Abstract
Teori belajar klasik merupakan salah satu aliran awal dalam kajian psikologi pendidikan yang menekankan proses belajar sebagai hasil dari hubungan antara stimulus dan respons yang dapat diamati secara langsung. Teori ini berkembang dari pandangan behavioristik yang memandang belajar sebagai perubahan perilaku yang terjadi melalui pembiasaan, penguatan, dan pengulangan. Tokoh-tokoh utama dalam teori belajar klasik antara lain Ivan Pavlov dengan konsep pengkondisian klasik, Edward Thorndike melalui hukum efek (law of effect), serta B. F. Skinner dengan teori pengkondisian operan. Dalam konteks pendidikan, teori belajar klasik memberikan dasar bagi penerapan metode pembelajaran yang sistematis, terstruktur, dan berorientasi pada penguatan perilaku yang diinginkan. Meskipun memiliki keterbatasan karena kurang memperhatikan aspek kognitif dan emosional peserta didik, teori ini tetap relevan sebagai landasan awal dalam memahami proses belajar dan pembentukan perilaku dalam lingkungan pendidikan.
Keywords
How to Cite

Dina Rahmayani, et al. (2025). TEORI PEMBELAJARAN KLASIK . Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), 1(4).

Dina Rahmayani; Sakilah; Nova Gustira Shakilla; Hafiz Taufiqurrahman Hasibuan, "TEORI PEMBELAJARAN KLASIK ," Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), vol. 1, no. 4, 2025.

Dina Rahmayani; Sakilah; Nova Gustira Shakilla; Hafiz Taufiqurrahman Hasibuan. "TEORI PEMBELAJARAN KLASIK ." Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), vol. 1, no. 4, 2025.

Dina Rahmayani; Sakilah; Nova Gustira Shakilla; Hafiz Taufiqurrahman Hasibuan. "TEORI PEMBELAJARAN KLASIK ." Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 1, no. 4 (2025).

Dina Rahmayani, et al. (2025) 'TEORI PEMBELAJARAN KLASIK ', Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), 1(4).

Dina Rahmayani; Sakilah; Nova Gustira Shakilla; Hafiz Taufiqurrahman Hasibuan. TEORI PEMBELAJARAN KLASIK . Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen). 2025;1(4).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal