Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 381-400 of 401

Analytics

Yohana Pane; Donni Berutu; Christopel Sipayung; Turnip, Helena

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Administrasi dapat diartikan sebagai keseluruhan proses dari aktivitas-aktivitas pencapaian tujuan secara efisien dengan dan melalui orang lain (Robbins, 1998:63). Administrasi dalam pendidikan yang tertib dan teratur, sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan pendidikan. Peningkatan kemampuan tersebut akan berakibat positif, yaitu makin meningkatnya efisiensi, mutu dan perluasan pada kinerja di dunia pendidikan tersebut. Tujuan administrasi pada umumnya adalah agar semua kegiatan mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Secara khusus ingin mencapai Efektifitas produksi; Efesiensi; Kemampuan menyesuaikan diri (adaptivenes); dan Kepuasan Kerja. Dengan kata lain bahwa Ukuran keberhasilan administrasi pendidikan adalah produktivitas pendidikan, yang pertama dilihat pada produk hasil atau efektivitas dari proses, suasana dan efisiensi. Dalam pencapaian efektivitas ini diperlukan suatu proses minimal meliputi perilaku manusia berorganisasi. Perilaku itu dapat dinyatakan dalam bentuk perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan atau pembinaan atas tugas kewajiban administratif.

Putri Setia Zebua; Romauli Lumban Toruan; Helena Turnip

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Sarana dan prasarana sangat penting karena dengan adanya sarana dan prasarana lembaga pendidikan akan terpelihara dan jelas kegunaannya. Pihak sekolah harus dapat bertanggung jawab terhadap sarana dan prasarana terutama kepala sekolah yang langsung menangani sarana dan prasarana tersebut. Dan pihak sekolah pun harus dapat memelihara dan memperhatikan setiap sarana dan prasarana sekolah yang sudah ada. Dengan pengelolaan sarana dan prasarana yang ada di sekolah, kepala sekolah dapat merencanakan dan mendata apa saja sarana dan prasarana yang harus digunakan di sekolah tersebut. Jika semua sarana dan prasarana di sekolah sudah terpenuhi dengan baik seperti yang diharapkan maka akan berdampak positif terhadap peserta didik dalam proses belajar mengajar dan tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Sarana adalah peralatan yang bergerak dan umumnya dipakai secara langsung, misalnya ada kertas, pulpen, buku, komputer, dan lain-lain. Sedangkan prasarana adalah penunjang dan umumnya merupakan fasilitas yang tidak bergerak, misalnya gedung dan ruangan. Sarana prasarana bukan hanya upaya untuk membantu guru dalam proses belajar mengajar, akan tetapi yang lebih penting lagi adalah upaya untuk memudahkan siswa dalam melakukan pembelajaran dengan baik. Maka penyelenggara pendidikan baik itu pemerintah, kepala sekolah, guru, personil sekolah yang lainnya maupun masyarakat perlu terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan tuntukan zaman yang terus menerus berkembang.  

Rohana Simanjuntak; Hanna Xcllesiia Bangun; Helena Turnip

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Untuk menjadi pendidik diperlukan persiapan (pendidikan) seperti persiapan perkawinan, pendidikan calon   pendidik   disekolah,   pendidikan   pemimpin   agama,   pendidikan   pemimpin   pemerintahan, pendidikan  pemimpin  organisasi    Dengandemikian  seseorang  menjadi  dewasa  susila  yang  karena status  kodratinya  dan  status  sosialnya  sanggup  mendidik  orang  lain.  Sanggup  mendidik  artinya memiliki  kemampuan  (kompetensi)  untuk  melaksanakan  tugas-tugas  mendidik.  Tujuan  manajemen tenaga  pendidik  dankependidikan  berbeda  dengan  manajemen  sumber  daya  manusia  pada  konteks bisnis,  di  dunia  pendidikan  tujuan  manajemen  SDM  lebih  mengarah  pada  pembangunan  pendidikan yang  bermutu,  membentuk  SDM  yang  handal,  produktif,  kreatif,  dan  berprestasi.  Metode  yang dipakai  yakni  studi  literatur, Teori  dan  materi  yang  didapatkan  saling  dikumpulkan  dan  dikaitkan sehinggga  menyelesaikan  penelitian  ini. Manajemen  pendidik  dan  tenaga  kependidikan  merupakan proses sumber daya manusia di lembaga organisasi pendidikan berupa tindakan-tindakan yang berupa perencanaan,   perekrutan,   seleksi,   penempatan,   kompensasi,   penghargaan,   pengembangan   serta pemberhentian pendidik dan tenaga pendidik dalam mencapai tujuan yang diharapkan sebelumnya

Dedhe Khairina

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis dan faktor campur kode yang terjadi pada masyarakat Helvetia Tengah VII dan VIII serta (2) mendeskripsikan jenis dan faktor alih kode yang terjadi pada masyarakat Helvetia Tengah VII dan VIII. Data dalam penilitan ini berdasarkan rekaman percakapan masyarakat di Lingkungan VII dan VIII Helvetia Tengah. Ada pun instrumen penelitian ini menggunakan human instrumen, dimana peneliti menganalisis data berdasarkan teori, data, dan hasil sesuai ketentuan ilmiah. Kemudian, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan ialah sebagai berikut; jumlah data jenis campur kode yang terjadi sebanyak 8 data yang diklasifikasikan atas penyisipan unsur berwujud kata, frasa, dan klausa. Kemudian, jumlah data faktor kode yang terjadi sebanyak 8 data yang diklasifikasikan atas latar belakang pada sikap penutur dan kebahasaan. Selanjutnya, jumlah data jenis alih kode yang terjadi sebanyak 13 data yang diklasifikasikan atas internal dan eksternal. Dan terakahir, jumlah data yang terjadi pada faktor alih kode sebanyak 13 data yang diklasifikasikan atas 5 faktor. Dari hasil data yang dihasilkan dapat dirangkum bahwa; jenis campur kode yang terjadi di Lingkungan VII dan VIII Helvetia Tengah terklasifikasi atas peristiwa penyisipan unsur-unsur berwujud kata, dan faktor yang menyebabkan hal itu terjadi dikarenakan ingin memperhalus ungkapan, Pernicious Homonim, dan End pada Bahasa Indonesia ke Bahasa Mandailing, Padang, dan Jawa. Selanjutnya, jenis alih kode yang terjadi di Lingkungan VII dan VIII Helvetia Tengah terklasifikasi atas jenis internal, serta faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode mayoritas, 11 dari 13 data, dikarenakan pembicara atau penutur. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jenis dan faktor campur kode dan alih kode yang terjadi di Lingkungan VII dan VIII Helvetia Tengah dimulai oleh Penutur/Pembicara, dimana biasanya terdapat kata bahasa daerah yang secara sengaja atau tidak disengaja hadir pada percakapan antara penutur dan mitra tutur.

Rendi Permana; Rezi Attaullah; Yolanda Pratiwi; Sartika Apri Yanti; Alvin Darmawan +1 more

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Berkembangnya teknologi dapat ditinjau perubahan yang signifikan bagi instrumen pembayaran yang memberi kemudahan secara efisien dalam setiap transaksi elektonik. Penggunaan QRIS banyak memberi kemudahan bagi para konsumen serta juga bisa mengetahui implementasi kebijakan Bank Indonesia mengenai inovasi baru pada system keuangan. Kajian ini ialah deskriptif kualitatif dengan metode literatur melaui studi kepustakaan yang bersumber dari jurnal hasil penelitian terdahulu. Dampak dari implementasi QRIS ini berpengaruh signifikan terhadap perubahan yang terjadi pada transaksi tunai dan non tunai hingga terjadi kenaikan setiap tahun nya. Merchant dalam sistem QRIS yang menyuguhkan fasilitas jasa pembayaran dengan QRIS dalam transaksi pembayarannya.

Asalin Musoffa Saad; Muhammad Afif Fajar Dewanto; Nova Ila Basyirotul Ummah; Eva Siti Faridah

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Aqidah akhlak menyangkut pendidikan Islam. Pendidikan Islam dengan berbagai coraknya berorientasi memberikan bekal kepada manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia dan juga akhira. Oleh karena itu, seyogyanya pendidikan Islam selalu dengan konteks perubahan masyarakat dan juga zaman. Kurikulum semua sama, hanya saja metode-metodenya yang berbeda, seperti kurikulum Merdeka yang cenderung berbasis proyek (Project Based Learning). Dalam semua proyek, partisipasi murid dilihat oleh guru-guru, masing-masing guru memiliki nilai terkait mata pelajarannya.

Adek Arya Prasetya; Gilang Wardana; Riffal Armanda Waruwu; Wardana Nasution; Raya Rich Fanotona Gulo +1 more

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh e-service quality terhadap loyalitas pelanggan di mediasi oleh kepuasan pelanggan pada PT. Solusi Transportasi Indonesia. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian asosiatif dan pendekatan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini penulis menentukan sampel di tetapkan besarnya yaitu 100 responden pelanggan PT. Solusi Transportasi Indonesia. Pengumpulan data dalam instrument ini menggunakan angket (Questioner). Teknin analisis data penelitian ini menggunakan SEM-PLS yang dibantu dengan software Smart-PLS Versi 3.0. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan di PT. Solusi Transportasi Indonesia. Variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di PT. Solusi Transportasi Indonesia. Variabel kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pegawai di PT. Solusi Transportasi Indonesia. Kepuasan pelanggan memediasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan di PT. Solusi Transportasi Indonesia dengan menunjukan pengaruh positif tetapi dan signifikan.

Aulia Nur Hakim; Leni Yulia

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Teknologi digital telah membawa dampak besar pada dunia pendidikan saat ini. Beberapa dampak positif dan negatif dari teknologi digital terhadap pendidikan yang dimana dampak Positif : 1) Memudahkan dalam mencari informasi. Teknologi digital memungkinkan siswa dan guru untuk mengakses informasi dan sumber daya pendidikan dengan lebih mudah dan cepat. 2) Meningkatkan kreativitas. Teknologi digital memungkinkan siswa untuk mengembangkan potensi diri dan mencari tahu cara mengembangkan potensi tersebut. 3) Kolaborasi global, Siswa dapat berkolaborasi dengan siswa lain di seluruh dunia melalui platform online, sehingga dapat menghadirkan perspektif global ke dalam pembelajaran mereka. 4) Efisiensi. Teknologi digital memungkinkan guru untuk memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dalam proses pembelajaran. Dampak negatif : 1) Kesenjangan digital, Pandemi COVID-19 telah menyoroti kesenjangan digital yang ada dalam akses teknologi di antara siswa. Banyak siswa yang tidak memiliki akses ke perangkat dan internet yang diperlukan untuk pembelajaran jarak jauh. 2) Kurangnya fokus. Banyaknya informasi menarik melalui teknologi digital membuat siswa menjadi kurang fokus dalam belajar. 3) Pendidikan nirkarakter. Siswa lebih suka menjelajahi dunia maya dengan berbagai informasi menarik yang disajikan, sehingga kurang memperhatikan karakter dan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah. 4) Penyebaran pornografi: Kemajuan teknologi juga membawa dampak negatif seperti penyebaran pornografi di kalangan siswa yang akan merusak moral generasi remaja saat ini.

Hammam Thoriq Majid; Muhammad Imran Revanza; Eva Siti Faridah

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Kurikulum Merdeka merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk menerapkan kurikulum berbasis kompetensi yang lebih bijaksana kepada siswa. Tujuan Kurikulum Merdeka adalah mengalihkan focus pendidikan mulai dari hafalan dan ujian hingga pengembangan kemampuan siswa berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi secara efektif, dan berkolaborasi dengan orang lain. Jenis penelitian yang dijalankan ialah penelitian jenis kualitatif. Penelitian kualitatif disebut sebagai langkah-langkah penelitian yang memperoleh data dalam bentuk deskriptif atau kualitatif, yang mencakup bentuk lisan dan tulisan melalui tata laku yang diteliti dan bukan dengan bentuk angka. Kajian fiqh atau ilmu fiqh merupakan bagian penting dalam pendidikan Islam. kurikulum. Fiqih merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari hukum-hukum Islam yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari kehidupan, seperti ibadah, muamalah (urusan keuangan), dan adab (tata cara). Di Dalam pembelajaran fiqh, siswa akan mempelajari konsep-konsep dasar seperti rukun Islam dan rukun Islam rukun iman, kemudian mempelajari hukum-hukum yang berkaitan dengan tata cara ibadah, zakat, puasa, dan haji.

Rida Gultom; Jansen Surya Aruan; Simamora, Lisdayani; Kurnia Novita Harianja; Maria Best Napitupulu

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Metode penelitian ini menggunakan metode literatur dengan menggunakan pendekatan kepustakaan. penelitian yang dilakukan di TK Negeri Pembina Pematang Raya. Penelitian menemukan bahwa penggunaan gambar dapat membantu menyampaikan materi secara konkrit sehingga memudahkan anak dalam memahaminya. Penelitian juga menemukan bahwa bercerita dengan gambar dapat meningkatkan aktivitas belajar, seperti bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, bekerja sama, dan bercerita.

Afrina Nasution; Erni Widiastuti; Halimathullah Lufthi Aulia; Maulidya Asrianti; Ulfa Dwi Indriani +1 more

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Media pembelajaran merupakan alat yang dapat menunjang proses belajar mengajar sehingga makna pesan yang ingin disampaikan menjadi lebih jelas dan tujuan pendidikan atau pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Hasil belajar adalah hasil yang diberikan kepada siswa dalam bentuk penilaian setelah  proses pembelajaran dengan cara mengevaluasi pengetahuan, sikap, keterampilan siswa dengan  perubahan perilaku. Media pembelajaran berperan sebagai  sumber belajar bagi siswa untuk menerima pesan dan informasi yang diberikan oleh guru sehingga materi pembelajaran  lebih lengkap dan terbentuk pengetahuan bagi siswa. Manfaat  dari media pembelajaran, pertama, memberikan pedoman bagi guru untuk mencapai tujuan pembelajaran sehingga dapat menjelaskan materi pembelajaran dengan urutan yang sistematis dan membantu dalam penyajian materi yang menarik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kedua, dapat meningkatkan motivasi dan minat belajara siswa sehingga siswa dapat berpikir dan menganalisis materi pelajaran yang diberikan oleh guru dengan baik dengan situasi belajar yang menyenangkan dan siswa dapat memahami materi pelajaran dengan mudah. Yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan adanya media pembelajaran: proses belajar mengajar menjadi mudah dan menarik  sehingga siswa dapat mengerti dan  memahami pelajaran dengan mudah, efisiensi belajar siswa dapat meningkat  karena sesuai dengan tujuan pembelajaran, membantu konsentrasi belajar siswa karena media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa, meningkatkan motivasi belajar siswa karena  perhatian siswa terhadap pelajaran dapat meningkat, memberikan pengalaman menyeluruh dalam belajar sehingga  siswa dapat  memahami secara nyata dari materi yang diberikan lebih mengerti materi secara keseluruhan, siswa terlibat dalam proses pembelajaran sehingga siswa aktif mengikuti dan terlibat dalam proses pembelajaran dan siswa memiliki kesempatan melakukan kreativitas dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Leepen Astria Banjarnahor; Delano Lumbantobing

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati bagaimana sikap kesetian dan kebaikan Rut ( Rut 1 :16.Berbagai pergumulan dan tantangan perjalanan hidup yang dihadapi sebagai menantu Naomi dan orang asing, Rut tetap berkomitmen dalam perkataan dan tindakan yang mencerminkan pribadi berintegritas.

Syafiq Ramadhan; Eti Ernawati; Ina Magdalena

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Dalam dunia pendidikan kegiatan belajar mengajar tidak hanya bertujuan untuk membuat siswa menguasai ilmu pengetahuan secara akademis melainkan juga membentuk perilaku dan karakteristik siswa. Mengidentifikasi perilaku dan karakteristik siswa merupakan langkah penting dalam memahami kebutuhan dan potensi mereka juga dapat menjadi salah satu perbuatan yang dapat menentukan kepribadian yang baik atau buruk bagi seorang siswa. Perilaku dan karakteristik dapat di lihat dari perbedaan signifikan seperti dalam minat, kemampuan komunikasi dan kebutuhan mereka. Untuk itu penting bagi guru merancang pendekatan pembelajaran yang efektif dengan memahami kebutuhan siswa nya karena setiap individu  maupun kelompok memiliki perilaku dan karakteristik yang berda-beda serta mengembangkan strategi yang sesuai untuk membantu mencapai potensi penuh mereka dalam konteks pendidikan.

Afni Sridefi Pardede; Benita Ariany Nainggolan; Marta Angelina Pasaribu; Mawar Tini Siallagan; Damayanti Nababan

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Saat ini pembinaan gereja bagi kaum muda sangat perlu ditingkatkan. Dengan gereja yang menyediakan program untuk kaum muda. Gereja adalah tempat yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan iman bahkan akhlak kaum muda. Peran gereja sangat dibutuhkan dalam membina generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar yang berdampak buruk bagi perkembangan dan masa depan remaja. Kondisi lingkungan berpengaruh terhadap kepribadian remaja yaitu kemampuan menyesuaikan diri dengan orang lain, kondisi emosi yang baik, disiplin, santun dan rasa tanggung jawab. Adanya pembinaan bagi remaja yang dilakukan oleh pihak gereja dapat membantu dan memberikan solusi agar remaja tetap berada pada jalan yang benar dan tidak kehilangan tujuan hidup.

Ofertiaman Zai

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Yosua adalah penerus kepemimpinan yang diberikan oleh Tuhan untuk melanjutkan perjalanan umat ini ke tanah yang telah dijanjikan oleh Allah. Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk melihat bagaimana dalam konteks Yosua, tempat di mana ia berdiri telah diberkati dengan kehadiran Ilahi yang suci, dan tindakan menanggalkan kasut menjadi ekspresi konkret dari kesadaran akan kesucian tempat tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Ketaatan Yosua pada perintah Tuhan  memberikan arti pada simbolisme kasut yang kudus, kesadaran akan kekudusan ilahi, protokol spiritual dan ketaatan dan implikasi Teologis yang mendalam.

Sion Monica Lombu; Lewi Sehat Natalia Girsang

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Analisis Keluaran 25:1-9 menekankan pentingnya sumbangan sukarela yang diberikan oleh bangsa Israel dalam membangun tempat suci untuk menyembah Tuhan. Permintaan Tuhan akan sumbangan mereka untuk bahan bangunan Kemah Suci tidak hanya mencerminkan aspek material tetapi juga menandakan kesediaan mereka untuk berpartisipasi dalam membangun tempat yang kudus untuk beribadah kepada Tuhan. Sikap sukarela dan kerelaan untuk memberi mencerminkan kesadaran yang tulus dan kasih yang mendalam kepada Tuhan. Kontribusi yang diberikan tidak dipaksakan, melainkan muncul dari keinginan yang tulus untuk berbagi dan menghormati Tuhan. Selain itu, analisis ini menyoroti bagaimana kontribusi sukarela dan kerelaan dapat membentuk komunitas yang kuat dan antusias. Ketika setiap individu memberi dengan sukarela, hal ini memperkuat ikatan dalam komunitas dan menumbuhkan tanggung jawab bersama dalam membangun tempat ibadah yang indah dan bermakna bagi seluruh komunitas.

Putri Cahyani; Putriyana Isnaini Halim; Rihaadatul’ Aisy; Ina Magdalena

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Desain Pembelajaran merupakan proses perencanaan dan pengembangan struktur pembelajaran yang efektif dan terarah dalam hal ini melibatkan pemilihan metode, materi, dan strategi evaluasi yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Bertujuan untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang relavan dan memberikan kesempatan bagi peserta didik dalam mencapai pemahaman yang lebih dalam. Pada artikel ini, data diperoleh dari berbagai sumber. Menghasilkan karakteristik peserta didik yang berkualitas

Atot Sugiri

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

The ability to read comprehension is something that needs to be mastered by students, but students' interest and reading comprehension in Indonesia is still very low, even though reading/literacy is one of the keys to the success of learning in order to achieve qualified human resources for Indonesia Gold 2045. The above problems occur because educators have not been able to optimize existing technology to realize a learning that involves technology-based learning media. Therefore, this study aims to find out how the effect of video-assisted guided reading methods has on the reading comprehension ability of grade III elementary school students. The method used in this study is the Quasi Experiment method with the Non-Equivalent Control Group Design research design. This research was conducted in 4 meetings where 1 meeting was for pretest, 2 meetings were for giving treatment and 1 meeting was for posttest. The sample of this research is 30 students who meet the criteria of the researcher. The results showed that the results of the pre-test and post-test of students in the control class, namely the average pre-test was 69.00 and the average post-test result was 75.33, while in the experimental class the average pre-test results were test 69.00 and the average post-test result data is 80.17. From these data it can be concluded that students' reading comprehension skills in the control class and in the experimental class both increased, but based on the results of the study, the improvement in students' reading comprehension skills increased more significantly (the increase was greater) after using the guided reading method.

Febron Manik; Netty Tesa Yolanika Sitompul

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini membahas peran penting pemimpin dalam Kitab Hakim-Hakim, menyoroti konsep kepemimpinan dalam konteks periode hukum bangsa Israel. Dengan menggali ayat-ayat seperti Hakim-hakim 3:7-11, penelitian ini menunjukkan bahwa pemimpin tidak hanya sebagai panglima perang, tetapi juga hakim, penegak keadilan, dan pemimpin rohani. Kesimpulannya, kepemimpinan holistik yang mencakup aspek moral dan spiritual sangat vital dalam menjaga ketertiban dan kesatuan masyarakat. Saran penelitian mencakup pemahaman peran pemimpin masa kini, pentingnya integritas, dukungan masyarakat dalam memilih pemimpin, dan upaya pemimpin untuk menjaga persatuan. Melalui nilai-nilai kepemimpinan Kitab Hakim-Hakim, diharapkan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang berkeadilan, moral, dan damai sesuai dengan kehendak Tuhan.

Remember Sitorus; Ordekoria Saragih

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru Pendidikan Agama Kristen merupakan orang terdekat kedua setelah orang tua peserta didik, guru pendidikan Agama Kristen memiliki tanggumg jawab yang cukup besar dalam tumbuh kembang anak didiknya, baik dalam akademis, keterampilan dan spiritual anak. Peserta didik dikenal sebagai pribadi yang melakukan hal apa yang disukainya, melakukan hal yang menurutnya patut untuk dicoba, oleh karena itu peserta didik butuh arahan maupn bimbingan, dalam menjalani kesehariannya sebagai peserta didik, kerap sekali peserta didik mendapati sebuah hambatan dalam belajar, seperti kebosanan yang berujung pada kemalasan peserta didik dalam belajar, untuk itu sangat penting bagi guru Pendidikan Agama Kristen menimbulkan minat belajar yang ada pada peserta didik. Minat belajar yang dimiliki peserta didik akan semakin mantap apabila mendapat dorongan dari orang tua, teman dan tentunya Guru Pendidikan Agama Kristen. Adapun penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, studi pustaka, yang dimana dalam pengumpulan informasi bisa melalui buku-buku, jurnal, artikel dan sumber-sumber yang relevan lainnya. Tingginya minat belajar tidak terlepas dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Guru Pendidikan Agama Kristennya.