PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK DALAM MENYELESAIKAN KESULITAN BELAJAR SENI TILAWAH SISWA DI SMA WAHID HASYIM TEBUIRENG

Abstract
Meskipun pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran telah banyak diteliti, kajian yang secara khusus membahas pemanfaatan media TikTok sebagai solusi dalam mengatasi kesulitan belajar seni tilawah Al-Qur'an pada peserta didik masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesulitan belajar seni tilawah yang dialami siswa, mendeskripsikan pemanfaatan media TikTok dalam pembelajaran, serta mengevaluasi efektivitas penggunaannya dalam membantu mengatasi kesulitan belajar tilawah di SMA Wahid Hasyim Tebuireng Jombang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Partisipan penelitian terdiri atas guru pembina, pelatih tilawah, dan siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tilawah, yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam penguasaan makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, penguasaan irama tilawah, kepercayaan diri saat tampil, serta keterbatasan waktu latihan. Pemanfaatan media TikTok terbukti memberikan kemudahan bagi siswa dalam mengakses materi pembelajaran secara fleksibel melalui video pendek yang menarik, sehingga meningkatkan motivasi, intensitas latihan, dan pemahaman teknik tilawah. Hasil angket juga menunjukkan bahwa 88% responden menyatakan TikTok efektif sebagai media pembelajaran, sedangkan 86% responden mengakui adanya peningkatan motivasi dan minat belajar setelah memanfaatkan media tersebut. Temuan penelitian ini memperkuat konsep pembelajaran digital berbasis microlearning dalam pendidikan Islam sekaligus memperluas kajian mengenai integrasi media sosial sebagai inovasi pembelajaran Al-Qur'an. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media TikTok dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif, praktis, dan menarik dalam membantu mengatasi kesulitan belajar seni tilawah. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan pembelajaran berbasis teknologi digital serta menjadi rekomendasi praktis bagi guru, sekolah, dan pengelola pendidikan Islam dalam mengembangkan pembelajaran tilawah yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Keywords
How to Cite

Muchammad Anas, et al. (2026). PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK DALAM MENYELESAIKAN KESULITAN BELAJAR SENI TILAWAH SISWA DI SMA WAHID HASYIM TEBUIRENG. Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), 2(2).

Muchammad Anas; M. Wafiyul Ahdi; Wahyu Nur Khayati, "PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK DALAM MENYELESAIKAN KESULITAN BELAJAR SENI TILAWAH SISWA DI SMA WAHID HASYIM TEBUIRENG," Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), vol. 2, no. 2, 2026.

Muchammad Anas; M. Wafiyul Ahdi; Wahyu Nur Khayati. "PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK DALAM MENYELESAIKAN KESULITAN BELAJAR SENI TILAWAH SISWA DI SMA WAHID HASYIM TEBUIRENG." Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), vol. 2, no. 2, 2026.

Muchammad Anas; M. Wafiyul Ahdi; Wahyu Nur Khayati. "PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK DALAM MENYELESAIKAN KESULITAN BELAJAR SENI TILAWAH SISWA DI SMA WAHID HASYIM TEBUIRENG." Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2, no. 2 (2026).

Muchammad Anas, et al. (2026) 'PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK DALAM MENYELESAIKAN KESULITAN BELAJAR SENI TILAWAH SISWA DI SMA WAHID HASYIM TEBUIRENG', Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), 2(2).

Muchammad Anas; M. Wafiyul Ahdi; Wahyu Nur Khayati. PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK DALAM MENYELESAIKAN KESULITAN BELAJAR SENI TILAWAH SISWA DI SMA WAHID HASYIM TEBUIRENG. Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen). 2026;2(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal