Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 66741-66760 of 67,356

Analytics

Srianto, Alfonsa Maria Sofia Hapsari

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Mengajar adalah pekerjaan transformatif yang dilakukan oleh seorang guru atau oleh suatu tim dalam rangka mengoptimasikan pencapaian tingkat kematangan dan tujuan belajar siswa. Guru juga harus mampu memilih media pembelajaran yang tepat serta mengembangkan sendiri media pembelajaran yang inovatif. Kompetensi mengembangkan media pembelajaran idealnya telah dikuasai guru, tetapi pada kenyataannya masih banyak guru yang belum menguasai kompetensi tersebut dengan baik. Guru pada umumnya lebih mengandalkan media pembelajaran yang sudah ada, tetapi belum membuat atau mengembangkan media secara mandiri. Salah satu cara menyampaikan materi pembelajaran dapat menggunakan media pembelajaran dengan Software Program R. Program R juga dapat membantu guru dalam menyelesaikan permasalahan matematika dengan cepat . Seorang guru harus selalu membekali diri dengan kemampuan yang sesuai dengan perkembangan jaman. Perkembangan dalam dunia teknologi adalah salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang guru. Jika seorang guru mampu mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkan teknologi tersebut dalam pembelajaran maka kompetensi guru tersebut akan meningkat dan berakibat meningkatnya kemampuan siswa

Marjam Desma Rahadhini, Lamidi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan kepada para anggota karang taruna Sinoman Rejosari Bersatu (SiRestu) dukuh Rejosari, Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dilakukan dengan mengambil tema: ”MENCIPTAKAN PRODUK INOVATIF DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KAIN BAGI KARANG TARUNA SIRESTU, DUKUH REJOSARI, DESA TERAS, KECAMATAN TERAS, KABUPATEN BOYOLALI”. Luaran dari kegiatan ini adalah: 1. Membuka wawasan bagi anak-anak muda Sirestu agar mampu membaca peluang yang ada di sekitarnya, 2. Meningkatnya pengetahuan bagi anggota Sirestu dalam memanfaatkan limbah kain dari pabrik/industri, yang bisa diberdayakan menjadi produk yang bernilai jual tinggi, 3. Meningkatnya pengetahuan dari anggota Sirestu tentang aneka macam produk yang dapat dihasilkan dari limbah kain, 4. Kegiatan ini dapat berlanjut, sehingga organisasi karang taruna Sirestu bisa lebih berdaya guna karena adanya kemitraan dengan tim pengabdian dari Unisri. Kegiatan ini dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1. Pemilihan obyek pengabdian kepada masyarakat dengan memperhatikan peluang yang ada yaitu limbah kain dari indutri yang demikian banyak, tetapi masyarakat (pemuda) belum ada yang tertarik, 2. Penyampaian materi Penyuluhan tentang bagaimana menghasilkan produk inovatif yang bernilai jual tinggi dengan memanfaatkan limbah kain, 3. Penyampaian materi tentang bagaimana cara-cara pemasaran produk inovatif tersebut, 4. Pelaksanaan evaluasi. Evaluasi yang akan dilakukan dengan cara: sebelum penyuluhan dilakukan tanya jawab untuk mengetahui pengetahuan awal setiap peserta tentang limbah kain. Setelah penyuluhan selesai dilakukan tanya jawab lagi tentang materi yang sama. Dengan membandingkan hasil jawaban yang telah dilakukan, maka akan diketahui apakah ada peningkatan pengetahuan peserta tentang menciptakan produk inovatif dengan memanfaatkan limbah kain.Kata kunci: produk inovatif, limbah kain

Anggit Grahito Wicaksono, Ratna Widyaningrum

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

This community service aims to (1) provide understanding in the preparation of learning tools that are integrated with environmental education, (2) socialize innovative programs as an effort to realize the school’s cares and cultured environment, and (3) inculcate the attitude of environmental concern and scientific attitude to students of elementary school. The place of the community service is done in SDN Prawit I No. 69 Surakarta. Methods of implementation of community service include: (1) the approach method undertaken from the survey, licensing and motivation stages for the teacher to be trained (2) the method of program implementation, including the preliminary stage, the socialization and audience stage, the implementation stage and the final evaluation stage. The expected output targets is the teacher who attended this training is able to arrange learning tools and able to realize the program to the school’s cares and cultured environment. The resulting output is educational environment-oriented learning tools, Green Club's extracurricular design, implementation program in realizing a caring and cultured school environment, and publication of community service articles in scientific journals. Based on the dedication that has been done, the teachers feel interested and start designing environmentally oriented learning tools, schools have implemented clean and healthy life behaviour, and start running programs to adiwiyata school.Keywords: Environmental Concern Attitude, Scientific Attitude, School’s Care and Cultured Environment.

Sayekti, Sri Hartini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Ejektivitas dan efisiensi penyebaran informasi dalam dunia usaha sangat diperlukan. Penggunaan HP dan internrt memberikan manfaat yang dapat mengembangkan potensi bagi penggunanya melalui informasi – informasi yang dipelajarinya dari media tersebut sekaligus memberikan dampak lingkungan yang luas.. Namun demikian pada kenyataannya masih banyak ibu-ibu pelaku usaha di desa Jatikuwung yang belum memanfaatkan fasilitas-fasilitas berupa berbagai aplikasi di HP dan internet untuk dikreasikan menjadi media promosi dalam pemasaran produk industry mereka. Untuk itulah, maka melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diharapkan Ibu-ibu di desa Jatikuwung Gondangrejo Kranganyar sebagai khalayak sasaran akan dapat meningkatkan kreativitasnya dalam berwirausaha melalui pendayagunaan fungsi HP dan internet. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah : ceramah bervariasi , simulasi , tanya jawab.dan pendampingan.

Alwi Suddin, Y. Djoko Suseno

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Penataan tempat UKM khususnya terus diupayakan oleh pemda berkaitan dengan pengelolaan yang semakin profesional. Pada kondisi saat ini tempat UKM mengalami perkembangan yang cukup signifikan dilihat dari jumlah pengunjung yang datang setiap tahunnya mengalami kenaikan. Dampak dari perkembangan UKM tersebut mengakibatkan semakin banyaknya kelompok Pedagang kecil yang ada di Terminal Ngabeyan Kartasura Sukoharjo. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan di kelompok Pedagang Kaki Lima di Lingkungan terminal Ngabeyan Kartasura Sukoharjo adalah dengan memberikan solusi alternatif meliputi: (1) Penyuluhan sistem pengelolaan manajemen usaha kecil. (2) Penyuluhan sistem pemasaran dan promosi produk. (3) Penyuluhan sistem pengelolaan keuangan. Hasil yang dicapai : (1) Dengan adanya optimalisasi peran dan lembaga perbankan, persyaratan dan prosedur yang ditetapkan oleh lembaga penyalur kredit. (2) Keberhasilan penerapan dan pengelolaan usah kecil (pedaang tahu asongan), Nampak meningkatkan jumlah usaha kecil lain semakin bertambah menjadi usaha yang lebih baik. (3) Dengan keberhasilan dari pendekatan akan meningkatkan jumlah usaha kecil yang memperoleh kepercayaan mengelola kredit modal usaha dan mampu beroperasi secara bisnis (saling menguntungkan). (4) Usaha kecil sebagai kelompok pedagang dengan skala usaha dan berperan usaha kecil dalam penyerapan tenaga kerja selatif besar, sehingga pengembangan usaha tersebut merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. (5) Dalam rangka lebih mengembangkan usaha kecil, maka strategi yang dapat dilakukan usaha kecil adalah mengoptimalkan peran penyuluhan dan pendampingan dalam membina dan melakukan pendampingan para usaha kecil

Ernadewi Kartika Sari, Riyani

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Karang Taruna Eka Karya yang beralamat di desa Slametan RT 10, RW 04, Gatak, Ngawen, Klaten, Jawa Tengah. Waktu pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dari tanggal 13 Oktober sampai 15 Oktober 2017. Pengabdian ini dengan berlandaskan pada sebuah penyadaran akan pentingnya sumber daya manusia yang berpotensi untuk masa depan yang lebih baik. Dengan adanya manusia sebagai sumber daya yang sangat berpotensi, maka dari itu, penting adanya sebuah peningkatan ilmu pengetahuan terutama bahasa. Hal itu akan mendampingi mereka dalam proses modernisasi yang semakin banyak membutuhkan pemahaman dan pengertian yang lebih. Penting bagi mereka untuk mendapatkan ilmu bahasa untuk menghadapi modernisasi yang semakin maju. Beberapa permasalahan yang dihadapi para pembelajar bahasa adalah pemikiran bahwa belajar bahasa asing sukar dan membosankan. Bagi mereka yang telah bekerja, belajar bahasa asing dengan mendatangi lembaga bimbingan belajar juga kurang fleksibel waktunya, di masyarakat belum terdapat platform interaktif sebagai media pembelajaran, biaya yang mahal serta beberapa permasalahan lain yang banyak dihadapi oleh pembelajar bahasa. Untuk mengatasi beberapa permasalahan tersebut maka aplikasi mobile untuk belajar Bahasa khususnya bahasa Inggris hadir untuk menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin belajar bahasa asing dengan cara yang lebih efektif, efisien dan fleksibel dalam masalah waktu. Para pembelajar bahasa juga dapat belajar bahasa asing dimanapun dan kapan saja mereka suka. Dengan hadirnya Aplikasi mobile tersebut, maka diharapkan akan banyak masyarakat Indonesia baik di kota dan pedesaan yang mampu menguasai bahasa asing dengan cara yang mudah dan menyenangkan.Kata Kunci : Digital Lietarcy, Aplikasi Belajar Bahasa di smarthpone

Widajanti, Erni

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan.pada Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 27 Agustus 2017 jam 08.00 WIB sampai dengan jam 12.30 WIB, bertempat di Balai Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Dengan judul: ”Penyuluhan Tentang Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil pada Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar”. Luaran dari kegiatan dari ini diharapkan dapat : 1) Meningkatkan pengetahuan pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar tentang konsep-konsep kewirausahaan agar mereka memiliki pengetahuan yang benar tentang kewirausahaan 2) Membekali pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar tentang bagaimana mengelola usaha kecil yang akan mereka rintis, sedang mereka jalankan dan telah mereka jalankan yang sekarang sudah tidak lagi mereka jalankan. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi: 1. Pemilihan peserta pengabdian pada masyarakat, yaitu pengurus dan anggota pada Karang Taruna Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar. 2. Penyampaian materi penyuluhan, 3. Pelaksanaan evaluasi. Evaluasi yang akan dilakukan dengan cara: sebelum penyuluhan dilakukan tanya jawab untuk mengetahui pengetahuan awal dari peserta tentang wirausaha dan tentang mengelola usaha kecil, setelah penyuluhan selesai, dilakukan tanya jawab lagi tentang materi yang sama. Dengan membandingkan hasil jawaban yang telah dilakukan, maka diketahui ada peningkatan pengetahuan tentang wirausaha dan bagaimana cara mengelola usaha kecil.Kata Kunci: Kewirausahaan, Usaha Kecil

Sumarno Dwi Saputro, Rahayu Triastity

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Sangkar burung Kelurahan Mojosongo merupakan setra industri sangkar burung terbesar. Terdapat 55 pengrajin sangkar burung yang terbesar di 7 RW. 43 pengrajin diantaranya ada di RW 04. Berdasarkan analisis situasi di atas, maka secara umum permasalahan pokok yang dihadapi mitra adalah: (1) Belum mempunyai kemampuan mengelola keuangan dengan benar. (2) Belum mempunyai kemampuan membuat pembukuan keuangan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi: (1) Ceramah (2) Diskusi (3) Tanya Jawab (4) Pendampingan. Sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta dalam kaitannya dengan kemampuan mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar, maka Program Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk transfer iptek yang dilakukan berupa sosialisasi dan penyuluhan kegiatan dilakukan melalui pembekalan wawasan pengetahuan, sehingga harapannya UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta yang diberi penyuluhan dapat memiliki kemampuan mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan yang telah dilakukan, maka akan dilakukan evaluasi minimal 3 (tiga) kali, yaitu evaluasi proses, evaluasi akhir dan evaluasi tindak lanjut. Setelah diberikan penyuluhan oleh Tim Pelaksana dari Universitas Slamet Riyadu Surakarta, UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta dapat memahami dengan jelas materi sosialisasi tentang mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar. Berdasarkan transfer Iptek yang telah dilaksanakan pada UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta ada beberapa saran yang perlu dipertimbangkan yaitu : Bagi UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta sebagai informan kunci penyebarluasan informasi, hendaknya mampu memberdayakan hasil pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dari kegiatan P2M bagi masyarakat pentingnya bagaimana cara mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar.

Widhoyoko, Yudhistiro Pandu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam berkomunikasi antara pamong Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo dengan warganya dan memanfaatkan teknologi yang dimiliki Kantor Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo oleh untuk membantu mempercepat kinerja terutama dalam hal berkomunikasi. Peningkatan kecepatan dan ketepatan berkomunikasi antara pihak Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo dan Warga Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo adalah dengan menawarkan pelatihan pembuatan Blog menggunakan tempalete wordpress gratisan yang mudah dan tidak berbayar sebagai wadah komunikasi dan interaksi kedua belah pihak tersebut. Pada kegiatan pengabdian ini digunakan metode simulasi dengan mendorong para pamong untuk melakukan pembuatan Blog. Sehingga pemanfaatan teknologi yang dimilki Kantor Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo secara optimal dapat dimanfaatkan dan berguna untuk seluruh warga.Kata kunci: Blog, Wordpress, Komunikasi, Pemerintahan

Riyani, Luqman Alhakim

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari fenomena-fenomena kepemudaan yang harus senantiasa ditingkatkan, diantaranya tenggang rasa, kerja sama, kebersamaan, hard skill, soft skill, dan sebagainya, dan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat pemuda yang implikasinya pada peningkatan soft skill dan hard skill baik dilingkungan keluarga, sekolah/tempat bekerja, maupun masyarakat. Bahasa sebagai media komunikasi verbal maupun tulisan memiliki peranan baik secara interpersonal maupun transaksional untuk menunjang kompetensi berkomunikasi sehingga pesan yang tersurat maupun tersirat akan tersampaikan dan difahami sesuai maksud dari interlocutor. Bahasa asing (Inggris) berperan sebagai media untuk memudahkan komunikasi pemuda dengan anggota masyarakat maupun dengan bacaan tertulis. Interaksi dengan anggota masyarakat bermakna bahwa pemuda memerlukan bahasa Inggris untuk berinteraksi dengan sesama pengguna bahasa Inggris untuk mencapai tujuan tertentu, diantaranya interaksi dengan tenaga pendidik bahasa Inggris (apabila pemuda masih menempuh pendidikan), interaksi dengan rekan kerja maupun relasi asing, dan sebagainya. Interaksi dengan bahasa cetak bermakna aktifitas pemuda terhadap bahasa tulis, diantaranya materi bacaan cetak maupun non-cetak berberbahasa Inggris, dan sebagainya. Materi pengabdian ini adalah strategi belajar mendiri menggunakan ebooks dan media sosial. Belajar mandiri merupakan suatu kegiatan belajar secara sadar baik didalam maupun diluar kelas sebagai bentuk tanggung jawab peserta didik untuk mencapai tujuan tertentu. Self-study dilatarbelakangi kesadaran dan kemauan peserta didik untuk belajar. Media sosial merupakan media komunikasi verbal maupun non-verbal sehingga dapat dipergunakan untuk mempraktikkan penggunaan bahasa secara interpersonal maupun transaksional. Pengabdian ini telah dilaksanakan pada 11 pemuda Desa Jetak 02/03, Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. Pada hari Sabtu, 26 November 2016 pukul 16.00 -17.00. Hasil pengabdian ini adalah (1) para pemuda memahami penggunaan media sosial tidak hanya sekedar mengirim dan menerima informasi namun juga sebagai sarana praktik penggunaan bahasa Inggris secara tertulis; (2) pemuda memahami dan akan mencoba mempraktikkan belajar mandiri menggunakan ebooks sebab waktu mereka untuk belajar bahasa Inggris dibawah bimbingan guru hanya disekolah dan beberapa jam dilokasi les; dan (3) pemuda membentuk group blackberry dan whats up sebagai tindak lanjut dari pengabdian ini untuk mempraktikkan komunikasi non-verbal dengan sesama pengguna.

Halifa Haqqi, Setyasih Harini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Modern society is the result of joint relations between men and women. Nowadays, women’s subordination obstacle to women ‘s development and advancement. Women’s subordination as a kind of patriarchy system also deeper poverty. No progres of society without women activities. Empowering of women become a way to increase human security. The purpose is how to empower village women of Brujul, sub-district Jaten, Karanganyar regency. Increasing empowerment of village women is very important. It can develop and progress society in that village. There are three indicators of women empowerment: security, decision making and mobility. Method of this community service is meeting and discussion with the women of Brujul village. The result of this discussion that security of the women from Brujul still influenced by patriarchy system and lower education. Furthermore, the older married women had less power to increase their security. The younger married women with higher education have more power in decision making process of houshold and health. Higher education background can influence of women mobility. The women mobility also dependent upon how their family view women’s right. The result of this community service show that increasing knowledge about human right, human security and empowerment is very important for the women of Brujul village.Key words: women, empowerment, human security

Retno Susanti, Suprihatmi SW

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis ritel banyak diminati masyarakat Surakarta untuk dikembangkan karena tidak membutuhkan sumber daya yang materiil. Demikian halnya di Kalurahan Nusukan, sebagian masyarakat mempunyai mata pencaharian sebagai pedagang ritel dengan jenis usaha beragam seperti pedagang kelontong, makanan, sembako, pakaian, dan sebagainya. Namun pada kenyataannya usaha ritel di Cangakan Kalurahan Nusukan belum dapat berkembang dengan baik. Hal ini disebabkan pengusaha dalam memulai usahanya tanpa bekal pengetahuan yang cukup. Aspek pemasaran dan keuangan belum diterapkan dngan baik. Target penyuluhan adalah pengusaha bisnis ritel di Cangakan Kalurahan Nusukan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Metode yang digunakan dalam mengatasi masalah pengusaha bisnis ritel di Cangakan adalah penyuluhan sistim pemasaran dan penyuluhan sistem pengelolaan keuangan. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan usaha pada aspek pemasaran dan keuangan serta peningkatan laba usaha.Kata kunci : Pemasaran, Keuangan, Laba.

Pratama, Alif Candra; Rochmani, Rochmani

DINAMIKA HUKUM 2018 Universitas Stikubank

Pencemaran lingkungan hidup tidak hanya berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat yang ada sekarang namun juga akan mengancam kelangsungan hidupnya kelak. Adanya pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari adanya pembuangan limbah ke sungai yang berulang membuat perlunya ada penegakan sanksi pidana yang didasarkan pada UUPPLH. Kasus yang diangkat dalam penelitian ini adalah kasus pencemaran air di sungai Klampisan oleh PT. Marimas pada tahun 2013 yang berdampak pada warga di sekitar sungai Klampisan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penegakan sanksi pidana dalam pencemaran lingkungan hidup ditinjau dari UUPPLH dan menjelaskan hambatan dalam penegakan sanksi pidana dalam pencemaran lingkungan hidup ditinjau dari UUPPLH. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan peraturan perundang – undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori – teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum yang menyangkut permasalahan tersebut. Metode analisis data menggunakan cara deskriptif kualitatif PT. Marimas, Semarang belum dikenakan sanksi pidana atas pencemaran sungai Klampisan yang diakibatkan karena kurangnya alat bukti dalam pembuktian pencemaran lingkungan sehingga penegakan sanksi pidana dalam pencemaran lingkungan hidup ditinjau dari UUPPLH di PT. Marimas, Semarang belum berjalan. Hambatan dalam penegakan sanksi pidana dalam pencemaran lingkungan hidup ditinjau dari UUPPLH di PT. Marimas, Semarang adalah kurangnya sosialiasi kepada masyarakat terkait hukum lingkungan, kendala dalam pembuktian karena di sepanjang Kali Klampisan terdapat sekitar 7 industri yang punya andil membuang limbah ke badan sungai tersebut dan pembangunan instalasi Pengelolaan Air Minum (PAM) di wilayah Purwoyoso, dan belum maksimalnya infrastruktur penegakan hukum yang disebabkan oleh kurangnya ketegasan dalam pelaksanaan peraturan perundangan dan sumber daya manusia di Dinas Lingkungan Hidup yang jumlahnya belum memadai untuk melakukan pengawasan.

Oktaviani, Rachmawati Meita; Adellina, Sheila

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

One of the biggest state revenue to support the country's life is taxes. Tax compliance is one of the factors that affect the size of a state income tax. This study aimed to examine the effect of tax knowledge, tax awareness, quality of service tax authorities, tax rates, and tax penalties on tax compliance SMEs.The population in this study is the taxpayer SMEs in Gayamsari, Semarang City as much as 80 SMEs that are in 7 villages namely, Gayamari, Tambakrejo, Kaligawe, large rice fields, Siwalan, Tendean Lamper, Sambirejo. The sampling method is done by census sampling method, the number of taxpayers SME population in Sub Gayamsari entirely used as a sample in the study. The analysis tool used is multiple linear regression.The results showed that knowledge of tax significant positive effect on the SME tax compliance, tax awareness significant positive effect on the SME tax compliance, service quality fiskus significant positive effect on the SME tax compliance, tax rates significant positive effect on the taxpayer kepatuhaan SMEs, and tax penalties significant positive effect on the SME. Keywords: Knowledge Tax,Tax Awareness,Service Quality authorities,Tax Rate Tax Sanctions, Taxpayer Compliance SMEs.

Cristiana, Intan; Maryono, Maryono

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This research aims to investigate and analyze factors that influence provincial government disclosurefiscal years 2013-2015. Disclosure of goverment financial statements is a form of goverment transparency and accountabilit, but many local goverments do not disclose the full financial statements. Population of this research are provincial goverment financial statements in Indonesia fiscal year 2013-2015 based on Government Accounting Standard. Samples are included in the criteria of this study were 101 financial statements using purposive sampling method. This research data analysis methods using the multiple linear regression analysis by SPSS 23.0. The results showed that realized of revenue and number of units under Provincial (SKPD) have positiveand significant influence on the disclosure level of provincial government financial statements. While total asset have negative effect and significant influence on the disclosure level of provincial government financial statements. However, the level of dependence,population, number of audit findings and level of financial irregularities do not significantly influence the disclosure level of provincial government financial statements. Keywords: Influence provincial government disclosure, BPK audit results, Government Accounting Standard.

Febriatmoko, Bogy; Wulandari, Sartika; Hardiyanti, Widhian

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to describe the financial performance of banks based on the results of banking financial ratio analysis. The type of research used in this study is descriptive research type using a quantitative approach. The results of banking financial ratio analysis on liquidity ratio analysis shows the condition of financial performance of PT. Bukopin (Persero), Tbk period 2014-2015 can be said good. The average CR of 17.57%, RR 539,239 LDR of 85.12%, LAR of 68.97% has met the standards set by Bank Indonesia and has also exceeded the average of the Commercial Bank of the Company (BUP). The results of solvency ratio analysis, financial performance condition of PT Bukopin (Persero) Tbk in 2014-2015 can be said good because the average CAR of 13.88%, LDAR of 2.39%, DER of 1057.92%, the value has been meet the requirements of Bank Indonesia. In the analysis of earnings ratio, the condition of financial performance can be said not good, because the average on ROA is only 0.97%, ROE of 11.20%, and BO / PO of 88.39%, NPM of 9.49%, the value is still below the average BUP and under the terms of Bank Indonesia. From all financial ratio analysis hence can be known how financial condition of PT. Bukopin (Persero), Tbk. Keywords: financial ratios, corporate financial condition

Hardiyanti, Widhian; Febriatmoko, Bogy

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study is performed to test the effect of LDR, and BOPO toward NIM to increase ROA. The objective to analyze the effect of the bank financial ratios performance (LDR and BOPO) toward NIM to increase ROA in banking industry over period 2011-2013. Sampling technique used here is pusposive sampling. The data was taken Otoritas Jasa Keuangan (OJK). It is gained sample amount of 114 data. The analysis technique used here is multiple regression with the least square difference and hypothesis test using t-statistic to examine partial regression coefficient and f-statistic to examine the mean of mutual effect with level of significance 5%. In addition, classical assumption is also performed including normality test, multicolinearity test, and heteroscedasticity test. The result shows LDR and BOPO to have influence toward NIM at level of significance less than 5%, and LDR and BOPO, and NIM have influence toward ROA at level of significance more than 5%. Key words:LDR, BOPO, ROA, Net interest margin

Wulandari, Sartika; Hardiyanti, Widhian; Febriatmoko, Bogy

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The flavor program can align management interests with company owners, in addition it is expected to improve the performance of agents that will be reflected in the quality of corporate profits. Companies that implement the program. Have, employees, management, and executives, with their prisipals. Employees will also enjoy such results. With so risky that the company can continue to be minimized. Investor and creditor confidence will ensure their funds will make the company's capital cost decrease. The data in this study is obtained from the Indonesia Stock Exchange.19 The sample of companies implementing the MCC program during 2008 to 2014. The amount of observation that during that period was 60 observations, this is because the implementation period of each company MCC is different. Testing this research hypothesis using path analysis test using SmartPLS 2.0 M3 software. The empirical results of this study indicate the presence of PKS is also significantly positive and significant to the cost of corporate equity. Profit quality is proxied by significant discretionary accruals and significant to the cost of equity. The MCC does not reflect on the costs to be paid. There is no effect between the cost of the MCC on the cost of the company's capital. Keywords: share ownershop program, profit quality, cos of equity

Nurjanah, Irwanti Bunga; Kartika, Andi

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study examines the factors that affect the quality of audits at the existing KAP offices in the city of Semarang. This research was conducted in seven offices of KAP located in Semarang city by using auditor's analysis unit working in KAP office.The sampling method using Convenience sampling. The relationship or influence between variables is explained by using multiple linier regression analysis method and hypothesis test (t test). The results showed that the competence variables have a positive and significant impact on audit quality. The independence variable has a positive and significant influence on audit quality. The ethical variable of the auditor has a positive and significant influence on audit quality. The auditor experience variable has a positive and significant influence on audit quality. Professional skepticism audit variables have a positive and significant impact on audit quality,. The auditor's objectivity variable has a positive and significant influence on audit quality,. The auditor's integrity variable has a positive and significant influence on audit quality.  Keywords:  competence, independence, auditor ethics, auditor experience, professional skepticism of auditors, auditor objectivity, auditor integrity and audit quality.

Nugrahanti, Yeterina Widi

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The purpose of this article is to describe Corporate Social Responsibility(CSR) Disclosure using postmodern perspectives, Lyotard’s and Jean Baudrillard’s thinking. From Lyotard’s thinking, CSR disclosure can be viewed as grand narration used to camouflage real social and environmental problems.CSR disclosure guideliness arranged by Global Reporting Initiative (GRI) is a form of universalims that strongly opposed by postmodernism. CSR disclosure practices that accommodate Indonesian cultures and values will be able to break grand narration in CSR disclosure. From Baudrillard perspective, CSR disclosure can be viewed as simulacrum. The simulacrum is shown by (a) the disconnect between reality and its representations, especially the lack of tranparancy in negative business impact disclosures; (b) The control and manipulation of information, and (c) the proliferation of misleading images. To break the CSR disclosure simulacra, it takes CSR concept that based on love, which are love to God, love to human being and love to nature.  Keywords: corporate social responsibility disclosure, posmodernism, grand naration, simulacra