya A.A Navis diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 1986. Data penelitian ini berupa kalimat yang mengandung unsur struktural dan psikologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumen, teknik simak dan teknik catat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis isi sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) aspek struktural pada Cerpen melipui; (a) penokohan, (b) Alur dalam cerita mengunakan alur maju, (c) latar pada cerpen ini meliputi, latar tempat (kamar, ruang tamu, bis, minangkabau, kantor, padang) , latar waktu pada malam hari dan pagi hari (2) Aspek psikologi struktur kepribadian tokoh dalam cerpen nasihat-nasihat karya A.A Navis memiliki tiga unsur, yaitu id, ego, dan superego. Ketiga struktur kepribadian tersebut memengaruhi tingkah laku, pola pikir, dan kejiwaan para tokoh utama dalam cerpen nasihat-nasihat. Dari analisis psikologi di atas, diketahui bahwa para tokoh memiliki ego yang kuat.

Ine Septianesi; Errika Anandita; Ulpa Sadiyah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Drama Jangan Menangis Indonesia ini banyak membicarakan tentang penjajahan atau Kolonialisme, dimana-mana tidak ada ketidakadilan, penguasa sudah merajalela yang membuat rakyat ditindas semena-mena, negara bekas jajahan, apakah Indonesia telah benar-benar merdeka? Dengan masih banyaknya kesewenang-wenangan dan penindasan?. Maka peneliti mengambil teori kajian postkolonialisme untuk dijadikan titik tumpu dalam penelitian ini. Dari kata postkolonialisme ini kita bisa menebak bahwa teori ini membahas tentang bagaimana keadaan Indonesia sesudah masa penjajahan.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis lebih jelas lagi keadaan masyarakat Indonesia pada teks drama Jangan Menangis Indonesia dengan menggunakan pendekatan postkolonialism, metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dan hasil penelitian dalam drama yang berjudul Jangan Menangis Indonesia yaitu, Pertama bagaimana hegemoni penjajahan yang dilakukan oleh para aparat pemerintahan, Kedua Hegemoni gender merupakan bentuk perlakuan kekuasaan para kaum laki-laki terhadap perempuan, Ketiga bentuk ketidakadilan yang dirasakn oleh masyarakat Indonesial dan yang Terakhir merupakan perlawan masyarakat Indonesia untuk memerdekakan Indonesia dan membela keadilan.

Ginstyar Alfajri; Irfanda Siti Amaliya; Lula Mulyani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Puisi pendosa dan Indonesia adalah satu contoh sastra  yang menggambarkan perilaku manusia terhadap sebuah sifat yang memperlihatkan berbagai persoalandi dalamnya.Puisi ini penting dikaji mengingat terbatasnya kajian dan karya sastra berperspektif tentang sosial. Kajian ini sebagai bentuk pemanfaatan karya sastra dan langka untuk mengingatkan sifat manusia melalui pembentukan moral dan mengubah pola pikir manusia.  Puisi “ Pendosa ” merupakan sebuah puisi yang memiliki arti begitu dalam jika ditafsirkan pada krena didalamnya mengandung tentang amanat bahwa sebagai manusia jangan pernah melakukan hal yang keji dan terlarang . Heri Isnaini merupakan seorang sastrawan terkenal dengan karya-karya sastranya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Nilai religi dan Tingkah manusia pada buku Montase karya Heri Isnaini. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian . Selain itu, pembahasan sajak ini akan memperhatikan relasi (hubungan-hubungan) di antara tanda-tanda yang muncul sehingga dapat menunjukkan tanda. Permasalahan dalam dosa bisa mengakibatkan tingkah laku pada manusia contoh pada lingkungan menjadi hal yang penting untuk dibicarakan. Jika berbicara tentang tingkah laku berarti berbicara tentang manusia karena tingkah laku yang menopang dan menjadi sifat pada kehidupan manusia.

Syawalia Fazarizqa Nurhidayat; Sabrina Yulia Isnani; Dina Siti Patimah Dewi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

    Artikel ini membahas makna yang tersembunyi dari puisi karya Heri Isnaini. Pembahasan ini bertujuan untuk lebih memahami pembaca akan isi puisi. Teori yang digunakan dalam pembahaasan ini yaitu teori Heurmenetika Zygmunt Bauman yang memfokuskan pada kejelasan pesan dan pengertian dasar dari sebuah ucapan atau tulisan yang tidak jelas. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah metode deskriptif kualitatif dimana penelitian ini dilakukan untuk meneliti suatu objek dengan keaadan alamiah untuk mencipkatakan hasil penelitian yang faktual. Tahapan-tahapan yang dilakukan pada pembahasan ini diawali dengan menganalisis larik, menganalisis sruktur yang menyusun teks puisi, objektivikasi struktur teks, dan memaknai teks puisi. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menunjukkan makna yang tersembunyi dalam puisi “Nanti Dulu” karya Heri Isnaini sebagai bentuk ideologi yang digunakan penyair dalam merepresentasikan gagasan dalam bentuk puisi.

Neli Aprila Yunandi; Muhamad Dadih Hidayat; Diky Nurjaman; Ahmad Muiz Rahman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini mengkaji puisi “salahkah melangkah” karya Fiersa Besari. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kondisi dan kritik sosial yang disampaikan Fiersa Besari dalam isi puisi yang dia ciptakan. Permalasahan sosial kian menjamur setelah bebasnya berekspresi lewat media sosial.Hal ini tentunya memberikan pengaruh terhadap anak muda milenial pada saat ini, yang lebih lama menghabiskan waktunya untuk bermain di media sosial ketimbang bermain dan berinteraksi langsung dengan orang-orang di  sekitarnya. Kritik membangun sangat penting untuk diberikan pada anak muda Milenial saat ini, untuk itu Fiersa Besari hadir dengan puisinya yang berjudul "Salahkan Melangkah" dengan gayanya yang cocok dengan anak muda milenial penulis pun tertarik untuk menganalisis kritik dan makna sosial yang ada di dalamnya karena sangat cocok dengan keadaan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu buah puisi karya fiersa besari yang berjudul "Salahkan Melangkah". kondisi dan kritik sosial dalam puisi “salahkah melangkah” karya Fiersa besari menggambarkan secara jelas dan nyata permasalahan yang terjadi pada kehidupan masyarakat. Dalam isi puisinya itu, Fiersa tidak hanya menggambarkan keadaan sosial remaja saja tetapi permasalahan yang terjadi pada hampir seluruh kalangan masyarakat. Kritik dalam isi puisi Fiersa setidaknya dapat menjadi nasehat bagi semua kalangan masyarakat agar selalu menjaga dan mengontrol sikap dan perilaku diri kita semuanya.

Rifa Salsabila; Putri Mayang; Sri Silfiani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas tentang analisis aspek-aspek yang terdapat pada puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini dengan pendekatan Stilistika. Aspek yang dianalisis yaitu gaya bahasa, diksi, majas, dan citraan untuk mengetahui nilai estetis atau keindahan pada puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, karena bersifat mendeskripsikan. Gaya bahasa, diksi, majas, citraan karya sastra lahir dari sebuah pemikiran seseorang yang dihasilkan karena perenungan dan penghayatan terhadap sesuatu. Karya sastra memiliki nilai estetis tertentu yang membuat karya tersebut terlihat indah bagi pembaca. Dalam puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini ini, pengarang banyak menggunakan gaya bahasa dan makna konotasi dalam sebuah puisi dengan tujuan untuk menunjukkan nilai estetis atau keindahan puisi tersebut.

Zahrah Delia Permana; Muhammad Aji Syaputa; Jericho Setiawanc

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kajian strukturalisme puisi merupakan pengkajian puisi yang lebih menekankan telaah terhadap unsur pembangun puisi itu sendiri. Dalam hal ini, sebuah puisi dianggap sebagai sebuah kesatuan yang utuh. Oleh karena itu, pengkajian puisi dengan teori strukturalisme merupakan pengkajian yang tidak melibatkan latar belakang penyair serta faktor lain yang turut memengaruhi penciptaan puisi tersebut. Pada pengkajian puisi “Aku Dan Senja”, aspek-aspek yang dibahas meliputi struktur lahir dan struktur batin dengan menggunakan pendekatan pragmatik, yaitu pendekatan yang memandang karya sastra sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca. Kedua struktur tersebut merupakan sebuah kesatuan yang harus seimbang. Hubungan antar keduanya begitu penting dalam penciptaan makna dan keindahan puisi “aku dan senja” dalam buku montase karya Heri Isnaini. Struktur lahir yang dikaji meliputi diksi, kata konkret, citraan, majas, versifikasi, dan tipografi, sedangkan struktur batinnya meliputi tema, rasa, nada, dan amanat. Puisi tersebut cenderung disajikan dengan sederhana, namun memiliki keindahan dan makna yang mendalam.  

Yuni Asri Raharto; Siti Jenab Humayyah; Dini Alviani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas mengenai nilai yang  terdapat pada beberapa puisi dari buku antologi puisi yang berjudul Montase: Serpilihan Sajak karya Dr. Heri Isnaini, M.Hum. Pemilihan topik ini disebabkan ditemukannya nilai-nilai tersebut yang menarik untuk dibahas. Sebab nilai-nilai tersebut begitu penting untuk diingat sebagai pengingat pada kehidupan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka serta dokumen. Data-data yang digunakan adalah enam puisi dalam Antologi Puisi Montase berjudul “Sajak Ziarah 1”, “Sajak Ziarah 2”, “Laki-Laki yang Mencintai Tulang Rusuknya”, “Kepada Tuhan”, “Aku Tidak Akan Berhenti Mencari Mu”, dan “Warna”. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa keenam puisi tersebut memiliki kesamaan mengenai religiusitas. Jika disambungkan, maknanya akan saling berkaitan antara satu puisi dengan puisi lainnya.

Wiendy RerefDianty; Dea Puspitasari; Astry Meirantic

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas tentang kajian makna yang terkandung dalam puisi yang berjudul “ilusi” karya heri isnaini. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui makna yang terkandung disetiap kata pada puisi “ilusi”. Penelitian ini, merupakan penelitian deskriptif dengan metode analisis isi. Penelitian ini mendeskripsikan kajian makna yang terkandung dalam puisi “ilusi”. Metode analisis isi, yaitu dengan menggunakan pendekatan semiotika. Pendekatan semiotika digunakan untuk mengetahui bagaimana makna yang terkandung didalam puisi “ilusi” tersebut. Pendekatan semiotika merupakan pendekatan yang berhubungan dengan lapangan tanda yaitu pengertian suatu tanda. Dalam pengertian tanda ada dua yang difokuskan yaitu bentuk tanda biasa disebut dengan penanda, dengan prangko penandanya atau yang ditandai berdasarkan pemaparan terdahulu. Teknik pengumpilam data yang digunakan adalah teknik baca catat dan teknik analisis data. Setelah dilakukan analisis data diperoleh  Kesatu kumpulan puisi “ilusi” secara umum memuat Hasil penelitian semiotika pada puisi “Ilusi” dapat dilihat puisi tersebut menyatakan bahwa mata diibaratkan dengan ilusi diibaratkan dengan benda mati yang hidup. Makna yang terkandung dalam larik-larik tersebut didefinisikan sebagai yang kita lihat tidak sepenuhnya pasti, dalam tanah yang terlihat kosong saja mungkin terdapat suatu hal yang tidak kita tahu. Dan sepi tidak sama dengan kosong karena sepi adalah perasaan tersendiri yang muncul dalam jiwa seseorang, sedangkan kosong, ia adalah ilusi itu sendiri, tidak ada apa-apa, hanya ada udara yang jika bergerak kencang bisa berubah menjadi angin. Dari puisi “ilusi” dapat disimpulkan bahwa yang kita lihat belum tentu pasti.  

Nabillah Vebiyani; Elsa Novianti; Neng Tuti Novianty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas kajian stalistika dan pesan moral pada puisi “Sajak Putih” karya Sapardi Djoko Damono. Fokus pembahasan artikel ini memiliki ciri khas tersendiri yang diuraikan dalam diksi, citraan, majas dan pesan moral. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Sajak Putih”, yang terbit perdana pada tahun 1967. Data yang diteliti di dalam puisi ini berupa kata, kalimat, dan wacana yang nantinya akan diteliti dari baris per baris, guna untuk mengetahui penggunaan diksi, citraan, majas dan pesan moral. Hasil pembahasan artikel ini menunjukan bahwa puisi Sapardi Djoko Damono menggunakan diksi yang sederhana yang mudah dipahami dan komunikatif, tetapi mengandung makna yang sangat mendalam dan tidak menghilangkan nilai – nilai estetika pada puisi tersebut. Penggunaan citraan membangkitkan imajinasi pembaca melalui ungkapan yang tidak langsung. Pesan yang disampaikan pada puisi tersebut berkaitan dengan hubungan pelajaran kehidupan manusia dan lingkungannya.

Anggi Febrianti; Silva Caesarani Destiana; Moch Ichsan Nugraha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini mendeskripsikan tentang majas dan citraan dalam puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stalistika, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik pustaka ini merupakan teknik cara memahami isi dari puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini, mencatat berbagai kata, frasa, dan kalimat yang mengandung majas dan juga citraan kedalam bentuk tulis lalu membaca puisi tersebut dengan teliti dan dipilih bagian puisi yang relevan untuk data yang akan dikaji. Sumber data berasal dari buku kumpulan puisi Montase Sepilihan Sajak karya Heri Isnaini. Pengolahan data dilakukan dengan mencari majas dan citraan yang terdapat dalam puisi puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari segi bahasanya, puisi ini memiliki kata-kata yang menggunakan makna denotasi dan makna konotasi dalam setiap lariknya. Selain itu, didalam puisi ini juga terdapat majas personifikasi. Citraan yang terdapat dalam puisi ini yaitu citraan visual(mata), citraan gerak, citraan meraba, citraan perasaan dan citraan pendengaran.

M. Zaki Alfriandi; Fitria Dwi Astuti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol romantisisme pada salah satu puisi karya Heri Isnaini yang berjudul “Aku Membawa Angin”. Konsep romantisisme ini dilatarbelakangi oleh salah satu tokoh romantik dari Belanda yaitu Williem Kloos sebagai aliran filosofi atau konsep kesenian yang mengunggulkan perasaan, intuisi, dan imajinasi yang cenderung pada fenomena dan reaksi alam. Sumber data dalam penelitian ini adalah pada buku “Montase Sepilihan Sajak”. Dalam metodologi penelitiannya menggunakan metode deskriptif analisis dan bersifat kualitatif. Adapun prosedur langkah-langkah yang digunakan untuk pengumpulan data (1) membaca puisi tersebut, (2) mengidentifikasi nilai romantisme dalam puisi, (3) mencatat dan mendeskripsikan nilai romantisme puisi berdasarkan interpretasi dengan pendekatan semiotik yang digagas oleh Charles Sanders Peirce dan terakhir (4) menyusun hasil analisis. Hasil analisis puisi secara tekstual, simbol diksi angin dapat diartikan sebagai media pengirim pesan/perasaan yang diciptakan oleh Tuhan untuk membawa jiwa atau ingatan orang yang sedang kita pikirkan. Jika dikorelaskan dengan salah satu ciri romantisisme berkaitan dengan prinsip kembali ke alam sebagai ekspresi untuk mengemukakan perasaan romantik melalui lanskap imajinasi yang mengerucut pada reaksi-reaksi alam.  

M Irvan Maulana S; Penulis Rovi Muhajjili; Hilmi Ilham S

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keterpaduan antara unsur intrinsik cerpen “Dzikir-Dzikir Daun” karya Badrul Munir dengan menggunakan metode analisis struktural yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik, (2) mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerpen, (a). Nilai-nilai sosial yang mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan, (b). Nilai-nilai sosial yang mencerminkan hubungan antara manusia dengan sesama manusia, (c). Nilai Sosial yang Mencerminkan Hubungan Manusia dengan Alam, (d). Nilai Moral Mencerminkan Hubungan Manusia dengan Diri. Cerpen “Dzikir-Dzikir Daun” diteliti melalui langkah-langkah pengumpulan data; (1) membaca cerpen “Dzikir-Dzikir Daun” secara intensif, (2) menganalisis keterpaduan unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen dengan mendeskripsikannya, kemudian (3) menganalisis unsur sosial yang ingin disampaikan pengarang dalam cerita pendek dan mendeskripsikannya. Setelah melalui proses penelitian analisis struktural dan nilai-nilai sosial, berikut menunjukkan upaya Badrul Munir untuk mengkolaborasikan nilai-nilai intrinsik, ekstrinsik dan sosial dalam cerpen dengan baik dan bijak, yang menjadikan pesan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerpen tersebut. cerpen dapat tersampaikan kepada seseorang yang membaca cerpen “Dzikir-Dzikir Daun”.  

Darun Kasanah

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah: untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja; menganalisis pengaruh antara motivasi terhadap kinerja; menganalisis pengaruh kelengkapan sarana prasarana  terhadap kinerja pegawai. Sampel yang digunakan adalah 72 responden, yang merupakan bagian dari dari total populasi yang berjumlah 88 responden. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan kemudian diolah secara parsial menggunakan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan terdapat pengaruh antara variabel antara karakteristik individu, motivasi, dan kelengkapan sarana prasarana terhadap kinerja pegawai KUA se Kota Semarang. Secara parsial, karakteristik individu berpengaruh positif signifinan terhadap kinerja pegawai, motivasi berpengaruh signifinan terhadap kinerja pegawai kelengkapan sarana prasarana berpengaruh signifinan terhadap kinerja pegawai.        

Azmiyati Mutoharoh; Wahidin Wahidin; Yulia Feriska; Muhammad Taufiq

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Ruas jalan pada Kabupaten Brebes merupakan jalan Kabupaten yang menghubungkan dua ibu kota kecamatan yaitu Kecamatan Kersana dan Kecamatan Tanjung. Seiring berkembang dunia industri dan dunia usaha di dua kecamatan terseebut, berakibat semakin bertambah volume kendaraan di ruas jalan Tanjung – Kersana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi, jenis dan tingkat kerusakan pada ruas jalan tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara survei untuk mendapatkan data primer, untuk dapat dijadikan acuan untuk penanganan pemeliharaan jalan. Metode yang digunakan adalah metode PCI (pavement condition index). Pada ruas jalan Tanjung – Kersana STA 0+000 s.d. 6+000 didapatkan jenis kerusakan retak kulit buaya, retak tepi, lubang, tambalan dengan nilai PCI = 75 yang termasuk kategori sangat baik (very good). Haal ini dalam metode bina marga, masuk dalam kategori pemeliharaan rutin. Penanganan yang dilakukan berupa pengaspalan (P2), mengisi retakan (P4), penambalan lubang (P5). Jalan tersebut harus segera dilakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin parah.

Ahmad Riyanto; Wahidin Wahidin; Muhammad Taufiq

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kebutuhan adanya batas administrasi wilayah desa yang jelas menjadi semakin penting sejalan dengan dengan pesatnya pengembangan wilayah dan pertumbuhan investasi. Penataan batas wilayah desa memberikan kontribusi penting dalam rangka pelaksanaan mendorong terlaksana otonomi desa. Pemetaan merupakan salah satu metode praktis yang memeberikan informasi muka bumi yang berupa fakta, dunia nyata, baik bentuk permukaan bumi maupun sumber daya alamnya berdasarkan skala peta serta simbol simbol dari unsur muka bumi yang disajikan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) pembuatan pemetaan adalah agar memberikan informasi informasi, pengetahuan dan keefisiensian dalam menuju lokasi yang diinginkan. Metode PkM mencakup tiga tahapan, yakni  tahapan pendekatan, mulai dati upaya peningkatan aspek kognitif terhadap peserta, tahap pendampingan dan pemberdayaan, tahapan pekerjaan, dan tahapan tindak lanjut program. Kegiatan ini sangat dibutuhkan warga masyarakat Desa Ciawi. Sasaran kegiatan ini adalah para perangkat desa, pengurus RT RW dan Karang Taruna. Respon warga sangat positif terhadap kegiatan ini. Hasil kegiatan ini diharapkan memberikan respon yang sangat baik bagi keterbukaan informasi bagi masyarakat Desa Ciawi mengenai potensi desa dan pengetahuan dasar peta.

Yahyo Yahyo

This article discusses mission studies in the context of the Antioch church. Mission problems that are increasingly evident in the practical realm need to be strengthened by analytical studies based on the biblical context as the foundation. By using a qualitative approach, descriptive method and supported by literature studies as a means of data collection. The result obtained is that the church needs to follow the example of the Antioch congregation in sending its congregation to mission and equipping them with relevant methods, systems and personalities.     

Yahyo Yahyo

This article discusses mission studies in the context of the Antioch church. Mission problems that are increasingly evident in the practical realm need to be strengthened by analytical studies based on the biblical context as the foundation. By using a qualitative approach, descriptive method and supported by literature studies as a means of data collection. The result obtained is that the church needs to follow the example of the Antioch congregation in sending its congregation to mission and equipping them with relevant methods, systems and personalities.