SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 50081-50100 of 50,562

Analytics

Winarno, Winarno; Susanti, Nani Irma; Saryanti, Endang

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Sebanyak 30 anggota PKK desa Gantiwarno KabupatenKaranganyar hadir dalam pelatihan pembuatan kue berbahandasar modern dan tradisional. Diharap dengan pelatihanpembuatan kue berbahan dasar modern dan tradisional,penguasaan ketrampilan anggota PKK Desa Gantiwarno dapatlebih meningkatkan rasa percaya diri dalam menyiapkan menuuntuk keluarga sehingga menu dapat bervariasi, tetapi tetapmenggunakan bahan baku yang melimpah dari Desa GantiwarnoKabupaten Karangayar. Bagi ibu-ibu anggota PKK memilikikempatan yang ingin menyalurkan hobi mereka dan untuk dapatpula meningkatkan kesejahteraan melalui usaha membuatkuliner berbahan dasar modern dan tradisional yang dapat dijualdi daerah wisata Tawangmangu ataupun Ngargoyoso. Pelatihanini diharapkan dapat menghasilkan makanan yang berkualitasdan layak untuk dijadikan ragam pilihan makanan untuk keluargamaupun alternatif menambah kegiatan produktif anggota PKKdesa Gantiwarno dengan tidak meninggalkan kekhasan daerah,sehingga masyarakat, khususnya dibantu anak muda dapat ikutmerasakan, melestarikan, memviralkan dan bangga denganmakanan khas unggulan daerahnya.

Yulandari, Ariefah; Hariyanti, Widi; Harjito, Yunus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Meningkatkan suatu nilai jual memiliki proses yang panjang. Berbagai metodedapat digunakan. Pemilihan metode yang tepatlah yang dapat membuat sebuah produk barudan barang bekas menjadi lebih bernilai bahkan memiliki harga jual yang tinggi. Ini adalahproses yang dapat meningkatkan nilai kegiatan pelatihan kewirausahaan menuju ke tingkatperkembangan inovasi yang tinggi.Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi mitra adalah keinginanyang kuat dari mitra dalam pelatihan untuk berwirausaha akan tetapi rendahnya dalampengetahuan untuk memberikan nilai tambah pada produk baru dan barang bekas rumahtangga yang dapat dijual dengan harga yang bersaing. Pengabdian masyarakat telahdilakukan dengan khalayak sasaran warga Gambirsari RW 03, Kelurahan Kadipiro,Kecamatan Banjarsari, Surakarta, dengan memberikan pengetahuan berupa pelatihandalam bentuk meningkatkan produk barang baru dan barang bekas agar memiliki nilai jualyang cukup tinggi dengan metode decoupage ini membuahkan hasil yang membuat mitraingin lebih mengembangkan pelatihan tersebut menjadi suatu usaha dalam menambahpendapatan keluarga dan menyelesaikan masalah sampah anorganik keluarga.Kata kunci : Nilai tambah, decoupage, kerajinan, kewirausahaan.

Riyanto, Buddy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh maraknya usaha wisata yang diinisiasi oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di desa Sidowayah, kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten yang memilki potensi wisata alam. Namun dalam perjalananya, upaya mempertahankan eksistensi dan pemasarannya justru menjadi beban tersendiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam promosi wisata. Metode yang digunakan adalah melaksanakan focus group discussion yang diikuti para penggiat wisata desa dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi permasalahan serta menemukan alternatif solusi. Kesimpulannya adalah bahwa promosi melalui media sosial sudah dilakukan dengan baik oleh penggiat wisata, namun lebih efektif jika yang melakukan adalah para wisatawan yang puas menyebarluaskan pengalaman mereka dalam wisata di desa Sidowayah.Kata kunci: media sosial, promosi wisata, Sidowayah

Jawandi, Ahmad; Adi Putro, Eko

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Family becomes the smallest social unit in a society. The socialization process was first carried outin the family. Educate children to get to know children and how to treat children according to theirneeds and development. By recognizing and understanding their children, parents as educators inthe family will be able to increase their potential as optimally as possible, especially in formingpositive behaviors. Behavior is any form of action taken or planned. While positive behavior is anaction that is in accordance with the character, culture, norms and noble values in the community.In order for children to grow and develop optimally, the family or parents need to increase theirrole. Along with the times and the assimilation of culture in the era of globalization of positivebehavior in children such as manners, tolerance, caring for others and respect for others isincreasingly lost. The effort that can be taken to develop positive behavior of children in the familyenvironment is through a behavioral approach.The target of service is the Beneficiary Family(KPM) of the Hope Family Program in Wonosegoro District. The purpose of this communityservice activity is to provide training methods in enhancing family roles to foster positive behaviorthrough a behavioral approach. The method used in this community service is the behaviorismapproach in increasing family roles to form positive behavior. In this behavior approach usesseveral techniques, namely modeling techniques, reinforcement techniques and Asertive trainingtechniques. The implementation of community service carried out with seminars and trainingthrough lectures, discussions and brainstorming, questions and answers, and direct practice. Theimplementation of the behavioral approach training as an effort to improve the family's role informing positive behavior was Carried out in four meetings. The expected result of communityservice is the realization of parents' understanding of the importance of the role of the family infostering positive behaviors of children that are applied in daily life through a behavioral approach.Keywords: Family Role, Positive Behavior, Behavior Approach

Saptantinah P, Dewi; Harimurti, Fadjar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Masalah sampah merupakan masalah yang sulit dicari solusinya., hal ini semakin bertambah apabila penduduk semakin padat. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu diatasi dengan memanfaatkan barang yang tidak terpakai tersebut menjadi produk yang dapat dimanfaatkan. Hal ini dapat dilakukan atas partisipasi masyarakat sekitar. Dari hasil kreatifitas tersebut dapat diwadahi dalam bank sampah, yang dapat menampung dan memilah sampah, kemudian dijual atau dibuat kreatifitas berbagai asesoris dan hasilnya dapat untuk meningkatkan pendapatan. Dengan demikian perlu dibentuk adanya bank sampah. Hal ini juga dilakukan di perumahan Joho baru Sukoharjo, yang mayoritas penduduk sekitar adalah perumahan. Dengan dibentuknya bank sampah maka dapat mengelola kegiatan tersebut. Dalam kegiatan pengabdian ini tim kami berusaha untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan pentingnya dibentuk bank sampah. Dalam kegiatan pengabdian ini juga tim kami memfasilitasi adanya peralatan berupa timbangan serta buku harian dan buku besar untuk mencatat transaksi dari hasil penjualan.Kata kunci : Peningkatan pendapatan, Bank Sampah

Mustamin, Abdul Aziz Bin; Walid, Ahmad; Topano, Adrian; Asiyah, Asiyah

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini yaitu apakah terdapat perbedaan hasil belajar IPA dengan metode snowball throwing dan konvensional siswa kelas V SD Negeri 58 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan quasi eksperimental yang mengungkap hubungan antara dua variabel atau lebih atau mencari pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat perbedaan hasil belajar IPA dengan metode snowball throwingdan metode konvensional siswa kelas V SD Negeri 58 Kota Bengkulu. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis untuk uji-t diperoleh nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,00 lebih kecil dari 0,05 (sig < 0,05). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar IPA dengan metode snowball throwingdan metode konvensional siswa kelas V SD Negeri 58 Kota Bengkulu.Kata Kunci: Metode Snowball Throwing, Metode Konvensioanl, Hasil Belajar, IPA

Ariani, Enggang Suci; Syamswisna, Syamswisna; Titin, Titin

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran poster lipat  pada sub materi pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia kelas X SMA. Poster lipat didasarkan dari hasil inventarisasi jenis-jenis tanaman obat keluarga oleh masyarakat di Desa Nipah Panjang Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sistematika penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu pembuatan media poster lipat, validasi media poster lipat, dan analisis data. Media poster lipat divalidasi oleh dua orang dosen Pendidikan Biologi FKIP UNTAN dan tiga orang guru di sekolah yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yaitu SMAN 2 Batu Ampar, SMAN 1 Kubu, dan SMAN 1 Batu Ampar. Penilaian lembar validasi menggunakan skala likert dan analisis data berdasarkan rumus Lawshe (1975). Berdasarkan penilaian dari lima validator memperoleh nilai Content Validity Index (CVI) 1,00 > 0,99 sehingga dinyatakan valid dan layak digunakan pada sub materi pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia kelas X SMAKata kunci: Tanaman Obat Keluarga, Poster Lipat

Yenni Yenni; Andi Tenri Angka

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

A Pap smear is an attempt to take fluid from the cervix to examine the presence of abnormalities in the cells around the cervix. In this examination, it can usually be determined whether the cells in the mouth of the uterus are still normal, have changed into cancer, or have become cancer cells. Apart from that, inflammation and infection of the cervix can be determined from this examination. The aim of the research is to find out the general picture of early detection of cervical CA with pap smears in couples of childbearing age at the Kesu Health Center. This research was carried out by the Kesu Health Center. The method in this research uses descriptive analytics by taking a sample of 100 centers, with an accidental sampling technique, namely taking samples by taking into account the researchers' considerations. The data used in the research is primary data with the variables studied namely early detection of cervical CA with pap smears. Based on 100 respondents who had good knowledge, 47 people (47%), had sufficient knowledge, 49 respondents (49%) and had sufficient knowledge, 4 people (4%). Based on 100 respondents who received information sources, 40 respondents (40%) from print, electronic and non-media media did not know where to get pap smears and 60 respondents (60%) who did not get information from print, electronic and non-media media did not know where to get pap smears. Based on 100 respondents, all of them did not know where to get a pap smear. The conclusion is that there are more PUS who have sufficient knowledge and less and do not know where to check pap smears. It is hoped that the midwives at the Kesu' Community Health Center will further increase their education to couples of childbearing age so that they are willing to carry out early detection examinations for cervical Ca.    

Epi Dusra

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

MP-ASI is additional food given to babies after the age of six months until the baby is 24 months old. The purpose of this study was to describe the knowledge and attitudes of mothers regarding early complementary breastfeeding to infants aged 0-6 months in the working area of ??the Namrole Nursing Health Center in 2019. The research approach is descriptive analytic with a descriptive approach. The population in this study were all mothers who had toddlers aged 0-6 months in the working area of ??the Namrole health center, totaling 257 people. The sample size used was 156 people. The results showed that the mother's knowledge about MP-ASI in the working area of ??the Namrole Nursing Health Center showed that out of 156 mothers under five, most had knowledge about early MP-ASI in the sufficient category, namely 61 mothers under five (39.1%). While the results for the attitude of mothers about MP_ASI in the working area of ??the Namrole Health Center show that out of 156 mothers of toddlers, most of them had attitudes about early MP-ASI in the less category, namely 101 mothers of toddlers (64.7%). It was concluded that the mother's knowledge about early MP-ASI was identified by giving early MP-ASI to infants aged 0-6 months with the most categories namely sufficient and for the mother's attitude about early MP-ASI by giving early MP-ASI to infants aged 0-6 months with the most less categories found in this study.

Kristine Dareda; Irma Yahya; Hermin B. Korah

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa efektifitas Inovasi metode edukasi  Remaja  dalam upaya preventif  Penyakit Menular Seksual ( PMS ) /Infeksi Menular Seksual (IMS) di SMK V Manado. Desain penelitian yaitu two group pretest posttest. Sampel diambil sebanyak 40 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengumpulan data mengunakan tehnik wawancara dan observasi dan mengisi  kuesioner. Selanjutnya data yang terkumpul diolah menggunakan program komputer SPSS untuk dianalisa menggunakan uji T-Berpasangan. Hasil penelitian diketahui nilai mean sebelum diberikan edukasi secara langsung yaitu 1.25 dan nilai mean sesudah yaitu 1.60 dengan nilai p=0.00, kemudian diketahui nilai mean sebelum diberikan edukasi menggunakan whatsapp yaitu 1.15 dan nilai mean sesudah yaitu 1.65 dengan nilai p=0.000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode yang paling efektif pada peningkatan pengetahuan siswa SMK Negeri V Manado adalah metode edukasi menggunakan media internet (whatsapp).

Febrianti, Wiwin; Aseptianova, Aseptianova; Wijayanti, Tutik Fitri

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar Kognitif siswa. Metode penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Non equivalent control group design. Sampel yang digunakan adalah kelas X SMAN 4 Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes pilihan ganda yang berjumlah 24 soal untuk menilai kemampuan kognitif siswa. Teknik analisis data menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menyatakan pada kelas eksperimen dengan (? = 0,05) didapatkan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan model inkuiri terbimbing memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada konsep keanekaragaman hayati kelas X di SMA Negeri 4 Palembang.Kata Kunci: lingkungan sekolah, sumber belajar, inkuiri terbimbing, hasil belajar.

Sulistiyaningih, Sulistiyaningih

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA melalui model PBL. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdapat empat tindakan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Jenar sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes dan lembar observasi. Teknik analisis data adalah deskriptif komparatif. Indikator kinerja penelitian ini adalah tercapainya aktivitas belajar sebesar 80% dan hasil belajar  sebesar 80% dan siswa dapat mencapai nilai KKM 74. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan PBL persentase aktivitas belajar IPA siswa meningkat, pada siklus I sebesar 71%, siklus II 87%. Persentase ketuntasan hasil belajar IPA siswa juga meningkat. Pada siklus I sebanyak 79,17%, siklus II 91,66%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa PBL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi zat aditif bagi siswa kelas VIII A  SMP Negeri 2 Jenar Kabupaten Sragen tahun pelajaran 2018/2019.

Yustina Wuri Wulandari, Roni Sanjaya, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Es krim adalah salah satu produk olahan yang menggunakan susu sebagai bahan dasar dan berbentukbeku. Penelitian ini menggunakan kedelai hitam sebagai bahan dasar pembuatan es krim. Kedelai hitamkaya akan protein yang dapat menggantikan bahan baku pembuatan es krim berupa susu sapi. Penelitianini juga menggunakan lidah buaya sebagai bahan tambahan yang dapat meningkatkan kualitas es krim.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan es krim kedelai hitam dengan penambahan lidahbuaya terbaik ditinjau dari sifat sensorisnya. Selain itu juga untuk mengetahui karakteristik es krim kedelaihitam dengan penambahan lidah buaya meliputi: sifat fisik (overrun), sifat kimia (protein, lemak, dan totalpadatan), dan sifat fungsional (aktivitas antioksidan). Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap(RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi kedelai hitam (5, 15, 25 %)sedangkan faktor yang kedua variasi konsentrasi lidah buaya (1,5; 3; 4,5 %). Hasil penelitian menunjukanbahwa kombinasi perlakuan konsentrasi kedelai hitam dengan lidah buaya, dengan konsentrasi kedelaihitam 25% dan lidah buaya 4,5% merupakan perlakuan terbaik didasarkan pada kesukaan keseluruhanyang terdapat pada es krim. Pada perlakuan ini dihasilkan aktivitas antioksidan es krim kedelai hitamdengan penambahan lidah buaya sebesar DPPH 36,60%, kadar protein 9,42%, kadar lemak 4,62%,total padatan terlarut 29,33%, kecepatan meleleh 15,08 menit/10 gram, overrun 23,39% serta uji organoleptikterhadap warna 3,73 (kuning kehijaun), aroma langu 1,73 (tidak terlalu tinggi), tekstur 3,13 (lembut), dankesukaan keseluruhan 3,53 (paling disukai).Kata kunci: Es krim, kedelai hitam, lidah buaya.

Yustina Wuri Wulandari, Novita Sari Aryani, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Roti tawar adalah suatu jenis makanan yang dibuat dari minimal empat macam bahan yaitu tepung terigu,air, ragi dan garam yang dicampur menjadi satu membentuk suatu adonan dan selanjutnya difermentasi dandipanggang. Penelitian ini bertujuan mengetahui presentase rasio tepung komposit (terigu-kentang) denganpenambahan tepung kelor sehingga menghasilkan roti tawar yang memiliki protein paling optimal dandisukai konsumen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 2 faktor denganmasing-masing 3 ulangan. Faktor pertama yaitu tepung terigu dan tepung kentang sedangkan faktor keduatepung daun kelor sehingga diperoleh perlakuan 900:100:10, 900:100:20, 900:100:30, 800:200:10, 800:200:20,800:200:30, 800:200:30, 700:300:10, 700:300:20 dan 700:300:30. Hasil penelitian terbaik menunjukan bahwakombinasi perlakuan konsentrasi tepung terigu:tepung kentang:tepung daun kelor 900:100:20 g didasarkanpada kadar protein paling tinggi dan organoleptik terbaik yang terdapat pada roti tawar. Pada perlakuan inidihasilkan kadar air 41,53%, kadar abu 8,62%, kadar protein 8,62%, kadar lemak 2,26%, kadar karbohidrat46,39%, volume pengembangan 145,36%, serta uji organoleptik terhadap warna 1,97 hijau, flavor kelor 2,44terasa, flavor kentang 1,62 terasa, tekstur lembut 3,03 lembut dan kesukaan keseluruhan 2,51 disukai.Kata kunci: Roti tawar, tepung daun kelor, tepung kentang, subtitusi.

Taufik Hidayat, Nia Ariani Putri, Zulfatun Najah, Zulmaneri &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Dalam rangka menggerakkan roda perekonomian nasional, pemberdayaan Industri Kecil Menengah(IKM) dinilai menjadi salah satu solusi yang tepat. Dengan adanya IKM mengakibatkan terjadinyapeningkatan penyerapan tenaga kerja sehingga mampu menekan angka pengangguran. Pendekatankelompok juga dinilai sebagai salah satu pilihan yang lebih baik dalam pengembangan IKM yaitu dalambentuk sentra IKM. Sentra Industri Kecil Hasil Pertanian Dan Kelautan (SIKHPK) Teritip merupakansalah satu sentra IKM yang terletak di Kalimantan, tepatnya di Kota Balikpapan yang memanfaatkan hasilpertanian dan hasil perikanan khususnya untuk diolah menjadi suatu produk, salah satu contohnya yaituamplang. Amplang merupakan makanan menyerupai kerupuk yang terbuat dari ikan. Proses produksiamplang meliputi proses persiapan bahan baku, pencampuran bahan, pencetakan, penggorengan, penirisan,dan pengemasan. Untuk menghasilkan produk amplang yang seragam dan dapat bersaing dengan produksejenis di pasar, maka dibutuhkan SOP proses prduksi amplang untuk menjamin mutu produk amplang yangdihasilkan. SOP dirancang menggunakan swimlane flowchart. Dalam proses produksinya, dibagi menjadibeberapa bagian yaitu bagian penerimaan bahan, produksi, pengemasan dan pemasaran yang masing-masingbagian mempunyai tugas masing-masing.Kata kunci: Sentra IKM, hasil perikanan, amplang, SOP.

Nanik Suhartatik, Linda Florenta, Yannie Asrie Widanti &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Beras merah merupakan satu produk hasil pertanian yang menyehatkan karena banyak mengandungzat-zat gizi antara lain: mangan, magnesium, serat, dan mempunyai banyak manfaat seperti menghindaridiabetes, mencegah penyakit jantung, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan HDL Penelitian inimenggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu rasio tepung beras merah,tepung mokaf, dan tepung kacang kedelai (3:4:3), (4:4:2), dan (5:4:1) dan penambahan jenis kacang tanah,kacang mete, dan kacang almond. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan rasio tepungberas merah, tepung mokaf, dan tepung kacang kedelai (4:4:2) dan penambahan kacang mete 250 grammenghasilkan kue kering putri salju terbaik dengan kadar air 5,11%, kadar abu 2,08% kadar protein 6,47%kadar lemak 25,56% gula total 2,81%; dan volume pengembangan 28,08%.Kata kunci: Kue putri salju, substitusi, tepung beras merah, tepung kacang kedelai

Yannie Asrie Widanti, Alfonsus Airnando Bahtiam Ananta, Merkuria Karyantia &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Sirup termasuk minuman instan yang memiliki rasa dan aroma tertentu. Beberapa tanaman dapatdimanfaatkan sebagai bahan baku untuk formulasi sirup herbal antara lain daun kelor dan bunga rosella.Sirup daun kelor dan bunga rosella merupakan salah satu potensi sirup herbal dengan kandungan aktivitasantioksidan yang mudah dikonsumsi dan baik bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukanformulasi sirup herbal daun kelor dengan ekstrak bunga rosella sebagai minuman kesehatan bagi konsumendengan aktivitas antioksidan yang tinggi. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu daun kelor (5, 10, 15 g) sedangkan faktor keduaekstrak bunga rosella (5, 10, 15 g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan konsentrasidaun kelor : bunga rosella 15:15 merupakan perlakuan terbaik didasarkan pada aktivitas antioksidan dan ujiorganoleptik terbaik yang terdapat pada sirup. Karakteristik sirup adalah pH 3,82, vitamin C 20,40 mg/100ml, total padatan terlarut 41,33%, aktivitas antioksidan DPPH 48,97%, gula total 13,82%, serta uji organoleptikterhadap warna 1,80 (merah muda), flavor kelor 2,56 (terasa kelor), flavor rosella 1,89 (terasa rosella), rasaasam 1,87 (terasa asam) dan kesukaan keseluruhan 1,72 (cukup disukai).Kata kunci: Formulasi sirup, daun kelor, rosella

Sumarmawati, Eka Dewi; Rachman, Arif Nugroho

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The purpose of this research is to test the influence gender differences, level of education and business age to income of Small Medium Enterprises (SMEs) in Solo Raya. This researcher will analyze the influence gender  differences, the level of education and business age towards the income of SMEs in Solo Raya. There are more than 960 SMEs managed by government of Solo Raya. In order to analyze the data, the collection of data is done through survey and interview to the owners of SMEs in Solo Raya. The researcher utilizes ordinary linier regression analysis SPSS program while the sample size is 150 owners of SMEs. Results show that gender, level of education and business age differences significantly influences the income of the SMEs.

Siti Rochmaedah; Maritje Seflin J Malisngorar; Ira Sandi Tunny

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Anemia gizi besi pada ibu hamil masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dimana angka kematian ibu hamil yang cukup tinggidata WHO menunjukkan bahwa sekitar 30% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia.Teh dapat menghambat penyerapan zat besi karena didalam teh ada tanin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan minum teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Dusun Telaga Piru Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2019. Desain penelitian yang akan digunakan adalah cross sectional. Populasi berjumlah 32 ibu hamil di Dusun Telaga Piru Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat.Sampel pada penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumlah 32 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji spearman rho.. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara kebiasaan minum teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Dusun Telaga Piru Kecamaatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat tahun 2019 (p-value : 0.022). Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang kandungan dan bahaya mengkonsumsi teh pada waktu yang tidak tepat dan untuk ibu hamil agar meningkatkan gizi mereka terutama penyerapan unsur besi.

Badriyatul Hasanah; Novita Wulan sari

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Fine motor is the child's ability in relation to physical skills involving small muscles, eye, and hand coordination. Decorative drawing is one of the methods that is used to improve children's fine motor skills by decorating images on paper that involve nerve muscle elements, the brain, and the ability of the child's fingers. The purpose of the study is to apply decorative drawing therapy towards the fine motor development of children aged 4-5  years  in  the  region  of  Puskesmas  Rowosari  Semarang.  This  study  belongs  to descriptive case studies. The subject of this case study used two respondents who had normal fine motor development. Data were collected by observation and measured by Denver II sheet before and after therapy. The results of the case study were found in subject I with normal fine motor development of 70% increasing to a high of 78%, while in subject II with normal fine motor development 73% increased to high by 82%. It is suggested to  Puskesmas Rowosari  Semarang to use  decorative  drawings to improve children's fine motor skills as playing therapy in toddler posyandu activities.