Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 71841-71860 of 72,210

Analytics

Sukur, Muji

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Teknologi mobile digunakan untuk inovasi pertanian bertujuan untuk memberikan peluang bagi petani dalam mengakses informasi tentang komoditas pertanian. Layanan informasi berbasis mobile diperlukan pada saat petani membutuhkan informasi pertanian yang cepat sehingga tidak perlu menunggu begitu lama untuk mendapatkan informasi terutama informasi tentang komoditas pertanian seperti harga dan ketersediaan pupuk, harga komoditas di pasar, luas tanaman komoditas, perkiraan masa panen dan sarana untuk mengumpulkan kelompok tani. Metode yang sesuai untuk mendapatkan informasi secara cepat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan perangkat mobile sesuai dengan kebutuhan petani memerlukan beberapa strategi dalam bentuk model agar pemanfaatannya bisa optimal.   Kata kunci : model inovasi pertanian, teknologi mobile

Sunardi, -; Artati, Rara Sri

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak bendungan dan sungai yang mengalir dari hulu ke hilir atau ke laut. Hal ini sangat dibutuhkan suatu sistem yang dapat memantau ketinggian permukaan air dalam bendungan. Metode lama yang digunakan adalah dengan sistem manual yang dilihat dengan parameter papan yang terdapat ukuran. Setiap beberapa saat yang di rasa perlu maka penjaga pintu air akan melihat tinggi permukaan air untuk disesuaikan dengan ketinggian pintu air yang dibutuhkan guna menjaga ketersediaan air. Sistem ini sudah berjalan. Kelemahan yang timbul adalah kejenuhan atau keteledoran manusia dalam membuka atau menutup pintu air yang menyebabkan keterlambatan membuka atau menutup. Untuk mengantisipasi hal tersebut adalah dengan otomatisasi sistem control ketinggian air dan ketinggian pintu air dalam membuka terhadap kebutuhan luaran air yang dibutuhkan. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem informasi ketinggian air dan pintu air dengan menggunakan metode kontrol fuzzy sugeno. Dengan harapan dapat mengurangi kelemahan yang timbul dalam sistem manual atau sistem lama.   Kata kunci: sistem informasi, ketinggian air, pintu air dan fuzzy sugeno

Ahfas, Ahmad; Hadidjaja, Dwi

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Keamanan berkendara merupakan hal yang sangat penting dalam aspek lalu lintas, kecepatan tinggi dalam berkendara merupakan faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas, oleh karena itu dengan adanya alat pembatas kecepatan maka dapat menekan jumlah kecelakaan lalu lintas. Dalam rekayasa sistem peringatan dini untuk keselamatan pengendara kendaraan perlu dibuat sebuah alat pembatas kecepatan dengan menggunakan mikrokontroler yang aman bagi pengguna, yang ditujukan untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas. Batas kecepatan dilakukan dengan cara memutus aliran sinyal listrik dari pulser (sensor pemicu pengatur waktu pengapian) ke CDI. Sinyal listrik diputus melalui relay mekanis dengan algoritma on-off yang dikendalikan mikrokontroler ATMega16. Dengan memanfaatkan sensor speed speedometer pada sepeda motor sebagai sensor kecepatan, dengan mendeteksi jumlah putaran besi inputan yang terdapat pada gear rantai depan. Jika hasil pengukuran kecepatan melebihi nilai dari set poin, maka mikrokontroler akan memberikan peringatan selanjutnya memutus sinyal pengapian sepeda motor.   Kata kunci: ATMega16, CDI, Batas Kecepatan, Sepeda Motor

Listiyono, Hersatoto; Budiarso, Zuly

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Sistem pendukung keputusan (SPK) untuk performance appraisal pengajuan pinjaman pada koperasi Amanah Sejahtera adalah suatu sistem informasi berbasis komputer yang dapat digunakan sebagai alat bantu bagi manajer koperasi untuk memutuskan diterima atau tidaknya pengajuan pinjaman yang diajukan oleh anggota. Pada sistem pendukung keputusan ini menggunakan prinsip penilaian yang disebut 5C. Prinsip 5C terdiri dari character, capacity, capital, collateral, dan condition. Prinsip 5C akan menjadi kriteria untuk pertimbangan pemberian kredit. Sedangkan preferensi untuk pembobotan pada kriteria tersebut menggunakan analytical hierarchy process. Namun demikian SPK ini juga dapat mengatur kriteria untuk dapat digunakan kriteria, sub kriteria dan susb-sub kriteria yang berbasis kearifan lokal. Secara keseluruhan proses yang ada pada sistem pendukung keputusan pemberian kredit ini adalah manajer menetapkan kriteria, sub kriteria, sub-sub kriteria beserta skornya. Kemudian manajer menginputkan preferensi kriteria antara 1 s.d 9 untuk menghasilkan bobot kriteria. Data yang sudah diinput oleh manajer digunakan staff koperasi untuk melakukan penilaian sehingga dapat dihasilkan keputusan diterima atau ditolak pinjaman yang diajukan atas pinjaman anggota. Hasil pengujian terhadap sistem pendukung keputusan pemberian kredit menunjukan bahwa alternatif keputusan yang dihasilkan sesuai dengan aturan yang ditetapkan.   Kata kunci : performance appraisal, keputusan, pinjaman

Nurraharjo, Eddy; Hadikurniawati, Wiwien; Prihandono, Agung

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Adapun penelitian pendahuluan yang pernah dilakukan diantaranya adalah penelitian yang berkaitan dengan pendeteksian warna, klasifikasi berdasarkan warna tersebut dan penentuan pemilahan berdasarkan kriteria tertentu, mulai dari proses morfologi hingga metode center plotting. Target pada penelitian berikutnya adalah penggabungan analisis dari kedua hasil penelitian sebelumnya dan saat ini, yaitu klasifikasi warna objek dengan metode center plotting dan metode pencacahan objek pada suatu file citra, yang dihasilkan dari perangkat akuisisi data berupa kamera digital dan web camera. Konsep pencacahan objek ini merupakan sekelompok urutan sub proses yang cocok untuk objek yang di-capture dari webcamera dan terbukti dalam implementasinya mampu dilakukan dengan baik. Hasil pengamatan dalam penelitian ini mampu mencacahkan citra berwarna terhadap berbagai bentuk objek yang telah di-capture dengan baik melalui web camera, yang dibuktikan dengan perolehan hasil hingga 100 % dari 31 citra uji, namun hasil sebaliknya saat objek hasil capture dari kamera digital hanya 10 % dari 10 citra uji.   Kata kunci: pencacahan, counter, image processing

Wahyudi, Eko Nur

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Sejak pemerintah kota Semarang menyelenggarakan penerimaan peserta didik baru secara online, khususnya untuk tingkat SMA Negeri di Kota Semarang, banyak permasalahan dapat diatasi dengan adanya sistem tersebut. Orang tua/wali dan calon peserta didik tidak lagi harus banyak mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk melakukan proses pendaftaran, seperti pergi jauh menuju lokasi sekolah dan menunggu antrian yang cukup lama, tetapi cukup dengan melakukan proses secara online melalui internet. Yang sangat perlu diperhatikan adalah bagaimana proses yang berjalan secara real-time tersebut dapat dipantau secara transparan oleh masyarakat luas, sehingga keputusan yang harus diambil oleh orang tua/wali maupun calon peserta didik sepenuhnya tepat berdasarkan kesadaran dan kondisi yang ada pada saat proses penerimaan siswa baru secara online berlangsung. Menjadi unik ketika mengamati bagaimana jumlah SMA yang ada di Kota Semarang diserbu oleh calon peserta didik yang begitu banyak, yang berasal dari negeri maupun swasta dan dari dalam kota maupun luar kota. Kuota yang ada pada setiap sekolah tentunya tidak dapat menampung semua jumlah pendaftar, sehingga ketentuan pada proses seleksilah yang akan menjadi dasar akhir penerimaan. Tidak semua calon peserta didik yang berasal dari sekolah negeri bisa diterima di sekolah yang dituju, demikian pula calon peserta didik yang berasal dari sekolah swasta tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bisa diterima di sekolah negeri tujuannya. Menggunakan metode data mining dan teknik klustering diperoleh gambaran hasil bagaimana proses seleksi masuk di SMA Negeri di Kota Semarang yang cukup ketat namun transparan. Data yang diolah dapat mengetahui sejauh mana calon peserta didik berkompetisi memperebutkan kursi di sekolah yang diidamkannya tersebut. Gambaran hasil berikutnya adalah bagaimana porsi sebenarnya antara calon peserta didik laki-laki dan perempuan yang berkesempatan untuk melanjutkan studi di SMA Negeri. Prosentase pendaftar dari Dalam Rayon, Luar Rayon dan Luar Kota juga tampak jelas dalam hasil analisa. Terakhir adalah bagaimana dengan data mining dan teknik klustering diperoleh gambaran kelompok calon peserta didik dengan nilai tinggi, sedang dan rendah, serta kelompok jumlah calon peserta didik dari asal sekolah mereka.   Kata kunci: peserta didik, online, klustering

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Mulyani, Sri

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pencatatan transaksi keuangan yang cermat dan tepat sesuai penggunannya akan menghasilkan informasi yang akurat dan up to date bagi setiap pemakai dan yang membutuhkan. Tak terkecuali perusahaan kecil dengan volume transaksi yang tidak sedikit di bagian pusat dan cabang juga membutuhkan pembukuan transaksi keuangan yang dimilikinya. Dalam menjawab permasalahan dan kesulitan yang dialami oleh pengusaha dalam mengambil keputusan yang terkait operasional keuangan perusahaan, perlu dibuat suatu sistem informasi keuangan bagi pengusaha kecil berbasis area. Pada penelitian ini dikembangkan Sistem Informasi (Sisfo) Keuangan yang berlaku pada pengusaha kecil, “Batik Wijayanti Semarang”. Sistem yang dikembangkan adalah antarmuka berbasis web yang dibangun menggunakan paket perangkat lunak HTML, PHP dan MySQL. Metode pengembangan sistem ini menggunakan konsep pengembangan sistem System Development Life Cycle (SDLC). Sistem pencatatan transaksi keuangan ini mengacu pada siklus akuntansi yang dimulai dari pencatatan transaksi ke jurnal, kemudian pencatatan penerimaan dan pengeluaran pusat dan cabang, sampai dengan menghasilkan laporan keungan dalam bentuk: Buku Besar, Neraca, Laporan Laba/Rugi, dan Laporan Perubahan Modal.   Kata kunci: sisfo keuangan, area, SDLC

Wismarini, Dwiati; Sunardi, -; Anis, Yunus

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Klasifikasi sebagai aktivitas ilmiah yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan, meringkas dan menyederhanakan data ke dalam suatu format yang diinginkan, apabila diterapkan untuk klasifikasi data, merupakan proses yang dapat menemukan properti-properti yang sama dalam himpunan obyek pada sebuah basisdata dan kemudian terklasifikasi menjadi kelas-kelas berbeda menurut model klasifikasi tertentu. Pada data raster dan vektor klasifikasi spasial merupakan pemetaan suatu besaran dari berbagai interval (domain) tertentu pada interval-interval lain berdasarkan batas-batas ataupun kategori yang telah ditentukan. Sedangkan kenampakan dari metode klasifikasi tersebut dapat dilakukan berdasarkan warna dan simbol. Berbantuan Sistem Informasi Geografis dan penerapan suatu metode klasifikasi spasial, pembangunan dan penyajian informasi Kelas pada data spasial bagi data indikator banjir dapatlah dilakukan sehingga informasi tersebut akan dapat menjadi lebih informatif. Melalui penelitian ini, metode klasifikasi spasial berbentuk reclassify vector, dicoba untuk diterapkan dengan menggunakan rumus Sturges dalam penentuan jumlah kelas dan rumus Kingma dalam pembuatan interval kelasnya. Sehingga hasil akhirnya akan terbentuk pemodelan spasial baru berupa peta digital yang dapat menyajikan informasi secara spasial kelas-kelas pada data indikator banjir.     Kata kunci : Klasifikasi Spasial,  data spasial,  peta digital, data indikator banjir

Lusiana, Veronica

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Berkas digital (file) yang disimpan hasil dari proses kompresi biasanya akan berbentuk raw data, informasi pendukung mengenai berkas tersebut yang biasa dikenal dengan meta data ikut diproses juga. Informasi meta data ini menjadi hilang, hal ini disebabkan proses kompresi pada berkas akan dikerjakan mulai dari karakter awal data sampai dengan karakter terakhir data (end of file). Untuk mengatasi hal tersebut maka akan dicoba untuk membuat berkas pendamping dari berkas yang dikompresi. Berkas pendamping ini disimpan dalam bentuk data XML (Extensible Markup Language). Format XML adalah baku namun dapat didefinisikan secara fleksibel sesuai dengan keinginan pengguna. XML dapat mendeskripsikan isi berkas itu sendiri dan sekaligus berfungsi sebagai meta data. Pada penelitian ini akan menggunakan algoritma kompresi data Shannon-Fano. Algoritma ini memiliki karakteristik lossless compression yang bekerja berdasarkan frekuensi kemunculan karakter pada berkas untuk menyusun kode baru menggantikan kode ASCII. Kode baru ini digunakan untuk menyusun berkas terkompresi. Data yang digunakan adalah berkas citra digital. Penelitian ini akan membuat kamus data kode Shannon-Fano yang digunakan untuk proses kompresi berkas citra dan membuat struktur dokumen XML untuk menyimpan informasi (meta data) milik berkas citra tersebut.   Kata kunci: kompresi citra, kode ASCII, Shannon-Fano, XML, lossless compression

Budiarso, Zuly; Hadikurniawati, Wiwien; Prihandono, Agung

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Mikrokontroler yang mewakili suatu figur sistem kendali modern telah dikemas hanya dengan mengimplementasikan sebuah chip / rangkaian terpadu, yang kemudian berkembang hingga penggunaan memori dan processor beserta elemen pendukungnya seperti register, AT command, I/O system, dan lain sebagainya. Bahkan hingga pada saat ini, mikrokontroler telah dikemas dalam sebuah modul aktif kit. Perancang sebuah sistem kendali menjadi lebih tertantang dengan hadirnya kemampuan untuk programming, sehingga perancang dapat dengan lebih leluasa membuat bentuk maupun model sistem kendali. Kemampuan modul yang bervariasi dengan berbagai aksesorisnya yang siap pakaipun telah meningkatkan keinginan lebih lanjut dalam keberagaman modul berbasis ATMEL. Salah satu penerapan sistem kendali adalah sistem kendali digital terpadu pada generator sinyal XR-2206 dengan Arduino UNO R3 yang semula menggunakan sistem kontrol analog. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital harus diketahui perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menunjang kinerja sistem. Sistem kendali tersebut terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yang masing-masing mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda-beda, yaitu Power Supply, Sistem Kendali dan Display. Power Supply berfungsi sebagai sumber tegangan, Sistem Kendali merupakan Arduino dan Display terdiri dari LED dan LCD. Power Suply, berfungsi sebagai sumber tegangan untuk seluruh rangkaian yaitu rangkaian generator sinyal XR-2206 (12 Volt), rangkaian kendali (6 volt), dan untuk Arduino (5 volt). Arduino merupakan bagian utama yang berfungsi sebagai pengendali generator sinyal XR-2206. Tugas dari sistem kendali adalah menghidupkan dan mematikan generator sinyal, mengatur jenis sinyal keluaran, mengatur tegangan dan frekuensi sinyal keluaran dan mengatur tampilan pada indikator LED dan LCD Display. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungan diantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat, pengembangan sistem kendali lebih mudah.   Kata kunci: Arduino, mikrokontroler, sistem kendali

Rahmadhani, Sari

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2014 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Bank Indonesia, together with the financial accounting standards boardissued financial standards governing the allowance for credit losses dueto the enactment of the international financial standards IFRS.Provision for credit losses is very important for banks to be able to copewith the risk of losses incurred due to the failure of the bank disbursedloan repayments. Banking indirectly still have a dilemma with theapplication of IAS 50 on financial instruments presentation of IAS 55and IAS 60 regarding measurement of the disclosure. These applicationshave benefits in addition to the problems in the implementation.

Mulyanto, Kukuh

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2014 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Nowadays people’s knowledge is getting bigger, so itmakesthe marketers have to develop their promotiontechnique becomes better for getting the increase numberof the consumers. At first, guerrilla marketing is used bysmall business because it need not a big fund but it is ableto produce a lot of products. In real life, to do a guerrillamarketing strategy needs higher cost. Otherwise, thereare a lot of big companies which is used guerrillamarketing strategy. When doing guerrilla, especially thesmall enterprises they have to think about the resource sothat the enterprise can get the value of consumer that theywant matched with the cost.

Razaq, Jefri Alfa; Jananto, Arief

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Penelitian ini merancang aplikasi sistem informasi berbagai lokasi penting bagi masyarakat yang membutuhkan petunjuk jalan lokasi pelayanan kesehatan. Hal ini didasarkan pada masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi terdekat layanan kesehatan di kota Semarang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, Kamus data dan E-R Diagram. Manfaatnya dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam mengetahui posisi geografis lokasi layanan kesehatan terdekat di sekitar pengguna beserta informasi pendukung seperti visualisasi objek dalam bentuk maps melalui perangkat mobile Android disertai rute untuk menuju objek layanan kesehatan yang dipilih, pencarian objek, dan menu pendukung lainnya.

Hartono, Budi; Lusiana, Veronica

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Citra dengan kualitas yang lebih baik akan memudahkan proses pengolahan selanjutnya. Penelitian ini akan melakukan analisa kinerja dua buah teknik yaitu ekualisasi histogram adaptif (Adaptive Histogram Equalization, AHE) dan perenggangan kontras (Contrast Stretching, CS). Kedua teknik ini dapat meningkatkan kualitas atau memperjelas objek pada citra. Teknik CS merupakan proses perbaikan citra melalui operasi titik sedangkan AHE melalui operasi spasial. Pada teknik AHE akan menggunakan 3 ukuran blok (sub-image) yaitu 2x2, 8x8, dan 16x16 piksel. Citra uji dalam format JPEG dengan ukuran bervariasi sebanyak 12 buah memiliki kualitas tampilan yang berbeda-beda. Citra uji memiliki sebuah atau beberapa objek yang tampak jelas atau tidak begitu jelas. Variasi tingkat keredupan, kecerahan, tekstur pada latar belakang dan tekstur pada objek dapat digunakan sebagai parameter pengujian perbaikan kualitas citra. Hasil penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih metode perbaikan kualitas citra untuk praproses pengolahan citra. Hasil ekualisasi histogram adaptif belum dapat dikatakan lebih baik dari perenggangan kontras, atau sebaliknya. Hal ini disebabkan oleh pengaruh kondisi atau komposisi citra asli. Pada ekualisasi histogram adaptif, ukuran blok (sub-image) 2x2 dapat digunakan untuk proses perbaikan kualitas citra dan semakin besar ukuran blok (> 8x8 piksel) mengakibatkan objek menjadi semakin terdistorsi.   Kata kunci: perbaikan kualitas citra, ekualisasi histogram adaptif, perenggangan kontras

Wismarini, Dwiati; Khristianto, Teguh

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Perkembangan Aplikasi SIG tidak hanya secara jumlah namun hingga keanekaragaman jenis aplikasinya juga. Sedangkan pengembangan aplikasi SIG selanjutnya pun mengarah pada aplikasi berbasis WEB, yang lebih dikenal dengan nama WebGIS. Hal ini disebabkan karena pengembangan aplikasi di lingkungan jaringan telah menunjukan potensi yang besar dalam kaitannya dengan geo informasi. Web-GIS merupakan gabungan antara design grafis pemetaan, peta digital dengan analisa geografis, pemrograman komputer, dan sebuah database yang saling terhubung menjadi satu bagian web design dan web pemetaan. Kebutuhan akan keberadaan serta penyediaan data dan informasi yang lengkap, akurat, cepat dan juga dapat dipertanggungjawabkan dalam upaya pengelolaan dan pengoptimalan potensi dan pendayagunaan sumber daya wilayah daerah pada kabupaten Grobogan yang mendukung peluang daerah kabupaten Grobogan bagi pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya wilayah tersebut, terutama bagi Matapencaharian penduduk desa, selain juga mendorong minat para calon investor dalam memilih dan memutuskan pilihan berinvestasi, maka dipandang perlu adanya sebuah apikasi SIG berbasis WEB tersebut. Sedangkan Pemodelan Aplikasi berbasis WebGIS untuk Informasi dan data Geospasial Potensi dan Pendayagunaan sumber daya wilayah pada kabupaten Grobogan sebagai upaya pengembangan mata pencaharian penduduk desa, yang dihasilkan dalam penelitian ini, dimaksudkan adalah dalam rangka dapat mendokumentasi, merepresentasi data geospasial potensi dan pendayagunaan sumber daya wilayah kabupaten Grobogan secara komprehensif, sehingga dapat bermanfaat untuk mendistribusi dan mengambil data dan informasi secara online bagi pihak-pihak yang membutuhkan dan berkepentingan dalam pengambilan keputusan.   Kata kunci : Pemodelan Aplikasi, Sumber Daya Wilayah, Mata Pencaharian, WebGIS

Wibowo, Jati Sasongko; Razaq, Jefri Alfa; Murti, Hari

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Di Jawa Tengah jumlah penyuluh pertanian baru mencapai 6.434 orang dengan perincian 2.550 penyuluh pertanian, 113 perikanan, 759 kehutanan dan 3.012 tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP) serta terdapat 53.736 kelompok kelembagaan petani di Jawa Tengah yang terdiri dari 29.522 kelompok tani, 7.903 Gapoktan, 2.010 lembaga masyarakat Desa Hutan, 1.618 kelompok hutan rakyat 1.902 kelompok usaha budidaya perikanan. (solopos, 2010). Dengan banyaknya penyuluh dan petani ini di lingkungan bakorluh, hak penyuluh dan petani untuk memperoleh atau mengakses informasi layanan publik belum dapat dilakukan secara optimal karena masih dilakukan secara konvensional. Begitu juga dengan hak penyuluh dan petani untuk memberikan masukan, saran, kritik terhadap layanan pemerintah kepada masyarakat juga belum terdapat wadah yang memadai. Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya yang luas, maka dibangun suatu Sistem SMS Gateway agar penyuluh dan petani dapat lebih mudah mendapat informasi mengenai layanan yang seperti layanan berita, peraturan, program-program penyuluh an dan perundang-undangan, pemberian saran, keluhan, kritik dan sebagainya berbasis SMS di lingkungan setbakorluh jateng. Kata kunci : SMS Gateway, Penyuluh, Bakorluh

Munawaroh, Siti

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah pusat layanan masyarakat yang kegiatan utamanya melayani bidang kesehatan ibu dan bayi yang letaknya paling dekat dan perannya strategis di masyarakat. Peran Posyandu sangat penting karena sebagai garda depan sistem pelayanan masyarakat dalam memonitor kesehatan keluarga. Namun begitu belum ada informasi yang memadai untuk melakukan monitoring tentang hasil kegiatan Posyandu terutama pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi monitoring yang dapat dimanfaatkan oleh kader Posyandu di tingkat wilayah tertentu agar kesehatan ibu dan bayi tetap ter-monitor seperti kecukupan gizi, vitamin, berat dan tinggi badan, dan imunisasi. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah berbasis Objek dengan tools UML. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan yang berkaitan dengan perkembangan kesehatan Ibu dan bayi. Sehingga setiap kader kelompok Posyandu, Desa/kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten dapat memonitor informasi perkembangan kesehatan keluarga.   Kata Kunci : Sistem Informasi, Monitoring, Posyandu

Sukur, Muji; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Permasalahan kependudukan sangatlah kompleks, padahal data kependudukan sangat penting untuk kebutuhan informasi yang berkenaan Demografi dan Kesejahteraan Penduduk. Penelitian ini bermaksud melakukan identifikasi, analisis, desain data kependudukan untuk implementasi sistem informasi demografi yang dapat digunakan dasar penghitungan dan pemberian informasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal ini didasarkan pada banyaknya desa/kelurahan yang masing melakukan pencatatan dan pelaporan kependudukan secara konvensional dan belum memiliki formula yang memudahkan pendataan penduduk untuk menghitung IPM. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan DFD, desain database menggunakan E-R Diagram. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan penduduk, pembentukan informasi demografi dan penghitungan IPM. Sehingga setiap desa atau kelurahan dan kecamatan dapat dengan segera mengetahui informasi perkembangan penduduk (demografi) dan tingkat kesejahteraan penduduk (IPM).   Kata Kunci : sistem informasi, penduduk, demografi, IPM

Amin, Imam Husni Al; Ardhianto, Eka

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Penelitian ini bermaksud melakukan pembuatan model monitoring sistem informasi inventori dan keuangan pada UKM agen koran. Hal ini didasarkan pada banyaknya UKM agen koran yang memiliki masalah manajemen inventarisasi media cetak dan sistem keuangannya yang masih menggunakan sistem konvensional, sehingga sering terjadi kekeliruan, keterlambatan pencatatan dan pelaporan. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan DFD, desain database menggunakan E-R Diagram. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan monitoring pada inventarisasi media cetak, transaksi keuangan dan pembukuannya, serta pelaporan yang tepat waktu pada UKM agen Koran. Kata Kunci : UKM agen Koran, monitoring, inventori, keuangan

Februariyanti, Herny

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Social media merupakan aktivitas dua arah yang biasa diterapkan dalam pertukaran segala macam informasi pada komunitas, dan perkenalan sesama pengguna dalam bentuk tulisan, visual, ataupun audio visual. Seiring dengan hadirnya layanan social media, mulailah berkembang jejaring sosial seperti friendster, myspace, facebook dan juga layanan blog gratis, seperti blogspot serta wordpress, dan salah satu mikroblog yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat seluruh dunia yaitu twitter. Dengan dukungan perangkat mobile yang semakin bertumbuh pesat, real time information yang menggunakan media sosial bisa membatu penyebaran informasi. Twitter juga bukan satu-satunya yang meluncurkan fitur untuk membantu pengguna saat bencana, facebook telah memperkenalkan ‘Disaster Message Board’ awal tahun ini. Twitter sebagai sarana penyebaran informasi ke user dengan tujuan utama adalah tersampaikannya informasi-informasi tentang bencana secara langsung ke user dalam hal ini adalah masyarakat. Dalam penelitian ini telah dibuat sistem informasi bencana menggunakan twitter. Interaksi pemakai dengan sistem dapat melalui tweet, mention atau direct message. Sistem membutuhkan waktu tunggu untuk melakukan respon. Jika dibandingkan dengan instant messaging yang mampu merespon secara real time, layanan mention dan direct message mempunyai kelemahan karena dibatasi jumlahnya oleh twitter. Namun dalam hal menyebarkan secara luas lebih mudah memanfaatkan twitter. Kata kunci: twitter, layanan informasi bencana, tweet, direct message, mention