Publication Search

62,838 articles from 503 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 102

Analytics

Rizky Dwi Sulistyo Rahayu; Shofia Permata Kasinta; Amalia Indah Savitri; Fuadatul Mukhoyimah

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2024 CV. Aksara Global Akademia

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2024, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan KKN-T bertema pariwisata, salah satu kelompok yang terlibat adalah kelompok Malang 8, yang bertempat di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan memberikan mahasiswa pengalaman praktis dalam pengelolaan dan pengembangan desa wisata.  Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi potensi pariwisata desa. Sebagai penyangga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Desa Wringinanom memiliki potensi wisata berbasis alam dan budaya yang beragam. Program kerja kelompok Malang 8 difokuskan pada optimalisasi potensi tersebut melalui pemasangan biopori, papan informasi, papan penunjuk arah, papan nama fasilitas, penghijauan, spot foto, workshop clay, jalan santai, dan program pendamping lainnya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN-T UNESA memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan Desa Wringinanom sebagai destinasi wisata unggulan. Diharapkan program ini dapat mendorong keberlanjutan pariwisata desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Denisius Umbu Pati

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang sangat penting karena berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia pada generasi yang akan datang. Stunting adalah kegagalan tumbuh pada anak kecil (anak di bawah usia 5 tahun) yang tinggi atau tinggi badannya terlalu kecil untuk usianya akibat kekurangan gizi kronis. Tujuan dari penelitian ini ialah melihat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan pola pengasuhan ibu terhadap stunting pada anak balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain case control study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 sampel kasus dan 98 sampel control. Uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa kerakteristik responden dengan kategori pemberian ASI secara Eksklusif berjumlah 93 (47,4%) responden dan kategori tidak memberikan ASI secara eksklusif berjumlah 103 (52,6%) sedangkan kerakteristik responden dengan pola pengasuhan kategori memberikan pola asuh secara baik dan benar baik itu memberikan perawatan, memberikan makanan yang bergizi, dan menjaga kebersihan anak berjumlah 12 (6,1%) responden dan kategori memberikan pola asuh yang tidak maksimal atau kurang baik berjumlah 184 (93,9%). Dan terdapat hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dan pola pengasuhan balita terhadap stunting pada balita dengan nilai p-value 0,003. Saran diberikan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan responden dan meningkatkan akses terhadap fasilitas Kesehatan.

Denisius Umbu Pati

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang sangat penting karena berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia pada generasi yang akan datang. Stunting adalah kegagalan tumbuh pada anak kecil (anak di bawah usia 5 tahun) yang tinggi atau tinggi badannya terlalu kecil untuk usianya akibat kekurangan gizi kronis. Tujuan dari penelitian ini ialah melihat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan pola pengasuhan ibu terhadap stunting pada anak balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain case control study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 sampel kasus dan 98 sampel control. Uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa kerakteristik responden dengan kategori pemberian ASI secara Eksklusif berjumlah 93 (47,4%) responden dan kategori tidak memberikan ASI secara eksklusif berjumlah 103 (52,6%) sedangkan kerakteristik responden dengan pola pengasuhan kategori memberikan pola asuh secara baik dan benar baik itu memberikan perawatan, memberikan makanan yang bergizi, dan menjaga kebersihan anak berjumlah 12 (6,1%) responden dan kategori memberikan pola asuh yang tidak maksimal atau kurang baik berjumlah 184 (93,9%). Dan terdapat hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dan pola pengasuhan balita terhadap stunting pada balita dengan nilai p-value 0,003. Saran diberikan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan responden dan meningkatkan akses terhadap fasilitas Kesehatan.

Apriliana Dian Fadillah; Marsofiyati Marsofiyati

Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This research examines the impact of utilizing Quizizz and learning facilities on the academic performance of students majoring in Office Administration Education at the State University of Jakarta. The study uses a quantitative approach with a descriptive method. The population consists of all students in the Faculty of Economics at the State University of Jakarta. A purposive sampling technique was used to select a sample of 40 students from the Office Administration Education Study Program, class of 2022, at the State University of Jakarta. Data was gathered through a questionnaire utilizing a 4-point Likert scale and analyzed using descriptive statistical techniques, validity tests, reliability tests, and hypothesis testing. The results of the study indicate that the use of Quizizz and learning facilities have a positive and significant effect on student learning outcomes.

Amelianda Sembiring; Mulyani Gabriela; Cindy Yola Aritonang; Nabila Dhara; Nurbetti Sijabat +2 more

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan tari kreasi sebagai media pengembangan kecerdasan kinestetik anak usia dini di TK Negeri Pembina Lubuk Pakam. Tari kreasi dipilih karena relevan dalam meningkatkan motorik kasar, koordinasi, dan kreativitas anak. Metode evaluasi menggunakan model CIPP yang mencakup konteks, input, proses, dan produk, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan tari kreasi telah membantu anak dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar dan halus, serta membangun kepercayaan diri dan kreativitas. Namun, ditemukan kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya dukungan program dari orang tua. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya optimalisasi fasilitas pendukung dan peningkatan kompetensi guru untuk memastikan keberhasilan program. Dengan demikian, tari kreasi terbukti menjadi sarana yang efektif dalam mendukung perkembangan kinestetik anak usia dini serta memperkaya pengalaman belajar mereka di lingkungan pendidikan.

Dini Pransiska; Imma Niani Handayani Gulo; Maria Agustina Naibaho; Setiani Hotnida Rambe; Khairunnisa Khairunnisa +2 more

Penelitian ini mengevaluasi program Pentas Seni di Hairos TK Siloam Medan untuk mengukur efektivitasnya dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan sosial, dan kepercayaan diri anak-anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas program pentas seni yang dihadapkan pada kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya pelatihan guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program, menganalisis kendala yang dihadapi, dan merekomendasikan solusi untuk meningkatkan kualitas program. Metode evaluasi yang digunakan adalah model CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Pentas Seni telah berhasil mencapai tujuannya, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu perbaikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program ini memiliki dampak positif pada perkembangan anak-anak, terutama dalam hal peningkatan keterampilan seni, kepercayaan diri, dan keterampilan sosial. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan koordinasi antara guru dan orang tua serta peningkatan kualitas fasilitas dan sumber daya untuk mendukung program Pentas Seni di masa depan.

Dina Amanda; Marcelita Nainggolan; Naila Pajira; Nida Afifah; Rifka Sriwilda Manik +2 more

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program manasik haji di TK Swasta Al-Muttaqien menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk menilai relevansi, sumber daya, proses, dan dampak program terhadap anak usia dini. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam melalui simulasi ibadah haji yang edukatif dan menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif pada perkembangan spiritual dan karakter Islami anak, seperti kesabaran, kerja sama, dan kepatuhan. Namun, terdapat kendala berupa kurangnya keterlibatan orang tua dan keterbatasan fasilitas pendukung. Implikasi penelitian ini merekomendasikan peningkatan partisipasi orang tua, dukungan yayasan, pengembangan fasilitas, dan inovasi metode pembelajaran untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program manasik haji sebagai sarana pendidikan agama yang efektif bagi anak usia dini.

Ettik Sulastri; Yitno Puguh Martomo; Rochmulyani Rochmulyani; Timotius Suryadi; Samsi Samsi

Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study evaluates the preparation of Accountability Letters (SPJ) for Religious Activity Facilitation Assistance in the Sub-Division of Spiritual Mental Development, Public Welfare Section, Regional Secretariat of Karanganyar Regency before and after the implementation of the voucher system. The voucher system is designed to improve accountability, efficiency, and timeliness in the management of aid funds. The results of the study indicate that the voucher system accelerates the completion of SPJ compared to the cash method, although there are still obstacles such as the workload of employees who hold concurrent positions and the need for complicated supporting documents. It is recommended to optimize the division of tasks and simplify administration to improve the effectiveness of SPJ management.

Adrestia Rifki Naharani; Rina Febri Wahyuningsih; Ike Putri Setyatama; Siswati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Asuhan masa nifas pada ibu bayi setelah melahirkan membutuhkan perawatan khusus yang ditentukan berdasarkan adanya komplikasi pada masa nifas, tingkat pendidikan ibu, maupun pekerjaan ibu nifas. Tanda bahaya masa nifas merupakan suatu tanda abnormal yang mengindikasikan adanya bahaya atau komplikasi yang dapat terjadi selama masa nifas, apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Pemberin KIE tentang tanda bahaya masa nifas bertujuan memberikan edukasi kepada ibu nifas sehingga ibu nifas dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami salah satu tanda bahaya nifas tersebut.Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Harjosari Kidul diikuti oleh 15 ibu nifas. Setelah diberikan KIE tentang tanda bahaya ibu nifas  didapatkan evaluasi bahwa ibu nifas sudah mengetahui dan memahami apa saja yang termasuk tanda bahaya ibu nifas beserta  tanda dan gejalanya dan bersedia untuk ke tenaga kesehatan jika mengalaminya.

Septiani, Riana; Sundari, Susanti; Suharto; Indrawan, Beni

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian di SDN 1 Sukamaju Teluk Betung Timur dilakukan melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa Prodi Teknik Industri dari Universitas Tulang Bawang beserta PT. Centra Pertiwi Bahari dari lemahnya siswa dalam pengetahuan menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan budaya buang sampah pada tempatnya, ditambah minimnya fasilitas pendukung berupa tempat sampah. Dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan di masyarakat, mengubah sikap dan pola pikir, serta meningkatkan kesadaran siswa. Hasil dari edukasi ini mampu menumbuhkan pemahaman juga kesadaran tentang membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah melalui sosialisasi dan simulasi, pemberian fasilitas tempat sampah dan poster-poster. Kegiatan berjalan lancar dan interaktif, dan dari hasil simulasi 90% peserta mampu mengelompokkan sampah sesuai jenisnya baik yang organik dan non-organik. Terdapatnya poster-poster yang dipasang diruang terbuka bermanfaat sebagai pengingat agar menjaga kebersihan lingkungan menjadi budaya berkelanjutan.  

Shella Putri Amalia; Syavira maharani Nurjaman

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

This research aims to describe the potential and facilities for tourism development in the Lembang Park Zoo tourist attraction and identify future developments regarding the facilities and potential of tourist attractions. The background of this research is because Lembang Park Zoo is one of the tourist destinations in Bandung that is child-friendly. There are also problems found in the field including 1. how to develop facilities 2. How to maintain potential 3. How to Promote Tourist Attractions in the Current Era of Globalization 4. How to manage food for animals Of course, with the method of observation and direct interviews, regarding the potential and development of facilities at Lembang Park Zoo, to local managers, the results of this study show the Potential and Development of Facilities at Lembang Park Zoo In addition, this study can recommend that Lembang Park Zoo has very adequate potential and environmental facilities.

Agung Hidayat; Tata Sutabri

Saturnus: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The application of Internet of Things (IoT) technology in campus facility management can enhance operational efficiency and effectiveness by monitoring the availability of rooms and equipment in real-time. This study aims to explore the basic concepts and implementation of IoT in managing campus facilities through document analysis. The results show that IoT can assist in managing classrooms and equipment, allowing campus managers to optimize facility usage, reduce wastage, and improve service quality. IoT implementation also facilitates the maintenance and replacement of faulty equipment by utilizing data generated from sensors. However, the main challenges in IoT implementation are related to technological infrastructure and data security, which require special attention to ensure the system operates effectively and securely. Overall, this study concludes that IoT technology provides a solution to improve campus facility management efficiency and supports the creation of a more modern and responsive educational environment.

Akilah Nur; Anggun Sri Utami; Deswita Dwi Cahyani; Gusti Silvana Amalia; Julia Aktaviani Putri

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Koperasi multipihak merupakan suatu bentuk kerja sama antara berbagai pihak, seperti pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, dan masyarakat, dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan bersama. Dalam konteks pengembangan ekonomi, koperasi multipihak memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan sektor vital dalam perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran koperasi multipihak dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM melalui penyediaan akses keuangan, pelatihan, pemasaran, dan jaringan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pengumpulan data melalui analisis dokumen dan sumber informasi yang tersedia di internet, termasuk laporan pemerintah, artikel, dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi multipihak dapat memperkuat UMKM dengan menyediakan fasilitas pembiayaan yang lebih terjangkau, pelatihan manajerial, serta memfasilitasi kolaborasi antara UMKM dengan berbagai sektor lain. Namun, tantangan yang dihadapi antara lain ketidakcocokan antara kepentingan berbagai pihak dan kurangnya koordinasi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa koperasi multipihak memiliki potensi besar untuk mendukung keberlanjutan usaha kecil dan menengah (UMKM), asalkan ada sinergi yang baik antara semua pihak yang terlibat. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan adalah perlunya peningkatan dukungan dari pemerintah dalam hal regulasi, serta penguatan kapasitas koperasi untuk mengelola kolaborasi antar pihak secara efektif.

Nilam Sari; Herdina Simbolon; Nurlita Apriliani; Anisa Padla; Sheva utari +1 more

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2024 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

This study aims to analyze the level of female student satisfaction with the female dormitory at Quality University. Female students here are users of the female dormitory at Quality University. Student satisfaction is an important factor in supporting the welfare and comfort of dormitory residents, which can affect female students' academic achievement and daily life. This research method uses descriptive analysis techniques with survey methods, where data is obtained through questionnaires distributed to 67 female dormitory residents. Data collection analysis was carried out using a Likert scale to measure student perceptions of various aspects of facilities, such as rooms, cleanliness, security and other public facilities. The results of the study showed that overall respondents' assessments of the female dormitory facilities were: those who stated that they were very satisfied were 20.5%, satisfied 36.8%, quite satisfied 22.6% and less satisfied 20%. Thus, for satisfied and very satisfied if totaled 57.3%, and this is categorized as quite satisfactory. The greatest dissatisfaction of respondents was related to cleanliness and public services. Although the average respondent assessment was quite satisfactory, there were several aspects that needed to be improved, especially regarding cleanliness and related facilities. Recommendations for improvement are given to improve the quality of services at the girls' dormitory in the future.

Sofi Apriliani; Vitria Susanti; Nurhayati Nurhayati

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research aims to identify factors that influence tourists' interest in revisiting the Aslan Hill natural tourist attraction. The methodology used is to use a quantitative approach with data obtained from the results of questionnaires that have been distributed to the sample (research respondents) totaling 96 people. Through quantitative analysis with the help of Smart PLS software. 4, this study found that although the three independent variables (tourism facilities, price perception, and destination image) had a positive relationship with revisit intention, only price perception and destination image had a statistically significant influence. Apart from that, this research also confirms that the mediating variable is visitor satisfaction in the relationship between price perception and destination image and interest in visiting again, where satisfaction cannot mediate the influence of tourist facilities on interest in visiting again, while satisfaction can mediate the relationship between price perception and destination image on interest in visiting. return to the Aslan Hill Nature tourist attraction. The practical implication of this research is that it is important for natural tourism destination managers to not only focus on developing physical facilities, but also on efforts to build positive perceptions about the value offered and maintain consistent service quality to achieve visitor satisfaction.

Aji Pratama; Rauly Sijabat; Ratih Hesty Utami Puspita

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2024 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to analyze the impact of service quality and hotel facilities on visiting intention, with visitor satisfaction as an intervening variable, using the SEM AMOS application. The case study was conducted on guests at UP Peak Hotel Semarang. The research method used is path analysis and the Sobel test to examine the mediation effect. The results show that service quality has a positive impact on visitor satisfaction, but this impact is not significant. In contrast, hotel facilities have a positive and significant impact on visitor satisfaction. Furthermore, visitor satisfaction was found to have a negative and insignificant impact on visiting intention. Path analysis also shows that service quality does not have a significant direct impact on visiting intention, but facilities do have a positive and significant impact. The Sobel test indicates that visitor satisfaction acts as an intervening variable between service quality and facilities with visiting intention.

Yopie Irawan

Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The development of the freight forwarding industry is increasing rapidly due to the culture of society that wants everything to be practical. Developing technology has had a major impact in bringing changes to various areas of people's lives over time. Research objects include quality, price perception, and consumer purchasing decisions, Population is not just the number of objects or subjects studied, samples are part of the population that is expected to represent the entire population, To obtain respondents' perceptions related to Service Quality, Price Perception, and Purchasing Decisions, researchers distributed questionnaires online The service quality indicator table shows that the points that must be set are mainly facilities and consumer needs to continue to increase consumer desires. The price perception indicator table shows that the points that must be set by sellers to determine a suitable price so that consumers can enjoy price affordability where the relationship with price affordability is the quality of the product whether it is appropriate The development of the freight forwarding industry is increasing in the era of globalization due to the practical demands of society. Service Quality and Price Perception determine the consumer's desire to buy the product being sold, the points determined by the consumer are usually: 1. Consumer facilities and needs 2. Price affordability 3. Product quality   Keywords: Consumer, Quality, Product, Technology   Abstrak. Perkembangan industri jasa pengiriman barang meningkat dengan semakin pesat disebabkan oleh budaya masyarakat yang menginginkan serba praktis. Teknologi yang berkembang sudah memberikan dampak besar dalam membawa perubahan pada berbagai macam bidang kehidupan masyarakat seiring berjalannya waktu. Objek Penelitian meliputi kualitas, persepsi harga, dan keputusan pembelian konsumen, Populasi bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek atau subyek yang dipelajari, sampel adalah bagian dari populasi yang diharapkan dapat mewakili keseluruhan populasi, Untuk mendapatkan persepsi responden berkaitan dengan Kaulitas Layanan, Persepsi Harga, dan Keputusan Pembelian, peneliti menyebarkan kuesioner by onlinePada tabel indicator kualitas pelayanan menunjukan bahwa point yang harus ditetapkan terutama fasilitas dan kebutuhan konsumen untuk terus meningkatkan keinginan konsumen. Pada tabel indicator persepsi harga menunjukan bahwa point yang harus ditetapkan penjual untuk menentukan harga yang cocok agar dapat dinikmati konsumen keterjangkauan harga dimana yang ada hubungan dengan keterjangkauan harga yaitu kualitas produk apakah sesuaiPerkembangan industri jasa pengiriman barang meningkat dalam era globalisasi karena tuntutan praktis masyarakat. Kualitas Layanan dan Persepsi Harga menentukan keinginan konsumen untuk membeli produk yang dijual, point yang ditentukan oleh konsumen biasanya : 1. Fasilitas dan Kebutuhan konsumen 2. Keterjangkauan harga 3. Kualitas Produk    

Sandya Putri Delvita; Rahmi Oktarina

Student Scientific Creativity Journal 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The background of this research focuses on the development of the beauty salon industry which is getting heavier. Beauty salons offer a variety of services aimed at improving the appearance. Beauty salons must understand the factors that affect customer satisfaction. This study aims to analyze the influence of facilities and service quality on the level of customer satisfaction in beauty salons in Talawi District, Sawahlunto City. This research is a type of causal associative research using a quantitative approach. The data collection technique used in this study is to distribute a questionnaire through a g-form that has been tested for validity and reliability to 82 respondents as a research sample. . The data collected includes personal information of salon respondents regarding the facilities provided and the quality of services received. The results of the study show that facilities and service quality significantly affect customer satisfaction. The results of the hypothesis test showed that the three hypotheses proposed were accepted. The Adjusted R Square value of 0.745 shows that 74.5% of the variation in customer satisfaction can be explained by facilities and service quality, while 25.5% can be explained by other variables outside this study. Therefore, it is important for beauty salons to improve facilities and service quality to increase customer satisfaction in order to meet customer expectations and increase their loyalty to the salon.

Naufal Fikri Mubarok; M. Agung W; Albani Musyafa; Rizki Budi Utomo

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The need for adequate parking space is one of the main challenges for the Muhammadiyah University Magelang Campus along with the increasing number of student and staff vehicles. The current parking facilities are not able to accommodate the volume of vehicles, especially on days with high campus activity. This condition demands an effective parking management solution to optimize the use of available land and meet future parking needs. This research aims to analyze the management of parking space requirements on the Muhammadiyah University Magelang Campus as an alternative in handling parking facilities. This study uses systematic research methods, starting from reviewing previous research, problem identification, surveys, data collection from written references, to data processing and drawing conclusions. The analysis results show that the need for vehicle parking spaces on campus is greatest on Wednesdays, with a total requirement of 1,293 SRP, while the currently available parking capacity is only 839 SRP. This indicates that the existing parking capacity is not sufficient for the needs of vehicles parked on campus. Projections for the next five years show the need for parking spaces of 1,600 SRP in 2025, 1,468 SRP in 2026, 1,462 SRP in 2027, 1,383 SRP in 2028, and 1,348 SRP in 2029. Based on these data, it can be concluded that this will happen parking shortage on campus in the next five years. As a solution, this research recommends increasing parking capacity through the construction of new parking lots by increasing the number of parking floors on campus. In particular, it is planned to build a multi-storey parking building for motorbikes and additional parking spaces for cars with a more effective and efficient 60° angle parking pattern.

Ali Maksum; Nana Jumaha

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pembelajaran Bahasa Arab dalam kurikulum madrasah di Indonesia. Bahasa Arab memiliki peranan penting dalam pendidikan agama Islam, terutama di lembaga pendidikan formal seperti madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumentasi dan wawancara mendalam kepada para pengelola madrasah, guru Bahasa Arab, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembelajaran Bahasa Arab di madrasah telah mengalami berbagai perubahan seiring dengan perkembangan kurikulum nasional. Meskipun terdapat upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran, masih terdapat tantangan dalam implementasi kebijakan tersebut, seperti kurangnya sumber daya pengajar yang berkualitas dan minimnya fasilitas pendukung. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pelatihan bagi guru Bahasa Arab serta pengembangan materi ajar yang lebih relevan dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran Bahasa Arab di madrasah dapat lebih efektif dan berdampak positif terhadap pemahaman siswa terhadap bahasa dan budaya Arab.