Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1041-1060 of 5,926

Analytics

Parastu, Rakheda Andria; Aziz Kustiyo; Agmalaro, Muhammad Asyhar

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Dedak padi merupakan salah satu pakan yang penting bagi ternak. Penurunan kualitas dedak padi dapat terjadi ketika dedak padi dicampur dengan bahan lain seperti sekam padi.  Dedak padi yang dicampur sekam akan mengalami peningkatan kandungan lignin. Dengan demikian, kandungan lignin dalam dedak padi dapat dijadikan indikasi adanya campuran sekam dalam dedak padi. Salah satu metode untuk mengetahui kandungan lignin tersebut adalah dengan uji laboratorium melalui reaksi pewarnaan dengan larutan phloroglucinol. Pada penelitian ini, estimasi kandungan lignin dilakukan dengan menggunakan probabilistic neural networks (PNN) berdasarkan citra campuran dedak padi dan sekam hasil reaksi pewarnaan larutan phoroglucynol. Terdapat 11 kelas dalam penelitian ini yang mewakili 11 komposisi campuran dedak padi dan sekam. Untuk mengetahui kadar lignin dari 11 kelas tersebut, dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu. Sebagai input PNN, digunakan fitur histogram dari citra hasil reaksi pewarnaan tersebut dengan lima variasi jumlah bin (interval). Pada penelitian ini digunakan dua model warna citra yaitu model warna RGB (red, green, blue) dan HSV (hue, saturation, value). Pembagian data latih dan data uji untuk PNN menggunakan skema 3-fold cross validation dengan total jumlah data sebanyak 132 citra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi tertinggi PNN sebesar 79.54% dan akurasi rata-rata 75,75% untuk kedua model warna citra.

Dermawan, Steven; Afifah Trista; Ahmad Abdullah Hisyam; Elianna Katherine Untoro

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Penelitian ini membahas implementasi kerangka kerja COBIT 5 dalam manajemen risiko teknologi informasi pada UMKM XYZ, dengan fokus pada evaluasi domain APO12 (Manage Risk) dan EDM03 (Ensure Risk Optimisation) untuk mengukur kapabilitas tata kelola TI. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa UMKM XYZ berada pada Level 4 (Performed Process), yang menunjukkan bahwa manajemen risiko telah berjalan secara konsisten, meskipun masih perlu penyempurnaan, seperti rencana penanganan risiko yang terdokumentasi dan prosedur komunikasi serta eskalasi yang jelas. Analisis risiko mengidentifikasi 8 faktor risiko dengan 21 risiko, terdiri dari 3 risiko tinggi dan 18 risiko sedang. Rekomendasi yang diajukan untuk meningkatkan kapabilitas manajemen risiko antara lain menyusun rencana penanganan risiko yang terdokumentasi, memperbaiki prosedur komunikasi dan eskalasi, serta menyusun kebijakan manajemen risiko yang komprehensif. Langkah mitigasi yang disarankan meliputi penyusunan disaster recovery plan, pemeliharaan rutin sistem, backup data berkala, solusi jaringan alternatif, dan monitoring laporan keuangan serta kondisi perangkat keras. Dengan implementasi rekomendasi ini, UMKM XYZ diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas tata kelola risiko TI dan menghadapi tantangan teknologi secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Zuhrohfi Immaroh, Nundiah; Pamungkas, Edy Tya Gullit Duta; Muniroh, Amirotul

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Di Kota Pasuruan Ikan medai dan udang yang belum dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam menghasilkan produk pangan bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi ikan medai dan udang sebagai bahan baku penyedap rasa alami. Metode yang digunakan meliputi pembuatan bubuk penyedap rasa berbahan ikan medai dan udang kemudian dilakukan analisis sensori untuk mengetahui penerimaan penyedap rasa berbahan ikan medai dan udang. Atribut sesnsori yang diuji meliputi rasa, aroma, warna, dan overall. Analisis data pada uji hedonik dianalisis menggunakan software statistik SPSS Statistic 22. Hasil penelitian menunjukkan untuk atribut rasa yang paling disukai panelis ialah berturut-turut dari sampel yang berbahan dasar udang, kombinasi ikan-udang, dan penyedap rasa berbahan dasar ikan medai dengan nilai 3.25;3.02 dan 2.78, warna bubuk penyedap rasa yang paling disukai panelis ialah berturut-turut dari sampel yang berbahan dasar udang, kombinasi ikan-udang, dan penyedap rasa berbahan dasar ikan  medai dengan nilai 3.25; 2.93; dan 2.80. Sedangkan untuk atribut aroma, yang paling disukai panelis ialah penyedap rasa berbahan ikan medai dan udang, selanjutnya penyedap rasa berbahan udang dan nilai terendah ialah penyedap rasa berbahan ikan medai dengan nilai berturut-turut 3.12;2.83; dan 2.62. Penerimaan secara keseluruhan adalah pada penyedap rasa berbahan udang, kombinasi ikan medai dan udang dan yang terakhir ikan medai dengan nilai berturut-turut 3.38, 3.13 dan 2.90.

Rifani Priharyanti; Supardi U.S

Jurnal Inovasi Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Getting satisfactory student learning outcomes is the most expected goal by all teachers. However, if the reality is not as expected, especially in elementary school units, of course, teachers' steps do not stop to improve and achieve the main goal. That is what happened to students in grade VI of SDN Harjasari 1, South Bogor District, Bogor City, where the Writer is assigned. The lack of student learning activities in the classroom is the main cause of not getting maximum learning results. For this reason, the author conducted research by applying the Group Investigation Learning Model  as a step to maximize student learning outcomes in the classroom. By forming heterogeneous groups to carry out Natural and Social Science practice activities on artificial vegetative plant propagation, students are more active and can provide group results that are inventions. As a result, students were able to show an increase in learning outcomes well, from 81.5% in the first cycle to 92.6% in the second cycle. Conveying the results of group work, discussing, expressing discoveries while practicing, being thorough, appreciating the work of other groups and providing good learning results is proof that by applying the Group Investigation learning model  has succeeded in achieving the research goals expected by the author. However, this achievement does not indicate that this is the end of the learning model in the teaching and learning process in schools. Educators should use a variety of more interesting learning models to achieve their desired educational goals and as a way to improve their quality as professional teachers at the elementary school level in Indonesia.

Yuniar, Rifki Nika; Saputra, Faturokhman Nur Ari; Wardani , Sinta Bella Yulia Puspita Tri; Shafrani , Yoiz Shofwa

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Studi ini bertujuan untuk menelaah kinerja produk pembiayaan di BPRS BAS Purwokerto menggunakan pendekatan Matriks Boston Consulting Group (BCG). Produk yang dianalisis meliputi Murabahah, Multijasa, Qardh, Sewa, Mudharabah, dan Musyarakah. Berdasarkan hasil analisis, produk Murabahah dan Multijasa berada pada kuadran Stars, menandakan pangsa pasar besar dan pertumbuhan tinggi. Produk Sewa menempati kuadran Cash Cows dengan pangsa pasar besar namun pertumbuhan rendah. Sementara itu, produk Istishna, Qardh, Mudharabah, dan Musyarakah terletak di kuadran Dogs, yang mengindikasikan mempunyai pangsa pasar terbatas serta laju pertumbuhan yang rendah.. Strategi untuk diusulkan meliputi perluasan pasar untuk Stars, optimalisasi operasional untuk Cash Cows, serta evaluasi dan inovasi produk pada Dogs.

Rila Kontensa; Mitra Lusiana

Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa 2025 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

This study aims to analyze the effect of French nail art design results without and with the overlay technique in terms of beauty, texture, and durability. Nail art has rapidly developed alongside modern beauty trends, especially among women. The French manicure, known for its classic and elegant look, has evolved with the addition of overlay techniques to improve the final outcome. The overlay technique adds a protective layer intended to strengthen, enhance, and increase the longevity of nail art. This research used a quantitative experimental method with a quasi-experimental design. The sample consisted of six students from the Cosmetology and Beauty Education program at Universitas Negeri Padang, divided into two treatment groups: three participants received French nail art without overlay (X1), and the other three with overlay (X2). Assessment was conducted by seven panelists, including academic and industry experts. The findings showed that the use of the overlay technique resulted in higher scores across all evaluated indicators. The average scores for beauty, texture, and durability using the overlay technique were 3.57, 3.43, and 3.57 respectively, while without overlay they were 2.57, 2.43, and 2.71. T-test analysis revealed significant differences between the two treatments. Therefore, the overlay technique is concluded to be more effective in enhancing the quality of French nail art. These findings provide valuable insights for beauty professionals in selecting the most appropriate and efficient technique for clients’ needs.

Atiyani Atiyani; Supardi U.S

Jurnal Inovasi Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Pembelajaran matematika kelas II SDN Megamendung 03 Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor didominasi oleh guru dan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran di kelas menjadi tidak kondusif yang ditandai dengan siswa kehilangan minat belajar, kantuk dan hanya sedikit orang yang memperhatikan saat proses pembelajaran berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan model pembelajaran Demonstrasi dengan 25 subjek penelitian. Penelitian dilakukan dalam dua tahap perbaikan mengenai materi pengurutan angka dan penjumlahan angka. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan guru mengalami peningkatan yang memuaskan, yang pada gilirannya meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar siswa. Aktivitas siswa meningkat dari 70,66 pada siklus I dan 85 pada siklus II. Nilai ujian akhir siswa juga meningkat dari 60% pada siklus pertama menjadi 96% pada siklus kedua. Dengan menggunakan model pembelajaran Demonstrasi, dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Megamendunng 03, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Guru harus menerapkan model dan metode pembelajaran. Model Pembelajaran Demonstrasi dapat mendorong motivasi belajar, siswa aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran dan mudah mengingat pelajaran yang diajarkan oleh guru.

Irman Irman; Supardi U.S

Jurnal Inovasi Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Many teachers complain about the low learning outcomes of students in Mathematics lessons. This situation also occurred in grade IV at SDN Megamendung 01 related to learning the number of thousands. One of the causes of the lack of learning achievement is the lack of students' understanding of the number of thousands. As professional educators, teachers must be able to hold an active, creative, and fun learning process for students. Thus, it is hoped that it can encourage the improvement of student activities and learning outcomes through appropriate methods. This research was carried out at SDN Megamendung 01 Megamendung District, Bogor Regency from March to May 2025 in two cycles, involving 17 students, consisting of 8 boys and 9 girls. This research provides benefits both theoretically and practically for students, teachers, and related educational institutions. The order of learning improvement actions in the form of learning thousands of numbers from: (1) sorting numbers from small to large, (2) sorting the largest to the smallest using the number card tool in the teaching of Mathematics Class IV. The findings of the study show that there is an increase in student learning achievement through improving the learning process until the second cycle by applying the Tike And Give Learning Model. Learning achievement can be seen from the increase in final grades from the beginning of cycle I to cycle II. Where the average test score in the pre-cycle increased from 50.59 to 61.48 in the first cycle and to 80 in the second cycle. Therefore, it is hoped that teachers can improve their ability to manage the classroom and have an appropriate learning model to increase student participation and learning outcomes.

Febri Lian Putra; Ferdi Dwi Alvianto; Sigra Santika Satria Dhani; Abdul Rachman Syam Tuasikal

Jurnal Inovasi Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to describe the effect of implementing Teaching at the Right Level (TaRL) on improving Physical Education (PJOK) learning outcomes for students. This research is a Classroom Action Research (CAR) with a design model based on Kurt Lewin's opinion, which consists of four stages: Planning, Acting, Observing, and Reflecting. The research subjects were 40 seventh-grade students of SMP Labschool Unesa 3 in the 2024/2025 academic year. The data collection instrument used in this study was a learning outcome test on the Indonesian Children's Gymnastics Practice Material. This research was conducted over two cycles, each consisting of two meetings and one assessment, which consisted of four stages: planning, action, reflection, and evaluation, from late April to mid-May 2025. Data were analyzed at each cycle, and percentage analysis was performed. The learning outcomes in the first cycle showed that 54% of students achieved mastery, with an average score of 73.19. An improvement was seen in the second cycle, with 80% of students achieving mastery, with an average score of 80.11. Based on the results of this study, it can be concluded that the implementation of Teaching at the Right Level (TaRL) can improve the learning outcomes of seventh-grade students of SMP Labschool Unesa 3 in the Indonesian Children's Gymnastics Practice Material.

Khoiriyah, Siti; Pratama, Gama

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan strategis dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Namun, UMKM menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, kurangnya pemanfaatan teknologi, serta kendala dalam pemasaran produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi UMKM, mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dan sektor swasta, serta merumuskan strategi pengembangan yang aplikatif dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang mencakup pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi akses pasar dan teknologi dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM secara signifikan. Selain itu, peningkatan proses pembelajaran dalam UMKM sangat penting untuk mendorong inovasi produk dan perbaikan kinerja usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan UMKM harus terintegrasi dengan pemberdayaan sumber daya manusia, peningkatan akses permodalan, dan pemanfaatan teknologi digital. Dukungan kebijakan yang memudahkan akses pembiayaan dan regulasi yang ramah terhadap UMKM juga menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan sektor ini. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM yang lebih efektif, sehingga UMKM dapat tumbuh dan berkontribusi lebih optimal terhadap perekonomian nasional.

Dede Nurhayati; Supardi Supardi

Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Canva learning media is an online learning platform for graphic design in various creative designs to facilitate its users such as designing posters, infographics and presentations. Not only for designing but can be used as a learning medium for teachers, students and schools in classroom learning. The purpose of this study was to determine the influence of perceptions on the use of Canva interactive media and students' learning interests on students' Mathematics learning outcomes at SMPN 2 Cianjur. This study uses a Quantitative Approach with the Survey method. The research design used is multiple linear regression analysis. The research sample was 35 students at SMPN 2 Cianjur. Based on the results of the research data analysis, 76% of responses were obtained based on the questionnaire distributed, respondents agreed that there was an influence of perceptions on the use of Canva interactive media and students' learning interests on mathematics learning outcomes.

Eko Nursanty; Au Yong Hui Nee; Gita Sugiyarti; Aris Mardiyono; Tri Widayati +1 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pasar tradisional memainkan peran penting dalam memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya tarik pariwisata internasional. Pasar Seni di Kuala Lumpur adalah contoh utama dari keberhasilan transformasi pasar tradisional menjadi tujuan wisata budaya. Inisiatif community engagement ini merupakan kolaborasi antara Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang dan Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan tentang strategi branding untuk Pasar Seni sebagai destinasi pariwisata internasional. Metode yang digunakan antara lain lokakarya partisipatif, diskusi dengan pemilik bisnis lokal, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pelestarian budaya, pemasaran digital, dan keterlibatan masyarakat lokal menjadi faktor kunci dalam memperkuat citra Pasar Seni sebagai destinasi wisata global. Rekomendasi diberikan untuk pengembangan strategi branding untuk pasar tradisional di Asia Tenggara.    

Agustinus Sungsang Nana Patria; Amrita Winaya Shita Dewi; Pramesta Armanisag Pangestuti; Thomasonan Lutfie Prananto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Kemuning merupakan salah satu Desa yang terletak di Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar Jawa Tengah. Desa Kemuning mempunyai potensi dalam bidang pariwisata yang dikenal luas oleh masyarakat. Dalam proses pengembangan desa, salah satu permasalahan yang ada pada Desa Kemuning adalah kurangnya perhatian masyarakat tentang pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proses konstruksi. Sehingga Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Semarang melaksanakan kegiatan pengabdian yang berlokasi di Desa Kemuning yang berupa penyuluhan terkait pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proses pembangunan dan pengembangan Desa Kemuning. Metode kegiatan yang digunakan untuk tercapainya tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah survei untuk mengetahui kondisi masyarakat dan lingkungan, analisis mengenai penyuluhan yang terkait pengetahuan masyarakat mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penyusunan materi tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat Desa Kemuning. Berdasarkan hasil dari proses kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kemuning yang berupa penyuluhan mengenai pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk pelaksanaan konstruksi, dapat memberikan tambahan pengetahuan dan peningkatan sikap kehati-hatian dalam bekerja dibidang konstruksi dan warga semakin tahu item-item yang wajib digunakan dalam memenuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Wardhatul Laila; Naili Mafaaza; Kayla Alisha Ramdhani; Abi Bayu Ermawan; Aliudin Aliudin

Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis 2025 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

The agricultural sector is one of the most important sectors. The majority of rice paddies serve as the main food commodity consumed by the community, making rice farming the majority in the agricultural sector. However, there are challenges in production such as low agricultural efficiency, limited access to resources, and dependence on traditional techniques. Therefore, strategies are needed to improve rice production that can impact the welfare and economy of farmers. The goal of this research is to analyze the condition of rice farming in Banten, specifically in Ciruas. It aims to identify the problems affecting production as well as the efforts that have been made by the government previously. Additionally, the research will provide strategies that are appropriate for increasing production yields and improving the welfare and economy of farmers. In this study, a qualitative research method was used with SWOT analysis method, along with data collection through primary data in the form of interviews and secondary data in the form of a Literature Review. The results showed that rice production in Banten declined to 298.84 thousand hectares and 1.52 million tons of GKG in 2024, but Ciruas District remains a rice granary despite facing many problems such as pests, low selling prices, drought, and extreme weather. Although various efforts have been made, such as training, provision of equipment, and water pumps, a SWOT analysis is needed to evaluate the effectiveness of strategies and plan alternative actions to improve farmers' production yields. Thus, through the SWOT analysis method, it is hoped that paddy field production will increase sustainably, thereby supporting food security and the economic welfare of rural communities in Banten and Ciruas District.

Elfin Warnius Waruwu; Dyulius Thomas Bilo

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2025 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Differentiated Learning in Merdeka Belajar Curriculum has become a major concern in an effort to improve student learning outcomes, especially in Christian Religious Education subjects. This article examines the strategies used in differentiated learning to achieve this goal. The research methodology involves a systematic library study approach, where information related to differentiated learning and Merdeka Belajar Curriculum is collected from various sources in the library. Analysis and synthesis of findings from various sources of information were conducted to identify strategies that are effective in improving student learning outcomes. The results highlight the importance of a differentiated approach in teaching Christian Religious Education, including the use of diverse learning methods and differentiation-based assessment. The implication of the findings is that differentiated learning can be key to creating a learning environment that is inclusive and responsive to students' individual needs. By effectively implementing differentiated learning strategies, it is expected that student learning outcomes in Christian Religious Education will improve, in accordance with the vision of Merdeka Belajar Curriculum to empower every student to reach their maximum potential.    

Maya Aberthina Boru; Adi Saingo, Yakobus

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2025 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pengajaran yang dipimpin guru Kristen jangan hanya berfokus pada pemahaman konsep agama semata, tetapi juga meningkatkan inisiatif siswa dalam pengembangan sikap berkolaborasi, nilai kerja sama, dan keterampilan sosianya. Tanpa adanya kesadaran siswa untuk saling berkolaborasi dalam belajar akan membuat dirinya mengalami ketertinggalan di kelas. Penulisan artikel ini bertujuan untuk membahas mengenai model cooperative learning sebagai pendekatan mengajar yang Alkitabiah untuk meningkatkan kerja sama siswa. Penulisan artikel ini dilakukan dengan pengumpulan data dari dokumen-dokumen ilmiah yang memiliki keterkaitan dengan topik yang sedang didalami. Peneliti melakukan analisis data dengan cara mereduksi yang mengungkapkan hasil bahwa implementasi model cooperative learning sebagai pendekatan mengajar yang Alkitabiah untuk meningkatkan kerja sama siswa dapat dilakukan dengan guru mendorong siswa saling berkerja sama dan saling melayani, guru membantu siswa memahami materi secara utuh, guru membantu siswa untuk saling memotivasi dalam pertumbuhan rohani di komunitasnya, guru mendorong siswa saling mengingatkan untuk menerapkan nilai-nilai Alkitabiah dalam aktivitas sehari-hari, guru membantu siswa memiliki inisiatif saling berkolaborasi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Model cooperative learning yang Alkitabiah memiliki dampak yang penting dalam meningkatkan kerja sama siswa sebagai bentuk sikap yang menjunjung nilai-nilai Kristiani.

Adinda Zahrah; Agnia Rahma Farhillah; Aulia Fitriani Ramadhan; Deliana Putri; Ahmad Aisy Zaki

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

 This study aims to compare student learning outcomes between digital media-based learning and conventional methods. The research subjects consisted of two classes: Class VIII E as the control class, which learned through lectures, dictation, and summarizing, and Class VIII F as the experimental class, which used PowerPoint, the Kahoot application, and instructional videos. The study was conducted over four meetings within four weeks. Pretests and posttests were used to measure learning improvement and analyzed using the n-gain formula. The results showed that the average n-gain score of the control class was higher than that of the experimental class. This indicates that although the experimental class used interactive digital media, the control class demonstrated better comprehension of the material, most likely due to the summarizing activity that helped students focus and internalize the content more deeply. These findings suggest that conventional methods involving active student engagement through note-taking and summarizing still have high effectiveness in learning, and the implications may serve as a consideration in designing instructional strategies suited to students' learning characteristics.

Alinza Zahra Naisyla

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Accurate academic placement and career planning require a comprehensive understanding of students’ intellectual potential. Intelligence tests serve as objective tools to assess cognitive abilities and support counseling services. The aim of this study is to analyze the influence of intelligence test results on counseling recommendations, particularly in academic streaming and career planning. The study results indicate that intelligence test outcomes significantly assist counselors’ decisions, especially when integrated with other psychological data. Appropriate use and professional interpretation of test results contribute to the accuracy and quality of educational counseling services.  

Musyarofah, Ghina Ainun; Merlina, Arnita; Ratnaningsih, Nani

Aljabar : Jurnal Ilmuan Pendidikan, Matematika dan Kebumian 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

This study aims to describe students' difficulties in translating word problems into mathematical models in algebra material. Using a qualitative approach, the subjects were seventh-grade students at SMP Negeri 2 Tasikmalaya in the 2024/2025 academic year. Data were collected through questionnaires, interviews, and documentation. The results show that students struggled to understand the meaning of word problems and convert them into correct equations. Common errors included misconceptions about algebraic symbols, such as treating variables as fixed numbers and misusing the equal sign. In addition, students had difficulty identifying essential information needed to construct a mathematical model. Learning activities that focused only on procedural calculations further contributed to these challenges. This study recommends the use of more contextual and meaningful learning approaches, such as Problem-Based Learning and Realistic Mathematics Education, to help students better understand the relationships within problems and accurately express them through appropriate mathematical representations..    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menerjemahkan soal cerita ke dalam model matematika pada materi aljabar. Dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tasikmalaya tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami makna soal cerita dan menyusunnya menjadi persamaan yang tepat. Kesalahan yang muncul meliputi pemahaman yang keliru terhadap simbol aljabar, seperti menganggap variabel sebagai angka tetap dan tidak tepat menggunakan tanda sama dengan. Selain itu, siswa juga tampak kesulitan menentukan informasi penting yang diperlukan untuk membangun model matematika. Pembelajaran yang hanya berfokus pada prosedur perhitungan turut memperkuat kesulitan ini. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna, seperti Problem-Based Learning dan Realistic Mathematics Education, agar siswa dapat lebih memahami hubungan antar informasi dalam soal dan menyusunnya dalam bentuk model yang benar.

Andika Rizqiana Putri; Septi Tri Aksari; Norif Didik Nur Imanah; Yuli Sya’baniah Khomsah

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil ditandai dengan lingkar lengan atas (LILA) kurang dari 23,5 cm dan berisiko menyebabkan komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas bubur kacang hijau dalam meningkatkan LILA pada ibu hamil dengan KEK. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada satu subjek, Ny. L, usia 33 tahun, dengan usia kehamilan 18+6 minggu. Intervensi dilakukan dengan pemberian bubur kacang hijau sebanyak 200 ml dua kali sehari selama 10 hari. Hasil menunjukkan peningkatan LILA dari 22 cm menjadi 23 cm. Bubur kacang hijau yang kaya protein, asam folat, vitamin, dan mineral terbukti efektif meningkatkan status gizi ibu hamil. Intervensi ini dapat dijadikan terapi komplementer dalam penanganan KEK.