Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 98

Analytics

Trismanto; Sri Muryati; Bekti Setio Astuti; Sogimin; Gurendi Wiwoho

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali siswa SMK Negeri 11 Semarang dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja di Jepang. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan workshop yang melibatkan 50 siswa kelas XII jurusan Teknik Grafika, Animasi, dan Pengembangan Game. Materi mencakup tiga pilar utama: kemampuan bahasa Jepang (minimal N5/JLPT), sikap kerja (disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan pantang menyerah), serta keterampilan teknis (hard skill, soft skill, dan survival skill). Tiga jalur ke Jepang diperkenalkan yaitu magang teknis (Ginou Jisshuu), Specified Skilled Worker (SSW), dan sekolah sambil bekerja (Ryuugakusei). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan motivasi siswa untuk mengejar peluang karier di Jepang. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan SMK di pasar kerja internasional.

Siti Rahma; Syamzaimar Syamzaimar

Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2026 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This research used a qualitative approach with a descriptive analytical research type through a literature study method. The research data were obtained from various written sources such as scientific journals, books, research articles, and other documents relevant to the research topic. Data collection techniques were carried out through documentation by reading, recording, and classifying data according to the focus of the research. Data analysis was conducted descriptively and qualitatively through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that Civic Education has an important role in instilling tolerance values in students through materials related to diversity, democracy, human rights, and Pancasila values. Civic Education learning helps students understand the importance of respecting differences in ethnicity, religion, culture, and opinions in everyday life. In addition, teachers also play an important role in fostering tolerance through group discussions, teamwork, and presentation activities that train students to respect and cooperate with one another. However, there are still obstacles in implementing tolerant attitudes, such as environmental influences and the lack of awareness among some students. Therefore, cooperation between teachers, schools, and parents is needed to continuously foster students’ attitudes of tolerance.

Dumar, Bergita; Wahyuni, Ida; Astarina Prajayanti, Ni Made Dwi; Yahya Fujianti, Mery Eka; Mulyani, Sri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.

Alfinas Syrifah; Annisa Naziatul Azizah; Dinda Aprilia

SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS 2026 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Social Studies (IPS) learning in elementary schools plays an essential role in developing students’ critical thinking skills and civic attitudes as part of 21st-century competencies. However, in practice, IPS learning is still commonly teacher-centered and lacks contextual learning experiences, resulting in low student engagement and limited development of higher-order thinking skills. This study aims to analyze the implementation of Project-Based Learning (PjBL) in IPS learning to enhance critical thinking skills and civic attitudes of grade VI students at SDN Prekbun. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews with teachers, students, school principals, and parents, as well as documentation of learning activities. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that the implementation of PjBL effectively enhances students’ active participation, critical thinking skills in analyzing social issues, and civic attitudes such as responsibility, cooperation, and social awareness. Learning becomes more meaningful as students are directly involved in contextual, collaborative, and problem-based project activities. Despite these positive outcomes, several challenges were identified, including limited learning facilities, time management constraints, and variations in students’ confidence levels. This study implies that PjBL is an effective instructional model for strengthening character education and developing 21st-century skills in elementary social studies learning

Kustiawardani , Elen; Qoiatul Mafaza, Chelindra; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PPKn di sekolah dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kesadaran kewarganegaraan peserta didik sejak dini. Namun, dalam praktiknya guru menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi optimalisasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dan tantangan implementasi pembelajaran PPKn di kelas IV SD Negeri Gaprang 01. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Data kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas IV dan 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan cukup baik dan memperoleh respons positif siswa, khususnya pada aspek sikap dan pemahaman nilai kewarganegaraan. Tantangan utama meliputi penyampaian materi abstrak, perbedaan kemampuan akademik, serta keberagaman latar belakang sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media konkret, strategi diferensiasi, serta pendekatan pembelajaran yang adaptif dan inklusif.

Weka Tyas Puspita; Arina Mufti Ruchana; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa, salah satunya melalui sikap saling menghargai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan sikap saling menghargai di kelas IV SDN 1 Kepanjenlor serta dampaknya terhadap hubungan antar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan 18 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menunjukkan sikap saling menghargai melalui perilaku sopan, saling membantu, dan berbagi dengan teman. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang perlu meningkatkan kemampuan mendengarkan dan menghargai pendapat teman.

Muhammad Nasai Dwi Saputra; Achmad Junaedi Sitika; Agus Susilo Saefullah

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

This study examines the role of the Karawang Cerdas Scholarship in fostering students’ responsibility and learning motivation in Islamic Religious Education (PAI) among 11th-grade students at MAN 2 Karawang. The study was motivated by the importance of developing responsibility and learning motivation as essential objectives of Islamic education while exploring the scholarship’s contribution beyond financial assistance. A qualitative case study approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation involving scholarship recipients, PAI teachers, and program administrators. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Karawang Cerdas Scholarship strengthens students’ academic responsibility, discipline, compliance with school regulations, awareness of maintaining the school’s reputation, and accountability in utilizing scholarship funds through the Statement of Absolute Responsibility (SPTJM). The program also enhances learning motivation, reflected in increased enthusiasm, active classroom participation, sustained academic achievement, and clearer educational goals. These improvements contribute to higher attendance, better PAI learning outcomes, fewer disciplinary violations, and the development of positive character traits. The study concludes that the Karawang Cerdas Scholarship functions not only as financial assistance but also as an effective instrument for character development and learning motivation.

Etika Sari; Eka Lestari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Organic and inorganic waste is often left to accumulate behind the school or burned, which can cause air pollution and threaten the health of the surrounding environment. This study aims to determine the effectiveness of health promotion media on students' knowledge and attitudes about waste management at SMP Negeri 6 Birem Bayeun, East Aceh Regency. Method: This research is a quantitative study with a quasi- experiment design using a one-group pretest-posttest design. The total sample in this study was 98 respondents, which were divided into two groups: 49 students received intervention through video media and 49 students through leaflets. The sampling technique used simple random sampling, and data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed-Rank test. Results: The results of the analysis showed that the average knowledge score after the video and leaflet media intervention had a p=0.000 value, indicating a significant increase. However, the average attitude score after the intervention showed a value of p=0.266, which was not significant. Mann- Whitney test showed no difference in effectiveness between video and leaflet media.Conclusion: It is recommended that schools work together with the government to address waste management issues, so that the practice of burning waste can be minimized for better health and environment.

Novi Nuriyah Ulfa; Habibah Annisa Az-zahra; Amelia Dirgahayu; Iin Mayasiroh; Nazala Fadlila R +3 more

Jurnal Ilmu Pendidikan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study identificates the importance of singing national songs as an effort to foster a sense of patriotism among elementary school students in the era of globalization and the 4.0 industrial revolution. The weakening of nationalism among the younger generation today implies that strategies for strengthening nationalism in schools must be changed. The focus of this investigation is to examine the influence of national songs in shaping the spirit of nationalism among students. Using a descriptive qualitative method at SD Negeri 3 Menganti in Jepara Regency, data was collected through direct observation and interviews with teachers and students. The findings of the study revealed that the routine of singing the Indonesian national anthem and the Jepara march every morning succeeded in fostering discipline, pride in the homeland, and increased self-confidence among students. Although there were some obstacles in the form of a lack of mastery of the lyrics by some students, the school responded with intensive guidance and facility support. Overall, this study concluded that the consistent combination of national and local songs is a character-building and strategic educational tool in the early absorption of national values.

Adila Salwa Siregar; Riydah Ikhsan; Fitriyani Nasution; Indra Gunasti Munthe

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Sexually transmitted infections (STIs) are a reproductive health problem that is still common among adolescents and can have serious impacts if not handled properly. Low levels of knowledge and unfavorable attitudes towards STIs have the potential to increase risky behavior among students. Objectives. This study aims to determine the level of knowledge and attitudes of students towards sexually transmitted infections at MAS Darul Mursyid. Methods. This study employed a cross-sectional methodology and a quantitative descriptive design. All MAS Darul Mursyid students were included in the study population, and a total sampling procedure was used to pick 149 respondents. A questionnaire with 20 statements about knowledge and 10 statements about attitudes around STIs was used to collect data. The SPSS software was used to analyze the data univariately, and the results were displayed as percentages and frequency distributions. Results and Discussion. According to the findings, 78 respondents (52.3%) had an adequate level of understanding, followed by 63 respondents (42.3%) in the poor category and 8 respondents (5.4%) in the good category. In the meanwhile, most students had a favorable opinion of STI prevention. Conclusion: Even though the majority of respondents expressed support for STI prevention initiatives, additional health education and instruction are still required to give students a more thorough grasp of STI prevention.

Ardelia Khoirunnisa Ardiningrum; Hikmatul Maula; Veri Jamilatun Hasanah; Muhammad Fahim Ridho; Wahyu Kholis Prihantoro

Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Islamic boarding schools (pesantren) play a strategic role in shaping the character and noble character of the younger generation amidst the increasingly sophisticated currents of modernization and digital challenges. This study aims to examine the process of character formation of students' noble character through habituation of attitudes at the Muhammadiyah Ibnu Juraimi PPTQ, as well as to understand the strategies, challenges, and roles of various parties in supporting this character development. The research method used is a qualitative approach with a case study type, through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study indicate that habituation of attitudes is the main strategy, which is realized through teacher role models, enforcement of discipline, routine worship such as qiyamullail, sunnah fasting, recitation of the Qur'an, and social habits such as respect and the use of Islamic greetings. The main challenges in implementing guidance are differences in student backgrounds, the motivation of administrators who still lack awareness in guiding children, and the negative influence of gadgets. Efforts to resolve this are carried out by limiting gadget access, strengthening role models, and involving students' guardians in supporting children's development. The conclusion of this study confirms that the formation of noble character is a long process that requires consistent habituation, contributions between teachers, students, administrators, and guardians of students, as well as overcoming external challenges wisely.

Da’i Syahrizal; Bagus Setiawan

SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This research was motivated by the findings of dishonest behavior among SMPN 2 Kalidawir students, such as cheating during exams and dishonesty in daily social interactions. This condition shows that the value of honesty has not developed optimally. Therefore, this study aims to analyze social studies teachers' strategies in instilling honesty in grade VIII students and identify supporting and inhibiting factors in the process. The focus of the research includes two things: (1) teachers' strategies in instilling honesty through social studies learning, especially materials related to social interaction and students' daily lives; and (2) factors that affect the success of teachers in shaping the character of students' honesty. The approach used is descriptive qualitative research with data collection through observation, interviews, and documentation. This method allows researchers to gain an in-depth understanding based on the interpretation of phenomena found in the field. The results of the study show that the strategy of instilling honesty values is carried out in an integrated manner through the example of teachers, habituating honest behavior, and providing positive motivation during the learning process. Teachers also integrate the value of honesty into relevant social studies materials and provide real examples in daily life. Supporting factors for the success of this strategy include consistent teacher examples, a conducive school environment, and targeted and collaborative student program support. However, there are inhibiting factors such as the influence of the environment outside the school, academic pressure, and diverse socioeconomic conditions of students. This research makes an important contribution to strengthening character education through social studies learning at the junior high school level.

Nuralawiyah, Rispiyanti Siti; Komalasari, Kokom; Insani, Nisrina Nurul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Fenomena pelajar yang mengendarai kendaraan bermotor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan permasalahan yang mengancam keselamatan lalu lintas serta mencerminkan rendahnya kesadaran hukum remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) mampu menginternalisasikan nilai-nilai hukum dalam membentuk sikap berkendara yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SMPN 1 Ciamis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan penyebaran kuisioner kepada siswa, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran PKN telah memberikan pemahaman normatif terhadap hukum lalu lintas, namun masih terdapat kesenjangan antara pemahaman dan implementasi. Faktor lingkungan sosial, pola asuh orang tua, serta lemahnya pengawasan eksternal menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan terintegrasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan internalisasi nilai hukum.

Nikmatul Khoiriyah; Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan antara akal dan hati yang mencakup aspek emosional dan spiritual dalam Pendidikan nislam pada siswa MBS Jatinom Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung terhadap kehidupan siswa di asrama, masjid, dan sekolah. Subjek penelitian terdiri dari sekitar -+ 200 siswa yang setara jenjang SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukan semangat dan fokus belajar siswa cenderung mengalami naik turun. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi emosi, metode pembelajaran guru, dan interaksi sosial antar siswa. Kegiatan spiritual seperti sholat jama’ah, dzikir, halaqoh Qur’an, dan ta’lim berperan dalam pembentukan ketenangan batin dan membantu menstabilkan emosi siswa, sehingga akan berdampak positif terhadap sikap dan konsentrasi belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan islam yang ideal perlu mengintegrasikan antara akal, emosi, dan spiritual secara seimbang untuk membentuk siswa yang cerdas, berakhlak dan memiliki kesadaran diri yang baik

Erina Widyastuti Fatimah; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini menganalisis peran motivasi spiritual dalam meningkatkan ketahanan belajar siswa muslim di SD IT Ar Risalah Miri dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terhadap siswa kelas IV-VI, guru, dan manajemen sekolah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa motivasi spiritual berkontribusi fundamental terhadap pembentukan resiliensi akademik melalui empat dimensi utama: kesadaran menuntut ilmu sebagai ibadah, penerapan nilai kesabaran dalam menghadapi kesulitan pembelajaran, manifestasi ketekunan dalam konsistensi belajar, dan sikap tawakal yang mengurangi kecemasan akademik. Program pembiasaan keagamaan yang sistematis meliputi shalat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an, hafalan berjenjang, dan mentoring spiritual personal terbukti efektif menginternalisasi nilai-nilai spiritual dalam perilaku belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dimensi spiritual tidak hanya meningkatkan motivasi intrinsik tetapi juga membangun fondasi psikologis untuk menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model pendidikan Islam terpadu holistik dan implikasi praktis bagi stakeholder pendidikan dalam merancang kebijakan berbasis spiritual untuk penguatan resiliensi akademik siswa muslim tingkat sekolah dasar.

Zahiya Zahiya

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbasis audio-visual menggunakan kesenian Madihin dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks tanggapan, serta menganalisis efektivitas pendekatan tersebut. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 14 Banjarmasin dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah pengajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang menerapkan inovasi pembelajaran CRT berbasis budaya lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan Google Formulir, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CRT dengan media Madihin mampu meningkatkan hasil belajar siswa, membangun keterlibatan aktif, serta menumbuhkan sikap positif terhadap pembelajaran. Inovasi ini juga mampu menghubungkan materi pelajaran dengan latar belakang budaya siswa sehingga menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Kendala teknis terkait keterbatasan akses teknologi berhasil diatasi melalui strategi kolaboratif dalam kelas. Secara keseluruhan, pendekatan CRT berbasis audio-visual Madihin terbukti efektif dan layak dikembangkan sebagai model pembelajaran yang adaptif terhadap keberagaman budaya di Indonesia.

Felik Ahmad Mustofa; Maryono Maryono; Faisal Kamal

Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This study aims to determine the influence of several psychological factors and learning behavior on the English learning achievement of Madrasah students in Wonosobo Regency. In detail, the objectives of this study include: (1) to determine the influence of self-confidence on the English learning achievement of Madrasah students in Wonosobo; (2) to determine the influence of emotional intelligence on the English learning achievement of Madrasah students in Wonosobo Regency; (3) to determine the influence of learning discipline on the English learning achievement of Madrasah students in Wonosobo Regency; and (4) to determine the influence of self-confidence, emotional intelligence, and learning discipline together on the English learning achievement of Madrasah students in Wonosobo. The type of research used is quantitative with an explanatory research approach. The population of this study was all 161 class X students at MAN 1 Wonosobo. The research sample was determined as many as 164 students using simple random sampling techniques, so that each student has an equal opportunity to become a respondent. Data collection techniques were carried out through documentation and questionnaires. To test the first, second, and third hypotheses, product-moment correlation analysis was used, while for the fourth hypothesis, multiple linear regression analysis was used. The results of the study indicate that: (1) there is a positive and significant influence of self-confidence on English language learning achievement of students at MAN 1 Wonosobo in the 2024/2025 academic year; (2) there is a positive and significant influence of emotional intelligence on learning achievement; (3) there is a positive and significant influence of learning discipline on learning achievement; and (4) there is a simultaneous positive and significant influence between self-confidence, emotional intelligence, and learning discipline on students' English language learning achievement.

Anin, Anindia; Anindia Ardiani; Otong Saeful Bachri; R.M Herdian Bhakti

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penentuan siswa terbaik di lingkungan sekolah seringkali menghadapi tantangan dalam hal objektivitas dan konsistensi. SMP Negeri 3 Tanjung mengalami kesulitan dalam memilih siswa terbaik secara sistematis karena belum adanya sistem penilaian terstruktur yang mempertimbangkan berbagai kriteria secara kuantitatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam pemilihan siswa terbaik. Metode AHP dipilih karena mampu menguraikan permasalahan kompleks menjadi hierarki dan melakukan perbandingan antar kriteria serta alternatif secara berpasangan. Kriteria yang digunakan meliputi nilai akademik, sikap dan kedisiplinan, keikutsertaan dalam organisasi sekolah, serta prestasi dalam kejuaraan. Hasil perhitungan menunjukkan nilai akademik memiliki bobot tertinggi yaitu 0.5345, diikuti oleh nilai sikap dan kedisiplinan sebesar 0.2775, keikutsertaan organisasi sebesar 0.1236, dan kejuaraan lomba sebesar 0.0642. Dengan hasil perhitungan akhir menggunakan metode AHP, siswa bernama Ajeng Malica Aura Madura mendapat nilai tertinggi sebesar 0.1539 dan ditetapkan sebagai siswa terbaik peringkat pertama. Sistem ini terbukti memberikan hasil penilaian yang lebih transparan, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak sekolah.

Yusuf, Nurlathifah N.; Siswari, Baiq Disnalia; Supiani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Komunikasi antara orang tua dan remaja mengenai kesehatan seksual dan reproduksi masih menghadapi berbagai hambatan, mulai dari norma budaya hingga keterbatasan pengetahuan orang tua. Ketidakterbukaan dalam komunikasi keluarga dapat berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif dan perilaku seksual remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis temuan-temuan empiris terbaru terkait pengaruh komunikasi orang tua–remaja terhadap keterampilan berpikir kritis, sikap terhadap seksualitas, pengambilan keputusan, dan akses informasi remaja. Metode yang digunakan adalah kajian literatur integratif terhadap 14 artikel jurnal internasional bereputasi yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, empatik, dan berbasis nilai dalam keluarga berkontribusi positif terhadap kemampuan reflektif remaja serta sikap dan perilaku seksual yang sehat. Sebaliknya, komunikasi yang normatif dan satu arah cenderung memperkuat stigma dan membatasi kapasitas remaja dalam mengambil keputusan yang tepat. Kajian ini merekomendasikan pentingnya intervensi berbasis keluarga yang memperkuat kapasitas komunikasi orang tua, dengan dukungan pendekatan digital yang adaptif dan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan reproduksi remaja.

Widyawati Ika Putri; Heri Puspito; Budi Santoso

Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

This take a look at pursuits to determine the effect of a disaster-themed snake and ladder educational game on earthquake preparedness attitudes amongst high college college students. This quasi-experimental take a look at used a non-equal manage institution design, with ninety two respondents divided into intervention and control agencies. records have been accumulated via a preparedness mind-set questionnaire and analyzed the usage of the Wilcoxon check. The consequences showed a considerable growth within the preparedness mindset score within the intervention group (p < 0.05), at the same time as no extensive trade became observed inside the manipulate organization. This suggests that the educational game effectively improves students' disaster preparedness attitudes. It is recommended that schools adopt such interactive methods to foster disaster resilience among students.