Publication Search

80,083 articles from 756 journals · 2,111 citations tracked

Showing 21-40 of 6,987

Analytics

Nurul, Amelia; Nurul, Amelia; Nuralvianti, Regita

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Image Quality Assessment has become an important research area in computer vision due to the increasing use of digital imaging in medical, industrial, and remote sensing applications. This study conducted a Systematic Literature Review (SLR) using articles retrieved exclusively from the Scopus database. A total of fifteen Scopus-indexed articles were selected through the PRISMA process consisting of identification, screening, eligibility, and inclusion stages. The findings indicated that convolutional neural networks, transformer architectures, and no-reference approaches dominated recent studies because of their ability to capture complex visual features and improve evaluation accuracy. The application domain strongly influenced method selection, particularly in medical imaging, industrial quality control, and remote sensing. Deep learning methods achieved high performance but required large datasets and high computational resources. Overall, recent research trends shifted from traditional image enhancement toward artificial intelligence-based quality evaluation.

Risti Puspita Sari Hunowu; Hunowu, Risti Puspita Sari; Siska Udilawaty; Hinta, Mohammad Rizki Putra

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Studi ini menganalisis elemen desain dan semiotika visual konten Instagram pada akun @disparekrafpora_gorontaloprov milik Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo sebagai media komunikasi visual dalam membangun identitas pariwisata daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode semiotika Roland Barthes pada tiga tingkat makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Objek penelitian adalah konten visual pada akun Instagram dengan 1.989 unggahan dan 5.643 pengikut per Mei 2026, yang dipilih secara purposif berdasarkan kategori foto destinasi alam, infografis promosi, dan konten budaya/agama. Analisis berfokus pada elemen desain termasuk tipografi, warna, tata letak, dan fotografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten secara konsisten menggunakan palet warna hijau-putih yang mewakili alam Gorontalo, tipografi sans-serif yang berani yang memproyeksikan modernitas, dan fotografi destinasi (pantai, air terjun, hiu paus, Masjid Baiturrahim) yang membentuk narasi mitologis Gorontalo sebagai surga tersembunyi dan 'Serambi Madinah' Sulawesi. Elemen-elemen desain ini bekerja secara sinergis untuk membangun identitas pariwisata Gorontalo di ruang digital.

Bumi, Bumi Revaldo; Bumi, Bumi Revaldo; Zulfaedi, Zulfaedi Mahfudz; Afif, Farisi Afif; Army, Army Trilidia Devega

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Pesatnya kemajuan teknologi digital telah mempercepat adopsi *Internet of Things* (IoT) dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. IoT memungkinkan perangkat fisik untuk berkomunikasi dan bertukar data melalui konektivitas internet, sehingga proses menjadi lebih otomatis, efisien, dan responsif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan IoT dalam meningkatkan efisiensi kehidupan sehari-hari melalui pendekatan tinjauan pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah *Systematic Literature Review* (SLR), yang mengkaji dan menyintesis temuan dari berbagai studi terdahulu mengenai penerapan IoT di berbagai sektor, seperti rumah pintar (*smart home*), layanan kesehatan, transportasi, pertanian, dan pemantauan lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa IoT berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional, penghematan energi, perbaikan proses pengambilan keputusan, serta peningkatan kenyamanan pengguna. Terlepas dari berbagai manfaat tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan, termasuk keamanan data, masalah privasi, interoperabilitas antarperangkat, biaya implementasi, dan ketergantungan pada infrastruktur internet yang stabil. Temuan studi ini menunjukkan bahwa IoT telah menjadi salah satu teknologi kunci yang mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas hidup. Pengembangan di masa mendatang diharapkan berfokus pada penguatan aspek keamanan, perluasan standar interoperabilitas, dan integrasi kecerdasan buatan (*artificial intelligence*) guna memaksimalkan efektivitas penerapan IoT dalam aktivitas sehari-hari.  

Pristy, Adinda; Andriana, Putri Novi; Setianingsih, Wulan; Devega, Army Trilidia; Andriana, Putri Novi

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Bengkong, Batam belum memiliki aplikasi yang mudah diakses untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah, sehingga menyulitkan proses evaluasi kualitas layanan dan identifikasi aspek-aspek yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem analisis kepuasan nasabah menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Sistem dikembangkan dengan menggunakan model Waterfall dan dirancang menggunakan Unified Modeling Language (UML). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden dengan 15 item penilaian. Aplikasi yang dikembangkan diuji menggunakan metode black-box testing dan berhasil diimplementasikan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan nilai CSI sebesar 99,38 yang termasuk dalam kategori “Sangat Puas”. Sistem yang dibangun memberikan sarana yang efektif untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah serta mendukung peningkatan kualitas layanan di BSI KCP Bengkong, Batam.

Yunita, Erna; Rahmi, Suci; Puteri, Nafisah Eka

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sosis merupakan produk olahan populer di berbagai kalangan masyarakat yang sebagian besar menggunakan bahan baku daging sapi dan ayam yang harganya relatif mahal, hal tersebut  mendorong perlunya diversifikasi menggunakan sumber protein lain, seperti ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan pure kedelai terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori sosis ikan lumi-lumi (Harpodon nehereus). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan enam taraf perlakuan perbandingan ikan lumi-lumi dan pure kedelai, yaitu K0 (300g:0g), K1 (250g:50g), K2 (200g:100g), K3 (150g:150g), K4 (100g:200g), dan K5 (50g:250g). Parameter yang diuji meliputi kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat, tekstur (penetrometer), dan uji organoleptik (hedonik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pure kedelai berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter. Seiring meningkatnya proporsi pure kedelai, kadar air menurun (72,60% hingga 66,66%), kadar lemak menurun (5,14% hingga 0,37%), dan kadar protein menurun (7,17% hingga 4,37%). Sebaliknya, kadar abu meningkat (1,27% hingga 1,86%), kadar karbohidrat meningkat (13,80% hingga 26,72%), dan nilai tekstur meningkat (17,39 N/s hingga 18,48 N/s) yang mengindikasikan sosis semakin kenyal. Berdasarkan uji sensori, perlakuan K3 (150g ikan : 150g kedelai) merupakan formulasi terbaik yang paling disukai panelis dengan skor tertinggi pada atribut warna (3,60), aroma (3,48), tekstur (3,44), rasa (3,28), dan penerimaan keseluruhan (3,62). Secara umum penambahan pure kedelai efektif meningkatkan karakteristik fisikokimia dan penerimaan sensori sosis ikan lumi-lumi.  

Arisyana, Dwi Jaya

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Perkembangan komik digital di Indonesia telah mendorong transformasi mitologi Indonesia ke dalam bentuk visual kontemporer. Salah satu representasi tersebut adalah karakter Roro Kidul dalam komik digital Nusantara Droid War, yang menampilkan tokoh mitologi Jawa dalam setting futuristik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis representasi visual Roro Kidul menggunakan Teori Bahasa Visual. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, menggunakan teknik observasi visual, dokumentasi panel komik, dan tinjauan pustaka. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi isi wimba (komik tradisional Indonesia), metode wimba (komik tradisional Indonesia), dan bentuk ekspresi internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Roro Kidul direpresentasikan melalui elemen visual seperti pakaian yang didominasi warna hijau, ornamen emas, gerak tubuh yang tenang, dan manifestasi naga putih dan hitam sebagai simbol kekuatan ganda. Penerapan skala, perspektif, dan komposisi panel memperkuat hierarki visual dan posisi karakter sebagai tokoh utama. Bentuk ekspresi internal dan eksternal membangun kesinambungan makna dan menekankan otoritas simbolik karakter. Studi ini menunjukkan bahwa komik digital dapat menjadi media komunikasi budaya yang efektif dalam mentransformasikan mitologi Indonesia tanpa menghilangkan struktur makna budayanya, dan menekankan relevansi Teori Bahasa Visual dalam analisis visual media populer.

Yosef Keladu; Fransiskus Bhoga; Fidelis Boli Uran; Gregorius Huin Taen Oes; Bertolomeus Ape Lerek +3 more

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kebijakan kesejahteraan sosial merupakan instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi bantuan publik. Namun demikian, dalam praktik implementasinya di tingkat lokal, kebijakan ini kerap menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait ketepatan sasaran, transparansi, dan keadilan distribusi bantuan. Fenomena tersebut juga terlihat di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, di mana masih ditemukan indikasi ketimpangan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan kesejahteraan sosial dan ketimpangan distribusi bantuan publik dengan menggunakan tinjauan teori keadilan, khususnya keadilan distributif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa dan masyarakat penerima bantuan, serta dokumentasi terkait kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesejahteraan sosial di Desa Ladogahar belum sepenuhnya berjalan secara optimal, ditandai oleh lemahnya validitas data penerima, adanya pengaruh kedekatan sosial dalam penentuan penerima manfaat, serta kurangnya transparansi dalam proses distribusi. Dalam perspektif teori keadilan, kondisi ini mencerminkan belum terpenuhinya prinsip keadilan distributif yang menekankan pemerataan dan keberpihakan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan distribusi bantuan publik yang lebih adil dan merata.

Intan Dwi Febriyana; Nurhannifah Rizky Tampubolon; Yufitriana Amir

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Project-Based Learning (PjBL) is a learning method that emphasizes students' active involvement in completing real-world projects relevant to nursing education. Evaluating the implementation of PjBL is essential to assess its application at the Faculty of Nursing, Universitas Riau. This study aimed to analyze the implementation of the PjBL method among nursing students at Universitas Riau. The study employed a descriptive evaluative quantitative design with a cross-sectional approach. A total of 123 fourth-semester students were selected using a purposive sampling technique. The research instrument was a closed-ended questionnaire consisting of 25 Likert-scale items that had been validated through expert judgment and demonstrated good reliability with a Cronbach’s alpha coefficient of 0.80. The instrument covered the dimensions of project planning, collaboration and communication, motivation and creativity, critical thinking and independence, understanding and application of learning materials, interest and satisfaction, as well as lecturer assessment and feedback. Data were analyzed using univariate analysis with frequency and percentage distributions. Most respondents were 20 years old (55.3%), female (87.0%), and had a Semester Grade Point Average (SGPA) and Cumulative Grade Point Average (CGPA) above 3.50. The implementation of PjBL was categorized as high (63.4%), moderate (35.8%), and low (0.8%). Overall, the implementation of PjBL was considered optimal and effectively supported students’ active engagement, collaboration, and understanding of learning materials.

Intan Dwi Febriyana; Nurhannifah Rizky Tampubolon; Yufitriana Amir

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Project-Based Learning (PjBL) is a learning method that emphasizes students' active involvement in completing real-world projects relevant to nursing education. Evaluating the implementation of PjBL is essential to assess its application at the Faculty of Nursing, Universitas Riau. This study aimed to analyze the implementation of the PjBL method among nursing students at Universitas Riau. The study employed a descriptive evaluative quantitative design with a cross-sectional approach. A total of 123 fourth-semester students were selected using a purposive sampling technique. The research instrument was a closed-ended questionnaire consisting of 25 Likert-scale items that had been validated through expert judgment and demonstrated good reliability with a Cronbach’s alpha coefficient of 0.80. The instrument covered the dimensions of project planning, collaboration and communication, motivation and creativity, critical thinking and independence, understanding and application of learning materials, interest and satisfaction, as well as lecturer assessment and feedback. Data were analyzed using univariate analysis with frequency and percentage distributions. Most respondents were 20 years old (55.3%), female (87.0%), and had a Semester Grade Point Average (SGPA) and Cumulative Grade Point Average (CGPA) above 3.50. The implementation of PjBL was categorized as high (63.4%), moderate (35.8%), and low (0.8%). Overall, the implementation of PjBL was considered optimal and effectively supported students’ active engagement, collaboration, and understanding of learning materials.

Nilam Sari, Putti; Kian, Lia

Synergy: Journal of Collaborative Sciences 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan implementasi manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia, dengan fokus pada proses perizinan, pengelola SDM dan Knowledge transfer. Peningkatan jumlah TKA di Indonesia menunjukan kebutuhan Perusahaan terhadap kompetensi global yang tidak sepenuhnya tersedia dipasar tenaga kerja lokal. Menurut data Kementerian ketenagakerjaan jumlah TKA meningkat dari 102.902 orang (2021) menjadi 183.964 orang (2024), menunjukan tren peningkatan signifikan yang membutuhkan sistem manajemen SDM  yang efektif dan adaptif. Metode penelitian menggunakan pendekatan  metode kualitatif deskriptif melalui studi Pustaka dengan menggunakan sumber primer berupa peraturan perundang-undangan serta sumber sekunder dari jurnal ilmiah dan dan laporan penelitian terdahulu. Analisis menggunakan perspektif Manajemen sumber daya manusia (HRM) dan Resource-Based View (RBV) untuk memahami bagaimana Perusahaan memanfaatkan tenaga kerja asing sebagai sumber daya strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen SDM dalam proses perizinan dan pengelolaan tenaga kerja asing telah dilakukan  melalui proses administrasi perizinan, perekrutan, penempatan kerja, pelatihan, pengawasan, serta evaluasi kinerja tenaga kerja asing. Namun, perusahaan masih menghadapi beberapa kendala seperti perubahan peraturan ketenagakerjaan, hambatan administrasi terkait otorisasi, perbedaan budaya ditempat kerja, dan proses knowledge transfer kepada tenaga kerja lokal. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan koordinasi antara perusahaan dan pemerintah serta memperkuat sistem manajemen SDM agar pengelolaan tenaga kerja asing dapat beroperasi dengan cara yang lebih efisien dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Meisyi Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Produk gadai emas merupakan salah satu layanan pembiayaan jangka pendek yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana dengan menjadikan emas sebagai barang jaminan tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pegawai yang menangani produk gadai emas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, buku, jurnal, peraturan, dan fatwa yang berkaitan dengan pembiayaan gadai emas syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan praktik yang diterapkan di perusahaan dengan ketentuan syariah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dan penaksiran emas, penentuan jumlah pembiayaan, pelaksanaan akad, dan pencairan dana kepada nasabah. Berdasarkan hasil analisis, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI mengenai pembiayaan gadai emas, baik dari aspek pelaksanaan akad maupun penetapan biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang jaminan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku dalam kegiatan perbankan syariah

Meisya Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Pembiayaan Pra Pensiun Berkah merupakan salah satu produk pembiayaan syariah yang ditujukan bagi pegawai aktif yang akan memasuki masa pensiun untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumtif maupun produktif. Dalam pelaksanaannya, pembiayaan tersebut harus dilakukan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) agar terhindar dari unsur riba, gharar, dan maisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur akad Pembiayaan Pra Pensiun Berkah serta menganalisis kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pembiayaan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur Pembiayaan Pra Pensiun Berkah meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dokumen, pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), analisis kelayakan, persetujuan pembiayaan, pelaksanaan akad, pencairan dana, hingga monitoring pembayaran angsuran. Akad yang digunakan dalam pembiayaan ini umumnya adalah akad murabahah dan musyarakah mutanaqisah (MMQ) yang disesuaikan dengan tujuan pembiayaan nasabah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pelaksanaan Pembiayaan Pra Pensiun Berkah telah memenuhi prinsip transparansi, keadilan, dan kehati-hatian serta sesuai dengan rukun, syarat, dan ketentuan yang diatur dalam Fatwa DSN-MUI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur Pembiayaan Pra Pensiun Berkah pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa DSN-MUI. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian perbankan syariah dan bahan evaluasi bagi lembaga keuangan syariah dalam meningkatkan kualitas layanan serta kepatuhan terhadap prinsip syariah.

Moch Nizar Dava Ramadhan S; Puspanantasari Putri, Erni

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. This research aims to analyze the effectiveness and reliability of production machines in the process of making public street lighting poles (PJU) at PT. XYZ The main problem faced by the company is high machine downtime so that production targets are not achieved. Therefore, a method is needed that is able to measure machine effectiveness as a whole and identify the main causes of production losses. The method applied includes Overall Equipment Effectiveness (OEE) to measure machine effectiveness based on three components, namely availability, performance and quality. The Total Productive Maintenance (TPM) approach is used to identify factors causing low effectiveness through Six Big Losses analysis. Apart from that, Mean Time To Repair (MTTR) and Mean Time Between Failure (MTBF) are calculated to determine the level of machine reliability. The data used includes machine working hours, downtime, operating time, production quantities, defective products, as well as machine damage and repair data. The analysis results are expected to show the level of machine effectiveness and identify the dominant factors causing downtime. Based on these results, improvement proposals are prepared to reduce downtime, increase machine reliability and improve production productivity Keywords: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Total Productive Maintenance (TPM), Six Big Losses, Downtime, Efektivitas   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan keandalan mesin produksi pada proses pembuatan tiang penerangan jalan umum (PJU) di PT. XYZ Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah downtime mesin yang tinggi sehingga target produksi tidak tercapai. Oleh karena itu, diperlukan metode yang mampu mengukur efektivitas mesin secara menyeluruh dan mengidentifikasi penyebab utama kerugian produksi. Metode yang diterapkan meliputi Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur efektivitas mesin berdasarkan tiga komponen, yaitu availability, performance, dan quality. Pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) digunakan untuk mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya efektivitas melalui analisis Six Big Losses. Selain itu, dilakukan perhitungan Mean Time To Repair (MTTR) dan Mean Time Between Failure (MTBF) untuk mengetahui tingkat keandalan mesin. Data yang digunakan mencakup jam kerja mesin, downtime, waktu operasi, jumlah produksi, produk cacat, serta data kerusakan dan perbaikan mesin. Hasil analisis diharapkan dapat menunjukkan tingkat efektivitas mesin dan mengidentifikasi faktor dominan penyebab downtime. Berdasarkan hasil tersebut, disusun usulan perbaikan untuk mengurangi downtime, meningkatkan keandalan mesin, dan memperbaiki produktivitas produksi Kata kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Total Productive Maintenance (TPM), Six Big Losses, Downtime Mesin, Efektivitas Mesin

Nisrina Shani Aziza; Dewi Suprihatin; Slamet Triyadi

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to describe the types of meaning contained in the short story collection Ihwal Nama Majid Pucuk through a semantic study and to produce a recommendation for handout teaching material in learning short story texts for grade XI of senior high school. This research employs a qualitative approach with a descriptive method and a text-analysis model, while the data consist of word, phrase, and sentence quotations collected through documentation techniques. The main theory used is Abdul Chaer's theory of meaning, supported by Geoffrey Leech's theory of associative meaning, with data analysis following the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the three analyzed short stories contain eight types of meaning, namely lexical and grammatical meaning, referential and nonreferential meaning, denotative and connotative meaning, word and term meaning, conceptual and associative meaning, idiomatic meaning, figurative meaning, as well as locutionary, illocutionary, and perlocutionary meaning. Lexical and grammatical meanings dominate the findings, while proverbial meaning is not found in the data source. The diversity of these meanings confirms that this short story collection is suitable to be used as handout teaching material for short story texts in grade XI of senior high school. Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis makna yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek Ihwal Nama Majid Pucuk melalui kajian semantik sekaligus menghasilkan rekomendasi bahan ajar handout pada pembelajaran teks cerpen kelas XI SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan model analisis teks, sedangkan data berupa kutipan kata, frasa, dan kalimat yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Teori utama yang digunakan adalah teori makna Abdul Chaer dan teori pendukung makna asosiatif Geoffrey Leech, dengan analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ketiga cerpen yang dianalisis ditemukan delapan jenis makna, yaitu makna leksikal dan gramatikal, makna referensial dan nonreferensial, makna denotatif dan konotatif, makna kata dan istilah, makna konseptual dan asosiatif, makna idiomatikal, makna kias, serta makna lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Makna leksikal dan gramatikal mendominasi temuan, sementara makna peribahasa tidak ditemukan dalam sumber data. Keberagaman makna tersebut menegaskan bahwa kumpulan cerpen ini layak dijadikan bahan ajar handout teks cerpen kelas XI SMA.

Ivander, Davin Danny; Khiroh, Siti Muhimatul

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Ketidaksesuaian kualitas pada proses assembly sepatu kulit kerap memicu siklus rework berulang yang menguras sumber daya waktu maupun biaya produksi secara signifikan. Penelitian ini mengkaji mekanisme pengendalian cacat yang diterapkan pada Product D-01 di Lini C PT XYZ, dengan menggunakan DMAIC sebagai kerangka perbaikan utama serta Pareto, P-Chart, Fishbone Diagram, 5 Whys, Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), dan Cost of Quality (COQ) sebagai alat pendukung. Data primer bersumber dari catatan produksi internal perusahaan, pengamatan lapangan, dan wawancara terstruktur bersama pengawas produksi dan staf quality control. Pengukuran baseline menunjukkan bahwa Lini C menyumbang volume cacat paling tinggi di antara seluruh lini yang ada, dengan Product D-01 mencatat 10.487 pair cacat dari total output 80.387 pair, sehingga menghasilkan defect rate sebesar 13,05%. Distribusi Pareto mengidentifikasi wrinkle, incorrect colour, dan not straight sebagai tiga kategori cacat paling kritis. Penilaian FMEA menetapkan Risk Priority Number tertinggi sebesar 245 pada perilaku operator yang terburu-buru selama proses lasting dan brushing. Tindakan korektif mencakup pemasangan SOP visual, implementasi checklist QC pra-shift, verifikasi kondisi mesin secara rutin, dan penyediaan sampel referensi warna serta bentuk yang terstandar. Pemantauan selama dua periode berikutnya mengkonfirmasi penurunan defect rate secara bertahap menjadi 12,80% dan kemudian 11,65%, disertai penurunan estimasi biaya kegagalan internal dari Rp 2,36 juta menjadi Rp 1,86 juta per periode.

Andrianto, Rival; Puspanantasari Putri, Erni

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. PT XYZ, a wooden furniture manufacturing company, served as the research site for this study which applied the Theory of Constraints (TOC) method to analyze production performance and identify bottlenecks. The company faces capacity imbalances between workstations, resulting in production targets that have not been achieved optimally. Data collection involved direct observation and interviews with related parties in the production area. The analysis was conducted by comparing the required capacity with the available capacity at each production workstation. The findings reveal that solid processing, machining, sanding, assembling, painting, and packing have sufficient available capacities to meet production requirements, thus categorized as non-bottleneck processes. In contrast, the panel processing station is identified as the main bottleneck due to its highest workload among all processes. By implementing the Theory of Constraints, the company can identify major constraints and establish improvement priorities to enhance production flow smoothness. It is expected that improvements in bottleneck processes will increase production efficiency, balance capacity among workstations, and support more optimal achievement of production targets. Keywords: bottleneck; capacity; manufacturing; production performance; theory of constraints   Abstrak. PT XYZ sebuah perusahaan manufaktur furnitur kayu, menjadi lokasi penelitian ini yang menggunakan metode Theory of Constraints (TOC) untuk menganalisis kinerja produksi dan mengidentifikasi bottleneck. Perusahaan menghadapi ketidakseimbangan kapasitas antar stasiun kerja yang menyebabkan target produksi belum terdengar secara optimal. Pengumpulan data meliputi observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di area produksi. Analisis dilaksanakan dengan membandingkan kapasitas yang dibutuhkan terhadap kapasitas yang tersedia pada setiap stasiun kerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembahanan solid, machining, sanding, assembling, painting, dan packing memiliki kapasitas yang tersedia yang masih mampu memenuhi kebutuhan produksi, sehingga termasuk kategori non-bottleneck. Sebaliknya, stasiun kerja pembahanan panel diidentifikasi sebagai bottleneck utama karena memiliki tingkat beban kerja tertinggi di antara seluruh proses. Dengan penerapan Theory of Constraints, perusahaan dapat mengidentifikasi kendala utama dan menentukan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kelancaran aliran produksi. Diharapkan perbaikan pada proses bottleneck dapat meningkatkan efisiensi produksi, menyeimbangkan kapasitas antar stasiun kerja, serta mendukung pencapaian target output perusahaan secara lebih optimal. Kata kunci: bottleneck; kapasitas; kinerja produksi; manufaktur; theory of constraints

Damayanti, Fhadila

Noor: Journal of Islamic Studies 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Integrasi keilmuan Islam merupakan konsep fundamental untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan pada era kontemporer. Perkembangan sains dan teknologi yang semakin maju mampu menghubungkan dua ilmu yang berbeda, yakni ilmu agama dan ilmu umum yang saling melengkapi dan tidak bertentangan satu sama lain. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengertian, unsur-unsur, manfaat integrasi ilmu dalam konsep berpikir menurut perspektif Islam, konsep akal dalam perspektif Al-Qur’an, dan kesalahan berpikir manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian integrasi ilmu, menganalisis unsur-unsur yang membentuknya, menelaah manfaat integrasi ilmu, memganalisis konsep akal dalam perspektif Al-Qur’an, dan memahami kesalahan berpikir manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber yang kredibel dan relevan terkait topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang ilmu agama dan ilmu umum sebagai satu kesatuan utuh yang saling berkaitan dan berperan penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Globalisasi abad ke-21 mengalami perubahan signifikan dari segi sosial, budaya, dan teknologi, sehingga sektor pendidikan harus beradaptasi. Pendidikan tidak hanya bertujuan sebagai wadah ilmu melainkan menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter, kreativitas, dan pola pikir seseorang agar dapat bersaing dalam lingkup global. Teknologi yang semakin berkembang berdampak pada pembentukan pola pikir masyarakat. Konsep unity of knowledge juga menekankan bahwa seluruh cabang ilmu berasal dari sumber yang sama tanpa dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Integrasi ilmu juga dibangun melalui dua unsur utama, yaitu landasan filosofis yang berperan dalam pembentukan pola pikir dan strategi implementasi yang berperan dalam pembentukan pendidikan dan kehidupan bermasyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan integrasi ilmu memberikan dampak positif untuk pemecahan masalah, memperkuat nilai moral dan etika, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membentuk keseimbangan antara spiritual dan intelektual setiap individu.

Khoirunnazwa, Zahrani; Afiyatun Kholifah

Noor: Journal of Islamic Studies 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman sejarah Islam, karakter, serta nilai-nilai keislaman peserta didik. Namun, pelaksanaan pembelajaran SKI di madrasah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi, rendahnya partisipasi siswa, serta perbedaan kemampuan belajar peserta didik. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pembelajaran SKI kelas VII di MTs Al-Fathimiyah Karawang sehingga diperlukan analisis yang mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran SKI di kelas VII MTs Al-Fathimiyah Karawang menggunakan pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) serta merumuskan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas proses belajar. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan madrasah berbasis pesantren dan budaya religius menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembelajaran SKI. Sementara itu, penggunaan metode ceramah yang masih dominan serta perbedaan kemampuan belajar siswa menjadi kelemahan dan tantangan yang perlu diatasi. Ketersediaan fasilitas Smart TV memberikan peluang untuk mengembangkan pembelajaran berbasis media yang lebih interaktif. Berdasarkan hasil analisis, strategi pembelajaran kolaboratif yang dipadukan dengan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dinilai mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, pemahaman, dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran SKI. Oleh karena itu, analisis SWOT dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di madrasah.

Angkin Dayu Safitri; Firdaus Firdaus; Pamungkas Stiya Mulyani

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This study examines the effectiveness of integrating the demonstration method with audio-visual interactive multimedia to enhance Grade III elementary students' proficiency in sunnah rawatib prayers. A quasi-experimental design was employed with an experimental group (n=21) receiving demonstration-assisted multimedia instruction and a control group (n=22) undergoing conventional teaching. The primary instrument was a validated worship practice observation checklist (CVR=1; Cronbach's Alpha=0.873). Data analysis included the Shapiro-Wilk normality test, N-Gain calculation, and the Mann-Whitney U test. The experimental group achieved a posttest mean of 85.95 (100% mastery rate) compared to the control group's 74.32 (77.27% mastery). The experimental group's N-Gain score of 0.7146 (high category) substantially exceeded the control group's 0.4423 (moderate category). The Mann-Whitney U test yielded an Asymp. Sig. (2-tailed) value of < .001, confirming a statistically significant difference between both groups. These findings affirm that demonstration enriched by interactive multimedia scaffolding effectively constructs students' procedural knowledge of worship rituals and optimally engages multiple sensory modalities at the primary level.

Sadikin, Ali; Diniyati, Mirna; Eliani, Rizki; Suhendi; Pramudya Junaedhi, Reza

Synergy: Journal of Collaborative Sciences 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum dalam pelaksanaan pelestarian koleksi digital melalui mekanisme pengarsipan situs web oleh perpustakaan di Indonesia serta mengevaluasi potensi erosi hak moral pencipta yang timbul akibat proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam memberikan mandat bagi perpustakaan untuk melestarikan karya digital, regulasi tersebut belum secara spesifik mengatur prosedur pengarsipan situs web yang bersifat dinamis. Hal ini menimbulkan tantangan serius terhadap hak moral pencipta, khususnya hak integritas dan hak atribusi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Kesimpulannya, terdapat ketidakpastian hukum yang signifikan karena adanya benturan kepentingan antara fungsi pelestarian informasi publik sebagai memori kolektif bangsa dengan perlindungan hak pribadi pencipta yang melekat secara abadi. Diperlukan sinkronisasi regulasi dan penguatan instrumen teknologi autentikasi untuk menjamin kepastian hukum bagi lembaga perpustakaan.