SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 64

Analytics

Resta Yudi Saptomo

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Pembatalan hibah merupakan kasus yang sering terjadi dikarenakan pihak penerima hibah tidak memenuhi persyaratan dalam menjalankan hibah yang telah diberikan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana keabsahan pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur menurut peraturan perundang-undangan dan pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Agama Kendal Perkara Nomor: 515/Pdt.G/2019/PA.Kdl. juncto Putusan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Perkara Nomor: 302/Pdt.G/2019/PTA. Smg. ?Bagaimana akibat hukum terhadap pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur dalam dalam Putusan Pengadilan Agama Kendal Perkara Nomor: 515/Pdt.G/2019/PA.Kdl. juncto Putusan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Perkara Nomor: 302/Pdt.G/2019/PTA. Smg. ? Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis, sumber data yaitu data sekunder dengan metode pengumpulan data dengan studi dokumen dan metode analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa keabsahan pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur dapat dilihat dari terpenuhinya syarat materiil dan syarat formil akta hibah. Akibat hukum terhadap pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur yang tidak memenuhi syarat materiil akta hibah tidak menyebabkan akta hibah batal demi hukum namun dapat dibatalkan jika dapat dibuktikan danya syarat materiial yang tidak terpenuhi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu keabsahan pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur dapat dilihat dari terpenuhinya syarat materiil dan syarat formil akta hibah. Akibat hukum terhadap pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur yang tidak memenuhi syarat materiil akta perjanjian hibah tidak menyebabkan batal demi hukum.

Sri Murbowati

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana penyelesaian sengketa waris sebagai akibat adanya kelalaian penerima hibah menurut Kompilasi Hukum Islam? 2) Bagaimana perlindungan hukum bagi penerima hibah pemegang hak atas tanah yang disengketakan? 3)Bagaimana pertimbangan hakim dalam putusan perkara Nomor: 515/Pdt.G/2019/PA.Kdl., putusan Nomor: 302/Pdt.G/2019/PTA. Smg. dan putusan Kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 240 K/AG/2020? Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif (normative legal research) dengan menggunakan data utama adalah data sekunder dan data primer sebagai data pendukung.  Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa waris sebagai akibat adanya kelalaian penerima hibah menurut Kompilasi Hukum Islam dapat mengajukan mengajukan gugatan melalui Pengadilan Agama untuk dilakukan pembagian harta warisan. Perlindungan hukum bagi penerima hibah pemegang hak atas tanah yang disengketakan secara normatif telah diatur  Kompilasi Hukum Islamd. Hibah yang dilaksanakan sesuai ketentuan Kompilasi Hukum Islam, menurut ketetuan Pasal 212 Kompilasi Hukum Islam, tidak dapat ditarik kembali, kecuali hibah orang tua kepada anaknya.  Pertimbangan hakim dalam Putusan Perkara Nomor: 515/Pdt.G/2019/PA. Kdl., tidak memenuhi rasa keadilan, sementara pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor: 302/Pdt.G/2019/PTA.Smg. sudah memberikan rasa keadilan bagi penerima hibah. Pertimbangan hukum dalam Putusan Kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 240 K/AG/2020 mengenai judex facti telah salah menerapkan hukum, Mahkamah Agung berpendapat judex facti telah mempertimbangkan dengan benar dan tidak salah dalam penerapan hukumnya, sehingga alasan-alasan kasasi yang pada pokoknya menyatakan judex facti telah salah menerapkan hukum tidak dapat dibenarkan sesuai rasa keadilan.

Sukatin Sukatin; Pahmi Pahmi; Paridatul Hasanah; Resty Nurhalimah; M.Rizki Destrian Ramadhan +1 more

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap pembentukan akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang sifanya library research. Metode analisis data yang digunakan adalah Metode analisis deskriptif yang dilakukan lewat proses menjelaskan dan menggambarkan pengaruh pendidikan agama islam dalam pembentukan akhlak siswa secara jelas, objektif dan kritis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan agama islam berpengaruh pada pembentukan akhlak para siswa. Hal ini didasari bahwa pendidikan agama islam berfungsi untuk Menyediakan dan mengakomodasi pendidikan tentang akidah dan akhlak adalah hal fundamental yang utama dalam pembentukan akhlakul karimah atau akhlak yang baik. Pengaruh pendidikan agama islam dalam pembentukan akhlak siswa dilihat materi yang disampaikan berupa keagamaan yang diperoleh dari akidah, hukum dalam ibadah yang dilakukan sehari-hari diperoleh dari fiqih, pedoman dalam berperilaku diperoleh dari pendidikan akhlak, keteladanan hidup diperoleh dari sejarah umat terdahulu dan pedoman hidup diperoleh dari Al-Qur’an sebagai kitab suci umat islam dan As-sunnah serta lewat keteladanan yang dicontohkan dari guru dalam kehidupan sehari-hari.  

Tiara Indriarti; Difa’ul Husna; Riska Anisa Indriyani; Rasyid Herbanu Indra Saputra; Farchan Abdul Aziz

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Sekolah dan pendidikan adalah hal terpenting dalam kehidupan. Pendidikan merupakan suatu proses memanusiakan manusia, yang dimana pendidikan untuk semua manusia. Pendidikan sekolah luar biasa (SLB) menawarkan pendidikan untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus agar bisa menempuh pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana sekolah luar biasa (SLB) dalam memberikan layanan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diperuntukkan bagi Anak Tuna Grahita di SLB Negeri 1 Kulonprogo. Metode yang digunakan peneliti adalah dengan kualitatif, studi kasus di SLB Negeri 1 Kulonrogo dan studi pustaka. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu pendidikan yang diberikan kepada anak tuna grahita memberikan dampak yang positif bagi perkembangan anak, terlebih dengan dberikannya pembelajaran Pendidikan Agama Islam anak akan mempunyai kedekatan dengan sang pencipta yaitu Allah SWT.  

Andy Riski Pratama; Iswandi Iswandi; Andika Saputra; Rahmat Hidayat Hasan; Arifmiboy Arifmiboy

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan karena aktivitas belajar siswa belum optimal sehingga siswa terlihat kurang antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, alokasi waktu yang dibutuhkan guru masih kurang sehingga mengakibatkan transfer pengetahuan kepada siswa tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh learning cycle 5E terhadap aktivitas belajar pendidikan agama islam siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi dan sample di ambil dari 2 kelas XI yaitunya XI IPS 2 dan XI Ips 3. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi angket. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji t untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukan rata-rata posttest kelompok eksperimen adalah 81,14 dan rata-rata posttest kelompok kontrol adalah 69,23. Hasil analisis dengan menggunakan Independent Sample T-test antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh nilai t-hitung sebesar 89,779 dan nilai t-tabel sebesar 2,750, serta taraf signifikansi sebesar 0.000. Jadi, dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E berpengaruh aktif dan lebih baik daripada aktivitas belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi.

Sherlia Salsabilla; Yulia Rahman; Elfidraini Elfidraini

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk mengevaluasi hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi Zakat di Kelas VI SDN 11 Jalan Bantiang agar meningkat. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi tentang hasil belajar siswa, setelah itu dilakukan tindak lanjut berdasarkan observasi tersebut. Pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Berdasarkan hasil analisis penelitian peningkatan pembelajaran, rata-rata siswa pada Siklus I adalah 76. Karena nilai yang dicapai pada siklus I belum memenuhi kriteria keberhasilan maka dilanjutkan pada siklus II. Berdasarkan hasil peningkatan periode kedua, skor rata-rata siswa adalah 89. Skor ini memenuhi standar kesempurnaan minimal yang telah ditetapkan. Tingkat penyelesaian adalah 90%. Berdasarkan peningkatan nilai belajar siswa, metode ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI pada siswa kelas VI Zakat di SDN 11 Jalan Bantiang.

Saskia, Annisa; Ulva Rahmi; Murmahdi Murmahdi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Metode pembelajaran adalah proses untuk menyampaikan ilmu pengetahuan. Macam-macam metode pembelajaran itu banyak salah satunya yaitu metode demonstrasi. Pentingnya metode demonstrasi diterapkan dalam pendidikan agama islam, karena metode ini diharapkan bisa meningkatkan pemahaman anak didik materi pernikahan kelas XII di SMP Negeri 1 Kec Payakumbuh. Dengan dilaksanakannya metode demonstrasi ini diharapkan bagi pendidik berperan sebagai penggerak dan juga pembimbing. Dan anak didik sebagai penerima dan juga dibimbing.  Penelitian ini bertujuan supaya apakah menggunakan metode demonstrasi ini bisa meningkatkan hasil belajar PAI materi pernikahan pada anak didik kelas XII di SMA Negeri 1 Kec Payakumbuh . dalam penelitian ini menggunakan penelitian PTK yang mana mengguakan 2 siklus da nada 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas XII IPS 2 SMA Negeri 1 Kec Payakumbuh dengan jumlah 34 orang siswa. Memperoleh data dari hasil tes, hasil pengamatan pelaksanaan dalam pembelajaran. Dengan menggunakan metode demonstrasi ini pemahaman anak didik mengalami peningkatan dari siklus 1 sampai siklus 2. Rata-rata penilaian yang diperoleh siklus 1 70,17, siklus 2 80,23. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa metode demonstrasi ini bisa dibuktikan bahwa pemahaman anak didik meningkat setelah menerapkan metode demonstrasi yang terjadi di siklus 1 dan siklus 2.

Renny Dwi Arumsari

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini menunjukkan bahwa ‘Umar dalam Film ‘Umar ibn al-Khattab  memliki kepribadian Islam yang muncul disebabkan oleh faktor keterpesonaannya pada Al-Qur’an. Sikap ekstrovert yang dimiliki ‘Umar lebih dominan dalam kepribadian ‘Umar. Kesimpulan ini didapat berdasarkan analisis atas struktur naratif film‘Umar ibn al-Khat}t}a>b sebagai karya sastra yang mengandung unsur psikologis dalam pemeran dan adegan-adegannya, sehingga dapat diteliti menggunakan pendekatan psikologi sastra. Psikologi sastra merupakan telaah karya sastra yang diyakini mencerminkan proses dan aktivitas kejiwaan.    

Ahmad Zainuri; Yunita Yunita; Ibrahim Ibrahim; Ani Marlia; Mohammad Harist Al Agam +1 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas Kurikulum Pendidikan Muadalah Ula di Ponpes Darunur Al-Musthafa Palembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen dan implementasi Kurikulum Muadalah Tingat Ula. Jenis penelitian adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara langsung dengan pengurus dan juga pimpinan pondok beserta para asatidz pondok pesantren, serta dilakukan penggalian data melalui dokumentasi terkait kurikulum yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Darunnur Almusthafa sudah menerapkan kurikulum Muadalah Ula dengan baik, kurikulum ini merupakan kurikulum penyetaraan dan telah ditetapkan sebagai lembaga yang setara dengan lembaga pendidikan formal lainnya oleh Kementerian Agama. Ini penting dilaksanakan oleh lembaga agar santri memiliki pengakuan dalam proses pendidikan dan ketika santri keluar dari Pondok Pesantren bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan ada pengakuan yang jelas.  

Widi Wijayanto; Rohmatul Hidayah; Titik Munawwarah

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Pesantren sebagai lembaga keagamaan mendapat momentum dalam sistem pendidikan nasional dengan UU No. tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. sistem pendidikan nasional pendidikan agama masih diatur  dengan peraturan pemerintah no. 55/2007 tentang pendidikan agama dan pendidikan agama. Salah satu pesantren yang masih berdiri di usia 180 tahun pada tahun 2019 adalah Pesantren Zainul Hasan Genggong  di Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem nilai falsafah hidup pondok pesantren dan juga prinsip pendidikan pondok pesantren Genggomg. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah  hasil penelitian penting sebelumnya.

Ratih Mustika Dewi; Untari Hesti Ningsih; Tarisa Damayanti

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam sehingga membuatnya juga menggunakan sistem hukum Islam tak terkecuali dalam hal pewarisan. Seiring dengan perkembangan zaman, muncul permasalahan waris yang lebih kompleks seperti adanya utang yang belum dibayarkan oleh Pewaris. Terhadap permasalahan tersebut, dalam hukum kewarisan islam ahli waris bertanggung jawab untuk menyelesaikan utang yang ditinggalkan oleh Pewaris.    

Rintis Uthita Hernanda; Mukhammad Ginanjar Fitrianto; Muhammad Gerald Arsy; Mahendradatta Yadi Wisnu Wardhana

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembagian warisan di antara para ahli waris secara adil sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam ditentukan oleh pengaturan hak waris menurut hukum Islam. Persoalan warisan saat ini terkait dengan warisan kepada anak kandung yang bukan muslim atau non muslim, hal ini dikarenakan peredaran harta warisan kepada anak non muslim atau berbeda agama jelas tidak diperbolehkan. mendapatkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang menitikberatkan pada pendekatan perundang-undangan dan produk perilaku hukum. Oleh karena itu, dalam prakteknya, hakim masih dapat menggunakan putusan pengadilan untuk menentukan hak waris berdasarkan wasiat wajib bagi anak kandung non muslim atau agama lain. Hal ini bertentangan dengan Pasal 171 huruf (c) Sidang Hukum Islam (KHI) yang memaknai bahwa pengaturan umum sebagai penerus utama adalah dia harus beragama Islam, segala sesuatunya sama, pilihan memberikan pemerataan dan keadilan. keuntungan bagi keluarga.  

Eko Santoso; Dewi Utami; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan kelayakan isi pada aspek kesesuaian materi, keakuratan materi, dan materi pendukung pembelajaran buku Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Karya Muhammad Nurzakun dan Joko Santoso berdasarkan BSNP. Penelitian ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research). Adapun penelitian dalam hal ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data bersifat kepustakaan atau berasal dari berbagai literatur. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Karya Muhammad Nurzakun dan Joko Santoso Tahun 2021. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai buku yang relevan, website, dan hasil penelitian. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode dokumentas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yang didapat berdasarkan analisis yang telah dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa pada buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Tahun 2021 termasuk dalam kategori sangat layak. Dari ketiga komponen kelayakan isi buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Tahun 2021, semuanya dapat dikategorikan buku teks ini sangat layak. Dengan begitu, buku teks tersebut bisa menjadi sumber buku ajar yang baik bagi guru maupun peserta didik.

Nur Soimah; Naufal, Naufal

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bentuk ekspresi dari pengalaman beragama dapat dilihat dari penganut suatu agama. Pada dasarnya pengalaman kegamaan dalam diri mereka timbul dari pemikiran tentang kepercayaan dan juga keyakinan terhadap adanya sesuatu di luar diri mereka. Yang kemudian dianggap sebagai realitas tertinggi, hal ini diperoleh melalui pengetahuan yang dipelajarinya serta ketika sedang melakukan sebuah interaksi sosial dari kegamaan yang ada didalam lingkunganya. Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui landasan dasar kebebasan beragama, untuk mengetahui sebuah kebebasan berekpresi dan berpendapat merupakan bentuk hak dan kebebasan negara, dan juga untuk mengetahui suatu agama sebagai kepercayaan. Metode penelitian pada makalah ini adalah dengan metode studi pustaka (library research). Data didapatkan dengan cara mengumpulkan sumber-sumber yang berkaitan dengan topik dari beberapa buku fisik, jurnal dan juga sumber lainnya. Untuk teori yang dipakai adalah teori konflik dari Ralf Dahrendorf. Dari beberapa data yang didapat, dapat diketahui kebebasan beragama di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Dasar 1945 begitu juga dengan pembatasannya. Tidak hanya itu kebebasan beragama juga diatur di hukum atau Undang-Undang Internasional. Selain itu kebebasan berekspresi dan berpendapat juga telah diatur dalam undang-undang dan ini merupakan sebuah hak warga negara dalam kehidupan bernegaranya. Untuk kepercayaan sifat dan sikapnya membenarkan sesuatu yang dianggap sebagai kebenaran, yang diyakini, dan diaplikasikan dalam kehidupan, pengalaman, dan mempengaruhi sifat mental yang menyakininya. Kepercayaan berarti keyakinan kepada tuhan diluar agama atau tidak termasuk kedalam agama. Berbicara mengenai agama atau keyakinan dan juga masyarakat memang tidak akan pernah selesai, karena dengan seiring perkembangan masyarakat itu sendiri akan ada dampak yang dirasakan.  

Muhammad Abdul Gofur; Muhamad Fahmi Ridho Auliya; Mukh Nursikin

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Indonesia adalah bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku, ras, bahasa, adat istiadat, agama, dan budaya. Masyarakat Indonesia juga dikenal sebagai masyarakat multikultural dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam. Secara konseptual, multikulturalisme mengacu pada profil negara sebagai bangsa yang majemuk dan masyarakat yang multikultural. Warga negara akan menghargai pluralitas dan multikulturalisme berdasarkan prinsip pemerataan. Multikulturalisme sebagai konsep keragaman dan pemerataan harus diakomodasi dalam sistem pendidikan nasional. Itu harus tercermin dalam kurikulum.      

Nikmatul Ula; Kamiliyatun Laila; Nanang Qosim

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses pembaruan pemikiran islam dicapai melalui kontak yang luas dengan negara-negara timur tengah yang menjadi pusat-pusat islam proses transformasi ini dilakukan oleh individu dan kelompok masyarakat yang ingin memperjuangkan identitas dan prinsip ajaran islam dalam kehidupan masyarakat indonesia.Hal ini terlihat tidak hanya ada tataran reformis pendidikan, tetapi juga dalam lingkup reformasi muhammadiyah yang lebih luas di berbagai bidang, seperti panti asuhan, rumah sakit, bank pengkredutan rakyat, dan merintis berdirinya baitul mal wa at – tamlil sebagai ciri masyarakat modern. Penciptaan Asosiasi Ilmuwan Gerakan Islam Indonesia (ICMI) adalah bentuk respon terhadap keterasingan masyarakat dan politik negara warga kelas menengah.Kesimpulan dari organisasi Muhammadiyah sebagaimana dalam AD/ART ialah menegakan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Sohemi Sohemi; Imam Tabroni; Erfiansyaah Erfiansyaah

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan untuk melihat hubungan bimbingan keagamaan rohis dan akhlak karyawan yang di dalamnya terdapat beberapa komponen indikator yang berkaitan dan membentuk suatu hubungan yang berpengaruh antara bimbingan kegamaan rohis dengan akhlak karyawan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi dan instrument yang digunakan adalah angket (kuisioner). Variabel yang diteliti adalah bimbingan keagamaan rohis dan akhlak karyawan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk mengetahui bimbingan keagamaan rohis dan akhlak karyawan. Penyebaran angket diberikan dengan pernyataan sebanyak 27 butir soal yang di berikan kepada 30 sampel dari 30 populasi. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: Pertama, tingkat kualitas bimbingan keagamaan rohis di PT. Subang Autocomp Indonesia dinilai baik dengan perolehan nilai rata-rata 79.8 %. Kedua, tingkat kualitas akhlak karyawan dalam penerapannya di lingkungan peruahaan dinilai baik dengan perolehan nilai rata-rata 81.0 %. Ketiga, terdapat hubungan positif dan cukup signifikan antara bimbingan keagamaan rohis  dengan akhlak karyawan  dengan nilai korelasi 0,402 dan persentase hubungan sebesar 16.1% dan terdapat pengaruh yang positif  bimbingan keagamaan rohis (X) dengan akhlak karyawan (Y) pada karyawan yang mengikuti kegiatan bimbingan rohis di PT. Subang Autocomp Indonesia  berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t dengan bantuan software , di peroleh nilai Sig 0.028 < 0.05 dan t hitung 2.322 > 1.699 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian variabel Bimbingan Keagamaan Rohis berpengaruh terhadap variabel akhlak karyawan.

sari, ama farida

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The involvement of citizens in creating a harmonious society is important in this era of globalization. However, in reality, social and religious problems are still the background to the occurrence of conflicts to this day. Citizens' concern for interacting and maintaining communication between people is expected to be able to reduce the conflict axes that exist in society and this can be done by citizens, one of which is through religious dialogue. The purpose of this study is to find out how citizen involvement through religious dialogue is able to maintain community harmony. This research is a type of qualitative research with a phenomenological approach where data collection techniques are used, namely interview techniques, documentation studies and through Focus Group Discussion (FGD) activities. Test the validity of the data by using triangulation techniques and data analysis techniques by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions.The results of the study show that interfaith dialogue carried out by the community through interfaith communities can be said to be successful in efforts to increase citizen involvement to create a harmonious community life in the current era of globalization, seeing that there are still many conflicts in several areas that are motivated by social and religious issues. Interfaith dialogue also provides knowledge of the diversity of religions and beliefs adopted by the Indonesian people, all of which aim to maintain the unity and integrity of the nation with the existing diversity. Interfaith dialogue can also be used as an alternative in increasing civic engagement by directly involving people of different religions

Gilang Achmad Marzuki; Agung Setyawan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak merupakan anugerah sekaligus amanah yang telah dititipkan kepada orang tua yang akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat nanti. Kewajiban utama orang tua adalah memberikan pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan tetapi juga ilmu agama. Perkembangan yang terjadi pada anak usia dini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: faktor keluarga, sekolah, dan lingkungan. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk memaparkan peran penting orang tua dalam mendidik anaknya. Hasil dari penelitian ini adalah keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak, pendidikan di lingkungan keluarga merupakan pendidikan yang paling dasar bagi anak untuk membentuk kecerdasan, karakter atau kepribadian, serta bekal untuk memasuki masyarakat nantinya. Oleh karena itu, orang tua diharapkan dapat membagi waktu untuk anaknya agar tidak ada anak yang menyimpang dari ajaran agama dan norma serta aturan masyarakat. Karena dengan pengawasan dan pendidikan yang baik oleh orang tua akan membentuk karakter dan kepribadian yang baik begitu pula sebaliknya.

Muhammad Resky; M. Syakhil Afkar R; Catur Febri Nusahid; Lusiana Lusiana; Yayat Suharyat

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The religious, cultural, and ethnic diversity of Indonesia is well-known. Differences in understanding, nationality, and religion are frequently the primary causes of existing difficulties, to name just a few. This study sought to ascertain the relationship between eighth-grade students at SMP Royal Wells Middle School's knowledge and understanding of Islam and the Pancasila ideals. This study used a quantitative research method using a correlational approach. Understanding of Pancasila values is variable Y in this study, while Islamic religious knowledge is variable X. The population of this study consisted of 20 students, and the method of data collection used in it was distributing a questionnaire to eighth-graders at Royal Wells Middle School. The findings revealed a moderate link between Pancasila ideals and knowledge and understanding of Islam. Students can thus use the information on religious values and Pancasila both in the context of the classroom and in the community.