Publication Search

94,961 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-20 of 976

Analytics

Nurhaswinda; Amy Hastika; Nindha Iqlima Meywanthi; Asra Hapiza; Alya Mukhbita

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kajian literatur tentang pengaruh penggunaan media pembelajaran pada kemampuan pemecahan masalah matematika. Penulisan ini menggunakan metode kajian literatur dengan melakukan review dan mengidentifikasi jurnal-jurnal secara sistematis yang pada setiap prosesnya mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengumpulkan beberapa penelitian terdahulu untuk menjawab pengaruh penggunaan media pembelajaran pada kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian terdahulu yang sudah terkumpul selanjutnya diidentifikasi, dikaji, serta dibuat kesimpulan dari literatur yang relevan dengan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik melalui media pembelajaran. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penggunaan berbagai macam media pembelajaran bisa digunakan guru dengan menyesuaikan karakteristik siswa yang ada di dalam kelas. Media disesuaikan dengan pola pemecahan masalah untuk dapat meningkatnya kemampuan pemecahan masalah siswa. Media pembelajaran dapat digunakan dimana saja, media cetak berbasis permainan, dan siswa menyukai media pembelajaran yang dilengkapi dengan warna dan gambar serta aturan yang jelas.

Anisa Nurhayati; Sandi Akbari; Nur Eka Lailatun; Saridawati

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini mengkaji fenomena transformasi bisnis UMKM kopi di era digitalisasi melalui studi kasus inovatif "Kopi Sepeda Elektrik" sebagai model adaptasi usaha yang berkelanjutan. Di tengah tantangan literasi digital yang masih rendah pada pelaku UMKM Indonesia, bisnis ini hadir sebagai solusi yang memadukan tren kopi modern dengan mobilitas ramah lingkungan. Studi kasus dalam penelitian ini adalah KOPI BENDA Sepeda Elektrik. Penelitian menggunakan fenomenologi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap operasional usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana integrasi teknologi tepat guna dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen milenial akan pengalaman kopi yang unik. Hasil analisis menunjukan bahwa kekuatan utama model bisnis ini terletak pada diferensiasi produk dan efesiensi operasional, sementara kelemahannya mencakup keterbatasan skala dan dependensi pada infrastruktur charging. Peluang signifikan teridentifikasi dalam ekspansi pasar digital dan kolaborasi dengan ecosystem player, sedangkan ancaman utama berasal dari intensitas persaingan. Studi ini berkontribusi pada pengembangan framework inovasi UMKM yang adaptif terhadap digitalisasi, sekaligus menawarkan insight strategis bagi pelaku usaha kopi dalam merancang model bisnis yang berkelanjutan di era modern.

Clara Ruthya Simanjuntak; Sorlina Tamba; Elsa Asima Sipayung; Intan Simanjuntak

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki komponen yang mempengaruhi minat anak pada anak berusia 4 -12 tahun dalam mengikuti ibadah sekolah Minggu di gereja HKBP pagar beringin . Mengingat sekolah Minggu berperan penting dalam membangun nilai-nilai agama dan moral sejak dini, penurunan partisipasi anak dalam kegiatan ibadah ini menjadi perhatian serius. Studi ini menggunakan studi kasus deskriptif penelitian kualitatif pada beberapa gereja yang mengalami masalah yang serupa. Dalam penelitian ini, orang tua, guru sekolah Minggu, dan anak-anak terlibat dalam proses pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil studi menunjukkan bahwa beberapa penyebab utama minat anak yang rendah adalah kurangnya pendekatan kreatif untuk menyampaikan materi, kurangnya pilihan aktivitas yang sesuai dengan usia anak, dan kurangnya dukungan keluarga.

Ahmad Ilham Bachrie Harahap; Ganang Kartiko Aji; Mufti Kusuma Firdaus; Jerry Heikal

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik ekonomi tradisional melalui pendekatan etnografi. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami sistem ekonomi lokal, hubungan sosial, dan dinamika yang terjadi dalam konteks pengalokasian pemanfaatan pendapatan dana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data wawancara menggunakan metode open-end question dan dokumentasi. Dalam penelitian ini dilakukan wawancara kepada 6 responden dari berbagai etnis dan suku yang berbeda dengan rentan umur 24 – 31 tahun yang bekerja dengan latar belakang profesi yang berbeda. Hasil penelitian ini mengungkapkan beragam praktik ekonomi tradisional yang dilakukan oleh berbagai etnis termasuk pertanian, perternakan, pedagang lokal, dan kegiatan usaha mikro lainnya. Selain itu, ditemukan juga adanya sistem nilai dan norma yang mengatur praktik ekonomi dalam suatu etnis tertentu dalam konteks ini nilai praktik ekonomi tradisonal tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memiliki peran sosial dan budaya yang kuat. Praktik nilai ekonomi tradisional membantu memperkuat ikatan sosial antar masyarakat disuatu etnis tertentu menjaga warisan budaya, dan mengaktifkan potensi ekonomi lokal. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik ekonomi tradisional disuatu etnis tertentu. Hasil pada penelitian ini  untuk etnis seperti etnis Bali yang masih memegang teguh adat istiadat, spiritual dan investasi pada hewan ternak. Dan untuk etnis Jawa didapatkan persamaan yaitu memegang teguh warisan budaya Jawa. Dan yang terakhir untuk etnis sunda didapatkan share value yaitu nilai tradisional yang dipegang adalah warisan

Bahrudin; Nur Ayu Audia; Putri Suci Ramahdani; Wilda Febrianti; Fatmawati

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Program Food Estate di Indonesia, khususnya di Kalimantan, menghadapi berbagai tantangan yang tidak hanya terkait dengan produktivitas pertanian, tetapi juga permasalahan sosio-politik. Penurunan jumlah tenaga kerja di sektor pertanian bersamaan dengan peningkatan impor bahan pangan, seperti beras dan kedelai, menunjukkan adanya ketidakberdayaan dalam memenuhi kebutuhan pangan domestik. Meskipun pemerintah berupaya untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui program lumbung pangan, ekspansi lahan yang dilakukan—termasuk pembukaan hutan lindung—menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan ekosistem yang lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan deskriptif, mengandalkan data sekunder serta teknik pengumpulan informasi seperti kajian pustaka dan studi literatur. Food Estate sebagai konsep ketahanan pangan berfokus pada pengembangan sistem pertanian yang terintegrasi, namun pelaksanaannya di lahan eks PLG (Proyek Lahan Gambut) seluas 770.601 hektar menunjukkan adanya kegagalan akibat kurangnya kajian lingkungan yang mendalam. Keputusan untuk memanfaatkan lahan tersebut berdasarkan kajian Rapid-KLHS patut dipertanyakan, mengingat sejarah kerusakan ekologis yang ditimbulkan oleh proyek serupa sebelumnya. Dampak dari program ini mencakup kerusakan lingkungan, perubahan iklim, dan degradasi hutan, yang berpotensi memperburuk kondisi sosial ekonomi masyarakat lokal. Proyek Food Estate tidak hanya mengancam keberlanjutan lingkungan tetapi juga melanggar hak-hak masyarakat adat yang kehilangan akses terhadap tanah tradisional mereka. Dengan demikian, meskipun tujuan awal program ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan, realitas di lapangan menunjukkan bahwa dampak negatifnya jauh lebih besar dan dapat mengarah pada defisit pangan yang lebih parah serta ancaman terhadap keberlangsungan hidup masyarakat di Kalimantan.

Haura Fathia Chefany; M. Rifky Nugroho; Rodiah Rauzatul Jannah; Umi Annisa; Fatmawati

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Ketersediaan air bersih di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tantangan serius akibat kondisi iklim kering, curah hujan rendah, dan musim kemarau yang panjang. Kondisi alam ini diperburuk oleh perubahan iklim yang semakin tidak menentu, berdampak pada berkurangnya cadangan air serta meningkatnya risiko kekeringan di wilayah tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi krisis air bersih di NTT, termasuk variabilitas iklim, pertumbuhan populasi, dan keterbatasan infrastruktur air. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi dampak krisis air bersih terhadap kesehatan masyarakat, produktivitas pertanian, serta kesejahteraan ekonomi lokal yang bergantung pada ketersediaan air. Berdasarkan analisis literatur dan kebijakan, penelitian ini merekomendasikan pendekatan berkelanjutan, seperti teknologi penangkapan air hujan, pembangunan infrastruktur penyimpanan air, dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi untuk mengatasi krisis air bersih dan meningkatkan akses air bersih di NTT.

Bobby Getseman Silaban; Rusmauli Simbolon; Yulia K. S. Sitepu; Bambang T. J. Hutagalung; Maringan Sinambela

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Danau Silaban, yang terletak di Desa Siponjot, Kabupaten Humbang Hasundutan, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi wisata yang dimiliki Danau Silaban serta merumuskan strategi pengembangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan kawasan wisata tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Danau Silaban memiliki kekuatan berupa keindahan alam yang asri, udara yang sejuk, dan lokasi yang strategis. Namun, terdapat beberapa kelemahan seperti infrastruktur yang kurang memadai dan rendahnya promosi pariwisata. Peluang yang dapat dimanfaatkan antara lain peningkatan kunjungan wisatawan, serta dukungan pemerintah dalam pengembangan pariwisata daerah. Ancaman yang dihadapi meliputi persaingan dengan objek wisata lain di sekitar Danau Toba dan minimnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang disarankan adalah peningkatan infrastruktur, promosi yang lebih intensif, serta melibatkan masyarakat setempat dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Dengan pengembangan yang tepat, Danau Silaban berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata andalan yang dapat meningkatkan perekonomian lokal dan menarik lebih banyak wisatawan.

Shallu Madina; Murny; Nicken Octavia Suparno; Alya Marni; Ghina Asnah Aulia

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pendidikan Pancasila memiliki peranan penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cita-cita, dan strategi pendidikan Pancasila serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah kepustakaan, dengan mengkaji berbagai literatur dan dokumen terkait pendidikan Pancasila. Tantangan utama mencakup pengaruh globalisasi dan krisis moral di kalangan siswa, yang dapat mengikis identitas nasional. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, serta program pendidikan yang mendukung pengembangan karakter. Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dan peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi langkah strategis. Dengan implementasi yang tepat, pendidikan Pancasila diharapkan dapat menciptakan individu yang cerdas, berintegritas, dan mencintai tanah air, siap berkontribusi pada pembangunan bangsa. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan Pancasila dalam membangun karakter dan nilai kebangsaan di era modern.

Viddy Erlangga; Nia Fitriana; Septianto Josri; Niswati Lailatul; Imelda Dewi

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Canggal Candiroto Village is one of the areas in Indonesia that has great potential in the agricultural sector, especially in the production of chili and garlic. Diversification of processed products from agricultural crops is an important strategy in increasing added value for farmers, especially in villages with abundant natural resources. Diversification of processed products from chili and garlic, such as chili and garlic, can increase farmers' income and strengthen economic resilience in Canggal Candiroto Village. This work program is carried out to improve skills in MSMEs, increase income, expand marketing areas, register business permits, and provide halal certification. The results of this program activity show an increase in the knowledge and skills of Canggal Village PKK participants as well as an increase in income through offline and online marketing.

Raihanah Dinda Alyfia Rahman; Azzahratulkhalillah Hasni; Adam Maulana Wijaya; Alwan Maulana Wijaya

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini membahas masalah perubahan iklim sebagai ancaman yang lebih besar daripada ketidakstabilan politik di Afrika Barat dengan fokus pada negara Guinea, Burkina Faso, dan Mali. Masalah utama yang dibahas adalah dampak signifikan dari perubahan iklim di wilayah tersebut, termasuk risiko terhadap mata pencaharian, identitas budaya, dan peningkatan migrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menekankan urgensi penanganan perubahan iklim daripada ketidakstabilan politik di Afrika Barat. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data sekunder yang relevan untuk menjelaskan dampak mendalam dari perubahan iklim di wilayah tersebut. Data yang digunakan meliputi proyeksi iklim, data iklim historis, dan informasi mengenai ketidakstabilan politik dalam bentuk kudeta di Afrika Barat. Temuan menunjukkan bahwa perubahan iklim merupakan ancaman yang signifikan bagi kawasan ini, juga sebagai "pengganda ancaman" memperburuk ketidakstabilan politik yang sudah ada dan memberikan tekanan tambahan pada sumber daya yang terbatas. Kesimpulan yang dapat diambil adalah menunjukkan bahwa perubahan iklim memiliki dampak yang luas dan kompleks, baik secara ekonomi, sosial, maupun politik. Dengan hal tersebut maka perubahan iklim merupakan sesuatu yang sangat mengancam ketimbang ketidakstabilan politik di Afrika Barat.

Afriani Azzahra; Afrilnaldo; Emilia Susanti; Hj. Sakilah; Ali Muddin Hassan Palawa

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Indonesia juga tentu banyak berbagi festival, tradisi kebudayaan di berbagai daerah , nah seperti di bagan siapi-api ini ada tradisi bakar tongkang yang sudah di jelaskan Pembahasan diatas nah disini dapat kita lihat bahwa pentingnya kita menjaga dan mengembangkan tradisi kita untuk lebih maju dan juga bisa kita manfaatkan seperti berjualan bisa menambah perekonomian nya .  

Rahmatul Khusna; Susiba; Hawwa Assalwa; Rahmah Fadillah Ripaini

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa Indonesia tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan bernegara, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Artikel ini membahas bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diintegrasikan dalam pengembangan ilmu untuk menciptakan sinergi yang kuat antara etika dan kemajuan teknologi serta sains. Setiap sila dalam Pancasila memberikan kerangka moral yang dapat memandu ilmuwan dan akademisi untuk menghasilkan pengetahuan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan berkeadilan. Penelitian ini menyoroti relevansi nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan ilmu di berbagai bidang seperti kesehatan, teknologi, dan lingkungan, serta tantangan yang dihadapi dalam menerapkan prinsip-prinsip tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara Pancasila dan ilmu pengetahuan dapat mempercepat kemajuan bangsa yang berkelanjutan dan berkeadilan sosial.

Johana Marsela Zalianti; Kholidjunaidi; Fauziah Hafifah Hasanah; M. Amirul Padil; Poja Ramadila

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Meski Pancasila telah diajarkandi sekolah-sekolah, namun berbagai jenis pelanggaran atas kebebasan beragama  dan berkeyakinan, tindakan intoleransi, penodaan agama, penolakan pendirian tempat ibadah, pelaranganaktivitas ibadah, perusakan tempat ibadah, dankasus kekerasan yang mengatasnamakanajaran agama tertentu masih sering terjadidi berbagaidaerah. Hal inilah yang melatarbelakangidilakukannyakajianterhadap pengaturan pendidikan inklusif berdasar Pergub Sumut No. 29 Tahun 2016 dalam kaitannya dengan potensirisikopelanggaran ideologi Pancasila dalampenyelenggaraan pendidikan inklusif pada program PendidikanAnak Usia Dini (PAUD) Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) adalah membawa misi pendidikan moral bangsa, membentuk warganegara yang ceras, demokratif, dan berakhlak mulia, yang secara konsisten melestarikan dan mengembangkan cita-cita demokrasi dan membangun karakter bangsa. Sedangkan visi pendidikan keluarganegaraan adalah mewujudkan proses pendidikan yang terarah oaa pengembangan kemampuan individu, sehingga menjadi warga negara yang cerdas, partisipatif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian akan membentuk warga negara Indonesia yang didasarkan pada pancasila dan karakter positif masyarakat Indonesia. Prinsip-prinsip inklusifitas alam setiap sila di kandungnya. Misalnya ‘Ketuhanan   yang maha esa’ . Menegaskan pentingnya penghormatan beragama terhadap beragama. Sila kedua ‘Kemanusiaan yang adil dan beradap’, memperkuat konsep bahwa semua manusia harus diperlakukan secara adil tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras ataupun golongan satu sama lain.

Zahratun Nasywa Elno; Kholid Junaidi; Septia Dewi; Wasila Rahma Sarita; Siti Rahmayani +1 more

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Globalisasi merupakan suatu gejala meleburnya kultur dunia akibat dari dari sosio-cultural antarbangsa yang mendunia. Globalisasi sering dikaitkan dengan perkembangan teknologi informasi. Namun ketimpangan digital di Indonesia masih terbilang tinggi, meski perkembangan internet sangat pesat. Ketimpangan digital merupakan kesenjangan pengetahuan dan kemampuan dalam menggunakan teknologi digital dan informasi. Dengan mengimplementasikan pancasila yaitu keadilan sosial dapat meratakan ketimpangan digital dan menghadapi perkembangan era globalisasi. Dengan demikian, diharapkan jurnal ini dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pemahaman kita tentang menyikapi tantangan ketimpangan  digital dengan mengimplementasikan pancasila.

Ariyanti Waruwu; Regina BM Nainggolan; Ayu Andira Sihotang; Jakaria Nababan

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Setiap manusia memiliki tingkah laku yang berbeda-beda dalam melangsungkan hidupnya. Terutama dalam keagamaan. Setiap orang memiliki perspektif pribadi yang saling berbeda-beda dalam berperilaku. Psikologi agama adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia dalam hubungan dengan pengaruh keyakinan terhadap agama yang dianutnya serta dalam kaitannya dengan pengaruh usianya masing-masing. Agama adalah sistem kepercayaan kepada Tuhan atau dewa-dewa lain yang disertai dengan ajaran kebaktian dan kewajiban berbagai agama. Dalam memahami tingkah laku keagaman, banyak individu-individu  yang masih belum bisa mengontrol diri dalam berperilaku sehari-hari. Meskipun di dalam ajaran agama adanya nilai-nilai tentang ketaatan terhadap Tuhan yang diwujudkan dari perilaku yang baik dan benar. Dalam penelitian ini memiliki rumusan masalah yang sangat menarik untuk dibahas, yakni maksud dari tingkah laku, agama, tingkah laku keagamaan (Kristen), dan hubungan Agama dalam tingkah laku dengan menggunakan metode penelitian kajian pustaka. Tingkaj laku terdiri dari beberapa macam yaitu tingkah laku adaptaif, maladaptif, prososial, motorik, kognitif, dan konatif. Agama memiliki pengaruh mendalam dalam membentuk tingkah laku manusia, baik secara individu maupun dalam konteks sosial. Dengan menyediakan pedoman moral, identitas, disiplin diri, dan dukungan sosial, agama membantu individu untuk hidup dalam kerangka yang bermakna. Namun, tantangan tetap ada, terutama ketika perbedaan keyakinan agama menyebabkan konflik.

Julia Emilda Pasaribu; Kholid Junaidi; Lia Afiqah; Nabila Putri Rahma

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Indonesia merupakan negara dengan keragaman suku, ras, budaya, dan agama yang beranekaragam. Agama merupakan landasan kehidupan bagi setiap umat manusia, manakala pemahaman agama pada individu itu lemah, maka individu tersebut akan hilang arah dan tidak dapat mengetahui arah tujuan hidupnya, serta dapat dengan mudahnya dipengaruhi oleh individu lain. Agama merupakan peran yang penting dalam kehidupam setiap individu, sebab agama merupakan hal mendasar yang berkaitan dengan kepercayaan seorang individu. Selain itu agama juga memiliki keterkaitan dengan tradisi yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat. Sikap yang harus dikedepankan oleh individu yang beragama dalam menyikapi adanya keberagaman agama di Indonesia ialah dengan sikap toleransi. Tanpa adanya toleransi akan menimbulkan perpecahan antar perbedaan, atau bahkan dapat menyebabkan rusaknya suatu wilayah yang disebabkan oleh perpecahan. Toleransi beragama merupakan sikap manusia dalam menyikapi adanya keberagaman agama. Maka dari itu, tidak dapat dibantah bahwa toleransi beragama merupakan hal yang penting agar tidak terjadi perpecahan. Selain itu, menjadi warga negara yang baik tidak semata-mata taat akan hukum atau menumbuhkan rasa kebangsaan saja, melainkan juga harus menumbuhkan rasa toleransi terhadap kemajemukan yang terdapat di Indonesia, khususnya keberagaman agama. Sehingga dengan adanya perbedaan agama atau kepercayaan tersebut, diperlukan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang bertujuan guna menumbuhkan sikap toleransi, khususnya mahasiswa.

Ardiansyah; Suhertina; Adinda Aulia Rahma; Ibnu Thoyibur Rizki

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila merupakan filsafah pedoman dalam berperilaku yang sesuai dengan budaya Indonesia. Krisis karakter pada era ini menjadikan urgensi dari sebuah pendidikan karakter yang sudah semestinya merujuk pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sehingga tercipta individu yang beragama, beriman kepada Tuhan yang Maha Esa, cerdas, berkarakter baik serta mampu hidup sebagai indibvidu maupun manusia sosial dengan memenuhi hak serta segala kewajiban sebagai warga Negara. Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peran penting dalam masa depan bangsa perlu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. mahasiswa diharapkan dapat membentuk karakter yang kuat, moralitas yang baik, dan semangat kebangsaan yang tinggi dengan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila.

Ismanul Amanah; Murny; Giska Ananta; Dinda Ariani

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila memegang peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman modern. Menurunnya literasi masyarakat indonesia disebabkan oleh minimnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di kalangan pelajar. Dengan adanya globalisasi, pendidikan pancasila bertujuan untuk menumbuhkan integritas, nasionalisme, dan adaptabilitas di kalangan pelajar dalam menghadapi dinamika global, sehingga membentuk karakter bangsa di tengah tantangan globalisasi. Hakikat pendidikan pancasila sangat penting untuk dipahami guna mencegah lunturnya nilai-nilai kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda. Indonesia tidak dapat lepas dari tantangan globalisasi, tetapi dapat mempertahankan jati dirinya dengan berpegang teguh pada pancasila sebagai prinsip hidupnya. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan menitikberatkan pada pentingnya data faktual yang bersumber dari buku, jurnal, artikel, dan lain-lain, untuk memahami dan mengantisipasi berbagai permasalahan di berbagai bidang secara efektif dan efisien. Memahami hakikat pancasila berarti memahami maknanya sebagai ideologi dasar bagi Indonesia. Berbagai ahli telah mendefinisikan pancasila sebagai filsafat, ideologi, prinsip-prinsip hakiki, dan jiwa Indonesia lintas generasi. Pendidikan pancasila dibenarkan di tingkat pendidikan tinggi karena memiliki landasan historis, kultural, filosofis, dan yuridis, serta mengakui karakteristik budaya negara yang unik. Pentingnya pendidikan pancasila di era globalisasi ditekankan sebagai faktor signifikan dalam membentuk karakter dan nilai-nilai bangsa, meskipun menghadapi tantangan implementasi. Integrasi pendidikan pancasila ke dalam berbagai mata pelajaran dan metode pengajaran yang inovatif disarankan untuk meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai pancasila oleh siswa, yang menyoroti peran penting guru sebagai agen perubahan dalam mempromosikan prinsip-prinsip pancasila di kalangan siswa.

Annisa Herviana; Fatimah Depi Susanti Harahap; Gustia Nurul ‘Ain; Muhammad Farhan

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang berperan penting dalam pembentukan karakter dan identitas nasional. Artikel ini membahas pentingnya Pancasila sebagai landasan dalam pembentukan bangsa, sekaligus perannya dalam menghadapi tantangan globalisasi yang mengancam nilai-nilai budaya dan jati diri Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, mengkaji literatur terkait untuk memahami implementasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila, melalui nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan, mampu merangkul keberagaman masyarakat Indonesia dan berfungsi sebagai filter untuk mencegah pengaruh negatif globalisasi. Namun, implementasi Pancasila masih menghadapi berbagai tantangan, seperti masuknya ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan pengaruh budaya global yang dapat merusak identitas bangsa. Untuk mengatasi tantangan ini, pendidikan Pancasila diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan nasional guna membentuk generasi muda yang berkarakter kuat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Andre Kurniawan; Miftah Irramah; Tofrizal

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Latar Belakang: Timbal adalah logam berat yang bersifat racun bagi lingkungan dan tubuh manusia. Timbal dapat menyebabkan kerusakan melalui mekanisme stres oksidatif. Stres oksidatif yang dihasilkan timbal akan merusak dan mangganggu fungsi sistem kardovaskular dan menyebabkan kerusakan pada jantung. Lodium dapat berfungsi sebagai antioksidan karena dapat menghambat peningkatan radikal bebas sehingga tidak terjadi stres oksidatif. Objektif: Untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan iodium terhadap gambaran histologi otot jantung tikus yang diinduksi timbal asetat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized post test only control group menggunakan 15 ekor tikus yang telah dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (K-) yang hanya diberikan pakan standar, kelompok kontrol positif (K+) yang diberikan pakan standar serta diberi timbal asetat 100mg/L secara oral, terakhir kelompok perlakuan (P) yang diberikan pakan standar, diberi timbal asetat 100mg/KgBB, dan larutan iodium 12,5mg juga melalui oral setiap harinya. Penelitian dilaksanakan selama 19 hari dan pada hari ke-20 tikus dimatikan kemudian diambil jantungnya untuk dibuat menjadi preparat untuk selanjutnya di analisis besar kerusakan histologinya menggunakan mikroskop. Hasil: Hasil yang didapatkan adalah rerata proporsi kerusakan sel otot jantung pada kelompok K-, K+, dan P berturut-turut adalah 0,88%, 9,87% dan 1,11%. Analisis data menggunakan uji alternatif Kruskal-Wallis dan Mann Whitney U Test (MWUT). Didapatkan perbedaan yang bermakna tiap kelompok dengan nilai p = 0,008 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapatnya pengaruh pemberian larutan iodium dalam memperbaiki kerusakan pada otot jantung tikus yang disebabkan oleh timbal asetat.