Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 341-360 of 3,246

Analytics

irsyad, irsyad; Trisiana, Anita; Wartoyo, Wartoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Smart Village dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan literasi digital di Desa Mlese, yang dikenal sebagai Desa Pelopor Pancasila. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tersebut memberikan dampak positif berupa kemudahan administrasi desa, transparansi informasi, serta penguatan nilai-nilai Pancasila melalui kolaborasi antarwarga. Namun, masih terdapat tantangan seperti rendahnya literasi digital pada kelompok lanjut usia, keterbatasan akses internet, dan preferensi layanan tatap muka. Pemerintah desa berupaya mengatasi kendala ini melalui pelatihan dan pendampingan, meskipun perbaikan infrastruktur dan sosialisasi lebih intensif masih diperlukan. Kesimpulannya, Smart Village memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi digital dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Kata Kunci : Smart Village, Literasi Digital, Desa Pelopor Pancasila.   ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the Smart Village application in enhancing community empowerment and digital literacy in Mlese Village, known as a Pancasila Pioneer Village. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through field observations, in-depth interviews, and literature studies. The findings indicate that the application positively impacts village administration by simplifying processes, increasing information transparency, and strengthening Pancasila values through community collaboration. However, challenges remain, such as low digital literacy among the elderly, limited internet access, and a preference for face-to-face services. The village government is addressing these issues through training and assistance, although more intensive infrastructure improvements and outreach are still needed. In conclusion, Smart Village holds significant potential to support digital transformation and community empowerment in alignment with Pancasila values. Keywords: Smart Village, Digital Literacy, Pancasila Pioneer Village.

Jannah, Miftahul; Nur Aini; Neni, Neni

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Transformasi pendidikan pada era Society 5.0 menuntut pembelajaran yang inovatif, termasuk pada Pendidikan Agama Islam (PAI), sehingga diperlukan model yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan ke dalam pembelajaran berbasis digital tanpa mengurangi esensi spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan efektivitas integrasi nilai keagamaan dalam pembelajaran PAI digital sebagai upaya menanamkan karakter Islami pada peserta didik di tengah perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah berbagai publikasi ilmiah yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan melalui kebiasaan digital keagamaan, cerita moral digital, lab e-fiqh , simulasi ibadah berbasis VR, serta pembelajaran reflektif mengenai etika digital. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PAI digital tidak hanya meningkatkan partisipasi dan minat belajar, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan kesadaran spiritual dan perilaku etis peserta didik. Implikasi penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi yang terencana dan berorientasi karakter dapat memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan, sehingga guru perlu menguasai kompetensi pedagogi keagamaan berbasis teknologi untuk mewujudkan pembelajaran PAI yang berkualitas.

Zahiya Zahiya

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbasis audio-visual menggunakan kesenian Madihin dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks tanggapan, serta menganalisis efektivitas pendekatan tersebut. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 14 Banjarmasin dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah pengajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang menerapkan inovasi pembelajaran CRT berbasis budaya lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan Google Formulir, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CRT dengan media Madihin mampu meningkatkan hasil belajar siswa, membangun keterlibatan aktif, serta menumbuhkan sikap positif terhadap pembelajaran. Inovasi ini juga mampu menghubungkan materi pelajaran dengan latar belakang budaya siswa sehingga menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Kendala teknis terkait keterbatasan akses teknologi berhasil diatasi melalui strategi kolaboratif dalam kelas. Secara keseluruhan, pendekatan CRT berbasis audio-visual Madihin terbukti efektif dan layak dikembangkan sebagai model pembelajaran yang adaptif terhadap keberagaman budaya di Indonesia.

Izzatunnisa, Ilma; agus wahyudi, Sigit; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana karakter pendidikan yang mengedepankan penghargaan terhadap keberagaman, pemanfaatan media digital, dan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta Kasih dapat saling menguatkan dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengumpulkan berbagai sumber akademik yang membahas tentang nilai toleransi, pendidikan multikultural, inovasi teknologi dalam pembelajaran, serta pendekatan pedagogi berbasis kasih sayang dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang menitikberatkan pada keberagaman dapat membangun rasa saling menghormati antar siswa. Di sisi lain, media digital berperan penting dalam memberikan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini. Lebih lanjut, Kurikulum Berbasis Cinta memperkaya pendidikan dengan memperkuat aspek spiritual, emosional, dan moral, sehingga pembelajaran tidak hanya sebatas hasil akademik saja. Penggabungan ketiga pendekatan tersebut dinilai efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, bersahabat, dan sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Pada akhirnya, madrasah mempunyai peluang untuk melahirkan generasi yang religius, toleran, dan berkarakter kuat dalam menghadapi perubahan sosial budaya saat ini.

Sofyan, Uswatun Hasanah; Aqilla Tarishoh Putri; Nayla Nur Rahmawati; Khamim Fauzi

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Fenomena toxic positivity semakin terlihat pada remaja, ketika mereka merasa wajib menunjukkan kebahagiaan meski sedang mengalami tekanan psikologis. Sikap ini dapat menghambat ekspresi emosi yang wajar serta memperparah kondisi mental. Penelitian ini bertujuan mengkaji toxic positivity melalui perspektif Ilmu Kalam dengan menyoroti pemaknaan emosi manusia, ujian hidup, dan prinsip keseimbangan emosional dalam ajaran Islam. Metode yang digunakan adalah kajian literatur berbasis Studi Islam terhadap nash dan pemikiran teolog klasik maupun kontemporer, serta teori psikologi remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ilmu Kalam mengakui kesedihan dan kegelisahan sebagai bagian fitrah. Dengan demikian, teologi Islam dapat menjadi dasar pendekatan mental health yang lebih empatik.

Halawatul Fitri; Putri Nur Hidayah; Neni Neni

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penyebaran hoaks keagamaan di media sosial telah menciptakan tantangan serius terhadap narasi keagamaan yang sahih, menuntut peran krusial Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai garda terdepan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kompetensi profesional Guru PAI, menganalisis strategi mereka dalam merespons hoaks, dan merumuskan implikasi kebijakan pelatihan guru. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, penelitian ini menganalisis konsep Kompetensi Guru PAI (Pedagogik, Sosial, Kepribadian) dan Literasi Media/Digital (KLM) untuk merumuskan model kompetensi ideal. Temuan menunjukkan bahwa Guru PAI memerlukan rekonstruksi filosofis agar mampu menjadi pembimbing etika dan agen perubahan yang mengintegrasikan nilai Islam dengan teknologi. Kompetensi Pedagogik dan Sosial terbukti penting untuk edukasi anti-hoaks dan pembentukan etika digital, diperkuat oleh Integritas Personal dan KLM sebagai keterampilan inti untuk berpikir kritis dan menyaring informasi. Implikasi penelitian merekomendasikan prioritas pelatihan guru pada etika dan literasi digital, serta menyarankan penelitian mendatang untuk studi komparatif kuantitatif guna mengukur efektivitas program.

Nuzulul Hikmatul Laily Amsa; Rusdiana Navlia

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan evaluasi pembelajaran terhadap peserta didik di Lembaga Pendidikan MA Miftahul Qulub Polagan Pamekasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara langsung dengan informan kunci, termasuk kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan wali kelas. Observasi dilakukan untuk melihat secara faktual proses evaluasi hasil pembelajaran secara sistematis untuk mengukur pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Sedangkan wawancara diarahkan untuk menggali persepsi, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi oleh para pelaku pendidik terkait pelaksanaan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan evaluasi pembelajaran di MA Miftahul Qulub Polagan Pamekasan telah dilaksanakan melalui berbagai instrumen dan teknik evaluasi seperti penilaian tugas dan pencapaian yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik serta tujuan pembelajaran. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam konsistensi pemberian umpan balik dan pemanfaatan hasil evaluasi untuk perbaikan pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi evaluasi pembelajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.

Ananta Nurjianto Putri; Emi Tahmida; Mochammad Indra Yumanto

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru sebagai subjek pendidikan dalam perspektif tafsir tarbawi berdasarkan Q.S. Al-Kahfi ayat 66-67 serta relevansinya bagi pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kisah dialog antara Nabi Musa dan Nabi Khidir merepresentasikan relasi edukatif antara murid dan guru yang dilandasi adab, kesabaran, kerendahan hati, dan keteladanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir tarbawi, serta buku dan artikel jurnal pendidikan islam yang terbit dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan teknik Analisis tematik menggunakan pendekatan tafsir tarbawi. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru perspektif Al-Qur‟an tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan spiritual peserta didik. Nilai-nilai pendidikan dalam Q.S Al-Kahfi ayat 66-67 memiliki relevansi yang kuat untuk diterapkan dalam pendidikan MI, khususnya dalam penguatan adab belajar dan pembentukan karakter Islami peserta didik.

Habiburrahman, Ahmad; Mar’atu Rosyada Al-Fariz; Muhammad Hafizh Fikri; Kahfi Kiem Arseta; Ageng Dhipo Saputro +1 more

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Ketegangan epistemologis antara sains dan agama dalam masyarakat modern sering kali memicu polarisasi yang berujung pada dua ekstrem: positivisme yang mengabaikan etika dan fundamentalisme agama yang menolak rasionalitas. Model hubungan tradisional, seperti konflik dan independensi, terbukti tidak memadai untuk mengatasi fragmentasi sosial ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis kerangka konseptual baru, yaitu "Sains 'Religius'" dan "Agama 'Saintifik'", sebagai solusi integratif untuk mencapai transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis konseptual-kritis terhadap literatur filsafat ilmu, sosiologi agama, dan teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep "Sains 'Religius'" menanamkan etos spiritual berupa kekaguman (awe) dan kerendahan hati epistemik ke dalam praktik ilmiah, sementara "Agama 'Saintifik'" mengintegrasikan nalar kritis dan rasionalitas untuk memurnikan penafsiran keagamaan dari dogmatisme sempit. Sintesis kedua paradigma ini berfungsi sebagai mekanisme katalisator yang mereduksi ekstremisme, membentuk moderasi beragama yang aktif, dan membangun landasan bagi masyarakat yang harmonis berbasis nilai kemanusiaan universal

Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Proses belajar siswa muslim tidak hanya melibatkan kemampuan berfikir (akal), tetapi juga kemampuan dalam mengelola perasaan (emosi). Ketidakseimbangan antara emosi dan akal dapat mengganggu fokus, ketekunan, hingga hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan emosi dan akal pada siswa muslim dalam proses belajar, serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan kajian Pustaka. Observasi langsung dilakukan di Pondok Pesantren KMI Ibnu Abbas Klaten yang menaungi santri setingkat SMP dan SMA. Data dari observasi diperkuat dengan kajian pustaka dari berbagai penelitian dan berbagai teori psikologi Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang mengendalikan emosinya dengan baik, cenderung lebih focus, tenang, dan tekun dalam proses pembelajaran. Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan, keseimbangan antara kelembutan dengan ketegasan, serta penanaman adab sebelum ilmu terbbukti memberikan kontribusi yang besar tehadap keseimbangan emosi dan akal santri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan emosi dan akal yang didukung oleh nilai-nilai islam berperan penting dalam peningkatan hasil belajar siswa muslim.

Nikmatul Khoiriyah; Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan antara akal dan hati yang mencakup aspek emosional dan spiritual dalam Pendidikan nislam pada siswa MBS Jatinom Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung terhadap kehidupan siswa di asrama, masjid, dan sekolah. Subjek penelitian terdiri dari sekitar -+ 200 siswa yang setara jenjang SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukan semangat dan fokus belajar siswa cenderung mengalami naik turun. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi emosi, metode pembelajaran guru, dan interaksi sosial antar siswa. Kegiatan spiritual seperti sholat jama’ah, dzikir, halaqoh Qur’an, dan ta’lim berperan dalam pembentukan ketenangan batin dan membantu menstabilkan emosi siswa, sehingga akan berdampak positif terhadap sikap dan konsentrasi belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan islam yang ideal perlu mengintegrasikan antara akal, emosi, dan spiritual secara seimbang untuk membentuk siswa yang cerdas, berakhlak dan memiliki kesadaran diri yang baik

Lathiffah Khoirunnisa; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Perkembangan anak merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam yang memandang anak sebagai makhluk biologis, psikologis, dan spiritual yang membawa fitrah sejak lahir. Fitrah dipahami sebagai potensi bawaan yang mengarah pada tauhid dan nilai-nilai kebaikan, sehingga pemahaman terhadap fitrah dan tahapan perkembangan anak menjadi dasar penting dalam perancangan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep fitrah anak serta relevansinya dengan proses perkembangan dan pembelajaran dalam perspektif Islam, sekaligus mengidentifikasi pandangan psikologi pendidikan Islam terhadap tahapan perkembangan anak. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah buku ilmiah dan artikel jurnal akademik dari basis data terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa fitrah anak menjadi landasan utama perkembangan dan pembelajaran yang mencakup dimensi spiritual, moral, intelektual, emosional, dan sosial. Psikologi pendidikan Islam memandang perkembangan anak sebagai proses bertahap dan holistik melalui integrasi aspek jasmani, akal, dan rohani dengan prinsip tarbiyah yang gradual dan kontekstual. Pembelajaran menempatkan anak sebagai subjek aktif, berorientasi pada pembentukan karakter dan kesadaran spiritual selain capaian kognitif. Dengan demikian, psikologi pendidikan Islam menawarkan paradigma pendidikan holistik yang relevan dalam mengembangkan potensi anak menuju insan kamil.

Jumardhi Jumardhi; Irmawati Irmawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

This research is motivated by the author's desire to improve student abilities and to  Educational quality refers to the level of excellence of an educational system or process in a school, measured by the institution’s ability to meet established standards in terms of input, process, output, and outcome. Therefore, this study aims to describe the forms of collaboration between subject teachers in suporting the improvement of learning quality at the UPT SPF SD Inpres Malengkeri Bertingkat I. The study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through observations, interviews, and document analysis, and were analyzed through the stages of deconstruction, interpretation, and reconstruction. The findings show that teacher collaboration occurs actively and continuously through meetings, routine discussions, item reviews, and informal activities such as the Teacher Working Group (TWG). The main supporting factors of collaboration include participatory school leadership, open communication, and an inclusive work culture, while the primary obstacles involve differences in opinions related to teaching strategies and student characteristics. The established collaboration has a positive impact on improving learning effectiveness, professional reflection, teacher creativity, and student learning outcomes through the transfer of best practices and structured feedback mechanisms. Thus, teacher collaboration plays a significant role in strengthening the culture of quality and enhancing learning quality in elementary schools.

UMMU ZAINAB, UMMU ZAINAB; Ummu Zainab; Kiswoyo, Kiswoyo

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari kepemimpinan transformasional, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di Noms Kopi Semarang Timur. Seluruh populasi karyawan yang berjumlah 40 orang digunakan sebagai sampel, mengadopsi pendekatan sensus. Untuk pengumpulan data, kuesioner disebarkan kepada karyawan dengan respons yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Sig. 0.001 < 0.05; thitung​ 6.161 > ttabel​ 2.028). Serupa, motivasi kerja juga menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan (Sig. 0.001 < 0.05; thitung​ 4.928 > ttabel​ 2.028). Sebaliknya, budaya organisasi ditemukan memiliki pengaruh yang negatif namun signifikan terhadap kinerja karyawan (Sig. 0.001 < 0.05; thitung​ -7.939 > ttabel​ 2.028). Lebih lanjut, secara simultan, ketiga variabel tersebut (kepemimpinan transformasional, motivasi kerja, dan budaya organisasi) secara kolektif memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan (Sig. 0.001 < 0.05; Fhitung​ 44.839 > Ftabel​ 2.87).  

-, Muhamad Rapi’i; Muhammad Rapi’i; Aisyah Darti Megasari; Komarun Zaman

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Honor of Kings dalam meningkatkan loyalitas pengguna di pasar global. Metodenya menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Honor of Kings melibatkan kombinasi digital marketing, kolaborasi dengan influencer lokal, adaptasi budaya, serta penguatan komunitas game. Penyesuaian konten dengan preferensi budaya lokal menjadi kunci dalam menciptakan kedekatan emosional dengan pengguna. Selain itu, pembaruan konten secara berkala dan interaksi dua arah dengan pemain melalui komunitas memperkuat loyalitas pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang berorientasi pada nilai dan budaya lokal mampu meningkatkan keterlibatan dan retensi pemain dalam pasar global yang kompetitif

fitriani, atika; fitriani, atika; Dwi Fionasari; Agustiawan

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tunggakan pajak merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi pemerintah dalam upaya optimalisasi penerimaan negara. Sebagai sumber utama pendapatan negara, pajak berperan penting dalam pembiayaan pembangunan dan penyediaan layanan publik. Namun, keterlambatan atau ketidakpatuhan wajib pajak menimbulkan tunggakan yang dapat menghambat pencapaian target penerimaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemeriksaan pajak, surat teguran, surat paksa, dan surat perintah penyitaan pajak terhadap tunggakan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pekanbaru Tampan periode 2020–2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa jumlah pemeriksaan pajak, surat teguran, surat paksa, surat perintah penyitaan pajak, dan nilai tunggakan pajak per bulan selama 60 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus atau sampel jenuh. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai efektivitas instrumen penegakan hukum perpajakan dalam mengurangi tunggakan pajak, serta menjadi masukan bagi KPP Pratama Pekanbaru Tampan dan otoritas pajak dalam merumuskan strategi penagihan yang lebih optimal.

Rohmatin, Alfa; Jannah Salsabila; Ajeng Zahra Haroki; Amelani Putri

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam mencegah dekadensi moral siswa di SMK Al–Azami Cianjur. Fenomena kemerosotan moral di kalangan pelajar menjadi tantangan serius di era modern, sehingga lembaga pendidikan Islam dituntut untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di SMK Al–Azami Cianjur selama Oktober–November 2025. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan dekadensi moral dilakukan melalui lima strategi utama: (1) pembiasaan religius melalui kegiatan shalat berjamaah, shalat dhuha, puasa sunnah, dan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun); (2) penguatan pendidikan moral dan etika di setiap mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler; (3) pendampingan psikologis melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK) serta kerja sama dengan lembaga STIFIn untuk mengenali potensi siswa; (4) kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat; serta (5) penerapan disiplin yang tegas namun mendidik. Strategi tersebut membentuk ekosistem pendidikan yang harmonis dan berakar pada nilai-nilai Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan efektif dalam membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan moral abad ke-21.

Eva Manfaaatin; Suci Nurul Pazri; Hera Siti Nurjanah; Yunira Yunda Riswanti

Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Early childhood education plays a crucial role in building the foundation for children’s cognitive, social, emotional, and creative development. Creativity is an essential aspect that must be stimulated through meaningful and contextual play activities. This study aims to describe the process and outcomes of developing children’s creativity through the implementation of loose part play with the theme “School Environment” at TK Tunas Karya III Sukanagara. The research employed a descriptive qualitative approach involving 64 children from group A and group B, along with their accompanying teachers. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation of the children’s creative works during the activities. The results reveal that loose part play effectively enhances children’s creativity. The children demonstrated improvements in divergent thinking, imagination, and self-confidence. Moreover, they became more environmentally aware, utilized recycled materials to create new objects, and exhibited collaboration and responsibility in group activities. Teachers played an essential role as facilitators who provided support and guidance throughout the exploration process. The loose part approach aligns with the principles of the Merdeka Curriculum, which emphasizes active, participatory, and experience-based learning for young children. This study provides practical implications for early childhood educators to design creative learning experiences that are low-cost, environmentally friendly, and relevant to the children’s real-life context.

Nur Aisyah; Nur Aisyah; Muhammad Rusdi; , Haslindah; Bahtiar Herman

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan pada Usaha Buraq Telur di Terminal Pangkajenne, Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tingkat persaingan antar pelaku usaha telur di pasar lokal yang menuntut strategi pemasaran yang lebih adaptif, khususnya melalui pemanfaatan media digital sederhana seperti WhatsApp dan Facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus untuk mengorganisasi dan mengidentifikasi tema-tema strategis dalam praktik komunikasi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital terbukti efektif dalam mendukung peningkatan penjualan. Personal selling menjadi strategi dominan dengan proporsi 29,38%, diikuti oleh promosi penjualan (25,28%) dan pemasaran langsung (20,94%). Aspek ini menunjukkan bahwa interaksi personal, penawaran khusus, dan komunikasi digital sederhana mampu membangun kedekatan dengan konsumen sekaligus meningkatkan loyalitas. Dari perspektif bauran pemasaran, indikator harga menempati posisi tertinggi sebesar 27,86%, disusul produk (26,24%) dan tempat (25,30%), sedangkan promosi berada di posisi terendah yaitu 20,60%. Temuan ini menegaskan bahwa strategi penetapan harga yang kompetitif, kualitas produk yang terjaga, serta distribusi yang tepat memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan, meskipun promosi digital masih sederhana. Kesimpulannya, keberhasilan strategi komunikasi pemasaran digital pada Usaha Buraq Telur dipengaruhi oleh kombinasi antara komunikasi interpersonal, bauran pemasaran yang seimbang, serta pemanfaatan media digital yang konsisten. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM dalam mengoptimalkan strategi digital untuk meningkatkan daya saing di pasar lokal.

Buya Hamka; Hamka, Buya; , Muhammad Rusdi; , Haslindah; Mutmainnah Cahyani Thahir, Inna

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital melalui Instagram dalam meningkatkan penjualan pada UMKM Kedai 2 Putri di Desa Sipodeceng, Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian didasari oleh fenomena meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana promosi bisnis, khususnya di kalangan UMKM yang membutuhkan strategi efektif untuk menjangkau konsumen lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, serta pelanggan Kedai 2 Putri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang diterapkan melalui Instagram meliputi empat indikator utama, yaitu pembuatan konten (content creation), berbagi konten (content sharing), membangun interaksi (connecting), dan pembangunan komunitas (community building). Dari keempat indikator tersebut, pembuatan konten menjadi faktor paling dominan dalam menarik minat konsumen dan memperkuat citra merek, karena visual produk yang menarik dan konsistensi unggahan terbukti mampu meningkatkan interaksi serta mendorong keputusan pembelian. Selain itu, strategi pemasaran digital juga diperkuat oleh elemen bauran pemasaran (7P) yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan Instagram secara optimal dapat meningkatkan visibilitas, keterlibatan pelanggan, serta penjualan UMKM.