Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1041-1060 of 1,336

Analytics

Endayani; Try Adhi Bangsawan; Maulana Suprihatin; Ahmad Mi Roji; Muhamad Rendiyani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Children are national assets who have the right to grow and develop optimally. Living on the streets is very dangerous for children. The aim of the research is to determine the application of the principle of regional autonomy in developing social welfare for neglected children and the obstacles in overcoming the problems of abandoned children in Serang City. The research uses qualitative methods with a case study approach. This research concludes that the Regional Government of Serang City, in implementing the principle of regional autonomy for the welfare of neglected children based on Law Number 23 of 2014, has the authority to make regional policies that have an impact on prosperity and general welfare in its region. The Serang City Government is responsible for providing social services to neglected children by providing children's rights and protecting them from the risks and threats of life on the streets. The obstacle to handling the problem of abandoned children is the mindset of abandoned children and families which are still oriented towards financial conditions as the main reference, thereby ignoring risks and other threats of danger. Problems with the level of education, habits of abandoned children and limited budgets provided also become obstacles to the implementation of handling abandoned children..

Hanik Mutma'inah; Muhammad Ainun Najib; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak merupakan pembelajar aktif yang membangun pengetahuannya sendiri. Penanaman konsep pada anak dilakukan secara menyenangkan dengan melibatkan dan mengikut sertakan anak dalam kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan agar mudah diingat dan dipahami anak. Pembelajaran sain merupakan salah satu cara penanaman konsep sederhana pada anak. Pengenalan sain pada anak ditekankan pada proses dari pada produk. Sains juga melatih anak menggunakan lima inderanya untuk mengeksplosasi terhadap berbagai kejadian maupun benda. Namun kenyataannya, masih banyak guru belum mampu menerapkan pembelajaran sains sederhana untuk menanamkan konsep pada anak. Guru kebanyakan hanya memberi lembar kerja siswa untuk kegiatan pembelajaran. Hal ini menyebabkan pembelajaran yang dilakukan pada anak kurang menarik dan sulit untuk diingat. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran sains sederhana bagi anak usia dini.

Muhammad Rifki Mustofa; Lu’luil Maknun; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berbagai studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami krisis pembelajaran (learning crisis) yang sangat cukup lama. Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa banyak dari anak-anak Indonesia yang sangat tidak mampu memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Temuan itu juga juga memperlihatkan kesenjangan pendidikan yang curam di antarwilayah dan sekelompok sosial di Indonesia. Kurikulum menentukan materi yang digunakan untuk diajarkan di kelas. Kurikulum juga sangat mempengaruhi terhadap kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Untuk itulah Kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting dalam upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami. Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada guru yang mengajar kurikulum merdeka di SMP N 1 Tambakromo dan metode observasi secara langsung saat kegiatan pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka. Kurikulum sendiri perlu berbubah agar relevan dengan perkembangan zaman saat ini dan dapat memenuhi kebutuhan belajar murid agar tercipta generasi mendatang yang cemerlang

Zahra Asyidda Najibullah; Silmi Aulia; Budiyanto Budiyanto; Irfan Khairudin; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dakwah merupakan usaha untuk mengajak manusia ke jalan Allah. Secara istilah dakwah bisa dipahami dengan perintah mengadakan seruan kepada manusia untuk Kembali dan hidup sepanjang ajaran Allah yang benar, dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan nasehat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan yang terkandung dalam penyampaian dakwah di Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat Gambaran Hari Kiamat” serta bentuk pesan yang dipergunakan dalam menyampaikan nasihat supaya dapat diterima oleh mad’u nya terkhususnya mad’u yang masih muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research) adalah penelitian yang objek kajiannya menggunakan data Pustaka berupa buku – buku sebagai sumber datanya. Membaca, menelaah dan menganalisis berbagai literatur yang ada berupa Al Qur’an Haidst, kitab, maupun hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kandungan pesan dakwah dalam Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat  Gambaran Hari  Kiamat” menyebutkan bahwa konten tersebut mengandung unsur pesan dakwah nasihat tandzir yaitu sebuah pesan dakwah dengan menyebutkan peristiwa akhirat dalam penyampaian dakwahnya, dengan menyebutkan berbagai peristiwa seperti tanda – tanda, azab neraka sehingga objek eksperimen dapat menggambarkan seperti apa yang dimaksud dengan peristiwa akhirat.  

Muhammad Amin; Hermanto Harun; Yuliatin Yuliatin; Syamsiah Syamsiah

Jurnal Politik Hukum 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah :Ingin mengetahui praktik pemberian uang hantaran dalam perkawinan, Ingin mengetahui persepsi masyarakat terhadap melembaganya adat dalam tradisi hantaran masyarakat  desa dan Ingin mengetahui perpektif hukum islam terhadap uang hantaran di desa Kembang Tanjung Kabupaten Batang Hari.Latarbelakang penelitian ini diawali dari (Grand Tour) penulis melihat bahwa pada masyarakat desa Kembang Tanjung Kabupaten Batanghari: 1). Masih terlihat adanya perbedaan pada jumlah uang hantaran dalam peminangan. 2) masih terlihat pada masyarakat desa Kembang Tanjung dalam menentukan jumlah uang hantaran dilihat dari tingginya rendahnya pendidikkan anak perempuannya.Hasil penelitian mahar merupakan pemberian wajib bagi calon suami kepada calon istri sebagai bukti ketulusan hati calon suami untuk menimbulkan rasa cinta kasih pada seorang istri kepada calon suaminya.. Agama tidak menetapkan jumlah minimum dan jumlah maksimum dari mahar. Hal ini dikarenakan  perbedaan tingkatan kemampuan manusia dalam memberikannya. Mahar boleh dilaksanakan dan diberikan dengan kontan atau utang. Hantaran di Desa Tanjung Kembang ditetapkan dengan melihat  pendidikan, pekerjaan perempuan dan kebiasaan jumlah ditetapkan di kampung tersebut. Penetapan jumlah dan waktu uang hantaran diberikan ditentukan dengan cara kesepakatan dari kedua belah pihak, tetapi tetap saja keputusannya dari pihak perempuan. Pihak laki-laki akan meminta jumlah uang hantaran dikurangi seandainya tidak ada kemampuan untuk memenuhinya. Praktek pemberian uang hantaran membebankan mempelai laki-laki yang ekonominya menengah ke bawah dan yang mempunyai berbagai tanggungan sehingga berakibatkan penundaan perkawinan. Hal ini dapat kita lihat berdasarkan penelitian,  setelah terjadi penundaan perkawinan Simpulan dari penelitian ini 1) Penetapan jumlah uang hantaran dengan melihat kepada pendidikan, pekerjaan perempuan dan kebiasaan jumlah ditetapkan di kampung tersebut.. 2., tradisi pemberian hantaran sudah dikenal oleh masyarakat setempat dan dilaksanakan dari dahulu kala.  Tradisi ini yang disebut dengan adat dianggap baik oleh masyarakat selanjutnya dilestarikan dan tidak boleh ditinggalkan. 3).Mahar menjadi salah satu kewajiban pertama suami kepada istri, bukan hadiah atau seserahan,” sebutnya. Dalil mengenai mahar telah diatur dalam firman Allah, Q.S An-Nisa ayat 4 yang artinya: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.

Pira Suswita; Darul Ilmi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Retorika dakwah merupakan suatu seni berbicara yang dapat mengajak seseorang kepada jalan Allah sesuai kaidah-kaidah Islam. Dalam beretorika seorang komunikator tidak hanya memperhatikan gaya bahasa, akan tetapi juga memerlukan bahasa tubuh untuk membujuk audien, karena gaya bahasa dan bahasa tubuh yang indah merupakan akar dalam beretorika. Penelitian ini terfokus untuk menjawab Bagaimana Retorika Dakwah Ustadz Handy Bonny Pada Channel Youtube Handy Bonny. Untuk mengindikasi persoalan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analisis), dan proses pengumpulan data di lakukan melalui observasi, dokumentasi, dan teknik kepustakaan. Penelitian ini mengambil tiga judul video ceramah ustadz Handy Bonny pada channel youtube Handy Bonny. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahawa gaya bahasa yang digunakan ustadz Handy Bonny adalah gaya bahasa percakapan dengan menggunakan lansung dan tidaknya pencapaian makna berupa retoris yang mana memiliki unsur asonansi, eufemismus, hiperbola dan litotes. Pada unsur asonansi ustadz Handy Bonny melakukan pengulangan kata diantaranya seperti pada kata-kata “gagal dalam percintaan”. Pada unsur eufemismus ustadz Handy Bonny memberikan ungkapan-ungkapan yang dapat menyinggung perasaan mad‟u nya, diantaranya seperti padaa kalimat “Kata Allah, hei sayang. Akutu sayang sama kamu kata Allah, Akutu slalu mencintai kamu, aku tau kamu sudah melampoi batas, tapi please jangan pernah berputus asa dari rahmatku, aku masih menerima kamu. Balikannya sama Allah aja”. Kata hiperbola dalam ceramah usatadz Handy Bonny diantaranya seperti kata “Mabuk dan Termuntahkan”. Unsur litotes dalam video dakwah Ustadz Handy Bonny diantaranya seperti pada kalimat “Bukan berarti ustadz itu slalu baik, ada buruknya juga. Handy Bonny pasti ada buruknya juga, Donkems ada buruknya juga. Bukan berarti Hndy Bonny lebih baik dari Donkems, atau Domkems lebih buruk dari pada Handy Bonnya. Nggak ada yang tau”. Untuk menunjang beretorika agar saat penyampaian pesan, pesan dapat tersampaikan dengan baik, ustadz Handy Bonny menampilkan gerakan tubuh dengan sikap badan yang tidak kaku, penampilan dan pakaian yang sesuai dengan tren anak muda, ekspresi dan gerak tangan serta kontak mata yang mampu menarik perhatian mad‟u.

Ananda Nur Wahit; Erlin Rahmawati; Rizqa Nurul Latifah

Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pengetahuan terkait pengaruh frekuensi penjualan, kepercayaan berbelanja, dan keamanan berbelanja terhadap minat kaum muda untuk melakukan pembelian dari toko e-commerce di Solo Raya. Penelitian penjelasan semacam ini menggunakan metodologi kuantitatif. Remaja dari wilayah Solo Raya yang berusia antara 15 dan 25 tahun menjadi populasi penelitian. Purposive sampling digunakan untuk memilih sampel 129 peserta dari survei online yang diselesaikan. Komputer SPSS 23.0 digunakan untuk analisis regresi linier berganda dari data penelitian. Menurut temuan studi dan analisis data, kepercayaan belanja, keamanan belanja, dan frekuensi belanja semua berdampak pada niat konsumen untuk melakukan pembelian online. Hasil subtes menunjukkan bahwa frekuensi, keamanan belanja, dan kepercayaan belanja secara signifikan mempengaruhi kemungkinan melakukan pembelian online.

PIPIT IRAWATI

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar Matematika di Sekolah Dasar dibutuhkan analisis kebutuhan awal pengembangan pembelajaran Matematika. Tujuan dari penelitian ini bertujuan menciptakan desain pembelajaran yang menyenangkan di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian berupa pengamatan,angket, dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data instrument awal diketahui bahwa motivasi dan hasil belajar Matematika di SD Gugus Pucang Harapan pada pembelajaran Matematika masih rendah. Nilai rata-rata motivasi belajar siswa hanya sebesar 61 dengan tertinggi yaitu 85 dan nilai terendah yaitu 45. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 43,9 dengan katagori rendah sedangkan nilai tertingginya yaitu 85 dan nilai terendahnya yaitu 45. Hasil belajar pada pembelajaran Matematika masih rendah disebabkan oleh banyaknya hapalan rumus, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran, orang tua menggangap Matematika pelajaran penting daripada pelajaran lain sehingga nilai anak harus bagus itu menjadi beban bagi anak, serta anak kurang memahami pembelajaran Matematika karena banyaknya materi yang diberikan. Analisis awal kebutuhan pengembangan metode pembelajaran Matematika dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya sehingga hasil pembelajaran Matematika di Sekolah dasar dapat meningkat.

Kikip Pranata; Supratman Zakir; Muhiddinur Kamal; Yelfi Dewi S

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kegiatan keagamaan merupakan kegiatan yang berada di luar program yang tertulis pada kurikulum, umumnya pihak sekolah menyediakan waktu untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Menyelenggarakan kegiatan keagamaan untuk menciptakan anak didik yang rajin, taat dan patuh dalam mengamalkan ajaran agamanya. Siswa di SDN 14 ATTS cenderung kurang memiliki dasar atau landasan yang kuat dalam beragama dan mengamalkan, menarik untuk dikaji lebih dalam dengan tujuan penguatan nilai-nilai keberagamaan siswa dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah model pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1). Evaluasi Context, kegiatan keagamaan SDN 14 ATTS memberikan kontribusi dan manfaat yang sangat besar bagi stakeholders. Kegiatan ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2). Evaluasi Input kegiatan keagamaan yang telah dilakukan melibatkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang ada. Strategi kegiatan keagamaan sudah termasuk dalam kategori baik. Pembiayaan juga lancar. Ruang lingkup kegiatan ini melibatkan seluruh siswa. 3). Evaluasi Procces bahwa penanggung jawab kegiatan keagamaan di SDN 14 ATTS adalah kepala sekolah dan majelis guru kegiatan yang ditujukan untuk kelas III, IV, V dan IV. 4). Evaluasi Product kegiatan keagamaan memberikan pengetahuan untuk mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.  

Brigita Manik; Wildan Khairul Umam; Fery Irawan; Meyeti Veronica; Misnawati Misnawati +2 more

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research aimed to describe the real action of the Reading and Learning center “Ransel Buku” Center to increase children's love of books and literacy activities in Petuk Katimpun Village, Jekan Raya District, Central Kalimantan Province so that it can become an inspiration and motivation for readers to actively participate in foster and promote a love of books and literacy activities for the community, especially for children in the surrounding environment. This research was conducted using a descriptive qualitative method. The data collection method in this study was the interview method, namely by conducting a dialogue with the founder of the Reading and Learning center “Ransel Buku” and making direct and indirect observations. From the results of the data obtained, it can be concluded that Reading and Learning center “Ransel Buku” from its inception to today has provided real action in fostering children's love of books and literacy activities. This can be seen from the various activities carried out such as book reading activities, teaching and learning activities, “Ransel Buku” boat, and many others. In addition, the number of reading books available in Reading and Learning “Ransel Buku” ack has reached 8,000 book titles. The Reading and Learning center“Ransel Buku” has won many awards both at the provincial and national levels.

Atun Lestari; Rahma Sabila; Difa'ul Husna; Yuhan Anendi; Aries Anang Anshori

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian kami buat dengan kesesuaian tema yang disarankan pembimbing dosen kami yaitu peristiwa dimana anak tunadaksa bisa berkembang dengan baik dengan dukungan orang tuan dan guru disekolahnya. Dengan tujuan para orang tua dan guru bisa sadar bahwasanya anak adalah titipan tuhan yang akan dipertanggung jawabkan di akhirat. Pada penelitian ini menggunakan kualitatif metode diskriptif yakni suatu metode yang meneliti sekelompok manusia atau objek, suatu kondisi, atau gejala mengenai populasi atau daerah tertentu dengan mendeskripsikan data yang telah dikumpulkan. Hasil yang di temukan tidak semua anak tunadaksa memiliki pikiran yang divabel juga tetapi berkat orang tua dan guru bisa berfikir seperti orang normal. Kesimpulannya adalah anak tunadaksa bisa menjalankan hidupnya dalam sehari-hari dengan kemampuan yang ada dan tingkat kecerdasanya normal seperti anak-anak umumnya.

Abdullah Syafi’i; Septi Gumiandari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bahasa adalah alat komunikasi untuk menyampaikan maksud atau tujuan dalam hal ini kemajuan bangsa mungkin sangat penting dalam memimpin perkembangan yang lainnya khususnya untuk anak-anak usia dini yang memang masih perlu dilatih. Dalam penelitian ini bertujuan agar mengetahui media story telling ini dapat meningkatkan kecerdasan bahasa khusunya pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan mengumpulkan analisis data dan fakta lapangan dengan mewawancarai narasumber yang melibatkan guru taman kanak-kanak. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwasannya media story telling dapat meningkatkan kecerdasan bahasa pada anak usia dini, namun tidak luput dari kreatifitas guru itu sendiri dalam penyampaian pembelajaran dalam media ini.

Nur Hidayatun; Ranti Fadhila Simatupang; Shofiyatul af-idah

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Akhlak merupakan bentuk jamak dari kata khuluk, berasal dari bahasa Arab yang berarti perangai, tingkah laku, atau tabiat. Sama seperti adab akhlak sudah hilang karena terkikis oleh zaman banyak dari pelajar yang tidak punya akhlak sama sekali padahal imlu adalah diatas akhlak. Rasulullah shollallahuَ ‘alaihiَwaَsallamaَ bersabda,َ “Bukan termasuk umatku yang tidak menghormati yang lebih tua dari kami dan tidak menyayangi yang lebih kecil dari kami serta tidak mengetahuiَhak orangَberilmu dariَ kami”. Adab seserorang sudah dilatih saat anak–anak nanti dewasa tinggal memperhalus. Zaman sekarang adab itu mulai hilang baik adab kedapa orang tua, orang lain dan guru itu semu pudar tertelan zaman. Banyak dari kalangan pelajar tidak mempunyai adab terutama pembeljaran online ini adab murid seperti hilang total, saat ditai guru atau dosen semua orang terdiam dan biasanya hanya satu yang menjawab, bahakan salam salam saja lama sekali untuk menjawab padahal menjawab salam itu wajib. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dan merupakan jenis penelitian kualitatif. pengetahuan Islam tentang konsep akhlak dalam menuntut ilmu menurut hadis serta pengaruh zaman terhadap akhlak para peserta didik.      

Fadilla Aini Nasution; Sarah Ramadhani; Muhammad Basri

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Metode Rasulullah dalam aktivitas pengajaran adalah bentuk Pertanyaan logis atau pasional metode Ini biasanya, beliau tempuh dalam rangka Menyadarkan Seseorang, tentang kebenaran Metode berdiskusi ini mengenai Pemecahan masalah Sebagai mana Pula Rasulullah berdiskus, Kepada Para Sahabatnya memberikan Pengabaran fentang perilalu melalui teladan yang baik dan Pengajaran oleh keesaan Allah.Ada banyak metode dalam pengajaran yang diterapkan Oleh guru di  Salah satunya metode diskusi metode ini menekankan pada Interaksi antara sesama Peserta didik dan juga guru dalam Membahas atau mencari solusi Pembelajaran materi. Rasulullah SAW merupakan salah satu contoh dari beberapa amalan pembelajaran yang baik. Sebelum mengajar, guru harus menjelaskan kepada siswa tentang keutamaan ilmu dan pencarian ilmu, sehingga siswa merasa membutuhkan ilmu. Kemudian menggabungkan pengajaran dan pendidikan, yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi menumbuhkan perilaku peserta didik menjadi manusia yang berakhlak baik. metode pembelajaran yang sesuai yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, kemudian evaluasi. Guru juga harus memperhatikan dan memuji siswa agar siswa merasa dihargai dalam meningkatkan pembelajarannya. Selain itu, guru harus mengetahui potensi dan kemampuan berpikir siswa sehingga dapat menilai tingkat belajar siswa.

Hariri Dwi RSG

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang sudah akrab kita dengarkan setiap hari yang bukan merupakan bahasa ibu untuk orang Indonesia. Oleh karena itu, tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui media pembelajaran yang sesuai yang dapat mengembangkan kemampuan bahasa Inggris  anak yang dituntut untuk menjadi generasi yang siap bersaing secara internasional. Selain itu, dengan adanya penulisan ini, anak akan lebih terstimulasi dan mendapatkan hasil yang optimal di pembelajaran bahasa Inggrisnya. Teknik pengambilan data dari 3 sekolah yaitu dari TK Setya Bakti, TK Baiturrahim dan juga TK Adhisiwi dengan menggunakan teknik wawancara dan angket.

Heri Rusli Effendi; Siminto Siminto; Muslimah Muslimah

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Education is the basic thing that is needed by humans to face the challenges of life, education also plays a very important role in determining the future of future generations. The educational process, both the means and methods, always evolves to keep up with the times, so educators or designers of educational methods must always update to adapt to the challenges of the times. So that we are not left behind by the progress of the times and advances in information technology. Currently we are in the millennial era of Generation X or what we are more familiar with calling it the Now Age, so it is imperative that all educational patterns, methods and educational facilities adapt to the Minenia Era or the Now Age Generation. Advances in technology in the field of information and communication is a useful thing in the world of science. Likewise with our children, they live not in our time, they live with the challenges of technological progress and information that is so fast, our children should always be able to keep up with the times and take advantage of technological advances to make it easier for them to carry out the learning process and obtain various information. useful for life. So the authors think it is very important for children to always interact with current information technology developments.

PIPIT IRAWATI

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dampak yang paling menonjol pada pandemi Covid-19 adalah penutupan sekolah dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) daring. Guru memberikan bahan pembelajaran dengan memanfaatkan jaringan internet. Guru hanya memberikan bahan pembelajaran melalui zoom padahal peran guru di sekolah bukan hanya memberikan bahan pembelajaran tetapi juga mengasah bakat minat anak. Setiap anak itu unik dengan kemampuan yang luar biasa untuk dikembangkan sesuai dengan potensinya. Guru dalam mengembangkan bahan pembelajaran juga harus memperhatikan potensi anak.Tujuan dari jurnal non penelitian ini adalah peran guru untuk mengembangkan bakat minat siswa di sekolah. Memaksimalkan potensi anak berkaitan dengan bakat dan minat anak juga perlu berkolaborasi dengan orang tua untuk mewujudkan bakat tersebut.

Ucik Fatimatuzzahro; Yohanna Andriani N. H.; Gita Laksmi Zalsabilla

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan teknologi yang semakin pesat tentunya mempengaruhi aspek kehidupan manusia. Salah satunya ialah aspek sosial masyarakat. Contoh konkret dari perubahan tersebut adalah marak terjadinya fenomena pergantian kelamin. Hal tersebut tentunya memberikan dampak yang besar karena berkaitan dengan perubahan status seksual seseorang tersebut. Fenomena ini banyak menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat terutama dalam hal pembagian waris. Dari fenomena tersebut, timbullah permasalahan hukum yang baru berkaitan dengan pembagian waris terhadap anak yang melakukan pergantian jenis kelamin tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji terkait pembagian harta waris terhadap anak yang melakukan pergantian jenis kelamin dalam perspektif Hukum Perdata dan Hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif dengan mengumpulkan data kepustakaan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah dalam Hukum Perdata tidak terdapat pengaturan yang secara khusus mengatur terkait perubahan jenis kelamin dan pembagian warisan yang sama rata. Sedangkan dalam perspektif Hukum Islam, pergantian jenis kelamin merupakan hal yang diharamkan maka pembagian warisannya pun dilakukan berdasarkan dengan jenis kelamin awal dari seseorang yang melakukan pergantian jenis kelamin.    

Frico Nur Malikilmulki Muhammad; Aditya Putra Rianda

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Ahli Waris Pengganti adalah bukan salah satu ahli waris sejak awal, tetapi karena keadaan kerabat menurut hukum, Ahli Waris dapat menjadi ahli waris dan mewarisi sebagai Ahli Waris jika Pewaris tidak meninggalkan  seorang anak, melainkan meninggalkan seorang cucu baik laki-laki maupun perempuan melalui anak laki-laki. Dalam KUH Perdata ada yang disebut dengan plaatzvervulling wasiat yang mengikat, dalam pasal 185 KHI disebut ahli waris yang dilindungi, bukan ahli waris pengganti. Di Indonesia kedudukan ahli waris pengganti pada prinsipnya tidak dapat dipisahkan dari kedudukan hukum waris Islam di Indonesia. Ayat 2 Pasal 178, Pasal 181, 182 dan Pasal 185 KHI menjelaskan bahwa ahli waris pengganti memiliki pembatasan terhadap ahli waris menurut garis kekerabatan sampai ke garis cucu, dan garis ahli waris laki-laki dapat diangkat kembali oleh kedua anak laki-laki tersebut. dan perempuan. Pelaksanaan syariat Islam tidak dapat dipisahkan dari prinsip kepribadian Islami. Munculnya prinsip kepribadian Islami ini awalnya dikaitkan dengan lahirnya teori resepsi di kompleks Van den Berg. Teori penerimaan secara keseluruhan pada dasarnya dijelaskan bahwa hukum adat di Indonesia adalah hukum setiap agama, maka hukum bagi penduduk asli menganut agama Islam adalah hukum Islam, yang juga berlaku bagi non-muslim.  

Riska Anisa Indriyani; Wahyu Lestari; Farid Setiawan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan menempati urutan terpenting dalam kehidupan. Sekolah adalah tempat anak-anak untuk mengenyam pendidikan. Pendidikan yang bersifat pengetahuan umum dan pendidikan keagamaan pasti dipelajari di sekolah. Keberhasilan pendidikan di sekolah juga mengacu kepada manajemen kegiatan pembelajaran sebagai barometernya. Rumusan masalah yang dikaji dalam artikel ini ialah mengenai pentingnya manajemen pendidikan terhadap pembentukan karakter siswa. Dalam hal pendidikan karakter tentu kita tidak bisa lepas dari pembelajaran agama, yaitu adab dan akhlak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa penting manajemen organisasi dalam pendidikan ini untuk mencetak peserta didik yang berkarakter atau memiliki karakter yang baik. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan, yang diambil dari jurnal, makalah, artikel, buku dan skripsi mahasiswa akhir.