SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

52,151 articles from 425 journals · 1,456 citations tracked

Showing 1981-2000 of 17,664

Analytics

Abib Noviyanto; Riza Arizona; Mardiyah Hayati

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2024 FEB Universitas Maritim Semarang

Lifestyle and fashion have become an inseparable part of modern society. Excessive public consumption of apparel products causes clothing manufacturers to speed up their production performance. The production and consumption processes of society are primarily the cause of much of the natural damage caused. Where the waste from the fabric/textile dyeing production process from upstream to downstream is not managed properly, as is the disposal of worn-out apparel and is not managed responsibly. Economic globalization and the media industry are one of the factors that shape this condition. Lifestyle growth is a reference for society that is considered good or bad, up to the date or expiration. The purpose of this paper is to provide an introduction to the awareness of the fashion industry which is experiencing rapid progress, but many of the fashion industry movers and players ignore the current environmental problems. Provides an introduction to how fashion waste that is disposed of irresponsibly will cause environmental damage over time. The implications for producers, consumers and policy choices are to increase sustainable development goals with the aim of building an environmentally friendly fashion industry. This is followed by research illustrations regarding how to make bag products using the concept of sustainable fashion. A brief review of one of the fashion designers who pioneered the sustainable fashion/ ecofashion movement. This paper will also explain how sustainable fashion production and consumption is from an Islamic economic perspective.

Sa’adah, Masrurotus; Ummah, Nur Ittihadatul

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2024 FEB Universitas Maritim Semarang

Entrepreneurship education in Islamic boarding schools (pondok pesantren) plays a strategic role in equipping students (santri) with relevant skills amidst the challenges of the global economy, particularly in addressing the persistently high unemployment rate in Indonesia, which reached 5.86% in 2023. This article explores how Pondok Pesantren Assuniyyah Kencong Jember taps into the creative potential of its students through an entrepreneurship education approach. The research employs qualitative methods to understand the dynamics of the entrepreneurship learning process. Through in-depth interviews and participatory observations, it was found that the integration of entrepreneurship education into the curriculum not only enhances technical and managerial skills but also encourages students to think creatively and innovatively in response to economic challenges. The findings indicate that a supportive environment, along with guidance from mentors and local entrepreneurs, significantly contributes to fostering an entrepreneurial spirit among the students. These findings are expected to contribute to the development of entrepreneurship education models in other Islamic boarding schools and strengthen efforts to reduce poverty through the creation of ethical and competitive new entrepreneurs.

Mursyid, Mursyid; Siyamto, Yudi; Herlambang, Susatyo

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2024 FEB Universitas Maritim Semarang

This study aims to analyze the impact of education and training, motivation, and compensation on employee performance at Bank BNI Main Branch Yogyakarta. A quantitative method using survey and multiple linear regression analysis was employed. A sample of 75 respondents was selected using Slovin's formula from a population of 238 employees. The results indicate that all three variables significantly affect employee performance. Education and training enhance employee skills, while motivation drives employees to commit more to their work. Fair and competitive compensation contributes to employee satisfaction and productivity. This study provides valuable insights for organizations in developing employee-related policies. However, the research is limited to a single branch and employs a quantitative approach, suggesting the need for further studies with a qualitative approach and a broader sample size for more comprehensive results.

Supriyadi; Budi Prasetyo

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Pernikahan di bawah umur masih menjadi fenomena yang memerlukan perhatian khusus di Indonesia. Meskipun Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 menetapkan usia minimal pernikahan 19 tahun, masih terdapat permohonan dispensasi nikah yang diajukan ke pengadilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab pengajuan dispensasi nikah, pertimbangan hakim dalam memutuskan permohonan tersebut, serta akibat hukum yang ditimbulkan. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini mengandalkan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab pengajuan dispensasi nikah meliputi kehamilan di luar nikah, kondisi ekonomi dan sosial, budaya, kurangnya pendidikan, serta keinginan calon mempelai. Pertimbangan hakim mencakup kematangan fisik dan mental calon mempelai, serta aspek keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum. Akibat hukum dari dikabulkannya permohonan dispensasi nikah meliputi pengakuan legalitas pernikahan, pencatatan perkawinan, serta munculnya hak dan kewajiban hukum bagi pasangan. Sebaliknya, penolakan permohonan mengakibatkan tidak diizinkannya pernikahan sesuai ketentuan undang-undang. Penelitian ini menyoroti pentingnya pertimbangan yang cermat dalam pemberian dispensasi nikah untuk melindungi kepentingan anak dan menjaga keseimbangan antara hukum dan realitas sosial.

Zulfikar Husni Maulana; Setiyowati

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Notaris memiliki wewenang untuk membuat akta autentik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014. Dalam menjalankan tugas, notaris harus mematuhi aturan mengenai kewenangan, larangan, dan kewajiban. Putusan Mahkamah Agung Nomor 4267/K/Pdt/2022 membatalkan akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Nomor 21 tanggal 15 Juni 2009. Permasalahan yang diangkat meliputi: (1) penyebab pembatalan akta tersebut, (2) pertimbangan hakim dalam putusan, dan (3) akibat hukum dari pembatalan akta PPJB. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan sumber data sekunder melalui studi kepustakaan dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Akta batal secara hukum karena tanah yang dijual adalah tanah bekas swapraja yang telah menjadi tanah negara sejak UUPA Nomor 5 Tahun 1960 diberlakukan, sehingga Mangkunegoro IX tidak lagi memiliki hak atas tanah tersebut. (2) Hakim memutuskan bahwa tergugat melakukan tindakan melawan hukum karena penjualan tanah tersebut tidak sah. Penggugat telah memenuhi kewajiban terkait bea perolehan hak tanggal 12 Juni 2009. (3) Akibat hukumnya, penjual (Tergugat I) tidak berhak menjual tanah tersebut, sehingga perjanjian jual beli harus dibatalkan. Penjual wajib mengembalikan seluruh uang yang telah dibayarkan oleh pembeli. Kesimpulannya, akta PPJB dibatalkan karena tidak memenuhi syarat sahnya jual beli menurut hukum tanah nasional, terutama terkait status tanah swapraja yang telah menjadi tanah negara.

Sukron Makmun; Widyarini Indriasti Wardani

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Keterlambatan pendaftaran akta peralihan hak atas tanah pada Kantor Pertanahan Kabupaten Batang dapat terjadi karena berbagai alasan. Faktor-faktor ini meliputi keterbatasan sumber daya manusia, prosedur administratif yang berbelit, hingga kesalahan dalam pengisian formulir atau persyaratan dokumen. Rumusan masalah yang diangkat meliputi: (1) Mengapa Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan Kantor Pertanahan Kabupaten Batang mengalami keterlambatan dalam Pendaftaran akta peralihan hak? (2) Bagaimana Tanggung Jawab dan Akibat Hukum keterlambatan akta peralihan hak yang didaftarkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Batang?, serta (3) Bagaimana implikasi hukum dan konsekuensi keterlambatan pendaftaran akta peralihan hak di Kabupaten Batang bagi pihak-pihak yang terlibat? Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPAT dan Kantor Pertanahan Kabupaten Batang bertanggung jawab secara hukum atas keterlambatan pendaftaran akta, yang dapat menimbulkan sanksi administratif hingga pidana. Faktor utama penyebab keterlambatan adalah ketidak sesuaian administrasi, keterbatasan sumber daya manusia di Kantor Pertanahan, serta rendahnya tingkat kepatuhan hukum di kalangan PPAT. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan kapasitas PPAT melalui pelatihan, optimalisasi sistem pendaftaran elektronik, dan peningkatan koordinasi antara PPAT dan Kantor Pertanahan. Keterlambatan ini berdampak signifikan terhadap para pihak, termasuk kerugian finansial dan ketidakpastian hukum atas kepemilikan hak. Oleh karena itu, peningkatan kepatuhan dan efisiensi proses pendaftaran akta sangat diperlukan untuk mengurangi dampak negatif yang timbul.

Siti Zuliana

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Tanah merupakan salah satu sumber penghidupan dan mata pencaharian bagi manusia dan masyarakat sehingga menjadi kebutuhan manusia yang paling mendasar. Salah satu cara peralihan hak atas tanah adalah dengan peralihan jual beli.  Dengan berlakunya Pasal 37 ayat (1) PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, jual beli adalah salah satu bentuk peralihan hak atas tanah yang harus dilakukan di hadapan PPAT dan diaktakan secara sah. Salah satu kasus peralihan hak atas tanah adalah pada Putusan Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr dimana pihak pembeli telah memegang sertifikat HGB selama bertahun-tahun dan menguasai objek tersebut selama bertahun-tahun akan tetapi tidak dapat menjadi bukti untuk mengajukan pendaftaran pemindahan hak atas tanah di Badan Pertanahan Nasional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana peralihan hak atas tanah yang tidak diketahui keberadaannya pada Kasus Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr, 2) Bagaimana dasar hukum pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr, dan 3) Bagaimana kekuatan hukum putusan pengadilan terhadap peralihan hak atas tanah yang tidak diketahui keberadaannya pada kasus Putusan Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Peralihan hak atas tanah yang pemiliknya tidak diketahui pada Putusan Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr menghadapi hambatan karena tergugat tidak dapat ditemukan, sehingga proses balik nama tidak bisa dilakukan. Penggugat yang telah menguasai tanah selama lebih dari 20 tahun mengajukan gugatan untuk menggantikan akta jual beli yang tidak dapat dibuat. Hakim menggunakan Pasal 37 ayat (2) PP No. 24/1997 dan Pasal 834 KUHPerdata sebagai kekuatan hukum, menerima gugatan, dan memberikan kepastian hukum kepada penggugat.

Rafino Naufal Hermansyah; Agus Nurudin

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa seringkali kreditor melakukan lelang eksekusi tanpa melalui prosedur yang telah ditetapkan, sehingga menimbulkan sengketa. Rumusan masalah adalah sebagai berikut: 1) Bagaimana perlindungan hukum bagi pemenang lelang dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan sesuai prosedur? 2) Apa yang menjadi pertimbangan hukum majelis hakim pada Putusan Pengadilan Negeri Bukittinggi Perkara Nomor 13/Pdt.Plw/2016/PN.Bkt? 3) Upaya hukum apa yang dapat dilakukan oleh pemenang lelang dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan yang telah dibatalkan? Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif (normative legal research). Analisis data yang digunakan adalah pendekatan kualitatif terhadap data sekunder sebagai data utama dan data primer sebagai data pendukung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perlindungan hukum bagi pemenang lelang dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan sesuai prosedur mengacu pada ketentuan Pasal 6 dan Pasal 20 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tanah. Pertimbangan hukum majelis hakim pada putusan Pengadilan Negeri Bukittinggi Perkara Nomor 13/Pdt.Plw/2016/PN.Bkt terhadap Petitum ke-5 (lima) dari gugatan Para Pelawan, Pengumuman Kedua Eksekusi Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tertanggal  14 April 2016 hanya diumumkan dalam 1  (satu) surat kabar bertentangan dengan Pasal 20 ayat (3) Undang-undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pemenang lelang dalam pelaksanaan eksekusi hak tanggungan, yaitu upaya hukum yang bersifat non litigasi (persuasif) dan upaya hukum yang bersifat litigasi (represif).

Nataniel Rohi Bire; Sri Mulyani

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Parate Eksekusi Jaminan Jaminan Fidusia oleh kreditur seringkali melanggar hak-hak dari pada debitur yang menyamakan Sertifikat Jaminan Fidusia dengan irah-irah “Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan yang maha Esa” yang disamakan dengan Putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi nomor: 18/PUU/XVII/2019 parate eksekusi Jaminan Fidusia tidak lagi dapat langsung dilakukan oleh kreditur terhadap debitur apabila tidak ada kesepakatan mengenai cidera janji dan debitur menyerahkan Obyek Jaminan Fidusia secara sukarela melainkan fiat pengadilan, oleh karenanya dilakukan Kembali judicial review terhadap pasal 15 ayat (2) dan penjelasan pasal 15 ayat (2) Undang-undang tentang Jaminan Fidusia oleh Tuan Joshua Michael Djami, dan Mahkamah Konstitusi telah memmutus dengan Putusannya nomor: 2/PUU/XIX/2021. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1). Bagaimana Perlindungan Hukum terhadap debitur dalam eksekusi jaminan Fidusia berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi nomor: 2/PUU/XIX/2021? 2) Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim dalam Putusan mahkamah Konstitusi nomor: 2/PUU/XIX/2021?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif dan spesifikasi yang digunakan adalah bersifat deskriptif Analitis. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa debitur terlindungi dari pelaksanaan parate eksekusi jaminan Fidusia oleh kreditur karena parate eksekusi tidak dapat dilakukan apabila tidak ada kesepakatan dengan debitur sehingga terwujudlah perlindungan, keseimbangan dan kepastian hukum bagi debitur dalam eksekusi jaminan Fidusia.

Phinka Aprila Maya Sakuntala

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Proses transaksi jual beli tanah sering dilakukan dengan cara mengangsur, maka dibuatlah suatu terobosan dengan dibuatnya akta perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) sebagai perjanjian pendahuluan. Namun dalam pelaksanaannya sering terjadi Wanprestasi yang dilakukan oleh pembeli. Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan dalam bentuk pertanyaan penelitian yaitu: 1. Bagaimana kepastian hukum dari Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang dibuat dihadapan Notaris?. 2. Bagaimana pertimbangan hukum majelis hakim dalam memutuskan perkara wanprestasi pada Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1650 K/Pdt/2015? 3. Bagaimana perlindungan hukum bagi penjual dalam perkara wanprestasi pada Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1650 K/Pdt/2015?. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif atau disebut juga penelitian hukum kepustakaan (library research). Hasil penelitian: 1. Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang dibuat dihadapan Notaris merupakan akta otentik sehingga memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna dan tidak perlu dipermasalahkan lagi sehingga terjamin kepastian hukumnya, hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 15 ayat (1) UUJN dan Pasal 38 UUJN. 2. Berdasarkan pertimbangan hukum majelis hakim Mahkamah Agung RI Nomor: 1650 K/Pdt/2015, dalam pertimbangan hukumnya menyebutkan bahwa perkara sengketa Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang mengandung unsur wanprestasi yang dilakukan oleh pihak pembeli (HENDRA PANGESTU). 3. Perlindungan hukum bagi penjual setelah pembeli dinyatakan wanprestasi pada akta pengikatan jual beli yaitu mengacu pada putusan Mahkamah Agung RIyaitu dibatalkannya Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli tersebut, maka Penggugat secara hukum memiliki hak atas objek sengketa tersebut dan uang pembayaran tahap I (pertama) dan tahap II (kedua) menjadi milik pihak penjual selaku Penggugat dan tidak dapat diminta kembali.

Mahatmi Nindita; Edy Lisdiyono

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Tugas pelaksanaan jabatan notaris ialah membuat akta yang dipergunakan sebagai alat bukti yang dibutuhkan oleh para pihak untuk suatu tindakan hukum tertentu. Bahkan, seorang Notaris turut menjadi tergugat atau turut tergugat dalam proses peradilan perdata. Rumusan masalah 1. Bagaimana akibat hukum terhadap Akta Kuasa Menjual apabila tidak sesuai dengan Undang-Undang Jabatan Notaris? 2. Bagaimana pertanggungjawaban Notaris terhadap kasus pemalsuan akta kuasa menjual pada Putusan No.773/Pid.B/2021/PNSmg? 3. Apa yang menyebabkan Notaris dapat melakukan tindakan penyimpangan dalam pembuatan Akta Kuasa Menjual? Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum terhadap Akta Kuasa Menjual apabila tidak sesuai dengan UUJN, untuk mengetahui dan menganalisis penyebab Notaris dapat melakukan tindakan penyimpangan dalam pembuatan Akta Kuasa Menjual, untuk mengetahui dan menganalisis pertanggungjawaban Notaris terhadap kasus pemalsuan Akta Kuasa Menjual pada Putusan No.773/Pid.B/2021/PNSmg. Untuk metode penelitian ini adalah yuridis normatif yang berfokus pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Hasil dari penelitian ini, pertanggungjawaban Notaris terhadap akta kuasa menjual yang dipalsukan adalah Notaris M pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan F dengan pidana penjara selama 1 ( satu) tahun 4 (empat) bulan. Karena terdapat pelanggaran Kode Etik yang dilakukan oleh Notaris M karena tidak membacakan akta kuasa menjual tersebut kepada S dan tanda tangan juga tidak dilakukan dihadapan Notaris M, adanya unsur kesengajaan yang dilakukan oleh F karena melakukan pemalsuan tanda tangan S pada akta kuasa menjual, terdapat unsur kelalaian juga dari Notaris M karena tidak cross check kepada pihak S benar tidak staffnya meminta tanda tangan ke S.

Guvinda Pandu Halilintar

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Parate Eksekusi Jaminan Jaminan Fidusia oleh kreditur seringkali melanggar hak-hak dari pada debitur yang menyamakan Sertifikat Jaminan Fidusia dengan irah-irah “Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan yang maha Esa” yang disamakan dengan Putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi nomor: 18/PUU/XVII/2019 parate eksekusi Jaminan Fidusia tidak lagi dapat langsung dilakukan oleh kreditur terhadap debitur apabila tidak ada kesepakatan mengenai cidera janji dan debitur menyerahkan Obyek Jaminan Fidusia secara sukarela melainkan fiat pengadilan, oleh karenanya dilakukan Kembali judicial review terhadap pasal 15 ayat (2) dan penjelasan pasal 15 ayat (2) Undang-undang tentang Jaminan Fidusia oleh Tuan Joshua Michael Djami, dan Mahkamah Konstitusi telah memmutus dengan Putusannya nomor: 2/PUU/XIX/2021. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1). Bagaimana Perlindungan Hukum terhadap debitur dalam eksekusi jaminan Fidusia berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi nomor: 2/PUU/XIX/2021? 2) Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim dalam Putusan mahkamah Konstitusi nomor: 2/PUU/XIX/2021?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif dan spesifikasi yang digunakan adalah bersifat deskriptif Analitis. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa debitur terlindungi dari pelaksanaan parate eksekusi jaminan Fidusia oleh kreditur karena parate eksekusi tidak dapat dilakukan apabila tidak ada kesepakatan dengan debitur sehingga terwujudlah perlindungan, keseimbangan dan kepastian hukum bagi debitur dalam eksekusi jaminan Fidusia.

Aviariska Primaning Happy

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Kemajuan Teknologi Informasi dan tidak seiring dengan pembaharuan hukum di masyarakat dapat menimbulkan ketidakpastian hukum. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimana peran Notaris dalam pelaksanaan e-RUPS menurut hukum positif di Indonesia, bagaimana pelaksanaan e-RUPS dan kepastian hukum dari akta e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis peran notaris dalam pelaksanaan e-RUPS menurut hukum positif di Indonesia, pelaksanaan e-RUPS dan kepastian hukum dari akta e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019. Pendekatan penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data diperoleh dengan studi kepustakaan, kemudian dianalisis dengan analisis kualitatif-yuridis. Hasil penelitian adalah (1) Peran Notaris dalam Pelaksanaan e-RUPS menurut hukum positif di Indonesia adalah Notaris merupakan salah satu dari profesi penunjang pasar modal yang membantu pelaksanaan RUPS. Peran Notaris dalam e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019 adalah pembuatan Akta Otentik dari Pernyataan Keputusan Rapat PT. Indonesia Farma Tbk, (2) Pelaksanaan e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019 menggunakan aplikasi eASY.KSEI yang dimiliki oleh PT KSEI sebagai Penyedia e-RUPS. eASY.KSEI. Tata cara atau mekanisme e-RUPS mengacu pada Peraturan KSEI Nomor XI-A tentang Tata Cara Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham yang Disertai dengan Pemberian Kuasa melalui Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI), Angka 1 poin 1.5. dan hal ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu Undang-Undang Perseroan Terbatas dan POJK 16, dan (3) Akta Keputusan dari e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019 tidak otentik, sehingga tidak memberikan kepastian hukum bagi pihak-pihak terkait.

Sofiatus Sobriyah; Fajar Ainol Yakin

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2024 Universitas Maritim AMNI Semarang

almost all major international religions, especially those often called "semitic religions" (Judaism, Christianity, and Islam) which because of their common history and "lineage", are based entirely on "revelation" and "prophets" to define their lifestyle. ontologically and legally, respectively. Revelation is literally interpreted as a quick sign, it can also be interpreted as something that is revealed, revealed or announced. Revelation is an enlightenment, a proof of reality and an affirmation of truth. It is a clear sign, a proof or indication, meaning or significance, to an observer, to be observed, contemplated and understood. From revelation, ideas, suggestions, thoughts, scientific discoveries, an egalitarian social order, and the discovery of divine truth will emerge, enriching knowledge, guidance, and human welfare as well as liberating shackled thoughts, corals, and emotions and elevating dignity and worth. people who are oppressed by the forces of injustice, tyranny and superstition.

Riyana Octavalia; Fajar Budiman; Maisarah Leli

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Every company, whether public or corporate, is established to achieve certain goals. To achieve success, the foundation of competence needs to be considered. Factors are useful to help organizations improve performance. To support the performance of an employee, employees are needed who have performance factors in accordance with the needs needed in a company. This study aims to determine the factors of employee performance seen from indicators of performance knowledge, motivation, organizational culture of the performance of employees of the advanced palm oil plantation cooperative Pirbun West Pasaman in carrying out their duties or work. The research motede used is a qualitative method, data collection techniques are interviews, observations, and document studies. The results of this study obtained the conclusion that the performance factors of employees in the advanced palm oil plantation cooperative (KPS) advanced pirbun pasaman barat are adequate. This can be seen based on indicators put forward by Spencer, namely performance knowledge, motivation, employee performance organizational culture. each of these indicators has been fulfilled in the employees of the advanced palm oil plantation cooperative (KPS) pirbun west pasaman.

Ika Desy Ramayati; Ninik Srijani; Patuh Muhajir

Jurnal Inovasi Pendidikan 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This research aimed to improve students’ activities and learning outcomes of Mathematics in solving problems related to money on chapter whole numbers up to 100.000 by using project-based learning integrated with social emotional learning (SEL) for students at class 5 in SDN Pilangrejo 02. This research used classroom action research which carried out in 2 cycles. Each cycle was carried out in 4 stages, includes planning, action, observation, and reflection. This research used observation, tests and documentation as the instruments. The data analysis used qualitative and quantitative descriptive analysis. The result of this study showed the percentage of students’ activity in cycle I reached 58.84% and increased 87.23% in cycle II. The percentage of learning outcomes in pre-test (pre-cycle) reached 27.28% with average score of 60, it increased 72.23% with average score of 80 in post-test (cycle I), and increased to 90% with average score of 93 in post-test (cycle II). So, it concluded that the implementation of Project Based Learning integrated with Social Emotional Learning (SEL) can improve the students’ activities and learning outcomes of mathematics subjects at class 5 in SDN Pilangrejo 02.

Agus Lina Silvia; Ninik Srijani; Patuh Muhajir

Jurnal Inovasi Pendidikan 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This research is classroom action research (PTK) which aims to determine the increase in learning motivation and learning outcomes of grade IV elementary school students in mathematics subjects through the Teaching at the Right Level (TaRL) approach. Data was collected using questionnaire and test techniques, which were carried out three times, namely at the pre-cycle stage, cycle I and cycle II. The application of the TaRL approach in mathematics learning has proven successful in increasing students' learning motivation. Based on the results of observations, the percentage of learning motivation increased from 49% in the pre-cycle to 61% in cycle I, and rose again to 78% in cycle II. Apart from that, student learning outcomes also showed a significant improvement, with the percentage of completion increasing from 56% in the pre-cycle to 70% in cycle I, and reaching 83% in cycle II, which is included in the good category.

Katharina Woli Namang; Yeremias Bardi; Maria Palma Vita

Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

The novel reveals Ally's life, which is not an ordinary life. Often she finds herself placed in a life that seems to belong to her, but is not. And suddenly the word "home" has a new meaning. Will Ally have the opportunity to go "home"? Will she be able to return to the love she left behind in another life? . This study aims to reveal the plot of the novel by Arleena and provide information and describe the plot in the novel Ally by Arleena. This research uses a description method. The data used in this Research are quotations in the novel Ally by Arleena. The data source in this Research is the novel Ally by Arleena. The results show that the plot of an unusual life that will make us think again about the meaning of life and the meaning of love is actually interesting. 

Dea Aditria; Anuy Nurofiat; Calista Angelina; Analisa Salsabila; Kamelia Pemiliani +7 more

Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

The issue of waste, especially plastic waste, has become a crucial problem in Indonesia, leading to ecosystem damage and environmental pollution. SDN 2 Cikalang, located in Tasikmalaya City, is one of the schools that has not yet implemented optimal plastic waste management. An Ecobrick outreach program was conducted to enhance the knowledge of fifth-grade students about plastic waste management through Ecobrick innovation. An Ecobrick is a plastic bottle filled tightly with plastic waste, which can be used as a construction material to replace bricks. This study aims to evaluate the effectiveness of the Ecobrick outreach program in increasing students' knowledge of plastic waste management. The research methods included pre-test, material delivery, hands-on practice, and post-test. The evaluation results showed a 45% increase in students' knowledge, with a significant difference between pre-test and post-test scores (p value = 0.000). This indicates that a hands-on education approach is effective in improving students' understanding of plastic waste management through Ecobrick.

Candy Candy; Angelina Julia Renaldi

Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

The implementation of the Zoho Books application at PT. Damai Indopertama Sukses aims to improve the efficiency and accuracy of the company's financial records, which were previously managed manually using Microsoft Excel. The application deployment method includes interviews, observations, and documentation to understand the company's needs. The implementation results indicate that Zoho Books simplifies financial transaction recording, generates automated financial reports, and provides real-time access to financial data. This reduces the risk of manual errors and accelerates the financial reporting process. Additionally, the automation features in Zoho Books enable the company to better monitor cash flow and financial performance, supporting accurate data-driven decision-making. This implementation offers a significant solution to the challenges of manual financial management and establishes a foundation for the company's operational sustainability.