Publication Search

72,550 articles from 668 journals · 2,111 citations tracked

Showing 71161-71180 of 72,574

Analytics

Nurun Nadhifah

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penyusun mendeskripsikan tentang kinerja karyawan tas pada Home Industry Omah Kreasi Tas Puncanggading Mranggen, Demak dan mendeskripsikan tentang analisis SWOT Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen, Demak. Hasil penelitian ini pertama adalah Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen Demak sudah menerapkan kinerja karyawan tas dengan baik. Karena Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen sebelum memulai kegiatan produksi seluruh sumber daya alam atau bahan baku memproduksi tas merupakan alat atau barang yang bersih. Kedua analisis SWOT Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen Demak: 1).Kekuatan: proses produksi dilakukan dengan menggunakan mesin dan memiliki karyawan yang banyak dan dilakukan dengan beberapa tahapan yang terarah. 2). Kelemahan: Dengan tingkat pendidikan yang rendah menjadi kelemahan Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen untuk dapat memajukan perusahaan. 3). Peluang: Adanya loyalitas konsumen terhadap perusahaan. 4). Ancaman: Banyak pesaing perusahaan yang bergrak dibidang produksi tas baik didalam maupun diluar.

Samtono Samtono

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompetensi guru dan budaya kerja serta komitmen organisasi dan pengaruhnya terhadap kinerja guru di SMA 1 Salatiga. Penelitian ini diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode cencus yaitu penelitian dengan mengambil objek penelitian secara keseluruhan dari populasi yang ada dimana responden adalah guru SMA Negeri 1 Salatiga sebanyak 85 responden. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Menunjukkan bahwa (1) Kompetensi guru berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional, (2) Budaya kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional tetapi tidak siqnifiqant, (3) Komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja guru, (4) The komitmen organisasional bukan mediasi kompetensi guru terhadap kinerja guru, (5) Komitmen organisasi bukanlah mediasi budaya kerja terhadap kinerja guru.

Hartoyo Soehari

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan menjelaskan faktor-faktor yang mendukung sukses usaha bakso Pak Miad di Pemalang, Bisnis kecil itu telah bertahan selama 50 tahun dari tahun 1967. Para ahli menyimpulkan, bahwa sektor usaha kecil mempunyai daya tahan kuat terhadap badai krisis ekonomi seperti yang terjadi pada tahun 1998 yang lalu. Diasumsikan ada sejumlah faktor yang menopang kekuatan itu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan terpilih. Informan dimaksud adalah pemilik usaha yang diharapkan dapat memberi keterangan yang dibutuhkan. Pertanyaan dibuat terbuka dan informan bebas menjawab. Hasil dari penelitian ini menemukan adanya beberapa unsur penentu keberhasilan usaha bakso Pak Miad. Faktor-faktor itu meliputi faktor manusia pelaku usaha yang tekun dalam menjalankan usaha, teknologi tradisional, bahan baku yang mudah didapat, modal yang cukup, dan pemasaran yang terbina baik. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi keluarga Pak Miad dan pihak lain yang berkepentingan

Yacobus Christian Welan; Romanus Romas; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tulisan ini bertujuan membantu mengurangi kasus bullying supaya tidak berlanjut. Tulisan ini menggunakan metode studi pustaka yang pengumpulan informasi serta data dari berbagai macam sumber yang ada di buku, jurnal, dokumen, Koran, majalah, internet, dan masih banyak lagi. Semua informasi tersebut dikumpulkan dan terbentuklah landasan teori. Bullying merupakan suatu tindakan dimana seseorang/kelompok melakukan  penindasan  seperti  menyakiti,  menghina,  memukul,  hingga merundungi seseorang dengan kekerasan. Banyak faktor yang menyebabkan aktivitas bullying sering terjadi mulai dari penampilan fisik hingga sifat seseorang yang dianggap berbeda dari yang lainnya. Banyak orang yang menganggap bahwa bullying merupakan hal yang menyenangkan karena hanya sebatas bercanda, namun di balik itu semua, bullying dapat memberikan dampak yang buruk bagi perkembangan. Penulis menawarkan sebuah program yang dapat mendampingi korban bullying serta membantu mengurangi kasus bullying. Adapun program pastoralnya adalah rekoleksi dan konseling. Program rekoleksi diberikan secara umum bagi semua remaja yang duduk di bangku SMP. Sedangkan program konseling diberikan secara pribadi bagi remaja yang menjadi korban bullying. Dengan demikian, program pastoral pendampingan korban bullying dapat menjadi sarana bagi Gereja agar dapat membantu mengurangi kasus bullying supaya tidak berlanjut.

Wiwit Aris Pranata; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Timotius Tote Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam  penulisan  skripsi  ini,  penulis  membahas  tentang  penanaman karakter melalui pendidikan agama Katolik di sekolah dasar. Penulisan skripsi ini melihat  pentingnya  pendidikan  agama  Katolik  untuk  menanamkan  karakter kepada siswa. Penulis melihat bahwa kurangnya penanaman nilai karakter di sekolah sehingga banyak siswa yang kurang sopan dan tidak menghargai guru dan siswa lainnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka yang menelaah tentang teori-teori nilai-nilai karakter dan pendidikan agama Katolik. Pendidikan Agama Katolik merupakan pendidikan yang dapat membuat siswa  semakin  mengenal  imannya.  Pendidikan  Agama  Katolik  sangat  efektif untuk penanaman nilai karakter karena inti dari pendidikan Agama Katolik adalah penanaman nilai-nilai yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter. Penanaman nilai karakter melalui pendidikan agama Katolik sangan efektif, karena dalam pendidikan Agama Katolik memuat nilai-nilai karakter yang ditanamkan kepada siswa.

Rossi Maria; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan media video terhadap minat siswa kelas V dalam proses pembelajaran pendidikan agama Katolik. Media video adalah salah satu alat bantu guru, yang dapat menjembatani guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dengan menampilkan materi pembelajaran PAK yang dikemas kedalam bentuk video dan video yang sudah ada kaitannnya dengan materi pembelajaran PAK. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode observasi dan metode tes.  Populasi  pada  penelitian  ini  adalah  siswa-siswi  kelas  V  Katolik  Santo Yohanes Don Bosco Palangkaraya dan siswa-siswi kelas V.A V.B dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, angket dan hasil belajar siswa kelas V.A dan V.B. Setelah data diperoleh,  kemudian  data  diuji  dengan  uji  t  atau  uji  beda  untuk  mengetahui apakah hasil observasi dan hasil belajar siswa yang sudah diperoleh benar-benar valid dan reliable sehingga dapat digunakan untuk analisis selanjutnya. Dari hasil uji hipotesis observasi dan hasil belajar siswa dibuktikan bahwa ada terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik Santo Don Bosco Palangka Raya. Hasil penelitian dengan analisis data observasi menunjukan bahwa dari data yang telah dianalisis pada tahap sebelumnya menggunakan rumus uji t atau uji beda, hasil observasi adalah sebesar 4,438. Hasil tersebut lebih besar dari 2,919. Maka Ha diterima dan dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik St Don Bosco Palangka Raya. Dari data yang telah dianalisis pada tahap sebelumnya menggunakan rumus uji t atau uji beda, hasil tes adalah sebesar 3,214. Hasil tersebut lebih besar dari 2,919. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima dan dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik St Don Bosco Palangka Raya.  

Ona Priskila; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pasangan hidup  katekis  dalam  karya  pastoral  di  Paroki  Raja  Semesta  Alam  Nanga  Bulik. melalui studi ini diharapkan agar para pasangan hidup katekis dapat menyadari bahwa mereka  memiliki  peran  yang  sangat  besar  dalam  mendukung  pelayan  pasangan seorang katekis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.  Data  diperoleh  dengan  cara  observasi,  wawancara  dan  dokumentasi. Adapun langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi dialog dengan para informan yang telah ditentukan, profil informan, penentuan tema, refleksi,implikasi, sintesis, prospek yang akan terjadi kedepan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pasangan hidup katekis di Paroki Raja Semesta Alam Nanga Bulik sangat mendukung pasangannya yang memiliki propesi sebagai seorang katekis, namun ada beberapa pasangan hidup katekis yang kurang memahami propesi pasangannya sebagai seorang katekis. Kesimpulan dalam sebuah penelitian ini adalah   peran pasangan hidup sangatlah penting dan sangat berpengaruh bagi tugas pelayanan seorang katekis. Pentingnya sebuah pembinaan para pasangan hidup katekis yang dapat membantu mereka  agar  mereka  tau  bagaimana  tugas  dan  tanggung  jawab  seorang  pekerja pastoral atau katekis. Dari pihak gereja dapat memberikan sebuah katekese atau rekoleksi guna membantu menghadapi sebuah persoalan yang sering terjadi di dalam kehidupan rumah tangga katekis terutama bagi para pasangan hidup katekis.  

Maria Marlina Dewi; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peran  Pendidikan  Agama  Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean. Kepribadian yang buruk tidak hanya pada orang dewasa akan tetapi telah menjalar pada generasi muda. tingkat kematangan dan pengaruh lingkungan yang dialami serta merosotnya nilai- nilai moral dalam kehidupan masyarakat seperti tindak kekerasan, meningkatnya perilaku merusak diri, rendahnya rasa hormat kepada orang tua, rendahnya rasa tanggung jawab individu,  ketidakjujuran,  rasa  ketidakpedulian,   kurang  bersyukur,   dan   kebenciaan terhadap sesama juga marak terjadi di sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan  mengunakan  teknik  wawancara  dan  dokumentasi  dengan  9  informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data display (penyajian data), dan Conclusion/Verification (penarikan kesimpulan). Hasil peneititan ini menunjukkan bahwa peran Pendidikan Agama Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean sudah cukup baik. Dengan adanya pembelajaran Pendidikikan Agama Katolik membimbing dan membantu memperbaiki kepribadian peserta didik menjadi lebih baik. Pendidikan Agama Katolik menjadi pedoman dan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian peserta didik dan mengembangkan kepribadian peserta didik dengan menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab, peduli, saling menghormati, dan saling menghargai satu sama lain.

Harry Stefanus; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Skripsi  ini  bertujuan  untuk  melihat  pentingnya  pendampingan  pastoral bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, dan mengetahui model pendampingan pastoral yang perlu diterapkan. Hal ini didasarkan pada sulitnya penerimaan oleh orang tua terhadap hadirnya Anak Berkebutuhan Khusus dalam rumah tangga mereka. Tulisan ini dikaji dengan menggunakan metode kepustakaan. Dengan bersumber pada buku, jurnal, kitab suci, dan dokumen Gereja, data siswa yang diambil dari salah satu sekolah luar biasa dan sumber lainnya yang mendukung penulisan ini. Berdasarkan hasil kajian penulis, disimpulkan bahwa peranan pendampingan pastoral terhadap orangtua anak berkebutuhan khusus sangat besar. Dengan pelayanan pastoral para orang tua mampu untuk menerima Anak Berkebutuhan Khusus dalam rumah tangga mereka. Pendampingan pastoral untuk orang tua dari Anak Berkebutuhan Khusus diharapkan menjadi tanggung jawab Gereja karena salah satu dari seluruh anggota Gereja ialah keluarga yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. Pendampingan pastoral ini diharapkan mampu memberi   penguatan   kepada   orang   tua   serta   keluarga   dalam   merawat, membimbing, menuntun serta memenuhi keperluan Anak Berkebutuhan Khusus

Fitria Fitria; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Skripsi ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang melihat bahwa masih banyak umat Katolik yang belum memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan tepat. Hal ini nampak ketika umat masih ada yang tidak tahu kapan harus berdiri, duduk, membungkuk, berlutut. Penyebab ketidaktahuan dan ketidakpahaman  ini  berkaitan  dengan  kurangnya  katekese  tentang  tata  gerak liturgi. Maka, dengan tulisan ini, pemahaman umat Katolik mengenai tata gerak liturgi semakin meningkat. Skripsi ini ditulis dengan menggunakan metode kepustakaan. Penulis mengkaji  tema  ini  dengan  bersumber  pada  buku-buku,  jurnal,  skripsi  dan dokumen-dokumen resmi Gereja. Sebagai hasil kajian penulis, dapat disimpulkan bahwa salah satu bagian liturgi  yang perlu  diperhatikan  adalah  tata  gerak  liturgi.  Maka dari  itu,  umat diharapkan agar mampu memahami dan menerapkannya dengan baik dalam berliturgi. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman umat mengenai tata gerak  liturgi,  penulis  mengusulkan  penggunaan  model  katekese praktis  dalam penulisan  skripsi  ini.  selain  itu  penulis  juga  mengusulkan  tema  dan  program khusus untuk melaksanakan katekese tentang tata gerak liturgi. Melalui program dan tema model katekese praktis ini, umat diajak untuk memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan baik dan tepat sebagaimana mestinya. Selain itu, model katekese bentuk praktis ini sangat cocok diterapkan bagi umat di stasi- stasi, mengingat bahwa pelaksanaan katekese praktis ini tidak memakan waktu yang  lama,  dan  langsung  mengajak  umat  tidak  hanya  terbatas  pada  teori melainkan pada tindakan. Dengan demikian, umat dapat memahami dan menerapkan tata gerak liturgi dengan mudah.

Elia Katarina; Silvester Adinuhgra; P. Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi budaya Dayak Siang manugal dalam hidup menggereja. Manugal merupakan salah satu tradisi kebudayaan masyarakat Suku Dayak Siang yang sampai sekarang masih tetap dilaksanakan tanpa terkecuali termasuk yang beragama Katolik dan umat Katolik di stasi Santo Petrus Cangkang lebih tertarik mengikuti kegiatan manugal jika dibandingkan dengan hidup menggereja. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengkaji tema skripsi relevansi budaya Dayak Siang manugal dalam kehidupan menggereja. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terbagi atas 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa adanya relevansi nilai-nilai positif budaya  manugal  dalam  kehidupan  menggereja,  yang  pertama  nilai  teologis terdapat dalam bentuk doa, yang kedua nilai sosiologis terdapat dalam kebersamaan, yang ketiga nilai estetika terdapat dalam bentuk barisan dan kangkurung. Melalui studi ini di harapkan adanya keseimbangan antara kegiatan manugal dengan hidup menggereja.

Ardi Anggara; Paulina Maria; Timotius Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dominasi pola asuh, kendala yang dihadapi, dan cara yang dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan iman anak di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Permasalahan yang terjadi pada anak yang diduga karena lemahnya pola asuh orang tua. Hal-hal kecil tentang agama yang tidak secara benar ditanamkan oleh orang tua melalui pola asuh dapat menimbulkan permasalahan yang besar di kemudian hari. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tempat pelaksanaan penelitian dilaksanakan di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah.   dengan jumlah informan ada 13 orang yang terdiri dari pastor Paroki, Katekis, guru sekami, orang tua dan anak. Penelitian ini mengunakan teknik analisis data menggunakan model interaktif analisis data kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil  penelitian  ini  menyimpulkan  bahwa  di  Paroki  St.  Petrus  dan     Ampah Khususnya di Stasi Wuran, Kalamus dan Tampa lebih banyak umat yang menerapkan pola asuh permisif. Kendala yang dihadapi oleh umat di Paroki St. Petrus dan  Ampah tua  untuk mengembangkan  iman  anak  yaitu  kurangnya  daya  tarik  anak  terhadap kegiatan  iman,  pengetahuan  iman  orang tua  yang masih  kurang,  orang tua  yang kurang   aktif   dalam   kegiatan   iman   dan   pekerjaan   orang   tua.   Faktor-faktor permasalahan tersebut diatasi dengan memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan gereja, memberikan pemahaman dan pengetahuan agama Katolik pada orang tua dan memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas orang tua dan anak. Kontribusi pola asuh orang tua yang permissive membuka peluang bagi para pekerja   pastoral   dan   gereja   untuk   memberikan   cara-cara   yang   baik   bagi perkembangan iman anak-anak ditengah minimnya pengetahuan, kesibukan dan kurangnya dukungan orang tua.

Alan Paulus; Paulina Maria; Timotius Tote Jelathu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran katekis dalam memberikan katekese kepada remaja mengenai dampak minuman keras di Stasi Santo Yakobus Penda Asam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi, penentuan topik, profil informan,wawancara dengan informan, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan  yang akan terjadi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tidak semua remaja memahami dampak minuman keras kepada diri sendiri dan Gereja. Anak remaja juga belum mengetahui apa yang terjadi sehingga minat dalam kegiatan Gereja kurang aktif, padahal anak remaja punya tanggung jawab sebagai penerus Gereja yang akan datang. Temuan lain dari penelitian ini adalah katekis kurang berperan memberikan kegiatan  katekese dalam  membangkitkan    semangat  anak  remaja dengan harapan dapat membantu remaja yang bermasalah agar semakin aktif. Semua pihak dapat mendukung dan  bekerja sama dengan  katekis atau petugas pastoral memberikan katekese untuk kehidupan Gereja di Stasi Santo Yakobus Penda Asam. Katekese hendaknya berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan demi mengatasi permasalahan yang ada pada anak remaja. Oleh sebab itu,  menjadi  tugas  para  katekis  supaya  mampu  membangkitkan  minat  dan semangat anak remaja bisa melakukan kegiatan positif.

Fanny Magdalena Sinega

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, fasilitas, dan lokasi terhadap kepuasan tamu pada Villa Camp David Wonolopo Semarang. Populasi adalah tamu yang menginap di Villa Camp David Wonolopo Semarang dengan rata-rata 80 orang/bulan, dengan jumlah sampel sebesar 80 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus, yaitu 100% dari jumlah populasi tamu yang menginap di Villa Camp David Wonolopo Semarang dalam satu bulan. Analisis ini mencakup validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan F, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan (X1) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu, fasilitas (X2) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu, lokasi (X3) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu. Berdasarkan Uji F , kualitas pelayanan, fasilitas, dan lokasi berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap kepuasan tamu di Villa Camp David Wonolopo Semarang. Berdasarkan Uji Regresi Berganda, dari ketiga nilai koefisien regresi variabel independen ( kualitas pelayanan, fasilitas , dan lokasi) yang paling berpengaruh terhadap variabel dependen (kepuasan tamu) adalah variabel lokasi yaitu sebesar 0,476.

Ikhwanto , Ikhwanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya desa wisata? 2) Bagaimanakah bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan 1)Terbentuknya desa wisata di Desa Tlogoweru berawal dari gagasan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta bantuan Program PNPM Mandiri Pariwisata, kemudian dikelola masyarakat setempat dengan tantangan dari pihak-pihak yang kurang mendukung adanya desa wisata. Justru hal tersebut menjadi tantangan bukan penghalang. Dengan kata lain, pemerintah membangunkan tidur panjang masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi adanya Desa Wisata Tlogoweru yang dikenal dengan ikon Penangkaran burung hantu. Pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini Pokdarwis Tlogoweru diterapkan dalam bidang atraksi dan akomodasi wisata. Pengelolaan masyarakat dalam bidang tersebut adalah dengan menyelenggarakan, a) pertemuan, b) pendampingan, c) bantuan modal sebagai stimulan, d) pembangunan sarana prasarana, e) pembentukan klompok sadarwisata (Pokdarwis), f) kerja bakti, g) Pemasaran. Hal ini relevan dengan teori benntuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat menurut Hutomo, namun terdapat bebarapa tambahan poin penting yang belum diungkapkan pada teori tersebut, misalnya pemasaran dan kerja bakti seperti yang terjadi pada Desa Wisata Tlogoweru. Sedangkan, Pengimplementasian bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka mempercepat terwujudnya keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Wisata Tlogoweru. Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru berdampak pada bidang ekonomi yang meliputi peningkatan pendapatan masyarakat serta penciptaan lapangan pekerjaan baru. Desa Wisata Tlogoweru dengan ikonnya Penangkaran burung hantu yang menyimpan mitos ternyata membawa berkah kesejahteraan bagi warga sekitar setelah adanya upaya pengelolaan wisata.Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru memiliki dampak sosial-budaya mencakup peningkatan kualitas SDM, perubahan perilaku masyarakat agraris ke masyarakat pariwisata, pelestarian kebudayaan lokal berupa pelestarian seni wayang beber yang sudah langka ditemukan di Jawa, namun di sisi lain menimbulkan konflik perebutan kepengelolaan.

Gati Wisnu Aji Kusuma

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Di Kabupaten Temanggung terdapat suatu tempat yang memiliki daya tarik wisata dan berpotensi menarik minat kunjungan wisatawan, yaitu Jumprit yang berada di Desa Tegalrejo, Kec. Ngadirejo, Kab. Temanggung, Jawa Tengah. Namun pada setiap harinya Jumprit mengalami penurunan pengunjung atau wisatawan. Berdasarkan masalah tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk melakukan daya tarik wisata Jumprit berdasarkan pada unsur-unsur daya tarik yang dimiliki oleh daya tarik wisata tersebut yang meliputi : 1. Orisinality,  2. Variatif,  3.  Scarcity,  4.  Wholesomeness,  5.  Uniqueness,  6.  Totality, diharapkan akan berdampak positif terhadap minat kunjungan wisatawan seperti menambah minat kunjungan wisatawan atau wisatawan semakin ramai untuk berkunjung ke Jumprit Kabupaten Temanggung.

Suwarti, Suwarti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Perkembangan dunia pariwisata merupakan salah aset negara, bisa dilihat dari angka statistik Badan Perencanaan Daerah Kota Semarang. Tenaga Kerja Wanita Bidang Pariwisata suda siap terjun ke Industri Pariwisata khususnya usaha jasa pariwisata. Tenaga Kerja wanita bidang pariwisata sangat dibutukan oleh perusahaan- perusahaan khususnya Industri pariwisata Semarang, telah membuktikan bahwa tenaga kerja wanita bidang pariwisata tercatat cukup banyak dibandingkan kaum pria,  meskipun dalam penelitian ini kaum wanita terkadang  masih mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan ini terjadi karena alasan gender. Dari hasil penelitian Persepsi Masyarakat terhadap tenaga kerja wanita bidang pariwisata di Kota Semarang wanita lebih berperan, unggul di Industri Pariwisata karena lebih luwes, fleksible, lebih menarik di bandingkan kaum laki-laki.

Nina Mistriani; Ovia Widayanti Pratamaningtyas

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Grand Maerakaca atau sering disebut Puri Maerakaca merupakan salah satu bagian dari Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan Jawa Tengah (PRPP). Daya tarik wisata tersebut cukup menarik dan potensial di Kota Semarang, seperti spot mangrove viral sebagai tempat instagramable saat liburan. Puri Maerakaca adalah satu-satunya tempat wisata budaya dan edukasi yang menampilkan miniatur kota dan kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Meskipun demikian perlu adanya strategi pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan daya tarik wisata yang tepat untuk pengembangan daya tarik wisata Maerakaca. Penelitian ini pendekatan melalui strategi aspek penawaran dan permintaan pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui wawancara yang terdiri dari wisatawan, ahli pariwisata, serta dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan daya tarik wisata melalui aspek penawaran pariwisata meliputi aspek daya Tarik, trasportasi, fasilitas, dan kelembagaan, sedangkan aspek permintaan pariwisata meliputi harga, pendapatan, sosial budaya, sosial politik, intensitas keluarga, harga barang substitusi, harga barang komplementer. Kedua aspek tersebut saling berkaitan dan berdampak pada kemampuan destinasi untuk mampu menarik wisatawan berkunjung.

Dyan Triana Putra

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pengembangan Wisata Alam lebih efektif dalam pengembangan, jika mengetahui karakteristik infrastruktur pendukung potensi daya tarik berdasarkan segmen wisatawan. Ambarawa Kabupaten Semarang memiliki potensi wisata yang perlu didukung, sehingga dapat memberikan pengaruh eksternal dalam kegiatan daya tarik wisata di kawasan Eling Bening. Salah satu bentuk dukungan yaitu penyediaan infrastruktur yang masih perlu untuk dilakukan pengembangan maupun peningkatan dalam mencapai tujuan, yaitu memberikan dukungan terhadap kegiatan wisata. Maka, di perlukan pengembangan infrastruktur pendukung wisata, dan segmen wisatawan. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif untuk mencari potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur pendukung dan segmen wisatawan. Peneliti ini menghasilkan potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur yang ada, Kondisi infrastrukur bermacam macam mulai dari kondisi tidak ada sampai ada, seperti infrastruktur yang sudah ada adalah kondisi jalan yang baik, namun belum adanya pengamanan di area jalan pendukung daya tarik wisata, tempat makan yang sudah baik, namun dalam kondisi tertentu tidak bisa memberikan pelayanan secara maksimal, tempat parkir yang luas, namun masih dijadikan satu dengan sarana parkir berkuda, rambu rambu petunjuk jalan dan arah sudah tersedia yang ada di pintu masuk Ambarawa, yang terakhir yaitu fasilitas amenitas yang berupa gazebo. tempat bermain, spot selfie dan wahana bkolam renang. Sedangkam untuk yang belum ada seperti pusat souvenir, kantor pusat informasi dan pelayanan, pos keamanan.

Aprillya Dwi Sarweni; Novita Wulan Sari

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Hypertension is situation where blood pressure exceeding the limit of normal with blood pressure 140/90 mmHg and which includes non contagious disease. Complementary therapy can reduce the risk of hypertension complications. SEFT therapy one of a complementary therapy that can be used to overcome the problem of increasing blood pressure. The purpose of this study was to carried out SEFT therapy towards decreasing blood pressure in hypertension patients in the built area of Puskesmas Rowosari Semarang. This type of researAch is descriptive using the case study approach method. The criteria used in the case study: primary hypertension patients, hypertension sufferers were able to communicate well, hypertension patients who did not take anti-hypertension drugs. Case study analysis was carried out by processing data through observation of blood pressure before and after SEFT therapy. The results of the case study showed that there was a decrease of blood pressure. Before therapy the blood pressure of  the subject I was 170/110 mmHg decreased to 120/80 mmHg and in subject II before therapy, blood pressure 160/100 decreased to 140/80 mmHg. The recommendation is with control of blood pressure by using SEFT therapy, the society can apply this therapy.