Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1741-1760 of 1,932

Analytics

Daniel Ginting; Nina Fentiana

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tenaga medis dan non medis merupakan ujung tombak penyelenggaraan pelayanan di laboratorium medis pratama. Laboratorium medis pratama salah satu tempat yang wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Tujuan diterapkannya K3RS adalah terciptanya cara kerja, lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, dan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan karyawan. Data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 105.182 kasus di Indonesia. Kecelakaan kerja dapat dipengaruhi oleh lama kerja, usia, dan pendidikan seseorang. Penerapan K3 di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pengetahuan K3 yang baik diharapkan mampu menekan angka kecelakaan kerja karena individu tersebut dapat menerapakan tindakan yang sesuai dengan pengetahuan K3 yang dimilikinya. Tingkat pengetahuan K3 bagi tenaga medis dan non medis sangat penting dalam menjaga keselamatan pasien dan diri karyawan itu sendiri. Berdasarkan hasil pre dan post test, dan pengamatan langsung selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memberikan hasil yaitu meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta tentang K3 dan implementasinya.

Setyobudi Setyobudi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kaliprau adalah desa di kecamatan Ulujami, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pekerjaan utama penduduk Desa Kaliprau adalah petani dan nelayan. Hasil pertanian yang utama adalah padi dan melati. Penduduk Desa Kaliprau yang alih profesi menjadi pengusaha konveksi. Alih profesi ini didorong oleh suksesnya para pengusaha konveksi di desa tetangga terutama Desa Rowosari dan Desa Samong. Salah satu desa rintisan dan akan dijadikan desa wisata di Kabupaten Pemalang. Adapun wisata yang dikembangkan adalah wisata yang berbasis alam (perkebunan bunga melati, pantai, mangrove (bakau dan cemara laut), tambak dan persawahan), edukasi dan keluarga. Belum diterapkannya pembukuan / akuntasi  secara tertib, baik dan benar (profesional), masyarakat Desa tersebut maka akan mencerminkan pengelolaan kas yang  baik dan benar. Laporan akuntasi merupakan perwujudan yang mencerminkan kondisi badan usaha dalam keadaan sehat atau tidak tertib. Melihat potensi yang ada perlu melaksanakan pengelolaan akuntasi baik dibidang aneka ragam barang / jasa pelayanan, pemasaran dan penyediaan barang-barang kebutuhan masyarakat, menjadi alasan utama diadakan nya penyuluhan tentang “Cara – Cara Melakukan Pembukuan Pencatatan Kas / Akuntasi Sederhana”  dikarenakan pengetahuan dan ketrampilan pengurus khususnya tentang bagaimana cara melakukan pembukuna sederhana badan usaha yang baik.

Siska Rafitanuri; Nur Arsyida; Rizky Gunawan

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

E-Government menawarkan pelayanan publik bisa di akses secara 24jam, kapan pun, dan dari mana pun pengguna berada. E-Government juga memungkinkan pelayanan publik tidak dilakukan secara face to face sehingga pelayanan menjadi lebih efesien. Menyadari akan besarnya manfaat E-Government, pemerintah Indonesia sejak tahun 2003 telah mengeluarkan kebijakan tentang penerapan E-Government dalam bentuk Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2003. Dengan menerapkan sistem online masyarakat akan dapat lebih menghemat biaya, dan waktu karena proses pembayaran pajak dilakukan secara online. Dimasa sekarang ini telah muncul teknologi berbasis aplikasi yang dapat dijalankan di Android dan IOS yang dinamakan SIGNAL. SIGNAL adalah Aplikasi Samsat Digital Nasional yang dapat memudahkan masyarakat Indonesia melakukan Pengesahan STNK Tahunan, Pembayaran Pajak Kendaran Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) secara daring dengan terbitnya dokumen digital berupa E-Pengesahan (POLRI) , E-TBPKP (Bapenda Provinsi) dan E- KD (PT. Jasa Raharja). Metode yang akan digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif menjelaskan bahwa metode kuantitatif merupakan metode penelitian yang berbasis pada filsafat positivisme, yang mana digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, yang umumnya pengambilan sampelnya dilakukan secara random, dan data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian, lalu dianalisis secara kuantitatif/statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Dan menggunakan teknik analisis statistik menggunakan SPSS 22 dan Ms.Excel.

Ni Putu Shinta Vishuda Yoga Sasmitha; I Wayan Ruspendi Junaedi; I Gede Agus Mertayasa

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In order to find out indications of the influence of store atmosphere, service quality, and customer experience on consumer satisfaction at Bhineka Muda Merdeka, a study using a population, namely all consumers from Bhineka Muda Merdeka Denpasar, took a sample of 120 people. Based on these results, it can be concluded that the indication of store atmosphere has a positive and significant impact on customer satisfaction with the results of t-count 3,425 > t-table value 1,7 and a significance value of 0,001 <0,05. Another indication is that the quality of service has a positive and significant impact on consumer satisfaction, with the results of t-count 2,699 > t-table value 1,7 and a significance value of 0,008 <0,05. The last indication is that customer experience has a positive and significant impact on consumer satisfaction, with the results of t-count 2,910 > t-table value 1,7 and a significance value of 0,004 <0,05. Broadly speaking, there are indications simultaneously between store atmosphere, service quality, and customer experience on customer satisfaction of 34,9%.

Hanipah, Hanipah; Wijaya, Zeffanya Raphael

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

The purpose of this study is to see and analyze how a retail business maintains its business, including maintaining customer loyalty. The research was conducted at a retail store in Sukabumi. Methods of data collection is done through observation and interviews with resources in the store. The results showed that: 1) retail stores in maintaining their business utilize various promo modules and involve the active role of all resources in the store; 2) retail stores provide all the best to consumers, through an attitude that prioritizes 5S, and strives to meet every consumer need, so as to maintain consumer trust and loyalty; 3) the ability to promote and good service makes retail stores can compete with competitors and can maintain their business.

Dian Sibar Oktaningtyas

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kualitas pelayanan publik adalah sejauh mana  sebuah fasilitas umum (publik) dalam memberikan pelayanan kepada  masyarakat umum. Kualitas pelayanan adalah pelayanan yang diberikan kepada pelanggan sesuai dengan standar pelayanan yang telah dibakukan sebagai pedoman dalam memberikan layanan. Klinik HC Pedurungan sebagai salah satu contoh untuk pengembangan informasi teknologi sistem, sehingga antrian di rumah sakit akan menjadi jauh lebih pendek, dengan kehadiran Klinik HC Pedurungan sangat  memberikan pelayanan kesehatan prima kepada pasien, Lantaran di klinik tersebut tersedia dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan dan pelayanan obat serta laboratorium. Sehingga prajurit dan keluarganya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kualitas pelayanan publik di Indonesia terutama di bidang kesehatan sudah cukup berjalan dengan baik walaupun masih banyak kabar yang menyebutkan bahwa masyarakat masih saja belum merasa puas atas pelayanan publik di bidang kesehatan yang diberikan oleh salah satu instansi kesehatan di Indonesia. Pelayanan ini dikeluhkan oleh masyarakat pengguna layanan kesehatan banyak asumsi yang menyebutkan bahwa mereka merasa kurang puas terhadap kualitas pelayanan yang mereka terima terutama di klinik-klinik kesehatan.

Dea Ayu Larasati

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Desa Wisata Wanurejo Kabupaten Magelang yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan yang mana mengalami naik turun tingkat kunjungan wisatawan dikarenakan ada beberapa sebab seperti sarana prasarana fasilitas masih tergolong kurang lengkap, serta pelayanan yang diberikan kepada wisatawan masih rendah. Data penelitian diperoleh dari kuesioner dan data dari pengelola. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 94 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun minat wisatawan berkunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, uji model dan uji hipotesis. Namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan. Maka hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi R^2 sebesar 0,255. Hal ini menunjukan bahwa semua fasilitas dan pelayanan memengaruhi secara nyata terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan 25,5%. Hal ini menunjukan bahwa untuk meningkatkan kepuasan wisatawan perlu adanya peningkatan fasilitas yang baik dan nyaman serta pelayanan yang baik bagi wisatawan.

Danaric Hesti Kafarila

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh pelayanan terhadap kepuasan tamu, untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh produk terhadap kepuasan tamu, untuk mengetahui dan menjelaskan  pengaruh fasilitas terhadap kepuasan tamu dan untuk mengetahui dan menjelaskan variabel mana yang paling berpengaruh terhadap kepuasan tamu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner, observasi dan studi pustaka. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, uji hipotesis dan uji goodness of fit (uji F dan R^2). Berdasarkan Hasil penelitian juga diketahui bahwa ada pengaruh signifikan antara pelayanan terhadap kepuasan tamu dengan nilai signifikan sebesar 0,000 yang lebih kecil dari nilai α sebesar 0,122, Hasil penelitian juga diketahui bahwa ada pengaruh signifikan antara produk terhadap kepuasan tamu dengan nilai signifikan sebesar 0,002 yang lebih kecil dari nilai α sebesar 3,123,  dan Hasil penelitian juga diketahui bahwa ada pengaruh signifikan antara fasilitas terhadap kepuasan tamu dengan nilai signifikan sebesar 0,000 yang lebih kecil dari nilai α sebesar 3,673.

Alfi Nugroho; Dayal Gustopo; Julianus Hutabarat

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Internet cafes is a place which provides internet access infrastructure with a variety of connections and using computer as access device so that users can access the Internet and acquire services in the field of information technology. The purpose of this study is to find factors that exist in the service quality cafe business and know the dimensions of service quality are the most influential in the Internet service industry. The method used in the analysis is descriptive analysis Statistik, T test and regression analysis. With the object of a study internet cafes in Malang. From the results of research to know If construct originally by parasuraman etall initially 22 items consisting of 5 dimensions constituent, on a case study in the cafe reduced to 9 items, Gaps on Internet services as measured by the concept servqual. Produce a measure of quality service at the internet cafe. In this study the gaps in the service quality dimensions sequentially from the largest value to the smallest value is Assurance (-1.1115), Empathy (-1.0732), Responsiveness (-0.7834), Tangible (-0.1847) and Reliability (0.0191). Value of r = 1 = 100% means that the quality of service on Internet service can be described by the five constituent dimensionsthat is, empathy, reliability, assurance, responsiveness, and tangible. Standard error of estimate are at zero (0) proves that the regression model appropriate was used to predict the dependent variable or the quality of service.

Yozi Rahmat Denus; Yulihasri Yulihasri

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine the effect of organizational commitment, service quality, and employee performance on community satisfaction on employees of the Class IIA Padang Penitentiary. The method used in this research is quantitative research with a descriptive approach. The population in this study were employees of the Class IIA Penitentiary in Padang. The sample used was 144 people using a saturated sampling technique (census). The data analysis technique is multiple linear regression. The results showed that: (1) Organizational commitment has a positive and significant effect on community satisfaction. (2) Service quality has a positive and significant effect on community satisfaction. (3) Employee performance has a positive and significant effect on community satisfaction. (4) Organizational commitment, service quality, employee performance together have a positive and significant effect on community satisfaction in the Class IIA Padang Penitentiary.

Irna Juita; Elfindri Elfindri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi  pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Penderita Hipertensi di Puskesmas Agam Barat Kabupaten Agam. Penelitian ini mengunakan metode penelitian (mixed methods)/Metode pengumpulan data kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah Populasi dalam penelitian sebanyak 728 orang Puskesmas maninjau dan Puskesmas Lubuk Basung 320 orang menggunakan Purposive sampling. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara, telaah dokumen dan observasi pada informan dan penelitian kuantitatif menggunanakan Analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan, pengetahuan, kemudahan akses dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posbindu PTM oleh penderita hipertensi. Faktor yang yang paling berpengaruh adalah kemudahan akses. Input SDM sudah cukup dan untuk dari segi kualitas perlu dilakukan pelatihan, pembinaan, Dana sudah cukup dari BOK dan Nagari. Tempat sarana dan prasana yang kurang, proses pelaksanaan Pelaksanaan skrining PTM sudah maksimal seperti penyuluhan, pemeriksaan labor dan ditindak lanjuti jika ada masalah yang ditemukan saat pelaksanaa. Output PTM yang baik dan berkelanjutan belum mencapai target sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal, hal ini terlihat masih adanya masyarakat usia 15-59 tahun belum terskrining dengan baik. advokasi dan koordinasi kepada camat dan wali Nagari untuk membentuk Masyarakat dan Kampung Peduli Hipertensi, ambilance desa, peningkatan promosi kesehatan.

Gusriyal Gusriyal; Asep Ajidin

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Pelayanan publik pada hakikatnya adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat yang merupakan perwujudan kewajiban aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat. Pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan publik akan menjadi prioritas utama yang dipenuhi oleh pemerintah pada saat ini. Aparatur pemberi pelayanan, dalam melaksanaan pelayanan publik harus menyikapinya sesuai dengan azas dan prinsip pelayanan publik. Dimana pelayanan yang diberikan harus maksimal dan memuaskan masyarakat. Untuk mengetahui kepuasan masyarakat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, berdasarkan PermenpanRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, menjadi acuan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan dalam bentuk Indeks Kepuasan Masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kepuasan masyarakat dan tingkat kesesuaian yang diberikan dengan indikator yang acuan adalah persyaratan, prosedur pelayanan, kecepatan waktu, kewajaran biaya, kesesuaian produk, kompetensi petugas, kesopanan petugas, sarana dan prasarana, layanan pengaduan. Nilai indeks kepuasan masyarakat yang diperoleh oleh DPMPTSPPTK Kota Bukittinggi adalah nilai 3,32 dan jika dikonversikan adalah  83,09 dengan predikat B (Baik) dan tingkat kesesuaian yang rendah dan belum dilaksanakan dengan baik adalah indikator indikator kecepatan waktu dalam memberikan pelayanan dan kompetensi/kemampuan petugas dalam pelayanan.  Kata kunci: ; ;   

Puji Astuti

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Now a days tourism and hospitality industry especially in Hotel is growing fast, the writer take an observation as hotel X in Surabaya. The writer want to know   influence of consument on education,  level of service and policy as a leader on occupancy of Hotel X in front office Dept. front office one of central Dept in hotel as Relationship  between guest and others Dept. Because of front office as central therefore front office will be brandage of image of the hotel . that’s why front office staff  must have an experience and  out standing skill because customer need good service expectation  is priority. Hotel X in Surabaya can operates day to day operational  well. It showed  by result of hotel occupancy in stability over the everages. in case of this we conclude  that good sevice is one of main factor will cause effect relationship of level about high of occupancy  Hotel goes running well ,eventhough human resource minimizely. base in the above mater, impact of effect in the level on hotel occupancy in Surabaya because of  good service to the guest.  

Luluk Purnomo; Sheli Dela Saputri; Sri Mintarsih; Wijayanti

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang : Masih banyak kasus ditemukan dengan keluhan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang masih kurang, dokter datang terlambat, perawat kurang peduli pada keluhan pasien, sehingga pasien merasa mutu pelayanannya tidak sesuai, oleh karena itu pasien akan mencari tempat pelayanan kesehatan yang lebih baik. Perilaku asertif merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit. Tujuan : menganalisa hubungan perilaku asertif perawat dengan mutu pelayanan pada pasien. Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan rancangan penelitian cross-sectional design. Pengambilan sampel menggunakan pursosive sampling dengan 37 responden. Instrumen penelitian menggunakan alat ukur instrumen perilaku asertif perawat Liesmangku Langit dengan 12 pertanyaan dan instrumen mutu pelayanan keperawatan pada pasien Nurul dan Anisa dengan 25 pertanyaan. Uji Normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan Analisa data Chi-Square. Hasil Penelitian : Hasil uji Shapiro-Wilk pada perilaku asertif yaitu 0,364 dan mutu pelayanan yaitu 0,145. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Chi-Square, diperoleh perilaku asertif dan mutu pelayanan dengan p value = 0,031 dimana <0,05. Kesimpulan : Ada hubungan antara perilaku asertif perawat dengan mutu pelayanan keperawatan.

Ike Fitrah Atul Chabibah; Berthina Hermien Korah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Berdasarkan hasil survei Pendahuluan oleh Tim pengabdian masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2019, di Puskesmas Paniki Bawah didapatkan hasil bahwa cakupan SKDN masih belum mencapai target nasional yaitu kurang dari 80 %. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan capaian SKDN dengan salah satu cara yaitu pelatihan dan penyegaran Kader Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Paniki Bawah Kota Manado. Metode pelaksanaan kegiatan Penyegaran kader posyandu tentang lima meja adalah dengan metode ceramah yang kemudian diimplementasikan dalam kegiatan pelayanan Posyandu Lima meja dengan sasaran Balita se kecamatan Mapanget. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 5-7 November 2019. Hari ke 1 : Pembukaan, pretest, materi 5 meja dilanjutkan hari ke 2 : Post test dan penutupan. hari ke 3 : Pelayanan Posyandu Se Kecamatan Mapanget. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu Kader Mampu mengaplikasikan peran dan fungsinya sebagai kader posyandu, Meningkatkan kemampuan fasilitasi pembelajaran kader posyandu dalam melaksanakan tugas Penggerakan dan Pemberdayaan masyarakat, Meningkatkan keterampilan bagi kader Posyandu dalam menunjang pelaksanaan desa siaga, Meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan komunikasi, advokasi dan negosiasi dengan pihak pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dalam rangka mendapatkan dukungan sumber daya.

Cut Mutiya Bunsal; Rizal Arsyad

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tumbuh kembang anak merupakan suatu proses yang kontinyu, dimulai sejak kandungan sampai anak tumbuh dewasa. Kualitas anak yang baik dapat dicapai dengan memastikan bahwa proses tumbuh kembang anak juga baik. Pemantauan pertumbuhan, perkembangan, dan gangguan tumbuh kembang anak merupakan acuan bagi tenaga kesehatan yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dasar/primer. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada kader kesehatan di desa Palaes yang berjumlah 6 orang dengan kegiatan pemberian materi tentang DDTK dan dilakukan simulasi deteksi dini tumbuh kembang anak. Adapun keberadaan kader kesehatan dapat menunjang kinerja puskesmas dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang anak. Pemberdayaan dilakukan kepada kader kesehatan yang ada agar kinerja dapat deteksi dini tumbuh kembang anak dapat maksimal dilakukan dipelayanan posyandu dengan keterlibatan yang dilakukan langsung oleh kader kesehatan desa.

Noormah Juwita; Nelawati Radjamuda; Ria A.J.Rotinsulu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Berdasarkan hasil survei Pendahuluan oleh Tim pengabdian masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2019, di Puskesmas Kombos didapatkan hasil bahwa cakupan SKDN masih belum mencapai target nasional yaitu kurang dari 80 %. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan capaian SKDN dengan salah satu cara yaitu penyegaran Kader Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Kombos Kota Manado. Metode pelaksanaan kegiatan Penyegaran kader posyandu tentang lima meja adalah dengan metode ceramah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat di laksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 6-7 November 2019. Hari ke 1 : Pembukaan, pretest, materi 5 meja di lanjutkan hari ke 2 : Post test dan penutupan. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu kader mampu mengaplikasikan peran dan fungsinya sebagai kader posyandu, Meningkatkan kemampuan fasilitasi pembelajaran kader posyandu dalam melaksanakan tugas Penggerakan dan Pemberdayaan masyarakat, meningkatkan keterampilan bagi kader posyandu dalam menunjang pelaksanaan desa siaga, meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan komunikasi, advokasi dan negosiasi dengan pihak pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dalam rangka mendapatkan dukungan sumber daya.

Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Faradilla Miftah Suranata

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

      Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik pada tingkat 140 mmHg atau lebih tinggi  dan diastolik pada tingkat 90 mmHg atau lebih yang didasarkan pada hasil nilai tiga kali pengukuran atau lebih pada waktu yang berkala (LeMone,     et al., 2016).  Hipertensi diketahui sebagai penyakit dengan tekanan darah tinggi yang banyak diderita oleh lanjut usia (lansia), sehingga pemantauan tekanan darah perlu dilakukan.  Posbindu  adalah wadah pelayanan kepada lansia  di masyarakat yang proses pementukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat   teruatam sebagai kader kesehatan yang dibentuk oleh tenaga kesehatan.  Permasalahan yang ditemukan di Desa Watudambo II yaitu kader kesehatan belum mengetahui bagaimana cara melakukan pengukuran tekanan darah. Berangkat dari permasalaha itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Watudambo dengan tujuan untuk memberdayakan kader kesehatan dengan melakukan pelatihan    pengukuran tekanan darah yang bertujuan agar kader kesehatan dapat dengan mandiri melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter aneroid dan stetoskop. Peserta dalam pelatihan ini yaitu 20 orang kader kesehatan di Desa Watudambo II.  Hasil  dari pelatihan yang dilakukan  adalah kader kesehatan telah memahami pengendalian dan pencegahan serta mengetahui langkah-langkah pengukuran tekanan darah.

Catarina Cori; Tresia Tresia

CiDEA Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

     Keberhasilan suatu usaha dapat dicapai diantaranya melalui pemenuhan kepuasan pelanggan. Dalam memenuhi kepuasan pelanggan, perusahaan harus memiliki strategi salah satunya adalah pemasaran. Pemasaran dalam suatu perusahaan selain bertindak dinamis harus selalu menerapkan prinsip-prinsip unggul dan perusahaan harus meninggalkan kebiasaan lama yang sudah tidak berlaku lagi dan terus berinovasi salah satunya One Stop Shopping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi One Stop Shopping untuk memenuhi kepuasan pelanggan Summarecon Mall Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi pemasaran One Stop Shopping yang memiliki indikator yang terdiri dari pelayanan, kelengkapan produk, dan fasilitas dapat memenuhi kepuasan konsumen yaitu pengunjung Summarecon Mall Bekasi. Hal ini terlihat dari strategi pemasaran One Stop Shopping yang diterapkan oleh Summarecon Mall Bekasi untuk menarik minat konsumen agar lebih memilih berbelanja di Summarecon Mall Bekasi dengan memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen, menyediakan tenaga penjual yang ramah dan baik, menciptakan tata letak yang rapi, harga yang terjangkau, menciptakan suasana yang aman. suasana dan nyaman, dan melakukan one stop service. Dengan adanya strategi pemasaran One Stop Shopping yang diberikan/dibuat oleh Summarecon Mall Bekasi dapat meningkatkan penjualan dan berdampak positif terhadap penjualan, serta konsumen merasa terbantu dan memberikan respon yang positif terhadap pelayanan yang diberikan oleh Summarecon Mall Bekasi.

Lince Karlina Wati; Putri Malini Sibarani; Marantika Marantika; Maya Sari Sargih; Roy Saputra Berutu +1 more

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Asfiksia neonatorum merupakan suatu keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami gagal bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa angka kematian bayi sebagian besar disebabkan oleh asfiksia (20-60%), infeksi (25-30%), bayi dengan berat lahir rendah (25-30%), dan trauma persalinan (5-10%). Indonesia merupakan negara dengan AKB dengan asfiksia tertinggi kelima untuk negara ASEAN pada tahun 2011 yaitu 35 kematian per 1000 kelahiran. angka kematian bayi (AKB) di indonesia adalah 32/1000 kelahiran hidup dan kematian neonatal 19/1000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian adalah Memberikan Asuhan kebidanan Bayi Baru Lahir pada By. S Dengan Asfiksia sedang Di Rumah Sakit Mitra Sejati kota Medan Tahun 2020 dengan menggunakan 7 langkah varney. Jenis penelitian ini adalah penelitan deskriptif. Subjek penelitian adalah By Ny. S dengan Asfiksia Sedang. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Mitra Sejati dilakukan dari bulan Maret pada tanggal 27 maret- 29 maret 2020. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat kesenjangan teori dan praktek. Setelah di berikan KIE dan tindakan yang benar masalah asfiksia sedang pada bayi yang di alami dapat teratasi dan keadaan pasien menjadi lebih baik. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan mutu pelayan bayi baru lahir dengan asfiksia sedang yang komprehensip untuk mencegah komplikasi ataupun kelainan pada bayi.