Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Eka Finanti Simamora; Imel Simanungkalit; Prihatin Ningsih Sagala; Nurcahaya Br Zandroto; Putri Br Tarigan +1 more

Algoritma : Jurnal Matematika, Ilmu pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

This study aims to analyze the effectiveness of ChatGPT as a tool to help students complete academic assignments. Using a quantitative descriptive method, this study involved 150 6th semester students of the Mathematics Education Study Program selected through a simple random sampling technique. Data were collected through an online questionnaire that measured the intensity of ChatGPT use, ease of understanding the material, and its impact on learning outcomes. The results showed that the majority of students felt helped by the use of ChatGPT, especially in compiling essay assignments, understanding complex academic concepts, and increasing self-confidence in solving math problems. However, it was found that excessive use has the potential to reduce learning motivation if students rely too much on instant answers. Therefore, wise use of ChatGPT and integration with conventional learning methods is highly recommended so that students continue to develop critical thinking skills and independence in learning.

Rani Ade Putri; Sekarayu Embun Padmi

Saturnus: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

This study aims to examine the extent to which the utilization of ChatGPT can increase the effectiveness of Pamulang University students in completing academic assignments. This type of research is quantitative research with a descriptive approach. The analysis technique used was a survey through a Google Form questionnaire involving 120 respondents. Respondents of this study were Pamulang University students from all study programs and regular lectures. The results showed that in general the utilization of ChatGPT can increase the effectiveness of student academic task completion. This is indicated by the results of measuring five indicators of effectiveness which indicate that the use of ChatGPT can significantly increase the effectiveness of student task completion. ChatGPT proved to be useful as a learning tool that can facilitate students in managing time and improving the quality of academic work. Thus, the research hypothesis which states that the utilization of ChatGPT can increase the effectiveness of student task completion can be accepted. The results of this study are expected to illustrate the importance of applying AI technology in education  

Puspita Dewi; Candra Wijaya; Fatkhur Rohman

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This research aims to examine in depth the influence of completing the principal’s tasks on teacher work motivation in schools. Teacher work motivation is an important element that can influence the quality of teaching and learning in the classroom, which ultimately has an impact on student achievement. The principal has a central role in managing the school and supporting teachers through a variety of administrative and personnel tasks. Effective completion of the principal’s duties is expected to create a conducive work environment, provide clear direction, and improve the work environment. The research method used is a quantitative research method with a correlational type. This research used a total sampling technique with a sample size of all educators and education staff totaling 37. The research instrument for this research was a questionnaire consisting of 25 statements for each variable.  The results of hypothesis testing show that the completion of the principal’s duties has an influence on teacher work motivation of 0.149 x 100% = 14.9%. Through the t test that has been carried out, it turns out that the t count = 4.709 while the t table value = 2.042. Because t count (4.709) > t table (2.042), this shows that there is a positive and significant contribution between the principal’s task completion variable and teacher work motivation at Pahlawan National Middle School in Medan in the form of a linear and predictive relationship via a regression line Ŷ = 126.564 + 0.855 X.

Reza Putri Angga; Kanessa Jasmine; Sharleen Agustine; Muhammad Aryasatya; Natalia Desy Anggraini

Repeater : Publikasi Teknik Informatika dan Jaringan 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Utilization of Artificial Intelligence-Based Paraphrasing Improves Efficiency of Student Assignment Completion in Surabaya. In this era of over-evolving technology, artificial intelligence technology (AI) has made significant contributions in various fields, including education. One potential implemantation of artificial intelligence technology is an automated AI-based online paraphrasing tool in education 4.0 era. This research aims to examine the effectiveness of using AI-based online paraphrasing in improving the efficiency of student assigntment completion in Surabaya. The research metodolgy involved a survey with student from various universities in Surabaya with a descriptive approach technique. The results show that the use of AI-based online paraphrasing tools can significantlu reduce the time needed to complete assignments without reducing the quality of the content. This tools helps students to understand the material, develop writing skills, and avoid plagiarism. This research result is expected to encourage the use of digital technology in the learning process, which is expected to improve academic productivity. Thus, AI-based online paraphrasing tools can be part of a more modern and effective learning strategy.

Putra, Ilham Endriansyah; Ramahadi, Muhammad Galih; Fahrezy, Rifad

DINAMIKA HUKUM 2023 Universitas Stikubank

Abstrak Ombudsman Merupakan Lembaga independent yang didirikan Oleh Pemerintah dengan segenap tanggung jawab dalam tugas pengawasan, investigasi dan pemberian tindak lanjut atas segala sengketa anatara masyarakat dan instansi dan Lembaga pelayanan Publik di Indonesia. Segala bentuk tindakan yang akan di lakukan oleh ombudsman didasarkan pada kewenangan yang diperoleh oleh Ombudsman. Reformasi birokrasi yang dilakukan di Indonesia sejak era orde lama hingga kini terus berkembang, semakin berkembangnya Pola kinerja aparat yang mengikuti perkembangan zaman tentu diikuti dengan perkembangan masalah yang jauh lebih kompleks, tanpa dibekali dengan pengaturan dan daya integritas yang tinggi maka kehendak pribadi dari setiap aparat dapat menjadi boomerang dan berakibat pada munculnya Maladministrasi, baik dalam penyalahgunaan wewenang hingga prilaku yang merugikan instansi kenegaraan itu sendiri. Seiring perkembangannya, ombudsman sendiri masih banyak yang belum menyadari eksistensi dan perannya sebagai pengawas pelayanan publik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dasar hukum dan peran dari ombudsman dalam melakukan pengawasan pelayanan publik dan bagaimana melihat eksistensi dari ombudsman melalui studi kasus. Metode penilitian yang digunakan adalah yuridis normatif melalui pendekatan studi kasus. Kesimpulannya bahwa dapat dilakukan peningkatan kinerja dari ombudsman sebab ombudsman sendiri sudah difasilitasi dengan kewenangan dalam pengawasan pelayanan publik yang sangat luas. Selain itu, dengan adanya penyelesaian konkrit dari permasalahan pelayanan publik, ombudsman dapat menunjukan eksistensi serta perannya.

Fajar Siddiq; Puji Isyanto; Dini Yani

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang merupakan instansi pemerintahan yang memiliki peran penting dalam pengendalian jumlah penduduk yang ada di kabupaten karawang melalui program keluarga berencana (KB). Kerja Praktik dilaksanakan dengan cara magang kerja disuatu instansi atau perusahaan didaerah Karawang terkait dengan tujuan memberi wawasan kepada mahasiswa tentang dunia kerja yang sebenarnya. Laporan Kerja Praktik ini bertujuan untuk mengetahui Disiplin Kerja pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana. Salah satu indikasi rendahnya kualitas Pegawai Negeri Sipil Daerah tersebut adalah adanya pelanggaran disiplin yang banyak dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil Daerah. Metode dasar dalam memperoleh data yaitu dengan cara wawancara langsung, pengamatan, serta observasi langsung ke lapangan. Hasil laporan Kerja Praktik ini menunjukkan bahwa kondisi tingkat kedisiplinan pegawai pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang sudah cukup baik, walaupun didapati beberapa pegawai yang masih belum menjalankan tugasnya sesuai dengan job desk, dan terdapat beberapa pegawai datang dan pulang tidak sesuai dengan jam dan waktu yang sudah ditentukan oleh Dinas. Kendala yang dihadapi oleh seorang Pegawai Negeri Sipil dalam Peningkatan Disiplin Pegawai Negeri Sipil adalah Kurang tegasnya Sanksi yang diberikan oleh Pejabat yang berwenang serta lunturnya Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil. Adapun penyelesaian permasalahan tersebut ialah dengan memberikan sanksi dan tindakan yang lebih tegas terhadap setiap pelanggaran agar setiap pegawai bisa lebih Disiplin lagi dalam segala hal dan dapat memberikan efek jera agar Pegawai yang lain tidak meniru atau melakukan pelanggaran serupa atau lebih berat lagi.

Wanda Amalia; Afrinaldi; Iswantir M; Linda Yarni

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil pengamatan peneliti yaitu rendahnya self efficacy dalam penyelesaian tugas sekolah siswa di Sdn 10 Puhun Pintu Kabun Panganak Kota Bukittinggi. Dari observasi yang peneliti lakukan, ada beberapa siswa yang tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki seperti minder dengan siswa lainnya yang memiliki prestasi lebih tinggi di dalam kelas padahal siswa tersebut mampu, akibat dari ketidak yakinan diri tersebut menyebabkan siswa malas untuk mengerjakan penyelesaian tugas sekolah yang diberikan oleh guru. Self Efficacy  adalah keyakinan diri seseorang terhadap kemampuan dirinya sendiri bahwa ia mampu untuk melakukan sesuatu atau mengatasi sesuatu. Penyelesaian tugas sekolah adalah metode penyajian bahan dimana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar dirumah. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui Hubungan Self Efficacy Siswa dengan Penyelesaian Tugas Sekolah di Sdn 10 Puhun Pintu Kabun Panganak Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuanititatif korelasional. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas 6 yang berjumlah 15 orang. Dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, maka sampel penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas 6 di Sdn 10 Puhun Pintu Kabun Panganak Kota Bukittinggi sebanyak 15 orang dengan jenis kelamin perempuan ada 7 orang dan laki-laki berjumlah 8 orang. Dalam penelitian ini digunakan instrument yaitu angket, yang terdiri dari angket self efficacy dan angket penyelesaian tugas sekolah dengan menggunakan skala Gutman. Teknik pengolahan data mencari mean, range, % skor dan standart deviation, sedangkan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji linearitas, sedangkan untuk pengujian hipotesis mencari Product Moment yang mensyaratkan hipotesis diterima apabila r_hitung lebih besar dari r_tabel. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan penyelesaian tugas sekolah pada siswa di Sdn 10 Puhun Pintu Kabun Bukittinggi. Dengan dilakukan perhitungan hasilnya dapat diketahui bahwa taraf signifikan antara variabel self efficacy (X) dengan penyelesaian tugas sekolah (Y) siswa adalah r_hitusng = 0,931 lebih besar dari r_tabel = 0,514, maka hipotesis diterima yang menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan penyelesaian tugas sekolah, itu berarti Ha diterima sedangkan H0 ditolak. Dengan derajat hubungan sangat kuat dan hubungan yang positif.

Kurniasih; Liliana Tedjosaputro

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Salah satu produk bank yang berupa kredit tanpa agunan adalah kartu kredit. Kartu kredit merupakan alat pembayaran pengganti uang tunai yang dapat digunakan oleh konsumen untuk ditukarkan dengan barang dan jasa yang diinginkannya di tempat-tempat yang dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (merchant). Pemakaian kartu kredit dengan tidak bijak dapat menimbulkan kredit macet. Apabila terjadi kemacetan kartu kredit, maka bank biasanya menggunakan jasa penagihan hutang yang dikenal dengan debt collector. Seringkali debt collector dalam melakukan jasa penagihan hutang bekerja secara tidak profesional bahkan kadang cenderung melakukan perbuatan melawan hukum, sehingga akan menimbulkan kerugian bagi nasabah maupun bank penerbit kartu kredit, karena tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yang bersifat yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis karena penelitian ini menganalisis kesesuaian praktek penagihan kartu kredit dengan peraturan perundang-undangan.  Bank  dalam  melakukan  penagihan kartu  kredit  terhadap nasabah yang wanprestasi seringkali menggunakan jasa penagihan hutang atau yang  dikenal  dengan  debt  collector.  Permasalahan  dalam  sistem  penagihan nasabah pada pokoknya yaitu petugas penagihan tidak mematuhi pokok-pokok etika penagihan. Hal tersebut menyebabkan nasabah terganggu sehingga mengajukan  gugatan  ke  Pengadilan  guna memperoleh  kepastian  penyelesaian. Bank seharusnya membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai apa yang harus dilakukan oleh debt collector di dalam menjalankan tugasnya dalam menagih hutang nasabah kartu kredit. Selain itu peraturan mengenai debt collector diperlukan untuk mengatur kewenangan debt collector di dalam melakukan pekerjaannya.

Nasrullah, Muchamad Fajri Amirul; Yulius, Rina; Pratama, Linargian

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2022 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

PT Mitra Kuadran Teknologi merupakan perusahaan pengembangan perangkat lunak. Dalam aplikasi yang telah digunakan pelanggan sering ditemukan masalah yang perlu diselesaikan secepatnya. Pelanggan biasa menyampaikan pengaduan dengan mengirim pesan langsung ke programmer secara pribadi. Pelanggan terkadang perlu mengirim pengaduan yang sama beberapa kali atau ke beberapa orang untuk diselesaikan. Penanganan pengaduan seperti ini masih kurang efektif, karena proses pengaduan masih dilakukan secara manual sehingga mempengaruhi kinerja programmer dalam penyelesaian masalah. Pada tugas akhir ini, penulis akan membuat suatu aplikasi berdasarkan permasalahan tersebut. Aplikasi Helpdesk Kuadran dikembangkan sebagai aplikasi issue tracking system dengan tujuan untuk memudahkan pelanggan aplikasi untuk mendaftarkan masalah dan programmer menyelesaikan masalah. Aplikasi dibangun menggunakan metode waterfall. Metode user accpetance testing (UAT) digunakan untuk mengukur nilai penerimaan pengguna. Hasil pengujian usability atau kegunaan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) yang dilakukan menghasilkan nilai akhir rata-rata 82.5. Nilai ini di atas nilai 68 batas persetujuan dan dianggap dapat memudahkan programmer dalam manajemen pengaduan masalah pelanggan.