KASUT YANG KUDUS: KETAATAN YOSUA PADA PERINTAH ILAHI (YOSUA 15:13-15)

Abstract
Yosua adalah penerus kepemimpinan yang diberikan oleh Tuhan untuk melanjutkan perjalanan umat ini ke tanah yang telah dijanjikan oleh Allah. Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk melihat bagaimana dalam konteks Yosua, tempat di mana ia berdiri telah diberkati dengan kehadiran Ilahi yang suci, dan tindakan menanggalkan kasut menjadi ekspresi konkret dari kesadaran akan kesucian tempat tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Ketaatan Yosua pada perintah Tuhan  memberikan arti pada simbolisme kasut yang kudus, kesadaran akan kekudusan ilahi, protokol spiritual dan ketaatan dan implikasi Teologis yang mendalam.
Keywords
How to Cite

Ofertiaman Zai (2024). KASUT YANG KUDUS: KETAATAN YOSUA PADA PERINTAH ILAHI (YOSUA 15:13-15). Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(1).

Ofertiaman Zai, " KASUT YANG KUDUS: KETAATAN YOSUA PADA PERINTAH ILAHI (YOSUA 15:13-15)," Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 3, no. 1, 2024.

Ofertiaman Zai. " KASUT YANG KUDUS: KETAATAN YOSUA PADA PERINTAH ILAHI (YOSUA 15:13-15)." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 3, no. 1, 2024.

Ofertiaman Zai. " KASUT YANG KUDUS: KETAATAN YOSUA PADA PERINTAH ILAHI (YOSUA 15:13-15)." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 3, no. 1 (2024).

Ofertiaman Zai (2024) ' KASUT YANG KUDUS: KETAATAN YOSUA PADA PERINTAH ILAHI (YOSUA 15:13-15)', Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(1).

Ofertiaman Zai. KASUT YANG KUDUS: KETAATAN YOSUA PADA PERINTAH ILAHI (YOSUA 15:13-15). Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora. 2024;3(1).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal