Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 65

Analytics

Winarni, Marti; Susanto, Anang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pemanfaatan sisa-sisa hasil pertanian di Desa Jabung yang berpotensi digunakan sebagai bahan perbaikan tanah masih belum optimal, meskipun ketersediaannya cukup melimpah baik di lahan sawah maupun lahan kering. Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pemanfaatan biochar sebagai bahan pembenah tanah yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan penggunaan bahan kimia pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Jabung mengenai manfaat biochar dalam meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta observasi lapangan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih efektif melalui pengalaman langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang diberi perlakuan biochar memiliki kondisi tanah yang lebih gembur dan mampu mempertahankan kelembapan lebih baik dibandingkan lahan tanpa perlakuan. Selain itu, pembelajaran lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada masyarakat mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan biochar dari sisa-sisa hasil pertanian yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, biochar dapat menjadi alternatif yang ekonomis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah serta peningkatan hasil pertanian.

Susanto, Heri; Supriadi, Dedi; Wulandari, Hikmayanti

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Guru di sekolah dasar Tahfidz sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pengajaran Al-Qur’an dengan kemampuan pedagogik modern yang mendukung pembelajaran aktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru di SD Tahfidz Ibnu Umar Karawang melalui pelatihan metode pengajaran yang bermakna dan inovatif. Permasalahan utama yang ditemukan di mitra sasaran adalah keterbatasan guru dalam menerapkan pendekatan PAIKEM serta kesulitan dalam menyusun perangkat ajar yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi ceramah interaktif, workshop penyusunan modul/RPP, dan praktik langsung melalui sesi microteaching. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) pemahaman karakteristik peserta didik usia 7–12 tahun berdasarkan aspek kognitif, sosial-emosional, dan psikomotorik; (2) desain pembelajaran bermakna (meaningful learning); serta (3) strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan pembelajaran kooperatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 15 guru peserta dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) serta kemampuan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern (IPTEKS) seperti Canva dan media interaktif dalam proses KBM. Luaran dari program ini mencakup modul pelatihan pedagogik, publikasi artikel ilmiah, dan video diseminasi hasil implementasi metode pembelajaran.

Lumbantobing, Minar Trisnawati; Barus, Maria; Marasi Siagian, Yosua; Lamriana Hutagalung, Salome

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan suatu program pendidikan yang bertujuan untuk mengajarkan prinsip-prinsip pragmatis dan prosedural yang berusaha untuk mengembangkan sifat kemanusiaan, budaya, serta memberikan kekuatan kepada individu, hususnya siswa, agar mereka dapat menjadi warga negara yang baik sesuai dengan tuntutan yang diakui secara moral dan konstitusional oleh  negara. Pada pembelajaran kewarganegaraan ada tiga yang menjadi dasar dalam pembelajaran yang salah satunya adalah mengembangkan kecerdasan warga negara, membina tanggung jawab warga negara, serta mendorong partisipasi warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Permasalahan Prioritas yang dihadapi adalah di SD Negeri 095207 Sorba Tonduhan, yaitu keterbatasan pembelajaran berbasisi proyek, tidak tersedianya fasilitas pendukung seperti computer yang ada di lingkungan sekolah tersebut. Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran kurang Kreatif: Kompetensi pedagogik guru dalam merancang pembelajaran yang interaktif dan berbasis konteks lokal masih terbatas. Penggunaan metode pembelajaran tradisional cenderung mendominasi, sehingga kurang menarik bagi siswa. Solusi yang diberikan adalah berupa pembelajaran proyek penerapan model pembelajaran berbasis proyek, Dimana pembelajaran berbasis proyek melibatkan antara guru dengan siswa. Guru berperan aktif dalam memotivasi siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru mempunyai masukan dan kreativitas yang besar serta dapat meningkatkan motivasi belajar untuk membantu siswa mencapai hasil belajar yang baik, (Magdalena et al., 2024). Menurut (Norhikmah et al., 2022), Model pembelajaran berbasis proyek menuntut siswa untuk membuat proyek yang berkaitan dengan mata pelajaran terkait. Proyek pada pembelajaran ini dibangun berdasar ide-ide para siswa yang berasal dari keresahan permasalahan riil, sehingga peserta didik terjun secara langsung dalam memecahkan masalah.

Sijabat, Desi; Sijabat, Osco P; Tinambunan, Herlina; Simanjuntak, Sondang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah membantu guru menguasai teknologi dan media pembelajaran berbasis digital, khususnya Canva, untuk menciptakan media animasi yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa; mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pelaksanaan sosialisasi ini mendukung implementasi program MBKM dan IKU terutama pada aspek Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat artinya mempertemukan mahasiswa, dosen, dan masyarakat (guru) dalam kegiatan yang saling memberdayakan, seperti sosialisasi pembuatan media animasi, serta Mahasiswa dapat terlibat aktif dalam pengembangan pendidikan di SD Negeri 096140 Parhundalian. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan sosialisasi pembuatan media animasi menggunakan Canva adalah metode partisipatif, yang melibatkan guru secara aktif melalui pelatihan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi ini yaitu peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan tentang Media Pembelajaran animasi menggunakan canva dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, peserta juga antusias selama kegiatan dan langsung menerapkan media pembelajaran simulasi untuk mata pelajaran yang diampu.

Hayati Arifah Al-Bahri; Nurul Hafidzah; Gusmaneli Gusmaneli

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2026 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to examine the application of a modified direct learning strategy combined with the demonstration method to improve students' cognitive abilities. The direct learning strategy is an approach that emphasizes the systematic and gradual delivery of material, so that students can understand concepts in a more structured manner. However, in practice, this strategy needs to be modified to be more engaging and appropriate to the characteristics of students. The demonstration method is used as a form of reinforcement in the learning process, where students not only receive information verbally but also directly observe the processes, events, or concepts being studied. This allows students to gain a more concrete and meaningful learning experience. Modifications to the learning strategy are carried out through adjustments to models, methods, media, and learning facilities and infrastructure to optimally support the achievement of learning objectives. Students' cognitive abilities are the main focus of this study, which include aspects of knowledge, understanding, application, analysis, evaluation, and creation according to Bloom's taxonomy. With the implementation of appropriate learning strategies, students are expected to be able to develop more active and critical thinking skills. The results of the study indicate that a modified direct learning strategy with the demonstration method has the potential to significantly improve students' cognitive abilities. Therefore, this approach can be used as an alternative, effective learning strategy to create a more interactive, engaging, and meaningful learning process.

Rostiana, Aneva; Cantika, Cherin Denis Fera; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan memahami pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai upaya meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas 5A di SDN 1 Bendogerit Kota Blitar. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pendidikan karakter berlandaskan Pancasila dalam membentuk generasi berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara terpusat dan observasi langsung terhadap guru serta proses pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan guru berperan aktif sebagai teladan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sopan santun, dan kejujuran siswa. Penguatan nilai Pancasila juga didukung budaya sekolah melalui program pagi rutin dan kegiatan literasi berkelanjutan. Faktor pendukung utama ialah keteladanan guru dan lingkungan yang kondusif, sedangkan tantangan meliputi kebutuhan siswa yang beragam serta keterbatasan sarana digital. This study aims to understand the implementation of Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) as an effort to enhance students’ understanding of Pancasila values among fifth-grade students at SDN 1 Bendogerit, Blitar City. The research is motivated by the importance of character education based on Pancasila in shaping a generation that is virtuous, disciplined, and responsible amid the challenges of globalization. A descriptive qualitative approach was employed, using focused interviews and direct classroom observations involving teachers and the learning process. Data were analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing systematically. The results indicate that teachers play an active role as role models in cultivating students’ values of discipline, responsibility, cooperation, politeness, and honesty. The reinforcement of Pancasila values is also supported by the school culture through regular morning programs and continuous literacy activities. The main supporting factors include teacher exemplarity and a conducive school environment, while challenges involve diverse student needs and limited digital learning facilities. 

Wening Nur Habibah Alif; Arif Fitra Setyawan; Chandra Yogatama; Dyah Ratna Kusuma Mayang Sari; Muhammad Bhayu Bramantyo +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Transformasi digital menuntut tenaga pendidik menjadi fasilitator yang adaptif terhadap teknologi. Menghadapi tuntutan tersebut, guru di SMPIP Nihadul Qulub mengalami hambatan kompetensi dalam menciptakan media pembelajaran berbasis digital. Selain itu, kurangnya sumber referensi praktis yang dapat diakses secara mandiri membuat guru kesulitan untuk meningkatkan kompetensi digitalnya di tengah padatnya aktivitas mengajar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital melalui pelatihan Canva guna merancang media interaktif berbasis web. Diikuti sebanyak 20 guru, kegiatan pengabdian berupa pelatihan ini dilaksanakan secara langsung dan luar jaringan (luring) di SMPIP Nihadul Qulub, Ungaran. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi perencanaan, analisis kebutuhan mitra, implementasi workshop praktik langsung, serta evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 90% guru berhasil mempublikasikan modul ajar interaktif dalam format situs web tanpa keahlian pemrograman. Pelatihan ini terbukti efektif meningkatkan peran guru menjadi desainer pengalaman belajar yang kreatif, sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.

Muhamad Saifudin; Ika Putra Viratama

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

One effort to enhance students’ engagement, learning interest, and conceptual understanding in Natural Science learning at the elementary school level is through the use of interactive learning media that are aligned with learners’ characteristics. Interactive learning media are considered capable of creating a more active and meaningful learning environment. This study aims to evaluate the use of ClassPoint as an interactive learning medium based on live quizzes on the topic of Energy and Its Transformations for fifth-grade elementary school students. The research method employed is a Systematic Literature Review (SLR) by examining various relevant and credible scientific articles obtained from the Google Scholar, Garuda, and Directory of Open Access Journals (DOAJ) databases. The findings indicate that the use of ClassPoint in science learning can significantly increase students’ participation, activeness during the learning process, and learning motivation. In addition, students’ responses to the use of ClassPoint generally show positive attitudes, as learning is perceived to be more engaging, interactive, enjoyable, and easier to understand. However, the successful implementation of ClassPoint in elementary school science learning requires adequate facilities and infrastructure as well as teacher training. The challenges encountered include limitations in technological infrastructure, the readiness of supporting devices, and teachers’ ability to effectively optimize the features of learning media.

Ramadhana, Aisyah Bunga; Fachriza, A Walfajri; Afriandri, Mohd Egiyan; Aditiya, Yunando; Sari, Diaz

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini mengkaji persepsi siswa terhadap penggunaan e-learning dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMAN 4 Pekanbaru. Dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap satu guru dan kuesioner terbuka kepada sepuluh siswa kelas XI, penelitian ini menelusuri bagaimana pembelajaran digital memengaruhi pemahaman siswa terhadap nilai-nilai kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki persepsi positif terhadap e-learning karena fleksibilitas dan kemudahan akses, meskipun keterbatasan interaksi langsung menjadi kendala. Hambatan lainnya termasuk koneksi internet yang tidak stabil dan motivasi belajar yang menurun. Namun, strategi pembelajaran kontekstual seperti penugasan presentasi budaya lokal terbukti mampu memperkuat nilai kewarganegaraan dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi pembelajaran yang efektif dan konten digital yang berpusat pada siswa dalam pembelajaran PKn. E-learning, bila dirancang dengan baik, dapat berperan besar dalam pembentukan karakter dan kewarganegaraan digital.

Hikmaharyanti, Putu Desi Anggerina; Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung; Verayanti Utami, Ni Made; Deni Ariyaningsih, Ni Nyoman; Oktarina Wisudayanti, Kadek Heni +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Artikel ini menyajikan rancangan, pelaksanaan, dan hasil dari program intensif empat sesi yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penerjemahan dan penjurubahasaan di kalangan mahasiswa. Program ini merupakan proyek kolaboratif pengabdian masyarakat antara dua universitas yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pembelajaran teoretis dan penerapan di dunia nyata. Setiap sesi mengintegrasikan pembelajaran berbasis praktik langsung, dan kolaborasi antarmahasiswa, dengan fokus pada kompetensi utama seperti ketepatan linguistik dan kepekaan terhadap konteks. Mahasiswa berinteraksi dengan materi autentik dari berbagai bidang, termasuk penerjemahan dan penjurubahasaan hukum, akademik, dan komunitas. Latihan reflektif dan umpan balik formatif dimasukkan untuk mendukung keterampilan individu. Evaluasi awal melalui pre-test peserta dan penilaian post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri mahasiswa. Hasil dari umpan balik memberikan komentar positif mengenai pelatihan ini sebab tema serta materi yang disajikan sangat relevan dengan substansi yang mereka sudah pelajari dan bisa diterapkan nantinya di dunia kerja.

Aulia, Asa Safia; Yuliana, Lia

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis manajemen program pertukaran pelajar di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 dan SD Muhammadiyah Sokonandi Yogyakarta yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui pertukaran budaya dan pembelajaran global. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, pengelola program, guru pendamping, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program dilaksanakan melalui empat fungsi utama: (1) perencanaan, termasuk seleksi peserta dan pelatihan pra-keberangkatan; (2) pengorganisasian melalui tim kerja berbasis struktur manajemen sekolah; (3) pelaksanaan melalui interaksi langsung dengan mitra sekolah luar negeri; dan (4) evaluasi berkala melalui laporan dan jurnal peserta. Tantangan utama meliputi keterbatasan pendanaan, komunikasi lintas budaya, dan akses teknologi. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan manajemen hubungan publik yang efektif. Rekomendasi mencakup perluasan kemitraan, penguatan dukungan orang tua, dan inovasi dalam pelatihan siswa.

Pratiwi , Puspita Siswi; Sugiyarti , Gita; Sulistiyani, Sulistiyani

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan dan orientasi pembelajaran terhadap kinerja pemasaran baik secara langsung maupun tidak langsung melalui inovasi sebagai variabel mediasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh pelaku industri kecil makanan dan minuman di Kabupaten Kendal, dengan ukuran jumlah sampel yang digunakan adalah 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sumber data yang digunakan data primer, dengan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menjelaskan jika orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran, orientasi pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran, dan inovasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran. Hasil penelitian juga menjelaskan jika orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi, dan orientasi pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi. Hasil uji mediasi diperoleh bahwa inovasi dapat memediasi pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran, dan inovasi dapat memediasi pengaruh orientasi pembelajaran terhadap kinerja pemasaran.

Legiman; Darmanto, Susetyo; Widayati, Tri

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi berprestasi dan pembelajaran organisasi terhadap kinerja pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perilaku kerja inovatif pada pegawai Kecamatan Pemalang. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja di Kecamatan Pemalang yang berjumlah 93 pegawai. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus atau sampel jenuh, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 93 responden. Sumber data yang digunakan adalah data primer, dengan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, pembelajaran organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif, pembelajaran organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Perilaku kerja inovatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa perilaku kerja inovatif dapat memediasi pengaruh motivasi berprestasi terhadap kinerja pegawai, dan perilaku kerja inovatif dapat memediasi pengaruh pembelajaran organisasi terhadap kinerja pegawai.  

Anggoro, Ayu

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan yang melayani dan efikasi diri terhadap kinerja pegawai Kecamatan Candisari baik secara langsung maupun tidak langsung melalui komitmen organisasi sebagai mediasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh pegawai yang bekerja di Kecamatan Candisari Kota Semarang dengan jumlah 105 pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus atau sampel jenuh, sehingga seluruh jumlah populasi akan dijadikan sampel penelitian yaitu 105 responden. Sumber data yang digunakan data primer, dengan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang melayani dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi.  Kepemimpinan yang melayani, efikasi diri dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa komitmen organisasi dapat memediasi pengaruh kepemimpinan yang melayani terhadap kinerja pegawai, dan pengaruh efikasi diri terhadap kinerja pegawai.

Nayla Nada Asyva; Jum’atul Hasanah; Gusmaneli Gusmaneli

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This article discusses the Direct Instruction strategy, a teacher-centered learning approach that emphasizes systematic and structured delivery of material. The purpose of this study is to address the following research questions: (1) What is meant by direct instruction strategy? (2) What are the characteristics of the direct instruction strategy? (3) What are its strengths and weaknesses? and (4) How is the direct instruction strategy applied in Islamic Religious Education (PAI) subjects? This article uses a library research method by examining various relevant theoretical sources. The findings indicate that direct instruction is an effective approach for delivering factual and procedural knowledge, particularly when learning objectives focus on mastering basic skills and understanding concepts in stages. This strategy is characterized by clear teacher guidance, structured learning steps, and continuous assessment. Its advantages include time efficiency and ease of classroom control, while its drawbacks involve limited student participation and less development of critical thinking skills. In the context of PAI learning, this strategy can be effectively applied to memorization materials, basic conceptual understanding, and character formation through concrete examples and teacher modeling.      

Muhammad Ilyas; Usman Al Hudawi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan multikultural dilakukan di SMK Negeri 1 Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan naturalistik inquiry studi kasus.Data dikumpulkan melalui pengamatandan wawancara.Keabsahan data diperkuat dengan mengonfirmasi hasil observasi dan wawancara. Untuk menguji kredibilitas data, dilakukan pengamatan yang lebih lama, peningkatan ketelitian, triangulasi data, member check, dan referensi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai multikultural di SMK Negeri 1 Binjai memiliki beberapa aspek sebagai berikut:1) pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. 2) Peran kepala sekolah, guru, dan siswa memiliki peranan penting dan pemahaman yang sama dalam pengembangan nilai-nilai multikultural, yang berpengaruh positif dalam membangun karakter peserta didik.. 3) Program kurikulum internasional (Cambridge) dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara langsung dan interaktif dengan dunia, serta mendorong pendekatan pembelajaran aktif yang memandu siswa menjadi fasih dan memiliki pengetahuan luas dalam berbagai mata pelajaran. 4) Program ini juga berusaha merangkul keragaman yang ada dalam hati siswa, seperti latar belakang etnis, keyakinan agama, dan cita-cita, dengan tujuan menciptakan individu yang mampu bersosialisasi dengan budaya yang berbeda. 5)SMK Negeri 1 Binjai merupakan tempat pertemuan antara peserta didik dan guru yang berasal dari latar belakang yang berbeda, yang memiliki ide, keyakinan, dan nilai yang beragam. Festival dan acara budaya diadakan untuk mengekspresikan keragaman multikultural tersebut. 6)Seluruh orang di lingkungan sekolah sangat waspaddan berkomitmen dalam menerapkan kebijakan no bullying (bebas penindasan). Dengan demikian,penelitian ini menyajikan gambaran tentang penerapan nilai-nilai multikultural dalam membangun karakter peserta didik yang beragam budaya.

Waldo Venalosa Harianja; Nazwa Aliya; Tiara Akta Meipia; Hartoti Sitohang; Febe Wahyuni Br. Sihombing +2 more

Outbound untuk anak usia dini adalah kegiatan pembelajaran di alam terbuka yang Kegiatan ini dilakukan dengan metode experiential learning, yaitu belajar melalui pengalaman langsung. Dalam Perkembangan kognitif anak usia dini dapat meliputi: belajar dan pemecahan masalah, berpikir logis dan berpikir simbolik. Salah satu kegiatan yang dapat menarik minat anak untuk meningkatkan kemampuan kognitif adalah kegiatan outbound karena kegiatan ini dapat menstimulasi anak untuk memecahkan masalah melalui beragam aktivitas dengan mengeksplorasi lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan outbound dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak pada sekolah Al – Ishan yang berjumlah 20 orang anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan saat penelitian yaitu: observasi, wawancara.  Rubrik penilaian yang dsusun sebagai acuan dalam mengukur kemampuan kognitif anak. Hasil observasi awal menunjukkan terdapat 2 orang anak mencapai kriteria ketuntasan (11,76%). Setelah diberikan kegiatan outbound yang beragam kegiatan pada Siklus I mengalami peningkatan terdapat 15 orang anak mencapai kriteria ketuntasan (70,59%), terjadi peningkatan kembali pada Siklus II sehingga ketuntasan kemampuan kognitif anak mencapai kriteria ketuntasan (88,24%) dari 15 orang anak, setelah diberikan kegiatan outbound yang beragam sehingga dapat disimpulkan, bahwa melalui kegiatan outbound menjadi salah satu kegiatan pembelajaran alternatif yang mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak.

Jingga Pramesti Pujianingsih; Raditya Bagus Jati Wibowo; Rizqan Rusnamba Prandika; Endrise Septina Rawanoko

Upacara bendera di sekolah dasar memiliki peranan penting dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa. Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan upacara bendera secara rutin dapat membantu peserta didik memahami dan tanah air dan penghargaan terhadap keragaman budaya. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung dalam menaati aturan, seperti berpakaian rapi dan berperilaku disiplin, yang merupakan bagian dari pembentukan karakter yang bertanggung jawab dan disiplin. Namun, tantangan yang dihadapi adalah penurunan semangat nasionalisme dikalangan generasi muda, termasuk siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, keluarga, dan pihak sekolah sangat diperlukan untuk mengembangkan program yang dapat menguatkan jiwa nasionalisme secara berkelanjutan. Guru berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai ini melalui pendekatan pembelajaran yang relevan, baik di dalam maupun di luar kelas. Saran untuk kepala sekolah dan pengajar adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penanaman sikap nasionalisme, serta memberikan motivasi kepada siswa mengenai pentingnya pelaksanaan upacara bendera. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat menunjukkan sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari, yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan karakter yang bermoral. 

Purwanti, Ita Anggita; supeni, siti; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2024 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui peran pembelajaran PKN dalam membangun kesadaran hukum lalu lintas di kelas VIIB SMPN 3 Sragen, 2) untuk menentukan kendala-kendala yang ada dalam membangun kesadaran hukum lalu lintas di kelas VIIB SMPN 3 Sragen, 3) untuk menentukan solusi efektif untuk meningkatkan kesadaran hukum lalu lintas di kelas VIIB SMPN 3 Sragen. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIB SMPN 3 Sragen pada tahun ajaran 2023/2024 dan guru PKN. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti bertindak sebagai pewawancara langsung untuk menggali data melalui siswa dan guru PKN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pembelajaran PKN dalam membangun kesadaran hukum lalu lintas siswa di kelas VIIB SMPN 3 Sragen berada pada siswa itu sendiri dengan lingkungan (hubungan sosial dan lingkungan sekitar), serta hubungan antara orang tua dan siswa. Cara siswa memahami peraturan lalu lintas akan menentukan generasi yang memahami hukum. Dengan pemahaman dan pengenalan sejak awal, diharapkan upaya untuk membangun kesadaran hukum lalu lintas dalam pembelajaran PKN di kelas VIIB dapat menghasilkan kepribadian yang kooh sebagai dasaar bagi warga negara yang bertanggung jawab dan handal serta menjadi lebih berkualitas.

Tini Melinda Nst; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati Gusmirawati

Nusantara Mengabdi Kepada Negeri 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Assistance with tajweed learning activities aims to improve children's ability to read the Qur'an in Silandit village, especially around the Mardiyah mosque, this tajweed learning assistance activity teaches children to read the Qur'an with tartil using the laws and rules of tajweed science that are good and correct, using the direct practice method can make it easier for children to understand what the teacher means because with this method the teacher can see the extent of children's development in understanding the study of tajweed by directly practicing what the teacher means. This mentoring method is carried out using the Participatory Action Research (PAR) method. The preparations that we prepared in this mentoring included preparing tajweed learning materials, followed by carrying out learning mentoring by adjusting to children's studies and focusing on the study of tajweed, then practicing direct tartil reading according to the rules of tajweed followed by children. The result of this assistance is that the assistance carried out at the Mardiyah Silandit mosque can regenerate children's enthusiasm in studying, repeating and improving the reading of the Qur'an and adding insight so that children are able to read the Qur'an tartil in accordance with the study and rules of tajweed science.