Publication Search

72,550 articles from 668 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 200

Analytics

Susanto, Heri; Supriadi, Dedi; Wulandari, Hikmayanti

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Guru di sekolah dasar Tahfidz sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pengajaran Al-Qur’an dengan kemampuan pedagogik modern yang mendukung pembelajaran aktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru di SD Tahfidz Ibnu Umar Karawang melalui pelatihan metode pengajaran yang bermakna dan inovatif. Permasalahan utama yang ditemukan di mitra sasaran adalah keterbatasan guru dalam menerapkan pendekatan PAIKEM serta kesulitan dalam menyusun perangkat ajar yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi ceramah interaktif, workshop penyusunan modul/RPP, dan praktik langsung melalui sesi microteaching. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) pemahaman karakteristik peserta didik usia 7–12 tahun berdasarkan aspek kognitif, sosial-emosional, dan psikomotorik; (2) desain pembelajaran bermakna (meaningful learning); serta (3) strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan pembelajaran kooperatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 15 guru peserta dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) serta kemampuan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern (IPTEKS) seperti Canva dan media interaktif dalam proses KBM. Luaran dari program ini mencakup modul pelatihan pedagogik, publikasi artikel ilmiah, dan video diseminasi hasil implementasi metode pembelajaran.

Hanifatur Rizqi; Eko Adi Sumitro

Student Scientific Creativity Journal 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine the application of picture media and bingo games in English learning at elementary schools and to improve students’ confidence in learning English. The research was conducted in the sixth grade of Aengbaja Kenek Elementary School in the 2025/2026 academic year with 7 students as the research subjects. The research method used was classroom action research with data collection techniques through observation, interviews, and literature study.The results showed that the use of picture media and bingo games was able to increase students’ motivation, enthusiasm, and ability in learning English. Students became more active in learning new vocabulary, understanding grammar, practicing pronunciation, and improving their speaking and reading skills. In addition, the learning process became more enjoyable, interactive, and less monotonous, so students were more confident in using English. Picture media helped students understand the material visually, while bingo games created an interesting learning atmosphere through learning-by-playing activities. Therefore, the application of picture media and bingo games are effective as a medium for teaching English in elementary schools to improve students’ language skills and learning motivation.

Reni Reni; Hajar Nurul Izzati; Muhammad Ikhsan; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah

Jurnal Pendidikan Dirgantara 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This research is motivated by the low speaking ability of elementary school students which is characterized by a lack of confidence, difficulty in expressing opinions in a coherent manner, and the lack of students' ability to express information clearly in learning Indonesian. These problems show that the learning that takes place has not fully provided opportunities for students to actively practice speaking skills. This research aims to Develop a booklet  based on Student Worksheets (LKPD) on interview text materials to support the speaking skills of grade IV elementary school students. The method used is research and Development with a 4D model which includes the define, design, and Develop stages. At the Development stage, the product is validated by media experts and subject matter experts to assess the feasibility level of the LKPD booklet  Developed. The results of the study showed that the LKPD booklet  obtained a feasibility percentage of 91.17% in the media aspect and 90.32% in the material aspect with a very feasible category. These results show that the LKPD booklet  Developed has met the eligibility criteria both in terms of appearance and content as teaching materials for learning Indonesian language in elementary schools. However, this research is still limited to the product validation stage, so further research is needed through field trials to determine the effectiveness of LKPD booklet s in improving students' speaking skills in more depth.

Sihombing, Lisbet N.; Thesalonika, Emelda

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pembelajaran di Sekolah Dasar saat ini masih didominasi metode konvensional berpusat pada guru yang kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagai kompetensi abad ke-21. Selain itu, mitra guru menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman terhadap konsep Contextual Teaching and Learning (CTL), kurangnya variasi strategi, serta ketiadaan perangkat pembelajaran sistematis. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mensosialisasikan model CTL guna meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep, pendampingan penyusunan Modul Ajar, praktik simulasi kelas, serta evaluasi bersama pihak sekolah. Target luaran meliputi peningkatan pemahaman guru, tersedianya Modul Ajar berbasis CTL yang aplikatif, dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat. Sosialisasi model CTL menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kapasitas profesional guru untuk menciptakan suasana belajar yang bermakna. Implementasi CTL diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menstimulasi potensi berpikir kreatif siswa secara optimal guna menghadapi tantangan perkembangan zaman. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan bagi pengembangan kompetensi pendidik dan peserta didik di sekolah dasar mitra secara luas serta berkelanjutan melalui integrasi kolaborasi akademik yang kuat.

Putri Festiyanti, Wilda; Pipit Miranti, Indira; Puji Lestari, Fina; Nur'aeni, Jihan

jurnal ABDIMAS Indonesia 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Kotayasa merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan pariwisata. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani serta pelaku usaha di sektor pariwisata yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat dan daerah. Namun demikian, masih terdapat siswa yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi sehingga memilih bekerja untuk membantu keluarga. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya akses pendidikan, termasuk kemampuan bahasa Inggris yang penting dalam mendukung sektor pariwisata dan komunikasi dengan wisatawan asing. Selain itu, masyarakat juga perlu memahami kosakata bahasa Inggris yang berkaitan dengan empon-empon sebagai komoditas lokal unggulan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan dasar bahasa Inggris peserta didik PKBM Desa Kotayasa melalui pelatihan simple present tense, simple past tense, dan pengenalan kosakata empon-empon dalam bahasa Inggris. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, latihan terstruktur, diskusi, dan permainan edukatif berbasis gamifikasi. Kegiatan dilaksanakan secara komunikatif dan menyenangkan agar peserta lebih aktif dan mudah memahami materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun kalimat sederhana menggunakan simple present tense dan simple past tense, serta meningkatnya pemahaman kosakata empon-empon dalam bahasa Inggris. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran kontekstual dan aplikatif bagi PKBM lainnya, khususnya pada wilayah berbasis pertanian dan pariwisata.

Ulina, Febriani; Setiawan, Yusak Agus

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam menerjemahkan konsep-konsep teologis yang abstrak agar sesuai dengan perkembangan kognitif peserta didik usia sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya penanaman iman sejak dini dalam keluarga sebagai ecclesia domestica, yang kemudian dilanjutkan secara sistematis dalam pendidikan formal. Namun, pada jenjang sekolah dasar, pembelajaran Pendidikan Agama Kristen menghadapi tantangan karena materi teologis yang bersifat abstrak tidak selalu selaras dengan kemampuan berpikir anak. Berdasarkan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, anak usia 7–12 tahun berada pada tahap operasional konkret, sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman nyata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutika-pedagogis untuk menganalisis strategi pengajaran Yesus dalam Injil Markus 4:1–33. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yesus menerapkan strategi pembelajaran yang efektif melalui pengelolaan ruang belajar (spasial), penggunaan perumpamaan sebagai media naratif, serta pendekatan dialogis-partisipatif. Strategi ini memungkinkan terjadinya jembatan antara konsep abstrak Kerajaan Allah dengan realitas konkret kehidupan pendengar. Dengan demikian, integrasi antara pemahaman teks Alkitab dan pendekatan pedagogis yang sesuai dengan perkembangan kognitif menjadi kunci dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen perlu mengembangkan strategi kreatif dan kontekstual agar nilai-nilai iman tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Cindy Widiyanti; Ishmatun Naila; Lilik Binti Mirnawati

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to examine and review the impact of language learning through text-based methods on the cognitive abilities of elementary school students. The research approach used is a qualitative study with the main instrument being the researcher, and supporting instruments including observation, interviews, and documentation of student learning outcomes at the elementary school level. Research data was obtained from various library sources, such as books, scientific articles, national and international journals, and other relevant scientific works related to text-based learning and student cognitive development. The results of the study indicate that the implementation of Indonesian language learning with text-based methods has a diverse impact on students. Differences in learning outcomes are not only influenced by the strategies and learning processes implemented by teachers, but are also closely related to students' cognitive abilities in understanding, interpreting, and processing information from Indonesian texts. Thus, text-based methods need to be adapted to the characteristics and levels of students' cognitive abilities so that learning objectives can be optimally achieved.

Magfirah, Titing; Arridha, Riyadh

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM) 2026 Politeknik Negeri Fakfak

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar pada siswa SD Inpres 2 Wagom melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR). Berdasarkan analisis situasi, kemampuan siswa dalam memahami dan menguasai kosakata Bahasa Inggris masih tergolong rendah. Metode TPR dipilih karena mengintegrasikan gerakan fisik dengan proses pembelajaran, sehingga memudahkan siswa dalam memahami dan mengingat kosakata secara lebih efektif serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode ceramah dan praktik meliputi pengenalan kosakata dasar, seperti perintah (commands) dan bagian tubuh (parts of the body), yang dipadukan dengan aktivitas fisik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan responsif terhadap instruksi dalam Bahasa Inggris dan juga adanya peningkatan penguasaan kosakata siswa dari kategori sedang (±50%) sebelum pelatihan menjadi tinggi (82%) setelah penerapan metode Total Physical Response (TPR). Evaluasi kegiatan melalui kuesioner menunjukkan bahwa 89% siswa merasa metodemTPR memudahkan mereka dalam mengingat kosakata, dan 91% siswa menyatakan puas serta antusias mengikuti kegiatan ini. Secara keseluruhan, metode TPR terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa sekolah

Herlina Putri Khawismaya; Muhammad Zihni Naim

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran permainan tradisional dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar di Jawa Tengah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan mengacu pada tahapan PRISMA yang meliputi identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi artikel. Penelusuran literatur menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan basis data Google Scholar pada rentang tahun 2016-2026, sehingga diperoleh 10 artikel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti engklek, gobak sodor, egrang, bakiak, dan congklak berkontribusi dalam menumbuhkan nilai kerja sama, empati, tanggung jawab, disiplin, ketekunan, serta kemampuan mengendalikan diri. Permainan yang dilakukan secara berkelompok cenderung memperkuat karakter sosial, sedangkan permainan individual lebih menekankan pada pembentukan karakter personal. Temuan-temuan tersebut membuka ruang pengembangan penelitian lanjutan dengan pendekatan metodologis yang lebih beragam serta penguatan integrasi permainan tradisional sebagai media pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah dasar.

Kustiawardani , Elen; Qoiatul Mafaza, Chelindra; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PPKn di sekolah dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kesadaran kewarganegaraan peserta didik sejak dini. Namun, dalam praktiknya guru menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi optimalisasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dan tantangan implementasi pembelajaran PPKn di kelas IV SD Negeri Gaprang 01. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Data kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas IV dan 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan cukup baik dan memperoleh respons positif siswa, khususnya pada aspek sikap dan pemahaman nilai kewarganegaraan. Tantangan utama meliputi penyampaian materi abstrak, perbedaan kemampuan akademik, serta keberagaman latar belakang sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media konkret, strategi diferensiasi, serta pendekatan pembelajaran yang adaptif dan inklusif.

Karina Noviyanti; Karin Nafalia Putri; Genti Deslita; Zairliana Mayanthi; Anisah Dwi Tiara Fitri +4 more

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara gerakan meroda dan kayang pada atlet senam di Rizfa Gimnastik Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh atlet senam yang aktif di Rizfa Gimnastik Kota Jambi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran kemampuan fisik serta keterampilan gerakan meroda dan kayang. Alat analisis data menggunakan uji korelasi Pearson product-moment. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan pengaruh positif antara penguasaan gerakan kayang terhadap kemampuan meroda pada atlet. Atlet yang memiliki kelentukan kayang yang baik cenderung mampu melakukan gerakan meroda dengan teknik yang lebih stabil dan sempurna. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pelatih senam untuk memperkuat latihan dasar kelenturan tubuh melalui gerakan kayang sebagai modalitas utama sebelum meningkatkan kompleksitas gerakan senam lantai seperti meroda.

Ruth Maya Londong Palayu; Lusia Narsia Amsad; Nazih Sadatul Kahfi

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Literasi membaca merupakan kompetensi dasar yang penting dalam mendukung perkembangan akademik murid sekolah dasar, namun kemampuan membaca pemahaman, khususnya pada tingkat kalimat sederhana, masih menjadi permasalahan di berbagai satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan gerakan literasi membaca pemahaman melalui buku cerita dalam meningkatkan keterampilan membaca kalimat sederhana pada murid kelas III SD Inpres Anduam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 9 murid kelas III yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan membaca kalimat sederhana sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca murid, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 58,22 pada pretest menjadi 78,56 pada posttest (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa gerakan literasi membaca pemahaman berbasis buku cerita efektif dalam membantu murid memahami struktur dan makna kalimat sederhana. Penelitian ini merekomendasikan penerapan gerakan literasi membaca pemahaman secara berkelanjutan sebagai strategi pembelajaran membaca di sekolah dasar.

Weka Tyas Puspita; Arina Mufti Ruchana; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa, salah satunya melalui sikap saling menghargai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan sikap saling menghargai di kelas IV SDN 1 Kepanjenlor serta dampaknya terhadap hubungan antar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan 18 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menunjukkan sikap saling menghargai melalui perilaku sopan, saling membantu, dan berbagi dengan teman. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang perlu meningkatkan kemampuan mendengarkan dan menghargai pendapat teman.

Hermansyah Hermansyah; Mukamat Suyatno

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) merupakan kompetensi dasar dalam pendidikan Islam yang perlu dikembangkan secara sistematis sejak usia dini. Namun, dalam praktik pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), masih ditemukan permasalahan berupa rendahnya kemampuan membaca, menulis huruf hijaiyah, serta ketidakseimbangan antara aspek tajwid, makhraj, dan kefasihan bacaan santri. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi metode pembelajaran yang lebih efektif dan terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan BTQ santri melalui pendampingan berbasis integrasi metode imla’ dan talaqqi di TPQ Nurul Huda Sentani Jayapura. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain library research yang didukung oleh data lapangan kegiatan pengabdian. Proses pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan aplikatif melalui tahapan pembelajaran membaca (talaqqi), menulis (imla’), serta penguatan melalui muroja’ah terjadwal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan santri pada berbagai aspek. Pada aspek kelancaran membaca dan hafalan, lima santri memperoleh nilai 5, empat santri nilai 4, dan enam santri nilai 3. Pada aspek tajwid, empat santri mencapai nilai 5, enam santri nilai 4, dan lima santri nilai 3. Sementara itu, pada aspek kefasihan bacaan, sembilan santri mencapai nilai 5. Secara umum, penerapan metode imla’ dan talaqqi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis huruf hijaiyah, serta ketepatan makhraj dan tajwid santri. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi metode imla’ dan talaqqi efektif dalam meningkatkan kemampuan BTQ santri, serta berdampak positif terhadap motivasi, kedisiplinan, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran BTQ di TPQ, khususnya di wilayah dengan keterbatasan sumber belajar.  

Imelda Ayuningtyas; Chilsa Niken Saharnaya; Zaenal Abidin; Dian Mustika Anggraini

Jurnal Inovasi Pendidikan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The purpose of this study is to determine how the use of SOGAM puzzle media in mathematics can improve students' basic counting skills at the elementary school level, especially for addition and subtraction materials in grade 1. This study adopted a descriptive qualitative approach involving 27 grade 1 students of MI NU Hidayatul Mustafidin as research subjects. Data collection was carried out through observation and documentation during learning activities. The research findings showed that students appeared inactive in the learning process and faced difficulties in understanding the concept of addition and subtraction before the introduction of SOGAM puzzle media in mathematics. After the implementation of SOGAM puzzle media in mathematics, students' counting skills improved, as shown by increased accuracy in answering questions, speed in calculating, and better understanding of concepts. In addition, students became more active, enthusiastic, and motivated during learning. SOGAM puzzle media in mathematics can create a fun and interactive learning environment by incorporating game elements in the learning process. Thus, the use of SOGAM puzzle media in mathematics is proven to be effective in improving students' basic counting skills in addition and subtraction materials in elementary schools.

Anisa Wijaya; Yufi Latmini Lasari

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2026 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Education is a fundamental human need that plays a key role in shaping behavior and contributes to the development of a successful generation in Indonesia. However, during the learning process, teachers often encounter students who struggle to grasp the concepts being taught. This is due to the fact that each student brings unique characteristics and diverse backgrounds to the classroom. Teachers, therefore, must selec and develop various teaching materials that are suited to the individual needs of their students. The ability to tailor these materials effectively requires experience and knowledge in the development and selection of appropriate teaching tools for elementary schools. This study aims to assess the ability of elementary school teachers to manage differentiated learning, specifically through a literature review. The research will also identify how teachers approach the management of differentiated learning in the classroom and analyze the factors influencing their ability to implement this approach. By examining relevant literature, the study seeks to provide insight into the current capabilities of teachers and offer recommendations for improving the management of differentiated learning. The research employs a literature review method to gather data and draw conclusions about the best practices for managing differentiated learning in elementary school settings.

Anisa Wijaya; Yufi Latmini Lasari

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2026 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Education is a fundamental human need that plays a key role in shaping behavior and contributes to the development of a successful generation in Indonesia. However, during the learning process, teachers often encounter students who struggle to grasp the concepts being taught. This is due to the fact that each student brings unique characteristics and diverse backgrounds to the classroom. Teachers, therefore, must selec and develop various teaching materials that are suited to the individual needs of their students. The ability to tailor these materials effectively requires experience and knowledge in the development and selection of appropriate teaching tools for elementary schools. This study aims to assess the ability of elementary school teachers to manage differentiated learning, specifically through a literature review. The research will also identify how teachers approach the management of differentiated learning in the classroom and analyze the factors influencing their ability to implement this approach. By examining relevant literature, the study seeks to provide insight into the current capabilities of teachers and offer recommendations for improving the management of differentiated learning. The research employs a literature review method to gather data and draw conclusions about the best practices for managing differentiated learning in elementary school settings.

Elisa Bomba; Yanto Sandy Tjang; Felisitas Yuswanto

Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik 2026 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to evaluate the effectiveness of the Structural Analytic Synthetic (SAS) method in enhancing the early reading skills of first-grade students in Catholic Religious Education at SD YPPK Yohanes Paulus II Obaa, Mappi Regency, South Papua Province. The study employed a Classroom Action Research approach using a cyclical model comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection, conducted over two cycles. The research subjects consisted of 25 students, and data were collected through reading tests, classroom observations, and documentation. The results indicated a significant improvement in students’ early reading skills, with learning mastery increasing from 61% in the first cycle to 100% in the second cycle. This success was associated with the implementation of the SAS method through structured learning stages, progressing from sentences to words, syllables, and letters, accompanied by the use of varied media and intensive teacher guidance. In addition to improving reading skills, the SAS method was also found to enhance students’ interest, participation, and learning motivation. Therefore, the SAS method is recommended as an effective strategy for teaching early reading to young elementary school students, particularly within the context of Catholic Religious Education.

Khairu Ulfa Barus; Mawar Sari; Nurul Aulia; Bunga Salsabila; Anggi Pratiwi +5 more

Mutiara Pendidikan dan Olahraga 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This study uses a literature review method to examine the role of jump rope activities in improving coordination, balance, agility, and strength among elementary school children. It provides an in-depth analysis of jump rope games in the context of enhancing motor skills in elementary education. The study explores how this traditional game can serve as an effective tool for developing various motor skills in children. It covers the types of motor skills involved in jump rope activities, variations of the game, as well as the physical and non-physical benefits gained. The study also highlights the important role of physical education teachers in optimizing students’ motor development through traditional games. The results indicate that jump rope activities are not only beneficial for the development of gross and fine motor skills but also possess significant social and cultural value. These games can instill values such as discipline, perseverance, hard work, and cooperation in children. It is expected that this study will contribute to the development of more effective and innovative physical education learning.

Ni Nyoman Sandat; Luh Made Dwi Wedayanthi

ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Literacy skills in elementary schools play a crucial role in supporting students’ academic development and overall learning success. However, observations conducted at SDN 2 Demulih revealed that many students still experience difficulties in comprehending reading materials and retelling stories coherently and systematically. This study aims to enhance students’ literacy and language skills through the implementation of the retelling technique as an instructional strategy. A descriptive research approach employing the ADDIE development model was applied, consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The program involved 21 students from grades IV–VI and utilized two audiovisual story media, namely “Independence” and “Bawang dan Kesuna.” The results indicate that the application of the retelling technique based on audiovisual media effectively improved students’ reading comprehension, learning activeness, and self-confidence in speaking activities. Students were able to reconstruct storylines accurately and express moral messages using their own words. Therefore, the retelling technique is proven to be an engaging, practical, and effective literacy learning strategy for elementary school students.