Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 837

Analytics

Yosef Keladu; Fransiskus Bhoga; Fidelis Boli Uran; Gregorius Huin Taen Oes; Bertolomeus Ape Lerek +3 more

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kebijakan kesejahteraan sosial merupakan instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi bantuan publik. Namun demikian, dalam praktik implementasinya di tingkat lokal, kebijakan ini kerap menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait ketepatan sasaran, transparansi, dan keadilan distribusi bantuan. Fenomena tersebut juga terlihat di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, di mana masih ditemukan indikasi ketimpangan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan kesejahteraan sosial dan ketimpangan distribusi bantuan publik dengan menggunakan tinjauan teori keadilan, khususnya keadilan distributif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa dan masyarakat penerima bantuan, serta dokumentasi terkait kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesejahteraan sosial di Desa Ladogahar belum sepenuhnya berjalan secara optimal, ditandai oleh lemahnya validitas data penerima, adanya pengaruh kedekatan sosial dalam penentuan penerima manfaat, serta kurangnya transparansi dalam proses distribusi. Dalam perspektif teori keadilan, kondisi ini mencerminkan belum terpenuhinya prinsip keadilan distributif yang menekankan pemerataan dan keberpihakan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan distribusi bantuan publik yang lebih adil dan merata.

Meisyi Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Produk gadai emas merupakan salah satu layanan pembiayaan jangka pendek yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana dengan menjadikan emas sebagai barang jaminan tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pegawai yang menangani produk gadai emas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, buku, jurnal, peraturan, dan fatwa yang berkaitan dengan pembiayaan gadai emas syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan praktik yang diterapkan di perusahaan dengan ketentuan syariah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dan penaksiran emas, penentuan jumlah pembiayaan, pelaksanaan akad, dan pencairan dana kepada nasabah. Berdasarkan hasil analisis, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI mengenai pembiayaan gadai emas, baik dari aspek pelaksanaan akad maupun penetapan biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang jaminan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku dalam kegiatan perbankan syariah

Meisya Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Pembiayaan Pra Pensiun Berkah merupakan salah satu produk pembiayaan syariah yang ditujukan bagi pegawai aktif yang akan memasuki masa pensiun untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumtif maupun produktif. Dalam pelaksanaannya, pembiayaan tersebut harus dilakukan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) agar terhindar dari unsur riba, gharar, dan maisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur akad Pembiayaan Pra Pensiun Berkah serta menganalisis kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pembiayaan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur Pembiayaan Pra Pensiun Berkah meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dokumen, pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), analisis kelayakan, persetujuan pembiayaan, pelaksanaan akad, pencairan dana, hingga monitoring pembayaran angsuran. Akad yang digunakan dalam pembiayaan ini umumnya adalah akad murabahah dan musyarakah mutanaqisah (MMQ) yang disesuaikan dengan tujuan pembiayaan nasabah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pelaksanaan Pembiayaan Pra Pensiun Berkah telah memenuhi prinsip transparansi, keadilan, dan kehati-hatian serta sesuai dengan rukun, syarat, dan ketentuan yang diatur dalam Fatwa DSN-MUI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur Pembiayaan Pra Pensiun Berkah pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa DSN-MUI. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian perbankan syariah dan bahan evaluasi bagi lembaga keuangan syariah dalam meningkatkan kualitas layanan serta kepatuhan terhadap prinsip syariah.

Andrianto, Rival; Puspanantasari Putri, Erni

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. PT XYZ, a wooden furniture manufacturing company, served as the research site for this study which applied the Theory of Constraints (TOC) method to analyze production performance and identify bottlenecks. The company faces capacity imbalances between workstations, resulting in production targets that have not been achieved optimally. Data collection involved direct observation and interviews with related parties in the production area. The analysis was conducted by comparing the required capacity with the available capacity at each production workstation. The findings reveal that solid processing, machining, sanding, assembling, painting, and packing have sufficient available capacities to meet production requirements, thus categorized as non-bottleneck processes. In contrast, the panel processing station is identified as the main bottleneck due to its highest workload among all processes. By implementing the Theory of Constraints, the company can identify major constraints and establish improvement priorities to enhance production flow smoothness. It is expected that improvements in bottleneck processes will increase production efficiency, balance capacity among workstations, and support more optimal achievement of production targets. Keywords: bottleneck; capacity; manufacturing; production performance; theory of constraints   Abstrak. PT XYZ sebuah perusahaan manufaktur furnitur kayu, menjadi lokasi penelitian ini yang menggunakan metode Theory of Constraints (TOC) untuk menganalisis kinerja produksi dan mengidentifikasi bottleneck. Perusahaan menghadapi ketidakseimbangan kapasitas antar stasiun kerja yang menyebabkan target produksi belum terdengar secara optimal. Pengumpulan data meliputi observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di area produksi. Analisis dilaksanakan dengan membandingkan kapasitas yang dibutuhkan terhadap kapasitas yang tersedia pada setiap stasiun kerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembahanan solid, machining, sanding, assembling, painting, dan packing memiliki kapasitas yang tersedia yang masih mampu memenuhi kebutuhan produksi, sehingga termasuk kategori non-bottleneck. Sebaliknya, stasiun kerja pembahanan panel diidentifikasi sebagai bottleneck utama karena memiliki tingkat beban kerja tertinggi di antara seluruh proses. Dengan penerapan Theory of Constraints, perusahaan dapat mengidentifikasi kendala utama dan menentukan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kelancaran aliran produksi. Diharapkan perbaikan pada proses bottleneck dapat meningkatkan efisiensi produksi, menyeimbangkan kapasitas antar stasiun kerja, serta mendukung pencapaian target output perusahaan secara lebih optimal. Kata kunci: bottleneck; kapasitas; kinerja produksi; manufaktur; theory of constraints

Dewi Mujta Indah; Harsini

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Perubahan iklim menjadi tantangan besar bagi Indonesia yang menuntut keterlibatan berbagai aktor lintas sektor dalam upaya mitigasi dan adaptasi. Program Kampung Iklim (ProKlim) hadir sebagai pendekatan berbasis komunitas, namun implementasinya masih terkendala minimnya keterlibatan sektor swasta secara sistematis serta terbatasnya koordinasi antaraktor. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sektor swasta dalam implementasi ProKlim di Kampung Kayu Ara Permai menggunakan kerangka collaborative governance. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dengan validitas triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor swasta menjalankan peran strategis sebagai fasilitator, enabler, penyedia sumber daya, mediator, dan pelaksana kegiatan lapangan. Keterlibatan aktor seperti PHR, CIFOR, SPLP, dan PT ITA berdampak positif secara lingkungan, sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Namun, dominasi sektor swasta berpotensi menimbulkan ketergantungan jika tidak diimbangi dengan penguatan kapasitas masyarakat lokal. Penelitian ini merekomendasikan keseimbangan peran antaraktor dan integrasi yang lebih baik dengan kebijakan pemerintah daerah guna menjamin keberlanjutan program jangka panjang.

Stefany, Fadean; Ghazali, Imam; Hanina Trisnanda, Salma; Maulidia, Putri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Anemia masih menjadi problematika gizi utama pada remaja putri di Indonesia yang berdampak buruk terhadap performa akademik serta kesehatan reproduksi jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi terkait pencegahan anemia melalui intervensi edukasi sadar gizi di SMAN 1 Sampang. Metode yang diterapkan berbasis pendekatan partisipatif interaktif, meliputi ceramah, pemanfaatan media visual (leaflet dan poster), simulasi penyusunan menu sehat kaya zat besi, serta kuis edukatif. Evaluasi program diukur secara kuantitatif melalui instrumen pre-test dan post-test, serta secara kualitatif melalui observasi keaktifan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai definisi, dampak, dan pencegahan anemia, serta perubahan sikap positif terhadap pola konsumsi seimbang dan kepatuhan sarapan. Kesimpulannya, edukasi gizi yang terstruktur dan interaktif terbukti efektif dalam membangun kesadaran kesehatan remaja, sehingga dapat dijadikan strategi preventif yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Yuliana, Rita; Abrori, Rian; Emilia Sula, Atik

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian ini bertujuan memperkuat akuntabilitas pengelolaan dana pembangunan masjid melalui penyusunan informasi keuangan berbasis ISAK 335. Pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui observasi, wawancara, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Kegiatan dilakukan melalui klasifikasi transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta analisis efisiensi dan partisipasi donatur. Hasil pengabdian berupa tersusunnya laporan keuangan pembangunan masjid yang lebih sistematis dan informatif. Takmir memperoleh pemahaman mengenai efisiensi penggunaan dana dan pola partisipasi masyarakat. Transparansi laporan keuangan juga memperkuat kepercayaan jamaah terhadap pengelolaan dana pembangunan. Pengabdian ini berdampak pada penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid.

Aminatu Rokmah; Najwa Dewi Oka; Mario Mario; Olitia Pran Kuncoro Tarigan; Da’i Muhamad Rizkan +1 more

Student Scientific Creativity Journal 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine the implementation of quality standard-based health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang. The focus of the study includes planning, implementation, supervision, and evaluation of quality standards in health laboratory services. This research employed a qualitative method with an observational study approach. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation involving parties engaged in laboratory management. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang has implemented quality standards in various aspects of service, including administrative management, quality control of examinations, management of facilities and infrastructure, and improvement of laboratory personnel competencies. However, several obstacles were still identified, such as limited human resources, supporting facilities that are not yet optimal, and the need for periodic supervision and evaluation improvements. The implementation of quality standard-based management is considered capable of improving the effectiveness of laboratory services and maintaining public trust in health examination results. Based on the findings, it can be concluded that the implementation of quality standard-based health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang has been carried out fairly w, although further improvements and developments are still needed to optimize the quality of laboratory services.

Lestari, Wiwin; Fachry Jiyad Setiawan

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mendorong pentingnya kemampuan personal branding bagi generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah atas. Personal branding menjadi salah satu strategi yang dapat membantu individu membangun citra diri positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan maupun karier di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya personal branding melalui workshop interaktif di SMA Negeri 1 Batujaya. Kegiatan melibatkan 12 siswa yang terdiri atas duta siswa dan perwakilan aktif sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik sederhana, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif dan umpan balik peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya membangun citra diri positif dan penggunaan media sosial secara lebih strategis dalam mendukung pengembangan diri. Pendekatan partisipatif melalui workshop interaktif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung.

Winarni, Marti; Susanto, Anang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pemanfaatan sisa-sisa hasil pertanian di Desa Jabung yang berpotensi digunakan sebagai bahan perbaikan tanah masih belum optimal, meskipun ketersediaannya cukup melimpah baik di lahan sawah maupun lahan kering. Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pemanfaatan biochar sebagai bahan pembenah tanah yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan penggunaan bahan kimia pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Jabung mengenai manfaat biochar dalam meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta observasi lapangan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih efektif melalui pengalaman langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang diberi perlakuan biochar memiliki kondisi tanah yang lebih gembur dan mampu mempertahankan kelembapan lebih baik dibandingkan lahan tanpa perlakuan. Selain itu, pembelajaran lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada masyarakat mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan biochar dari sisa-sisa hasil pertanian yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, biochar dapat menjadi alternatif yang ekonomis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah serta peningkatan hasil pertanian.

Adfan Majdi, Muhammad; Puspıta Bhakti, Nabila Hani; Azzahra Zakiya, Lyontin Azka; Muliono Redjosar, Slamet

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini membahas program UKPI Pengajaran yang dilaksanakan oleh UKPI UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, dampak, dan luaran dari program UKPI Pengajaran terhadap mahasiswa maupun siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program UKPI Pengajaran memberikan dampak positif terhadap siswa dalam meningkatkan motivasi, semangat belajar, kedisiplinan, serta keaktifan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa dalam bidang komunikasi, pengajaran, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kehadiran siswa dalam kegiatan pengajaran mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa. Program UKPI Pengajaran merupakan bentuk implementasi pengabdian masyarakat yang tidak hanya membantu proses pendidikan di sekolah, tetapi juga mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter siswa maupun siswa secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat lingkungan.

Hidayati, Arina; Azzakhusna, Famita; Triyono, Triyono

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Namun, proses pembelajaran akuntansi di beberapa SMK di Kabupaten Karawang masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru akuntansi melalui pembelajaran berbasis Design Thinking. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan memperkenalkan tahapan Design Thinking yang terdiri atas empathize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran akuntansi yang inovatif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep Design Thinking, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kontekstual, serta motivasi untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil post-test menunjukkan rata-rata pemahaman guru mencapai 75,88 dan lebih dari 80% peserta mampu menjawab dengan benar tahapan Design Thinking. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Design Thinking dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mendukung pengembangan pembelajaran akuntansi yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Sakdiah, Halimatus; Respati, Novita Weningtyas

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2026 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Penelitian ini menguji indikasi kecurangan pelaporan keuangan pada entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024 dengan mengadopsi kerangka Fraud Heptagon. Target keuangan, frekuensi rapat komite audit, opini audit, masa jabatan serta rangkap jabatan direktur utama, pelatihan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), dan remunerasi dewan direksi digunakan sebagai proksi variabel penelitian. Melalui pendekatan kuantitatif asosiatif terhadap 45 sampel observasi dengan analisis regresi logistik, hasil empiris merepresentasikan bahwa seluruh variabel independen tersebut tidak memengaruhi kecurangan pelaporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan adanya keterbatasan kapasitas eksplanatori model Heptagon ketika diterapkan pada konteks BUMN yang berkarakteristik kelembagaan, regulasi, dan pengelolaan publik yang spesifik. Hal ini menyebabkan hubungan kausal yang diasumsikan dalam konseptualisasi awal model tersebut tidak sepenuhnya terkonfirmasi secara empiris. Secara teoretis, hasil ini menekankan pentingnya memahami perilaku kecurangan secara kontekstual, sementara secara praktis, penelitian ini mendorong perlunya evaluasi terintegrasi antara indikator keuangan dan mekanisme tata kelola dalam upaya deteksi dini kecurangan pelaporan keuangan pada entitas negara.

Fiqi Nurbaya; Dewi Puspito Sari; Nine Elissa Maharani; Nur Aini

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi prioritas di Indonesia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor lingkungan. Pengelolaan sampah rumah tangga yang tidak aman berpotensi meningkatkan risiko penyakit infeksi yang dapat mengganggu pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita di Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian berjumlah 72 balita yang terdiri dari 36 kasus (stunting) dan 36 kontrol (tidak stunting) dengan perbandingan 1:1. Data dikumpulkan melalui pengukuran status gizi berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur serta wawancara menggunakan kuesioner untuk menilai praktik pengelolaan sampah rumah tangga. Analisis data dilakukan secara bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel paparan dan kejadian stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga belum menerapkan pengelolaan sampah yang aman, dan terdapat hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu faktor lingkungan yang berpotensi berkontribusi terhadap kejadian stunting. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis lingkungan untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

Fiqi Nurbaya; Dewi Puspito Sari; Nine Elissa Maharani; Nur Aini

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi prioritas di Indonesia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor lingkungan. Pengelolaan sampah rumah tangga yang tidak aman berpotensi meningkatkan risiko penyakit infeksi yang dapat mengganggu pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita di Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian berjumlah 72 balita yang terdiri dari 36 kasus (stunting) dan 36 kontrol (tidak stunting) dengan perbandingan 1:1. Data dikumpulkan melalui pengukuran status gizi berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur serta wawancara menggunakan kuesioner untuk menilai praktik pengelolaan sampah rumah tangga. Analisis data dilakukan secara bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel paparan dan kejadian stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga belum menerapkan pengelolaan sampah yang aman, dan terdapat hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu faktor lingkungan yang berpotensi berkontribusi terhadap kejadian stunting. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis lingkungan untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

Kustiawardani , Elen; Qoiatul Mafaza, Chelindra; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PPKn di sekolah dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kesadaran kewarganegaraan peserta didik sejak dini. Namun, dalam praktiknya guru menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi optimalisasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dan tantangan implementasi pembelajaran PPKn di kelas IV SD Negeri Gaprang 01. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Data kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas IV dan 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan cukup baik dan memperoleh respons positif siswa, khususnya pada aspek sikap dan pemahaman nilai kewarganegaraan. Tantangan utama meliputi penyampaian materi abstrak, perbedaan kemampuan akademik, serta keberagaman latar belakang sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media konkret, strategi diferensiasi, serta pendekatan pembelajaran yang adaptif dan inklusif.

Rostiana, Aneva; Cantika, Cherin Denis Fera; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan memahami pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai upaya meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas 5A di SDN 1 Bendogerit Kota Blitar. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pendidikan karakter berlandaskan Pancasila dalam membentuk generasi berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara terpusat dan observasi langsung terhadap guru serta proses pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan guru berperan aktif sebagai teladan dalam membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sopan santun, dan kejujuran siswa. Penguatan nilai Pancasila juga didukung budaya sekolah melalui program pagi rutin dan kegiatan literasi berkelanjutan. Faktor pendukung utama ialah keteladanan guru dan lingkungan yang kondusif, sedangkan tantangan meliputi kebutuhan siswa yang beragam serta keterbatasan sarana digital. This study aims to understand the implementation of Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) as an effort to enhance students’ understanding of Pancasila values among fifth-grade students at SDN 1 Bendogerit, Blitar City. The research is motivated by the importance of character education based on Pancasila in shaping a generation that is virtuous, disciplined, and responsible amid the challenges of globalization. A descriptive qualitative approach was employed, using focused interviews and direct classroom observations involving teachers and the learning process. Data were analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing systematically. The results indicate that teachers play an active role as role models in cultivating students’ values of discipline, responsibility, cooperation, politeness, and honesty. The reinforcement of Pancasila values is also supported by the school culture through regular morning programs and continuous literacy activities. The main supporting factors include teacher exemplarity and a conducive school environment, while challenges involve diverse student needs and limited digital learning facilities. 

Fiky Maulana Rohman; Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan sistem penjualan berbasis online. Meskipun memberi kemudahan, sistem ini juga menimbulkan tantangan baru, khususnya dalam hal pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana UMKM di Kota Malang menerapkan pengendalian internal dalam aktivitas penjualan online, dengan fokus pada aspek seperti pengendalian lingkungan, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, komunikasi, dan pemantauan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi, hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM belum menerapkan sistem pengendalian internal secara optimal, terutama dalam dokumentasi transaksi, pemisahan tugas, dan otorisasi pembayaran. Oleh karena itu, disarankan agar UMKM mulai menerapkan prinsip-prinsip dasar pengendalian internal sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan usaha untuk menunjang kelangsungan dan kepercayaan pelanggan dalam kegiatan bisnis online.

Afifah Luthfiani; Mamlahatun Buduroh; Syahrial; Silva Tenrisara Pertiwi Isma

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Preferensi bermain anak-anak di era digital cenderung beralih ke permainan digital sehingga permainan tradisional seperti congkak mulai ditinggalkan. Sebagai upaya pelestarian, permainan congkak dialihwahanakan ke bentuk digital, salah satunya melalui aplikasi Congkak di Google Play Store. Namun, congkak digital menghadirkan pengalaman dan aturan bermain yang berbeda dari congkak tradisional yang berdampak pada pewarisan nilai dan fungsi budaya congkak tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik dokumentasi dan observasi partisipatif serta diolah dengan analisis komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Congkak tidak sepenuhnya mewariskan unsur nilai dan fungsi budaya permainan congkak tradisional. Aplikasi Congkak memberikan rasa senang dan bebas serta mewariskan fungsi permainan congkak untuk melatih keuletan, kemampuan berpikir kritis, dan berhitung anak.  Ketika aplikasi dimainkan berdua, unsur nilai yang diwariskan meliputi nilai demokrasi (musyawarah dan kejujuran), nilai sosial (kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, serta menghadapi dan memecahkan masalah), dan nilai kesatria (sportivitas, rendah hati, lapang dada, dan tenggang rasa).  Namun, ketika aplikasi dimainkan sendiri, unsur nilai-nilai tersebut tidak terwariskan. Meskipun inovasi ini relevan dengan era digital, peneliti berharap pengembang dapat memperbarui aplikasi dengan mempertimbangkan pewarisan nilai dan fungsi budaya congkak tradisional. Dengan demikian,  nilai dan fungsi congkak tradisional yang terwariskan bisa lebih banyak.

Thalita Hunafa Adianty; Rifaldini; Silvi Anugrah Wulandari; Madita Putri Utami

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan karakter menjadi fokus penting dalam dunia pendidikan karena meningkatnya tantangan moral peserta didik di era globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah menengah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan moral peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMK Plus Al-Ghifari. Subjek penelitian meliputi guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen sekolah, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter telah diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan budaya sekolah, dengan dukungan utama berupa kepedulian guru, kerja sama dengan orang tua, serta inisiatif peserta didik. Namun, implementasi masih menghadapi kendala seperti pengaruh lingkungan sosial, keterlibatan keluarga yang belum optimal, ketidakkonsistenan ketegasan pendidik, dan kesulitan adaptasi peserta didik baru. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan untuk meningkatkan keberlanjutan dan efektivitas pendidikan karakter.