Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 46

Analytics

Winarni, Marti; Susanto, Anang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pemanfaatan sisa-sisa hasil pertanian di Desa Jabung yang berpotensi digunakan sebagai bahan perbaikan tanah masih belum optimal, meskipun ketersediaannya cukup melimpah baik di lahan sawah maupun lahan kering. Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pemanfaatan biochar sebagai bahan pembenah tanah yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan penggunaan bahan kimia pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Jabung mengenai manfaat biochar dalam meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta observasi lapangan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih efektif melalui pengalaman langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang diberi perlakuan biochar memiliki kondisi tanah yang lebih gembur dan mampu mempertahankan kelembapan lebih baik dibandingkan lahan tanpa perlakuan. Selain itu, pembelajaran lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada masyarakat mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan biochar dari sisa-sisa hasil pertanian yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, biochar dapat menjadi alternatif yang ekonomis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah serta peningkatan hasil pertanian.

Hidayati, Arina; Azzakhusna, Famita; Triyono, Triyono

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Namun, proses pembelajaran akuntansi di beberapa SMK di Kabupaten Karawang masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru akuntansi melalui pembelajaran berbasis Design Thinking. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan memperkenalkan tahapan Design Thinking yang terdiri atas empathize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran akuntansi yang inovatif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep Design Thinking, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kontekstual, serta motivasi untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil post-test menunjukkan rata-rata pemahaman guru mencapai 75,88 dan lebih dari 80% peserta mampu menjawab dengan benar tahapan Design Thinking. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Design Thinking dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mendukung pengembangan pembelajaran akuntansi yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Sakdiah, Halimatus; Respati, Novita Weningtyas

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2026 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Penelitian ini menguji indikasi kecurangan pelaporan keuangan pada entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024 dengan mengadopsi kerangka Fraud Heptagon. Target keuangan, frekuensi rapat komite audit, opini audit, masa jabatan serta rangkap jabatan direktur utama, pelatihan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), dan remunerasi dewan direksi digunakan sebagai proksi variabel penelitian. Melalui pendekatan kuantitatif asosiatif terhadap 45 sampel observasi dengan analisis regresi logistik, hasil empiris merepresentasikan bahwa seluruh variabel independen tersebut tidak memengaruhi kecurangan pelaporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan adanya keterbatasan kapasitas eksplanatori model Heptagon ketika diterapkan pada konteks BUMN yang berkarakteristik kelembagaan, regulasi, dan pengelolaan publik yang spesifik. Hal ini menyebabkan hubungan kausal yang diasumsikan dalam konseptualisasi awal model tersebut tidak sepenuhnya terkonfirmasi secara empiris. Secara teoretis, hasil ini menekankan pentingnya memahami perilaku kecurangan secara kontekstual, sementara secara praktis, penelitian ini mendorong perlunya evaluasi terintegrasi antara indikator keuangan dan mekanisme tata kelola dalam upaya deteksi dini kecurangan pelaporan keuangan pada entitas negara.

Putri Festiyanti, Wilda; Pipit Miranti, Indira; Puji Lestari, Fina; Nur'aeni, Jihan

jurnal ABDIMAS Indonesia 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Kotayasa merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan pariwisata. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani serta pelaku usaha di sektor pariwisata yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat dan daerah. Namun demikian, masih terdapat siswa yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi sehingga memilih bekerja untuk membantu keluarga. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya akses pendidikan, termasuk kemampuan bahasa Inggris yang penting dalam mendukung sektor pariwisata dan komunikasi dengan wisatawan asing. Selain itu, masyarakat juga perlu memahami kosakata bahasa Inggris yang berkaitan dengan empon-empon sebagai komoditas lokal unggulan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan dasar bahasa Inggris peserta didik PKBM Desa Kotayasa melalui pelatihan simple present tense, simple past tense, dan pengenalan kosakata empon-empon dalam bahasa Inggris. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, latihan terstruktur, diskusi, dan permainan edukatif berbasis gamifikasi. Kegiatan dilaksanakan secara komunikatif dan menyenangkan agar peserta lebih aktif dan mudah memahami materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun kalimat sederhana menggunakan simple present tense dan simple past tense, serta meningkatnya pemahaman kosakata empon-empon dalam bahasa Inggris. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran kontekstual dan aplikatif bagi PKBM lainnya, khususnya pada wilayah berbasis pertanian dan pariwisata.

Naila Nisyyah Fanni; Arya Setya Nugroho; Afakhrul Masub Bachtiar

Jurnal Ilmu Bahasa dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2026 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This research purposes to improve the critical thinking skills of fifth-grade students at UPT SDN 274 Gresik regarding local culture for the 2024/2025 academic year. The methodology used is classroom action research. Data collection techniques were conducted through tests to assess students’ critical thinking skills and observations to assess student and teacher activities. The data analysis used included calculating the average scores from the tests and the results of the observations. The sample used in this research comprised of fifth-grade students at UPT SDN 274 Gresik during the 2024/2025 academic year. The results of the research indicate that the average score on the critical thinking skills test increased from 50.36 in the pre-action phase to 67.14 in Cycle I, and reached 86.43 in Cycle II. The findings of the teacher activity observations displayed an increase from 3.89 in Cycle I to 4.00 in Cycle II. The average results of student activity observations also increased from 68.21 in Cycle I to 86.43 in Cycle II. These results lead to the conclusion that the contextual approach proved effective in improving students’ critical thinking skills regarding local cultural material.

Dewi Lestari, Olivia; Fitriani, Fitriani; Lisa Fitriana; Mochammad Isa Anshori

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Transformasi digital menuntut organisasi untuk meningkatkan kompetensi karyawan melalui program pelatihan, namun tingkat partisipasi karyawan sering kali masih rendah meskipun fasilitas telah tersedia secara memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Nudge Theory sebagai strategi dalam memengaruhi perilaku karyawan terhadap partisipasi program pelatihan, dengan fokus pada penerapan Choice Architecture dalam konteks manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur dengan strategi integrative review yang mengkaji berbagai publikasi ilmiah bereputasi terkait Behavioral Economics, human resource development, dan pembelajaran karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis nudge, seperti pengaturan default, penyederhanaan pilihan, dan penggunaan pengingat kontekstual, secara konsisten mampu meningkatkan partisipasi pelatihan karyawan secara sukarela. Selain itu, efektivitas intervensi tersebut dipengaruhi oleh integrasi dengan faktor motivasi intrinsik yang selaras dengan prinsip Self-Determination Theory. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa kerangka integratif yang menggabungkan perspektif Behavioral Economics dan human resource development, serta menawarkan implikasi praktis bagi HR leaders dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis perilaku.

Baginda Sitompul; Putra Jungjungan Rajagukguk; Desy H. Sihombing; Rahel Dwi Ivanna; Selfius Dur

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This article examines the integration of constructivist theory in Christian Religious Education (PAK) by emphasizing the role of personal experience as the basis for faith formation. Through a reflective-theological qualitative approach, this research combines the constructivist thought of Piaget, Vygotsky, and Fosnot with a theological perspective on the incarnation of Christ and the work of the Holy Spirit. The analysis suggests that constructivism can be theologically reinterpreted into a new paradigm called the Theo-Constructive Epistemology of Incarnational Faith, in which faith is not simply taught cognitively, but is constructed through life experiences infused by the presence of God. This approach emphasizes that the learning of faith is relational, participatory, and contextual, in line with the nature of God who works in human history. The findings of this study offer a new direction for PAK praxis to be more relevant to digital contexts and cultural plurality, without losing its theocentric orientation. Thus, the integration of constructivism and incarnational theology opens up space for more dynamic, contextual, and transformative learning of faith, while strengthening the relevance of PAK in facing the challenges of modern times.

Syukri, Muhammad Rafli; Latif, Adam; Rusdi, Muhammad; B, Sofyan; Syukri, Muhammad Rafli +3 more

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi digital marketing terhadap peningkatan penjualan pada UMKM Zalfa Sablon Plastik di Kabupaten Sidenreng Rappang. Strategi digital marketing yang ditinjau meliputi enam indikator utama: accessibility, interactivity, entertainment, credibility, irritation, dan informativeness. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada 51 responden, yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator accessibility memiliki skor tertinggi, menandakan kemudahan akses digital sudah terpenuhi. Namun, indikator seperti interactivity, credibility, dan informativeness masih tergolong rendah. Uji regresi menghasilkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,026, yang berarti hanya 2,6% peningkatan penjualan dapat dijelaskan oleh strategi digital marketing, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Meskipun uji t menunjukkan adanya pengaruh signifikan secara statistik, dampak praktis strategi digital marketing masih terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa kehadiran di media sosial seperti Instagram belum cukup untuk mendorong peningkatan penjualan secara signifikan tanpa strategi konten yang konsisten, interaktif, dan terpercaya. Oleh karena itu, UMKM perlu melakukan optimalisasi strategi digital secara kontekstual dan adaptif agar mampu menghasilkan konversi yang lebih maksimal dalam pemasaran digital.

Ramadhana, Aisyah Bunga; Fachriza, A Walfajri; Afriandri, Mohd Egiyan; Aditiya, Yunando; Sari, Diaz

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini mengkaji persepsi siswa terhadap penggunaan e-learning dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMAN 4 Pekanbaru. Dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap satu guru dan kuesioner terbuka kepada sepuluh siswa kelas XI, penelitian ini menelusuri bagaimana pembelajaran digital memengaruhi pemahaman siswa terhadap nilai-nilai kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki persepsi positif terhadap e-learning karena fleksibilitas dan kemudahan akses, meskipun keterbatasan interaksi langsung menjadi kendala. Hambatan lainnya termasuk koneksi internet yang tidak stabil dan motivasi belajar yang menurun. Namun, strategi pembelajaran kontekstual seperti penugasan presentasi budaya lokal terbukti mampu memperkuat nilai kewarganegaraan dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi pembelajaran yang efektif dan konten digital yang berpusat pada siswa dalam pembelajaran PKn. E-learning, bila dirancang dengan baik, dapat berperan besar dalam pembentukan karakter dan kewarganegaraan digital.

Nuralawiyah, Rispiyanti Siti; Komalasari, Kokom; Insani, Nisrina Nurul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Fenomena pelajar yang mengendarai kendaraan bermotor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan permasalahan yang mengancam keselamatan lalu lintas serta mencerminkan rendahnya kesadaran hukum remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) mampu menginternalisasikan nilai-nilai hukum dalam membentuk sikap berkendara yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SMPN 1 Ciamis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan penyebaran kuisioner kepada siswa, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran PKN telah memberikan pemahaman normatif terhadap hukum lalu lintas, namun masih terdapat kesenjangan antara pemahaman dan implementasi. Faktor lingkungan sosial, pola asuh orang tua, serta lemahnya pengawasan eksternal menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan terintegrasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan internalisasi nilai hukum.

Sri Puji Rahayu

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

This study aims to determine the implementation and challenges  of the Promblem Based Learning (PBL) learning model and contextual approach to students. So, by knowing the results of the implementation, it is hoped that teachers can improve the way to teach students better. The method used in this study is descriptive qualitative with interviews via chat via whatsapp and provides google from to be filled in by Yuselvin Beo Wesso as a PPG student who teaches at SMP Negeri 6 Banjarmasin grade 8. She was chosen because she was a student of the Teacher Professional Program and also directly taught at school. The results obtained are the advantages and disadvantages of this model and approach. The advantage of this model is that it helps students to hone critical thinking skills through problem solving that can build students' connectivity with learning. The shortcoming faced in its application is that students find it difficult if they are directly asked for problem-solving discussions. In addition, the challenge faced is that teachers must be able to design learning that varies with the context of problem-solving and not all students can construct their experiences into written text. Therefore, efforts are made by applying the jigsaw method. The result of the application of this model and approach is that the students are quite good. Students can work together to complete assignments and be able to bring up topics relevant to daily life.

Destia Purwaningsih; Maulida Maulida; Nabela Nabela; Surya Sukti; Rafik Patrajaya

Perspektif Administrasi Publik dan hukum 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study provides an in-depth analysis of the urgency of employing a contextual approach to the Qur’an and Sunnah as a hermeneutical framework for addressing the increasingly complex social problems in Indonesia. Based on the premise that divine revelation encompasses both textual and contextual dimensions, this research underscores the necessity of reinterpreting Islamic teachings by considering the sociocultural, economic, and intellectual transformations of modern society. Utilizing library research and extensive scholarly literature review, the study examines the contributions of the contextual approach in revitalizing maqāṣid al-sharī‘ah, advancing social exegesis, promoting productive zakat models, strengthening child protection policies, developing environmental jurisprudence, and enhancing social ijtihād during crisis situations such as the Covid-19 pandemic. The findings demonstrate that a contextual approach enables Islamic teachings to be articulated into more adaptive, inclusive, and progressive ethical principles without compromising their theological foundations. This approach also reinforces the integration of social sciences into Islamic studies, thereby producing legal formulations and public policies that promote public welfare, social justice, and ecological sustainability. Overall, the study concludes that the contextual approach is not merely a method of interpretation but a civilizational paradigm essential for shaping Islam’s relevance within Indonesia’s multicultural society. By fostering a dialogical encounter between scriptural texts and empirical realities, this approach preserves the vitality of Islamic teachings while ensuring their constructive and sustainable contribution to resolving national issues.  

Nasihin Asyrofi, Abdullah; Bagus Indrawan

Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan sosio-kultural agraris dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Shibyan serta pengaruhnya terhadap pembentukan pola komunikasi religius dan moderat siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi kelas, wawancara guru Akidah Akhlak, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghubungkan materi akhlak terpuji dengan aktivitas pertanian yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti kerja sama, amanah, tanggung jawab, dan disiplin dalam budaya bertani. Pendekatan kontekstual ini membuat siswa lebih mudah memahami konsep akhlak yang abstrak karena terkait dengan pengalaman nyata mereka. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, kemampuan berdiskusi, dan pola komunikasi yang lebih sopan, inklusif, serta menghargai perbedaan. Secara keseluruhan, pendekatan sosio-kultural agraris dinilai efektif dalam menjadikan pembelajaran Akidah Akhlak lebih bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami.

Zainudin Fahmi

Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study applies a descriptive qualitative approach with data gathered through observation, interviews, and documentation. It aims to outline the planning and execution of a contextual approach in learning Islamic religious education by applying the field trip method and examining outcomes prior to and after its use to Islamic religious education learning at SD Kyai Abdullah Ubaid II Surabaya. Strategy of contextual method was selected since it can link learning material’s of Islamic religious education with real experiences, so that students can understand religious values ​​in a more applicable way. The subjects of this research include PAI teachers, class IV students and school principals. Data analysis employed the Miles and Huberman framework, covering reduction, presentation, and inference. The study of result shows that Islamic religious education teacher’s at Kyai Abdullah Ubaid II Elementary School have implemented a strategy of contextual approach effectively, particularly through Islamic religious education learning activities based on students' real-life experiences. This approach was implemented through planned field trips, such as practicing the dhuha prayer’s at the Ya'qub Mosque. A contextual approach combined with a field trip method has been proven to increase the enthusiasm and engagement of fourth-grade students at Kyai Abdullah Ubaid II Elementary School, Surabaya. They demonstrated a better understanding in the context of Islamic education learning, and the PAI teacher’s helped students understand Islamic values in a practical way by inviting fourth-grade students to perform ablution before practicing the Dhuha prayer during PAI learning at the Ya'qub Mosque.

Probohudono, Agung Nur; Suhardjanto, Djoko; Bandi, Bandi; Winarna, Jaka; Cahya Nusantara, Aji +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan perencanaan keuangan bagi pelaku industri rumahan, khususnya penjahit perempuan dan ibu rumah tangga di sentra konveksi Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten. Permasalahan rendahnya literasi keuangan, tidak adanya pencatatan keuangan, serta tumpang tindih antara keuangan pribadi dan usaha menjadi hambatan utama dalam pengambilan keputusan finansial dan keberlanjutan usaha. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan pencatatan keuangan, simulasi perencanaan anggaran, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Materi disampaikan secara kontekstual menggunakan bahasa sehari-hari dan narasi kehidupan nyata, serta mengintegrasikan nilai kearifan lokal seperti prinsip “kembali ke akar”. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pencatatan pemasukan-pengeluaran, penyusunan anggaran rumah tangga, serta perubahan sikap terhadap konsumsi dan manajemen keuangan keluarga. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong transformasi perilaku keuangan yang lebih bijak dan dapat direplikasi dalam pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis komunitas

M. Harry Mulya Zein

Jurnal Pelayanan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

 National insight is an important foundation in the character development of Indonesia's young generation, especially in facing the challenges of globalization, digitalization, and changing values ​​among adolescents. This Community Service (PKM) activity aims to strengthen national insight for new students of SMAN 46 Jakarta through a contextual approach relevant to the conditions of today's youth. The contextual approach was chosen because it can help students understand the material by connecting the knowledge learned with their daily experiences, so that the learning process becomes more meaningful, easier to understand, and less abstract (Aminah et al., 2022; Parhan & Sukaenah, 2020). The methods used in this program include interactive counseling, group discussions, and reflections supported by audiovisual media close to students' daily lives, such as short videos, digital illustrations, and case simulations. This activity was held on July 14–16, 2025, as part of the School Environment Introduction Period (MPLS) and was attended by 450 new students in grade X. The results of the activity showed a significant increase in students' understanding of the concept of national insight from a practical and contextual perspective, with a focus on the values ​​of empathy, solidarity, mutual cooperation, anti-bullying, and positive creativity. Furthermore, this program succeeded in changing the paradigm of students from an understanding of national insight that initially tended to be normative and abstract to being more applicable in everyday life. This proves that strengthening national insight through a contextual approach can be an effective strategy in forming a young generation that is characterful, adaptive, and has social awareness.

Sulis; Nurul Khatimah; Ali Iskandar Zulkarnain; Aghnaita

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan karakter menjadi fondasi yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak usia dini. Masa ini, yang sering disebut sebagai periode emas perkembangan anak, merupakan waktu yang ideal untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika melalui pendidikan yang terintegrasi dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif yang berlandaskan studi literatur untuk menganalisis pentingnya pendidikan karakter serta metode yang tepat dalam pembentukan karakter anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter perlu melibatkan tiga aspek utama: moral knowing (pengetahuan moral), moral feeling (perasaan moral), dan moral doing (tindakan moral). Selain itu, pendidikan ini harus didukung oleh nilai-nilai religius, kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreativitas, dan kemandirian. Dengan pendidikan karakter yang konsisten dan kontekstual, anak diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang bermoral, memiliki integritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Marchelle Nhatanael Walangitan; Herry M. Sumampouw; Anita C. Tengker

Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Improving the quality of biology learning in secondary schools requires pedagogical innovations that connect academic content with real-life contexts and leverage digital technology. This study aims to analyze the effect of a contextual teaching approach assisted by interactive PowerPoint on students’ learning outcomes in the human respiratory system topic. A true experimental design with a pretest–posttest control group was employed at SMA Negeri 1 Langowan, involving two eleventh-grade classes selected through simple random sampling. The experimental class received contextual instruction integrated with interactive PowerPoint, while the control class was taught using conventional methods. Data were collected through validated achievement tests and analyzed using normality and homogeneity tests, followed by independent and paired t-tests. The results indicate a significant improvement in learning outcomes for students in the experimental class compared to the control group. The experimental group’s posttest scores were substantially higher, and the difference was statistically significant. Integrating a contextual approach with interactive visualization effectively enhanced students’ understanding of abstract biology concepts, promoted active participation, and strengthened learning motivation. These findings support constructivist theory and highlight the relevance of contextual teaching in science education aligned with the Merdeka Curriculum. The study implies the importance of implementing context-based strategies combined with simple digital media to improve biology learning effectiveness. Future research may explore its impact on non-cognitive skills such as critical thinking and scientific attitudes. Furthermore, the results of this study provide opportunities for teachers to be more creative in designing teaching materials that are not only informative but also interactive and relevant to students' lives. By utilizing media such as interactive PowerPoint, teachers can present complex biological content in a more engaging and understandable way.

Haswindah; Adam, Arlin; Alim, Andi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup perempuan usia subur, terutama di lingkungan kerja perkotaan. Studi ini bertujuan untuk memahami persepsi wanita usia subur terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang (KJP) dan sikap mereka terhadap deteksi dini kanker serviks. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap lima informan di lingkungan kerja BUMN Kimia Farma jakarta pusat. Hasil menunjukkan bahwa persepsi terhadap KJP masih dipengaruhi oleh mitos, ketakutan efek samping, serta peran pasangan dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, sikap terhadap pemeriksaan pap smear masih rendah karena rasa takut, miskonsepsi, dan kurangnya dukungan institusi. Budaya organisasi yang individualistis dan minimnya program edukasi internal turut memperkuat sikap pasif terhadap kesehatan reproduksi. Studi ini menegaskan perlunya pendekatan edukasi yang partisipatif, dukungan institusional, dan pemahaman budaya dalam merancang intervensi yang kontekstual guna meningkatkan literasi serta akses layanan reproduksi bagi perempuan usia subur di lingkungan perkotaan.

Ririn Sabriadi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to improve the ability to write job application letters among 12th-grade students at SMK BAZNAS Makassar through a contextual approach. The background of this research is based on the students’ low skills in writing job application letters in accordance with linguistic conventions and proper text structure. The method used is Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Data collection techniques include observation, writing tests, and documentation. The results of the study show that the contextual approach significantly enhances students' ability to write job application letters, as evidenced by an increase in the average score from 68.5 in the pre-cycle to 81.2 at the end of the second cycle. This research recommends that Indonesian language teachers at vocational schools implement contextual approaches as an effective and relevant teaching strategy aligned with workplace demands.