Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1821-1840 of 1,928

Analytics

Ummul Khairina; Darul Ilmi; Khairuddin Khairuddin; Jasmienti Jasmienti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dari penelitian yang telah dilakukan dapat dijelaskan bahwa kreativitas guru PAI dalam menciptakan situasi belajar efektif pada kelas VII di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah dengan menggunakan metode, media dan sumber belajar agar terciptanya situasi belajar yang efektif dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Metode yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah ceramah, tanya jawab dan diskusi. Media yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah dengan menggunakan papan tulis dan canva. Sember belajar yang digunakan oleh guru PAI SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah bahan ajar yang dibuat oleh guru PAI itu sendiri, LKS, dan buku paket yang dipinjam diperpustakaan. Adapun faktor pendukung kreativitas guru PAI dalam menciptakan situasi belajar mengajar yang efektif pada kelas VII di SMPN 1 Kecamatan Suliki yaitu, sarana dan prasarana yang lengkap dari sekolah seperti sekolah menyediakan wifi, labor, infokus, dan mushala. Faktor penghambat kreativitas guru PAI adalah datang dari guru seperti,  bagaimana guru itu bertanggung jawab kepada peserta didiknya dan faktor penghambat kreativitas guru bisa juga dating dari siswa seperti kemampuan siwa yang berbeda-beda dalam menrima pembelajaran yang diajarakan oleh guru.

Nonalisa Nonalisa; Darul Ilmi; Supriadi Supriadi; Jasmienti Jasmienti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk membedakan hasil belajar PAI peserta didik kelas VII melalui model discovery learning dan problem solving di UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Suliki, serta untuk mengetahui pemilihan model yang sesuai pada materi Sholat Jama’ dan Shalat Qasar. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VII, dan sampelnya juga di ambil dari keseluruhan populasi. Sehingga diperoleh 2 kelas sampel, yaitu kelas VII.1 (model discovery learning) dan VII.2 (model problem solving).. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar PAI Peserta didik kelas VII UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Suliki yang menggunakan model pembelajaran discovery learning yang terbanyak diperoleh oleh siswa siswa pada rentang nilai 77 sampai dengan 85 dengan frekuensi 9. Sedangkan yang menggunakan model pembelajaran problem solving dapat disimpulkan bahwa nilai yang terbanyak diperoleh oleh siswa siswa pada rentang nilai 55 sampai dengan 64 dengan frekuensi 7. Model discovery learning dan problem solving terdapat perbandingan hasil belajar dan juga dapat meningkatkan hasil belajar PAI peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil analisis uji thitung. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,025 dan ttabel = 2,022. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PAI peserta didik menggunakan model discovery learning dengan menggunakan model problem solving.  

Arina Israni

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Based on the researcher's experience while teaching in Class IX.E SMP Negeri 3 Pasarkemis that some Class IX.E students did not follow the lesson well during Indonesian language lessons. The learning process is less effective due to the lack of student activity to read Indonesian language lesson material, the lack of student activity in expressing opinions during the lesson. Lack of student activity answering questions from the teacher. Lack of interest in students to take part in Indonesian language lessons. So that many students divert attention, such as chatting with their classmates, drawing, not enthusiastic when listening to the teacher explaining the lesson. This is caused by the teacher's model or way of explaining lessons that are too monotonous so that students pay less attention to the teacher during the lesson, and the learning process will not go well.

Zem Santo; Angla F. Sauhenda; Santy Monika; Wahyuniar Wahyuniar

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercerita singkat dengan menggunakan media audio visual untuk siswa kelas VIII SMP YPPGI Geradus Adii Merauke. Oleh karena permasalahan yang dihadapi oleh mitra yakni perlu meningkatkan keterampilan bercerita singkat menggunakan media. Informasi tentang kondisi mitra menunjukkan adanya permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Media diharapkan mampu menjadi solusi terhadap kemampuan bercerita siswa. Metode pengabdian ini menggunakan pelatihan, penerapan, dan pendampingan. Peserta pelatihan adalah siswa kelas VIII SMP YPPGI Geradus Adii Merauke dengan jumlah 12 orang. Hasil kegiatan pengabdian berupa observasi kelas selama penerapan berlangsung, kemampuan siswa meningkat dalam bercerita singkat. Indikator dari peningkatan kemampuan ini adalah mayoritas siswa tidak lagi melakukan kesalahan dalam bercerita singkat.

Nurul Halima Dwi Putri; Anetha L. F. Tilaar; Santje M. Salajang

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mathematics is often seen as a deductive science and is not related to social aspects. Even though mathematics grows and develops from socio-cultural practices that occur in society. This is the basis for the development of ethnomathematics concepts. The ethnomathematics concepts in the Bolaang Mongondow community are very diverse. This study aims to describe the implementation of ethnomathematics in learning mathematics at SMP Negeri 7 Kotamobagu, especially in the use of regional languages ​​and symbols of the Bolaang Mongondow Kabela Box Craft. The data obtained is in the form of qualitative data while the sources are obtained from interviews, observation, and documentation from informants (teachers, students and craftsmen). The main instrument is the researcher, while the supporting instruments used are interview guides and documentation. The results showed that the regional language and the symbols of the Bolaang Mongondow Kabela Box craft really helped teachers and students in the process of learning mathematics at SMP Negeri 7 Kotamobagu.

Muhammad Resky; M. Syakhil Afkar R; Catur Febri Nusahid; Lusiana Lusiana; Yayat Suharyat

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The religious, cultural, and ethnic diversity of Indonesia is well-known. Differences in understanding, nationality, and religion are frequently the primary causes of existing difficulties, to name just a few. This study sought to ascertain the relationship between eighth-grade students at SMP Royal Wells Middle School's knowledge and understanding of Islam and the Pancasila ideals. This study used a quantitative research method using a correlational approach. Understanding of Pancasila values is variable Y in this study, while Islamic religious knowledge is variable X. The population of this study consisted of 20 students, and the method of data collection used in it was distributing a questionnaire to eighth-graders at Royal Wells Middle School. The findings revealed a moderate link between Pancasila ideals and knowledge and understanding of Islam. Students can thus use the information on religious values and Pancasila both in the context of the classroom and in the community.  

Herry Yoram Mende; Jorry F. Monoarfa; Oltje T. Sambuaga

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian dimaksudkan guna melihat perbedaan hasil rata-rata belajar siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan model pembelajaran langsung pada materi Lingkaran. Subjek yang dipergunakan merupakan kelas VIII SMP Negeri 3 Tomohon semester genap tahun ajaran 2021/2022 yang meliputi satu kelas eksperimen yakni kelas VIII.4 (model pembelajaran Contextual Teaching and Learning) serta satu kelas kontrol yaitu kelas VIII.5 (model pembelajaran langsung). Data diambil dari hasil belajar siswa melalui tes sesudah diberi perlakuan. Hasil post-test pada kelas eksperimen dengan hasil x̅1 = 69,4667 dan hasil post-test pada kelas kontrol dengan hasil x̅2 = 59,6923. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t untuk taraf nyata 0,05 menunjukkan nilai thitung = 2,116066 > ttabel = 2,052385 yang berarti H0 ditolak. Dengan demikian disimpulkan rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran Contextual Teaching and Learning masih lebih baik dibanding pada model pembelajaran langsung dalam penerapan pada materi Lingkaran di SMP Negeri 3 Tomohon.

Masrokhan Iskhaq; Hafid Aminudin; Robingun Suyud El Syam; Machfudz Machfudz

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The school principal's performance assessment is a form of evaluating the quality of the implementation of the main tasks and functions of the school principal in carrying out managerial and supervisory functions in the institution he leads. This activity is important to do in order to know the quality of the school principal's performance. The stages passed: forming the Foundation PKKS team, formulating the PKKS format, socializing the PKKS agenda, coaching from supervisors, PKKS visits, and submitting findings. The results showed that the school principal's performance assessment found incomplete documents so that it was recommended that the school make improvements that could help prepare the school for re-accreditation.

Ai Rosmiati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Permasalahan dalam penelitian ini adalah, Berdasarkan latar belakang masalah, maka masalah penelitian ini adalah "Bagaimanakah penggunaan Bahasa Gaul di whatsapp pada pelajar SMP?” Tujuan dalam penelitian ini adalah Berdasarkan masalah penelitian di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Bahasa Gaul di whatsapp pada pelajar SMP. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah Siswa SMP adalah siswa atau siswi yang berusia antara 12-15 tahun dan berjumlah 21 siswa. Waktu dan tempat penelitian ini adalah Perpustakaan dan di rumah karena penelitian ini merupakan penelitian dokumentasi. Instrumen penelitian iniadalah peneliti. Data yang dikumpulkan sesuai dengan data penelitian, peneliti menggunakan alat bantu berupa alat pencatatan atau tabel. Teknik pengumpulan data adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan informasi atau fakta-fakta yang ada di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Dengan mengumpulkan bukti penulisan dengan foto. Hasil penelitian ini data penggunaan bahasa gaul ada 3 yaitu kosakata khas, pemendekan kata, dan singkatan.

Martinus Wawan Adriano Sitompul; Yenni Sofiana Tambunan; Safriadi Pohan

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh Kepuasan Kerja dan Loyalitas KerjaTerhadap Kinerja Pada Guru SMP Negeri 2 Sibolga dengan menarik hipotesis bahwa ada pengaruh Kepuasan Kerja dan Loyalitas KerjaTerhadap Kinerja Pada Guru SMP Negeri 2 Sibolga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, yang menguraikan dan memberikan penjelasan tentang variabel X (indenpendent) sebagai variabel bebas yang mempengaruhi dan variabel Y (independent)  sebagai variabel terikat yang dipengaruhi. Persamaan regresi yaitu Y = 3,939 + 0,294X1 + 0,631X2, hal ini berarti bahwa yang terjadi pengaruh pada variabel terikat ( Kinerja) ditentukan oleh variabel bebas (Kepuasan kerja dan Loyalitas) dengan koefisien regresi sebesar 0,294, dimana apabila ditambahkan satu satuan variabel X (Kepuasan kerja dan Loyalitas kerja) atau nilai tertentu maka akan menambah peningkatan variabel Y  ( Kinerja) sebesar koefisien regresi 0,631. Sedangkan Uji t menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima kebenarannya, dimana t hitung 11.275>2.0484, maka hal ini berarti Ada Pengaruh Kepuasan Kerja dan Loyalitas Kerja Terhadap Kinerja Guru Pada SMP Negeri 2 Sibolga.

Novita Chintia Moningka; Santje M. Salajang; Murni Sulistyaningsih

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi Bentuk Aljabar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tondano tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A dan siswa kelas VII B. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament pada materi Bentuk Aljabar. Direkomendasikan bagi calon peneliti selanjutnya untuk meneliti kembali kelayakan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament pada materi Bentuk Aljabar.  

Nurul Amalia Silviyanti S; Ani Listyana

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

SMPN 4 Panarukan Situbondo adalah salah satu sekolah menengah tingkat pertama yang berada dekat di pesisir Pantai Muara Kasih Desa Gelung. Mayoritas siswa yang bersekolah disini merupakan anak dari nelayan dan pengrajin rengginang kerupuk yang notabene kurang paham dengan perkembangan teknologi. Proses pengeringan dilakukan dengan dijemur langsung di bawah matahari. Tempat penjemuran di lahan tanah lapang atau dipinggir jalan raya, sehingga debu dan kotoran masuk ke makanan yang menyebabkan olahan ikan tersebut menjadi kurang higienis. Untuk mengatasi masalah ini, kami melakukan pelatihan di sekolah bagaimana cara membuat kompor surya sederhana sebagai alat pengeringan olahan ikan. Selain lebih higienis alat ini tidak membutuhkan bahan bakar tambahan dan dapat digunakan saat cuaca hujan. Pengabdian ini menggunakan metode pelatihan langsung dengan target siswa siswi SMPN 4 Panarukan Situbondo. Dengan melatih siswa siswi ini diharapkan dapat melanjutkan pengetahuan yang mereka dapatkan dan mengaplikasikannya di rumah masing-masing yang notabene sebagai industri rumahan pengolahan ikan. Kegiatan pelatihan pembuatan kompor surya berjalan dengan lancar.  Para siswa antusias mengikuti pelatihan hingga mampu membuat sendiri kompor surya dan diuji langsung kinerjanya. Harapan kami, para siswa dapat mengaplikasikan penggunaan alat ini hingga dapat meningkatkan kualitas hasil olahan ikan di indutri rumahan sekitar SMPN 4 Panarukan Situbondo.  

Moh. Fery Fauzi; Irma Anindiati; Auqi Lu’lu In Nada; Hosita Laili Rahma; Muhammad Lukman Arifianto +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Akreditasi sekolah menjadi suatu hal yang urgen bagi SMP Darul Faqih Indonesia apalagi setelah 3 tahun berdiri. Hasil akreditasi yang baik bisa memunculkan legacy dan citra baik seiring dengan peningkatan standar dan kualitas pembelajaran Tujuan kegiatan ini adalah untuk pelatihan dan pendampingan penyusunan borang akreditasi standar mutu proses pembelajaran.kepada mitra dalam menghadapi akreditasi perdana. Metode kegiatan ini dilaksanakan dalam 5 fase, yaitu: observasi persiapan penyusunan borang standar mutu proses pembelajaran; pemetaan, review, dan analisis SWOT potensi yang ada; pendampingan terhadap mitra dalam penyusunan borang akreditasi; pendampingan visitasi dan asesmen lapangan akreditasi sekolah; dan workshop peningkatan standar mutu proses pembelajaran pasca visitasi lapangan. Hasil pengabdian ini adalah SMP Darul Faqih Indonesia mampu meraih akreditasi perdana dengan predikat A (Unggul) dengan nilai 93. Dampak dari hasil akreditasi ini adalah kepercayaan masyarakat meningkat kepada potensi lembaga pendidikan baru yang meraih akreditasi unggul.  

Herdi; Vischa Mansyera Pratama; Ramanda Rizky; Nilam Cahya Fitri Yanti

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Frontloading adalah strategi yang memungkinkan siswa untuk menstimulasi pengetahuan mereka sebelum membaca dan dilakukan secara berkelompok. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah siswa dalam penguasaan kosakata yang rendah dengan menggunakan strategi Frontloading. Responden penelitian ini adalah siswa kelas VIII.7 SMP Negeri 15 Pekanbaru yang terdiri dari 36 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan peneliti menggunakan format KWL yang dimodifikasi untuk menerapkan strategi ini. Peneliti menggunakan tes untuk mengumpulkan data kualitatif dan juga menggunakan daftar cek observasi, catatan lapangan, dan wawancara untuk mengumpulkan data kuantitatif. Hasilnya, peneliti menemukan beberapa peningkatan setelah perlakuan pada Siklus 1 dilakukan dan sebagian besar siswa lulus passing grade. Selain itu, faktor-faktor yang mempengaruhi penguasaan kosakata siswa adalah penerapan strategi frontloading itu sendiri, penggunaan kamus sebagai media, dan minat siswa dalam kegiatan kelompok. Mengacu pada hasil ini, para peneliti menyimpulkan bahwa strategi frontloading dapat meningkatkan kelancaran kosakata siswa dalam teks deskriptif. Selain itu, strategi frontloading memudahkan siswa untuk memahami teks dan meningkatkan kosakata mereka.

Ansuryani Umar; Anetha L. F Tilaar; Victor R. Sulangi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini berfokus pada ekperimentasi model blended learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini membandingkan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model blended learning dan model pembelajaran langsung. Populasi adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 2 Tondano, dan sampel yang menjadi subjek penelitian adalah kelas VIIIA (Kelas Eksperimen) dan kelas VIIIB (Kelas Kontrol). Metode yang digunakan adalah model eksperimen semu dengan desain Randomized Subjects Posttest Only Control Group Design. Hasil analisis Uji-t mendapatkan thitung = 2,67 > ttabel = 1,68 dengan taraf nyata α = 0.05. Hal ini berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan nyang didapat adalah penggunaan model blended learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.

Greiselah Manoka; Rosiah J. Pulukadang; Patricia V. J. Runtu

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan metode quasi experiment. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar Teorema Pythagoras siswa dalam dua kelas. Kelas yang pertama disebut Kelas Eksperimen dengan perlakuan (treatment) adalah model pembelajaran Berbasis Masalah, sedangkan kelas kedua disebut Kelas Kontrol dengan perlakuan adalah model Pembelajaran Langsung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 5 Tabukan Utara, diperoleh perbedaan hasillbelajar siswa  yang signifikan antara siswa yang menggunakan modellPembelajaran Berbasis Masalah dengan siswa yang menggunakan model Pembelajaran Langsung. Rata-rata data post-test yang terkumpul dari Kelas Eksperimen, yaitu   lebih dari  rata-rata data post-test di Kelas Kontrol yang hanya .

Sunarti Alawiyah; Nurmaningsih Nurmaningsih; Iwit Prihatin

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini mengimplementasikan metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menganalisis self confidence siswa dalam pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 1 Mentebah. Data dikumpulkan dan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata dalam penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Mentebah. Data penelitian ini dikumpulkan melalui cara-cara tertentu yaitu, tes, angket, wawancara yang digunakan untuk menganalisis self-confidence yang telah dialami oleh siswa dalam pemecahan masalah matematis, kemudian diolah menjadi suatu informasi yang jelas dan mudah dipahami. sumber data dalam penelitian ini adalah 6 siswa kelas VIII dan 1 guru bidang studi di SMP Negeri 1 Mentebah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran, teknik komunikasi langsung dan teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa tes soal, angket, pedoman wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa secara umum semakin tinggi self confidence pada masing-masing kategori maka semakin tinggi pula kemampuan pemecahan masalah siswa yang dimiliki siswa, sehingga tingkat self confidence siswa selaras dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.      

Aisah Aisah; Winda Winarti; Ferry Ferry

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Jenis penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika melalui pendekatan kontekstual pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sungai Kakap. Subjek penelitian siswa kelas VIII SMPN 1 sebanyak 16 orang terdiri dari 10 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes dan Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan secara deskriptif. Siklus pertama dilakukan setelah siswa diberikan materi dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional atau metode biasa yang diterapkan oleh guru di sekolah tersebut dan siklus II siswa diberikan metode pembelajaran kontekstual. Metode ini memberikan kesempata bagi siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. . Dari data yang telah diperoleh, pada pembelajaran konvensional siswa mendapatkan rata – rata nilai 54,08 dibandingkan dengan pembelajaran kontekstual yang mendapat rata – rata nilai 83.19 dan mencapai nilai diatas KKM.  

Kris Setyaningsih; Rabial Kanada; Ibrahim Ibrahim; Qulsum Qulsum

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Jenis penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika melalui pendekatan kontekstual pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sungai Kakap. Subjek penelitian siswa kelas VIII SMPN 1 sebanyak 16 orang terdiri dari 10 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes dan Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan secara deskriptif. Siklus pertama dilakukan setelah siswa diberikan materi dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional atau metode biasa yang diterapkan oleh guru di sekolah tersebut dan siklus II siswa diberikan metode pembelajaran kontekstual. Metode ini memberikan kesempata bagi siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. . Dari data yang telah diperoleh, pada pembelajaran konvensional siswa mendapatkan rata – rata nilai 54,08 dibandingkan dengan pembelajaran kontekstual yang mendapat rata – rata nilai 83.19 dan mencapai nilai diatas KKM.

Tri Hendriani; Yadi Ardiawan; Dwi Oktaviana

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Filter Game Edukasi Berbasis Instagram untuk siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ketapang yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian dengan model rancangan pengembangan ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan pokok, yaitu analisys (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (penerapan), dan evaluation (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini terdiri dari ahli (validator) yaitu validator materi dan validator media. Serta subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP sebanyak 16 orang.Cara pemilihan sampel menggunakan Sampling Purposive. Tingkat kevalidan filter game edukasi berbasis Instagram mencapai kriteria sangat valid dengan kevalidan materi mencapai 87,62% dan kevalidan media mencapai 86,11%. Tingkat kepraktisan filter game edukasi berbasis Instagram mencapai kriteria sangat praktis melalui angketrespon guru yang mecapai 85% dan angket respon siswa mencapai 86%. Selanjutnya tingkat keefektifan filter game edukasi berbasis Instagram melalui validasi empiris dengan kriteria tergolong tinggi dan sangat tinggi, indeks kesukaran dengan kriteria tergolong sedang, daya pembeda dengan kriteria tergolong baik dan sangat baik, dan reliabilitas mencapai 0,84 kriteria tergolong sangat tinggi.