Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-80 of 562

Analytics

Arie Atwa Magriyanti; Hendri Rasminto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

SMK Negeri 11 Semarang is a school that has four competency skills, namely Graphic Preparation, Graphic Production, Multimedia, and Animation. Every time they enter the beginning of the school year, school socialization and skills competencies are carried out to new students through the Student Orientation Period, using the lecture method from each of the Head of Skills Competencies. Researchers have created an attractive and informative audio-visual presentation media, packed with docudrama stories, namely documentary films. The results of validation tests conducted by expert experts and users show that the documentary films that have been developed by researchers fall into the very good criteria with a percentage of 93.75%. In addition, through the use of the 228 new students as respondents, it can be concluded that the documentary film developed by the author falls into the good criteria with a percentage of 61%.

Iga Farida, Siti Iba; Rochmani, Rochmani

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

The biggest problem for children who are faced with the law is because of Law no. 3 of 1997 regarding Juvenile Court is no longer relevant, both from the juridical, philosophical and sociological aspects. This law does not provide the right solution for the handling of children as children in conflict with the law. Children who are in conflict with the law that is resolved in court, result in mental and psychological pressure on the child who is in conflict with the law, thus disturbing the child's development and development. Thus, there is a need for a criminal law policy in handling bullying. The research method used in this research is juridical empirical by looking at the facts that exist in practice in the field. The research objective is to explain policies in law enforcement against child bullies. Settlement of the criminal law for bullying offenders against student victims of violence at school has not been going well because bullying has not been regulated in a law that specifically regulates it.   Keywords : children, underage, criminal law, policy, bullying.

Nur Aisyah, Shabilla

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Karya Cipta Fotografi dalam Istagram diatur dalam Pasal 40 ayat (1) huruf k UU nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Latar belakang penelitian ini adalah masyarakat kurang memahami akan adanya unsur perlindungan hak cipta dalam setiap karya fotografi yang diunggah dalam media sosial instagram. Ketika seseorang melakukan pengunduhan karya fotografi tanpa ijin dari pemilik karya, walaupun hal ini sudah sering dilakukan, akan tetapi dari sisi hukum akan ada akibat hukumnya dan bahkan menimbulkan sanksi. Permasalahannya adalah adakah negara memberikan perlindungan terhadap kaarya cipta fotografi dan apa akibat hukumnya apabila pengunduhan dilakukan tanpa ada ijin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu penelitian yang didasarkan pada data – data sekunder, yang kemudian dianalisa secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara telah melindungi karya cipta fotografi, melalui Pasal 1365 jo 1367 KIHPer, Pasal 25 UU No 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 40 ayat (1) huruf k dan Pasal 59 UU No 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta dan Peraturan Bersama Menteri Hukum dan HAM dan Menteri Komunikasi dan Informatika No 14 Tahun 2015 dan No 26 Tahun 2015. Akibat hukum apabila seseorang melakukan pengunduhan tanpa ijin maka berdasarkan  Pasal 113 UU Hak Cipta, dapat dipidana maksimal 4 tahun penjara dan /atau denda maksimal 1 Milyar, berdasarkan Pasal 48 UU ITE pidana penjara 8 – 9 tahun dan/atau denga 2 M.   Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Hak Cipta, Fotografi,Media Sosial

Khasanah, Mufidatul; Suliantoro, Adi

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perlindungan konsumen yang menggunakan kosmetik yang tidak terdaftar izin edarnya di BPOM, akibat hukum bagi pelaku usaha kosmetik yang tidak mendaftarkan izin edar produknya ke-BPOM dan solusinya. Metode penelitian yang digunakan Yuridis Normatif, dengan spesifikasi penelitian bersifat Deskriptif Analitis. Perolehan data menggunakan Data Sekunder melalui studi kepustakaan dan Teknik wawancara sebagai pelengkap dari data sekunder yang kemudian dianalisa menggunakan Metode diskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa akibat hukum bagi pelaku usaha kosmetik yang tidak mendaftarkan izin edar produknya ke-BPOM yaitu sanksi administratif dan sanksi pidana sesuai dengan Pasal 45, pasal 60 dan 62 Undang- Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, Pasal 47 Ayat (2) Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 12 Tahun 2020, Pasal 20 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1175/Menkes/Per/XII/2010 Tentang Notifikasi Kosmetik, Pasal 98, 106, 196 dan 197, UUNomor 36Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Solusi dari masalah tersebut adalah bahwa pelaku usaha sebelum mengedarkan produk kosmetik yang dihasilkannya diwajibkan untuk mendaftarkan terlebih dahulu produknya ke- BPOM, agar tidak terjadi komplain, gugatan bahkan sanksi pidana.   Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Kosmetik, Izin edar, BPOM

Ulfa, Jazillatul; Andraini, Fitika

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Earth, water and space as well as the natural resources contained therein under the control of the State are gifts from God Almighty whose functions and uses are for the prosperity of the people. Land for the Indonesian Nation is a source of livelihood and is regulated in the provisions of the Law. The Basic Agrarian Law No. 5 of 1990 lays the foundation on providing legal certainty for land rights for the Indonesian people. Legal certainty is obtained after the land registration process. Land rights that have legal certainty can be transferred or transferred. however, in the process, disputes over land rights still occur in the community. Blocking of Land Rights Certificates is taken as an administrative step in the dispute resolution process, but there is a period of only 30 days to record the blocking of Peru, it is known how the factors of land blocking, how to know the position of the holder of the Land Rights certificate when the block is being blocked and when the period is 30 blocking day is over but the dispute has not been resolved. The type of research used by the writer is juridical normative and descriptive analytical research specification by collecting data by means of literature study and interviews which are presented in a descriptive manner and analyzed in a descriptive qualitative manner. The results of the research and data analysis carried out show the factors that cause the blocking of Land Rights Certificates, namely: a. Gono-Gini distribution of assets, b. Land Rights Holders do not have good faith, c. Distribution of Inheritance, d. Lost Certificate, e. There is an investigation by the Police, f. Land rights confiscated by the State Receivables Affairs Committee (PUPN) in connection with the settlement of State Receivables. Legal protection & the position of the Land Rights Certificate Holder when the blockage is carried out is that the right holder cannot take legal action against the blocked land for 30 days after the block registration was carried out, article 19 UUUPA / PP 241997 regarding registration will not be lost The legal certainty of the rights holder remains attached to it as long as there has been no transfer of rights to the land they own. If the 30 day period of blocking is over but the dispute has not been completed, the blocking will not be removed by law and will remain in effect as long as there is no request for revocation by the applicant or the provisions -Other provisions which become the reasons for the removal of the block in accordance with article 14 of the Regulation of the Minister of ATR / Head of the National Land Agency No.13 of 2017 concerning the Procedure for Blocking and Confiscation, this is because in the Land Office (Semarang) there is no system that can identify or filter out expired blocks.   Keywords: Land Registration, Legal Certainty, Rightsholders, Blocking of Land Rights Certificates, Position of Rightsholders

Rizky Budiyanto, Amelia; Muzayanah, Muzayanah

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Berdasarkan pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Pemerintah Daerah memiliki  tanggung jawab untuk memenuhi hak atas layanan kesehatan warganya sehingga warganegara berhak mendapatkan layanan kesehatan. Dengan demikian Pemerintah Kota Semarang mengesahkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 43 Tahu 2017 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan. Fakir Miskin an anak terlantar di pelihara oleh negara, hal itu tertuang pada pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Melalui program UHC, Pemerintah Kota Semarang memberikan pelayanan kesehatan pada warganya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan jaminan kesehatan terutama bagi warga miskin dan tidak mampu demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tipe penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif, yaitu dengan menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum positif yang berkaitan dengan permasalahan. Penelitian yuridis-normatif sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis, karena dalam penelitian ini penulis berusaha menguraikan kenyataan-kenyataan yang ada atau fakta yang ada dan mendeskripsikan sebuah masalah yang terdapat pada pelaksanaan Peraturan Walikota Semarang No 43 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan. Dengan adanya PBI maupun UHC hal itu telah membantu masyarakat dari segi biaya, namun perlu ditambahkan bahwa Perwal Kota Semarang Nomor 43 Tahun 2017 tersebut belum mengatur lebih rinci mengenai untuk rawat jalan sehingga masih menimbulkan beban biaya yang dirasakan oleh masyarakat. Dan juga pemerintah masih perlu melakukan sosialisasi mengenai program UHC, terbukti di tahun ke-3 (tiga) program tersebut berjalan masih ada masyarakat yang belum mengetahui program tersebut. Sayang rasanya bilamana program tersebut manfaatnya belum bisa dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan. Kata kunci: Implementasi, Jaminan Kesehatan, Warga Miskin  

Rosedevio T, Siti; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Penyalahgunaan narkoba yang dilakukan remaja merupakan suatu permasalahan yang sangat serius. Karena remaja merupakan calon generasi penerus bangsa. Remaja merupakan pilar dari kekuatan sosial yang sangat berperan dalam pembangunan suatu bangsa dan negara. Dalam kurun waktu dekade terakhir permaslahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahgunaan atau pecandu narkoba secara signifikan, hal ini membuat penulis ingin mengetahui Faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penyalahgunaan narkoba oleh remaja di Kabupaten Rembang dan upaya yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Resor Rembang dalam menanggulangi terjadinya tindak pidana penyalahgunaan narkoba oleh remaja di Kabupaten Rembang. Hal tersebut menarik bagi penulis untuk membuat karya ilmiah mengenai tinjauan kriminologi terhadap penyalahgunaan narkoba bagi remaja di wilayah kabupaten rembang. Metode yang digunakan oleh penulis adalah yuridis sosiologis yaitu dengan cara wawancara maupun pengumpulan data baik dari data primer maupun sekunder. Menurut hasil penelitian bahwa Faktor yang paling utama mempengaruhi penyalahgunaan adalah faktor lingkungan dan didikan orang tua. Dalam kehidupan sehari-hari masih banyak dijumpai remaja yang melakukan penyalahgunaan dan polres Rembang dalam menanggulanginya melakukan beberapa hal, yaitu Upaya Represif dalam Bentuk Koodinasi Terbuka dan Upaya Represif dalam Bentuk Koodinasi Tertutup.   Kata kunci : Penyalahgunaan, Remaja, Narkoba

Supraptiyaningrum, Supraptiyaningrum; Muzayanah, Muzayanah

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Setiap negara mempunyai maksud dalam melaksanakan kesejahteraan terhadap rakyatnya. Negara Indonesia memiliki tujuan sebagaiamana yang telah dituangkan pada pembukaan UUD 1945 pada alinea ke-empat. Salah satunya yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh kesempatan dalam mengenyam pendidikan tanpa pandang bulu. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dijelaskan bahwa tujuan pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan peraturan baru soal PPDB, yaitu sistem zonasi yang bertujuan menciptakan suatu pendidikan yang selaras dengan maksud negara serta memeratakan akses layanan bagi peserta didik, maka. Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 membagi atas 3 jalur, yaitu jalur zonasi, jalur prestasi, dan jalur perpindahan orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peraturan sistem zonasi pada Permendikbud No 51 Tahun 2019, mengetahui bagaimana penerapan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 di SMA Negeri 3 Semarang, serta hambatan yang terjadi serta bagaimana solusi yang ditawarkan. Hasil penelitan bahwa SMA Negeri 3 Semarang menerapkan pada Undang-Undang yang berlaku dengan menggunakan jalur PPDB antara lain jalur zonasi, jalur prestasi, jalur prestasi zonasi, dan juga jalur perpindahan orang tua. SMA Negeri 3 Semarang dalam pelaksanaan PPDB menggunakan sistem zonasi, mengakui bahwa banyak siswa berprestasi yang tersisihkan. Dengan demikian, Pemerintah Daerah Jawa Tengah memberikan wewenang kepada pihak SMA Negeri 3 Semarang untuk melaksanakan penerapan jalur tambahan yakni jalur prestasi, dan jalur prestasi zonasi, sehingga melalui jalur prestasi dan prestasi zonasi dapat meminimalisir siswa yang tersisih. Kata kunci : Sistem Zonasi, Implementasi, Permendikbud.

Renandani, Inka; Suliantoro, Adi

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Transportation is a very important aspect of its existence in society, both the transportation of people and goods. One of the well-known online transportation companies in Indonesia is PT Gojek Indonesia. During its development, there have been actions committed by unscrupulous people in the community that harm online motorcycle taxi drivers, namely fictitious / fake orders. Fictitious Order is an order that starts with creating a fake account through an online transportation application that can harm the company.The problem is what is the form of the agreement between the driver and the user and is there the responsibility of PT Gojek Indonesia. The method used in this research is sociological juridical, with data sources in the form of interviews. The results of the analysis were presented descriptively and analytically.The results show that there is no legal regulation that regulates protection for Gojek drivers who experience fictional orders. But from the PT. Gojek provides compensation in the form of compensation money. However, this is not widely used by drivers, because the process of disbursing compensation money takes time, so the driver as the victim prefers to bring the results of the fictitious order himself or sell it to someone else.  Keywords: Protection, Transportation, Gojek

Ratna Anjarsari, Siska; Rochmani, Rochmani

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Pencemaran lingkungan hidup akibat buangan limbah industri menjadi perhatian yang tidak pernah surut. Semakin banyak kasus pencemaran lingkungan hidup akibat buangan limbah industri, hal tersebut sangat mengganggu dan meresahkan kehidupan masyarakat serta mengancam kelestarian fungsi lingkungan hidup. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah yuridis normatif dengan melakukan  penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan literatur- literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang  diteliti. Tujuan penelitian menjelaskan pencegahan dan solusi terhadap timbulnya pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan, upaya pencegahan dan solusi terhadap timbulnya pencemaran lingkungan dengan melakukan perencanana proses produksi yang baik, akurat dan cermat mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia pembantu yang rendah beban pencemaran,  pengontrolan pemakaian air yang hemat dan efisien, memanfaatkan dan menggunakan kembali (reuse) bahan-bahan kimia yang terdapat dalam limbah cair untuk keperluan produksi serta  berupaya memantau limbah hasil pasca proses kegiatan minimasi limbah.   Kata kunci : limbah, lingkungan hidup, pencemaran, pencegahan, solusi.

Dwi Agata, Adelia

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Kecelakaan dalam perjalanan, merupakan sesuatu yang sangat tidak diharapkan, akan tetapi apabila terjadi, kita tidak mampu menghindarkannya. Demikian juga dengan kecelakaan kereta api. Oleh karena itu perlu untuk diteliti, apabila terjadi kecelakaan kereta api, apakah PT KAI Indonesia, dalam hal ini wilayah Daop 4 Semarang, sudah melaksanakan kewajibannya. Penelitian ini bertujuan untuk membahas permasalahan Perlindungan Penumpang Terkait Kecelakaan Kereta Api Indonesia di Daerah Operasi 4 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah Yuridis Normatif, dengan spesifikasi penelitian bersifat Deskriptif. Perolehan data menggunakan Data Sekunder melalui studi kepustakaan dan Teknik wawancara sebagai pelengkap dari data sekunder yang kemudian dianalisa menggunakan Metode diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang telah melaksnakan tanggung jawb dan kewajibannya sesuai dengan Pasal 87, Pasal 157, Pasal 167    Undang-Undang No  23 Tahun 2007  Tentang Perkeretaapian, yaitu melakukan evakuasi secepatnya, membewa ke rumah sakit terdekat, memberikan santunan dengan besaran fariasi antara Rp 500 ribu s/d Rp 50 juta. Bagi penumpang, dapat juga melakukan upaya hukum yaitu dengan cara musyawarah, konsiliasi,mediasi,dan arbitrase, walaupun dalam kenyataannya yang dilakuan adalah mengajukan gugatan gugatan kelompok (class action). Kendala PT. Kereta  Api  Indonesia  Daerah  Operasi  4  Semarang adalah masih banyaknya penumpang yang belum memahami cara klaim santunan Jasa Raharja bagi korban kecelakaan. Kendala lain adalah kurang lengkapnya persyaratan pengajuan  santunan  PT.  Jasa Raharja yang diajukan oleh penumpang.   Kata kunci : PT Kereta Api Indonesia, Kecelakaan, Tanggung Jawab

Prameswari, Galuh Puspa; Andraini, Fitika

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

In our daily needs as a human being cannot be separated from the natural resource that is bestowed by God Almighty, especially water. People choose to consume drinking water produced by the Drinking Water Depot (AMD) business because of the need for clean and healthy water for consumption. But it turns out that health is not always guaranteed because the drinking water produced by the drinking water depot (AMD) refills is still found many germs that cause disease (pathogens) and is not safe for consumption because it does not meet the standard of eligibility. Issues to be discussed are the legal protection of consumers for their rights being violated by business actors in refill drinking water depots in Semarang City, and the settlement mechanisms that can be taken to resolve various violations of refilled drinking water depots that do not have a business license in Semarang City. The approach method used in this research is a normative juridical approach using secondary data in the form of library materials, documents, and other laws and regulations related to the research that will be discussed. And the analysis technique used is descriptive analytical. Legal Protection for Water Depot Consumers whose Rights are Violated by Business Actors of Refill Drinking Water Depot in Semarang City, are regulated in Article 60 and Article 62 of the Consumer Protection Law as well as in Article 28 of the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 736 / Menkes / Per / IV / 2010 concerning Procedures for Supervision of Drinking Water Quality, while the Settlement Mechanism that Can Be Taken to Resolve Various Violations of Refill Drinking Water Depots that Do not Have Business Permits in Semarang City are regulated in Article 47 and Article 48 of the Consumer Protection Law.   Keywords: Consumer Protection, Drinking Water Depot (AMD), Business License

Agustianti, Ria

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Technology assistance is very helpful for community activities including financial institutions, such as the application of Fintech (Financial Technology). Fintech utilizes technology to improve banking and financial services performed by companies by utilizing software technology. Along with the development, Fintech began to have a negative impact, especially from the money loan service or Fintech Peer to Peer Lending (P2PL). the problem is how is the protection for debtors / customers, such as attempts to intimidate customers who have difficulty paying. The method used in this research is normative juridical, namely research based on secondary data, which is then analyzed qualitatively and presented in a qualitative form.Based on the research results, it can be concluded that protection for debtors or customers who feel disadvantaged can take 5 (five) ways, which are regulated in the Consumer Protection Law, OJK Regulation, ITE Law, BI and Government Regulations. Safeguards in the Consumer Protection Law are accommodated in Article 4. OJK's efforts, in collaboration with Kominfo and AFPI, are that if there is intimidation that is detrimental to the debtor, the debtor can submit a complaint report through the website page provided by the OJK and AFPI. Debtors can also report to the authorities. The ITE Law can be seen in Article 26 of the ITE Law. Efforts made by Bank Indonesia, namely BI to form the Bank Indonesia Fintech Office (BI-FTO) and recommend to follow the existing regulations in PBI No. 16/8 / PBI / 2014 and PBI No 18/17 / PBI / 2016 concerning Electronic Money (PBI E-Money).           Keywords: Financial Technology, Legal Protection, Debtor Efforts

Andik Prakasa Hadi; Fandy Achmad Faizal

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

Smartphone retail sales in Indonesia are currently growing very rapidly. Point of Sales Material (POSM) is used to provide information about products to consumers, using displays to stimulate impulsive buying behavior. This study designed a 3D planogram visual media, which can visualize real-time with text, images, and videos. Media that has been developed by researchers is in the very good category with a percentage of 78% for the promoter segment that is more than 1 year and 77% for the new promoter segment who has worked at Samsung retail for less than 1 year. From the results of experalidation and user validation, for the aspect of video visualization and the 3D planogram module that has been developed, the category average AB score is 81-85. The display arrangement process can be done more quickly and precisely because the understanding of the planogram increases.

Setiyo Adi Nugroho; Risti Wulandari

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

SD Mardi Rahayu 01 Ungaran is an elementary school. The learning process still uses conventional methods which make students less enthusiastic in participating in learning and tend to get bored with the material presented. The purpose of this research is to develop interactive Javanese script learning media based on multimedia. The development method in this study uses the Research and Development method. Multimedia-based interactive Javanese script learning media is an alternative in the learning process. Based on the results of the validation, the learning media got a feasibility percentage of 92.5% from internal validator, 90% from external validator, and 81% from the results of user trials, so it can be concluded that the learning media developed was categorized as very feasible to use.

nugroho, sarwo; Sarwo Nugroho; Fa’iqah Salsabil Qadiriyyah

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

Kemajuan teknologi berkembang dengan cepat dan semakin marak di seluruh dunia demikian juga pada masa wabah Covid-19, sehingga memaksa masyarakat dunia untuk menikmati berbagai kemudahan yang telah dihasilkan teknologi tersebut, hampir semua aspek di segala bidang mulai menggunakan komputer untuk memudahkan dalam proses pengerjaan, karena komputer sangat fleksibel dan efisien untuk di terapkan dalam suatu bidang pekerjaan. Dengan berkembangnya teknologi dan informasi berkembang juga sistem 3 Dimensi, yang mulai di pergunakan pada bidang arsitektur, interior dan furniture. Perusahaan Anavil.Co.Ltd memiliki kendala dalam hal melakukan media presentasi untuk memperkenalkan produk baru karena anggaran yang di perlukan untuk membuat media presentasi terbilang cukup besar untuk daerah Semarang. Biaya yang di keluarkan yaitu meliputi pembuatan produk, menyewa rumah contoh dan jasa fotografer. Berdasarkan keterangan di atas maka perlu untuk memperkenalkan sistem baru yaitu sistem final rendering sehingga produk tidak harus di produksi terlebih dahulu melainkan membuat produk dari bentuk 3 Dimensi yang terkesan nyata. Dengan adanya media presentasi berbasis 3 dimensi maka perusahaan Anavil.Co.Ltd akan dapat menghemat anggaran yang di keluarkan untuk membuat media presentasi sekaligus meningkatkan citra perusahaan Anavil.Co.Ltd.

Ahmad Zainudin; Rujiono

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

Ideku dekal jersey salatiga is a creative economy business place in the field of sticker printing for vehicles and sportswear, where every product manufacture requires creative ideas from a designer in making patterns and motifs to make products that consumers want. However, most consumers choose images from Google and other printing companies, which affects designers who have to redesign a product design and pattern that makes production take longer. Based on these problems, this study aims to create and design an interactive Multimedia Catalog in Ideku Dekal Jersey Salatiga using Adobe Flash software based on Android which can be made into 2 types that can be opened on computers and on Android-based cellphones which will make it easier. consumers who order online and can still view the catalog even though they are far away without having to come to Ideku Dekal Jersey Salatiga directly.

Setiyo Prihatmoko; Fajar Kurniawan

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

This research produces Artificial Fiber Spinning Learning Media that applies Augmented Reality (AR) for Class XI Students of TPSB SMK Texmaco Semarang as a learning aid. so that it can be used as a modern, effective, and interactive learning medium. This application was made with the aim of completing the limitations of depicting objects in existing learning media, helping students to more easily learn the material, improving student learning outcomes, and increasing the variety of media in learning. This study uses the Research and Development (RnD) method, using 6 out of 10 research stages, namely potentials and problems, data collection, product design, design validation, design improvement and product testing. The final result of making this learning media is an application in the format android application, used on every android-based mobile phone. The validity value of the media expert obtained a value of 3.2 which was declared feasible, the results of the material expert validation test obtained a value of 3.6 which was declared very feasible, and was able to increase the average value of the artificial fiber spinning subject class XI TPSB SMK Texmaco Semarang which Initially 61.5% with 17 students who had not reached the KKM to 80.5% with 4 students who had not reached the KKM.

Alwi Sofyan; Fitrian Prila Wardani; Wina Agustina

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Desa Patimuan sebenarnya memiliki banyak potensi yang belum banyak diekspos oleh media secara maksimal. Salah satu potensi ekonomi yang ada di desa Patimuan dan menjadi andalan karena sudah dikenal oleh kalangan luas adalah pertanian jeruk. Kebun jeruk yang ada di di desa tersebut seluas 250 hektar. Potensi lain yang sebenarnya belum terekspos secara efektif adalah kebun sayur organik dan tanaman hias. Hal ini memang belum banyak mendapatkan perhatian dari kalangan umum. Selain itu, masih ada beberapa potensi desa yang lain yang seyogyanya dapat lebih ditingkatkan dengan adanya program pemberdayaan masyarakat. Menurut kepala desa Patimuan, Muttaqin. S.Pd.I, masyarakat di desa Patimuan masih harus meningkatkan kemampuannya dalam memaksimalkan potensi di desa ini. Sayangnya, masyarakat yang potensial tersebut masih ketinggalan dalam penguasaan dan pemanfaatan smartphone untuk online marketing. Setelah kami mengetahui kurangnya pengetahuan di bidang teknologi ini, maka kami menawarkan proposal PKM-M yang berjudul "Pengenalan online marketing melalui media smartphone di desa Patimuan, Kecamatan Patimuan Kabupaten Cilacap". Menurut kepala desa Patimuan, Muttaqin. S.Pd.I, masyarakat di desa Patimuan masih harus meningkatkan kemampuannya dalam memaksimalkan potensi di desa ini. Dengan terealisasinya proposal ini kami berharap besar akan adanya perubahan signifikan terhadap masyarakat Desa Patimuan dalam hal pengetahuan teknologi dan penggunaannya. Hal tersebut yang akan menjadikan Desa Patimuan dikenal sebagai desa model di kabupaten Cilacap yang berkecimpung dalam marketing online. Dan bukan hal yang mustahil, jika prosposal yang kami tawarkan ini bergerak maju sesuai yang diharapkan, nantinya Desa Patimuan akan menjadi desa percotohan dan teladan bagi desa lainnya.

Amalia Nuruul Azizah; Devi Riri Yuliyani; Amelia Lestari

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Bahasa ibu merupakan alat komunikasi pertama seorang anak pertama dilahirkan yang berasal dari lingkungan terdekatnya baik dari ibu, ayah, sanak saudara dan juga lingkungan masyarakat sekitar. Bahasa ibu pun sering disebut juga dengan bahasa daerah dimana seorang anak tersebut dilahirkan maka bahasa yang ia gunakan adalah menggunakan bahasa ibu, hal ini dikarenakan agar tetap terjaganya bahasa daerah tersebut dan juga agar tetap lestari. Penggunaan bahasa daerah atau bahasa ibupun berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya dimana keadaan lingkungan tersebut akan terbawa oleh anak hingga besar nanti, lingkungan pun merupakan daerah yang paling dekat dengan anak dan sering berinteraksi sehari-hari. Maka dari itu perlu adanya sosialisasi pelatihan bahasa daerah sebagai penggunaan bahasa ibu. Tujuannya adalah untuk  untuk meningkatkan kemampuan penggunaan bahasa daerah pada anak usia dini dan untuk membentuk dan membangun kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan bahasa daerah sebagai bahasa ibu. Teknik yang digunakan untuk pelatihan ini adalah pengumpulan data, menentukan tema kegiatan, membuat materi kegiatan, melakukan sosialisasi dan pelatihan,dan yang terakhir yaitu mengevaluasi.