Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 73521-73540 of 79,575

Analytics

Saifullah

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to determine whether the village government of Rambahan is economical, and to build infrastructure for community economic empowerment. This research method uses a qualitative method which is sourced from the village office of the Rambahan village government, Muara Bulian District, Batanghari Regency, Jambi. The results of the research carried out concluded that (1) The planning stage of the Village Fund Allocation in the village of Rambahan was in accordance with what was planned by the village government and in accordance with the needs of the community to improve the standard of living of the community. However, the lack of participation of the Rambahan village community in the deliberations on the Determination of the Use of the Village Fund Budget so that there are some parties who have different opinions. (2) The application of the Village Fund Allocation (ADD) for the empowerment of rural communities is appropriate in the view of Islamic economics, because it has implemented quite well the principles of ta'awun and the principle of shura according to the principles of an Islamic perspective. (3) The use of the village fund budget in Rambahan Village, Muara Bulian District can be seen from the success of the financial performance of the village fund budget in Rambahan Village in 2019-2021 in the category like this based on the category and percentage of each statement on average being in the good category andpercentage above 60% until it reaches below 80% success.

Anita Halima; Hidayani Syam

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa pentingnya perhatian dari seorang pembina kepada anak yang di asuh, terkhusus di Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II. Sebagaimana kita ketahui panti asuhan adalah tempat bagi anak-anak yang kurang mendapatkan kebahagiaan, perhatian dalam keluarga. Di panti asuhan inilah semua harapan mereka gantungkan untuk mewujudkan cita-cita yang di dalam rumah tidak mereka dapatkan. Tentunya di panti asuhan anak-anak ini diatur oleh seorang pimpinan yang mana biasa dikenal dengan sebutan pembina panti asuhan, yang akan mengatur, memberi perhatian, menyemangati anak-anak supaya menjadi anak-anak yang mandiri, berbakat, berprestasi dan memiliki kemampuan di bidang khusus untuk kelangsungan hidup mereka di masa yang akan datang. Pembina panti adalah ibu bagi mereka yang membutuhkan limpahan kasih sayang.    

Liza Ulmi Widi Arnaz; Alfi Rahmi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The essence of guidance and counseling itself is to provide understanding, knowledge and skills to individuals in order to achieve optimal independence and potential. The development of guidance and counseling has been increasing rapidly to date not only in schools, but also in society, especially in social institutions, namely orphanages. This happens due to the development of an increasingly advanced world of technology, so orphanage children must have the insight and skills to deal with it. The purpose of this activity is to help and provide understanding to orphanage children regarding the difficulties they face both in the personal, social, learning, and recovery fields. Guidance and counseling services are carried out at the Kisaran Timur Muhammadiyah (daughter) orphanage. The type of research conducted is descriptive qualitative with data collection techniques by observation and interviews. The results of the study revealed that the need for guidance and counseling services in orphanages as a place to complain about their ups and downs in living a life that is certainly different from children in general, this is evidenced by the enthusiasm of those who are passionate about participating in guidance and counseling services.

Meri Syafitri; Alfi Rahmi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The research aims to find out how the palm oil mill workforce and how the production of oil palm smallholders contributes to the income of employees who work in oil palm plantations. The Rokan Hilir method used is interviews and documentation. Sampling was done purposively. The productivity of the palm oil mills is very high because the oil palm farmers are always pressing their superiors to achieve the targets they achieve. Meanwhile, oil palm farmers who have to reach the target of factory employees are unable to calculate how much % of their income is very large, so that the used palm fruit piles up in the factory until they have to fertilize the used palm fruit which is commonly called by the local community as janjangan. The saplings are thrown into the forest or into the oil palm, which the smallholders haven't harvested yet, why throw it back into the oil palm because the saplings can fertilize other palm oil. The research was conducted 3 times to interview employees of the palm oil mill. the pressure of oil palm farmers to achieve the target because their income is already optimal.

Rahmi Anggun Pratiwi; Alfi Rahmi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This study aims to determine the impact of full day school on student learning concentration at SMA Negeri 4 Pariaman. This type of research is descriptive qualitative research where researchers use observation and interview methods. It appears that students are not effective in adjusting themselves to extra hours throughout the day. One of them is the lack of school during the day, students are very tired. Schools that carry out full day school programs have an impact on students, namely physical exhaustion, mental fatigue, and emotional exhaustion. Students also feel bored and bored, bored in learning and arise boredom and fatigue resulting in a lack of student learning concentration during the learning process. Students who usually go to school in the afternoon now go home in the afternoon, plus the assignments or homework given by the subject teacher are too excessive, this has an impact on students being unable to concentrate and forget easily. At the beginning of the full day school program at school, many students complained, were tired, several weeks of full day school, many students did not attend due to illness and some were absent without explanation, each class must have been absent every day, more than five people . So the conclusion is that full day school has an impact on student learning concentration at SMA Negeri 4 Pariaman.

Meri Syafitri; Alfi Rahmi

Sekolah pada hakikatnya mempunyai perasaan yang cukup penting dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku dan berakhlak karimah. Sekolah juga mempunyai peranan penting untuk memberikan pemahaman dan benteng pertahanan agar terhindar dari jeratan negative perkembangan arus globalisasi. Seks bebas itu sifatnya negative karena melanggar norma yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil yang dilakukan peneliti melihat perkembangan siswa terhadap lingkungan disekolah dan peneliti melakukan kegiatan sudah sebanyak beberapa kali dalam kondisi lingkungan serta proses pembelajaran hasil yang didapat siswa semangkin hari semangkin baik dan mulai terjaga yang namanya jauh dari penyimpangan seks bebas dan peningkatan terhadap siswa semangkin terjaga namun yang belum bisa di perbaiki tentang sikap dan etika siswa di SMA SWASTA TUNAS BANGSA. Tujuan dari kegiatan tersebut agar peneliti mengetahui bagaimana perkembangan siswa apakah mereka tahu penyimpangan itu sangat bahaya untuk mereka maka dari itu peneliti mengambil lokasi tersebut untuk dijadikan penelitian. Kata kunci :sikap siswa penyimpangan seks bebas, lingkungan sekolah

Rahmi Anggun Pratiwi; Alfi Rahmi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak full day school terhadap konsetrasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dimana peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara. Dilihat siswa tidak efektif dalam menyusaikann dirinya sendiri pada jam tambahan selama full day. Salah satunya kekurangan sekolah sepanjang hari ini siswa banyak kelelahan. Sekolah yang melaksanakan program full day school berdampak pada siswa yaitu kelelahan secara fisik, kelelahan mental, dan kelelahan emosional. Siswa juga merasa jenuh dan bosan, jenuh dalam belajar dan timbul rasa bosan dan lelah mengakibatkan kurangnya konsetrasi belajar siswa saat proses pembelajaran berlangsung. Siswa yang biasanya sekolah pulang siang sekarang pulang sore, di tambah lagi tugas atau pr yang diberikan guru mata pelajaran yang terlalu berlebihan hal ini berdampak tidak mampu siswa berkonsetrasi dan mudah lupa. Awal berlangsungnya program full day scool di sekolah banyak siswa yang mengeluh, lelah, beberapa minggu dilaksanakan full day school banyak sekali siswa yang tidak hadir dengan alasan sakit dan ada juga yang absen tanpa keterangan, setiap kelas pasti ada yang tidak hadir setiap harinya diatas lima orang. Jadi kesimpulan bawah full day school berdampak pada konsetrasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Pariaman.

Wildana Ikhsan; Alfi Rahmi; Gita Vania Utami

Permasalahan dalam penelitian ini ditemukan bahwa Broken home atau peristiwa perceraian dalam keluarga senantiasa membawa dampak yang mendalam. Kasus ini menimbulkan stres, tekanan dan menimbulkan perubahan fisik dan mental yang dapat dialami oleh semua anggota keluarga, ayah, ibu dan anak. Masalah yang dapat timbul oleh keadaan ini salah satunya adalah perilaku agresif yang ditunjukan oleh anak serta perubahan pada perilaku sosial lainya. Di SMPN 2 Lubuk Basung, di temukan masalah bahwasanya anak yang broken home ini banyak yang memiliki masalah setelah kedua orang tuanya berpisah, karna hal itu memicu anak remaja memiliki perilaku sosial yang sedikit bemasalah, baik itu perilaku nya di masyarakat, sekolah, maupun di dalam lingkungan keluarga sekalipun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku sosial remaja awal korban Broken Home di SMP N 2 Lubuk Basung. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  lapangan  yang bersifat Deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan atau penelitian yang menggambarkan, menuturkan dan menafsirkan suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Di mana penelitian ini memberikan suatu gambaran tentang perilaku sosial Remaja awal korban Broken Home di SMPN 2 Lubuk Basung. Informan dalam penelitian ini terdiri dari  informan  kunci  yaitu  Remaja awal yang menjadi korban broken home, bapak jorong, masyarakat dan orang tua remaja korban broken home. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang  dilakukan dapat dikemukakan bahwa perilaku sosial remaja korban Broken Home di SMPN 2 Lubuk Basung. Seperti menjadi anak yang suka melawan dari sebelumnya serta suka berkelahi dari yang sebelumnya, suka bereselisih dan bertengkar, suka menggoda, Serta menimbulkan perilaku yang agresif seperti meenjadi anak yang keras kepala suka berkelahi dan membangkang kepada orang tua. Memiliki tingkah laku berkuasa, serta suka mentingkan diri sendiri dari yang sebelumnya.  

Mutia Rafika Agustin; Alfi Rahmi

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengentasan masalah siswa melalui tindakan Alih Tangan Kasus yang dilaksanakan di MTsN 5 Solok. Beragamnya masalah siswa yang ditemui tentunya memiliki upaya pengentasan yang berbeda, salah satunya dengan tindakan Alih Tangan Kasus. Tindakan Alih Tangan Kasus dilaksanakan karena permasalahan yang terjadi pada siswa diluar ranahnya Bimbingan dan Konseling. Bermula dari siswa yang diamati didalam dan diluar kelas, lalu ditetapkan menjadi konseli untuk dilakukannya konseling individual, diketahui bahwa penyebab siswa tersebut bermasalah disekolah karena adanya masalah pada kesehatan fisik yang merupakan bukanlah ranahnya Bimbingan dan Konseling. Sesuai dengan ilmu Bimbingan dan Konseling, permasalahan pada kesehatan fisik konseli bukanlah menjadi gawaian Guru BK atau Konselor sekolah. Oleh sebab itu, perlu dilakukannya Alih Tangan Kasus kepada Pihak Kesehatan untuk mengentaskan permasalahan konseli tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi  partisipan dan wawancara dengan siswa serta guru BK.

nurjannah A. malik, nurjannah; Husnul Khatimah; Nunung Andryani

Model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) adalah suatu sistem pembelajaran yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademis dengan konteks dari kehidupan sehari-hari siswa. Tujuan penelitin ini adalah Ingin mengetahui Pengaruh model contextual teaching and learning (CTL) terhadap hasil belajar dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 3 Dompu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang banyak dituntut menggunakan angka mulai dari pengumpulan data, penafsiran dan data, serta penampilan dari hasilnya. Populasi ialah seluruh peserta didik yang berjumlah 79 siswa. Sedangkan sampel yang digunakan adalah siswa kelas X IPS yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sample. Data diperoleh melalui angket siswa dan data hasil belajar  kemudian dianalisis menggunakan rumus regresi linear sederhana. Berdasarkan data tersebut didapatkan hasil model persamaan regresi linier sederhananya adalah : ???? = 57,501 + 0,258 ???? yang dapat dijelaskan bahwa, hubungan variable bebas X (penggunaan model CTL )  dengan variabel terikat Y (hasil belajar)  adalah sangat kuat. Jadi, hasil belajar sangat dipengaruhi oleh penggunaan model contextual teaching and learning (CTL)

Enjela Pulda Putri; Hidayani Syam

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The purpose of this study was to find out how the implementation of Premarital Guidance at the Office of Religious Affairs (KUA) of Kapur IX District and what materials were given by religious counselors at KUA of Kapur IX District during premarital guidance. The research method that the author uses in writing this article is a descriptive qualitative research method with data collection techniques through observation, documentation, and interviews. The sources of data from this study were extension workers at KUA Kapur IX District and books related to this research. The results of this study indicate that the implementation of Premarital Guidance at the KUA of Kapur IX District is carried out every Thursday starting at 10.00 WIB until it is finished. The methods used in providing premarital guidance to the bride and groom are lecture, discussion, and question and answer methods. In the implementation of premarital guidance at KUA Kapur IX District there were several supporting and inhibiting factors in achieving the successful implementation of the premarital guidance. The supporting factors are the willingness of the bride and groom, adequate facilities and infrastructure, and professional extension workers. And the inhibiting factor in the implementation of premarital guidance is that there are still prospective brides who are not punctual in following the guidance and there are still prospective brides who consider this premarital guidance not so important. The pre-marital guidance material given by the counselor to the bride and groom is material about the purpose of marriage, husband and wife's obligations, attitudes that support the realization of a happy/sakinah family, rules for husband and wife association, first night etiquette, mandatory bathing, times when it is forbidden to associate with the husband wife, things that are prohibited in the household, things that can disturb the harmony of the household, and so on.

Muh. Alim Fasieh; Ahmad Fahrurrozi

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Manajemen laba merupakan praktik penipuan pada laporan keuangan sebuah perusahaan atau lembaga yang memiliki beragam bentuk. Pendeteksian tindakan fraud pada laporan keuangan berusaha dianalisis melalui teori Fraud Triangle pada praktik manajemen laba dengan pengujian pada lima variabel independen. Metode penelitian menggunakan uji regresi berganda dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara simultan maupun secara parsial kelima variabel independen berpengaruh signifikan pada praktik manajemen laba perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menunjukkan signifikansi antara deteksi fraud pada laporan keuangan dengan manajemen laba, memandang semua tindak kejahatan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pertama dalam triangle fraud yaitu tekanan melainkan juga peluang dan aktivitas rasionalisasi pelaku fraud.

Affrilia Khusnul Khotimah; Beatrix, Michella

Jurnal Teknik Sipil 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keterlambatan dalam pelaksanaan suatu proyek, seperti pembangunan jalan nasional di Jawa Timur. Pentingnya untuk melakukan analisis terhadap faktor yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inti permasalahan yang menyebabkan keterlambatan dalam pelaksanaan suatu proyek dan memberikan penjelasan secara rinci tentang mengatasi masalah yang terjadi pada proyek. Berdasarkan dari analisis, penyebab yang paling mempengaruhi terjadinya keterlambatan pada proyek jalan nasional di Jawa Timur adalah aspek eksternal dan force major. Aspek ini merupakan faktor-faktor yang tidak dapat diantisipasi dan dihindari, seperti cuaca buruk, kebakaran, dan bencana alam. Aspek lingkup  dokumentasi pekerjaan (kontrak) juga memiliki pengaruh signifikan terhadap terjadinya keterlambatan proyek. Masalah yang terkait dengan lingkup pekerjaan dan dokumentasi yang tidak jelas dapat menyebabkan keterlambatan proyek. Aspek sistem organisasi, koordinasi, dan komunikasi serta aspek sistem inspeksi, kontrol, dan evaluasi juga memil iki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya keterlambatan proyek. Masalah yang terkait dengan sistem organisasi, koordinasi, dan komunikasi serta sistem inspeksi, kontrol, dan evaluasi dapat menyebabkan terjadinya keterlambatan proyek. Nilai probabilitas persentase untuk setiap aspek tersebut secara berurutan adalah 25%, 19%, 19%, dan 19%. Kata kunci: keterlambatan proyek, faktor keterlambatan, probabilitas,  

Ellina Monica Septiani; Listyorini Wahyu Widati

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2023 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This research aims to analyze the effect of Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Finance (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR) and Operating Cost of Operating Income (BOPO) on the Profitability of Islamic Commercial Banks in Indonesia. Sampling in this study used a purposive sampling method with data collection techniques, documentation studies and library research. The number of samples used as many as 12 Islamic Commercial Banks in Indonesia. The data obtained were analyzed using multiple linear regression analysis using Eviews 10 software and Microsoft Excel 365. The results of this research indicate that the CAR has an insignificant positive effect on Profitability, NPF has a significant negative effect on Profitability, FDR has an insignificant negative effect on Profitability, and (BOPO) has a significant negative effect on profitability. 

Tasya Twinca Putri; Nida Handayani

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Dalam beberapa dekade terakhir, sektor ini telah dipengaruhi oleh tren baru yang berbeda, dari kelahiran supermarket hingga munculnya e-commerce, hingga pengenalan cashierless store. Dalam dekade terakhir, kami telah mengamati tren yang berkembang yang melibatkan teknologi baru dan peningkatan otomatisasi layanan, dengan tujuan untuk meningkatkan kecepatan, konektivitas, dan ketersediaan penggunaan. Meskipun bidang aplikasinya bervariasi, ada kecenderungan untuk mengurangi kebutuhan kontrol manusia dalam melakukan berbagai operasi. Yang terakhir mewakili kategori baru toko yang sepenuhnya berbasis komputer dan digital, di mana penggunaan kamera, sensor, dan rak otomatis meminimalkan interaksi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan customer tentang cashierless store, dan relevansi berbagai faktor yang terkait dengan jenis toko baru ini. Kuesioner dikirim ke 30 customer untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi situasi aktual dan pengetahuan tentang topik ini. Analisis statistik, mengenai pengetahuan mereka tentang cashierless store dan pengalaman customer, disediakan untuk membahas faktor-faktor paling relevan yang memengaruhi persepsi dan sikap customer, dengan perbandingan per jenis kelamin dan jenis pengguna. Hasil analisis yang diberikan mengungkapkan bahwa mereka mengetahui tentang cashierless store sebelumnya.

Abdul Gani Jamora Nasution; Alfiah Khairani; Alliyah Putri; Muliana Fitri Lingga; Salsabila Saragih

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Arab society before Islam was a society that lived in the Jahiliyah era. Jahiliyyah which means ignorance and in Islamic law Jahiliyyah means "ignorance of divine guidance" or "condition of ignorance of God's guidance". This paper aims to get to know the natural conditions, social conditions and culture of Arab society before Islam. The results of the study: The Arabian Peninsula is a desert region located in the southwestern part of Asia. The Arabian Peninsula was a strategic area on ancient world maps, when the Australian and American continents were unknown to people, because it was located at the meeting point of three continents, namely Asia, Europe and Africa. The northern region challenges Arabia with the Syrian desert valley, the east is bordered by the Persian plateau, while the west is bordered by the Red Sea. The Arab region consists of deserts where the air is very hot and windy, this area is the Tihamah area, while the area that is in the form of valleys in the mountains is the Hijaz area. The social condition of Pre-Islamic Arab society was based on ethnicities that continued to maintain the teachings of their ancestors, by continuing to maintain traditions such as humiliation, killing female babies, worshiping idols, gambling, stealing, drinking intoxicants, robbing and justifying any means to make wishes come true. The most prominent pre-Islamic Arab cultural community is the field of Arabic literature, especially Arabic poetry. The country of Yemen is a very important cultural growth place that once developed in the Arabian Peninsula before Islam came. The Arab nation is a nation that has a high sense of art.

Raudatussaadah Raudatussaadah; Nurwinda Aulia Nasution; Khafsah Situmorang; Riska Alfani

Journal of Management and Social Sciences 2023 CV. Aksara Global Akademia

Pendidikan luar sekolah merupakan mekanisme yang menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan melalui pembelajaran sepanjang hayat. Pendidikan luar sekolah berperan dalam membantu sekolah dan masyarakat dalam memecahkan masalah pendidikan. Pendidikan luar sekolah (PLS) melengkapi pendidikan sekolah. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Dalam sejarah pendidikan bahwasana jalur pendidikan di Indonesia terbagi menjadi tiga bidang yaitu pendidikan formal, pendidikan informal dan pembelajaran informal. Pendidikan luar sekolah sudah ada di Indonesia sebelum masa kemerdekaan, pendidikan luar sekolah dipraktikkan dan diintegrasikan ke dalam kehidupan setiap orang dalam masyarakat jauh sebelum muncul dan memasyarakatnya sistem sekolah. Pendidikan luar sekolah cakupannya sangat luas dimana setiap aktivitas pendidikan di luar sekolah yang melayani target didik guna mencapai tujuan belajar yang diselenggarakan oleh siapapun yang mampu dan untuk siapapun yang mau tanpa aturan rumit.

Hatika Mutiasari; Linda Yarni

Pada saat sekarang ini kasus tentang bullying sedang marak-maraknya terjadi pada kalangan siswa disekolah, bullying hampir terus hadir dalam dunia pendidikan seakan-akan tidak ada hentinya. Bullying merupakan perilaku yang menggunakan kekuatan yang digunakan untuk melukai seorang indivindu atau beberapa orang secara fisik atau secara psikologis. Para siswa yang menjadi korban dari bullying sering mendapatkan masalah sebagai dampak dari tindakan bullying yang dilakukan pelaku seperti masalah pada mental dan kesehatan fisik. Biasanya masalah yang sering dialami korban bullying adalah masalah mental yaitu merasa tidak aman saat berada dilingkungan sekolah dan selalu merasa takut dengan pelaku yang berpengaruh pada penurunan minat belajar siswa disekolah karena selalu merasa terancam. Berbagai hal sudah diupayakan dengan baik oleh guru-guru termasuk guru bk yang sangat berpengaruh dalam merubah perilaku sisiwa, dalam penanganannya memang sudah berhasil karena harus beberapa kali siswa yang menjadi pelaku bullying masuk keruang bk sehingga mereka sadar jika tindakan bullying itu tidak boleh dilakukan. Namun ketika satu pelaku sudah diamankan, muncul pelaku lainnya melakukan tindakan bullying dengan cara yang berbeda, sehingga pihak sekolah melakukan berbagai tindakan agar siswa-siswa menjadi sadar jika tindakan bullying termasuk dalam tindakan tercela dan tidak boleh dilakukan oleh siswa sebagai siswa yang terpelajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode penelitian adalah cara alamiah untuk bisa memperoleh data dengan maksud dan tujuan tertentu.

Cici Marshela; Linda Yarni

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi SMA N 1 Harau yang merupakan salah satu sekolah terfavorit di Kecamatan Harau. Salah satu yang tampak oleh peneliti permasalahan di SMA N 1 Harau yaitu permasalahan media sosial. Media sosial ini sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa. Pada permasalahan ini tidak bisa siswa disalahkan dengan sepenuhnya karena pada zaman sekarang belajar banyak menggunakan Handphone atau media sosial. Ketidaksesuaian prestasi belajar siswa dengan gaya belajar seringkali disebabkan oleh media sosial. Hal itu tentu terjadi karena gaya belajar anak yang tidak sesuai dengan dirinya dan juga kurangnya pengawasan terhadap anak. Media sosial merupakan suatu perangkat alat komunikasi yang digunakan untuk berkomunikasi melalui jaringan data internet. Media sosial sangat berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Selain pengaruh negative pada prestasi belajar, media sosial ini juga bisa membantu siswa dalam proses pembelajaran. Prestasi merupakan hasil dari belajar yang telah dicapai selama proses pembelajaran. Prestasi belajar dapat dihasilkan atau ditunjukkan melalui angka dan juga berupa hasil-hasil belajar siswa selama proses pembelajaran. Peran orang tua dalam prestasi belajar sangat diharapkan untuk membantu siswa dalam menggunakan media sosial.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prestasi belajar, media sosial, dampak negatif dan dampak positif, dan peran guru di sekolah terhadap dampak penggunaan media sosial.

Afrina Afrina; Linda Yarni

Peran guru BK saat ini sangat diperlukan dalam membina karakter siswa baik dari dalam maupun dari luar pembelajaran setelah pendemi covid 19 ini. Untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada siswa didalamnya terdapat komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, serta tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut. Karakter siswa merupakan ciri khas suatu perilaku yang nampak dari diri seseorang, dari karakter tersebut dapat dilihat performa yang nampak seperti dalam belajar, berbuat, berkarya, atau sejenisnya.  Karakter merupakan bentuk kepribadian yang melekat pada diri seseorang. Karakter bisa dibentuk dan diperkuat melalui proses pendidikan yang dapat dilakukan dilingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran guru BK dalam membina karakter siswa setelah pandemi covid 19 di MTsN 1 Pasaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan data didapat melalui observasi dan wawancara. Lokasi penelitian ini bertempat di MTsN 1 Pasaman. Dengan penelitian ini dapat diketahui peran guru BK dalam membina karakter siswa adalah dengan memberikan nasehat, memberikan contoh yang baik kepada siswa dan bekerja sama dengan guru-guru dan staf lain untuk saling membantu.