Publication Search

59,672 articles from 478 journals · 1,579 citations tracked

Showing 121-140 of 235

Analytics

Rahmi Siregar

Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Social media plays an important role in shaping the realization of noble values ​​in society. Accessibility of information and communication through social media platforms facilitates wider and faster dissemination of religious teachings and values. This research aims to analyze the influence of social media on the appreciation of divine values. This research method uses a library method. The data collection technique used is the collection of literature data related to the influence of social media on the appreciation of divine values. The data obtained can be used to find out and increase understanding of individuals and society regarding the influence of social media on the appreciation of divine values.

Intan Nur Aini; Robingun Suyud El-Syam; Nur Farida

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The moral crisis has become a hot topic frequently discussed in various mass media lately. Various forms of moral crisis can be observed among different younger generations, including within the environment of Islamic boarding schools. In recent years, there has been a shift in values and behaviors among teenagers influenced by technology, social media, and cultural changes, leading to a decline in awareness of social ethics and prevailing norms in society. Through a holistic and integrated approach, social ethics education will provide understanding to female students about the importance of values such as empathy, tolerance, social responsibility, equality, and justice. This research aims to explore the concepts of social ethics values, the internalization process of social ethics education values, as well as the supporting and inhibiting factors of internalizing social ethics education values in the Al-Qur’an Specialized Boarding School of Kalibeber Wonosobo. The research method employed is qualitative to gain in-depth understanding. The findings indicate that the concept of internalizing social ethics education values for female students is a key factor in shaping noble character. The social ethics of female students in the Al-Qur’an Specialized Boarding School of Kalibeber Wonosobo is deemed positive based on their daily habits, and they have successfully addressed several issues through implemented programs, ensuring that the process of internalizing social ethics education values progresses as expected.

Hanifah Khoirunnisa; Mukromin Mukromin; Chairani Astina

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Internalization is essentially a process of instilling something, beliefs, attitudes and personal (personal) values that manifest into social behavior. however, the planting process grows from within a person to the appreciation of a value. The background to the problem of this research is that there are several students who violate regulations and lack norms towards each other, however, with the very rapid development of technology, it is feared that it could disrupt the activities of students in carrying out activities at Islamic boarding schools, especially in Tahfidzul Qur'an activities.This research aims to determine the activities and application of methods, spiritual and social education values, as well as the internalization of spiritual and social education values in Tahfidzul Qur'an activities at PPTQ Al-Munawwar Temanggung. This research uses a qualitative type of research using a descriptive approach. Qualitative research is research with data collection procedures using observation, interviews and documentation methods. in technical data analysis, researchers collect data, reduce data, present data, and draw conclusions. Data validity is checked by data triangulation, namely an examination technique that utilizes untadz or ustadzah, administrators, and students as informants to check or compare the data.The results of this research are that there is no special method for memorizing the Al-Qur'an, the method for memorizing the Al-Qur'an is adjusted to the abilities of each student. There are spiritual education values contained in Tahfidzul Qur'an activities, namely the value of monotheism education, the value of piety education, and the value of moral education. Meanwhile, the social education values of Islamic boarding school students cannot be separated from the intervention of the security council and also the role of Ustadzah religious teachers in the behavior of Islamic boarding school students. There are three strategies used in the process of internalizing the spiritual education values contained in Tahfidzul Qur'an activities, namely habituation, providing an example, and providing mentoring or a personal approach. Meanwhile, the process of internalizing the values of social education in Tahfidzul Qur'an activities, namely by placing the Islamic boarding school in the vicinity of the community, will get used to frequent direct contact, such as in terms of sharing, socializing, community activities, including the main event of the Islamic boarding school, namely the Haflah celebration which is held 2 once a year.The novelty element of this research is that the spiritual and social educational values that are internalized into Tahfidzul Qur'an activities will be able to shape the character of students, because Tahfidzul Qur'an can be used as a tool to increase intelligence, abilities, develop attitudes, increase potential. self and can form students who are responsible, intelligent and creative.  

Fathiyah Al Khairiyyah; Meivira Ashifa Nanda Herdian; Nada Balqis Tsabitah; Maulia Depriya Kembara4

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to understand the implementation of Pancasila ini SD Harapan 212. The research method employed is qualitative, utilizing direct observation and structured interviews. Participants consist of fourth-grade students at SD Harapan 212 and their class guardians. The results of the study indicate that the implementation of Pancasila values among fourth-grade students at SD Harapan 212 still needs to be improved, particularly in achieving a deeper understanding and application of these values in daily life. This research provides insights into efforts that can be made to enhance the effectiveness of teaching Pancasila values in the school.

Ulfa, Marya; Sony Junaedi; Muslimah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masjid Agung Demak merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid ini memiliki empat tiang penyangga “Saka Guru”. Tujuan Penelitian untuk menganalisis nilai budaya tiang penyangga “Saka Guru” di Masjid Agung, dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi yang mengakibatkan kurangnya pengetahuan dan lunturnya nilai budaya. Metode penelitian berupa deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan Tiang penyangga "Saka Guru" di Masjid Agung Demak memiliki enam nilai budaya yang penting: (1) Nilai Keagamaan, memiliki makna spiritual sebagai elemen struktural yang mendukung atap masjid, secara simbolis dianggap sebagai penopang ajaran Islam. (2) Nilai Sejarah dan Tradisi, bagian integral dari arsitektur masjid memiliki nilai sejarah yang tinggi. (3) Nilai Arsitektur Jawa, mencerminkan nilai estetika dan desainnya memiliki kesan keindahan. (4) Nilai Simbolis, dihubungkan dengan elemen tertentu dalam agama Islam dan tradisi lokal. (5) Nilai Pelestarian Budaya, mencerminkan kesadaran pentingnya nilai budaya dan sejarah dalam masyarakat. (6) Nilai Sosial, Masjid Agung Demak berperan dalam menjalin hubungan sosial di masyarakat. Dengan demikian, nilai budaya terhadap "Saka Guru" di Masjid Agung Demak bukan hanya menunjukkan elemen arsitektur sebagai struktur fisik, tetapi juga sebagai ekspresi nilai-nilai budaya dalam budaya Jawa dan Indonesia secara keseluruhan dan dapat membantu dalam menjaga dan memelihara warisan budaya.

Aditia Elovani Br Keliat; Astifiona Anastasya; Audrey Sabrina; Agata Nadya Kajan Harianja; Ketrin Pepayosa Pelawi +4 more

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki lima dasar yang mencakup ketuhanan yang masa esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan keadilan sosaial bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan penetrasi media sosial, seperti Telegram, peran dan pengaruhnya terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi subjek analisis yang penting. Salah satu fenomena yang perlu dipertimbangkan adalah dampak negatif dari praktik role play di platform tersebut terhadap nilai-nilai Pancasila oleh penggunanya. Dalam penelitian ini, penulis akan menjelajahi bagaimana praktik role play di Telegram dapat memengaruhi pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila serta implikasinya terhadap identitas dan keberagaman budaya Indonesia.

Faozi, Safik; Megawati, Wenny; Listyarini, Dyah; Andraini, Fitika

DINAMIKA HUKUM 2024 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan menjelaskan penanggulangan kekerasan seksual yang melindungi korban melalui putusan pengadilan, media sosial, dan kebijakan tanpa pemidanaan. Adanya putusan pengadilan dengan terdakwa Herry Wirawan dan Moch Subchi Azal Tsani pada tindak pidana kekerasan seksual menunjukkan putusan yang dapat dipersoalkan dari sudut perlindungan korban. Realitas ini berada pada kondisi masyarakat yang mengalami erosi moralitas, korban yang seharusnya memperoleh perlindungan dari putusan pengadilan justru sebaliknya. Kondisi ini menjadi materi pemberitaan media massa, apalagi terkait dengan korban kekersan seksual yang menderita fisik, mental, dan sosial. Adanya realita peradilan pidana seperti ini menarik ditengah keterbatasan hukum pidana melindungi korban, dan pada sisi yang lain ada sarana sanksi lain yang dapat digunakan untuk melindungi korban ke dalam kerangka pidana tambahan. Penelitian bersifat yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian hukum inkonkreto. Analisisnya berupa analisis deskriptif analitis. Hasil penelitian mengungkapkan penanggulangan tindak pidana kekerasan seksual melalui putusan pengadilan tidak menunjukkan konsistensi pada perlindungan korban kekerasan. Pidana yang dijatuhkan mendekati tuntutan jaksa. Begitu pula pengenaan sanksi restitusi dengan nilai nominal yang tidak sama. Masih adanya putusan yang tidak mencakup restitusi menunjukkan lemahnya perlindungan bagi pemulihan korban, meskipun secara normatif pengenaan restitusi telah diatur. Pemberitaan media massa telah bermanfaat mempengaruhi persepsi masyarakat tentang kekerasan seksual dan dampaknya bagi korban termasuk pengenaan sanksi pidana yang berat, pemulihan korban dan ancaman pencabutan ijin operasional. Merekonstruksi perlindungan korban kekerasan seksual melalui penguatan media massa termasuk media sosial, penerapan sanksi pidana yang membuat jera, pemulihan korban melalui restitusi dan kompensasi kebijakan sosial yang mewujudkan kesejahteraan korban dengan memulihkan hak-hak korban, penguatan kesehatan mental masyarakat melalui perilaku yang menjunjung tinggi moralitas, menguatkan evaluasi yang berbasis laporan masyarakat dan penerapan sanksi perdata dan adminstrasi sebagai pidana tambahan. Kata Kunci : Penanggulangan, Media, Kebijakan, kesehatan Mental, Restitusi  

Ivana Tanti Larasari; Jani Jani

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This research is motivated by the decline in the value of social care character among adolescents as evidenced by the many cases of juvenile delinquency, namely lack of association, lack of caring, bullying, fighting and lack of sense of help in SMP Negeri 2 Sumbergempol Tulungagung. The existence of this background requires efforts and attention from social studies teachers in shaping social care attitudes in students. The research focus is: 1) How is the formation of social care character values through social studies learning of VIII grade students at SMP Negeri 2 Sumbergempol Tulungagung, 2) What are the supporting and inhibiting factors in the formation of social care character values through social studies learning of VIII grade students at SMP Negeri 2 Sumbergempol Tulungagung, 3) How is the impact of the formation of social care character values through social studies learning of VIII grade students at SMP Negeri 2 Sumbergempol Tulungagung. The objectives of this study are 1) To explain the formation of social care character values through social studies learning of grade VIII students at SMP Negeri 2 Sumbergempol Tulungagung, 2) To find out the supporting and inhibiting factors in the formation of social care character values through social studies learning of grade VIII students at SMP Negeri 2 Sumbergempol Tulungagung, 3) To determine the impact of the formation of social care character values through social studies learning of grade VIII students at SMP Negeri 2 Sumbergempol Tulungagung. This research uses a qualitative research approach with a descriptive type. Descriptive research is presented through words that are described, presented, analyzed and conclusions are drawn.  The object of this research is the school and students of class VIII SMP Negeri 2 Sumbergempol Tulungagung. The data collection techniques used are interviews, observation and documentation.The results of this study indicate that the formation of social care character values through social studies learning is that teachers incorporate social care character values into lesson plans and develop syllabi and integrate social care character values through social studies learning. Supporting factors in shaping the character value of social care are exemplary teachers, school routine activities, and facilitating social activities and inhibiting factors are student awareness, family environment, cafes and parking lots and technological developments. The impact in forming the character value of social care has a positive impact, namely students will have an attitude of empathy, students have an attitude of helping and helping each other when in trouble, the creation of mutual cooperation activities at school, the creation of size and togetherness at school, the formation of a harmonious family, eliminating differences in social status between others.

Geprita Gulo; Anisa Asari Dewi; Elvi Maulida Harahap; Fina Febrian; Nurfadhilah Pasaribu +4 more

Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Korean culture, especially South Korea, is currently developing very rapidly and widely, resulting in a new phenomenon among teenagers. The much-loved culture is K-Pop, Korean drama(drakor), music, food, and lifestyle. South Korean culture is feared to be the cause of the fading spirit of nationalism among teenagers. The fading of nationalism is a deviation from the values of Pancasila in the third principle which reads "Indonesian Unity". The purpose of writing this scientific article is to find out the breakthrough of South Korean culture on Pancasila values. The approach used in writing this scientific article is a qualitative approach. The method used in writing this scientific article is systematic literature review. This method is expected to be able to provide a broad but still in-depth picture related to the issues or topics raised in the writing of scientific articles. There are 9 journal articles that will be analyzed by the writing team in this article. The authors selected articles from accredited journals and obtained from several electronic search sites, namely Google Scholar, Sinta, and Garuda.

Supeni, Siti

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2024 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pertama: Untuk memberikan penjelasan kepada para stakeholder pendidikan tentang: “Kebijakan Program Pendidikan Gratis dan Berkualitas Pada Stakeholder Dan Dewan Riset Daerah/ Litbang Bappeda Kabupaten Wonogiri”, agar lebih memahami dan mengaplikasikannya. Metode yang digunakan adalah dengan ceramah, paparan, diskusi dan tanya jawab. Yang menjadi sasaran adalah Stakeholder Dan Dewan Riset Daerah/ Litbang Bappeda Kabupaten Wonogiri”. Hasil dan target yang diharapkan adalah agar para Stakeholder pendidikan dan Dewan Riset Daerah/ Litbang Bappeda Kabupaten Wonogiri” mampu melakukan inovasi tentang konsep pendidikan gratis di Kabupaten Wonogiri. Hasil yang diharapkan oleh para Stakeholder Dan Dewan Riset Daerah/ Litbang Bappeda Kabupaten Wonogiri adalah mampu menerima, memahami dan bersedia akan mengembangkannya kualitas pendidikan di Wonogiri. Sebagai tindak lanjut dan hasil dari pengabdian ini adalah akan dilakukan kajian sesuai dengan kebutuhan dan minat para pemerhati pendidikan untuk mewujudkan pendidikan gratis, tanpa mengurangi nilai kualitas dan pelayanan pendidikan.Kata Kunci: Kebijakan Program Pendidikan Gratis, Berkualitas.

Nur Farida; Alfatamara Risqa; Aulida Yuni Rachmawati; Linatul Af'idah; Khanif Hidayah +9 more

Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This research explores the role of socialization methods in overcoming three major sins in school education: Bullying, Sexual Violence, and Intolerance. This research examines the effectiveness of the character values socialization program in overcoming major sins in education. The research results show that this method has a positive impact on students' understanding and application of values such as integrity, responsibility and cooperation. This also forms a solid foundation of character. The success of this program cannot be separated from collaboration between schools and families, where the involvement of parents and teachers is very important. Research shows that socialization methods can improve the quality of elementary school education, create an academic environment and foster strong student character.    

Agustin, Amellia Veronica; Sa'adah, Fitria Nur; Umaidah, Yuyun

Dinamik 2024 Universitas Stikubank

Childfree terjadi pada individu atau pasangan yang secara sukarela memilih untuk tidak memiliki anak. Fenomena Childfree semakin menarik perhatian masyarakat modern dan mempengaruhi keputusan hidup banyak individu. Data yang digunakan diperoleh dengan melakukan crawling data pada sosial media twitter. Dalam analisis sentimen kali ini menggunakan metode naïve bayes, data akan diflasifikasikan menjadi dua hasil, yaitu sentimen negatif dan positif. Setelah itu, data tersebut akan dinilai menggunakan pengujian dengan confusion matrix untuk mengukur akurasi, recall, dan precision. Hasil pengujian dengan Rapidminer menunjukan tingkat akurasi naive bayes yang tinggi sebesar 96%, untuk sentimen positif menghasilkan nilai precision 84,13%, dan nilai recall 100%. Sedangkan untuk sentimen negatif menunjukkan nilai precision 94,92%, dan recall 100%. Hasil klasifikasi tersebut menghasilkan 254 tweet negatif, dan 74 tweet positif. Analisis sentimen menggunakan metode Naïve Bayes dapat memberikan wawasan yang berharga tentang pandangan dan sentimen masyarakat terhadap Childfree. Hasil penelitian ini penting untuk memahami dan menghargai keragaman pandangan terkait topik ini. Implikasi penelitian ini dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dalam konteks sosial, budaya, dan kebijakan yang berkaitan dengan keputusan Childfree.

Hendriansyah Restu Omanda; Harjito Harjito; Latif Anshori Kurniawan

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

The aim of this research is to describe and determine the social values ​​contained in the short story collection Surat untuk Bapak by Nidhom Khoeron. This research uses two approaches, namely a qualitative descriptive approach and literary sociology. The data collection technique used in this research is listening and taking notes. The data analysis technique used in this research is qualitative. This research data presentation technique uses informal techniques. The results of the research show that there is social value in the short story collection Surat untuk Bapak by Nidhom Khoeron. There are three types of social values, namely compassion, responsibility and harmony of life. The first is the form of the Social Value of Love which includes Devotion, Help, Caring, Kinship and Loyalty. The two forms of Social Responsibility Values ​​include the values ​​of a sense of belonging, Discipline and Empathy. The three forms of social values ​​are harmony of life which include justice, tolerance and cooperation, democracy.

Hafizhah Najmatulhasna Sofyan; Hafilia Muzniyyah; Ismail Mubarok

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

In the current digital exploration era, many young generations are very open to the times. For this reason, the younger generation needs Islamic teachings as a basis in responding to the current of modernization. The teachings of Islam can be obtained through da'wah. This research journal was created to open the eyes of the public in order to make good use of modern facilities that already exist, such as preaching on social media. Then, the method used in this study, namely qualitative descriptive method. The qualitative descriptive method is a research pattern whose type is more in-depth to describe an object, phenomenon, and one's experience through interpretive study. Da'wah in the digital era, of course, requires digital technology as a means of distribution. Islamic learning digital technology, can be accessed through digital platforms, such as online classes, webinars, or courses. As well as social media, such as tiktok, youtube, instagram etc. Da'wah spread through social media, can reach even not only generation Z, but all generations. So that the teachings of Islam can be understood or followed by the general public.

Melani Melani; Junaidi Junaidi

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Pendidikan karakter adalah pendidikan, nilai, kebiasaan, akhlak, budi pekerti, yang ditujukan untuk memaksimalkan potensi siswa dalam mengambil kebijakan yang benar dan buruk, memelihara yang baik, menciptakan dan menyebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dan menyebarkannya dengan segenap hati. Maksud dari penelitian ini adalah agar tahu bagaimana peran guru agama Islam serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendidikan karakter pada peserta didik di SMP N 1 BONJOL. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan berbagai metode yang ada untuk mendiskripsikan apa yang diamati dalam bentuk bahasa, tulisan dan perilaku manusia. Dalam penelitian ini terdapat dua informan yaitu informan kunci adalah guru Pendidikan Agama Islam dan informan pendukung adalah wakil kepala sekolah dan peserta didik. Hasil penelitian yang penulis lakukan di SMP N 1 BONJOL menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam berperan sebagai teladan, pembimbing, dan guru yang penyayang dalam penerapan pendidikan karakter. Dalam hal melaksanakan peran tersebut, terdapat faktor yang mendukung dan yang menghambat bagi guru agama Islam untuk menerapkan pendidikan karakter pada peserta didik, yaitu: faktor pendukung adalah kegiatan yang diadakan di sekolah serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang baik, sedangkan faktor penghambatnya adalah faktor internal yang disebabkan oleh diri siswa itu sendiri dan ketidaktahuan peserta didik yang menghambat penerapan pendidikan karakter. Faktor eksternal yang berasal dari lingkungan luar seperti pertemanan di luar sekolah yang kurang baik serta penyalahgunaan media sosial yang tidak dikontrol oleh orang tua.

Ahmad Madani; As'ad Isma; Ferri Saputra Tanjung

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Berdasarkan uraian latar belakang penilitian, salah satu permasalahan umat islam di Indonesia adalah pada bidang ekonomi, permasalahan tersebut kemiskinan adalah suatu fakta kehidupan sosial yang menggambarkan kondisi yang tidak sesuai dengan harkat kemanusiaan. Salah satu solusi yang dikemukkan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sarolangun adalah membentuk Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik yang memiliki tugas meningkatkan kualitas hidup mustahik melalui program-programnya. Maka tujuan dari peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sarolangun dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi mustahik. Kesejahteraan ekonomi syariah bertujuan mencapai kesejahteraan manusia secara menyeluruh yaitu kesejahteraan material, kesejahteraan spiritual dan moral. Konsep ekonomi kesejahteraan syariah bukan saja berdasarkan manifestasi nilai ekonomi, tetapi juga nilai spiritual dan moral.[1] Konsep kesejahteraan dan kebahagian (falah) mengacu pada tujuan syariat islam dengan terjaganya 5 prinsip dalam maqasid syari’ah, yakni terjaganya agama (ad-ddin), terjaganya jiwa (an-nafs), terjaganya akal (al-aql), terjaganya keturunan (an-nasl) dan terjaganya harta (al-mal).     Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menghasilkan deskriptif. Dimana penelitian didasari dengan pengamatan yang dilakukan olej penulis kemudian kemudian dipaparkan sesuai apa yang penulis amati dilapangan. Adapun pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan data lainnya. Ketika data-data terlaj terkumpul, peneliti melakukan analisis lalu mengambil kesimpulan dari analisis tersebut.     Hasil dari penilitian ini adalah Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik BAZNAS Kabupaten Sarolangun berperan dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan berfokus pada usaha-usaha kreatif potensial, pertanian dan balai ternak, melakukan pemberdayan dengan cara memberikan bantuan modal pengembangan usaha, pendampingan usaha, membangun kemandirian mustahik sesuai dengan rancangan anggara biaya yang telah diajukan mustahik dan disetujui oleh LPEM BAZNAS Kabupaten Sarolangun. kendala yang dihadapinya, kendala pada internal dan eksternal BAZNAS Kabupaten Sarolangun.

Vendry, Vendry Geraldine Kurniawan; Sari, Rona Taula

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2023 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Pelaksanaan kurikulum di SMA Negeri 1 Pariangan mulai pada tahun ajaran 2022/2023 pada kelas X sudah menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Biologi di Kelas X SMA Negeri 1 Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 233 siswa kelas X yang terdaftar pada Tahun Ajaran 2022/2023, dengan sampel sebanyak 147 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode probability random sampling dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran biologi kelas X SMA Negeri 1 Pariangan berada pada kategori baik dengan nilai hasil derajat pencapaian sebesar 3.06. Hasil ini juga diperkuat dengan tingkat pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Pariangan mendapatkan nilai rata-rata indikator secara keseluruhan sebesar 3.73 dan termasuk dalam kategori sangat baik. Dalam pelaksanaannya, disarankan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan sosialisasi terkait kurikulum merdeka bagi tenaga pendidik maupun peserta didik.   Kata kunci : kurikulum merdeka, pelaksanaan kurikulum merdeka, biologi

Margareth, Ticha

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2023 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Penggunaan media sosial terlalu lama mengakibatkan penurunan sensitifitas seperti menurunnya tingkat simpati dan empati terhadap dunia nyata dan juga berdampak pada kualitas tidur. Ketidakmampuan remaja dalam manejemen waktu penggunaan media sosial dengan baik ketika berada di sekolah maupun di rumah, akan berdampak pada ketidakaturan pola istirahat dan tidur pada remaja. Kualitas tidur buruk berdampak pada daya ingat menurun, sulit berkonsenterasi, menyebabkan masalah kesehatan serius. Kualitas tidur baik dilihat dari kedalaman tidur seperti lamanya tidur, waktu yang diperlukan untuk tertidur, frekuensi terbangun. Kualitas tidur yang baik dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan mental, emosional, kesehatan, dan mengurangi stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 2 Binjai tahun 2022. Penelitian ini menggunakan observational analitik dengan  pendekatan cross sectional  terhadap 79 remaja di SMK Negeri 2 Binjai. Adapun populasi 225 orang dimana sampel sebanyak 79 remaja diambil menggunakan teknik random sampling . Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media sosial pada katergori aktif sebanyak (77,2%)  dan kualitas tidur pada kategori buruk sebanyak (60,8%). Hasil uji chi square secara statistik  ditemukan nilai p = 0,001 (p < 0,05) artinya ada hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 2 Binjai.

Aldi Wahyu Saputra; Akhmad Qomaru Zaman

Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Cultural festivals are a series of positive activity processes conducted in certain areas to maintain and preserve local and national culture. They are held to include the participation of the community, related parties, and the government together. This research was a type of qualitative research conducted in Gosari Village, Ujungpangkah District, Gresik Regency. Data sources were obtained from the Village Head, Chief Executive, Head of WAGOS Board (Gosari Natural Tourism), religious, and community leaders, and supported by documents and archives. Data collection was conducted through interviews, observation, and documentation techniques. The research findings showed that the Gosari cultural festival is held once a year with a series of activities which include: Resik Sendang Icleaning the bathing place), Kirab Warga (mutually cleaning the environment), Ngadusi Rojo Koyo (bathing the cows), Traditional Snacks Market, review of the book: “History and Mythology of Gosari”, Performance of Traditional Dance and Ludruk Art. The values developed in the implementation process are social, religious, and traditional values. Cultural festivals play a role in developing religious and social values, namely through the optimization in the field of education which is collaborative with nature, and the habituation of community traditions which are held regularly and continuously.

anas, khoiruddin; Endah Wahyuningsih; Noer, Shobirin

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2023 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Artikel ini menjelaskan tentang lunturnya tradisi gugur gunung dan dampak yang ditimbulkannya, di desa Mundusewu, kecamatan Bareng, Jombang. Tradisi gugur gunung (atau dengan sebutan lain) yang mengandung nilai-nilai luhur, seperti kerekatan, guyub, dan oorientasi pada kepentingan bersama, perlahan-lahan semakin luntur bahkan mulai hilang keberadaannya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Perspektif teori menggunakan kerangka pemikiran evolusi untuk menjelaskan realitas yang di kaji. Kajian ini menghasilkan beberapa kesimpulan : (1) Proses luntur dan hilangnya tardisi gugur gung terjadi ketika terjadi perubahan kepemilikan lahan pertanian, yang secara tidak langsung pemerintahan desa terlibat dalam proses tersebut, (2) Alokasi anggaran dari pemerintah untuk pembangunan desa, yang menyebabkan warga desa kehilangan kemandirian, dan tergantung kepada pemerintah, (3)  Luntur dan hilangnya tradisi ini berdampak pada berbagai bidang; ekonomi, sosial, dan kebudayaan.