Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 725

Analytics

Siti Musarofah; Listyowati Puji Rahayu; Luki Sri Anggoro Wati

JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Teacher performance is one of the key factors in determining the quality of education and the achievement of school objectives. Several factors that are assumed to influence teacher performance include transformational leadership style, work motivation, and work discipline. This study aims to analyze the effect of transformational leadership style, work motivation, and work discipline on teacher performance at SMK Negeri 1 Musuk Boyolali. The research employed a quantitative method with descriptive and verificative approaches. The population consisted of 50 teachers, and all members of the population were selected as respondents using a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 25. The results revealed that work motivation had a positive and significant effect on teacher performance. In contrast, transformational leadership style and work discipline did not have a significant partial effect on teacher performance. However, simultaneously, transformational leadership style, work motivation, and work discipline significantly affected teacher performance. The Adjusted R Square value of 0.324 indicates that these three variables explain 32.4% of the variation in teacher performance, while the remaining 67.6% is influenced by other factors outside the scope of this study. The findings imply that enhancing work motivation should be prioritized in efforts to improve teacher performance, while leadership and work discipline should continue to be strengthened to support a more effective working environment.

Ferdiansyah Ferdiansyah; Irwansyah Irwansyah; Firmansyah Firmansyah

JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This study aims to analyze the influence of organizational culture and leadership on work discipline in employees of the Woja District Office, both partially and simultaneously. Using a saturated sample, all employees in the agency were directly involved as respondents as many as 45 respondents. Primary data were collected through a structured questionnaire and analyzed using multiple linear regression analysis techniques. The results of the study showed that partially, organizational culture had a positive and significant effect on employee work discipline, while leadership did not have a significant influence independently. However, simultaneous testing proves that organizational culture and leadership together have a positive and significant influence on shaping employee work discipline. These findings indicate that although personal leadership style is not the primary determinant of discipline that has been bound by bureaucratic regulations, the synergy between internalizing strong work culture values and leadership support remains an important combination for an orderly work ecosystem. This research provides practical implications for government organizations in strengthening work culture, increasing leadership effectiveness, and creating a work environment that is able to encourage employee compliance, responsibility, and productivity in a sustainable manner.

Rifkasari, Fanny; Sumarmo, Sumarmo; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh transformasi digital dan kedisiplinan pegawai terhadap tingkat kepuasan masyarakat pengguna layanan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 41 responden pengguna layanan. Pengolahan data penelitian dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai t hitung sebesar 2,791 lebih besar dari t tabel 2,023. Disiplin pegawai juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai t hitung sebesar 5,826 lebih besar dari t tabel 2,023. Secara simultan, transformasi digital dan disiplin pegawai berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai F hitung sebesar 16,714 lebih besar dari F tabel 3,24. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik membutuhkan integrasi transformasi digital dan peningkatan disiplin pegawai secara berkelanjutan.

Asri Muhammad; Muhammad Ilham Wardhana Haeruddin; Zainal Ruma; Uhud Darmawan Natsir; Widhi Nugraha Sumiharja Darmawinata

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan budaya kerja terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas pegawai, khususnya dalam instansi pemerintah yang berperan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan menggunakan skala Likert, serta didukung dengan observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Budaya kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Secara simultan, disiplin kerja dan budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat disiplin kerja dan semakin baik budaya kerja yang diterapkan, maka semakin tinggi pula tingkat kepuasan kerja pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Nur Sakinah Aryuni; Muhammad Ilham Wardhana Haeruddin; Zainal Ruma; Resky Amalia Hamka; Widhi Nugraha Sumiharja Darmawinata

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang yang berjumlah 68 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Selain itu, disiplin kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang. Kondisi kerja yang tertib, nyaman, aman, serta didukung hubungan kerja yang harmonis mampu meningkatkan motivasi, loyalitas, dan rasa puas pegawai dalam melaksanakan tugas pelayanan publik.

Vandariani Keisya; Anggita Happy Santoso; Yunita Andriani Rahayu

TAWAZUN: Journal of Islamic Finance and Digital Innovation 2026 Asosiasi Program Doktor Ekonomi Syariah Indonesia

Pendidikan Kristen memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter individu berdasarkan nilai-nilai Alkitabiah. Dalam konteks ini, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan moral, spiritual, dan etika yang sesuai dengan prinsip-prinsip Kristen. Artikel ini membahas bagaimana pendidikan Kristen dapat menjadi sarana utama dalam menanamkan nilai-nilai seperti kasih, kejujuran, integritas, disiplin, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan holistik yang mencakup pengajaran, keteladanan, dan pembiasaan, pendidikan Kristen mampu membentuk individu yang memiliki karakter kuat dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Kajian ini juga menyoroti tantangan serta strategi dalam mengintegrasikan nilai-nilai Alkitabiah dalam sistem pendidikan modern.

Serli Pratiwi; Muhammad Ichwan Musa; Nurul Fadilah Aswar; Zainal Ruma; Widhi Nugraha Sumiharja Darmawinata

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kepuasan kerja pegawai dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening pada Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis: (1) pengaruh disiplin kerja terhadap komitmen organisasi, (2) pengaruh disiplin kerja terhadap kepuasan kerja pegawai, (3) pengaruh komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja pegawai, dan (4) pengaruh disiplin kerja terhadap kepuasan kerja pegawai melalui komitmen organisasi. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei pada pegawai Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin, sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 131 pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan pengumpulan data melalui kesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Medeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS, melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil/Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan kepuasan kerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi. Selanjutnya, disiplin kerja berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap kepuasan kerja pegawai. Selain itu, komitmen organisasi terbukti memiliki pengaruh signifikan kepuasan kerja pegawai. Hasil pengujian mediasi mengungkapkan bahwa komitmen organisasi berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara disiplin kerja dan kepuasan kerja pegawai. Temuan ini menegaskan peran strategis komitmen organisasi sebagai penghubung dalam memperkuat pengaruh disiplin kerja terhadap kepuasan kerja pegawai.

Rahayu Rahayu; Winda Kristiyani Br Purba; Aisyah Siregar; Willy Cahyadi

JURNAL RISET EKONOMI DAN AKUNTANSI (JREA) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

The rubber processing manufacturing company PT Darmasindo Intikaret Tebing Tinggi is encountering more and more intense competition. So, managing human resources, the company's most valuable asset, is a top priority alongside meeting financial and operational goals. In human resource management, employee happiness is a key performance measure. Leadership style, discipline, and K3 are all variables that this study hopes to identify and examine in some detail. This research falls under the category of development studies and employs a quantitative methodology. This research makes use of both primary and secondary sources for its data. Findings from both primary and secondary sources are used into this research. People who work in production at PT. Darmasindo Intikaret were the subjects of this research. According to the results of the complete sampling method, the milling production staff consists of 34 individuals. In this study, the entire population is employed as a sample. The data analysis techniques utilised in this study included reliability and validity tests, tests for classical assumptions like normality and multicollinearity and heteroscedasticity, and tests for multiple regression, determination coefficients, and hypotheses like the F and T tests. Leadership style significantly and positively affects employee job satisfaction, according to the study's results. There is a favourable and statistically significant relationship between discipline and employee job satisfaction, and K3 is no exception. Employees' happiness on the job is influenced by a number of factors, including leadership style, discipline, and K3. The significance of enhancing the quality of leadership style, discipline, and 3 in boosting employee job satisfaction in a firm, particularly manufacturing companies, can be demonstrated by doing this study.

Trismanto; Sri Muryati; Bekti Setio Astuti; Sogimin; Gurendi Wiwoho

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali siswa SMK Negeri 11 Semarang dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja di Jepang. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan workshop yang melibatkan 50 siswa kelas XII jurusan Teknik Grafika, Animasi, dan Pengembangan Game. Materi mencakup tiga pilar utama: kemampuan bahasa Jepang (minimal N5/JLPT), sikap kerja (disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan pantang menyerah), serta keterampilan teknis (hard skill, soft skill, dan survival skill). Tiga jalur ke Jepang diperkenalkan yaitu magang teknis (Ginou Jisshuu), Specified Skilled Worker (SSW), dan sekolah sambil bekerja (Ryuugakusei). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan motivasi siswa untuk mengejar peluang karier di Jepang. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan SMK di pasar kerja internasional.

Suryodiningrat, Nur Khadijah Shabrina Putri

Noor: Journal of Islamic Studies 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Artikel ini membahas metodologi ilmu dalam perspektif Islam serta integrasinya dengan disiplin ilmu modern. Metodologi ilmu memiliki peran penting dalam menentukan cara memperoleh, mengembangkan, dan memvalidasi pengetahuan. Dalam perspektif Islam, sumber pengetahuan tidak hanya berasal dari rasio dan pengalaman empiris, tetapi juga dari wahyu sebagai landasan utama, sehingga menghasilkan pendekatan keilmuan yang bersifat holistik dan integratif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah dan buku yang relevan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memahami konsep metodologi ilmu dalam Islam, epistemologi keilmuan, serta tantangan dan implementasi integrasi ilmu dalam konteks modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa metodologi ilmu dalam Islam memiliki karakteristik yang dinamis, dengan menggabungkan pendekatan bayani, burhani, dan irfani. Integrasi antara metodologi ilmu Islam dan ilmu modern menjadi penting untuk menjawab berbagai tantangan global, seperti krisis moral, perkembangan teknologi, dan kompleksitas permasalahan sosial. Implementasi integrasi ini dapat diterapkan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan kehidupan sosial, sehingga menghasilkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya rasional dan sistematis, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual dan etika. Dengan demikian, integrasi metodologi ilmu dalam perspektif Islam dan ilmu modern diharapkan mampu menciptakan sistem keilmuan yang lebih seimbang, relevan, dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan manusia.

Yeni Sirinding; Anwar Ramli; Uhud Darmawan Natsir; Romansyah Sahabuddin; Rezky Amalia Hamka

. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan secara parsial dan simultan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana motivasi dan disiplin kerja mampu meningkatkan kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh sebanyak 91 responden . Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan pendekatan statistik untuk menguji pengaruh variabel independen (motivasi dan disiplin kerja) terhadap variabel dependen (kinerja pegawai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, sehingga peningkatan motivasi dan disiplin kerja akan berdampak pada peningkatan kinerja pegawai di lingkungan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.

Hardiyanti, Puan Maharani; Saputra, Muhamad Ganda; Rahmawati, Nahardian Vica

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Disiplin kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia yang berkaitan dengan kepatuhan karyawan terhadap aturan dan tidak terlepas dari peran pengawasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui hubungan pengawasan kerja dan disiplin kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 130 orang. Variabel independen adalah pengawasan kerja dan variabel dependen adalah disiplin kerja. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil didapatkan hampir setengahnya karyawan menilai pengawasan kerja cukup sebanyak 57 orang (43,8 %), pengawasan kerja kurang sebanyak 55 orang (42,8%) dan sebagian kecil karyawan menilai pengawasan kerja baik sebanyak 18 orang (13,8%) sebagian besar karyawan menilai disiplin kerja cukup sebanyak 82 orang (63,1 %) hampir setengahnya karyawan menilai disiplin kerja baik sebanyak 48 orang (36,9%) dan tidak ada karyawan yang menilai disiplin kerja kurang (0%) analisis menggunakan program SPSS 21.0 For Windows menggunakan uji Spearman Rank Correlation dengan nilai a=0,05 diperoleh nilai p=0,000 artinya ada hubungan pengawasan kerja dan disiplin kerja karyawan. Kesimpulan penelitian ini adalah Semakin baik pengawasan kerja, maka semakin baik pula tingkat disiplin kerja karyawan.

Septiana Septiana; Happy Fitria; Ahmad Wahidy

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2026 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to examine the influence of principal leadership and school culture on teacher discipline in public junior high schools (SMP Negeri) in Sembawa District, Banyuasin Regency. Teacher discipline is an important factor in supporting the effectiveness of the learning process and achieving educational goals. Therefore, understanding the factors that contribute to teacher discipline is essential for improving school performance. This study employed a quantitative research method with a purposive sampling technique. Data were collected through the distribution of questionnaires consisting of 66 statement items measured using a five-point Likert scale. The collected data were analyzed using statistical techniques to determine both partial and simultaneous effects of the independent variables on teacher discipline. The results indicate that principal leadership has a positive and significant partial effect on teacher discipline, as evidenced by a t-value of 5.127, which is greater than the t-table value of 1.9809. School culture also has a positive and significant partial effect on teacher discipline, with a t-value of 7.244 exceeding the t-table value of 1.9809. Furthermore, principal leadership and school culture simultaneously have a positive and significant effect on teacher discipline, as indicated by an F-value of 34.152, which is greater than the F-table value of 3.07. These findings suggest that strengthening principal leadership and fostering a positive school culture can significantly improve teacher discipline.

Krismiyarsi; Hadi Karyono; Kunarto; Mahmuda Pancawisma Febriharini

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang semakin kompleks dan menjadi tantangan serius dalam kehidupan masyarakat, khususnya di lingkungan panti sosial pelayanan anak. Berbagai bentuk kenakalan remaja seperti pelanggaran tata tertib, pergaulan bebas, penyalahgunaan media digital, hingga tindakan yang berpotensi melanggar hukum menunjukkan pentingnya pembinaan karakter dan kesadaran hukum sejak dini. Kurangnya pemahaman tentang norma hukum, lemahnya kontrol diri, serta pengaruh lingkungan sosial menjadi faktor yang mendorong terjadinya perilaku menyimpang pada remaja. Kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang di Panti Sosial Pelayanan Anak Tawangmangu, Karanganyar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, membangun karakter positif, serta memberikan pemahaman kepada remaja mengenai konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum mampu meningkatkan pemahaman remaja terhadap norma hukum dan sosial, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perilaku disiplin dan tanggung jawab, serta mendorong terbentuknya sikap preventif terhadap tindakan kenakalan. Dengan demikian, penyuluhan hukum menjadi salah satu strategi efektif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja melalui pembinaan kesadaran hukum dan penguatan karakter sejak usia dini.

Musa Efraim Umbu Togola; Wiliam Djani; Ardy Y. Pandie; Adriana R. Fallo

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the implementation of the Bravo PUPR Online attendance system in improving the work discipline of Civil Servants (ASN) at the National Road Implementation Center of East Nusa Tenggara. The research focuses on punctuality of attendance, consistency in fulfilling working hours, task completion, compliance with attendance procedures, alignment between recorded data and actual conditions, and acceptance of consequences for violations. The study employs a qualitative approach with data collection techniques including observation, documentation, and interviews with leaders, system operators, and ASN as direct users. The results indicate that the implementation of the Bravo PUPR Online attendance system has improved administrative order in attendance and increased ASN awareness of time discipline. However, work discipline has not been fully optimal, as several issues remain, such as inconsistent attendance, suboptimal fulfillment of working hours, and discrepancies between attendance data and actual field conditions. In addition, technical constraints such as internet connectivity and GPS accuracy, as well as behavioral factors like negligence and lack of supervision, also affect system effectiveness. In terms of compliance, the Bravo system integrated with e-HRM is considered effective in detecting violations and enforcing strict consequences, ranging from warnings to administrative sanctions. This demonstrates that the attendance system functions not only as a recording tool but also as an instrument for monitoring discipline.

Putri, Syahwa Mutiara; Rahmawati, Anita; Bella, Alfina Chintya; Gurowo, Damar Aji; Arifin, Muhammad +5 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Kedisiplinan kehadiran siswa merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran karena mencerminkan partisipasi, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan sekolah. Namun, data absensi sering kali hanya diperlakukan sebagai catatan administratif dan jarang dianalisis untuk mengidentifikasi pola keterlambatan yang berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan pola keterlambatan siswa berdasarkan data absensi harian menggunakan algoritma K-Means guna memberikan gambaran yang lebih terstruktur dan objektif tentang disiplin kehadiran. Penelitian ini menggunakan pendekatan data mining yang meliputi pengumpulan data, preprocessing, transformasi data, normalisasi, dan clustering. Dataset yang digunakan terdiri atas 678 catatan absensi harian selama 47 minggu. Setelah direkapitulasi, data menghasilkan 54 kategori durasi keterlambatan dengan total 1.738 kejadian keterlambatan. Variabel utama yang dianalisis adalah frekuensi kejadian keterlambatan pada setiap kategori, dan StandardScaler digunakan sebelum proses clustering. Data kemudian dikelompokkan ke dalam tiga cluster, yaitu High, Medium, dan Low. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan singkat berdurasi 1-7 menit membentuk cluster High dengan total 1.007 kejadian, yang menunjukkan bahwa keterlambatan ringan yang berulang merupakan pola paling dominan. Cluster Medium mencakup keterlambatan 8-13 menit dengan 425 kejadian, sedangkan cluster Low mencakup keterlambatan 14-63 menit dengan 306 kejadian. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sudut pandang berbasis clustering dalam menafsirkan data absensi dan berimplikasi bahwa sekolah perlu memberi perhatian tidak hanya pada keterlambatan berat, tetapi juga pada keterlambatan singkat yang sering berulang melalui pemantauan lebih dini dan intervensi disiplin yang lebih tepat sasaran.

Kristiana, Titin; Syauqi, Ahmad; Andriani, Erni Septafia; Kristiana, Titin; Syauqi, Ahmad +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Absensi karyawan merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia yang memengaruhi disiplin kerja serta akurasi administrasi dalam suatu organisasi. PT. Bahtera Komunikasi Kreatif saat ini masih menggunakan sistem absensi berbasis sidik jari yang belum terintegrasi dengan pengelolaan cuti seperti izin, cuti sakit, dan work from home (WFH), sehingga proses pencatatan dan pelaporan masih dilakukan secara manual dan berpotensi menimbulkan keterlambatan serta kesalahan administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem manajemen absensi dan cuti karyawan berbasis web yang lebih fleksibel, terintegrasi, dan mudah diakses. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, tinjauan pustaka, dan kuesioner, dengan pendekatan pengembangan sistem menggunakan model Software Development Life Cycle (SDLC) metode Waterfall. Sistem diimplementasikan menggunakan PHP Native, MySQL, serta teknologi web seperti HTML, CSS, JavaScript, dan Bootstrap, dengan dukungan HTML5 Geolocation API dan fitur kamera untuk validasi kehadiran. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT) untuk memastikan fungsi sistem berjalan dengan baik serta dapat diterima oleh pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi, akurasi data, serta mempermudah monitoring dan pelaporan secara real-time dengan nilai UAT sebesar 4,45 yang termasuk kategori sangat baik. Selain itu, sistem yang dikembangkan juga mampu mengurangi ketergantungan pada proses manual serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan data kehadiran karyawan, sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja operasional perusahaan secara keseluruhan.

Alifvia Nur Aini; Mokhamad Choirul Hudha

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Islamic education emphasizes the formation of disciplined character, which can be developed through habituation from an early age. This study aims to describe the process of forming students’ disciplined character through daily worship habituation at Madrasah Ibtidaiyah Guppi Pagerlor 2. The school was selected due to its relatively small number of students and its structured and intensive worship programs. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the consistent and routine practice of daily worship contributes to the development of students’ discipline, particularly in terms of punctuality, compliance with rules, and responsibility. A structured guidance system, the role of teachers as educators, and the implementation of rewards and educational sanctions were identified as the main supporting factors. However, limitations in facilities and lack of family support remain challenges. Therefore, daily worship habituation plays a significant role in fostering students’ disciplined character and strengthening character education in the madrasah.

Sri Yulianty Mozin; Alfiyah Agussalim; Mohamad Rasya Mohi; Nazlih Alhusna Abas; Risnawati R. Itani +3 more

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi 2026 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study is motivated by the importance of work effectiveness as a key indicator of organizational success in facing an increasingly complex and competitive work environment. Work discipline is viewed as one of the critical factors that can support the achievement of optimal work effectiveness. This study aims to analyze the relationship between work discipline and work effectiveness and to identify the factors influencing them within an organizational context. The method used is a Systematic Literature Review, which involves examining various relevant scientific articles through the stages of identification, selection, evaluation, and data synthesis. The results of the study indicate that work discipline plays a significant role in enhancing work effectiveness through adherence to rules, punctuality, responsibility, and consistency in task execution. Furthermore, work effectiveness can also foster the development of discipline through structured work systems and clear operational standards. The relationship between these two variables is reciprocal and influenced by factors such as leadership, organizational culture, motivation, human resource competencies, and the utilization of technology. The implications of this research underscore the importance of integrating work discipline and organizational systems to sustainably enhance work effectiveness.

Malau, Gladis Novita; Harmen, Hilma; Simbolon, Yosi Natalin; Naibaho, Rouli Elisabet; Silalahi, Pebiola

Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi 2026 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

An abstranct is a brief summary of a research article, thesis, review, conference proceeding or any-depth analysis of a particular subject or disipline, and is often used to help the reader quickly ascertain the paper purposes. When used, an abstract always appears at the beginning of a manuscript or typescript, acting as the point-of-entry for any given academic paper or patent application. Absatrcting and indexing services for various academic discipline are aimed at compiling a body of literature for that particular subject. Abstract length varies by discipline and publisher requirements. Abstracts are typically sectioned logically as an overview of what appears in the paper.