Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 321-340 of 3,226

Analytics

Lila Anggraini; Hendra Masvika; Sriwanto; Sudanti; Muhammad Latif

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Profil baja IWF (Instrument Wide Flange) merupakan elemen struktur yang banyak digunakan pada bangunan industri karena kemudahan dalam pemasangan dan fleksibilitasnya. Namun, kondisi lingkungan ekstrem seperti genangan air dengan pH asam maupun basa dapat mempercepat proses demineralisasi (korosi) pada baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi laju kehilangan unsur Fe dari profil baja IWF akibat perendaman dalam larutan dengan pH ekstrem, serta menyusun model matematis yang menggambarkan proses demineralisasi. Metode yang digunakan adalah uji laboratorium dengan perendaman potongan baja dalam larutan pH 4, 7, dan 10 selama 72 jam, dilanjutkan dengan uji TDS, ORP, dan morfologi. Hasil menunjukkan bahwa pada pH 4, terjadi demineralisasi Fe tertinggi sebesar 16,167 mg dengan rata-rata ORP sebesar 195,5 mV dan TDS 732,55 ppm. Berdasarkan data tersebut, dibentuk model matematis diferensial untuk memprediksi laju demineralisasi. Disarankan penggunaan pelapis (coating) yang sesuai untuk meningkatkan umur pakai struktur baja.

Novia Mungawanah; Elen Anedya Frahma; Febryan Alam Susatyo; Sri murni; Monica Belinda Oksavina +1 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

rogram pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat peran orang tua dalam mencegah perilaku bullying pada remaja di Kelurahan Jatibarang, Mijen, Kota Semarang melalui edukasi berbasis pendekatan partisipatif. Kegiatan dilakukan dengan model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan para orang tua, kader atau masyarakat dalam proses pemetaan masalah, edukasi, diskusi, serta evaluasi. Intervensi berupa sesi edukasi parenting, role-play, dan diskusi kasus lokal. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan orang tua dalam mendeteksi serta menangani perilaku bullying, disertai terbentuknya jejaring dukungan komunitas untuk keberlanjutan program. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi komunitas dalam membangun lingkungan aman bagi remaja dan mendorong penguatan fungsi keluarga dalam pencegahan bullying.

M., Iqbal.M.Ag,; Siregar, Samuel Natanael; Marpaung, Difa Aprilia

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam perspektif norma dan konstitusi, mengidentifikasi penyebab krisis kepercayaan publik, serta menegaskan urgensi penguatan peran wakil rakyat dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan normatif-yuridis melalui telaah terhadap UUD 1945, peraturan perundang-undangan, literatur akademik, dan laporan survei kepercayaan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis kepercayaan publik terhadap DPR disebabkan oleh kesenjangan antara norma konstitusional yang menempatkan DPR sebagai representasi rakyat dan praktik politik yang terjadi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPR perlu memperkuat posisinya dengan menegakkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan integritas. Penguatan ini diperlukan guna memulihkan legitimasi publik, memperkuat kualitas demokrasi, dan memastikan DPR menjalankan fungsi konstitusionalnya secara optimal.

Wawo Banggo, Theresitta Febryani; Supeni, Siti; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui sejauh mana upaya penanggulangan kekerasan verbal verbal dari kesiswaan/STP2K SMA Negeri Colomadu. 2) Mengetahui apa saja peran dari Guru PPKn dalam meningkatkan kesadaran pendidikan kewarganegaraan (civic dispositions) pada siswa/siswi SMA Negeri Colomadu. 3) Mengetahui apa saja yang menjadi faktor utama munculnya kekerasan verbal di kalangaan siswa/siswi SMA Negeri Colomadu. Hasil dari penelitian ini menjelsakan bahwa kasus kekerasan verbal pada siswa/siswi SMA Negeri Colomadu menujukan bahwa sudah ada upaya penanggulangan yang telah di jalankan melalui program seperti sosialisasi, seminar dan penguatan pendidikan karakter dalam mencegah terjadinya kasus tindak kekerasan verbal di sekolah. Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Upaya, Penanggulangan, Kekerasan Verbal This study aims to 1) determine the extente of efforts to oercome verbal violence from stundts/STP2K SMA Negeri Colomadu. 2) to find out the roles of PPKn teacher in incereasing civic education awarness (civic dispositions) among students at Colomadu state high school 3) to find out the main factors that contribute to the emergance of verbal that coseof verbal violance against students at Colomadu State High School indicate that there have been efforts to overcome this promblem that have been iplemented thorugh programs such as socialization, seminars and strengthening character education in preventing cases of verbal violence in school. Keyword: Civic Education, Efforts, Hadling, Verbal Violence

Fauziyah, Anissa; Rejekiningsih, Triana

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan tantangan kepala dusun perempuan dalam penyelenggaraan tugas kewilayahan di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala dusun berperan dalam penyelenggaraan tugas kewilayahan, namun masih menghadapi beberapa tantangan dalam menjalankan tugasnya. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan dalam komunikasi dua arah yang lebih terbuka dan partisipatif serta pendekatan yang lebih kolaboratif agar hubungan antar warga lebih harmonis.

Kusuma Putri, Dhini Nurhasanah; Raharja, Nanda Zakiy; Ismarani, Nisrina; Rizwana, Raissaqila Kalyca; Sara Az-Zahra, Vierly Dyel +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Komunikasi adalah cara menyampaikan informasi kepada orang lain. Dalam berkomunikasi, etika sangat penting, terutama bagi mahasiswa saat berinteraksi dengan dosen. Namun, terdapat beberapa mahasiswa saat ini yang menganggap dosen sebagai teman sebaya, sehingga penerapan etika yang seharusnya dilakukan kepada dosen semakin terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi antara mahasiswa FPMIPA UPI dan dosen, serta bagaimana etika bisa mencegah ketidakharmonisan komunikasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan kuesioner Google Form. Hasil dari penelitian ini 1) mengetahui waktu menghubungi dosen, 2) hambatan yang dirasakan mahasiswa, 3) mengetahui dampak setelah berkomunikasi dengan dosen. Sebagai kesimpulan, etika dalam berkomunikasi dengan dosen dapat mempererat hubungan serta membangun kepercayaan, yang akan mengurangi konflik.

Nuralawiyah, Rispiyanti Siti; Komalasari, Kokom; Insani, Nisrina Nurul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Fenomena pelajar yang mengendarai kendaraan bermotor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan permasalahan yang mengancam keselamatan lalu lintas serta mencerminkan rendahnya kesadaran hukum remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) mampu menginternalisasikan nilai-nilai hukum dalam membentuk sikap berkendara yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SMPN 1 Ciamis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan penyebaran kuisioner kepada siswa, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran PKN telah memberikan pemahaman normatif terhadap hukum lalu lintas, namun masih terdapat kesenjangan antara pemahaman dan implementasi. Faktor lingkungan sosial, pola asuh orang tua, serta lemahnya pengawasan eksternal menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan terintegrasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan internalisasi nilai hukum.

irsyad, irsyad; Trisiana, Anita; Wartoyo, Wartoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Smart Village dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan literasi digital di Desa Mlese, yang dikenal sebagai Desa Pelopor Pancasila. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tersebut memberikan dampak positif berupa kemudahan administrasi desa, transparansi informasi, serta penguatan nilai-nilai Pancasila melalui kolaborasi antarwarga. Namun, masih terdapat tantangan seperti rendahnya literasi digital pada kelompok lanjut usia, keterbatasan akses internet, dan preferensi layanan tatap muka. Pemerintah desa berupaya mengatasi kendala ini melalui pelatihan dan pendampingan, meskipun perbaikan infrastruktur dan sosialisasi lebih intensif masih diperlukan. Kesimpulannya, Smart Village memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi digital dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Kata Kunci : Smart Village, Literasi Digital, Desa Pelopor Pancasila.   ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the Smart Village application in enhancing community empowerment and digital literacy in Mlese Village, known as a Pancasila Pioneer Village. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through field observations, in-depth interviews, and literature studies. The findings indicate that the application positively impacts village administration by simplifying processes, increasing information transparency, and strengthening Pancasila values through community collaboration. However, challenges remain, such as low digital literacy among the elderly, limited internet access, and a preference for face-to-face services. The village government is addressing these issues through training and assistance, although more intensive infrastructure improvements and outreach are still needed. In conclusion, Smart Village holds significant potential to support digital transformation and community empowerment in alignment with Pancasila values. Keywords: Smart Village, Digital Literacy, Pancasila Pioneer Village.

Lathiffah Khoirunnisa; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Perkembangan anak merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam yang memandang anak sebagai makhluk biologis, psikologis, dan spiritual yang membawa fitrah sejak lahir. Fitrah dipahami sebagai potensi bawaan yang mengarah pada tauhid dan nilai-nilai kebaikan, sehingga pemahaman terhadap fitrah dan tahapan perkembangan anak menjadi dasar penting dalam perancangan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep fitrah anak serta relevansinya dengan proses perkembangan dan pembelajaran dalam perspektif Islam, sekaligus mengidentifikasi pandangan psikologi pendidikan Islam terhadap tahapan perkembangan anak. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah buku ilmiah dan artikel jurnal akademik dari basis data terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa fitrah anak menjadi landasan utama perkembangan dan pembelajaran yang mencakup dimensi spiritual, moral, intelektual, emosional, dan sosial. Psikologi pendidikan Islam memandang perkembangan anak sebagai proses bertahap dan holistik melalui integrasi aspek jasmani, akal, dan rohani dengan prinsip tarbiyah yang gradual dan kontekstual. Pembelajaran menempatkan anak sebagai subjek aktif, berorientasi pada pembentukan karakter dan kesadaran spiritual selain capaian kognitif. Dengan demikian, psikologi pendidikan Islam menawarkan paradigma pendidikan holistik yang relevan dalam mengembangkan potensi anak menuju insan kamil.

Nikmatul Khoiriyah; Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan antara akal dan hati yang mencakup aspek emosional dan spiritual dalam Pendidikan nislam pada siswa MBS Jatinom Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung terhadap kehidupan siswa di asrama, masjid, dan sekolah. Subjek penelitian terdiri dari sekitar -+ 200 siswa yang setara jenjang SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukan semangat dan fokus belajar siswa cenderung mengalami naik turun. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi emosi, metode pembelajaran guru, dan interaksi sosial antar siswa. Kegiatan spiritual seperti sholat jama’ah, dzikir, halaqoh Qur’an, dan ta’lim berperan dalam pembentukan ketenangan batin dan membantu menstabilkan emosi siswa, sehingga akan berdampak positif terhadap sikap dan konsentrasi belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan islam yang ideal perlu mengintegrasikan antara akal, emosi, dan spiritual secara seimbang untuk membentuk siswa yang cerdas, berakhlak dan memiliki kesadaran diri yang baik

Jumardhi Jumardhi; Irmawati Irmawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

This research is motivated by the author's desire to improve student abilities and to  Educational quality refers to the level of excellence of an educational system or process in a school, measured by the institution’s ability to meet established standards in terms of input, process, output, and outcome. Therefore, this study aims to describe the forms of collaboration between subject teachers in suporting the improvement of learning quality at the UPT SPF SD Inpres Malengkeri Bertingkat I. The study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through observations, interviews, and document analysis, and were analyzed through the stages of deconstruction, interpretation, and reconstruction. The findings show that teacher collaboration occurs actively and continuously through meetings, routine discussions, item reviews, and informal activities such as the Teacher Working Group (TWG). The main supporting factors of collaboration include participatory school leadership, open communication, and an inclusive work culture, while the primary obstacles involve differences in opinions related to teaching strategies and student characteristics. The established collaboration has a positive impact on improving learning effectiveness, professional reflection, teacher creativity, and student learning outcomes through the transfer of best practices and structured feedback mechanisms. Thus, teacher collaboration plays a significant role in strengthening the culture of quality and enhancing learning quality in elementary schools.

Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Proses belajar siswa muslim tidak hanya melibatkan kemampuan berfikir (akal), tetapi juga kemampuan dalam mengelola perasaan (emosi). Ketidakseimbangan antara emosi dan akal dapat mengganggu fokus, ketekunan, hingga hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan emosi dan akal pada siswa muslim dalam proses belajar, serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan kajian Pustaka. Observasi langsung dilakukan di Pondok Pesantren KMI Ibnu Abbas Klaten yang menaungi santri setingkat SMP dan SMA. Data dari observasi diperkuat dengan kajian pustaka dari berbagai penelitian dan berbagai teori psikologi Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang mengendalikan emosinya dengan baik, cenderung lebih focus, tenang, dan tekun dalam proses pembelajaran. Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan, keseimbangan antara kelembutan dengan ketegasan, serta penanaman adab sebelum ilmu terbbukti memberikan kontribusi yang besar tehadap keseimbangan emosi dan akal santri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan emosi dan akal yang didukung oleh nilai-nilai islam berperan penting dalam peningkatan hasil belajar siswa muslim.

Habiburrahman, Ahmad; Mar’atu Rosyada Al-Fariz; Muhammad Hafizh Fikri; Kahfi Kiem Arseta; Ageng Dhipo Saputro +1 more

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Ketegangan epistemologis antara sains dan agama dalam masyarakat modern sering kali memicu polarisasi yang berujung pada dua ekstrem: positivisme yang mengabaikan etika dan fundamentalisme agama yang menolak rasionalitas. Model hubungan tradisional, seperti konflik dan independensi, terbukti tidak memadai untuk mengatasi fragmentasi sosial ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis kerangka konseptual baru, yaitu "Sains 'Religius'" dan "Agama 'Saintifik'", sebagai solusi integratif untuk mencapai transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis konseptual-kritis terhadap literatur filsafat ilmu, sosiologi agama, dan teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep "Sains 'Religius'" menanamkan etos spiritual berupa kekaguman (awe) dan kerendahan hati epistemik ke dalam praktik ilmiah, sementara "Agama 'Saintifik'" mengintegrasikan nalar kritis dan rasionalitas untuk memurnikan penafsiran keagamaan dari dogmatisme sempit. Sintesis kedua paradigma ini berfungsi sebagai mekanisme katalisator yang mereduksi ekstremisme, membentuk moderasi beragama yang aktif, dan membangun landasan bagi masyarakat yang harmonis berbasis nilai kemanusiaan universal

Sofyan, Uswatun Hasanah; Aqilla Tarishoh Putri; Nayla Nur Rahmawati; Khamim Fauzi

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Fenomena toxic positivity semakin terlihat pada remaja, ketika mereka merasa wajib menunjukkan kebahagiaan meski sedang mengalami tekanan psikologis. Sikap ini dapat menghambat ekspresi emosi yang wajar serta memperparah kondisi mental. Penelitian ini bertujuan mengkaji toxic positivity melalui perspektif Ilmu Kalam dengan menyoroti pemaknaan emosi manusia, ujian hidup, dan prinsip keseimbangan emosional dalam ajaran Islam. Metode yang digunakan adalah kajian literatur berbasis Studi Islam terhadap nash dan pemikiran teolog klasik maupun kontemporer, serta teori psikologi remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ilmu Kalam mengakui kesedihan dan kegelisahan sebagai bagian fitrah. Dengan demikian, teologi Islam dapat menjadi dasar pendekatan mental health yang lebih empatik.

Jannah, Miftahul; Nur Aini; Neni, Neni

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Transformasi pendidikan pada era Society 5.0 menuntut pembelajaran yang inovatif, termasuk pada Pendidikan Agama Islam (PAI), sehingga diperlukan model yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan ke dalam pembelajaran berbasis digital tanpa mengurangi esensi spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan efektivitas integrasi nilai keagamaan dalam pembelajaran PAI digital sebagai upaya menanamkan karakter Islami pada peserta didik di tengah perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah berbagai publikasi ilmiah yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan melalui kebiasaan digital keagamaan, cerita moral digital, lab e-fiqh , simulasi ibadah berbasis VR, serta pembelajaran reflektif mengenai etika digital. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PAI digital tidak hanya meningkatkan partisipasi dan minat belajar, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan kesadaran spiritual dan perilaku etis peserta didik. Implikasi penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi yang terencana dan berorientasi karakter dapat memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan, sehingga guru perlu menguasai kompetensi pedagogi keagamaan berbasis teknologi untuk mewujudkan pembelajaran PAI yang berkualitas.

Izzatunnisa, Ilma; agus wahyudi, Sigit; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana karakter pendidikan yang mengedepankan penghargaan terhadap keberagaman, pemanfaatan media digital, dan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta Kasih dapat saling menguatkan dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengumpulkan berbagai sumber akademik yang membahas tentang nilai toleransi, pendidikan multikultural, inovasi teknologi dalam pembelajaran, serta pendekatan pedagogi berbasis kasih sayang dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang menitikberatkan pada keberagaman dapat membangun rasa saling menghormati antar siswa. Di sisi lain, media digital berperan penting dalam memberikan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini. Lebih lanjut, Kurikulum Berbasis Cinta memperkaya pendidikan dengan memperkuat aspek spiritual, emosional, dan moral, sehingga pembelajaran tidak hanya sebatas hasil akademik saja. Penggabungan ketiga pendekatan tersebut dinilai efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, bersahabat, dan sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Pada akhirnya, madrasah mempunyai peluang untuk melahirkan generasi yang religius, toleran, dan berkarakter kuat dalam menghadapi perubahan sosial budaya saat ini.

Zahiya Zahiya

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbasis audio-visual menggunakan kesenian Madihin dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks tanggapan, serta menganalisis efektivitas pendekatan tersebut. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 14 Banjarmasin dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah pengajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang menerapkan inovasi pembelajaran CRT berbasis budaya lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan Google Formulir, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CRT dengan media Madihin mampu meningkatkan hasil belajar siswa, membangun keterlibatan aktif, serta menumbuhkan sikap positif terhadap pembelajaran. Inovasi ini juga mampu menghubungkan materi pelajaran dengan latar belakang budaya siswa sehingga menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Kendala teknis terkait keterbatasan akses teknologi berhasil diatasi melalui strategi kolaboratif dalam kelas. Secara keseluruhan, pendekatan CRT berbasis audio-visual Madihin terbukti efektif dan layak dikembangkan sebagai model pembelajaran yang adaptif terhadap keberagaman budaya di Indonesia.

Ananta Nurjianto Putri; Emi Tahmida; Mochammad Indra Yumanto

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru sebagai subjek pendidikan dalam perspektif tafsir tarbawi berdasarkan Q.S. Al-Kahfi ayat 66-67 serta relevansinya bagi pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kisah dialog antara Nabi Musa dan Nabi Khidir merepresentasikan relasi edukatif antara murid dan guru yang dilandasi adab, kesabaran, kerendahan hati, dan keteladanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir tarbawi, serta buku dan artikel jurnal pendidikan islam yang terbit dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan teknik Analisis tematik menggunakan pendekatan tafsir tarbawi. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru perspektif Al-Qur‟an tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan spiritual peserta didik. Nilai-nilai pendidikan dalam Q.S Al-Kahfi ayat 66-67 memiliki relevansi yang kuat untuk diterapkan dalam pendidikan MI, khususnya dalam penguatan adab belajar dan pembentukan karakter Islami peserta didik.

Halawatul Fitri; Putri Nur Hidayah; Neni Neni

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penyebaran hoaks keagamaan di media sosial telah menciptakan tantangan serius terhadap narasi keagamaan yang sahih, menuntut peran krusial Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai garda terdepan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kompetensi profesional Guru PAI, menganalisis strategi mereka dalam merespons hoaks, dan merumuskan implikasi kebijakan pelatihan guru. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, penelitian ini menganalisis konsep Kompetensi Guru PAI (Pedagogik, Sosial, Kepribadian) dan Literasi Media/Digital (KLM) untuk merumuskan model kompetensi ideal. Temuan menunjukkan bahwa Guru PAI memerlukan rekonstruksi filosofis agar mampu menjadi pembimbing etika dan agen perubahan yang mengintegrasikan nilai Islam dengan teknologi. Kompetensi Pedagogik dan Sosial terbukti penting untuk edukasi anti-hoaks dan pembentukan etika digital, diperkuat oleh Integritas Personal dan KLM sebagai keterampilan inti untuk berpikir kritis dan menyaring informasi. Implikasi penelitian merekomendasikan prioritas pelatihan guru pada etika dan literasi digital, serta menyarankan penelitian mendatang untuk studi komparatif kuantitatif guna mengukur efektivitas program.

Nuzulul Hikmatul Laily Amsa; Rusdiana Navlia

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan evaluasi pembelajaran terhadap peserta didik di Lembaga Pendidikan MA Miftahul Qulub Polagan Pamekasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara langsung dengan informan kunci, termasuk kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan wali kelas. Observasi dilakukan untuk melihat secara faktual proses evaluasi hasil pembelajaran secara sistematis untuk mengukur pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Sedangkan wawancara diarahkan untuk menggali persepsi, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi oleh para pelaku pendidik terkait pelaksanaan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan evaluasi pembelajaran di MA Miftahul Qulub Polagan Pamekasan telah dilaksanakan melalui berbagai instrumen dan teknik evaluasi seperti penilaian tugas dan pencapaian yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik serta tujuan pembelajaran. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam konsistensi pemberian umpan balik dan pemanfaatan hasil evaluasi untuk perbaikan pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi evaluasi pembelajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.